ANALISIS BERPIKIR KRITIS SISWA DALAM PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA BERDASARKAN POLYA PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN KUADRAT (Penelitian pada Siswa Kelas X SMK Muhammadiyah 1 Sragen Tahun Pelajaran 2013 2014) | Fatmawati | 4830 10611 1 SM
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
menyatakan dengan sesungguhnya bahwa karya ilmiah yang berjudul “ Identifikasi Berpikir Kritis Siswa dalam Pemecahan Masalah Matematika pada Pokok Bahasan Segitiga
Pada indikator mencari alternatif atau cara lain (I6), terlihat bahwa tidak ada satupun siswa yang dapat melewati semua permasalahan dengan baik. Seperti pada
Pendeskripsian pada penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan gambaran mengenai proses berpikir siswa dalam pemecahan masalah terbuka sub pokok bahasan tabung
Untuk dapat memahami suatu permasalahan matematika yang harus dilakukan adalah pahami bahasa atau istilah yang digunakan dalam bahasa matematika, merumuskan apa yang
Saran yang dapat dikemukakan dari hasil penelitian adalah: (1) Kepada peneliti selanjutnya, disarankan untuk bertanya kepada subjek pada kegiatan wawancara atau meminta
(2) Siswa berkemampuan matematika rendah dapat memenuhi tiga indikator kemampuan berpikir kritis dalam memecahkan masalah, yaitu mampu merumuskan pokok-pokok
pemahaman, tingkat berpikir kritis 0 tidak dapat membangun titik masalah dan mengungkapkan fakta, tingkat kritis berpikir 1, 2, dan 3 mampu membangun titik masalah
Kemudian mengambil subjek yang kedua yaitu siswa yang lahir tahun 1999 pada indikator pertama siswa telah mampu memahami dan menuliskan semua informasi dalam soal berupa apa saja