• Tidak ada hasil yang ditemukan

KATA PENGANTAR. Assalamu alaikum Wr. Wb.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KATA PENGANTAR. Assalamu alaikum Wr. Wb."

Copied!
27
0
0

Teks penuh

(1)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang i

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr. Wb.

Puji dan Syukur senantiasa kami panjatkan ke Hadirat Allah SWT, karena atas limpahan rahmat, karunia serta PerkenanNya, Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD) Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2016yang merupakan amanat konstitusional dapat diselesaikan.

Penyusunan LPPD Tahun 2016 ini berpedoman kepada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Kepala Daerah Kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kepada Masyarakat.

Penyampaian LPPD kepada Pemerintah pada dasarnya mengetengahkan gambaran kinerja Pemerintah Daerah secara utuh sepanjang tahun 2016, berdasarkan tolok ukur kinerja yang disepakati Kepala Daerah bersama DPRD, sebagaimana tertuang dalam Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016-2021 dan Peraturan Bupati Serang Nomor 32 tahun 2016 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Serang Tahun 2016., Dengan demikian gambaran kinerja tahun ini merupakan sebuah implementasi kebijakan dalam penyelenggaraan urusan desentralisasi, tugas pembantuan dan tugas umum pemerintahan.

Sangat di sadari masih banyak kekurangan-kekurangan dalam penyusunan LPPD ini, akan kami jadikan sebagai salah satu bahan evaluasi untuk dijadikan pedoman bagi penyempurnaan kinerja pada tahun yang akan datang, untuk itu kami akan selalu berupaya untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Serang.

Akhirnya, kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berpartisipasi aktif dalam penyelesaian laporan ini, kami sampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar besarnya, seraya berharap, semoga segala upaya kita dalam berkiprah membangun Kabupaten Serang, senantiasa memperoleh Petunjuk serta Ridho Allah SWT. Amin Ya Robbal „alamiin.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Serang, Maret 2017

BUPATI SERANG,

(2)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang ii

BAB I

PENDAHULUAN

A. Dasar Hukum

1. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2000 tentang Pembentukan Provinsi Banten;

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

3. Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 tentang Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Pemerintah, Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Kepala Daerah kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, dan Informasi Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah kepada Masyarakat;

4. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian urusan;

5. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah;

6. Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2008 tentang Dekonsentrasi Dan Tugas Pembantuan;

7. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

8. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 26 Tahun 2006 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Serang Tahun 2006 – 2026; 9. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 5 Tahun 2008 tentang Urusan Pemerintahan

Yang Menjadi Kewenangan Kabupaten Serang ;

10. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 10 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Serang Tahun 2011 - 2031;

11. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 18 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Sekretariat Daerah dan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Serang;

12. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Dinas Daerah Kabupaten Serang, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Dinas Daerah Kabupaten Serang;

13. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Serang, sebagaimana telah diubah dengan

(3)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang iii

Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 20 Tahun 2011 tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Serang;

14. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 12 Tahun 2012 tentang pembentukan organisasi AKPER Kabupaten Serang;

15. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 13 Tahun 2012 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja Sekretariat Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia Kabupaten Serang;

16. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 2 Tahun 2013 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K) Kabupaten Serang Tahun 2013 – 2033;

17. Peraturan Daerah Kabupaten Serang Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Serang Tahun 2016 – 2021;

18. Peraturan Bupati Serang Nomor 12 Tahun 2015 tentang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Serang Tahun 2016 sebagaimana telah diubah oleh Peraturan Bupati Serang Nomor 32 Tahun 2016 tentang Perubahan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Serang Tahun 2016 ;

19. Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2015 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016;

B. Gambaran Umum Daerah 1. Kondisi Geografis Daerah

Kabupaten Serang berada di ujung barat Pulau Jawa terletak pada koordinat 50 50’ - 60 21’ Lintang Selatan dan 1050 0’ - 1060 22’ Bujur Timur. Kabupaten Serang adalah daerah yang sangat potensial karena dilalui jalan tol Jakarta - Merak yang merupakan akses utama menuju pulau Sumatera melalui pelabuhan penyeberangan Merak, hal ini sebagai transit perhubungan darat antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera dan daerah penyangga Ibu Kota Negara.

Batas Administrasi Daerah

Secara administratif, Kabupaten Serang terdiri atas 29 Kecamatan dan 326 Desa, dengan batas – batas sebagai berikut:

1). Sebelah Utara berbatasan dengan Laut Jawa dan Kota Serang;

2). Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Lebak dan Pandeglang. 3). Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Tangerang;

4). Sebelah Barat berbatasan dengan Kota Cilegon dan Selat Sunda;

(4)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang iv

Luas wilayah Kabupaten Serang seluas 1.467.35 Km2. Di bawah ini tabel tentang nama-nama

kecamatan di wilayah Kabupaten Serang berikut luas wilayah dan jumlah desanya.

Tabel 1.1

Daftar Kecamatan dan Luas Wilayahnya di Kabupaten Serang

NO KECAMATAN IBUKOTA LUAS JUMLAH

DESA KM2 % 1. Anyar Anyar 56,81 3,28 12 2. Bandung Bandung 25,18 1,45 8 3. Baros Baros 44,07 2,54 14 4. Binuang Binuang 26,17 1,51 7 5. Bojonegara Bojonegara 30,30 1,75 11 6. Carenang Panenjoan 32,80 2,10 8 7. Cikande Cikande 50,53 2,91 13 8. Cikeusal Cikeusal 88,25 5,09 17 9. Cinangka Cinangka 111,47 6,43 14 10. Ciomas Sukadana 48,53 2,80 11 11. Ciruas Citerep 34,49 2,34 15 12. Gunungsari Gunungsari 48,60 2,80 7 13. Jawilan Majasari 38,95 2,25 9 14. Kibin Ciagel 33,51 1,93 9 15. Kragilan Kragilan 36,33 2,97 12 16. Kramatwatu Kramatwatu 48,59 2,80 15 17. Kopo Kopo 44,69 2,58 10

18. Lebak Wangi Lebak Wangi 31,71 2,16 10

19. Mancak Labuan 74,03 4,27 14

20. Pabuaran Pasanggrahan 79,14 4,57 8

21. Padarincang Padarincang 99,12 5,71 14

22. Pamarayan Pamarayan 41,92 2,42 10

23. Petir Mekar Baru 46,94 2,71 15

24. Pontang Pontang 58,09 3,74 11

25. Pulo Ampel Sumuranja 32,56 1,88 9

26. Tanara Cerucuk 49,30 2,84 9

(5)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang v

NO KECAMATAN IBUKOTA LUAS JUMLAH

DESA

KM2 %

28. Tunjung Teja Tunjung Teja 39,52 2,28 9

29. Waringinkurung Waringinkurung 51,29 2,96 11

KABUPATEN SERANG 1.467,35 100,00 326

Di Kabupaten Serang terdapat pulau-pulau yang berada di wilayah perairan dan tercatat sebanyak 17 pulau diantaranya adalah tersebut pada tabel berikut ini :

Tabel 1.2

Pulau-Pulau Di Kabupaten Serang

NO. Nama Pulau Geografis Letak Topografi Kondisi Lahan Aksesabilitas Luas (ha)

1 Pulau Sangiang (Sanghyang) 106050’00”- 105051’51” -6 BT dan 05059’00”LS Desa Cikoneng Kecamatan Anyar Bergunung, berbatuan volkanik, pantai berpasir, 0-100 m dpl. Kebun kelapa dan semak 450 ha, mangrove 200 ha, perumahan dan fasum 40 ha, dan sisanya hamparan pasir. Kapal dari pelabuhan Anyar ± 1,5 jam, 11 km dari kecamatan dan 43 km dari Ibukota Propinsi 845,5 2 Pulau Salira 1060 03’ 41” - 106o 03’ 37” BT dan 050 53’ 14” - 050 53’ 17” LS Desa Salira Kecamatan Pulo Ampel Relatif datar

