• Tidak ada hasil yang ditemukan

Analisis Pengaruh Kelembaban Udara Terhadap Tegangan Flashover AC Isolator Piring Gelas Terpolusi Karbon

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Analisis Pengaruh Kelembaban Udara Terhadap Tegangan Flashover AC Isolator Piring Gelas Terpolusi Karbon"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

TUGAS AKHIR

ANALISIS PENGARUH KELEMBABAN UDARA TERHADAP

TEGANGAN FLASHOVER AC ISOLATOR PIRING GELAS

TERPOLUSI KARBON

Diajukan untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam menyelesaikan

pendidikan sarjana (S-1) pada Departemen Teknik Elektro

Sub Konsentrasi Teknik Energi Listrik

Oleh :

NIM : 080402079

T.M.V BASTEN HUTAJULU

DEPARTEMEN TEKNIK ELEKTRO

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SUMATERA UTARA

MEDAN

(2)
(3)

ABSTRAK

Penelitian ini dilatarbekangi oleh kondisi iklim tropis Indonesia yang

memiliki tingkat kelembaban udara yang tinggi antara 80 s/d 83 %RH (%RH

adalah satuan kelembaban udara) dan pencemaran lingkungan dengan tingkat

polusi yang cukup tinggi. Hal ini sangat berpengaruh terhadap tegangan flashover

isolator AC piring yang berada di ruang terbuka pada jaringan transmisi hantaran

udara. Maka penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan nilai tegangan flashover

AC isolator piring bahan gelas yang dipengaruhi oleh kelembaban udara dan

polutan berupa partikel padat dan halus (partikulat) karbon murni dan

menganalisis hubungan kedua hal tersebut. Dari hasil penelitian didapat bahwa

semakin tinggi tingkat kelembaban udara maka penurunan tegangan flashover AC

akan semakin besar, baik pada kondisi bersih maupun kondisi terpolusi. Pada saat

nilai kelembaban udara rata-rata 99 %RH, penurunan tegangan flashover AC dari

kondisi bersih ke kondisi terpolusi cukup signifikan. Pada saat kondisi terpolusi

karbon, nilai rata-rata penurunan tegangan flashover dalam keadaan standar

terhadap kondisi bersih adalah 22,51% untuk kondisi terpolusi ringan, 35,1%

untuk kondisi terpolusi sedang dan 53,37% untuk kondisi terpolusi berat.

(4)

ii

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa

atas segala berkat dan rahmat yang telah diberikan-Nya kepada penulis, sehingga

penulis dapat menyelesaikan Tugas Akhir yang berjudul “Analisis Pengaruh

Kelembaban Udara Terhadap Tegangan Flashover AC Isolator Piring Gelas

Terpolusi Karbon”. Penulisan Tugas Akhir ini merupakan salah satu persyaratan

untuk menyelesaikan studi dan memperoleh gelar Sarjana Teknik di Departemen

Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sumatera Utara.

Selama masa kuliah sampai masa penyelesaian Tugas Akhir ini, penulis

mendapat dukungan, bimbingan, dan bantuan dari berbagai pihak. Untuk itu,

dengan setulus hati penulis hendak menyampaikan ucapan terima kasih yang

sebesar-besarnya kepada:

1.

Ayahanda Huntal T.P Hutajulu, Ibunda Rumindang Saur Sidabutar, Saudara/

i penulis : Ruth Stevy Hutajulu, Frederick Rogate Hutajulu, Yuni Sarah

Hutajulu dan semua keluarga besar penulis yang selama ini telah

menyediakan segala keperluan, dan senantiasa memberi dukungan semangat

dan doa selama perkuliahan hingga penyelesaian Tugas Akhir ini.

2.

Bapak Ir. Syahrawardi selaku Dosen Pembimbing Tugas Akhir yang telah

banyak meluangkan waktu dan pikirannya untuk memberikan bantuan,

bimbingan, dan pengarahan kepada penulis selama penyusunan Tugas Akhir

ini.

(5)

3.

Ir. Eddy Warman, M.T dan Ir. Raja Harahap, M.T selaku Dosen pembanding

Tugas Akhir.

4.

Bapak Ir. Eddy Warman, M.T selaku Dosen Pembimbing Akademik penulis

yang membantu dan membimbing penulis selama perkuliahan.

5.

Bapak Ir. Surya Tarmizi Kasim, M.Si selaku Ketua Departemen Teknik

Elektro FT USU dan Bapak Rachmad Fauzi, S.T., M.T selaku Sekretaris

Departemen Teknik Elektro FT USU.

6.

Bang Divo, Kak Umi, Kak Ester dan seluruh staf pegawai dan administrasi

Departemen Teknik Elektro, Fakultas Teknik Universitas Sumatera Utara.

7.

Teman-teman asisten di Laboratorium Teknik Tegangan Tinggi: Memory

Hidayat, Sandro Levi Panggabean,dan Josiah yang membantu penulis saat

melakukan pengujian.

8.

