• Tidak ada hasil yang ditemukan

KAJIAN REGULASI TANDA TANGAN DIGITAL PAD

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "KAJIAN REGULASI TANDA TANGAN DIGITAL PAD"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

Modul ke:

Dosen : DR IR Iwan Krisnadi MBA (NIDN: 0010085204)

Regulasi dan

Regulasi dan

Hukum ICT

Hukum ICT

Kode MK : 54006 (3) Kode MK : 54006 (3)

KAJIAN REGULASI TANDA TANGAN DIGITAL PADA DOKUMEN ELEKTRONIK

(2)

KAJIAN REGULASI TANDA TANGAN

DIGITAL PADA DOKUMEN ELEKTRONIK

Oleh

(3)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 3

LATAR BELAKANG

(4)

Era Digital

Pada transaksi online, pihak yang

bertransaksi tidak bertemu langsung dan

tidak saling mengenal.

(5)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 5

MASALAH

(6)

Karakteristik Dokumen

Elektronik

Dokumen elektronik sangat fleksibel, isinya mudah diubah

atau diedit.

Cukup sulit membedakan dokumen asli dengan yang palsu

Kepemilikan dokumen eletronik bisa diubah dengan

mengubah meta-data

Dibutuhkan mekanisme yang mampu menjamin

keautentikan, integritas, dan nirsangkal

(7)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 7

PEMBAHASAN

(8)

Dasar Hukum – UU ITE

(9)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 9

Dasar Hukum – PP PSTE

PP Nomor 82 Tahun 2012 Tentang Pemyelenggaraan Sistem dan Transaksi

(10)

Dokumen eletronik adalah media tempat dilakukannya

Tanda Tangan Elektronik

Contoh:

PDF (hasil convert atau scan)

Photo atau gambar digital (png, jpg, dll)Music digital (mp3, wav)

Video digital (avi, mpeg, mp4)Xml, exe, dll

(11)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 11

Tanda Tangan Elektronik (PP PSTE)

(12)
(13)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 13

FUNGSI TANDA TANGAN

Sebagai Verifikasi Indentitas

• Pihak-pihak yang bertransaksi memiliki identitas yang tercantum pada dokumen.

• Pihak ketiga (pengguna dokumen) percaya dengan identitas yang tercantum.

Sebagai Persetujuan Transaksi.

• Kedua belah pihak menyetujui dokumen atau transaksi yang dilakukan, dan nirsangkal telah menyetujui.

(14)
(15)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 15

(16)
(17)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 17

(18)
(19)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 19

(20)

KESIMPULAN

(21)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 21

KESIMPULAN

• Perlu dipersiapkan regulasi terkait CA dan Tanda Tangan Elektronik serta mekanisme Pendaftaran dan Pengawasan CA.

• Mendorong semua layanan publik menggunakan tanda tangan elektronik.

• Meningkatkan kemampuan perusahaan pengembang aplikasi agar mampu menerapkan tanda tangan elektronik.

(22)

REFERENSI

(23)

UNIVERSITAS MERCU BUANA 23

REFERENSI

[1] Regulasi Penyelenggaraan Sertifikasi Elektronik, http://evoting.bppt.go.id/ [2] Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi

dan Transaksi Elektronik

[3] Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 82 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik.

(24)

Referensi

Dokumen terkait

6) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2008, Pasal 27, perihal larangan penghinaan

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dicatat

Undang-undang Republik Indonesia Nomor 11 tahun 2008 pasal 5 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yang selanjutnya disebut Undang-Undang ITE dikemukakan

Pasal 1 angka 6 Undang-Undang No.11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UUITE), menyatakan “ Penyelenggaraan sistem elektronik adalah adalah

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik

Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2OO8 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik

Diundangkannya Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Transaksi Elektronik

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, 11 Undang-undang 1 2008.. Larangan Menyebarkan Hoax Dalam Al-Qur’an Penafsiran