0-2 m dpl Berawa Kapal pelabuhan ikan dari Karangantu ± 2 jam, 12 km dari Kecamatan dan 34 km dari Ibukota Kabupaten 1,875 3 Pulau Kalih Utara 1060 05’ 21” - 1060 05’ 51” BT dan 050 53’ 51” - 050 53’ 58” LS Desa Puloampel Kecamatan Puloampel Relatif datar 0-3 m dpl Berawa Kapal dari pelabuhan ikan Karangantu ± 2 jam Pulau Kali Utara 3 Ha 4 Pulau Kalih

Selatan Pulau Kali

Selatan 3,5 Ha 5 Pulau Tarahan 1060 06’ 47” - 1060 07’ 00” BT dan 050 56’ 48” - 050 57’ 05” LS Desa Marga Giri Kecamatan Bojonegara Datar 0-5 m dpl, Berbukit rendah, berbatuan volkanik

Berawa Kapal dari

pelabuhan ikan Grenyang/Teratai ± 0,5 jam dari pelabuhan ikan Karangantu ± 1,5 jam dan 4,25 km dari Kecamatan 26 km dari kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi 11,875

(6)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang vi

NO. Nama Pulau Geografis Letak Topografi Kondisi Lahan Aksesabilitas Luas (ha)

6 Pulau Kemanisan 1060 06’ 16” - 1060 06’ 29” BT dan 050 58’ 01” - 050 58’ 12” LS Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara Datar 0-5 m dpl, Berbukit rendah, berbatuan volkanik

Berawa Kapal dari

pelabuhan Ikan Grenyang/Teratai ± 0,5 jam dan dari Pelabuhan ikan Karangantu ± 1,5 jam dan 1,5 km dari kecamatan dan 23,5 km dari kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi 7,5 7 Pulau Cikantung 1060 06’ 22” - 1060 06’ 30” BT dan 050 57’ 47” - 050 57’ 50” LS Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara Datar 0-5 m dpl, Berbukit rendah, berbatuan volkanik

Berawa Kapal dari

pelabuhan ikan Grenyang/Teratai 20 menit dan dari pelabuhan ikan Karangantu ±1,15 jam dan 24,5 km dari kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi 1,25 8 Pulau Panjang 1060 08’ 18” - 1060 10’ 10” BT dan 050 55’ 08” - 050 56’ 41” LS Desa Pulau Panjang Kecamatan Pulo Ampel Relatif datar

0-4 m dpl Kebun kelapa & semak belukar 400 ha, hutan mangrove 100 ha, perumahan dan fasum 100 ha, rawa-rawa dan pertambakan 135 ha Dari Bojonegara 30 menit, 16 km dari Kecamatan, 22 km dari Ibukota Propinsi 502 9 Pulau Semut 1060 10’ 13” - 1060 10’ 17” BT dan 050 56’ 18” - 050 55’ 22” LS Desa Pulau Panjang Kecamatan Pulo Ampel Datar 0-0,5 m

dpl Daerah Rawa-rawa mangrove Kapal pelabuhan ikan dari Karangantu ±1,5 jam dan 14,5 km dari Kecamatan, 20,5 km dari kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi 1,875

(7)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang vii

NO. Nama Pulau Geografis Letak Topografi Kondisi Lahan Aksesabilitas Luas (ha)

10 Pulau Kubur 1060 8’ 50” - 1060 8’ 59” BT dan 050 58’ 55” - 050 59’ 01” LS Desa Pulo Panjang Kecamatan Pulo Ampel Relatif datar

0-2 m dpl Daerah rawa mangrove rawa- Kapal pelabuhan ikan dari Karangantu ± 50 menit dan jarak dari kecamatan 8,8 km, dari Kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi 13,8 km, Ibukota negara 104,8 km 1,563 11 Pulau Lima 1060 09’ 12” - 1060 09’ 21” BT dan 060 10’ 00” - 060 00’ 00” LS Desa Pulo Panjang Kecamatan Pulo Ampel Relatif datar 0-4 m dpl Rawa-rawa 900 m2, ± perkebunan kelapa 1000 m2 semak belukar ± 8000 m2 , dan sisanya lahan mangrove Kapal dari pelabuhan ikan Karangantu ± 0.5 jam dan jarak dari Kecamatan 9 km, dari Kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi 15 km 3,5 12 Pulau Pisang 1060 08’ 45” - 1060 08’ 56” BT dan 050 59’ 45” - 050 59’ 55” LS Desa Pulo Panjang Kecamatan Pulo Ampel Agak bergelombang, Berbukit rendah, berbatuan volkanik,0- 10 m dpl, warna tanah kecoklatan Daratan bergelomban, semak belukar Kapal dari pelabuhan ikan Karangantu ± 0,5 jam dan jarak dari Kecamatan 10 km, dari kantor Kabupaten/ Ibukota Propinsi 16 km 2,5 13 Pulau Karang Cawene 1050 51’ 06” - 1050 51’09” BT dan 060 08’ 14” - 060 08’ 16” LS Desa Cinangka Kecamatan Cinangka Pulau Karang

Terjal Tidak memiliki vegetasi dan tidak berpenduduk Kapal dari pelabuhan Anyar 4,38 14 Pulau Pamojan Besar 1060 13’ 10” - 1060 12’ 42” BT dan 050 56’ 40 - 050 56’ 28” LS Desa Susukan Kec. Tirtayasa Agak berbukit, Berbukit rendah, berbatuan volkanik, 0-15 dpl tergolong lahan agak bergelombang Berawa, 20 % perkebunan kelapa dan semak belukar 1 jam dari Pelabuhan Karangantu, 17,5 km dari Kecamatan, 37,5 km dari kantor Kabupaten dan Ibukota Propinsi 15

(8)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang viii

NO. Nama Pulau Geografis Letak Topografi Kondisi Lahan Aksesabilitas Luas (ha)

15 Pulau Pamojan Kecil 1060 10’ 15” - 1060 10’ 17” BT dan 050 57’ 47” - 050 57’ 56” LS Desa Domas Kec. Pontang

Datar 0-4 m dpl Berawa 1 jam 15 menit dari Pelabuhan Karangantu. 18 km dari Kecamatan. 38 km dari kantor Kabupaten dan Ibukota Propinsi. 0,63 16 Pulau Tunda 1060 50’ 00” - 1050 51’ 51” BT dan 050 56’ 15” - 050 59’ 00” LS Desa Wargasara Kecamatan Tirtayasa Relatif datar

0-5 m dpl Perkebunan kelapa dan semak belukar (170 ha), mangrove (30ha), pemukiman dan fasum (27ha) 3 jam dari Pelabuh-an Karangantu, 22,5 km dari Kecamatan,42,5 km dari kantor Kabu-paten dan Ibukota Propinsi. 257,5 17 Pulau Karang Parejakah 1050 51’ 06” - 1050 51’09” BT dan 060 08’ 16” - 060 08’ 17” LS Desa Cinangka Kecamatan Cinangka Pulau Karang

Terjal Tidak memiliki vegetasi dan tidak

berpenduduk

Kapal dari

pelabuhan Anyar 3,50

Sumber : Perda No.2 Tahun 2013.

Kawasan lindung dan kawasan rawan bencana

Kawasan lindung di Kabupaten Serang tersebar di seluruh wilayah, yang meliputi sempadan sungai dan sempadan pantai, sedangkan kawasan lindung selain sempadan sungai dan pantai, terdapat di wilayah Serang Barat yaitu di wilayah Kecamatan Kramatwatu, sedangkan di wilayah utara terdapat di Kecamatan Bojonegara dan Pulo Ampel. Perkembangan yang terjadi terhadap keberadaan hutan lindung ini mengalami penurunan, sehingga diperkirakan telah terjadi penyusutan luas hutan lindung 3.185,89 ha dari 13.544,82 ha menjadi 10.358,93 ha. Kawasan lindung berada pada 12 kecamatan, yaitu kecamatan-kecamatan yang berada di Serang bagian barat dan Serang bagian selatan. Kawasan bendungan air irigasi yang berada pada Kecamatan Cikeusal yang dialirkan di kawasan pertanian.

