• Tidak ada hasil yang ditemukan

OPTIMALISASI PELAYANAN PENUMPANG KAPAL PESIAR (CRUISE )

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "OPTIMALISASI PELAYANAN PENUMPANG KAPAL PESIAR (CRUISE )"

Copied!
69
0
0

Teks penuh

(1)

OPTIMALISASI PELAYANAN

PENUMPANG KAPAL PESIAR (

CRUISE

)

Di Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar

Prepared by

RINA HANDAYANI PELUPESSY

Manager Pemasaran– SBU Intan Pesona Pariwisata As requirement of MDP Level Pratama PT Pelindo IV (Persero)

(2)

1

Ringkasan Proyek

2

Ruang Lingkup Proyek

3

Analisis

4

Rencana Tindakan

5

Analisis Kelayakan

6

Antisipasi Hambatan

7

Rencana Komunikasi

8

Evaluasi Kegiatan &

Pembelajaran

THE VOYAGE

(3)

RINGKASAN PROYEK

(4)

Assigment Project ini merupakan salah satu syarat dalam penyelesaian diklat Management

Development Program (MDP) Pratama yang diberikan kepada pejabat struktural di lingkungan

PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero).

Proyek ini berjudul

“Optimalisasi Pelayanan Penumpang Kapal Pesiar (Cruise) di Terminal

Penumpang Pelabuhan

Makassar” dan terdiri atas 7 bagian. Bagian pertama menjelaskan

Ruang Lingkup Proyek, dimana diperoleh analisis situasi di unit kerja yang kemudian akan

dilakukan Analisis terkait rumusan masalah utama, latar belakang, analisis akar penyebab,

serta perumusan alternatif solusi. Selanjutnya disusun Rencana Tindakan, Analisis

Kelayakan, Antisipasi Hambatan, serta Rencana Komunikasi pelaksanaan proyek.

Proposal ini ditutup dengan Evaluasi Kegiatan dan Hasil Pembelajaran.

Dari proyek ini diperoleh rumusan masalah utama pada unit kerja adalah terkait ketersediaan

fasilitas excursion (short city tour) yang belum tersedia penumpang kapal cruise di terminal

penumpang pelabuhan Makassar. Diperoleh akar permasalahan utama yaitu karena segmen

usaha tersebut bukan merupakan core business dan tidak ada dalam AD/ART perseroan.Dari

akar permasalahan tersebut, dilakukan pengembangan alternatif solusi dengan metode

brainstorming dan pembobotan kriteria. Dari metode tersebut, diperoleh solusi utama yaitu

dengan melakukan kerjasama dengan perusahaan Tour & Travel dalam pemberian layanan

short city tour bagi penumpang kapal cruise di pelabuhan Makassar. Adapun hasil analisa

kelayakan proyek menunjukkan profit margin yang layak, yaitu di atas 40%.

(5)

RUANG LINGKUP PROYEK

(6)

DESKRIPSI UNIT KERJA

 Juli 2019: menjadi Strategic

Business Unit (SBU) Intan Pesona

Pariwisata.

 Surat Direksi Nomor

17/PR.003/I/DUT-2019 tanggal 25

Juli 2019 perihal Penyampaian

Transformasi Bentuk Cucu

Perusahaan Menjadi SBU.

 Menjadi bagian internal PT Pelindo

IV (Persero)

TRANSFORMASI

 Fokus segmentasi usaha SBU IPP

dalam wilayah kerja Pelindo 4.

 2 segmen usaha: Kegiatan Jasa

Periklanan dan Pelayanan Kapal

Pesiar (cruise)

EKSISTING

 Februari 2019: badan usaha PT Intan

Pesona Pariwisata (PT IPP) terbentuk.

 Core bisnis di bidang kepariwisataan.

 6 segmen usaha: Pergudangan, Catering,

Periklanan, Jasa Konsultasi, Agen

Perjalanan/Tur, & Aktivitas ADM Kantor

(7)

STRUKTUR ORGANISASI UNIT KERJA

Berdasarkan Peraturan Direksi Nomor 22 Tahun 2019 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Strategic Business Unit (SBU) Kantor Pusat PT Pelabuhan Indonesia IV (Persero)

GENERAL

MANAGER

Deputi General Manager

Keuangan & SDM

Deputi General Manager

Operasi & Teknik

Manager SDM

dan Umum

Manager

Keuangan

Manager

Teknologi

Informasi

Manager

Pemasaran

Manager

Teknik

Unit Kerja: SBU Intan Pesona Pariwisata

Tugas dan tanggung jawab Manager Pemasaran:

 Menyusun dan melaksanakan program pemasaran usaha jasa pelayanan di SBU IPP  Mengembangkan usaha melalui kerjasama usaha yang berkaitan dengan kegiatan usaha

SBU IPP

(8)

Trend Industri Cruise Secara Global

Sumber: Cruise Lines International Association (CLIA) - State of The Cruise Industry Outlook, 2020

5-YEAR CAGR (2014 vs 2019): 8%

(9)

CRUISE IN ASIA & INDONESIA (A COMPARISON)

Sumber: CLIA - Asia Cruise Development & Capacity Report, 2019

INDONESIA

ASIA

(10)

CRUISE DESTINATION IN INDONESIA IN 2019

Sumber: CLIA - Asia Cruise Development & Capacity Report, 2019

 Dari total 387 call kapal pesiar (cruise) yang berkunjung ke Indonesia

pada tahun 2019, sebanyak 233 kapal pesiar mengunjungi 5 pelabuhan

masing-masing di Bali, Bintan, Slawi, Lombok, dan Semarang.

 Selebihnya 164 cruise call tersebar di pelabuhan-pelabuhan lain,

termasuk di pelabuhan milik PT Pelindo IV (Persero)

 Total cruise call di pelabuhan PT Pelindo IV (Persero) di tahun 2019

(11)

CRUISE SAILING ROUTE

Silversea

“ Tropical Australia & Indonesia to

Singapore with Stays”

26 nights - 2019

IGLU Cruise

“Australia, Indonesia & Indian Ocean

Collector from Sydney with Stay”

45 nights - 2020

Source: https://www.iglucruise.com/maasdam/3rd-january-2019_c162400 Source: https://www.iglucruise.com/maasdam/31st-december-2020_c224949

Silversea – Silver Explorer

”Cairns to Singapore”

19 nights – 28 April 2021

(12)

Trafik

Call

Kapal dan Penumpang

Cruise

Di Lingkungan PT Pelindo IV (Persero)

Tahun 2015 - 2019

Secara korporat, terdapat trend -26% dari jumlah kunjungan

kapal cruise periode tahun 2015 – 2019.

Trend Kunjungan Kapal Cruise

• Pada periode 5 tahun terakhir, itinerary cruise line/ships yang

melewati pelabuhan milik Pelindo 4 berkurang.

• Tipe kapal yang masuk adalah tipe Luxury dan Discovery

(muatan penumpang lebih banyak).

Asumsi Penyebab

Secara korporat, terdapat trend -18% dari jumlah penumpang

kapal cruise periode tahun 2015 – 2019.

Trend Penumpang Kapal Cruise

Jumlah penumpang cruise tidak mengalami penurunan yang

signifikan dibandingkan dengan jumlah kunjungan kapal cruise.

