• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB 1 PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

1 BAB 1 PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Sistem informasi akuntansi adalah proses mengumpulkan data transaksi, mengolah data transaksi, hingga menghasilkan output yang dapat disebar kepada pihak yang berkaitan dengan transaksi akuntansi seperti laporan yang nantinya akan digunakan untuk pengambilan keputusan (Soudani, 2012: 136). Siklus pendapatan termasuk di dalam sistem informasi akuntansi yang adalah sebuah kegiatan atau aktivitas bisnis serta kegiatan pemrosesan informasi mengenai penjualan, penerimaan kas, dan pengelolaan piutang (Wicaksono, 2013: 677).

Tujuan perusahaan dalam menjalankan proses bisnis khususnya pada siklus pendapatan yaitu untuk menghasilkan pendapatan atau profit didalam usahanya. Sistem informasi akuntansi berperan penting untuk meningkatkan pendapatan di dalam sebuah perusahaan dikarenakan memberikan keunggulan strategi berkompetisi dan dapat mempercepat siklus pendapatan yang ada di perusahaan (Salehi, Rostami dan Mogadam, 2010: 186).

Dengan menggunakan sistem informasi dalam menjalankan proses bisnis yang berkaitan dengan siklus pendapatan maka harus ada pengendalian internal untuk menanggapi munculnya risiko-risko yang mungkin terjadi yang dapat memberikan dampak terhadap perusahaan tersebut. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah manajemen risiko yang tepat sebagai salah satu pengendalian agar proses bisnis khususnya siklus pendapatan dapat tetap berjalan sesuai dengan yang diharapkan perusahaan (Wicaksono, 2013: 198).

Manajemen risiko adalah serangkaian prosedur dan metodologi yang digunakan untuk mengidentifikasi, mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko operasional yang muncul di aktivitas proses bisnis perusahaan (Budi, 2014: 3).

Sesuai dengan prinsip dasar risiko high risk – high return, low risk – low return maka sangat penting risiko untuk dinilai dan dikelola agar perusahaan dapat melakukan pencegahan atau penanggulangan risiko yang tepat sesuai

(2)

dengan tingkatan risiko yang dapat memberikan dampak yang mungkin akan merugikan perusahaan tetapi juga tetap menjaga nilai yang didapat perusahaan.

Dengan adanya manajemen risiko membantu perusahaan untuk mengidentifikasi, mencegah, menanggulangi risiko-risiko yang mungkin terjadi di perusahaan khususnya pada siklus pendapatan serta mengoptimalkan strategi manajemen, mengamankan sumber daya dan asset yang dimiliki perusahaan. Untuk melakukan manajemen risiko maka dapat digunakan sebuah metodologi yaitu ISO 31000:2009 (Budi, 2014: 2). Manajemen risiko juga adalah suatu aktivitas yang terkoordinasi untuk mengarahkan dan menjaga organisasi dari hal – hal risiko (ISO/Guide, 2009).

ISO 31000:2009 merupakan salah satu prinsip dan panduan untuk membantu perusahaan melakukan manajemen risiko yang dikeluarkan oleh International Standard Organization. Dengan menggunakan ISO 31000:2009 dapat membantu perusahaan dalam melakukan indentifikasi risiko, penilaian risiko, dan mengevaluasi risiko (ISO, 2009).

Penulis memilih menggunakan ISO 31000:2009 karena mudah

diaplikasikan dan tidak dibuat spesifik untuk jenis perusahaan atau industri tertentu saja, maka dari itu ISO 31000:2009 lebih mudah disesuaikan dengan semua aktivitas atau kegiatan operasional yang ada di perusahaan (Budi, 2014: 6). Jika penggunaan ISO 31000:2009 dapat diterapkan dan terus dijaga serta dikembangkan maka akan memberikan nilai-nilai keunggulan seperti (ISO31000, 2009) :

1. Meningkatkan persentase pencapaian objektif perusahaan.

2. Meningkatkan kesadaran seluruh karyawan dan direksi

terhadap risiko.

3. Meningkatkan kemampuan perusahaan dalam melihat

ancaman maupun peluang.

4. Meningkatkan kepercayaan stakeholders perusahaan,

meningkatkan pengendalian yang dimiliki perusahaan.

5. Meningkatkan kemampuan dalam mengalokasikan sumber

(3)

6. Meningkatkan penanganan insiden dan pencegahan kerugian.

7. Meningkatkan pembelajaran dan ketahanan perusahaan.

Dengan memanfaatkan ISO 31000:2009 diharapkan dapat membantu PT. Formwell Product untuk melakukan manajemen risiko pada siklus pendapatannya. PT. Formwell Product merupakan suatu perusahaan yang telah berkembang dan sudah terkenal di industri furnitur. Perusahaan tersebut sudah memiliki pengalaman melayani pelanggan yang sudah cukup terkenal sejak tahun 2002 seperti Novhotel Palembang, Senayan Residence, Kempinski Grand Indonesia, Singapore Embassy, Eightrium Hotel, Apartement Golf Pondok Indah 3, dan lain sebagainya. PT. Formwell Product di Indonesia merupakan anggota dari Formwell Products Group of Companies.

