• Tidak ada hasil yang ditemukan

Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Staff Site Universitas Negeri Yogyakarta"

Copied!
36
0
0

Teks penuh

(1)

Danardono

(2)

PENG ATUR PEM BANGU N VIT PROT KH TENAGA AIR LMK

PROSES DLM TUBUH

(3)

PENGANTAR

• Energi untuk olahraga hanya bisa didapat dari pemecahan ATP menjadi ADP dan P • Energi dari makanan digunakan untuk

resintesa ATP

(4)

JENIS MAK ANAN APA SAJA YG DIPERLUK AN

ATLET ?

SEBERAPA BANYAK MAKANAN YG DIPERLUKAN ATLET?

K APAN MAK ANAN DIKONSUMSI ?

MAKANAN APA YG TDK BOLEH DIKONSUMSI

(5)

… . . ” T idak ada makanan K husus

untuk meningkatkan prestasi,

namun makanan yang salah

(6)

MAKANAN OLAHRAGAWAN

• Pada dasarnya tidak berbeda dengan makanan bukan olahragawan kecuali jumlah karbohidrat yang lebih besar

• Peran utama mendukung tercapainya dan

terpertahankannya kondisi yg diperoleh dari latihan

• Menyediakan energi baik sewaktu latihan maupun bertanding

(7)

KARBOHIDRAT

• Polisakarida (tak berasa), disakarida (manis), monosakarida (manis), dibagi juga berdasar indeks glikemik.

• Usus hanya bisa menyerap monosakarida

• Disimpan di tubuh dalam jumlah terbatas.

• Bentuk simpanan: Glikogen di otot dan hati, serta glukosa di darah (1% massa otot, 8-10% massa hati)

• Kelebihan Kh disimpan sebagai lemak

• Latihan akan menambah kapasitas glikogen

• Ada usaha glikogen loading

(8)

KARBOHIDRAT :

• Orang dewasa perlu KH: 8-12 Gr/Kg BB/hari

• Kebutuhan minimal 50-100 Gr/ hari cegah Ketosis ( gejala: banyak urine,mual, lelah, pening)

• Atlet Perlu KH : 9-10 gr/KG BB/ Hari.

• 60-65 % dari kebutuhan energi total/ hari

• Diutamakan karbohidrat kompleks.

• 1 Gr KH= 4 cal.

KARBOHIDRAT KOMPLEKS KARBOHID. SEDERHANA

Tepung, mie, bihun, pasta, roti, beras/nasi, kentang, talas, ubi, jagung, sagu, buah-buahan

(9)

LEMAK

• Sumber energi paling efisien

• Semakin terlatih akan lebih banyak

memanfaatkan lemak sehingga menghemat glikogen (konsumsi 20-25%total energi)

• Hanya bisa dimetabolisir secara aerobik karena miskin oksigen

• Sblm digunakan trigliserid dipecah jadi gliserol dan asam lemak

• Disamping di sel otot, ada sel lemak yg khusus untuk menyimpan

(10)

LEMAK :

Orang dewasa perlu LMK: 0.5-1,0 Gr/Kg BB/hari

Sumber Lemak :

Hewani: Mentega, susu, Keju, Kuning Telur,

daging, ikan, kerang.

Nabati : biji, zaitun, kelapa, jagung.

Lemak tak jenuh ( Jagung, zaitun, mente)

Lemak Jenuh ( daging sapi, biri-biri,

kelapa, kelapa sawit, kuning telur)

Lemak jenuh (ciri:keruh)  Radikal bebas &

Hiperkolesterolemia.

Kebutuhan maks. 20-25 % dari kebutuhan energi total/ hari

(11)

PROTEIN

• Peran utama utk pemulihan jaringan & pembentukan otot sbg hasil latihan,

hormon, enzim dll

• Sebagai sumber energi kalau terpaksa,

sehingga pada olahraga kebutuhannya relatif tdk meningkat, kecuali sesudahnya

• Kebutuhan 1,2 – 1,5 gram/kg BB, lebih dari 2 gr tdk dianjurkan krn membebani ginjal, dan SDA nya tinggi

(12)

PROTEIN

:

Orang dewasa perlu PRT : 0.8-1,0 Gr/Kg BB/hari

Atlet cabor kekuatan& kecepatan perlu PRT 1.2 – 1.7 Gr/Kg BB/hari

Atlet cabor endurance perlu PRT 1.2 – 1.4 Gr/Kg BB/hari

Sumber Protein :

Hewani ( first Class Protein) mengandung asam amino esensial

lebih banyak, misal : Daging, telur. Nabati ( Scond Class Protein): tempe, kacang-kacangan.

Protein Hewani biasanya juga mengandung lemak

Konsumsi Protein Hewani : Nabati sebaiknya 1:1.