Hal ini disebabkan kunjungan kapal pesiar ke Indonesia Timur

masih sangat kurang.

Asumsi Penyebab

9,583 10,718 3,148 5,178 4,232 2015 2016 2017 2018 2019 O RAN G

Trafik Penumpang Kapal Cruise

23 21 12 8 7 2015 2016 2017 2018 2019 C A LL

Trafik Kunjungan (Call) Kapal Cruise

Trend -18%

Trend -26%

(13)

Histori Trafik

Cruise

di Lingkungan PT Pelindo IV (Persero)

Tahun 2015 - 2019

Market Lost

Opportunity Lost

Opportunity Lost

N

o

CABANG

TAHUN

2015

2016

2017

2018

2019

Call

Org

Call

Org

Call

Org

Call

Org

Call

Org

1 Makassar

6

6592

7

7824

1

1475

-

-

4

4094

2 Parepare

5

730

5

985

1

449

1

449

1

83

3 Bitung

7

1331

4

343

-

-

-

-

-

-4 Ambon

-

-

1

809

2

2629

3

2629

-

-5 Ternate

3

930

2

757

3

-

4

2100

-

-6 Jayapura

2

-

2

-

5

2100

-

-

-

-7 Sorong

-

-

-

-

-

-

-

-

1

-8 Biak

-

-

-

-

-

-

-

-

1

55

TOTAL

23

9583

21

10718

12

3148

8

5178

7

4232

(14)

Perubahan legalitas/status unit kerja dari

Perseroan Terbatas (PT) menjadi SBU

Perubahan Legalitas

Pandemi Covid 19 membuat kegiatan

usaha di industry cruise terhenti dan

melakukan reschedule kunjungan.

Namun, diprediksikan bahwa kegiatan

cruise akan kembali aktif di semester

kedua tahun 2021 (abc.net.au, 2020).

Kondisi Pandemi Covid 19

Terdapat trend negatif dari kunjungan

kapal wisata (cruise) sebesar -26% dalam

periode 5 tahun terakhir (2015 – 2019).

Penurunan Trafik Cruise

Perubahan dari 6 segmen usaha menjadi 2:

penyewaan lahan untuk periklanan &

pengelolaan pelayanan kapal pesiar (cruise).

Penyempitan Segmen Usaha

Pelayanan cruise oleh PT Pelindo IV (Persero)

masih terbatas pada pelayanan jasa kapal (pandu,

tunda, tambat) dan air kapal. Namun, pengelolaan

segmen usaha pelayanan penumpang cruise

belum dilakukan oleh Perseroan

Pelayanan Penumpang Cruise

(15)

SASARAN PROYEK

Innovation & Creativity

Menghasilkan sebuah ide inovasi bagi

unit kerja yang dapat diimplementasikan.

Building Business Partnership

Implementasi ide inovasi dengan

melakukan kerjasama dengan mitra

usaha.

Customer Focus

Memberikan pelayanan prima (service

excellent) kepada penumpang kapal

pesiar di pelabuhan Makassar.

Tersedianya 1 konten edukasi

dan promosi dalam bentuk video

terkait pelayanan kapal pesiar di

pelabuhan Makassar pada media

sosial Pelindo 4/ SBU

IPP(Instagram atau Youtube).

Terjalinnya 1 kerjasama dengan

perusahaan tour & travel dalam

pemberian pelayanan excursion

(short city tour) di terminal

penumpang pelabuhan Makassar.

SASARAN

(16)

BAGI ORGANISASI

Pencapaian Key Performance

Indikator (KPI) pada unit kerja.

Peningkatan sinergi kerjasama

dengan mitra eksternal.

Peningkatan customer engage

yang diharapkan berimbas

pada penanganan customer

complain yang baik.

Peningkatan brand awareness

oleh calon konsumen terhadap

potensi kunjungan ke

pelabuhan Makassar.

Pengoptimalan pelayanan

excursion (short city tour) di

terminal penumpang

pelabuhan Makassar.

MANFAAT

(17)

ANALISIS

3

(18)

ANALISIS

1. Pengembangan Alternatif Solusi

2. Pencarian Solusi Terbaik

D. ALTERNATIF SOLUSI

1. Identifikasi Kemungkinan Penyebab

2. Analisis Penyebab Masalah

3. Penentuan Akar Penyebab Masalah

C. ANALISIS AKAR PENYEBAB

1. Pengenalan Masalah

2. Prioritas Masalah

3. Rumusan Pernyataan

Masalah

A. RUMUSAN MASALAH

 Latar belakang

pemilihan topik

Project Assignment

B. LATAR BELAKANG

(19)

ANALISIS

1. Pengembangan Alternatif Solusi

2. Pencarian Solusi Terbaik

D. ALTERNATIF SOLUSI

1. Identifikasi Kemungkinan Penyebab

2. Analisis Penyebab Masalah

3. Menentukan Akar Penyebab Masalah

C. ANALISIS AKAR PENYEBAB

1. Pengenalan Masalah

2. Prioritas Masalah

3. Rumusan Pernyataan

Masalah

A. RUMUSAN MASALAH

 Latar belakang

pemilihan topik

Project Assignment

B. LATAR BELAKANG

(20)
(21)

Trafik

Call

Kapal dan Penumpang

Cruise

Di Pelabuhan Makassar

Tahun 2015 - 2019

Secara korporat, terdapat trend -10% dari jumlah kunjungan

kapal cruise periode tahun 2015 – 2019.

Trend Kunjungan Kapal Cruise

Jalur/rute kapal pesiar dari Australia yang melewati perairan

selat Makassar berkurang di antara periode 2017 – 2019.

Analisa Penyebab

Secara korporat, terdapat trend -11% dari jumlah penumpang

kapal cruise periode tahun 2015 – 2019.

Trend Penumpang Kapal Cruise

Banyak kapal pesiar yang tidak menjadikan pelabuhan

Makassar sebagai destinasi utama karena kurangnya promosi

dan fasilitas pendukung.

Analisa Penyebab

6

7

1

-4

23

21

12

8

7

2015 2016 2017 2018 2019

C

AL

L

CABANG MAKASSAR

KORPORAT

Trafik Kunjungan (Call) Kapal Cruise

Trend Korporat : -26%

Trend Cab. Mks : -10%

6,592

7,824

1,475

-4,094

9,583

10,718

3,148

5,178

4,232

2015 2016 2017 2018 2019

O

R

ANG

CABANG MAKASSAR

KORPORAT

Trafik Penumpang Kapal Cruise

Trend Korporat : -18%

Trend Cab. Mks : -11%

(22)

Standard Operating Procedure (SOP) Pelayanan Kapal

Cruise

di Pelabuhan Makassar

DERMAGA PELABUHAN

T

E

R

M

I

N

A

L

Agent Kapal melaporkan jadwal

kedatangan kapal minimal 1 x 24

jam sebelum tiba.

