• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMODELAN RESERVOAR PADA FORMASI TALANG AKAR BAWAH, LAPANGAN YAPIN, CEKUNGAN SUMATRA SELATAN TUGAS AKHIR

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PEMODELAN RESERVOAR PADA FORMASI TALANG AKAR BAWAH, LAPANGAN YAPIN, CEKUNGAN SUMATRA SELATAN TUGAS AKHIR"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

PEMODELAN RESERVOAR

PADA FORMASI TALANG AKAR BAWAH,

LAPANGAN YAPIN, CEKUNGAN SUMATRA SELATAN

TUGAS AKHIR

Disusun untuk memenuhi syarat menyelesaikan sarjana S1 Program Studi Teknik Geologi,

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung

Oleh :

Drestanta Yudha Satya 12006016

PROGRAM STUDI TEKNIK GEOLOGI

FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KEBUMIAN

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

(2)

ii

LEMBAR PENGESAHAN

TUGAS AKHIR

PEMODELAN RESERVOAR

PADA FORMASI TALANG AKAR BAWAH,

LAPANGAN YAPIN, CEKUNGAN SUMATRA SELATAN

Disusun untuk memenuhi syarat menyelesaikan sarjana S1 Program Studi Teknik Geologi

Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung

Mahasiswa Pengusul,

Drestanta Yudha Satya

NIM.12006016

Menyetujui,

Dosen Pembimbing,

Dr.Ir. Dardji Noeradi

(3)

iii

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah atas segala taufik, rahmat dan hidayah-Nya sehingga penyusunan makalah ini dapat terselesaikan sesuai dengan yang direncanakan. Makalah ini disusun dalam rangka memenuhi syarat kelulusan sarjana strata satu dari Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Institut Teknologi Bandung..

Tugas akhir ini diberi judul “Pemodelan Reservoar Pada Formasi Talang Akar Bawah, Lapangan Yapin, Cekungan Sumatra Selatan”. Sesuai dengan judul tersebut, penulis berharap dapat menambah wawasan dan pengetahuan keilmuan geologi baru seputar penelitian yang telah dilakukan.

Terselesainya makalah ini tidak lepas dari peran serta semua pihak yang turut membantu. Untuk itu, rasa terima kasih yang mendalam, penulis sampaikan kepada : 1. Orang tuaku atas segala dukungan yang diberikan kepada penulis,

2. Bapak Dr. Ir. Dardji Noeradi atas bimbingan, diskusi, dan waktu yang diberikan kepada penulis selama proses penelitian berlangsung hingga selesainya,

3. Staf akademik dan non-akademik Program Studi Teknik Geologi dan Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian.

4. Bapak I Nyoman Suta dan Bapak Teguh Fitrianto atas bimbingan, diskusi, dan waktu yang diberikan kepada penulis selama proses penelitian berlangsung hingga selesainya,

5. Selvy Rosa, seorang yang selalu memberi semangat dan dorongan kepada penulis,

6. Rekan-rekan di Petrochina International Jabung Ltd lantai 19 dan teman-teman Teknik Geologi ITB 2006 yang memberi bantuan kepada penulis,

(4)

iv Penulis menyadari bahwa dalam tugas akhir ini masih terdapat banyak kekurangan dan belum sempurna. Oleh karena itu, dengan berbesar hati penulis menerima segala kritik dan saran untuk perbaikan, dengan harapan tugas akhir ini dapat memberikan sedikit sumbangan dan manfaat bagi kita semua.

Penyusun,

(5)

v

PEMODELAN RESERVOAR

PADA FORMASI TALANG AKAR BAWAH,

LAPANGAN YAPIN, CEKUNGAN SUMATRA SELATAN

Oleh : Drestanta Yudha Satya (12006016)

SARI

Lapangan Yapin merupakan salah satu lapangan yang ada di Blok Jabung, Cekungan Sumatra Selatan. Lapangan ini dioperasikan oleh Petrochina International Jabung Ltd. Daerah penelitian merupakan daerah yang sudah dikembangkan. Masalah yang harus dipecahkan dalam pengembangan lapangan adalah mendefinisikan geometri dan kualitas reservoar.

Formasi Talang Akar Bawah merupakan salah satu interval yang memiliki lapisan reservoar di Lapangan Yapin. Formasi ini diendapkan pada umur Oligosen saat terjadi fase transgresi.

Studi ini bertujuan menentukan distribusi reservoar pada interval Formasi Talang Akar Bawah dalam rangka pengembangan lapangan. Beberapa langkah yang dilakukan antara lain : korelasi dengan analisis stratigrafi sekuen, pemetaan geometri dan kualitas reservoar. Data-data yang digunakan dalam studi ini antara lain adalah data inti bor dan data log sumur (gamma ray, resistivity, Vshale, dan porositas efektif).

Terdapat tiga lapisan reservoar yang dipilih pada interval studi, yaitu Reservoar-A, Reservoar-B, dan Reservoar-C. Ketiga interval reservoar berada pada lingkungan transisi. Baik pada interval Reservoar-A, Reservoar-B, dan Reservoar-C merupakan fasies tidal distributary channel. Seluruh fasies tidal distributary channel pada ketiga interval reservoar memiliki arah sedimentasi selatan-utara.

