V. SISTEM INTERKONEKSI
4.1 MANFAAT SISTEM INTERKONEKSI
4.1 MANFAAT SISTEM INTERKONEKSI
4.1 MANFAAT SISTEM INTERKONEKSI
4.1 MANFAAT SISTEM INTERKONEKSI
1. Meningkatkan
1. Meningkatkan keand
keandalan
alan dan
dan mutu
mutu pasokan
pasokan tenaga
tenaga listrik
listrik
1.
1.
Meningkatkan
Meningkatkan
keanda
keanda
lan dan mu
lan dan mu
tu pasoka
tu pasoka
n tenaga
n tenaga
listrik
listrik
.
. Meningkatk
Meningkatkan
an e!siensi
e!siensi operasi
operasi
.
.
Meningkatkan
Meningkatkan
e!siensi
e!siensi
operasi
operasi
".
". Fleksi#ilitas trans
Fleksi#ilitas trans$er da
$er da%a antar
%a antar su#&sistem
su#&sistem ' saat ins
' saat inspeksi(
peksi(
".
".
Fleksi#ilitas trans$e
Fleksi#ilitas trans$e
r da
r da
%a antar
%a antar
su#&sistem
su#&sistem
' saat insp
' saat insp
eksi(
eksi(
gangguan
gangguan pem#angkit
pem#angkit serta )
serta )ariasi mu
ariasi musim *
sim *
gangguan
gangguan
pem#angkit
pem#angkit
serta
serta
)ariasi m
)ariasi m
usim *
usim *
4.
4. Optimalisasi
Optimalisasi pemakaian
pemakaian energi
energi primer
primer setempat.
setempat.
4.
4.
Optimalisasi p
Optimalisasi p
emakaian
emakaian
energi p
energi p
rimer s
rimer s
etempat.
etempat.
+alam sistem interkoneksi sangat perlu adan%a koordinasi operasi
+alam sistem interkoneksi sangat perlu adan%a koordinasi operasi
+alam sistem
+alam sistem
interko
interko
neksi sangat perlu
neksi sangat perlu
adan%a koordinas
adan%a koordinas
i operasi
i operasi
%ang
%ang dilakukan
dilakukan ole,
ole, -".
-".
%ang
%ang
dilakukan
dilakukan
ole,
ole,
-".
-".
Koord
Koordinasi
inasi terutama
terutama meliputi
meliputi //
Koordinas
Koordinas
i
i
terutama
terutama
meliputi
meliputi
/
/
a.
a.
a.
a.
Koord
Koord
Koord
Koordinasi
inasi
inasi
inasi pemeli,araan
pemeli,araan
pemeli,araan
pemeli,araan
#.
#.
#.
#.
-em#agian #e#an
-em#agian #e#an
-em#agian #e#an
-em#agian #e#an
0.
0.
0.
0.
-engaturan $rekuensi
-engaturan $rekuensi
-engaturan $rekuensi
-engaturan $rekuensi
d.
d.
d.
d.
-engaturan tegangan
-engaturan tegangan
-engaturan tegangan
-engaturan tegangan
e.
e. -rosedur
-rosedur mengatasi
mengatasi gangguan.
gangguan.
e.
e.
-rosedur
-rosedur
mengatasi
mengatasi
gangguan.
gangguan.
Sistem interk
Sistem interkoneksi umu
oneksi umum%a untuk
m%a untuk pusat listrik
pusat listrik diatas
diatas
Sistem interk
Sistem interk
oneksi umu
oneksi umu
m%a untuk
m%a untuk
pusat listrik
pusat listrik
diatas
diatas
122 M3
122 M3
122 M3
80 KV, 10 KA 80 KV, 10 KA 69000/ 69000/" 1125"" 1125"
V
V
72,5 KV 72,5 KV 630 A 630 A 150/1 A 150/1 A 72,5 KV 72,5 KV 1250 A 1250 A 1600 MVA 1600 MVA 72,5 KV 72,5 KV 630 A 630 A 72,5 KV 72,5 KV 630 A 630 A 72,5 KV 72,5 KV 1250 A 1250 A 1600 MVA 1600 MVA 150/1 A 150/1 A 5 MVA 5 MVA 69 – 11,5 KV 69 – 11,5 KV 7,4 % 7,4 %Y
Y
Δ
Δ
80 KV 80 KV 10 KA 10 KA 72,5 KV 72,5 KV 1250 A 1250 A 1600 MVA 1600 MVA " "Ø,Ø,62 7862 78 9u9u ØØ:":" mm mm RE; TT RE; TTDari !'" Dari !'" 5 MVA 5 MVA Dari !'" Dari !'" 5 MVA 5 MVA " "Ø,Ø,62 7862 78 9u9u ØØ ' <6 = ' <6 = > * > * RE; RE; TM TM K K -A-A SS -;T+-;T+ SS K?TMK?TM -;T@ 1-;T@ 1 SS Y
Y Y Y
Δ
Δ ΔΔ
;AN?TAN @I. T;. RAT? ;AN?TAN @I. T;. RAT?