Tabel 1.3

Luas Kawasan HutanLindung Menurut Lokasi di Kabupaten Serang

Kawasan Hutan Luas (Ha) Persentase (%)

1 Rawa Dano (Padarincang, Gunungsari, Pabuaran, Mancak, Cinangka) 2.500,00 1,75

2 Gunung Tukung Gede (Anyer dan Mancak) 1.700,00 1,19

(9)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang ix

Kawasan Hutan Luas (Ha) Persentase (%)

4 Sanghyang (Anyer) 1.248,15 0,87

5 Lainnya (Hutan Lindung dan Hutan produksi) 4.880,78 3,42

Luas Total 10.358,93 7,25%

Sumber : Perda No.10 tahun 2011

Adapun daerah-daerah yang memiliki potensi rawan bencana berdasarkan data kejadian di Kabupaten Serang adalah sebagai berikut :

Tabel 1.4

Kawasan Rawan Bencana Berdasarkan Data Kejadian Di Kabupaten Serang 2016

Daerah Rawan Bencana

Sosial

Daerah Rawan Bencana Alam

Banjir Pergerakan Tanah Cuaca Ekstrim Kebakaran

1 Kec. Yaitu: Ciruas 12 Kec. Yaitu : Anyer, Bojonegara, Cikande, Cinangka, Kibin, Kragilan, Mancak, Padarincang, Pamarayan, Petir, Pontang, Tanara 3 Kec. Yaitu : Bojonegara, Cinangka, Mancak 9 Kec. Yaitu: Cikande, Cikeusal, Cinangka, Ciruas, Mancak, Pamarayan, Tirtayasa, Tunjung Teja, Waringin kurung 18 Kec. Yaitu : Anyer, Binuang, Carenang, Cikande, Cinangka, Ciruas, Kibin, Kopo, Kragilan, Kramatwatu, Mancak, Padarincang, Pamarayan, Petir, Pontang, Tirtayasa, Tunjung Teja, Waringin Kurung

Sumber: Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kab. Serang Tahun 2016

2. Gambaran Umum Demografis

Berdasarkan pemutakhiran data kependudukan, penduduk Kabupaten Serang pada tahun 2016

berjumlah 1.419.657 jiwa dengan komposisi 731.430 jiwa laki-laki dan 688.227 jiwa perempuan, serta jumlah Kepala Keluarga secara keseluruhan adalah 421.480 KK. Berikut di uraikan struktur penduduk di Kabupaten Serang dalam tabel-tabel berikut :

Tabel 1.5

Struktur Penduduk Kabupaten Serang Tahun 2015 Berdasarkan Usia dan jenis kelamin

Struktur Usia Laki-laki (jiwa) Perempuan (jiwa) Jumlah (jiwa)

00-04 42.694 39.542 82.236

05-09 60.883 56.836 117.719

10-14 63.351 59.353 122.704

15-19 67.858 63.793 131.651

(10)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang x

Struktur Usia Laki-laki (jiwa) Perempuan (jiwa) Jumlah (jiwa)

25-29 74.912 68.432 143.344 30-34 68.670 64.628 133.298 35-39 60.076 60.538 120.614 40-44 54.376 52.705 107.081 45-49 47.727 45.158 92.885 50-54 37.244 33.815 71.059 55-59 30.129 27.548 57.677 60-64 19.533 17.033 36.566 65-69 13.000 12.889 25.889 70-74 8.789 8.645 17.434 > 75 7.691 7.858 15.549 Jumlah (jiwa) 731.430 688.227 1.419.657

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2016 Tabel 1.6

Jumlah Penduduk Tahun 2016 Menurut Kecamatan Kabupaten Serang

No Kecamatan Laki-laki (jiwa) Perempuan (jiwa) Jumlah (jiwa) 1. Kecamatan Kramatwatu 46.824 43.818 90.642

2. Kecamatan Waringin Kurung 21.724 20.425 42.149

3. Kecamatan Bojonegara 22.404 21.105 43.509

4. Kecamatan Pulo Ampel 18.827 18.114 36.941

5. Kecamatan Ciruas 37.324 35.954 73.278 6. Kecamatan Kragilan 35.782 33.789 69.571 7. Kecamatan Pontang 21.682 21.158 42.840 8. Kecamatan Tirtayasa 20.756 20.333 41.089 9. Kecamatan Tanara 18.337 17.961 36.298 10. Kecamatan Cikande 47.722 45.298 93.020 11. Kecamatan Kibin 23.443 22.515 45.958 12. Kecamatan Carenang 17.384 17.379 34.763 13. Kecamatan Binuang 13.513 12.922 26.435 14. Kecamatan Petir 27.375 25.510 52.885

15. Kecamatan Tunjung Teja 20.518 19.332 39.850

16. Kecamatan Baros 25.634 23.317 48.951

(11)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xi

No Kecamatan Laki-laki (jiwa) Perempuan (jiwa) Jumlah (jiwa) 18. Kecamatan Pamarayan 26.293 24.399 50.692 19. Kecamatan Kopo 26.386 23.995 50.381 20. Kecamatan Jawilan 28.320 26.115 54.435 21. Kecamatan Ciomas 20.538 18.631 39.169 22. Kecamatan Pabuaran 21.068 19.228 40.296 23. Kecamatan Padarincang 33.562 31.324 64.886 24. Kecamatan Anyar 27.449 25.655 53.104 25. Kecamatan Cinangka 28.542 25.899 54.441 26. Kecamatan Mancak 23.162 20.731 43.893 27. Kecamatan Gunungsari 10.790 9.723 20.513 28. Kecamatan Bandung 16.515 15.272 31.787

29. Kecamatan Lebak Wangi 16.333 15.981 32.314

Jumlah (jiwa) 731.430 688.227 1.419.657

Sumber : Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, 2016

3. Kondisi Ekonomi

Kondisi perekonomian Kabupaten Serang dalam tahun 2015 mengalami perkembangan yang positif. Secara makro ekonomi, kondisi ini tercermin dari semakin meningkatnya niali PDRB atas dasar harga berlaku (PDRB ADHB) yang mencapai Rp. 51,43 Trillyun pada tahun 2014 menjadi Rp. 56,31 Trilyun pada tahun 2014 menjadi Rp. 56,31 Trilyun pada tahun 2015. Kondisi ini menunjukan perekonomian Kabupaten Serang tahun 2015 telah mengalami peningkatan sekitar Rp. 4,88 Trilyun. Nilai PDRB atas dasar harga konstan (PDRB ADHK) dalam tahun 2015 juga mengalami peningkatan

yaitu dari Rp. 42,65 Trilyun pada tahun 2014 menjadi Rp. 44,72 Trilyun pada tahun 2015. Kondisi ini menunjukan bahwa perekonomian rill Kabupaten Serang Tahun 2015 telah mengalami peningkatan sekitar Rp. 2,18 Trilyun.