Pemodelan properti reservoar (Vshale dan porositas efektif) menunjukkan hasil yang mirip dengan pemetaan geometri reservoar (peta isopach net reservoar dan peta fasies), yaitu persebarannya berarah selatan-utara. Pemodelan properti reservoar ini dimaksudkan untuk mendefinisikan kualitas reservoar.

(6)

vi

RESERVOIR MODELING OF

LOWER TALANG AKAR FORMATION,

YAPIN FIELD, SOUTH SUMATERA BASIN

By : Drestanta Yudha Satya (12006016)

ABSTRACT

Yapin Field is one of the oil fields in Jabung Block, South Sumatra Basin. This field is operated by Petrochina International Jabung Ltd. The study area is already in development stage. Problem that needs to be solved field development stage is defining the geometry and reservoar quality.

Lower Talang Akar Formation is one of the intervals with a reservoar layer in Yapin field. This formation was deposited in Oligocene during a transgression sequence.

The purpose of this study is to determine the reservoar distribution of Lower Talang Akar Formation interval in case of field development. Several steps such as, correlation with sequence stratigraphy analysis, reservoar geometry mapping and reservoar quality mapping was done in order to achieve the intended result. Data which was used in this study are core data and well log data (gamma ray, resistivity, Vshale and effective porosity).

Three reservoar layers are choose in study interval. There are Reservoar-A, Reservoar-B, and Reservoar-C. These three intervals located in transition sedimentary environment. Reservoar-A, Reservoar-B, and Reservoar-C intervals is tidal distributary channel facies. Every tidal ditributary facies in these three reservoar intervals have south-north sedimentary orientation.

The modeling of reservoar property (Vshale and effective porosity) shows a similar result with reservoar geometry mapping (isopach net reservoar map and facies map). This modeling that purpose to decide reservoar quality also shows south-north orientation of property distribution.

(7)

vii

DAFTAR ISI

Hal

LEMBAR PENGESAHAN ii

KATA PENGANTAR iii

ABSTRAK v DAFTAR ISI vi DAFTAR GAMBAR ix DAFTAR LAMPIRAN xi BAB I PENDAHULUAN 1 1.1 Latar Belakang 1 1.2 Lokasi Penelitian 2 1.3 Maksud dan Tujuan 3 1.4 Pembatasan Masalah 3 1.5 Metode Penelitian 4

1.5.1 Tahap Persiapan dan Pengumpulan Data 4 1.5.2 Tahap Analisis Bawah Permukaan 5 1.5.3 Tahap Penyusunan Laporan 5 BAB II GEOLOGI REGIONAL 7 2.1 Kerangka Tektonik 7

2.2 Cekungan Sumatra Selatan 9 2.2.1 Sub-Cekungan Jambi 13

2.3 Stratigrafi 15

2.3.1 Kapur 16

2.3.2 Formasi Lahat 16 2.3.3 Formasi Talang Akar 17 2.3.4 Klastik Pra-Baturaja 18 2.3.5 Formasi Baturaja 18

(8)

viii 2.3.6 Formasi Gumai 19 2.3.7 Formasi Air Benakat 20 2.3.8 Formasi Muara Enim 20 2.3.9 Formasi Kasai 21

2.3.10 Kuarter 22

BAB III GEOLOGI DAERAH PENELITIAN 23 3.1 Lokasi Daerah Penelitian 23 3.2 Struktur di Lapangan Yapin 24 3.3 Stratigrafi di Lapangan Yapin 25 3.4 Lapisan Reservoar di Lapangan Yapin 27 BAB IV PEMODELAN RESERVOAR 30

4.1 Korelasi 30

4.2 Pemetaan Geometri Reservoar 40 4.2.1 Peta Isopach 40 4.2.2 Peta Fasies 44 4.3 Pemetaan Kualitas Reservoir 47

4.3.1 Peta Disribusi Vshale 52 4.3.2 Peta Isoporositas 53

4.4 Analisis Pemodelan Reservoar 55 4.4.1 Interval Reservoar-A 55 4.4.2 Interval Reservoar-B 58 4.4.3 Interval Reservoar-C 60 BAB V KESIMPULAN 63 DAFTAR PUSTAKA 64 LAMPIRAN 66