Rapat penyiapan kedatangan kapal antara Pelindo 4 dengan OP, Syahbandar, Karantina, Imigrasi, Agen kapal wisata & Dinas Pariwisata Data-data kapal dan

passenger manifest

BERLABUH

2

– 4 Jam sebelum tiba di

pelabuhan,

pihak

kapal

melaporkan ke pihak Kepanduan

Setempat

SEBELUM BERLABUH

Pihak Karantina naik ke atas kapal

KAPAL SANDAR

Kapal

pelabuhan

dipandu

ke

dermaga

Pandu naik ke kapal

Penumpang

turun

ke

terminal penumpang

Waiting Room

Sebagian

Penumpang

tinggal

di

terminal dan menikmati fasilitas wifi atau

menikmati pertunjukan tari/musik

Sebagian

penumpang

mengikuti tur wisata

E X I T Free Snacks & beverages Money Changer

Note: Waktu kunjungan kapal (waktu sandar) adalah rata-rata 8 – 12 jam per kunjungan

Music/

(23)
(24)

Beberapa kondisi yang terjadi saat kunjungan kapal pesiar di pelabuhan Makassar

Illegal Tour Guide

Opportunity Lost

Passengers’ safety

Corporate

Reputation

 Rata-rata jumlah penumpang

yang mengambil paket wisata

adalah 10% dari total

penumpang.

 Penumpang non paket wisata

hanya duduk-duduk di

terminal penumpang untuk

menikmati fasilitas wifi atau

menonton pertunjukan

musik/tari.

Idle Passengers

Opportunity Lost

 Tour guide illegal masuk ke

area terminal penumpang.

 Banyak tour guide ilegal

menawarkan

‘jasa

pengantaran’ untuk city tour

tanpa tarif resmi.

 Sesama tour guide

bertengkar memperebutkan

wisatawan (penumpang).

 Penumpang/wisatawan tidak

nyaman dengan kehadiran

mereka.

 Tidak ada kontrol terhadap

keselamatan penumpang

yang mengambil city tour

tidak resmi.

 Penumpang sering ditipu

atau dikenakan tarif yang

terlalu mahal untuk biaya

transportasi atau souvenir.

Facilities

Corporate

Reputation

 Penumpang tidak dapat

menemukan information desk

di dalam terminal.

 Kurangnya media informasi

digital tentang objek wisata di

sekitar pelabuhan.

 Beberapa penumpang dan

awak kapal tidak

menemukan minimarket di

dalam area terminal

penumpang untuk

berbelanja.

(25)

Pengenalan Masalah

Masalah

#1

Penurunan Trafik

Kunjungan Kapal

Di Pelabuhan

Makassar dalam 5

tahun terakhir

Masalah

#2

Masalah

#6

Masalah

#5

Masalah

#4

Masalah

#3

Fasilitas

excursion untuk

penumpang

kapal pesiar

belum tersedia di

terminal

penumpang

pelabuhan

Makassar

Digital platform

terkait informasi

wisata dan

pelabuhan wisata

belum

dikembangkan

sepenuhnya oleh

Pelindo 4

Fasilitas

information

center belum

tersedia di

terminal

penumpang

pelabuhan

Makassar

Pelabuhan

Makassar belum

menjadi home

port untuk

segmen kegiatan

kapal cruise

Fasilitas

in-terminal shops

belum tersedia di

terminal

penumpang

pelabuhan

Makassar

(26)

N

o

Uraian Masalah

Kriteria Masalah

Skor

Dampak/

Kegawatan*

Kemendesakan*

Trend

1

Penurunan trafik kunjungan kapal wisata dalam 5 tahun terakhir.

Tinggi

(8)

Tinggi

(8)

Negatif

(8)

24

2

Fasilitas excursion (short city tour) untuk penumpang kapal pesiar belum

tersedia di terminal penumpang pelabuhan Makassar.

Tinggi

(8)

Tinggi

(9)

Negatif

(8)

25

3

Fasilitas information center belum tersedia di terminal penumpang pelabuhan

Makassar.

Sedang

(7)

Sedang

(7)

Tetap

(5)

17

4

Fasilitas in-terminal shops belum tersedia di terminal penumpang pelabuhan

Makassar.

Rendah

(4)

Rendah

(4)

Tetap

(5)

13

5

Digital platform wisata belum dikembangkan sepenuhnya oleh Pelindo 4.

Rendah

(4)

Rendah

(4)

Tetap

(5)

13

6

Pelabuhan Makassar belum menjadi home port untuk segmen kegiatan kapal

cruise.

Rendah

(4)

Sedang

(6)

Tetap

(5)

15

Range Nilai Dampak & Kemendesakan:

1

– 4

:

Rendah

5 – 7 : Sedang

8 – 10 : Tinggi

Range Nilai Trend:

1

– 4

:

Trend Positif

5 – 7 : Trend Tetap

8 – 10 : Trend Negatif

Prioritas Masalah

(27)

Fasilitas

excursion

(

short city tour

) untuk penumpang kapal

pesiar belum tersedia di terminal penumpang pelabuhan

Makassar

(28)

ANALISIS

1. Pengembangan Alternatif Solusi

2. Pencarian Solusi Terbaik

D. ALTERNATIF SOLUSI

1. Identifikasi Kemungkinan Penyebab

2. Analisis Penyebab Masalah

3. Menentukan Akar Penyebab Masalah

C. ANALISIS AKAR PENYEBAB

1. Pengenalan Masalah

2. Prioritas Masalah

3. Rumusan Pernyataan

Masalah

A. RUMUSAN MASALAH

 Latar belakang

pemilihan topik

Project Assignment

B. LATAR BELAKANG

(29)

Latar Belakang Pemilihan Topik

Project Assignment

:

“Optimalisasi Pelayanan Penumpang Kapal Pesiar (

Cruise

) di Terminal Penumpang Pelabuhan Makassar”

Rumusan Masalah dapat

ditangani secara internal di

unit kerja SBU IPP

Control Scope

Jumlah penumpang

cruise di lokasi projek

merupakan yang

tertinggi di Pelindo 4

dalam 5 tahun terakhir

Lokasi Project

Pengoptimalan pelayanan

penumpang dapat

dikerjasamakan dengan

pihak ketiga

Potensi Kerjasama

Implementasi proyek akan

mempertimbangkan kondisi

pandemi di tahun 2021

Pandemi Covid 19

Pengembangan

Pelabuhan Wisata

termasuk dalam RJPP

Pelindo 4 di tahun 2023

RJPP

(30)

ANALISIS

1. Pengembangan Alternatif Solusi

2. Pencarian Solusi Terbaik

D. ALTERNATIF SOLUSI

1. Identifikasi Kemungkinan Penyebab

2. Analisis Penyebab Masalah

3. Menentukan Akar Penyebab Masalah

C. ANALISIS AKAR PENYEBAB

1. Pengenalan Masalah

2. Prioritas Masalah

3. Rumusan Pernyataan

Masalah

A. RUMUSAN MASALAH

 Latar belakang

pemilihan topik

Project Assignment

B. LATAR BELAKANG

(31)

C. ANALISIS AKAR PENYEBAB

Pendekatan

Problem Solving & Decision Making

1. Identifikasi Kemungkinan Penyebab Masalah

2. Analisis Penyebab Masalah

(32)

Identifikasi Hipotesis Penyebab Masalah:

Fish Bone

Identifikasi & Analisis Kemungkinan Penyebab Masalah

“Fasilitas excursion

(short city tour) untuk

penumpang kapal

pesiar belum tersedia

di terminal penumpang

pelabuhan

Makassar”