4. -EN@AT?RAN FREK?ENSI
4. -EN@AT?RAN FREK?ENSI
?ntuk mengatur $rekuensi #iasan%a dilakukan pada go)ernor.
?ntuk mengatur $rekuensi #iasan%a dilakukan pada go)ernor.
-engaturan $rekuensi dilakukan dengan mengatur da%a aktip %ang
-engaturan $rekuensi dilakukan dengan mengatur da%a aktip %ang
di#angkitkan generator( maka go)ernor ,arus mengatur kopel mekan
di#angkitkan generator( maka go)ernor ,arus mengatur kopel mekan
%ang di,asilkan ole, prime mo)er generator.
%ang di,asilkan ole, prime mo)er generator.
-engaturan kopel mekanis dilakukan dengan 0ara /
-engaturan kopel mekanis dilakukan dengan 0ara /
1. Mengatur aliran uap %ang masuk ke tur#in pada -;T?
1. Mengatur aliran uap %ang masuk ke tur#in pada -;T?
.
. Mengatur aliran air %ang masuk ke tur#in pada -;TA
Mengatur aliran air %ang masuk ke tur#in pada -;TA
". Mengatur aliran #a,an #akar pada ruang #akar ' 0om#ustion * pad
". Mengatur aliran #a,an #akar pada ruang #akar ' 0om#ustion * pad
-;T@
-;T@
4. Mengatur aliran #a,an #akar ole, inBe0tion pump ke 0%linder mesi
4. Mengatur aliran #a,an #akar ole, inBe0tion pump ke 0%linder mesi
diesel pada -;T+.
diesel pada -;T+.
@o)ernor mengukur $rekuensi %ang di,asilkan generator dengan 0ara
@o)ernor mengukur $rekuensi %ang di,asilkan generator dengan 0ara
mengukur ke0epatan poros dari generator terse#ut( karena $rekuensi
mengukur ke0epatan poros dari generator terse#ut( karena $rekuensi
%ang di,asilkan generator se#anding dengan ke0epatan putar poros
%ang di,asilkan generator se#anding dengan ke0epatan putar poros
generator
generator
Turunn%a $rekuensi didalam sistem diperlukan penam#a,an
Turunn%a $rekuensi didalam sistem diperlukan penam#a,an
pem#angkitan da%a ' M3 * %ang diam#il dari 0adangan #erputar.
pem#angkitan da%a ' M3 * %ang diam#il dari 0adangan #erputar.
9adangan #erputar
9adangan #erputar adala, selisi, kapasitas pem#angkit dengan
adala, selisi, kapasitas pem#angkit dengan
pem#e#anan pada pem#angkit terse#ut.
pem#e#anan pada pem#angkit terse#ut.
9onto,(
9onto,( kapasitas pem#angkit 122 M3 tetapi ,an%a di#e#ani >2
kapasitas pem#angkit 122 M3 tetapi ,an%a di#e#ani >2
M3(
M3(
maka 0adangan #erputar adala, 42 M3.
maka 0adangan #erputar adala, 42 M3.
Turunn%a $rekuensi didalam sistem dise#a#kan ole, /
Turunn%a $rekuensi didalam sistem dise#a#kan ole, /
1.