Maka dari itu penulis bermaksud untuk melakukan identifikasi risiko, memberikan rekomendasi berdasarkan level risiko yang nantinya dapat membantu PT. Formwell Product dalam melakukan manajemen risiko untuk mencegah, menanggulangi risiko-risiko yang mungkin ada ataupun sudah ada pada PT. Formwell Product khususnya pada siklus pendapatan. Maka penulis menyusun tugas akhir dengan judul “PENILAIAN RISIKO PADA SISTEM INFORMASI AKUNTANSI SIKLUS PENDAPATAN DI PT. FORMWELL PRODUCT MENGGUNAKAN ISO 31000:2009”.

1.2 Ruang Lingkup

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya dilatar belakang bahwa ruang lingkup yang akan dibahas pada penulisan ini adalah berfokus pada siklus pendapatan khususnya penjualan produk pintu alumunium dan penjualan produk furniture. Maka penulis membatasi lingkup pembahasan pada penilaian risiko terhadap aplikasi yang digunakan pada saat proses permintaan, proses penawaran harga, proses pencatatan transaksi, proses membuat surat perintah kerja, proses membuat delivery order, proses membuat invoice, proses penagihan, proses penerimaan kas, proses pelaporan. Gambaran siklus pendapatan meliputi:

1. Proses permintaan.

(4)

3. Proses pencatatan transaksi.

4. Proses membuat Surat Perintah Kerja 5. Proses membuat delivery order.

6. Proses membuat invoice.

7. Proses penagihan. 8. Proses penerimaan kas. 9. Proses pelaporan.

1.3 Tujuan dan Manfaat

Pelaksanaan kegiatan penulisan menghasilkan tujuan dan manfaat yang dapat diperoleh oleh perusahaan, selain adanya keuntungan untuk perusahaan, perusahaan juga akan mendapatkan feedback dari kegiatan penulisan skripsi ini. Hasil penulisan skripsi ini diharapkan akan dirasakan perusahaan setelah dilakukannya analisis dan penilaian pada siklus pendapatan yang nantinya akan membantu kemajuan perusahaan.

1.3.1. Tujuan

Adapun tujuan penulis mengerjakan penulisan ini sebagai berikut:

1. Menganalisa sistem informasi pada proses yang sedang

berjalan pada siklus pendapatan di PT. Formwell Product. 2. Mengidentifikasi risiko yang ada pada siklus pendapatan di

PT. Formwell Product.

3. Mengukur risiko dari hasil identifikasi yang telah dilakukan. 4. Mengevaluasi mitigasi risiko yang sudah diterapkan pada

siklus pendapatan di PT. Formwell Product.

5. Memberikan masukan pengendalian yang mungkin dapat

diterapkan di PT. Formwell Product.

1.3.2. Manfaat

Adapun manfaat yang ingin dicapai dalam mengerjakan penulisan sebagai berikut:

(5)

1. Memberikan informasi kepada perusahaan mengenai masalah-masalah yang mungkin dapat terjadi pada sistem informasi siklus pendapatan di PT. Formwell Product.

2. Memberikan informasi mengenai kemungkinan risiko dari

sistem informasi yang berjalan pada proses siklus pendapatan di PT. Formwell Product.

3. Memberikan rekomendasi solusi dan penanggulangan risiko-risiko yang mungkin diterapkan dengan menggunakan metodologi ISO 31000:2009.

4. Memberikan masukan untuk meningkatkan pengendalian

terhadap sistem informasi siklus pendapatan di PT. Formwell Product.

5. Memberikan masukan kepada PT. Formwell Product jika

ingin melakukan penilaian risiko dan analisa dampak bisnis (Business Impact Analyses) pada masa yang akan datang.

1.4 Metodologi

Metode pengumpulan data digunakan dan diterapkan untuk mendapatkan data dan informasi yang menunjang penulisan skripsi secara lengkap dan akurat. Pengumpulan data dari penulisan skripsi ini dilakukan dengan cara, yaitu:

1.4.1 Pengumpulan Data

1.4.1.1 Studi kepustakaan

Pada metode studi kepustakaan informasi-informasi dengan menggunakan media internet, buku-buku, literatur-literatur, dan referensi pustaka yang dijadikan sebagai sumber referensi yang dapat menunjang dalam tugas penulisan skripsi ini.