FACILITIES

REGULATION

BUSINESS

COMPETENCY

SBU IPP tidak memiliki fasilitas kendaraan untuk kegiatan tour

SBU IPP tidak memiliki fasilitas pendukung seperti counter dan

brosur paket wisata

Persyaratan dari ASITA

Kegiatan tur wisata hanya dapat dilakukan oleh perusahaan tour & travel

Pelindo 4 tidak dapat menjadi pelaksana tour

agent & tour operator

Belum ada kerjasama dengan perusahaan

Tour & Travel

Core Business Pelindo

4 bukan pada segmen pariwisata

Pegawai tidak memiliki sertifikat kompetensi tour

guide dan tour leader

Pegawai Pelindo 4 tidak bisa menjadi tour guide/

tour leader

Tidak mengikuti pelatihan Anggaran tidak

tersedia

Belum dijajaki

Tidak ada dalam AD/ART

ASITA: Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies

Bukan core bisnis

Tidak ada dalam AD/ART

Bukan core bisnis

Tidak ada dalam AD/ART

Anggaran tidak tersedia

(33)

Akar Penyebab Masalah

“Fasilitas

excursion

(

short city tour

) untuk

penumpang kapal pesiar belum tersedia di pelabuhan

Makassar karena bukan merupakan

core business

&

tidak ada dalam AD/ART Pelindo 4”

Akar Penyebab

Masalah

(34)

ANALISIS

1. Mengembangkan Alternatif Solusi

2. Memilih Solusi Terbaik

D. ALTERNATIF SOLUSI

1. Identifikasi Kemungkinan Penyebab

2. Analisis Penyebab Masalah

3. Menentukan Akar Penyebab Masalah

C. ANALISIS AKAR PENYEBAB

1. Pengenalan Masalah

2. Prioritas Masalah

3. Rumusan Pernyataan

Masalah

A. RUMUSAN MASALAH

 Latar belakang

pemilihan topik

Project Assignment

B. LATAR BELAKANG

(35)

Pengembangan Alternatif Solusi

Metode: Brainstorming

Akar masalah:

“Fasilitas

excursion

(

short city tour

) untuk penumpang kapal pesiar belum tersedia di pelabuhan Makassar karena bukan merupakan

core business

& tidak ada dalam AD/ART Pelindo 4.”

Mengubah AD/ART

Perseroan

Membuat anak perusahaan

yang bergerak di bidang

jasa pariwisata

Melakukan kerjasama

dengan perusahaan tour &

(36)

Pemilihan Solusi Terbaik

Solusi

Pembatas

Pilihan

Menilai

Menggunakan Keinginan

Memilih Solusi

Terbaik

(37)

Kriteria Pembatas Pilihan

Memberikan

pendapatan tinggi bagi

Perseroan

Biaya Implementasi

kurang dari 500 Juta

Rupiah

Waktu implementasi

≤ 1 tahun

Berdampak besar pada

kualitas pelayanan

KRITERIA

Biaya

Implementasi

Waktu

Implementasi

Dampak

Pendapatan

Dampak

Kualitas

Pelayanan

Bobot

Biaya

Implementasi

X

3

1

2

6

Waktu

Implementasi

1

X

1

1

3

Dampak

Pendapatan

3

3

X

3

9

Dampak

Kualitas

Pelayanan

2

3

1

X

6

A > B : lebih penting (3)

A = B : sama penting (2)

A < B : lebih penting (1)

A

B

(38)

Penilaian & Pemilihan Solusi Terbaik

Metode:

Matriks Perbandingan Kuantitatif

Kriteria Nilai ‘Pendapatan’:

• > 500 juta : 3 • = 500 juta : 2 • < 500 juta : 1

Kriteria Nilai ‘Biaya’:

• < 500 juta : 3 • = 500 juta : 2 • > 500 juta : 1

Kriteria Nilai ‘Kualitas’:

• Tinggi : 3 • Sedang : 2 • Rendah : 1

Kriteria Nilai ‘Waktu’:

• < 1 tahun : 3 • = 1 tahun : 2 • > 1 tahun : 1

KRITERIA

ALTERNATIF SOLUSI

(1)

Mengubah AD/ART

Perseroan

(2)

Membuat anak perusahaan yang

bergerak di bidang jasa pariwisata

(1)

Kerjasama dengan perusahaan Tour

& Travel

Deskripsi

Bobot

(B)

Info

Nilai

(N)

N*B

Info

Nilai

(N)

N*B

Info

Nilai

(N)

N*B

Dampak Pendapatan

9

Pendapatan >500

juta setahun

3

27

Pendapatan >500

juta setahun

3

27

Pendapatan ±500

juta setahun

2

18

Biaya Implementasi

6

Biaya > 500 juta

1

6

Biaya > 500 juta

1

6

Biaya < 500 juta

3

18

Dampak Kualitas

Pelayanan

6

Pelayanan lebih

profesional

3

18

Pelayanan lebih

profesional

3

18

Pelayanan lebih

profesional

3

18

Waktu Implementasi

3

> 1 tahun

1

3

> 1 tahun

1

3

KS dapat dilakukan

di awal tahun 2021

3

9

(39)

RENCANA TINDAKAN

(40)

A. JADWAL KEGIATAN

Penyusunan rencana

tindakan/aktivitas dalam

pengimplementasian proyek.

Rencana Kerja

Responsible

Accountable

Consulted

Informed

Matrix Tanggung Jawab

B. MATRIX ‘RACI’

RENCANA

PELAKSANAAN

PROYEK

(41)

A. RENCANA PELAKSANAAN PROYEK – JADWAL KEGIATAN

N

o

RENCANA

TINDAKAN

OUTPUT

PIC

KEBUTUHAN

SUMBER

DAYA

TAHUN 2020 - 2021

Nov-20

Des-20

Jan-21

Feb-21

Mar-21

Apr-21

Mei-21

Jun-21

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

A

PRA PELAKSANAAN KERJASAMA

1 Penyampaian rencana kegiatan kepada GM SBU IPP

Nota Dinas & Disposisi GM Deputy GM -Operasional & Teknik Komputer, printer, ATK, staff 2 Penyampaian rencana kegiatan kepada GM Cab. Makassar

Surat Dinas & Balasan surat dari GM Cab. Makassar Deputy GM -Operasional & Teknik Komputer, printer, ATK, staff 3 Pembuatan konten edukasi dan promosi

Video promosi Manager Pemasaran Alat rekam video, staff, computer/laptop 4 Pertemuan awal dengan ASITA Berita Acara Rapat; Kriteria Calon Mitra Manager Pemasaran Ruang Pertemuan, konsumsi, ATK 5 Pembuatan konsep

MoU dengan ASITA dan Cab. Makassar

Draft MoU Manager Pemasaran

Komputer, printer, ATK, staff

6 Penandatanganan MoU dengan ASITA dan Cab. Makassar

Dokumen MoU Manager Pemasaran Komputer, printer, ATK, Meterai 7 Surat Rekomendasi ASITA Nama Perusahaan

Tour & Travel

Manager Pemasaran

Ekspedisi persuratan

Rencana Proyek: “

Kerjasama dengan Perusahaan Tour & Travel untuk pelayanan ‘

short city tour

’ penumpang

cruise

(42)