1. ertam#a,n%a #e#an didalam sistem
ertam#a,n%a #e#an didalam sistem
. TerBadin%a gangguan pada unit pem#angkit se,ingga keluar dari
. TerBadin%a gangguan pada unit pem#angkit se,ingga keluar dari
operasi.
operasi.
utir ' 1 * ,arus diantisipasi dengan mem#uat perkiraan #e#an
utir ' 1 * ,arus diantisipasi dengan mem#uat perkiraan #e#an
dalam
dalam
)
120
(
f
=N
P
utir ' * ,arus diantisipasi dengan adan%a pedoman operasi dalam
utir ' * ,arus diantisipasi dengan adan%a pedoman operasi dalam
mengatasi gangguan.
mengatasi gangguan.
@angguan pada #utir ' * akan men%e#a#kan $rekuensi turun.
@angguan pada #utir ' * akan men%e#a#kan $rekuensi turun.
Apa#ila 0adangan #erputar tela, ,a#is tetapi $rekuensi masi, terus tur
Apa#ila 0adangan #erputar tela, ,a#is tetapi $rekuensi masi, terus tur
maka sistem akan mengalami gangguan total dalam arti semua unit
maka sistem akan mengalami gangguan total dalam arti semua unit
pem#angkit ak,irn%a akan trip karena semuan%a mengalami pem#e#a
pem#angkit ak,irn%a akan trip karena semuan%a mengalami pem#e#a
le#i, ' o)er load *.
le#i, ' o)er load *.
?ntuk men0ega, terBadin%a gangguan total perlu dilakukan pelepasan
?ntuk men0ega, terBadin%a gangguan total perlu dilakukan pelepasan
#e#an seCaktu $rekuensi terus menerus turun.
#e#an seCaktu $rekuensi terus menerus turun. -elepasan #e#an ini
-elepasan #e#an ini
dilakukan dengan menggunakan
dilakukan dengan menggunakan under $reDuen0% rela% ' ?FR *.
under $reDuen0% rela% ' ?FR *.
?FR disetel dengan " ta,ap %aitu 4:(6 78( 4: 78 dan 4(6 78 dan
?FR disetel dengan " ta,ap %aitu 4:(6 78( 4: 78 dan 4(6 78 dan
dipasang pada pen%ulang distri#usi untuk ta,ap 1 dan ( sedangkan
dipasang pada pen%ulang distri#usi untuk ta,ap 1 dan ( sedangkan
ta,ap " dipasang pada saluran transmisi.
ta,ap " dipasang pada saluran transmisi.
-erkem#angan terak,ir dalam teknik pelepasan #e#an digunakan rela
-erkem#angan terak,ir dalam teknik pelepasan #e#an digunakan rela
pendeteksi ke0epatan turunn%a $rekuensi ' dF5dt *.
pendeteksi ke0epatan turunn%a $rekuensi ' dF5dt *.
4#3 ($)S*D+$ (*M'*'ASA "*AA DA (*M!DA-A '*'A
4#3 ($)S*D+$ (*M'*'ASA "*AA DA (*M!DA-A '*'A
4#3#1 ($)S*D+$ (*M'*'ASA "*AA
4#3#1 ($)S*D+$ (*M'*'ASA "*AA
Mi.aan .a&ran ang aan iea.an eganganna aaa enganar Mi.aan .a&ran ang aan iea.an eganganna aaa enganar n# 1 anara er an an ! ', arena eeraan eraian#
n# 1 anara er an an ! ', arena eeraan eraian#
1# "angga an am ea.anaan emea.an egangan ar&. ien&an an 1# "angga an am ea.anaan emea.an egangan ar&. ien&an an
i.e&&i e (3', arena a ini memengar&i era.i .i.em inerne.i# i.e&&i e (3', arena a ini memengar&i era.i .i.em inerne.i# 2# ' A1 an ' '1 aa &&ng – &&ng enganar n#1 i&a aa. erina 2# ' A1 an ' '1 aa &&ng – &&ng enganar n#1 i&a aa. erina
(3' aa& .e:ara eenr e (3'# (3' aa& .e:ara eenr e (3'#
3# DS A11 an DS A12 i&a, em&ian DS A13 ima.&an e eng&a.a 3# DS A11 an DS A12 i&a, em&ian DS A13 ima.&an e eng&a.a