(9)

ix

DAFTAR GAMBAR

Hal

Gambar 1.1 Peta lokasi daerah penelitian 2

Gambar 1.2 Diagram alir penelitian 6

Gambar 2.1 Pembentukan cekungan belakang busur di Pulau Sumatra 8

Gambar 2.2 Ciri-ciri struktur berumur Kapur 11

Gambar 2.3 Ciri-ciri struktur berumur Pliosen-Pleistosen 12

Gambar 2.4 Elemen struktur utama pada Cekungan Sumatra Selatan 13

Gambar 2.5 Pola struktur umum Cekungan Sumatra Selatan 14

Gambar 2.6 Kolom stratigrafi Blok Jabung, Cekungan Sumatra Selatan 15

Gambar 3.1 Lokasi daerah penelitian 23

Gambar 3.2 Peta top Formasi Talang Akar Bawah di Lapangan Yapin 24

Gambar 3.3 Penampang seismik yang melewati Lapangan Yapin 25

Gambar 3.4 Kolom stratigrafi Blok Jabung, Cekungan Sumatra Selatan 26

Gambar 3.5 Penafsiran tatanan stratigrafi pada sumur YP-7 27

Gambar 3.6 Peta ketebalan Formasi Talang Akar Bawah di Lapangan Yapin 28

Gambar 4.1 Peta dasar lintasan korelasi di daerah penelitian 31

Gambar 4.2 Analisis inti bor pada sumur kunci YP-7 32

Gambar 4.3a Model Model estuaria 33

Gambar 4.3b Skema analisis stratigrafi sekuen pada sumur YP-7 35

Gambar 4.4 Korelasi yang berarah baratlaut-tenggara di Lapangan Yapin 37

Gambar 4.5 Korelasi yang berarah timurlaut-baratdaya pada Lapangan Yapin 38

Gambar 4.6 Interval gross reservoir pada Lapangan Yapin 39

Gambar 4.7 Metode geostatistik pada pemetaan geometri reservoar 42

Gambar 4.8 Analisis variogram pada pemetaan geometri reservoar 43

(10)

x Hal

Gambar 4.10 Model pengendapan daerah transisi berdasarkan bentuk log GR 46 Gambar 4.11 Karakter log GR yang mencirikan fasies tidal distributary channel 47

Gambar 4.12 Karakter log GR yang mencirikan fasies prodelta & marsh 47

Gambar 4.13 Contoh hasil upscaling well properti reservoar 48

Gambar 4.14 Analisis variogram properti reservoar pada interval Reservoar-A 49 Gambar 4.15 Analisis variogram properti reservoar pada interval Reservoar-B 50 Gambar 4.16 Analisis variogram properti reservoar pada interval Reservoar-C 51

Gambar 4.17 Validasi pemodelan properti reservoar 52

Gambar 4.18 Metode SGS pada pemetaan kualitas reservoar 53

Gambar 4.19 Peta isopach Reservoar-A 56

Gambar 4.20 Peta distribusi properti Reservoar-A 57

Gambar 4.21 Peta isopach Reservoar-B 58

Gambar 4.22 Peta distribusi properti Reservoar-B 59

Gambar 4.23 Peta isopach Reservoar-C 61

(11)

xi

DAFTAR LAMPIRAN

Hal

Lampiran 1 Skema deskripsi inti bor dan log gamma ray 67

Lampiran 2 Korelasi lintasan NW-SE 1 68

Lampiran 3 Korelasi lintasan NW-SE 2 69

Lampiran 4 Korelasi lintasan NW-SE 3 70

Lampiran 5 Korelasi lintasan NW-SE 4 71

Lampiran 6 Korelasi lintasan NE-SW 1 72

Lampiran 7 Korelasi lintasan NE-SW 2 73

Lampiran 8 Peta isopach net Reservoar-A 74

Lampiran 9 Peta distribusi Vshale dan isoporositas Reservoar-A 75

Lampiran 10 Peta isopach net Reservoar-B 76

Lampiran 11 Peta distribusi Vshale dan isoporositas Reservoar-B 77

Lampiran 12 Peta isopach net Reservoar-C 78

Referensi

Dokumen terkait

Dengan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi saat ini diperlukan kecepatan, ketepatan, serta keakuratan dalam mendapatkan informasi, sehingga semua orang

Sistem Telekomunikasi Operasi adalah keseluruhan tatanan yang teratur dari sistem dan kegiatan komunikasi yang dipersiapkan untuk pengemban fungsi operasional Polri

Pada kedua penutupan lahan yang terdapat di dalam kawasan hutan Taman Wisata Alam (TWA) Sibolangit, ditemukan 30 Famili dan 18 Ordo dari mesofauna tanah.. Hal ini berarti kawasan

Oleh itu, rasional kajian ini dijalankan adalah untuk mengkaji pengetahuan pelajar-pelajar Sekolah Menengah Kebangsaan Agama Perempuan Kangar terhadap mata pelajaran Pendidikan

Evaluasi Proyek, juga dikenal sebagai studi kelayakan proyek (atau studi kelayakan bisnis Evaluasi Proyek, juga dikenal sebagai studi kelayakan proyek (atau studi kelayakan bisnis pada

MTI akan menjadi penengah yang mempertemukan investor dan pemangku kepentingan dalam menentukan langkah-langkah yang harus diambil dalam memastikan masa depan industri

Tabel 1 menggambarkan bahwa kadar glukosa tertinggi terdapat pada lama perendaman 60 menit yaitu 2,88 % sedangkan untuk kadar glukosa terendah terdapat pada

beneficiaries pengadaan pemerintah dalam memantau kegiatan pengadaan barang pemerintah, akan dapat menjamin proses pengadaan yang tepat waktu, tepat. mutu, tepat target dan