N

o

RENCANA

TINDAKAN

OUTPUT

PIC

KEBUTUHAN

SUMBER

DAYA

TAHUN 2020 - 2021

Nov-20

Des-20

Jan-21

Feb-21

Mar-21

Apr-21

Mei-21

Jun-21

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

B

PELAKSANAAN KERJASAMA

1 Penayangan video edukasi dan promosi

Tayangan video di social media Pelindo 4 Manager Pemasaran Video konten, Staff pelaksana, komputer/laptop, social media 2 Surat Penawaran Kerjasama dari calon mitra Proposal Kerjasama & Disposisi GM Manager Pemasaran Komputer, printer, ATK, staff 3 Evaluasi terhadap hasil penawaran Hasil evaluasi Manager Pemasaran Komputer, printer, ATK, staff 4 Penyusunan kajian & skema kerjasama

Kajian Kelayakan Manager Pemasaran PD KSU, Komputer, printer, 5 Tanggapan atas penawaran calon mitra Surat Dinas Balasan Manager Pemasaran Komputer, printer, ATK, staff pelaksana 6 Pertemuan dengan

calon mitra dan manajemen Cab.Mks Berita Acara Rapat Manager Pemasaran Ruang Pertemuan, konsumsi, ATK 7 Penyampaian hasil pertemuan ke GM

Nota Dinas & Disposisi GM

Manager Pemasaran

Komputer, printer, ATK, staff,

(43)

N

o

RENCANA

TINDAKAN

OUTPUT

PIC

KEBUTUHAN

SUMBER

DAYA

TAHUN 2020 - 2021

Nov-20

Des-20

Jan-21

Feb-21

Mar-21

Apr-21

Mei-21

Jun-21

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

1

2

3

4

B

PELAKSANAAN KERJASAMA

8 Penyusunan konsep perjanjian kerjasama Draft Perjanjian KS Manager Pemasaran Komputer, printer, ATK 9 Penandatanganan perjanjian kerjasama Dokumen Perjanjian KS Manager Pemasaran Komputer, printer, ATK, meterai 10 Pelaksanaan Kerjasama Paket Wisata (short city tour) Manager Pemasaran Brosur, armada mobil, staff Information Desk, tour guide

(44)

B. RENCANA PELAKSANAAN PROYEK – MATRIX RACI

No

KEGIATAN

RESPONSIBLE

ACCOUNTABLE

CONSULTED

INFORMED

A

Pra Pelaksanaan Kerjasama

1

Penyampaian rencana kegiatan kepada GM SBU

IPP

Deputy GM - Ops &

Teknik

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM Cab. Makassar

2

Penyampaian rencana kegiatan kepada GM

Cabang Makassar

Deputy GM - Ops &

Teknik

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM SBU IPP

3

Pembuatan konten edukasi dan promosi

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM Cab. Makassar

4

Pertemuan awal dengan ASITA

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM SBU IPP

5

Pembuatan konsep MoU dengan ASITA dan

Cabang Makassar

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM SBU IPP

6

Penandatanganan MoU dengan ASITA dan

Cabang Makassar

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

Ditopskom - SPV Other Services

& Property; Legal Bureau

(45)

B. RENCANA PELAKSANAAN PROYEK – MATRIX RACI

No

KEGIATAN

RESPONSIBLE

ACCOUNTABLE

CONSULTED

INFORMED

B

Pelaksanaan Kerjasama

1

Penayangan video edukasi dan promosi

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM Cab. Makassar

2

Surat Penawaran Kerjasama dari calon mitra

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM SBU IPP

3

Evaluasi terhadap hasil penawaran

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM SBU IPP

4

Penyusunan kajian & skema kerjasama

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP; SPV

Business Development &

Tariff

GM Cab. Makassar; Ditopskom

-SPV Other Services & Property

5

Tanggapan atas penawaran calon mitra

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM SBU IPP

6

Pertemuan dengan calon mitra dan manajemen

Cabang Makassar

Deputy GM - Ops &

Teknik

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM SBU IPP

7

Penyampaian hasil pertemuan ke GM

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM SBU IPP

8

Penyusunan konsep perjanjian kerjasama

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP; SPV

Business Development &

Tariff

GM Cab. Makassar; Ditopskom

-SPV Other Services & Property

9

Penandatanganan perjanjian kerjasama

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM SBU IPP

GM Cab. Makassar; Ditopskom

-SPV Other Services & Property;

Legal Bureau

10

Pelaksanaan Kerjasama

Manager Pemasaran

Deputy GM - Ops &

Teknik

GM SBU IPP

GM Cab. Makassar; Ditopskom

-SPV Other Services & Property

(46)

ANALISIS KELAYAKAN

(47)

SKEMA KERJASAMA

Note: Initial proposal, subject to negotiate

SBU IPP

MITRA

KERJASAMA

CAB.

MAKASSAR

REVENUE

SHARING

Fee

60%

40%

OPERATION

MANAGEMENT

70%

30%

Perjanjian Kerjasama Perjanjian Kerjasama

(48)

Benchmarking rata-rata harga Paket Wisata di Makassar tahun 2018 - 2019

ASUMSI-ASUMSI

II.

PAKET WISATA YANG DITAWARKAN

Paket

‘Wonderful Makassar City Tour’

Package Itinerary Rate

(Per Pax)

Duration

(hours) Facilities

Maximum Pax per

Trip Inclusion Exclusion

Wonderful Makassar A Fort Rotterdam, Paotere, Loasari Beach, Somba Opu Shopping Center

USD 35 4 – 5 MPV 5 – 6

 Tour Guide  Mineral water

600ml

 Toll fee (if any)  Parking Ticket  Insurance  Tipping  Entrance Fee  Lunch/Dinner  Personal needs/ care  Snacks

Wonderful Makassar B Fort Rotterdam, Paotere, Loasari Beach, Somba Opu Shopping Center, Pasar

Terong, Balla Lompoa, Benteng Somba Opu

USD 55 6– 7 MPV 5– 6

Wonderful Makassar C Paotere, Bantimurung, Leang-Leang/Rammang-Rammang, Losari Beach

USD 80 8 – 10 Mini Bus

(Elf) 10 – 12

I.

CAPTIVE MARKET

Rata-rata fluktuasi jumlah penumpang cruise dalam 3 tahun terakhir di Pelabuhan Makassar

:

1.856 Orang

(49)

ASUMSI-ASUMSI

IV.

KURS

Kurs tengah USD – IDR per tanggal 8 September 2020

: Rp14.754

III. ASUMSI JUMLAH PENUMPANG YANG MENGAMBIL PAKET WISATA SBU IPP

ASUMSI PESIMIS : 186 Orang (20% dari Captive Market)

Package A

50%

93 Orang

Package B

30%

56 Orang

Package C

20%

37 Orang

ASUMSI MODERAT : 464 Orang (50% dari Captive Market)

Package A

50%

232 Orang

Package B

30%

139 Orang

Package C

20%

93 Orang

ASUMSI OPTIMIS : 928 Orang (100% dari Captive Market)

Package A

50%

464 Orang

Package B

30%

278 Orang

(50)

ASUMSI-ASUMSI

V.