(er (an# (er (an#
4# DS '11 an DS '12 i&a, em&ian DS '13 ima.&an e eng&a.a 4# DS '11 an DS '12 i&a, em&ian DS '13 ima.&an e eng&a.a
ar& !n& '# ar& !n& '#
5# Keaa reg& era ang mea.anaan eeraan eraian ar&. mena.ian 5# Keaa reg& era ang mea.anaan eeraan eraian ar&. mena.ian
man&;er er.e& aam &ir 3 an 4, agar ain aa enganar n#1 man&;er er.e& aam &ir 3 an 4, agar ain aa enganar n#1 ea ea. egangan an ea ianaan# 'ia a.i er an an ! ea ea. egangan an ea ianaan# 'ia a.i er an an ! era&an maa eaa reg& aa meneega.ian eaa ana &ana# era&an maa eaa reg& aa meneega.ian eaa ana &ana#
6# Keaa reg& era ar&. erei a&& meemar ranai enanaan e 6# Keaa reg& era ar&. erei a&& meemar ranai enanaan e enganar n#1 ang aan i.en& &n& mem&ang m&aan aa.ii< enganar n#1 ang aan i.en& &n& mem&ang m&aan aa.ii< ang ma.i er.i.a aam enganar er.e&#
ang ma.i er.i.a aam enganar er.e&#
Seain i& ranai enanaan er<&ng.i menaga agar en.ia enganar Seain i& ranai enanaan er<&ng.i menaga agar en.ia enganar ang i.en& .ea& .ama engan en.ia &mi/ana, arena aana ang i.en& .ea& .ama engan en.ia &mi/ana, arena aana in&.i ari enganar n# 2 ang ea erera.i#
in&.i ari enganar n# 2 ang ea erera.i#
7# Seea eeraan .ee.ai ia.anaan, ea.an ranai enanaan# 7# Seea eeraan .ee.ai ia.anaan, ea.an ranai enanaan#
Kem&ian, eaa reg& era enganar mearan eaa eng&a.a Kem&ian, eaa reg& era enganar mearan eaa eng&a.a er an an eng&a.a ! ' aa eeraanna ea .ee.ai#
er an an eng&a.a ! ' aa eeraanna ea .ee.ai# 8# (eng&a.a er an mema.&an DS A11 an DS A12 .era mem&a 8# (eng&a.a er an mema.&an DS A11 an DS A12 .era mem&a DS A13, emiian &a eng&a.a ! ' mema.&an DS '11 an DS '12 DS A13, emiian &a eng&a.a ! ' mema.&an DS '11 an DS '12 .era mem&a DS '13#
.era mem&a DS '13#
9# (eng&a.a er an an eng&a.a ! ' ma.ing – ma.ing memeria& 9# (eng&a.a er an an eng&a.a ! ' ma.ing – ma.ing memeria&
(3' aa ' A1 an ' '1 .ia ima.&an# (3' aa ' A1 an ' '1 .ia ima.&an#
10#
10# (3' memerinaan e er an an e ! ' &n& mema.&an(3' memerinaan e er an an e ! ' &n& mema.&an ' aa& mema.&anna .e:ara eenr#
' aa& mema.&anna .e:ara eenr#
+n& menginari eeir&an, maa ane DS ar&. iengai +n& menginari eeir&an, maa ane DS ar&. iengai
engan &a &n:i = gem > ang ma.ing – ma.ing iaa e engan &a &n:i = gem > ang ma.ing – ma.ing iaa e eaa reg& S+"" an eaa reg& eem&nia.i#
eaa reg& S+"" an eaa reg& eem&nia.i#
4#3#2 ($)S*D+$ (*M!DA-A '*'A
Seagai :n
Seagai :n, i.ini iami r.e&r meminaan ran.<rmar (S, i.ini iami r.e&r meminaan ran.<rmar (S ari $e 1 e $e 2 aa 2 ma:am eaaan ai& ?
ari $e 1 e $e 2 aa 2 ma:am eaaan ai& ?
I.
I.
"egangan $e 1 an $e 2 mem&nai ?"egangan $e 1 an $e 2 mem&nai ? a# "egangan .ama e.ara# "egangan .ama e.ar # @a.a .ama
# @a.a .ama
:# @re&en.i .ama :# @re&en.i .ama
Daam eaaan ang emiian maa r.e&r eminaan aaa Daam eaaan ang emiian maa r.e&r eminaan aaa .eagai eri& ? .eagai eri& ? Ma.&an ' e Ma.&an ' e Ma.&an DS 2 Ma.&an DS 2 '&a DS 1 '&a DS 1 '&a ' e '&a ' e
II.