Perkembangan PDRB dan LPE Kabupaten Serang tahun 2010-2014 dapat dilihat pada gambar dibawah ini :

(12)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xii

Gambar 1.1

Perkembangan PDRB dan LPE Kabupaten Serang Tahun 2011-2015 0,00 10,00 20,00 30,00 40,00 50,00 60,00 2011 2012 2013 2014 2015 4,60 4,80 5,00 5,20 5,40 5,60 5,80 6,00 6,20

PDRB ADHB PDRB ADHK LPE PDRB ADHK

Keterangan : *) Angka Perbaikan **) Angka Sementara

Sumber : PDRB Kabupaten Menurut Lapangan Usaha 2011-2015, BPS Kabupaten Serang

Tabel 1.7

Perkembangan Distribusi PDRB ADHB & PDRB ADHK Menurut Kelompok Sektor Lapangan Usaha Kabupaten Serang Tahun 2011-2015 (Milyar Rupiah)

KELOMPOK SEKTOR 2011 2012 2013 2014* 2015** PDRB ADHB 38.186,85 42.039,51 45.972,29 51.430,75 56.313,72 Sektor Primer 3.564,64 4.052,34 4.404,34 4.927,58 5.569,50 Sektor Sekunder 23.972,82 25.608,72 25.608,72 31.010,31 33.942,46 Sektor Tersier 10.649,39 12.378,45 12.378,45 15.492,85 16.801,76 PDRB ADHK 2010 35.905,34 37.849,64 40.136,05 42.541,18 44.728,52 Sektor Primer 3.308,71 3.561,41 3.585,97 3.742,84 3.999.98 Sektor Sekunder 22.673,98 23.195,85 24.715,96 25.941,63 27.263,74 Sektor Tersier 9.922,65 11.092,38 11.834,11 12.856,71 13.464,80 Keterangan : *) Angka Perbaikan **) Angka Sementara

(13)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xiii

BAB II

RENCANA PEMBANGUNAN JANGKA MENENGAH DAERAH (RPJMD) A. Visi dan Misi

1. Visi Kabupaten Serang 2016-2021

Berpijak pada kondisi pada saat selesai pemilukada Kabupaten Serang tahun 2015, melihat indikasi permasalahan dan tantangan yang dihadapi sampai dengan Tahun 2021 serta mempertimbangkan potensi dan harapan masyarakat Kabupaten Serang maka visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2016-2021 sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) adalah “Terwujudnya Kabupaten Serang Yang Maju, Sejahtera Dan Agamis”.

Visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2016-2021tersebut diharapkan mampu mendukung pencapaian visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2006-2026 sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Serang Tahun 2006-2026 yaitu:

”Serang yang Islami, Maju, Adil, Sejahtera dan Harmonis”.

Dalam konteks keterpaduan pembangunan nasional dan provinsi, visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2016-2021 merupakan wujud komitmen seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk mendukung pencapaian visi pembangunan Provinsi Banten dan visi pembangunan nasional.

Adapun makna dari visi Kabupaten Serang Tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut:

MAJU : Meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik serta kemandirian masyarakat Kabupaten Serang secara berkelanjutan.

SEJAHTERA : Perwujudan terpenuhinya kebutuhan lahiriah dan batiniah masyarakat kabupaten serang secara layak.

AGAMIS : Perwujudan norma agama dan nilai budaya sebagai landasan

moral dan spiritual dalam seluruh aspek kehidupan bermasyarakat yang memiliki keutamaan untuk selalu melaksanakan kebaikan dan mencegah kemungkaran sehingga terbentuk karakter dan jati diri masyarakat yang berakhlak mulia dan berbudaya.

Adapun indikasi wujud pencapaian sasaran strategis visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2016-2021 adalah sebagai berikut:

Tabel 2.1

Sasaran Strategis Visi, indikator dan target 2016

(14)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xiv

Dalam konteks keterpaduan pembangunan nasional dan provinsi, visi pembangunan Kabupaten Serang Tahun 2016-2021 merupakan wujud komitmen seluruh masyarakat Kabupaten Serang untuk mendukung pencapaian visi pembangunan Provinsi Banten dan visi pembangunan nasional.

2. Misi Kabupaten Serang 2016-2021

Guna mencapai visi, maka misi Kabupaten Serang lima tahun ke depan akan melakukan upaya sebagai berikut :

a. Meningkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan, Dan Kesejahteraan Sosial Demi Terwujudnya Masyarakat Yang Sehat, Cerdas, Berakhlak Mulia Dan Berbudaya

b. Meningkatkan Pembangunan Sarana Prasarana Wilayah, Penataan Ruang Dan Permukiman Yang Memadai, Berkualitas Dan Berwawasan Lingkungan

c. Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal Dalam Memperkuat Struktur Perekonomian Daerah

d. Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Serta Pelayanan Publik Yang Prima Didukung Kapasitas Birokrasi Yang Berintegritas, Kompeten Dan Profesional

e. Memantapkan Fungsi Dan Peran Agama Sebagai Landasan Moral Dan Spiritual Dalam Kehidupan Individu, Bermasyarakat Dan Bernegara

B. Strategi dan Arah Kebijakan Daerah

1. Strategi dan Arah Kebijakan Pada Misi 1 : Meningkatkan Kualitas Pendidikan, Kesehatan, Dan Kesejahteraan Sosial Demi Terwujudnya Masyarakat Yang Sehat, Cerdas, Berakhlak Mulia Dan Berbudaya

2. Strategi Dan Arah Kebijakan Pada Misi 2 : Meningkatkan Pembangunan Sarana Prasarana Wilayah, Penataan Ruang Dan Permukiman Yang Memadai, Berkualitas Dan Berwawasan Lingkungan 1. Meningkatnya Kesejahteraan

Masyarakat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Point 65.17

2. Meningkatnya Perekonomian Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) % 6.30 3. Meningkatnya Pelayanan Publik Nilai PDRB ADHK Rp. Triliun 48.50

4. Menurunnya Kemiskinan Nilai PDRB ADHB Rp. Triliun 60.92

Nilai PDRB ADHB per Kapita Rp. Juta per

Jiwa 41.04

Indeks Kepuasan Masyarakat

(IKM) (A/B/C/D) Kategori B

Tingkat Kemiskinan

(Persentase Jumlah Penduduk Miskin Terhadap Total Jumlah Penduduk)

% 19.61

5. Menurunnya Pengangguran Tingkat Pengangguran Terbuka

(15)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xv

3. Strategi Dan Arah Kebijakan Pada Misi 3 : Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal Dalam Memperkuat Struktur Perekonomian Daerah

4. Strategi Dan Arah Kebijakan Pada Misi 4 : Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Serta Pelayanan Publik Yang Prima Didukung Kapasitas Birokrasi Yang Berintegritas, Kompeten Dan Profesional

5. Strategi Dan Arah Kebijakan Pada Misi 5 : Memantapkan Fungsi Dan Peran Agama Sebagai Landasan Moral Dan Spiritual Dalam Kehidupan Individu, Bermasyarakat Dan Bernegara

(16)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xvi

BAB III

URUSAN DESENTRALISASI

A. Ringkasan Urusan Desentralisasi

1. Anggaran Belanja, realisasi dan Pelaksana Urusan Wajib No. Urusan wajib Belanja tidak langsung

BELANJA LANGSUNG

Total Belanja Realisasi Belanja % Nama SKPD

Belanja Pegawai Belanja Barang dan Jasa Belanja Modal

1 Pendidikan

735,609,890,227.00 10,225,798,850,00 59,518,355,310.00 88,144,928,132.00 893.498.972.519,00 847.344.099.868,00 94.83 DISDIK, AKPER 2 Kesehatan

107,189,820,206.00 56,000,550,504.00 219.185.641.225,00 72.887.113.314,00 491.852.245.063,00 445.982.993.427,00 90.67 DINKES, RSUD

3 Pekerjaan Umum

16,383,535,801.00 3,753,965,000.00 44.298.974.450,00 246.959.703.311,00 398.538.860.428,00 283.145.743.700,00 71.05 DPU, DTRBP, BAPPEDA, ULP, DKPESDM

4 Perumahan 5,202,718,804.00 1,133,045,000.00 6.333.282.818,00 412.969.500,00 26.103.333.904,00 20.355.483.893,00 77.98

BPBD, DTRB

5 Penataan Ruang 11,920,717,213.00 647,710,000.00 3.901.109.390,00 9.014.402.621,00 27.220.778.395,00 21.342.787.389,00 78.41 DTRB, SETDA

6 Perencanaan Pembangunan

3,833,113,993.00 4,849,735,000.00 12.318.576.226,00 540.200.000,00 23.478.964.097,00 21.183.206.331,00 90,22 DPU, BPBD, DTRBP, BAPPEDA, BKBPMP, SETDA, DIPENDA