PENINGKATAN TRAFIK KAPAL CRUISE

Dengan adanya penayangan video konten edukasi dan promosi terkait pelayanan cruise di pelabuhan Makassar, diharapkan

kunjungan kapal cruise yang akan masuk ke pelabuhan Makassar dapat meningkat kembali di tahun 2021 (setelah pandemi berakhir)

sebanyak 4 (empat) call.

(51)

POTENSI PENDAPATAN

 Kurs tengah USD – IDR : Rp14.754  Pendapatan per kunjungan kapal

35

$

$

50

$

80

Mitra

IPP

Cab Makassar

IPP

516,390

Rp

Rp

737,700

Rp

1,180,320

60%

40%

30%

70%

1 Pesimis

186

50%

30%

20%

93

56

37

47,929,599

Rp

Rp

68,470,855

Rp

109,553,368

Rp

225,953,822

Rp

135,572,292.90

Rp

90,381,528.60

Rp

27,114,458.58

Rp

63,267,070.02

2 Moderat

464

50%

30%

20%

232

139

93

119,823,996

Rp

Rp

102,706,283

Rp

109,553,368

Rp

332,083,647

Rp

199,250,188.05

Rp

132,833,458.70

Rp

39,850,037.61

Rp

92,983,421.09

3 Optimis

928

50%

30%

20%

464

278

186

239,647,993

Rp

Rp

205,412,565

Rp

219,106,736

Rp

664,167,294

Rp

398,500,376.10

Rp

265,666,917.40

Rp

79,700,075.22

Rp

185,966,842.18

Fee

Revenue Sharing

Total

Pendapatan

(Gross

Revenue )

Captive

Market

(Orang)

No

Asumsi

Pendapatan

Per Call Kapal

Paket Wonderful Makassar

(52)

ASUMSI BIAYA

Biaya Supervisi per kegiatan

: Rp10.000.000

Biaya Pembuatan Baju Kemeja

Crew

: Rp 3.500.000

Biaya Pembuatan Information Desk

: Rp 7.500.000

Biaya Cetak Banner per kegiatan

: Rp 5.000.000

Biaya Operasional Lainnya

: Rp10.000.000

(53)

PROYEKSI LABA

PESIMIS

MODERAT

OPTIMIS

Asumsi Pendapatan Per Kunjungan kapal (setelah dikurangi bagi hasil & fee )

63,267,070

92,983,421

185,966,842

Asumsi Pendapatan per tahun

- Asumsi Kunjungan Kapal di tahun 2021/2022 : 4

253,068,280

371,933,684

743,867,369

Biaya-Biaya:

1. Biaya Supervisi per Kegiatan

:

10,000,000

40,000,000

40,000,000

40,000,000

2. Biaya Pembuatan Baju crew

:

3,500,000

14,000,000

14,000,000

14,000,000

3. Biaya Pembuatan Information Desk

:

7,500,000

7,500,000

7,500,000

7,500,000

4. Biaya Cetak Banner per kegiatan

:

5,000,000

20,000,000

20,000,000

20,000,000

5. Biaya Operasional Lainnya

:

10,000,000

40,000,000

40,000,000

40,000,000

Total Biaya

121,500,000

121,500,000

121,500,000

Laba Sebelum Pajak

131,568,280

250,433,684

622,367,369

Pajak (PPN)

: 10%

13,156,828

25,043,368.44

62,236,736.87

Laba Setelah Pajak

118,411,452

225,390,316

560,130,632

Margin Laba (Laba Bersih/Pendapatan)

47%

61%

75%

URAIAN

POTENSI PENDAPATAN PER TAHUN

(Rp)

(54)

NON-FINANCIAL BENEFITS

Peningkatan Trafik Cruise

Dengan pemberian pelayanan ini

diharapkan Cruise Lines akan

memasukkan pelabuhan Makassar ke

dalam itinerary mereka di tahun-tahun

mendatang.

Peningkatan Pelayanan

Kerjasama ini diharapkan akan

meningkatkan pelayanan yang diberikan

kepada penumpang kapal pesiar di

terminal penumpang menjadi lebih

professional, safety penumpang terjamin

dan tercapainya customer satisfaction.

Corporate Image

Pelayanan yang diberikan akan

semakin meningkatkan citra

perusahaan di sektor cruise, baik skala

nasional maupun internasional.

(55)

ANTISIPASI HAMBATAN

(56)

ANTISIPASI HAMBATAN UTAMA

No

RENCANA KEGIATAN

POTENSI

PENYIMPANGAN

PENYEBAB

DAMPAK

OPSI PENANGANAN

A

Pra Pelaksanaan Kerjasama

1 Penyampaian rencana kegiatan kepada GM SBU IPP

Rencana kegiatan ditolak Konsep belum sempurna Rencana kegiatan batal dilaksanakan

Membuat konsep rencana kegiatan dengan lebih terperinci dan komprehensif 2 Penyampaian rencana kegiatan kepada GM

Cabang Makassar

Rencana kegiatan ditolak Konsep belum sempurna Rencana kegiatan batal dilaksanakan

Membuat konsep rencana kegiatan dengan lebih terperinci dan komprehensif 3 Pembuatan konten edukasi dan promosi Video tidak dapat dibuat  Sumber daya tidak

tersedia

 Biaya pembuatan video tidak disetujui

 Konten promosi dan edukasi tidak ada  Target peningkatan

kunjungan kapal tidak tercapai

 Memakai jasa pihak ketiga untuk pembuatan video promosi & edukasi  Melakukan revisi biaya

4 Pertemuan awal dengan ASITA  Jadwal pertemuan berubah  Kriteria calon mitra tidak

bisa dipenuhi

 Disposisi GM belum keluar

 Force Majeure

Jadwal pertemuan mundur  Mengkaji ulang kriteria calon mitra  Menjadwalkan ulang pertemuan

dengan ASITA 5 Pembuatan konsep MoU dengan ASITA dan

cabang Makassar

Pembuatan MoU lebih lama dari jadwal

Point-point dan data-data yang dibutuhkan dalam MoU belum tersedia

Jadwal Penandatanganan MoU mundur

 Melengkapi seluruh data yang diperlukan sebelum deadline waktu yang ditetapkan

 Berkoordinasi aktif dengan ASITA terkait progress MoU

6 Penandatanganan MoU dengan ASITA dan Cabang Makassar

Pelaksanaan

penandatanganan tertunda

 Konsep MoU belum rampung sesuai jadwal  Force Majeure

Jadwal pelaksanaan kerjasama berubah

 Berkoordinasi aktif terkait progress konsep kerjasama dengan calon mitra  Menjadwalkan ulang penandatanganan

kerjasama 7 Surat Rekomendasi ASITA  Surat Rekomendasi lambat

diberikan oleh ASITA  Perusahaan yang ditunjuk

tidak memiliki portfolio yang memadai

 Seleksi internal membutuhkan waktu yang lebih lama  Dokumen pendukung

yang dibutuhkan ASITA belum lengkap

Jadwal pelaksanaan kerjasama berubah

Berkoordinasi aktif dengan pihak ASITA terkait proses rekomendasi

(57)

No

RENCANA KEGIATAN

POTENSI

PENYIMPANGAN

PENYEBAB

DAMPAK

OPSI PENANGANAN

B

Pelaksanaan Kerjasama

1 Penayangan video edukasi dan promosi Intensitas penayangan video kurang

Media untuk penayangan video kurang

Promosi pelayanan kapal penumpang di pelabuhan Makassar tidak sampai ke potential customer

Bekerjasama dengan perusahaan tour and travel atau media online lainnya untuk penayangan video. 2 Surat Penawaran Kerjasama dari calon mitra Surat penawaran lambat diterima. Rekomendasi lambat

diberikan oleh ASITA

Jadwal pelaksanaan kerjasama mundur

Berkoordinasi aktif dengan ASITA dan atau dengan calon mitra. 3 Evaluasi terhadap hasil penawaran Penawaran tidak sesuai dengan

persyaratan yang diminta.