Kebutuhan maksimum 15-20 % dari kebutuhan energi total/ hari

Konsusmsi protein berlebihan merugikan

(13)

Akibat terlalu banyak konsumsi protein antara lain:

• Kelebihan Protein disimpan tubuh dalam bentuk lemak

• Memperberat kerja hati dan ginjal, untuk membuang nitrogen pada metabolisme asam amino (deaminasi).

• Produksi urine berlebihan dapat menganggu penampilan

• Mineral-mineral penting seperti potasium, kalium, magnesium akan terbuang bersama urine  dehidrasi.

• Protein bukan energi yang siap pakai, proses metabolisme memerlukan waktu yang lama.

• Protein merupakan sumber energi yang kurang efisien oleh karena SDA (specific Dynamic Action ) cukup besar yakni 30-40 % padahal SDA karbohidrat hanya 6-7 % dan SDA Lemak 4-14 %.

ENERGI/ HARI ( Calori) % PROTEIN

2.500 15 %

(14)

VITAMIN

• Fungsi Vitamin : terutama sbg zat pengatur, dalam penyediaan energi, vit. berperan sbg biokatalisator (memperlancar proses metabolisme energi) dan sbg zat anti oksidan : Vit. A, C, dan E.

• Kebutuhan vitamin relatif sedikit, Makin besar jumlah penggunaan energi, makin besar kebutuhan vitamin

• Dengan makanan sehat gizi berimbang dan kebiasaan minum jus buah kebutuhan vitamin akan tercukupi, tak perlu

obat/suplemen. Multivitamin diperlukan apabila atlet kesulitan sumber alami (Program penurunan BB, setelah sakit, cedera atau kasus kesehatan lainya)

• Pada saat berolahraga, konsumsi vitamin tak menaikkan performa

• Kelebihan Vitamin ( Hipervitaminose)

B & C ( larut air)  Kebthn Vit C < 500 mg/hr, bila berlebihan akan dibuang lewat urine & membebani ginjal

(15)

MINERAL

• Fungsi mineral : Unsur penting terutama sbg zat pengatur, memelihara fungsi saraf dlm penghantaran; membantu dlm kontraksi otot jantung dan otot rangka, serta sebagai Zat Anti Oksidan : Selenium (sea food, daging, beras)

• Mineral penting: natrium, kalium, calcium, fosfor, zat besi, dan selenium

• Semakin terlatih keringat encer, hemat mineral

• Empat sehat lima sempurna cukup mengand. mineral, tak perlu tablet garam

(16)

AIR

• Fungsi cairan tubuh : media transportasi pembuangan sisa metabolik, menjaga

temperatur tubuh, menjaga keseimbangan volume darah.

• Kebutuhan mutlak dng jumlah lebih

besarorang dewasa rata 2500 ml/hari , atlet perlu air mencapai 4000 ml/hari

• Saat bertanding hanya mampu menyerap 800 – 1000 ml/jam atau segelas air/15 menit

• Minum sekaligus banyak : membebani lambung, menurunkan kadar garam dlm jaringan, keringat berlebih

• Kelebihan : dibuang, kurang : ada rasa haus

(17)

DAMPAK KEKURANGAN

CAIRAN

Kekurangan cairan Akibat

1% dari Berat Tubuh Prestasi menurun

3-5 % dari Berat Tubuh fungsi sirkulasi terganggu

(18)

KESEIMBANGAN CAIRAN

Minum : 1200 Ml Makanan : 1000 ml Sisa metab : 350 Ml

2550 Ml

Urine : 1500 Ml Keringat : 600 ml Paru : 350 Ml Feces : 100 ml

(19)

Cairan Untuk OR

OR ENER GI METABO LI SME PANAS TUBUH PENDI NGI NAN:Urine

Naf as

(20)
(21)

PERENCANAAN GIZI ATLET

STATUS GIZI

PERS. KOMP. PERAL.

Umum Khus Pra Komp

Perbaikan XX

Pemeliharaan XX XX XX XX XX

Pemulihan XX

Pertandingan

 Sebelum

 Saat

 setelah

X

X

(22)

Perbaikan Status Gizi

• Ukur Status Gizi ( misal dg IMT )

• Peningkatan BB dan Kadar Hb

• Penurunan BB

• Esensi Penurunan BB Kurangi Lemak

(23)
(24)

PEN I N GK AT AN BB :

• Latihan Beban : Intensitas 8-12 Rep/set

• Diet + 25 % dari biasanya.

PEN U RU N AN BB :

• Latihan Aerobik : Intensitas 65 %-75 % DJM (MHR)

• Diet – 25 % ( - 500 s.d. -1000 Kal )

(25)

PEMELIHARA STATUS GIZI

• Cukup makan sumber energi

( KH:60 %,Lmk 25 % dan Prt 15 % )

• Porsi kecil – Frekuensi Banyak

• Cukup Vitamin, mineral

• Kurangi konsumsi lemak.