7 Perhubungan 7.739.249.052,00 7,077,835,000.00 32.047.262.690,00 16.890.850.000,00 63.881.185.500,00 53.140.451.274,00 83,19 DISHUBKOMINFO

8 Lingkungan Hidup 3.108.391.000,00 6,508,955,000.00 9.917.044.410,00 3.864.108.795,00 23.949.938.500,00 21.649.256.639,00 90.39 DTRBP, BLH

9 Kependudukan dan Catatan Sipil 3.775.050.000,00 1,512,185,000.00 3.756.779.580,00 2.415.696.394,00 11.814.473.165,00 10.875.848.084,00 92.06 DISDUKCAPIL, KECAMATAN 10 Pemberdayaan Perempuan dan

Perlindungan Anak 0 1,990,450,000.00

4,213,030,200.00 6,000,000.00 6.352.584.500,00 5.595.777.097,00 88.09 BAPPEDA, BKBPMP,

KECAMATAN 11 Keluarga Berencana dan

Keluarga Sejahtera 9,716,000,000.00 962,370,000.00 7,840,728,928.00 2,896,372,000.00 25.419.929.004,00 19.792.618.268,00 77.86 BKBPMP

12 Sosial 3,364,280,898.00 3,607,752,863.00 3,940,099,935.00 256,590,000.00 9.775.748.559,00 9.364.053.460,00 95.79 DINSOS

13 Tenaga Kerja 4,750,891,963.00 1,775,999,000.00 5,623,392,797.00 542,810,000.00 13.174.761.250,00 11.523.206.147,00 87.46 DISNAKERTRANS

14 Koperasi dan Usaha Kecil

Menengah 5,329,607,634.00 858,831,000.00 6,932,179,700.00 645,780,000.00 15.069.508.977,00 14.341.849.665,00 95.17 DISKOPERINDAG, SETDA

15 Penanaman Modal 0 2,017,061,000.00 2,056,340,000.00 20,000,000.00 1.114.501.800,00 1.100.745.819,00 98.77 BPTPM, BKBPMP, SETDA

16 Kebudayaan 0 817,810,000.00 2,090,238,305.00 150,000,000.00 3.436.144.500,00 3.297.757.400,00 95.97 DISDIK, KECAMATAN

17 Kepemudaan dan Olah Raga 0 640,555,000.00 3,505,614,250.00 0 3.098.686.000,00 2.941.348.350,00 94.92 DISPARPORA, KECAMATAN

18 Pertanahan 0 0 0 15.605.962.750,00 748.625.350,00 748.625.350,00 100 DTRB

19 Kesatuan Bangsa dan Politik

Dalam Negeri 4,728,303,706.00 2,127,168,000.00 5,412,215,773.00 223,010,000.00 13.362.628.000,00 12.717.728.928,00 95,17 BPBD, SATPOL PP, SETDA,

KECAMATAN

20

Otda, pemum, adm keuangan daerah, perangkat daerah, kepegawaian dan persandian

125,171,361,184.00 18,249,236,000.00 110,867,939,902.00 88,825,387,150.00 721.876.927.560,00 634.885.962.496,00 87.95

DISDIK, AKPER, DINKES, DPU,

BPBD, DTRBP, BAPPEDA,DISHUBKIMINFO, BLH, DISDUKCAPIL, BKBPMP, DINSOS, DISNAKERTRANS, DISKOPERINDAG, SATPOL PP, DPRD, KDH dan WKDH, SETDA,

(17)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xvii

SETWAN, DIPENDA, INSPEKTORAT, BKD, KECAMATAN, BPTPM, ULP, KORPRI, BP2KP, KAPD, DISPERTAN, DKPESDM 21 Ketahanan Pangan 6,224,257,531.00 1,741,044,000.00 5,816,746,740.00 2,633,188,758.00 16.893.120.635,00 15.786.002.440,00 93.45 BP2KP 22 Pemberdayaan Masyarakat dan

Desa 0 1,551,835,000.00 6,600,038,500.00 0 6.554.094.500,00 5.869.681.900,00 89.56 BKBPMP, SETDA, KECAMATAN

23 Statistik 0 142,475,000.00 532,045,000.00 0 375.250.000,00 333.405.000,00 88.85 BAPPEDA, KECAMATAN 24 Kearsipan 1,191,810,291.00 221,195,000.00 980,096,500.00 12,500,000.00 2.198.086.000,00 1.842.109.047,00 83.81 KAPD, SETDA 25 Komunikasi dan Informatika

0 659,541,000.00 4,562,274,000.00 760,430,000.00 5.960.793.500,00 5.828.469.092,00 97.78 % DISHUBKOMINFO, SETDA, BPTPM DINSOS,

26 Perpustakaan 0 30,850,000.00 664,120,000.00 26,255,000.00 455.480.000,00 449.530.000,00 98.69 KAPD

2. Anggaran Belanja, realisasi dan Pelaksana Urusan Pilihan

No. Urusan Pilihan Belanja tidak langsung

BELANJA LANGSUNG

Total Belanja Realisasi Belanja % Nama SKPD

Belanja Pegawai Belanja Barang dan Jasa Belanja Modal

1 Pertanian 8,510,272,000.00 1,366,786,000.00 24,674,208,454.00 368,749,587.00 34,920,016,041.00 25,116,807,591.00 71.93 DISTANHUTBUNNAK

2 Energi dan Sumber Daya Mineral 0 81,105,000.00 158,679,500.00 0.00 239,784,500.00 194,656,500.00 81.18 DKPESDM

3 Pariwisata 2,810,283,000.00 467,528,000.00 3,432,710,660.00 702,692,000.00 7,413,213,660.00 6,808,781,089.00 91.85 DISPARPORA

4 Kelautan dan Perikanan 6,732,734,836.00 2,195,257,000.00 14,568,398,380.00 2,246,556,737.00 25,742,946,953.00 22,892,523,506.00 88.93 DKPESDM

5 Perdagangan 0 307,445,000.00 1,607,336,500.00 14,764,686,000.00 16,679,467,500.00 11,921,994,891.00 71.48 DISKOPERINDAG

6 Industri 0 188,040,000.00 1,374,595,000.00 3,205,090,000.00 4,767,725,000.00 4,526,582,000.00 94.94 DISKOPERINDAG

7 Transmigrasi 0 59,760,000.00 894,673,000.00 0.00 954,433,000.00 716,802,000.00 75.10 DISNAKERTRANS

(18)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xviii

BAB IV

TUGAS PEMBANTUAN

Pada tahun anggaran 2016, Kabupaten Serang mendapatkan dana Tugas pembantuan yaitu sebagai berikut:

A. Tugas Pembantuan Yang Diterima

1. Urusan Ketenagakerjaan

a) Dasar Hukum :

DIPA Nomor : SP DIPA – 026.04.4.299448/2016 b) Instansi Pemberi Tugas Pembantuan :

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi c) SKPD yang melaksanakan :

Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Serang d) Program Kegiatan yang diterima dan pelaksanaannya :

Program Penempatan dan Perluasan Kesempatan Kerja, meliputi kegiatan : Padat Karya, Infrastruktur Pedesaan Padat Pekerja I (Pengerasan Jalan Desa), Pelatihan Tenaga Kerja Mandiri TKM I-VI Dilaksanakan di Kabupaten Serang Kecamatan Tunjungteja, Kecamatan Cikeusal, Kecamatan Tirtayasa, Kecamatan Petir, Kecamatan Baros, Kecamatan Gunungsari, Kecamatan Pabuaran Output dari kegiatan ini adalah meningkatnya penempatan dan perluasan kesempatan kerja melalui fasilitas pelayanan penempatan tenaga kerja.

e) Anggaran : Rp. 1.020.137.000 ,- realisasi anggaran sebesar Rp.989.575.000,- atau 97 % f) Permasalahan dan solusi :

- Anggaran perjalanan dinas yang tidak terserap dikarenakan kebijakan dari pusat dengan tidak dilaksanakannya RAKORNAS yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pembinaan dan Penempatan Tenaga Kerja.