Calon mitra tidak mendapatkan informasi persyaratan secara detail.

Jadwal pelaksanaan kerjasama mundur

Meminta calon mitra melengkapi dokumen-dokumen yang belum lengkap.

4 Penyusunan kajian & skema kerjasama  Hasil kajian tidak layak  Skema kerjasama tidak

menguntungkan Perseroan

 Data harga paket dan data proyeksi trafik tidak komprehensif

 Skema bagi hasil kerjasama tidak menutupi biaya operasional Perseroan

Kerjasama batal  Membuat opsi/alternative kajian kerjasama

 Memberikan point catatan kepada calon mitra terkait pembahasan ulang skema kerjasama

 Pemilihan ulang calon mitra kerjasama

5 Tanggapan atas penawaran calon mitra Surat balasan tidak diberikan sesuai jadwal

Penyusunan kajian

kerjasama melebihi tenggat waktu

Jadwal pelaksanaan kerjasama mundur

 Melengkapi seluruh data yang diperlukan sebelum deadline waktu yang ditetapkan  Berkoordinasi aktif dengan

stakeholder terkait untuk

kelengkapan data dan informasi 6 Pertemuan dengan calon mitra dan manajemen

Cab.Mks

Pertemuan berubah jadwal Force Majeure Jadwal pelaksanaan kerjasama mundur

Membuat opsi jadwal pertemuan 7 Penyampaian hasil pertemuan ke GM GM meminta pengkajian ulang

kerjasama

Skema kerjasama belum sesuai

Jadwal pelaksanaan kerjasama mundur

Melakukan pertemuan kembali dengan calon mitra

(58)

No

RENCANA KEGIATAN

POTENSI

PENYIMPANGAN

PENYEBAB

DAMPAK

OPSI PENANGANAN

B

Pelaksanaan Kerjasama

7 Penyusunan konsep perjanjian kerjasama Konsep perjanjian tidak rampung sebelum deadline

Point-point dalam konsep perjanjian masih

memerlukan banyak koreksi dari kedua belah pihak

Jadwal pelaksanaan kerjasama mundur

Berkoordinasi aktif dengan calon mitra

8 Penandatanganan perjanjian kerjasama Pelaksanaan

penandatanganan tertunda

 Konsep Perjanjian Kerjasama belum rampung sesuai jadwal  Force Majeure

Jadwal pelaksanaan kerjasama berubah

 Berkoordinasi aktif terkait

progress konsep kerjasama

dengan calon mitra  Menjadwalkan ulang

penandatanganan kerjasama 10 Pelaksanaan Kerjasama  Wanprestasi

 Restrukturisasi unit kerja

 Teknis pelaksanaan kerjasama tidak sesuai kesepakatan

 Keputusan strategis manajemen Pelindo 4

Kerjasama berhenti  Melayangkan surat teguran kepada mitra kerjasama  Pengalihan kerjasama ke pihak

manajemen cabang Makassar

ANTISIPASI HAMBATAN UTAMA

(59)

RENCANA KOMUNIKASI

(60)

STAKEHOLDER RENCANA KOMUNIKASI

Cruise Line /

Cruise Agent

Media

Manajemen

Cabang Makassar

Perusahaan

Tour & Travel

Dinas Pariwisata

Kota Makassar

(61)

Rencana Komunikasi Pemangku Kepentingan 1

Pemangku

Kepentingan

Harapan/ Isu

Prioritas

Pesan Utama

Program/Media

Komunikasi

PIC

Anggaran

Pengukuran

Perusahaan Tour

& Travel

 Sinergi kerjasama yang saling menguntungkan  Peningkatan pendapatan

dari kegiatan kerjasama

1 Spesifik: Perolehan pendapatan denganmargin ≥ 10% Utama: • Peningkatan perolehan pendapatan yang signifikan setiap tahun • Peningkatan brand

image perusahaan

 Komunikasi online via aplikasi zoom, WA, dll

 Persuratan via surat fisik dan via email  Rapat evaluasi per

triwulan • Manager Pemasaran SBU IPP • Deputy GM – Operasional & Teknik SBU IPP

 Rp0  Rp3.000.000  Rp20.000.000  Peningkatan pendapatan meningkat minimal 10% setiap tahun  Penambahan portfolio Perusahaan Tour &

Travel

RENCANA KOMUNIKASI

KALENDER TRIWULAN TAHUN 2020– 2021

Aktivitas Okt 2020 Nov 2020 Des 2020 Jan 2020 Feb 2021 Mar 2021 Apr 2021 Mei 2021 Jun 2021 Jul 2021 Ags 2021 Sep 2021

Mengadakan pertemuan awal dengan perusahaan tour & travel (calon mitra) Koordinasi dengan calon mitra sebelum penandatanganan kerjasama

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama

Prioritas:

1 = Prioritas tertinggi – kemungkinan besar sebagai pihak penerima sumber daya, anggaran, atau waktu dari rencana komunikasi 2 = Prioritas Kuat – perlu memperhatikan kebutuhan komunikasi mereka

3 = Prioritas lebih kecil – masih perlu berkomunikasi tetapi kurang perhatian dari 1 & 2

(62)

RENCANA KOMUNIKASI

Rencana Komunikasi Pemangku Kepentingan 2

Pemangku

Kepentingan

Harapan/ Isu

Prioritas

Pesan Utama

Program/Media

Komunikasi

PIC

Anggaran

Pengukuran

Cruise Line / Cruise Agent

 Penambahan destinasi untuk itinerary kapal pesiar  Pelayanan penumpang

kapal yang maksimal  Peningkatan value and

experience kepada

penumpang kapal wisata

1 Spesifik:

Peningkatan sarana & prasarana pendukung pelayanan penumpang kapal wisata di pelabuhan Makassar

Utama:

• Peningkatan index

survey kepuasan

penumpang kapal wisata • Peningkatan alternative

itinerary di Indonesia

Timur

 Komunikasi via email & Surat Dinas

 Pertemuan/rapat dengan cruise agent (online & offline)  Menghadiri konfrensi

dengan cruise lines  Video edukasi dan

promosi

• GM SBU IPP • Sekper (DVP

Humas)

• Deputy GM – Operasional & Teknik SBU IPP • Manager Pemasaran SBU IPP Rp.5.000.000 Rp.20.000.000 Rp.30.000.000 Rp.25.000.000  Peningkatan Index Survey Kepuasan Pelanggan Kapal Wisata sebesar 1 point dibandingkan tahun sebelumnya

 Peningkatan jumlah penumpang kapal wisata di pelabuhan Makassar (trend positif)  Jumlah paket wisata

short city tour yang

ditawarkan lebih dari 2.  Jumlah view, like, &

comment di sosmed SBU IPP.

