• Tidak ada hasil yang ditemukan

Karakteristik Laju Pengeringan pada Mesin Pengering Pakan Ternak Sistem Pompa Kalor Dengan Daya 1 PK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Karakteristik Laju Pengeringan pada Mesin Pengering Pakan Ternak Sistem Pompa Kalor Dengan Daya 1 PK"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan

Berdasarkan analisa data dan pembahasan dapat diambil kesimpulan sebagai

berikut:

1. Berdasarkan analisa data dapat disimpulkan bahwa nilai laju ekstraksi air

spesifik (Spesific Moisture Extraction Rate) adalah 0.0106 kg/kWh. SMER

untuk mesin pengering pakan ternak sistem pompa kalor berbanding lurus

dengan dengan temperatur udara keluar evaporator, dan berbanding lurus

terhadap waktu.

2. Konsumsi energi spesifik (Spesific Energi Consumption) untuk mesin

pengering pakan ternak sistem pompa kalor dengan daya 1 PK adalah

22,787kWh/kg. SEC berbanding terbalik dengan laju ekstraksi air spesifik

(Spesific Moisture Extraction Rate) dan berbanding lurus dengan biaya

produksi. Semakin kecil konsumsi energi spesifik, maka biaya produksi

semakin kecil.

5.2 Saran

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, penulis menyarankan beberapa

hal berikut:

1. Perlu penambahan exchaus fan agar udara panas yang dihasilkan kondensor

mengalir ke tower pengeringan dengan sempurna.

2. Untuk penyempurnaan mesin ini, perlu penambahan solasi (glass woll dan

aluminium foil) pada tower pengeringan agar loses panas yang hilang dapat

diminimalisir.

(2)

Ambarita, Himsar, Dr.Eng, “Teknik Pendingin Dan Pengkondisian Udara”, Medan: 2012.

Cengel,A, Yunus, “Heat Transfer”, Second Edition, 2003.

Cengel, A., Yunus, Boles, A., Michael, “Thermodynamics An engineering Approach”, Third Edition, WCB/ McGraw-Hill, United States of America, 1989.

Cengel, A, Yunus, “Thermodynamics”, Fith Edition, University Of Nevada, Reno, 2006.

Daryanto, Drs, “Teknik Pendingin”, Penerbit Yrama Widya,Bandung, 2005.

Holman, J.P, “Perpinpindahan Kalor”, Sixth Edition, Penerbit Erlangga, 1986.

Koesteor, Raldi Artono,Dr, Ir, ”Perpindahan Kalor”, Penerbit Salemba Teknika, 2002.

Mahlia, T.I. “Clothes Drying from Room Air Conditioning Waste Heat”, Mechanical Engineering University of Malaya. Kuala Lumpur, 2010.

Mujumdar, Arun.S. “Handbook of Industrial Drying, Third Edition”, Taylor & Fracis Group LLC. Singapore, 2006.

Supratman, Jones, Wilbert.F, Stoecker, Jerold W, “Refrigrasi Dan Pengkondisian Udara”, Penerbit Erlangga, 1989.

Holman, J.P, Jasjfi.E. “Metode Pengukuran Teknik”, Edisi keempat, Penerbit Erlangga, 1985.

Referensi

Dokumen terkait

Konsumsi energi spesifik ( Spesific Energi Consumption ) untuk mesin pengering pakan ternak sistem pompa kalor dengan daya 1 PK selama 1,6 jam saat proses.. pengeringan adalah

Biaya Pokok Produksi yang dibutuhkan untuk proses pengeringan 1 kg pakan ternak dengan menggunakan sistem pompa kalor adalah Rp 20,012,- per kilogram. Kata kunci: refrigerant,

Skripsi ini ditulis sebagai salah satu syarat untuk mendapat gelar Sarjana di Program Pendidikan Sarjana Ekstensi di Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik Universitas

Kondensor pendingin udara adalah jenis kondensor yang terdiri dari koil pipa pendingin yang bersirip pelat (tembaga atau aluminium). Udara mengalir dengan arah tegak lurus pada

Ada tiga hal yang mempengaruhi lamanya sebuah pengeringan pakan ternak yang telah dilakukan yakni Temperatur ( 0 C ) , Dew point ( 0 C) dan Humadity ( %rh )... Pada grafik

Oleh sebab itu dilakukan perancangan yang bertujuan untuk menghasilkan suatu unit mesin pengering pakan ternak portable dengan menggunakan AC rumah yang berorientasikan pada

Oleh sebab itu hasil rancang bangun suatu unit mesin pengering pakan ternak dengan menggunakan AC rumah disempurnakan dengan ditambahkannya blower dan saluran pengering

Oleh sebab itu hasil rancang bangun suatu unit mesin pengering pakan ternak dengan menggunakan AC rumah disempurnakan dengan ditambahkannya blower dan saluran pengering