- Efisiensi Anggaran.

2. Urusan Kelautan dan Perikanan

2.1 Urusan Kelautan dan Perikanan Sektor Perikanan Budidaya a) Dasar Hukum :

DIPA Nomor : SP DIPA-032.0.4.4.290148/2016 b) Instansi Pemberi Tugas Pembantuan :

Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan RI c) SKPD yang melaksanakan :

Dinas Kelautan, Perikanan, Energi dan Sumber Daya Mineral d) Program Kegiatan yang diterima dan pelaksanaannya :

(19)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xix

Kegiatan yang dilaksanakan adalah :

1. Pengelolaan Sistem Kesehatan Ikan dan Lingkungan Pembudidayaan Ikan 2. Pengelolaan Sistem Perbenihan Ikan

3. Pengelolaan Kawasan Perikanan Budidaya

4. Pengelolaan produksi dan usaha pembudidayaan ikan

5. Dukungan manajemen dan pelaksanaan tugas teknis lainnya Ditjen Perikanan Budidaya Pelaksanaan Program/Kegiatan adalah :

1. Operasional POSIKANDU Pelaporan, pemantauan, uji sampel dan penyediaan bahan uji laboratorium untuk kawasan minapolitan dalam mendukung kawasan Minapolitan dan Industrialisasi, Lokasi Kec. Pontang

2. Penyusunan pedoman, sosialisasi dan identifikasi seleksi serta pemngadaan sarana prasarana kebun bibit rumput laut

3. Operasional kawasan minapolitan perikanan budidaya

4. Peningkatan partisipasi stakeholder dalam pembangunan kawasan minapolitan 5. Percontohan dan sosialisasi penerapan teknologi budidaya rumput laut e) Anggaran :

Anggaran yang diterima untuk kegiatan tersebut adalah sebesar Rp. 887.018.000,- realisasinya sebesar Rp. 884.923.000,- (99,76 %).

f) Permasalahan dan solusi : Permasalahan

1. Pada TA. 2016 Pagu terdapat penghematan anggaran dari Pemerintah Pusat sebesar Rp 962.982.000,- sehingga pagu anggaran berubah dari sebelumnya Rp. 1.850.000.000 menjadi Rp. 887.018.000,- .

2. Presentasi realisasi hanya sebesar 47,83% jika dibandingkan anggaran awal sebelum dilakukan penghematan, dimana sebenarnya realisasi anggaran adalah sebesar 99,76% jika dibandingkan dengan pagu anggaran setelah penghematan.

3. Adanya penghematan anggaran oleh pusat menyebabkan pengurangan kegiatan-kegiatan dan volume bantuan untuk masyarakat

4. adanya aturan tentang syarat penerima bantuan yang harus berbadan hukum menyebabkan lamanya proses dalam penetapan calon penerima

5. adanya waktu yang lama dalam penentuan keputusan penghematan anggaran sehingga memperlambat proses pengadaan barang untuk bantuan pada masyarakat

Solusi :

1. Dengan cara mengurangi volume barang dengan jumlah penerima bantuan tetap agar tidak menimbulkan gejolak

(20)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xx

3. Koordinasi terus dengan pusat dan setelah ada kepastian anggaran maka proses pengadaan dilaksanakan secepatnya

3. Urusan Pertanian

a) Dasar Hukum :

DIPA Nomor : SP DIPA-018.03.4.299.349/2016

b) Instansi Pemberi Tugas Pembantuan :

Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementrian Pertanian

c) SKPD yang melaksanakan :

Dinas Pertanian Kehutanan Perkebunan dan Peternakan (Bidang Pertanian)

d) Program Kegiatan yang diterima dan pelaksanaannya :

Program Peningkatan Produksi, Produktivitas dan mutu hasil tanaman pangan, meliputi : 1. Kegiatan pengelolaan produksi tanaman aneka kacang dan umbi

2. Kegiatan pengelolaan produksi tanaman serealia 3. Kegiatan dukungan manajemen dan teknis lainnya

Output kegiatan ini adalah :

 Terselenggaranya pengembangan budidaya kedelai (PAT-PIP) seluas 200 ha;

 Terselenggaranya pengembangan padi inbrida provitas seluas 7000 ha;

 Terselenggaranya pengembangan padi organik seluas 20 ha;

 Terselenggaranya pengembangan padi hazton seluas 25 ha;

 Terselenggaranya pengembangan jagung hibrida seluas 1.532 ha;

 Terselenggaranya penyusunan dokumen manajemen tanaman pangan sebanyak 1 dokumen, dokumen keuangan dan perlengkapan sebanyak 1 dokumen, serta dokumen evaluasi dan data informasi sebanyak 1 dokumen.

e) Anggaran : Rp. 7.353.422.000,- bersumber APBN dan realisasi anggaran sampai akhir tahun 2016 sebesar Rp. 5.046.963.450,- (68,63%)

f) Permasalahan dan solusi :

Tidak ada permasalahan/kendala yang dihadapi terkait pelaksanaan program kegiatan ini.

4. Urusan kependudukan dan catatan sipil

a) Dasar Hukum

DIPA Nomor : SP.DIPA-010.08.08.4.290156/2016 b) Instansi Pemberi Tugas Pembantuan :

Kementerian Dalam Negeri, Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil

c) SKPD yang melaksanakan :

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Serang d) Program Kegiatan yang diterima dan pelaksanaannya :

(21)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xxi

Program Penataan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil, meliputi kegiatan : Pengembangan Sistem Administrasi Kependudukan dilaksanakan di Disdukcapil Kab. Serang, Output dari kegiatan ini adalah tersusunnya 1 ( satu ) laporan.

e) Anggaran :

Sebesar Rp. 2.047.784.000,- dengan realisasi anggaran sebesar Rp. 1.057.005.000,- atau 51,62 %

Permasalahan dan solusi : Permasalahan

Terdapat dana yang tidak bisa dicairkan ( Self Blocking ) sebesar Rp. 778.760.000,- dan pelaksanaan anggaran mulai berlaku bulan Maret 2016, sehingga banyak anggaran yang tidak bisa terserap tepat waktu.

(22)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xxii

BAB V

TUGAS UMUM PEMERINTAHAN

A. Kerjasama Antar Daerah

Dasar hukum dari pelaksanaan kerjasama antar daerah adalah pasal 195 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, ayat 1 sampai dengan ayat 4 dan pasal 196 ayat 1 sampai dengan ayat 4, yang menjelaskan bahwa “Dalam rangka meningkatkan kesejahteraan rakyat, daerah dapat mengadakan kerja sama dengan daerah lain yang didasarkan pada pertimbangan efisiensi dan efektifitas pelayanan publik, sinergi dan saling menguntungkan”. Jalinan kerjasama antar daerah yang telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Serang berkaitan dengan pembangunan daerah bentuk dan dasar kerjasamanya antara lain dengan :

1. Kerjasama dengan Kapolda dan Gubernur, perjanjian No. 582/MoU-05-Huk/2016 tentang Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi di Kawasan Industri Tertentu.

2. Kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Banten dan HIPWIS, perjanjian No. 620/Perj.14.Huk/2016 tanggal 25 April 2016 tentang Penganggaran pembiayaan Pembangunan Interchange yang terletak di Desa Julang Kecamatan Cikande Kabupaten Serang.

3. Kerjasama dengan Kabupaten Tangerang, Perjanjian No. 119.32/MoU.49-Huk/2016 tentang Pembangunan Daerah di Wilayah Perbatasan Kabupaten Tangerang dan Kabupaten Serang. 4. Kerjasama dengan Kab. Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara, perjanjian

No.180/Perj.5-Huk/2016, 475.1/Perj.53-Huk/2016 tentang Penyelenggaraan Program Transmigrasi di lokasi Transmigrasi Wilayah SP3 Kecamatan Weda Utara Kabupaten Halmahera Tengah Provinsi Maluku Utara.

