• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

8

LANDASAN TEORI

2.1. Konsep Dasar Web

Menurut Arief (2011:7) menyatakan bahwa “Web adalah salah satu aplikasi yang berisikan dokumen-dokumen multimedia (teks, gambar, suara, animasi, video) didalamnya yang menggunakan protokol HTTP (Hypertext transfer protocol) dan untuk mengaksesnya menggunakan perangkat lunak yang disebut browser”.

Beberapa jenis browser yang populer saat ini adalah Internet Explorer diproduksi oleh Microsoft, Mozila Firefox, Opera, dan Safari yang diproduksi oleh Apple.

2.1.1. Internet

A. Pengertian Internet

Menurut Sibero (2011:10) “internet (interconneted Network) adalah jaringan komputer yang menghubungkan antar jaringan secara global, internet dapat juga disebut jaringan alam suatu jaringan yang luas”. Seperti halnya jaringan computer local maupun jaringan computer area, internet juga menggunakan protocol komunikasi yang sama yaitu TCP/IP (Tranmission Control Protocol/Internet Protocol).

B. Sejarah Internet

Menurut Sarwono (2012:17) internet “merupakan sekumpulan jaringan yang berskala global. Tidak ada satupun orang, kelompok atau organisasi yang

(2)

bertanggung jawab untuk menjalankan internet”. Internet awalnya digunakan untuk keperluan militer sehingga pada akhirnya menjadi massal untuk keperluan sipil dan hiburan.

Pada dasamya internet digunakan untuk menghubungkan komputer. Versi yang pertama disebut Advance Research Project Agency Network (ARPANET). Pada tahun 1972, ARPA berubah menjadi Defense Advanced Research Projects Agency (DARPA) dengan tetap mempromosikan proyek ARPANET. Pengembangan internet dengan jenis peralatan yang berbeda, namun bisa saling berhubungan satu sama lain merupakan tantangan yang besar pada saat itu.

Pada tahun 1973-1974, peneliti merancang sebuah Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TPC/IP). Pada awalnya TPC/IP dimaksudkan untuk menyediakan dukungan untuk kebutuhan berikut:

1. Interoperabilitas antar sistem yang beraneka ragam (heterogen). 2. Komunikasi end to end berbagai jaringan berbeda.

3. Operasi otomatis dan sempurna didalam menghadapi terjadinya kegagalan hubungan data.

Pada saat itu, aplikasi yang digunakan masih sangat sederhana daripada yang digunakan saat ini. Aplikasi yang paling banyak yang digunakan mungkin adalah Telnet untuk login remote dan FTP untuk perpindahan file dan e-mail. Pada awal tahun 1980-an, ARPANET dipecah menjadi dua bagian. Yaitu MILNET dan ARPANET karena pertimbangan keamanan. Pihak militer berjalan tenis dengan MILNET, sedangkan penelitian, pengembangan, dan sektor lain tetap memakai ARPANET. Pada pertengahan tahun 1980-an, National Science Foundation (NSF) di Washington, D.C. mendistribusikan teknologi internet

(3)

kepada beberapa universitas selanjutnya internet pun mulai menyebar diseluruh dunia.

Pada tahun 1990, DOD memutuskan untuk membubarkan ARPANET dan menggantikannya dengan pendukung (backbone) NSFNET, bekerja sama dengan agen jaringan lain. Hal inilah yang kemudian menjadi prinsip pendukung jaringan Internet.

2.1.2. Website

Menurut Hidayat (2010:6) “website adalah keseluruhan halaman–halaman web yang terdapat dalam sebuah domain yang mengandung informasi”. Sebuah website biasanya dibangun atas banyak halaman web yang saling berhubungan. Jadi dapat dikatakan bahwa, pengertian website adalah kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau bergerak, animasi, suara, dan atau gabungan dari kesemuanya, baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk suatu rangkaian bangunan yang saling terkait, yang masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman. Hubungan antar satu halaman website dengan halaman website yang lain disebut dengan hyperlink, sedangkan teks yang dijadikan media penghubung disebut hypertext.

2.1.3. Web Browser

Menurut Arief (2011:19) menyatakan bahwa “Web Browser merupakan program yang berfungsi untuk menampilkan dokumen-dokumen web dalam bentuk format HTML”.

(4)

Untuk mengakses internet diperlukan suatu program aplikasi yang disebut Web Browser. Bagaimana halaman web yang ditampilkan sangat tergantung pada web engine yang digunakan oleh masing-masing browser. Berikut contoh Web Browser yang cukup populer beserta web engine yang digunakan:

1. Web Engine WebKit : Safari, Google Crome.

2. Web Engine Trident : Microsoft Internet Explorer, Maxthon. 3. Web Engine Gecko : Mozila Firefox.

4. Web Engine Presto : Opera.

Dua contoh program aplikasi angkatan pertama adalah Lynx dan Mosaic. Lynx adalah Web Browser yang berbasis teks. Kekuranganya adalah tidak bisa menampilkan gambar, tetapi dia lebih cepat menampilkan teks. Format browser yang paling terkenal penggunaanya adalah Internet Explorer dan Mozilla Firefox.

2.1.4. Web Server

Menurut Arief (2011:19) mengungkapkan bahwa “Web Server adalah program aplikasi yang memiliki fungsi sebagai tempat menyimpan dokumen-dokumen web”.

Jadi semua dokumen web baik yang ditulis menggunakan client side scripting maupun server side scripting dapat tersimpan didalam direktori utama web server (document root). Web Server merupakan software yang memberikan layanan data yang berfungsi menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien yang lebih dikenal dengan web browser dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML.

