• Tidak ada hasil yang ditemukan

Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Dengan Menggunakan Metode Gravity Di Desa Sumbermanjingwetan dan Desa Druju Malang Selatan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Dengan Menggunakan Metode Gravity Di Desa Sumbermanjingwetan dan Desa Druju Malang Selatan"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 5. Peta Anomali Residual Dalam peta anomali residual dapat dilihat bahwa daerah yang memiliki anomali rendah pada keadaan   sebenarnya   merupakan   daerah   yang mudah   dilewati   atau   mudah   mendapatkan   air, sedangkan   pada   daerah   yang
Gambar 6. Posisi cross section pada kontur anomali

Referensi

Dokumen terkait

Data regional yang diperoleh selanjutnya dikurangkan dengan hasil anomali Bouguer yang kemudian selisihnya (AB - REG) adalah data residual. Hasil pengurangan anomali

Pada peta sebaran nilai complete bouger anomaly menjelaskan bahwa nilai anomali gravitasi pada daerah tersebut berkisar antara 37.9 mgal – 51.7 mgal yang dilambangkan dengan

Nilai anomali magnetik (gambar 5) daerah penelitian dapat dikelompokkan menjadi tiga kelompok anomali, yaitu: anomali magnetik rendah pada skala warna hijau tua sampai biru dengan

Hasil Forward Modelling Lintasan B-B' Pada lintasan B – B’ di atas merupakan daerah berdasarkan peta anomali residual yang dimana dari nilai anomali residual pada

Gambar 6. Peta anomali Bouguer memperlihatkan anomali tinggi di utara 220 mGal membentuk klosur tinggian sesar naik dan anomali rendah hingga -90 mgal membentuk cekungan sedimen

Anomali rendah pada peta anomali residual (warna biru) memperlihatkan adanya batuan dengan kontras densitas yang cenderung lebih rendah (batuan sedimen) yang diduga

Dalam menginterpretasikan struktur bawah permukaan, juga diperoleh sebuah nilai deviasi setiap anomali mulai dari peta Complete Bouguer Anomali dengan nilai deviasi tertinggi sampai

Hasil pemodelan bawah permukaannya, anomali magnetik yang tinggi pada bagian utara lintasan tersebut adalah batuan peridotit dengan nilai suseptibilitas 0,096 dalam SI Gambar 7.. Di