5. Kerjasama Kab. Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara, perjanjian No. 595 /Perj.41-Huk/2016, 595/Perj.21-Huk/2016 dengan tentang Penyelenggaraan Program Transmigrasi di lokasi Transmigrasi Puuihalu Kec.Oheo Kabupaten Konawe Utara Provinsi Sulawesi Tenggara.

B. Kerjasama Daerah dengan Pihak Ketiga

Kerjasama antar daerah dengan pihak ketiga didasarkan pada pasal 195 ayat 3 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 yang berbunyi “Dalam penyediaan pelayanan pubik, daerah dapat bekerja sama dengan pihak ketiga”.

Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Serang dengan pihak ketiga diwujudkan dalam bentuk kerjasama dengan lembaga-lembaga yang berkaitan dengan pembangunan daerah Kabupaten Serang. Bentuk dan dasar kerjasamanya antara lain dengan :

1. Kerjasama dengan PT. LESTARI BANTEN ENERGI, Perjanjian No. 678 / 01-Huk / 2013 dan 001 / CTRT / LBE- I / 2013 tentang Pemanfaatan lahan/tanah hasil reklamasi / urugan untuk pembangunan

(23)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xxiii

pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Banten dan Jetty yang terletak di desa salira Kecamatan Puloampel kab. Serang.

2. Kerjasama dengan PT. GIHAN TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Perjanjian No. 678 / 05-Huk / 2013 dan 001 / LET.PS01 / GTI / I / 2013 tanggal 18 Januari 2013 tentang Sewa atas penggunaan aset tempat taman alun-alun barat milik Pemerintah Kabupaten Serang.

3. Kerjasama dengan PD. PK CIOMAS, Perjanjian No. 978 / Perj.84-Huk / 2013 dan 384 / 1 / 131 /PD.PK CIOMAS tentang Perjanjian kerjasama penyaluran dana bantuan kepada Pemerintahan Desa di Kabupaten Serang.

4. Kerjasama dengan PT. LABIRTA ARDI SYAKIRAH, Perjanjian No. 593.6 / Perj.29-Huk / 2013 dan 481 / LAS / KSD – TN LONTAR Tanggal 15 Maret 2013 tentang Pemanfaatan lahan/tanah Negara untuk pembangunan industri perikanan,pelabuhan,dermaga dan fasilitas penunjang lainnya di Desa Lontar Kecamatan Tirtayasa Kabupaten Serang.

5. Kerjasama dengan REPINDO RESOURCES Pty,Ltd, Perjanjian No. 658 / Mou.110-Huk / 2013 dan wk-036 / 05 / 13Tanggal 8 Mei 2013 tentang Pengelolaan sampah di kabupaten serang

6. Kerjasama dengan PT. FARILCA STEEL, Perjanjian No. 593.6/Perj.180-Hum/2013 018/PKHPL/FS/VII/2013 Tanggal 25 Juni 2013 tentang Perjanjian Kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Serang dengan PT. Farilca Steel tentang Pemanfaan tanah hasil reklamasi untuk pembangunan industri yang terletak di Desa Margagiri Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang 7. Kerjasama dengan PT. HUTCHINSON 3 INDONESIA, Perjanjian No. 555 / Perj.189-Huk/ 2013

715/H3I/NWK-JABO/XI/2013 Tanggal 25 Juli 2013 tentang Penataan dan Pembangunan Menara Telekomunitasi bersama di Kabupaten Serang

8. Kerjasama dengan Addendum atas perjanjian kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Krakatau Tirta Industri No. 690/47-Huk/2006, Perjanjian No. 690 / add.Perj.271-Huk/2013 18/Add/DU-KTI/VIII/2013 tentang Pengelolaan dan Pendapatan air permukaan sungai Cidano di Kec. Cinangka ( PT. KTI );

9. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Duta Sugar Indonesia Hendrogiarto A. Tiwow No. 678/Perj.01-Huk004/DSI/LCS/I/16 tanggal 7 Januari 2016 tentang

Penggunaan Tanah HPL Milik Pemerintah Kabupaten Serang untuk Pembangunan Pabrik Gula Rafinasi yang terletak di Desa Argawana Kecamatan Puloampel Kabupaten Serang;

10. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Centrama Menara Indonesia No. 555/Perj.04-Huk/2016 023/DIR/CMI-PEMKABSRG/II/2016 tanggal 1 Februari 2016 tentang Penataan dan Pembangunan Menara Telekomunikasi Bersama di Kabupaten Serang;

11. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan Pusat Pelatihan Bimbingan dan Pengembangan SDM LMI No. 893/06-Huk/2016 tentang Penyelenggaraan Pelatihan Penyusunan dan Pembuatan Produk Hukum Daerah berdasarkan Permendagri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah;

12. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Batu Alam Makmur No. 678/Perj.07-Huk/2016 tentang Penggunaan Tanah Hak Pengelolaan Nomor 1/Bojonegara Milik Pemerintah Kabupaten Serang untuk Pembangunan Industri Perbaikan dan Pemeliharaan Pealatan dan

(24)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xxiv

Perlengkapan Alat-alat Berat yang terletak di Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang;

13. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Pacific Lubritama Indonesia No. 678/Perj.08-Huk/2016 tanggal 1 April 2016 tentang Penggunaan Tanah Hak Pengelolaan Nomor 1/Bojonegara Milik Pemerintah Kabupaten Serang untuk Pabrik Pelumas yang terletak di Desa Bojonegara Kecamatan Bojonegara Kabupaten Serang;

14. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Marantama Citra Amansentosa No. 678/Perj.12-Huk/2016 015/Perj.MCA/IV/2016 tanggal 11 Juni 2016 tentang Penggunaan Tanah HPL Milik Pemerintah Kabupaten Serang untuk Pembangunan Terminal BAhan Kimia Cair/LPG dan Fasilitas Jetty yang terletak di Desa Argawana Kecamatan Puloampel;

15. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan Provinsi Banten HIPWIS No. 620/Perj.14.Huk/2016 tanggal 25 April 2016 tentang Penganggaran Apembiayaan Pembangunan Interchange yang terletak di Desa Julang Kecamatan Cikande Kabupaten Serang;

16. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Sembilan Naga No. 520/MoU.17-Huk/2016 tanggal 25 Mei 2016 tentang Pengelolaan Bidang Pertanian di Kabupaten Serang;

17. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan HIPWIS No. 620/MoU.19-Huk/2016 001/HIPWIS/VI/2016 tanggal 27 Juni 2016 tentang Zonasi Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

18. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Conch Cement Indonesia No. 678/Perj.22-Huk/2016 NS.001.CCI-2016-06 tanggal 24 Juni 2016 tentang Penggunaan Tanah Hak Pengelolaan (HPL) Nomor 0154/Mangunreja Milik Pemerintah Kabupaten Serang untuk Pembangunan Pabrik Semen yang terletak di Desa Mangunreja Kecamatan Puloampel Kabupaten Serang;

19. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. SCTK No. 690/Perj.24-Huk/2016 01/SOTK/Perj/VII/2016 tanggal 18 Juli 2016 tentang Penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum di Wilayah Serang Timur;

20. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan HIPWIS No. 560/MoU. 26-Huk/2016 004/HIPWIS/VIII/16 tanggal 12 Agustus 2016 tentang Pemberdayaan Masyarakat Bidang Ketenagakerjaan;

21. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Gema Graha Sarana No. 620/MoU.34-Huk/2016 tanggal 12 Agustus 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

22. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. SHCP Indonesia No. 620/MoU.35-Huk/2016 tanggal 12 Agustus 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

23. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. CPJF 1 No. 620/MoU.36-Huk/2016 tanggal 12 Agustus 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

24. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. CPJF 2 No. 620/MoU.37-Huk/2016 tanggal 12 Agustus 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

25. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. CPJF 3 No. 620/MoU.39-Huk/2016 tanggal 12 Agustus 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

(25)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xxv

26. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. CPJF 4 No. 620/MoU.40-Huk/2016 tanggal 12 Agustus 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

27. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Wagner Biro Indonesia No. 620/MoU.41-Huk/2016 tanggal 12 Agustus 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

28. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Sari Daya Plasindo No. 620/MoU.42-Huk/2016 tanggal 12 Agustus 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

29. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Sokonindo Automobile No. 620/MoU.43-Huk/2016 tanggal 12 Agustus 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

30. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Sun Fook Industries Indonesia No. 393/Perj.44-Huk/2016 002/RD/SFII/XI/2016 tanggal 14 November 2016 tentang Pemanfaatan Tanah/Lahan Negara untuk Pembangunan Industri Semen yang terletak di Desa Margagiri Kecamatn Bojonegara Kabupaten Serang;

31. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Wonokoyo Jaya Kusuma No. 620/MoU.45-Huk/2016 tanggal 14 November 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

32. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Eagle Nice Indonesia No. 620/MoU.46-Huk/2016 tanggal 13 Desember 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

33. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Indochemical Citra Kimia No. 620/MoU.47-Huk/2016 tanggal 13 Desember 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

34. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Cheil Jedang Superfeed No. 620/MoU.48-Huk/2016 tanggal 13 Desember 2016 tentang Sharing Pembiayaan Pembangunan Interchange;

35. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Dayamitra Telekomunikasi No. 555/Perj.50-Huk/2016 DMT/BSO/DBS-a1000000/XII/2016 tanggal 19 Desember 2016 tentang Pemanfaatan LAhan Fasilitas Sosial dan Fasilitas Umum Milik Pemerintah KAbupaten Serang untuk Pembangunan Infrastuktur Telekomunikasi Menara Microcell dan Jaringan Fiber Optic;

36. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT Inter Trias Abadi Indonesia No. 678/Perj.58-Huk/2016 05/LGL/XII/2016 tentang Penggunaan Tanah HPL Nomor 157 Milik Pemerintah Kabupaten SErang untuk Pembangunan Dok/Galangan Kapal yang terletak di Desa MArgagiri Kec. Puloampel Kab. Serang;

37. Kerjasama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Serang dengan PT. Krakatau Tirta Industri No. 690/BA.59-Huk/2016 131/BA/DU-KTI/XII/2016 tanggal 2 Desember 2016 tentang Berita Acara Penyesuaian Dana Partisipasi Pembangunan Daerah (Royalti Air Baku) Tahun 2017.

(26)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xxvi

C. Koordinasi dengan Instansi Vertikal Di Daerah

Dalam rangka pencapaian tujuan program Pemerintah Daerah yang berdaya guna dan berhasil guna, perlu adanya keselarasan dan keserasian antara pelaksanaan program pemerintah dengan kebutuhan daerah, sehingga efektifitas penyelenggaraan pemerintahan di daerah dapat diwujudkan. Oleh karena itu untuk mewujudkan sinergisitas penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pelayanan umum, diperlukan koordinasi antara Pemerintah Kabupaten Serang dengan instansi vertikal yang ada di daerah. Koordinasi dengan instansi vertikal di daerah dilaksanakan secara berkelanjutan dalam bentuk rapat-rapat koordinasi dengan unsur MUSPIDA.

Bentuk kerjasama-kerjasama yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Serang, sebagai berikut : 1. Dengan pihak Universitas Pendidikan Indonesia, Pemda Kabupaten Serang bekerjasama dasar

perjanjian : 420/MoU.03-Huk/2016 0300/UN40/DN/2016 tanggal 19 Januari 2016, tentang Penyelenggaraan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat serta Pengembangan Teknologi.

2. Dengan Institut Pemerintahan Dalam Negeri, perjanjian dengan MoU No. 423.4/122/IPDN 423.4/10.MoU/2016, tanggal 4 Maret 2016, tentang Kerjasama Pendidikan dan Program Pendampingan Kepamongprajaan.

3. Dengan Universitas Tirtayasa, Pemerintah Kabupaten Serang bekerjasama dengan dasar : 425/MoU.13-Huk/2016 011/UN43/MoU.KL/04/2016 tentang Alih Kelola Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Serang

4. Dengan BPJS Kesehatan, Pemerintah Kabupaten Serang bekerjasama dengan dasar : 585/MoU.16-Huk/2016 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Bidang Kesehatan di Kabupaten Serang

5. Kerjasama dengan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kemen. Pertanian, Perjanjian No. 520.13/MoU.27-BP2KP/2016 Tanggal 2 September 2016 tentang Pengadaan CPNS Tahun 2016 di Lingkungna Pemerintah Daerah KAbupaten Serang dari Tenaga Harian Lepas Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian

6. Kerjasama dengan PLN, Perjanjian No. 671.00/MoU.29-Huk/2016 003 MoU/Hkm.0001/ABTU/2016 tentang Nota Kesepakatan terkait Daerah Tertib Ukur

7. Kerjasama dengan Perum Bulog Sub Divre Serang Divre DKI Jakarta Banten, Perjanjian No. 500/MoU.31-Huk/2016 01/09B00/9/2016 tentang Penyelenggaraan Ketahanan Pangan di Kabupaten Serang

8. Kerjasama dengan BPJS Kesehatan Kab. Serang, Perjanjian No. 440/Perj.51-Huk/2016 620/KTR/XIII-01/2016 tanggal 30 Desember 2016 tentang Kepesertaan Program JAminan Kesehatan Nasional Bagi Penduduk yang didaftarkan oleh Pemerintah Kabupaten Serang

(27)

Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah Kabupaten Serang Tahun 2016

Pemerintah kabupaten Serang xxvii

9. Kerjasama dengan Pihak Kesatu : Pemkab Serang Pihak Kedua : KODIM dan Pihak Ketiga : BJB, Perjanjian No. 147.35/MoU.55-Huk/2016 tanggal 30 Desember 2016 tentang Pembangunan Rumah Tinggal Tidak Layak Huni di Kabupaten Serang

10.Kerjasama dengan Kodim 0602 Serang, Perjanjian No. 147.35/MoU.56-Huk/2016 tentang Pembangunan Rumah Tinggal Tidak Layak Huni di Kabupaten Serang.

Referensi

Dokumen terkait

Kerja Praktek (KP) merupakan suatu kegiatan akademik yang wajib dilaksanakan oleh mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Program Studi S1 Sistem Informasi, S1 Teknik Informatika,

Sistem kredit semester adalah suatu sistem penyelenggaraan pendidikan dimana beban studi mahasiswa, beban kerja tenaga pengajar dan beban penyelenggaraan program

Oleh karena itu, penulis menyusun buku ajar untuk mata kuliah Pengantar Dasar Matematika yang bertujuan untuk memberikan bekal pada mahasiswa tentang konsep

Meng-Esakan Allah SWT, merupakan nilai paling asasi yang dalam sejarah agama samawi telah terkandung sejak awal keberadaan manusia. Allah adalah Esa dalam segala totalitas,

sebanyak tiga kali yaitu sebelum pengambilan mata kuliah, menjelang ujian tengah semseter dan ujian akhir semester serta dapat melakukan pembimbingan diluar waktu

Barang impor yang didatangkan ke daerah yang memiliki fasilitas pelabuhan besar (Jakarta dan Surabaya) kini dapat mendistribusikan barangnya langsung ke konsumen tanpa

Tetapi apabila dilihat dari tingkat capaian 2 (dua) program urusan wajib bidang penanaman modal yang dicanangkan dalam dokumen RPJMD Provinsi Banten Tahun 2012-2017, yaitu

Setelah mempelajari modul gatal pada penyakit tropis, mahasiswa sistem kedokteran tropis mampu memahami penyakit-penyakit tropis dengan gejala gatal pada kulit, patomekanisme,