• Cukup minum dan sari buah.

(26)

Untuk memaksimalkan Endurance

• Tingkatkan Kapasitas Aerobik

• Tingkatkan Kadar Hb

(27)

PEMULIHAN STATUS GIZI

• Asupan makan sesuaikan dengan

aktivitas

• Gizi seimbang dan bervariasi

(28)
(29)

SEBELUM BERTANDING

Tujuan :

1. Mencegah Lapar dan kelemahan

2. Perut Kosong-tubuh berenergi

3. Menjamin Status Hidrasi

4. Alat Cerna tak terbebani/menenangkan lambung

(30)

Penyediaan Menu

• 3 jam sblm bertanding : makan kaldu sbg sumber mineral

• 2,5 jam sblm bertanding : KH kompleks utk glukosa drh & rasa kenyang( kompleks, cair)

• Air manis dng kdr gula 2,5 gr% boleh diminum sesaat sblm bertanding, Waspadai exercise induced insulin

• Batasi protein dan lemak

• Hindarkan : Alkohol, Hipertonik, Makanan/minuman merangsang/bergas, Cafein, Rokok

(31)

SAAT / SELAMA BERTANDING

Tujuan

: memelihara kecukupan gizi dan

mempertahankan status hidrasi

Syarat Makanan/ minuman :

1. Mudah dicerna

2. Minum cukup pada OR endurance

(setiap 10-15’ beri minum segelas air atau

(32)

3. Jenis m inum an Hipot onik, 10- 13* C

Minum dng gula 2,5 gr% menghemat glikogen; mengganti glukosa,mineral, dan air ; cegah hipoglikemi & tunda kelelahan

4. Beri m inum sebelum haus

Air put ih, t eh, j uice buah yang banyak

kalium dan nat rium ( Air buah atau buah lebih dianjurkan)

5. Pada cuaca panas kebut uhan air 3 X

lebih banyak

(33)

Makanan Setelah Bertanding

Tujuan : Memulihkan cadangan energi, status Hidrasi dan Keseimbangan Elektrolit.

Syarat : Tinggi Karbohidrat, cukup Protein, rendah lemak & banyak cairan.

Hal Penting :

 Minum 500 CC setiap Penurunan BB 500 Gr.

 Juice buah tomat, blimbing ( kalium, natrium )

 Karbohidrat Kompleks cair

 Tanda- tanda kekurangan cairan : haus, urine

(34)

Cara Penyajian

• Segera setelah betanding minum 1-2 gelas (mengganti air, mineral, dan glukosa)

Kaldu untuk mengganti air dan mineral Es buah untuk mengganti air, mineral & glukosa, serta menurunkan suhu tubuh

• ½ jam setelah bertanding 1 gelas juice buah & snack asin

• 1 jam setelah bertanding 1 gelas juice buah, makanan ringan ( 300 kalori )

• 2 jam setelah bertanding : makan lengkap porsi kecil, banyak kuah.

(35)
(36)

Thank y oufory ourattention

arigato gozaimasu

matur nuwun

Referensi

Dokumen terkait

3. Tantangan: menurunkan kemiskinan, mengubah pola konsumsi dan produksi yang tak berkelanjutan serta melindungi dan mengolah SDA sebagai landasan Pembangunan ekonomi dan

Ada beberapa bentuk energi antara lain energi Ada beberapa bentuk energi, antara lain energi kalor (panas), yang diberi notasi q.. Reaksi netralisasi

tak-terbarukan ; dan (c) kelestarian tata nilai kondisi bentang alam penopang keberhasilan pemanfaatan SDA secara berkelanjutan. (kelerengan/kelandaian lahan, ketinggian lahan

2) Amylase pankreas, untuk memecah amilum menjadi sakarida sederhana. 3) Lipase pankreas, untuk memecah lemak (setelah diemulsifikasikan oleh empedu) menjadi asam lemak dan

Olahraga atau aktivitas jasmani membutuhkan energi yang cukup, dalam keseharian total keluaran energi seseorang adalah jumlah dari energi yang dikeluarkan dalam keadaan istirahat

Sistem aerobik adalah suatu sistem yang melibatkan oksidasi dari bahan makanan (glukosa, asam lemak, asam amino) di dalam mitokondria untuk menghasilkan

Sistem penyediaan energi pada berbagai durasi latihan. Durasi Klasifikasi

untuk mendeteksi gejala--gejala atau sinyal gejala atau sinyal--sinyal sinyal yang berasal dari perubahan suatu energi seperti yang berasal dari perubahan suatu energi