II.
"egangan $e 1 an $e 2 mem&nai ?"egangan $e 1 an $e 2 mem&nai ? a# "egangan .ama e.ara# "egangan .ama e.ar
# @a.ana ia .ama = ari .&mer ang erea > # @a.ana ia .ama = ari .&mer ang erea > :# @re&en.ina .ama
Daam eaaan ang emiian ' e ia e ima.&an, Daam eaaan ang emiian ' e ia e ima.&an, .eingga r.e&r eminaan aaa .eagai eri& ?
.eingga r.e&r eminaan aaa .eagai eri& ? a# '&a ' "ran.<rmar (S a# '&a ' "ran.<rmar (S # '&a DS 1 # '&a DS 1 :# Ma.&an DS 2 :# Ma.&an DS 2 # Ma.&an ' "ran.<rmar (S # Ma.&an ' "ran.<rmar (S (aa eaaan n#
(aa eaaan n#
II
II
r.e. eminaan "ran.<rmar (Sr.e. eminaan "ran.<rmar (S memer&an emaaman ang ia i.a iinaran#memer&an emaaman ang ia i.a iinaran#
4#4 S-)$" '$*AK D!*S*L **$A"! S*"
Aaia a.an aa ari (L iang, maa aam a& eren& &ni Aaia a.an aa ari (L iang, maa aam a& eren& &ni emangi ie.e ini i.ar .e:ara mai. e aere ai# Seea emangi ie.e ini i.ar .e:ara mai. e aere ai# Seea
&aran = <re&en.i > an eganganna men:aai niai nmina, .aear S2 &aran = <re&en.i > an eganganna men:aai niai nmina, .aear S2 erina .i.ina ari (L e &ni emangi ie.e, .eingga emaai erina .i.ina ari (L e &ni emangi ie.e, .eingga emaai menaa a.an ari &ni emangi ie.e#
menaa a.an ari &ni emangi ie.e#
(r.e. ini mem&&an iner&.i a.an aa e emaai aam a& (r.e. ini mem&&an iner&.i a.an aa e emaai aam a& &rang ari .a& meni = .r rea ># Sea& a.an aa ari (L &rang ari .a& meni = .r rea ># Sea& a.an aa ari (L nrma emai, .aear S2 .eaina iemaian e .i.i (L .e:ara nrma emai, .aear S2 .eaina iemaian e .i.i (L .e:ara man&a .ami memaian &ni emangi ie.e#
4#5 S!S"*M (*+K+$A (ADA **$A")$ DA SAL+$A
4#5 S!S"*M (*+K+$A (ADA **$A")$ DA SAL+$A
'e.aran ang i&&r aa generar .e:ara &m&m aaa ? 'e.aran ang i&&r aa generar .e:ara &m&m aaa ? 1# "egangan
1# "egangan
"egangan ang ier&an &n& menaga m&& eneiaan enaga i.ri "egangan ang ier&an &n& menaga m&& eneiaan enaga i.ri ia e era& rena an &n& menaga angan .amai mer&.a ia e era& rena an &n& menaga angan .amai mer&.a i.a.i egangan ang ier&an ia e era& inggi#
i.a.i egangan ang ier&an ia e era& inggi# 2# Ar&.
2# Ar&.
(eng&&ran ar&. ier&an &n& mengamai er&aan eragai aa (eng&&ran ar&. ier&an &n& mengamai er&aan eragai aa angan .amai mengaami emeanan ei#
angan .amai mengaami emeanan ei# 3# Daa ai<
3# Daa ai<
Daa ai< i&&r aam KB aa& MB# (eng&&ran ini ier&an aam Daa ai< i&&r aam KB aa& MB# (eng&&ran ini ier&an aam aianna engan emam&an me.in enggera generar an enga&ran aianna engan emam&an me.in enggera generar an enga&ran <re&en.i#<re&en.i#
4# Daa reai< 4# Daa reai<
Daa reai< i&&r aam KVA$ aa& MVA$# (eng&&ran ini ier&an Daa reai< i&&r aam KVA$ aa& MVA$# (eng&&ran ini ier&an
aam aianna engan emam&an eng&aan generar = .i.em e.ia.i > aam aianna engan emam&an eng&aan generar = .i.em e.ia.i > an enga&ran egangan#
5# *nergi i.ri 5# *nergi i.ri
*nergi i.ri i&&r aam KB- aa& MB-# (eng&&ran ini ier&an &n& *nergi i.ri i&&r aam KB- aa& MB-# (eng&&ran ini ier&an &n& men&.&n nera:a energi an eraian engan emaaian aan aar#
men&.&n nera:a energi an eraian engan emaaian aan aar# 6# S&& <a.a = .