Teman-teman angkatan 2008 yang selalu memberi dukungan kepada penulis:

Wilfian, Christian Daniel Simanjuntak, Army Tampubolon, William Sijabat,

Darminton Sinulingga, Parulian Sandy Simanjuntak, Antonius, Jhonson,

Angun Marpaung, Elis Hutasoit, Elvis Sinaga, Heryanto Simbolon, John

Purba, Andry Nico Manik, Wenly Sinulingga, Eykel Ginting, Rizky

Ferdinand, Syamsarief, Fahdi Ruamta, Parlindungan Siregar dan semua

teman-teman angkatan 2008.

9.

Teman-teman Elektro Angkatan 2009, 2010, dan 2011 yang memberikan

motivasi dan bantuan selama penyelesaian Tugas Akhir ini .

(6)

iv

Bang Bayu Sianipar, yang telah mau berbagi pengalaman dan motivasi kepada

penulis.

11.

Semua orang yang tidak dapat penulis sebutkan satu per satu, penulis ucapkan

terima kasih banyak.

Penulis menyadari bahwa Tugas Akhir ini tidak luput dari

kesalahan-kesalahan, baik dari segi tata bahasa maupun dari segi ilmiah. Untuk itu, penulis

akan menerima dengan terbuka, segala saran dan kritik yang ditujukan untuk

memperbaiki Tugas Akhir ini. Akhir kata, semoga Tugas Akhir ini bermanfaat

bagi penulis dan pembaca.

Medan, 30 Maret 2016

Penulis

T.M.V Basten Hutajulu

(7)

DAFTAR ISI

2.1.2 Konstruksi Isolator ... 8

2.1.3 Bahan Dielektrik Isolator ... 9

2.1.4 Isolator Terpolusi ... 11

2.2 Penggolongan Tingkat Bobot Polusi Pada Isolator ... 13

2.3 Lewat Denyar (Flashover) ... 15

BAB III METODOLOGI PENGUJIAN ... 21

3.1 Peralatan dan Bahan Pengujian ... 21

3.2 Tempat dan Waktu Pengujian ... 25

3.3 Proses Pengujian ... 26

3.3.1 Rangkaian Percobaan... 26

(8)

vi

3.3.2.1 Pengujian Tegangan Flashover Isolator Piring Pada

Kondisi Bersih ... 27

3.3.2.2 Pengujian Tegangan Flashover Isolator Piring Pada Kondisi Terpolusi Karbon dengan Tingkat Pengotoran Ringan ... 28

3.3.2.3 Pengujian Tegangan Flashover Isolator Piring Pada Kondisi Terpolusi Karbon dengan Tingkat Pengotoran Sedang ... 31

3.3.2.4 Pengujian Tegangan Flashover Isolator Piring Pada Kondisi Terpolusi Karbon dengan Tingkat Pengotoran Berat ... 33

BAB IV HASIL DAN ANALISIS PENELITIAN ... 34

4.1 Analisis Data Konduktivitas larutan dan Perhitungan ESDD ... 34

4.2 Analisis Data Hasil Pengujian Tegangan Flashover AC Isolator Piring ... 36

4.2.1 Hasil Perhitungan dan Analisi Data Pengujian Pengaruh Kelembaban Terhadap Tegangan Flashover AC Isolator Piring Pada Kondisi Bersih ... 36

4.2.2 Hasil Perhitungan dan Analisi Data Pengujian Pengaruh Kelembaban Terhadap Tegangan Flashover AC Isolator Piring Pada Kondisi Terpolusi ... 38

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN ... 46

5.1 Kesimpulan ... 46

5.2 Saran ... 46

DAFTAR PUSTAKA ... 48

LAMPIRAN A ... 50

LAMPIRAN B ... 54

(9)

DAFTAR GAMBAR

Nomor Judul Halaman

2.1 Isolator Piring ... 7

2.2 Isolator Rantai pada Menara Transmisi ... 8

2.3 Konstruksi Utama Isolator Piring ... 8

2.4 Perpanjangan Sirip yang Terpasang pada Isolator Porselin ... 13

2.5 Proses Ionisasi ... 18

2.6 Isolator Terpolusi dan Rangkaian Ekivalennya ... 20

3.1 Trafo Uji ... 21

3.2 Autotransformator ... 22

3.3 Tahanan Peredam ... 22

3.4 Multimeter ... 22

3.5 Barometer/humiditymeter digital ... 23

3.6 Kabel Penghubung ... 23

3.7 Kotak Kaca (Wadah Pengujian) ... 24

3.8 Conductivitymeter... 24

3.9 Isolator Piring Gelas ... 25

3.10 Rangkain Percobaan... 26

3.11 Proses Pengeringan Isolator Gelas pada kondisi Bersih selama 1 hari ... 27

3.12 Bahan yang dilarutkan dalam Larutan Polutan ... 29

3.13 Isolator Terpolusi dengan Tingkat Bobot Sedang ... 32

3.14 Isolator Terpolusi dengan Tingkat Bobot Berat ... 33

(10)

