i
ABSTRAK
Di Kota Medan, belum semua seni terwadahi dengan baik dalam artian tempat edukasi. Selain itu, masih belum terdapat tempat pertunjukkan yang layak yang dapat menampung dengan kapasitas yang banyak. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah para pelaku UKM yang belum mendapatkan tempat untuk mempromosikan atau menjual hasil karya seni mereka secara komersil karena pemerintah Kota Medan kurang memfokuskan pada bidang tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mewadahi hal-hal yang berhubungan dengan seni, menjadikan Medan Art Centre sebagai salah satu ikon Kota Medan dalam bidang seni dan yang terakhir menjadikan salah satu destinasi wisatawan ketika berkunjung ke Kota Medan.
Pemilihan lokasi proyek ditentukan berdasarkan kriteria lokasi dari fungsi bangunan dan pengunjung yang akan datang. Lokasi proyek berada di Jl. Patimura yang berbatasan dengan pemukiman, perkantoran dan Sungai Babura. Sungai dipilih menjadi salah satu kriteria lokasi karena fungsi bangunan merupakan bangunan seni. Selain itu, sungai juga dapat dijadikan sebagai salah satu daya tarik bagi pengunjung dan memberikan contoh bahwa sungai dapat harus dihargai karena memiliki potensi jika dirancang dengan baik. Tema Arsitektur yang digunakan pada bangunan adalah Modern Tropis dengan unsur dinamis. Pemilihan Arsitektur tropis disebabkan tema ini tanggap terhadap lingkungan dan cocok digunakan karena Indonesia beriklim tropis.
Medan Art Centre yang memiliki 3 fungsi yaitu edukasi seni, retail UKM dan tempat pertunjukkan (teater) dalam satu lokasi akan dibagi menjadi 2 bangunan, berdasarkan pengguna dari fungsi bangunan karena lebih memperhatikan kenyamanan pengunjung dan jam operasional dari fungsi. Konsep tampak dan bentuk bangunan dibuat mengalir dengan bentuk-bentuk yang seolah "memberitahukan atau mengarahkan" ke suatu tempat. Selain itu, akses pejalan kaki dan kendaraan dipisahkan demi kenyamanan, seperti akses pejalan kaki dari Jl. Patimura dan akses kendaraan dari Jl. Kampung Mandailing. Hal menarik lainnya dari bangunan ini adalah terdapat 3 ruang luar yang memiliki konsep yang berbeda sehingga pengalam ruang dari satu tempat ke tempat lain berbeda.
ii
ABSTRACT
In Medan, the educational support for art is still lacking. Besides, there’s no proper performing theatre building that can accommodate vast amount of
capacity. Another thing worth mentioning is The Small Medium Enterprises don’t
have a decent place to either show or selling their products, because the
government of Medan doesn’t pay much attention to this sector. The goal from
this research is to accommodate things that are related to art, making Medan Art Centre as an icon of Medan City in art sector and as a tourism spot.
Project location is decided by location criteria from the building function and visitors. The project location is at Pattimura Road, which adjacent with houses, offices and river. River is chosen as one of those criteria because the building is functioning as an art building. Besides, river can be made as a n interesting point and a fact that river must be treated well because it has a lot of potential. The architectural theme of this building is modern tropical with dynamic element. This theme is chosen to respond with environment and suitable
with Indonesia’s tropical climate.
Medan Art Centre ha s 3 functions, which a re a rt education centre, retails for The Small Medium Enterprises, and theatre; in this location will consist of two buildings according to users and operating hours from the functions. Both of these buildings have 2 level basements. The façade and building ma ss concept configured so to show or attract to certain place. Besides, pedestrian and vehicles access is sepa rated for convenience, a s pedestrian access is from Pattimura Road and vehicle from Kampung Mandailing Road. Another interesting point from this project is three outdoor locations with different concepts which will create different experiences.