KALENDER TRIWULAN TAHUN 2020– 2021

Aktivitas Okt 2020 Nov 2020 Des 2020 Jan 2020 Feb 2021 Mar 2021 Apr 2021 Mei 2021 Jun 2021 Jul 2021 Ags 2021 Sep 2021

Pertemuan dengan para cruise liners/agents Pengenalan fasilitas short city tour kepada cruise liners/agents di pelabuhan Makassar Pelaksanaan program short city tour di pelabuhan Makassar (conditionally)

Prioritas:

1 = Prioritas tertinggi – kemungkinan besar sebagai pihak penerima sumber daya, anggaran, atau waktu dari rencana komunikasi 2 = Prioritas Kuat – perlu memperhatikan kebutuhan komunikasi mereka

3 = Prioritas lebih kecil – masih perlu berkomunikasi tetapi kurang perhatian dari 1 & 2

(63)

RENCANA KOMUNIKASI

Rencana Komunikasi Pemangku Kepentingan 3

Pemangku

Kepentingan

Harapan/ Isu

Prioritas

Pesan Utama

Program/Media

Komunikasi

PIC

Anggaran

Pengukuran

Manajemen

Cabang Makassar

 Peningkatan trafik kunjungan kapal wisata  Peningkatan trafik

kunjungan penumpang kapal wisata

 Peningkatan pendapatan dari pelayanan jasa kapal  Peningkatan pelayanan

penumpang kapal wisata

1 Spesifik:

Memperoleh sumber pendapatan baru di segmen rupa-rupa usaha.

Utama:

• Peningkatan pelayanan di terminal penumpang untuk penumpang kapal wisata

• Peningkatan trafik call dan penumpang kapal cruise

 Rapat koordinasi dengan manajemen Cabang Makassar  Persuratan (online

dan offline) untuk

dukungan manajemen  MoU & Perjanjian

Kerjasama  Proposal Kerjasama • Manager Pemasaran SBU IPP • Deputy GM – Operasional & Teknik SBU IPP

 Rp10.000.000

 Rp1.000.000

 Rp20.000.000

 Rp5.000.000

 Peningkatan trend kunjungan kapal wisata menjadi positif.

 Peningkatan trend kunjungan penumpang kapal wisata menjadi positif.  Pemasukan pendapatan baru dibidang pelayanan penumpang kapal wisata.

KALENDER TRIWULAN TAHUN 2020– 2021

Aktivitas Okt 2020 Nov 2020 Des 2020 Jan 2020 Feb 2021 Mar 2021 Apr 2021 Mei 2021 Jun 2021 Jul 2021 Ags 2021 Sep 2021

Rapat permohonan dukungan pelaksanaan kegiatan dari Cabang Makassar

Pembahasan skema kerjasama dan bagi hasil Penandatanganan MoU

Penandatanganan Perjanjian Kerjasama

Prioritas:

1 = Prioritas tertinggi – kemungkinan besar sebagai pihak penerima sumber daya, anggaran, atau waktu dari rencana komunikasi 2 = Prioritas Kuat – perlu memperhatikan kebutuhan komunikasi mereka

3 = Prioritas lebih kecil – masih perlu berkomunikasi tetapi kurang perhatian dari 1 & 2

(64)

RENCANA KOMUNIKASI

Rencana Komunikasi Pemangku Kepentingan 4

Pemangku

Kepentingan

Harapan/ Isu

Prioritas

Pesan Utama

Program/Media

Komunikasi

PIC

Anggaran

Pengukuran

Media  Berita tentang kegiatan

pelayanan penumpang

cruise di pelabuhan

Makassar dapat dijadikan topik berita utama

(headline news)

 Penambahan audience/ pembaca/pendengar  Peningkatan Kerjasama

yang lebih strategis  Sinergi yang terus

ditingkatkan 2 Spesifik: Peliputan kegiatan di lingkungan Pelindo 4 secara eksklusif Utama:

• Dapat menjadi mitra media utama pemberitaan untuk Pelindo 4 • Mendapatkan prioritas peliputan kedatangan kapal cruise di lingkungan Pelindo 4

 Janji temu dengan wartawan (technical

meeting)

 Peliputan di front

page media cetak

 Peliputan di media online

 Press Release (rilis berita resmi)  Daftar media • Sekper (DVP Humas) • Manager Pemasaran SBU IPP  Rp5.000.000  Rp5.000.000  Rp3.000.000  Rp0  Rp0  Jumlah pemberitaan di media massa dan media elektronik  Peningkatan jumlah

pembaca di portal online media elektronik  Jumlah share, like atau

komen terkait berita Kedatangan Kapal

Cruise di media berita online

KALENDER TRIWULAN TAHUN 2020– 2021

Aktivitas Okt 2020 Nov 2020 Des 2020 Jan 2020 Feb 2021 Mar 2021 Apr 2021 Mei 2021 Jun 2021 Jul 2021 Ags 2021 Sep 2021

Technical meeting

Peliputan Penyambutan kedatangan kapal pesiar

Pemberian Press Release kegiatan

Prioritas:

1 = Prioritas tertinggi – kemungkinan besar sebagai pihak penerima sumber daya, anggaran, atau waktu dari rencana komunikasi 2 = Prioritas Kuat – perlu memperhatikan kebutuhan komunikasi mereka

3 = Prioritas lebih kecil – masih perlu berkomunikasi tetapi kurang perhatian dari 1 & 2

Referensi

Dokumen terkait

Metode penelitian yang digunakan adalah observasi lapangan dengan mengamati parameter yang diteliti, pengumpulan data primer dan sekunder pada sistem irigasi yang ditinjau

3.1 karkas bagian dari tubuh kambing/domba sehat yang telah disembelih secara halal sesuai dengan CAC/GL 24-1997, telah dikuliti, dikeluarkan jeroan, dipisahkan kepala dan kaki

 Diskusikan situasi dan pemahaman tentang situasi dengan klien dan pasangan. Rasional : Memberikan informasi tentang reaksi individu terhadap apa yang terjadi.  Pantau respon

4.3.1 siswa dapat menyesaikan permasalahan kontekstual yang berkaitan dengan kaidah pencacahan pada aturan penjumlahan, aturan perkalian dan faktorial.. PETA KONSEP

1$ Pen&#34;elasan lebih lan&#34;ut persediaan seperti barang atau perlengkapan yang digunakan dalam pelayanan masyarakat+ barang atau perlengkapan yang digunakan dalam

UNSUR-UNSUR YANG MEROSAKKAN AKIDAH • Kepercayaan dan perbuatan karut yang bertentangan dengan konsep tauhid dan syariat Islam – contoh: memuja kubur dsb KHURAFAT •

Namun masih terdapat dengan nilai terendah yaitu indikator beda dengan organisasi lain, sehingga dapat disimpulkan secara umum bahwa responden (karyawan) setuju

Walaupun dosa Raja Salomo membuat Kerajaan Israel pecah, kesetiaan Allah ter- hadap janji-Nya kepada Raja Daud membuat Dia menyisakan suku Ye- huda (Ingatlah bahwa Raja Daud