6# S&& <a.a = .
φ ))
φ
Aa &&r .Aa &&r .
φ
φ
ar&. men&n&an eaaan agging aa& eaing .einggaar&. men&n&an eaaan agging aa& eaing .eingga aa .egera iea&i aaa generar memr&.i aa& menera aa aa .egera iea&i aaa generar memr&.i aa& menera aa reai<#reai<#7# @re&en.i 7# @re&en.i
(eng&&ran <re&en.i ier&an &n& memaraean generar an aaia (eng&&ran <re&en.i ier&an &n& memaraean generar an aaia .&a arae, eng&&ran <re&en.i ier&an &n& menaga m&&
.&a arae, eng&&ran <re&en.i ier&an &n& menaga m&& eneiaan enaga i.ri#
eneiaan enaga i.ri#
(enga&ran egangan generar eraian engan enga&ran ar&. eng&aan (enga&ran egangan generar eraian engan enga&ran ar&. eng&aan generar# Aaia generar erera.i arae engan .i.em ang e.ar, maa generar# Aaia generar erera.i arae engan .i.em ang e.ar, maa enga&ran ar&. eng&aan generar rai. ia ana meng&a egangan enga&ran ar&. eng&aan generar rai. ia ana meng&a egangan generar meainan ana memengar&i aa reai< ang ia.ian generar generar meainan ana memengar&i aa reai< ang ia.ian generar er.e&#
4#5 S!S"*M S+((LY D!$*" +$$*" (ADA A$D+ !D+K
4#5 S!S"*M S+((LY D!$*" +$$*" (ADA A$D+ !D+K
RE; 2 KV
RE; 2 KV
)
)
TRANSFORMATOR -S
TRANSFORMATOR -S
ATTER
ATTER
97AR@ER
97AR@ER
ATERE
ATERE
F?SE
F?SE
FEE+ER EAN +9
FEE+ER EAN +9
M9
M9
amar# Diagram Si.em S& D ar& !n&
amar# Diagram Si.em S& D ar& !n&
RE; +9
RE; +9
'A"*$* 'A"*$*
@+S* 60 A @+S* 60 A
=
(A*L D!S"$!'+"!) ')A$D 380/220 V A (A*L D!S"$!'+"!) ')A$D 380/220 V A
"$A@) (S "$A@) (S $*"!@!*$ $*"!@!*$ M' 80 A M' 80 A 20 KV 20 KV "22 A"22 A 6 A6 A (A*L D!S"$!'+"!) ')A$D 110 V D (A*L D!S"$!'+"!) ')A$D 110 V D " A " A " A" A 12 A12 A 12 A12 A 12 A 12 A12 A 12 A 6 A6 A 12 A12 A 12 A12 A 12 A12 A K)@!+$AS! S!S"*M S+((LY D 110 V K)@!+$AS! S!S"*M S+((LY D 110 V "$!((! 1 "$!((! 1 "$!((! 2"$!((! 2 (A*L ($)"*KS! (A*L ($)"*KS! @**D*$ "$A@) @**D*$ "$A@)
A C )"$)L SY$) DA A+") $*L)S*$ A C )"$)L SY$) DA A+") $*L)S*$
A A ' ' ' C '+S'A$ $*LAY ' C '+S'A$ $*LAY C !"*$AL "$A@) 1 C !"*$AL "$A@) 1 ALA$M ALA$M S!AL! S!AL! (A*L K)"$)L (A*L K)"$)L @**D*$ "$A@) @**D*$ "$A@) ! @**D*$ ! @**D*$ 20 KV 20 KV (A*L K)"$)L (A*L K)"$)L ($)"*KS! ($)"*KS! "$A@) 1 "$A@) 1 @**D*$ @**D*$ "$A@) 1 "$A@) 1 K)"$)L M)")$ K)"$)L M)")$