• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perancangan Mould Tutup Botol Bersegel M500 - Ubaya Repository

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Perancangan Mould Tutup Botol Bersegel M500 - Ubaya Repository"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Referensi

Dokumen terkait

Proses pengerolan pada industri logam umumnya dilakukan melalui beberapa tahapan_ Hal ini juga dilakukan untuk produksi baja JIS G 3118 di PT Gunawan

Hal ini berpotensi terjadinya bencana alam banjir dan erosi, dengan permasalahan tersebut diperlukan perancangan media informasi menggunakan teknik motion graphic

Tema dari perancangan Bunga Parahyangan ini adalah analogi linguistik dimana informasi diberikan melalui pendekatan tema pada setiap bangunan yang memiliki kemiripan bentuk bangunan

Gadget adalah hal yang sangat populer saat ini. Hampir setiap orang menggunakan gadget untuk berbagai keperluan. Salah satu fungsinya adalah berkomunikasi dan mencari informasi dengan cepat. Gadget membutuhkan sebuah program yang berfungsi untuk mengatur berjalannya perangkat tersebut. Menurut Yulikuspartono (2009:29) mengemukakan bahwa “ program merupakan sederetan instruksi atau statement dalam bahasa yang dimengerti oleh komputer yang bersangkutan”. Program merupakan sebuah elemen inti untuk kinerja suatu perangkat. Program inilah yang akan mengolah dan menjalankan perintah yang diberikan oleh user agar dapat di kelola oleh perangkat/device. Program juga dibuat oleh manusia, dan orang yang membuat program ini disebut dengan Programmer. Seorang programmer membuat program dengan menggunakan bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman inilah yang disusun dengan berdasarkan logika atau algoritma menusia yang di terjemahkan ke algoritma manusia yang di terjemahkan ke perangkat. Bahasa pemrograman ini dibuat untuk memudahkan manusia dalam membuat suatu aplikasi atau program. Bahasa pemrograman bisa di klasifikasikan dari beberapa sudut pandang. Salah satu pengklasifikasian bahasa pemrograman adalah pendekatan dari notasi bahasa pemrograman tersebut, apakah lebih dekat ke bahasa mesin atau ke bahasa manusia. Dengan cara ini, bahasa pemrograman dapat di kelompokan menjadi dua yakni bahasa tingkat rendah (low level languages) dan bahasa tingkat tinggi (high level language). Bahasa tingkat tinggi adalah bahasa yang mudah dipahami oleh manusia, C++ merupakan salah satu contoh dari bahasa tingkat tinggi. Contoh lain dari bahasa tingkat tinggi ini seperti Pascal, Perl, Java, dan lain-lain sebagainya. Sedangkan bahasa tingkat rendah adalah bahasa mesin atau bahasa assembly. Secara sederhana sebuah komputer hanya dapat mengeksekusi program yang ditulis dalam bentuk bahasa mesin. Oleh karena itu, jika suatu program ditulis dalam bahasa tingkat tinggi maka program tersebut harus diproses terlebih dahulu sebelum bisa dijalankan dengan komputer. Hal ini merupakan salah satu kekurangan bagi bahasa tingkat tinggi dimana diperlukan waktu untuk memproses suatu program sebelum program tersebut di jalankan. Sebagai bahasa yang beraras tinggi, yang menggunakan perintah-perintah yang mudah dimengerti oleh manusia, C++ mempunyai keunggulan yakni bersifat universal. Sebagai bahasa yang universal, C++ bisa dijumpai di berbagai platform (Linux, Unix, Windows, Mac, dan lain-lain). Artinya, jika kita menguasai C++ di platform PC, sangat mudah untuk berpindah di Linux ataupun system operasi yang lain.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengangguran dan kemiskinan yang ada di Indonesia, serta memberikan gambaran mengenai faktor-faktor dan pengaruhnya terhadap pembangunan nasional. Data yang diambil pada penelitian ini merupakan data sekunder, yaitu data yang berasal dari penelitian terdahulu mengenai tingkat pengangguran dan kemiskinan dalam beberapa tahun terakhir. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kualitatif deskriptif, dimana pada metode ini peneliti melakukan analisis pada data-data atau jurnal-jurnal ilmiah guna untuk memperkuat dan melengkapi informasi yang diperlukan dalam penelitian. Dari hasil penelitian ini tingkat pengangguran serta kemiskinan di Indonesia mempengaruhi laju pertumbuhan ekonomi. 60% tingkat kemiskinan terjadi di pedesaan sedangkan sisanya terjadi di wilayah perkotaan. Hal ini terjadi akibat kurangnya pendidikan yang layak serta sulitnya dalam mencari