8

DAFTAR TABEL

Nomor Judul Halaman

2.1 Penggolongan Bobot Polusi Berdasarkan IEC 60050-815:2000 Edisi 01 . 14

2.2 Tingkat Polusi Dilihat dari Lingkungannya Berdasarkan IEC 815 ... 14

3.1 Faktor Koreksi Suhu ... 30

4.1 Hasil Perhitungan Konduktivitas, Salinitas,dan ESDD ... 35

4.2 Pengklasifikasian Tingkat Bobot Polutan Berdasarkan Nilai ESDD yang

Diperoleh ... 35

4.3 Hasil Perhitungan Pengaruh Kelembaban Udara Terhadap Tegangan

Flashover pada Suhu 20 dan Tekanan 760 mmHg untuk Kondisi Bersih

... 37

4.4 Hubungan Kelembaban Udara terhadap Tegangan Flashover Isolator Piring

untuk Kondisi Bersih Pada Suhu 20 oC dan Tekanan 760 mmHg ... 38

4.5 Hasil Perhitungan Pengaruh Kelembaban Udara Terhadap Tegangan

Flashover pada Suhu 20 dan Tekanan 760 mmHg untuk Kondisi

Terpolusi Ringan ... 39

4.6 Hubungan Kelembaban terhadap Tegangan Flashover Isolator Piring

Kondisi Terpolusi Ringan Pada Suhu 20 oC dan Tekanan 760 mmHg. ... 40

4.7 Hasil Perhitungan Pengaruh Kelembaban Udara Terhadap Tegangan

Flashover pada Suhu 20 dan Tekanan 760 mmHg untuk Kondisi

Terpolusi Sedang ... 40

4.8 Hubungan Kelembaban terhadap Tegangan Flashover Isolator Piring

Kondisi Terpolusi Sedang Pada Suhu 20 oC dan Tekanan 760mmHg ... 41

4.9 Hasil Perhitungan Pengaruh Kelembaban Udara Terhadap Tegangan

Flashover pada Suhu 20 dan Tekanan 760 mmHg untuk Kondisi

Terpolusi Berat ... 42

4.10 Hubungan Kelembaban terhadap Tegangan Flashover Isolator Piring

Kondisi Terpolusi Berat Pada Suhu 20 oC dan Tekanan 760 mmHg ... 43

4.11 Persentase Penurunan Tegangan Flashover Isolatordari Kondisi Bersih

ke Kondisi Terpolusi ... 45

A.1 Hasil Pengukuran Nilai Konduktivitas dan Suhu Larutan ... 50

B.1 Hasil Pengukuran Tegangan Flashover Isolator Piring Pada Kondisi

Bersih dengan Keadaan Sembarang ... 54

(11)

B.2 Hasil Pengukuran Tegangan Flashover Isolator Piring Pada Kondisi

Bersih dengan Pengaruh Kelembaban Udara ... 54

B.3 Hasil Pengukuran Tegangan Flashover Isolator Piring Pada Kondisi

Terpolusi Ringan dengan Pengaruh Kelembaban Udara ... 55

B.4 Hasil Pengukuran Tegangan Flashover Isolator Piring Pada Kondisi

Terpolusi Sedang dengan Pengaruh Kelembaban Udara ... 56

B.5 Hasil Pengukuran Tegangan Flashover Isolator Piring Pada Kondisi

Gambar

Grafik Perbandingan Persentase Penurunan Tegangan Flashover Isolator Piring

Referensi

Dokumen terkait

 Semakin panjang dimensi benang layangan, semakin rendah pula tegangan lewat denyar isolator untuk semua kondisi baik terpolusi ringan maupun berat.  Tegangan lewat denyar

Pada saat isolator dalam keadaan terpolusi polutan dan nilai tegangan flashover atau yang biasa disebut sebagai tegangan lewat denyar dapat dilihat pada Tabel 4.3 dibawah

5.2 Analisis Tegangan Flashover AC Terhadap Bobot Polutan Yang Menempel Pada Permukaan Isolator Piring.. Berdasarkan data pengujian dan pengolahan data pada bab iv,

Pada Gambar 4.4, 4.6, dan 4.8 yaitu grafik tegangan flashover isolator vs Suhu Asap dapat dilihat semakin naik suhu asap pembakaran maka tegangan flashover isolator yang

Persen penurunan tegangan lewat denyar isolator bersih terhadap.. isolator

Keadaan Normal Terpolusi Ringan Terpolusi Sedang Terpolusi Berat.. diberi polutan tingkat ringan, 16,88% ketika diberi polutan tingkat sedang, 23,29% ketika diberi polutan

PENGARUH BENANG LAYANGAN TERHADAP TEGANGAN FLASHOVER PADA BERBAGAI JENIS ISOLATOR DISTRIBUSI 20

Dengan meneliti pengaruh benang layangan terhadap tegangan flashover isolator distribusi yang terpolusi pada berbagai kondisi maka dapat diketahui bahaya yang