1.4.1.2 Studi Lapangan

Penulisan skripsi ini dilakukan dengan cara mengadakan survei ke perusahaan mengenai siklus pendapatan untuk mendapatkan informasi-informasi secara langsung didalam

(6)

perusahaan. Dari penilaian risiko ini akan mendapatkan gambaran secara jelas mengenai risk assessment dari siklus pendapatan. Pada kegiatan di lapangan, penulis menggunakan tiga metode yaitu:

1.4.1.2.1 Pengamatan

Pengamatan dilakukan dengan meneliti objek secara langsung untuk mendapatkan rumusan masalah yang sesuai dengan pembahasan penulisan skripsi.

1.4.1.2.2 Wawancara

Wawancara yang dilakukan dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan secara langsung kepada pihak yang berkaitan langsung dengan siklus pendapatan.

1.4.1.2.3 Studi Dokumentasi

Pengumpulan dokumen – dokumen yang berhubungan dengan objek penelitian. Dokumen – dokumen dapat berupa formulir – formulir yang digunakan serta print screen dari aplikasi yang diterapkan perusahaan.

1.4.2 Metode Analisis

Metodologi analisa yang penulis gunakan dalam menyelesaikan tugas akhir adalah ISO 31000:2009, dimana untuk penerapan framework tersebut penulis melakukan:

1. Establishing the context. 2. Risk assessment.

a. Risk identification. b. Risk analysis. c. Risk evaluation. 3. Risk treatment.

(7)

1.5. Sistematika Penulisan

Dalam bagian ini akan dijelaskan mengenai garis besar setiap bab dari isi penelitian yang dilakukan dan disusun secara sistematika sebagai berikut:

Bab 1 : PENDAHULUAN

Pada bab ini akan diuraikan mengenai latar belakang (termasuk state of the art / keterbaharuan), ruang lingkup, tujuan dan manfaat, metodologi, dan sistematika penulisan.

Bab 2 : LANDASAN TEORI

Landasan teori berupa teori, konsep, hasil rancangan terdahulu yang berhubungan dengan topik penelitian ini yaitu IS Risk Management dalam penelitian siklus pendapatan.

Bab 3 : ANALISIS SISTEM BERJALAN

Pada bab ini akan diuraikan mengenai gambaran data perusahaan, struktur organisasi, job description dan proses bisnis yang berjalan di PT. Formwell Product.

Bab 4 : HASIL DAN BAHASAN

Dalam bab ini berisi hasil penilaian risiko pada aplikasi siklus pendapatan berdasarkan pada bab 3. Rekomendasi dapat ditampilkan dalam bentuk grafik, tabel, gambar, dan kebijakan dilanjutkan dengan penyajian hasil yang sesuai dengan bahasan dan diharapakan dapat menjadi masukan yang baik untuk perusahaan.

Bab 5 : SIMPULAN DAN SARAN

Dalam bab ini berisi kesimpulan yang didapat dari data – data yang diperoleh. Selain itu penulis juga memberikan saran dari hasil penelitian penilaian risko yang dilakukan dan masukan untuk pengembangan selanjutnya, serta saran bagi perusahaan yang dapat membantu sebagai masukan untuk penilaian perusahaan tersebut.

(8)

Referensi

Dokumen terkait

Logo merupakan lambang yang dapat memasuki alam pikiran/suatu penerapan image yang secara tepat dipikiran pembaca ketika nama produk tersebut disebutkan (dibaca),

Seperti halnya dengan pengetahuan komunikasi terapeutik perawat, kemampuan perawat yang sebagian besar pada kategori cukup baik tersebut kemungkinan karena adanya

Penelitian yang dilakukan di TK AndiniSukarame Bandar Lampung betujuan meningkatkan kemampuan anak dalam mengenal konsep bilangan melalui media gambar pada usia

Ketersediaan informasi lokasi rumah sakit, fasilitas dan layanan yang tersedia di rumah sakit dan tempat kejadian dapat tersedia secara jelas dan terkini sehingga penentuan

Alhamdulillahirobbil’alamin segala puji syukur dan sembah sujud, penyusun panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat, hidayah, dan kasih sayang-Nya sehingga penyusun

H1: (1) Terdapat perbedaan produktivitas kerja antara karyawan yang diberi insentif dengan karyawan yang tidak diberi insentif (2) Terdapat perbedaan

7.4.4 Kepala LPPM menentukan tindakan perbaikan yang harus dilakukan pada periode Pelaporan Hasil Pengabdian kepada masyarakat berikutnya.. Bidang Pengabdian kepada masyarakat

Ketika orang-orang dari budaya yang berbeda mencoba untuk berkomunikasi, upaya terbaik mereka dapat digagalkan oleh kesalahpahaman dan konflik bahkan