ABSTRAK
PT. Serdang Jaya Perdana merupakan perusahaan yang memproduksi
Palm Kernel Oil yang merupakan hasil ekstraksi dari inti kelapa sawit. Selama ini
perusahaan memiliki masalah kualitas produk akhir palm kernel oil. Kualitas produk palm kernel oil sangat berpengaruh dari kualitas bahan baku inti kelapa sawit. Hal ini disebabkan karena perusahaan hanya mengambil sampel sebesar 1 kg dan dilakukan pengecekan secara visual sehingga perusahaan tidak memiliki sistem penerimaan bahan baku yang baik.
Dalam menyelesaikan masalah penerimaan bahan baku di perusahaan, diperlukan metode penerimaan bahan baku yaitu sampling penerimaan (multiple
sampling). Rencana sampling penerimaan yang dilakukan di perusahaan adalah
rencana plan 1M. Implementasi sampling penerimaan dilakukan sebanyak 5 run dan menghasilkan 2 run bahan baku ditolak. Penolakan bahan baku dapat berupa pengiriman kembali bahan baku atau pemberian denda kepada supplier. Kemudian, dibuat standard operating procedure sebagai bahan masukan perusahaan untuk menerapkan sampling penerimaan. Perusahaan juga perlu berkoordinasi dengan perusahaan supplier dalam penerapan sampling penerimaan.
Kata Kunci: Sampling Penerimaan, Multiple Sampling, Standard Operating
Procedure, Palm Kernel Oil, Penerimaan Bahan Baku.