(5)

Berikut adalah beberapa contoh Web Server : Web Server Apache yang mendukung PHP, Web Server Microsoft Internet Information Service (IIS) yang mendukung ASP dan PHP, Web Server Apache Tomcat yang mendukung Java Server Pages (JSP).

Apache merupakan web server yang paling banyak dipergunakan di internet. Program ini pertama kali di desain untuk sistem operasi lingkungan UNIX. Namun demikian, pada versi berikutnya Apache mengeluarkan programnya yang dapat dijalankan pada Windows NT. Apache memiliki program pendukung yang cukup banyak. Hal ini memberikan layanan yang cukup lengkap bagi penggunanya.

2.1.5. HTTP (Hyper Text Transfer Protocol)

Menurut Simarmata (2010:52) memberikan pengertian bahwa “Hyper Text Transfer Protocol (HTTP) adalah protocol komunikasi stateless yang berbasiskan pada TCP yang awalnya digunakan untuk mengambil kembali file-file HTML dan server web ketika dirancang pada tahun 1991”. Versi 1.1 (ditetapkan di RFC2616) telah mengalami peningkatan. Versi ini mengijinkan client dan server menggunakan banyak headers untuk menyaammpaikan status informasi dan deskripsiagen pengguna (user-agent) dan bertindak sebagai alat yang bersifat elementer untuk autentikasi pengguna.

Fungsi dan protokol http adalah sebagai media komunikasi antara browser dan server. Http disebut juga protokol client atau server. Dengan arti bahwa browser adalah client dan server web adalah server. Pada http, sebuah server biasanya menunggu permintaan client. Contoh sederhana permintaan client:

(6)

Sumber: Simarmata (2010:54)

Cambar II.1 Permintaan Client

Keterangan:

1. GET adalah metode http yang digunakan untuk mengambil kembali halaman (retrieve).

2. /index.php adalah file yang diambil kembali.

3. HTTP/1.1 adalah versi dan protokol, yaitu browser yang digunakan. 4. www.goog1e.com adalah host yang digunakan.

2.1.6. WWW (World Wide Web)

Menurut Arief (2011:8) “World Wide Web atau yang biasa disingkat WWW merupakan kumpulan situs web yang dapat diakses di internet yang berisikan semua informasi yang dibutuhkan pengguna internet” .

Antara web, situs web, dan WWW sebenarnya sama pengertiannya, hanya ruang lingkupnya yang berbeda. Layanan multimedia internet atau yang dikenal World Wide Web (WWW) merupakan aplikasi internet yang paling diminati para pengakses. WWW disukai karena mencakup sumber daya multimedia, antara lain suara, gambar, video, audio, dan animasi. Oleh karena itu, aplikasi demikian menjadi menjadi semacam sarana untuk menyajikan informasi yang interaktif dan akraktif. Layanan WWW lebih dikenal dengan sebutan Web.

GET/ index.php http/l.1 host: www. google. corn

(7)

2.2. Bahasa Pemograman

2.2.1. PHP (Perl HyperText Preprocessor)

Menurut Arief (2011:43) “PHP (Perl Hypertext Preprocessor) adalah bahasa server-slide-scripting yang menyatu dengan HTML untuk membuat halaman web yang dinamis”. Dengan menggunakan program PHP, sebuah website akan lebih interaktif dan dinamis.

Menurut Sibero (2011:49) “PHP adalah pemograman interpreter yaitu proses penerjemahan baris kode sumber menjadi kode mesin yang dimengerti komputer secara langsung pada saat baris kode dijalankan”.

PHP merupakan bahasa Server Side Scripting, dimana PHP selalu membutuhkan web server dalam menjalankan aksinya. Secara prinsip, server akan bekerja apabila ada permintaan dari klien, yaitu kode-kode PHP. Kemudian dilanjutkan untuk mencari halaman pada server, selanjutnya server akan melakukan instruksi yang diberikan oleh PHP dan mengembalikannya ke klien dalam bentuk HTML (URL).

2.2.2. HTML (HyperText Markup Language)

Menurut Arief (2011:23) “HTML (Hyper Text Markup Language) merupakan salah satu format yang digunakan dalam pembuatan dokumen dan aplikasi yang berjalan dihalaman web”.

Menurut Sibero (2011:19) “Hyper Text Markup Language atau HTML adalah bahasa yang digunakan pada dokumen web sebagai bahasa untuk pertukaran dokumen web”. Dokumen HTML terdiri dari komponen yaitu tag, elemen dan atribut. Tag adalah tanda awal dan tanda akhir yang digunakan

(8)

sebagai pengapit suatu elemen. Elemen adalah nama penanda yang diapit oleh tag yang memiliki fungsi dan tujuan tertentu pada dokumen HTML. Elemen dapat memiliki elemen anak dan juga nilai. Elemen anak adalah suatu elemen yang berada didalam elemen pembuka dan elemen penutup induknya. Nilai yang dimaksud adalah suatu teks atau karakter yang berada diantara elemen pembuka dan elemen penutup. Atribut adalah properti elemen yang digunakan untuk mengkhususkan suatu elemen. Elemen dapat memiliki atribut yang berbeda pada tiap masing-masingnya.

2.2.3. Jquery

Menurut Hakim (2014:3) “Jquery adalah Javascript Library, merupakan kumpulan kode/fungsi Javascript yang siap pakai, sehingga mempermudah dan mempercepat kita dalam membuat kode Javascript. Secara standar, apabila kita membuat kode Javascript, maka diperlukan kode yang cukup panjang, bahkan terkadang sangat sulit dipahami”.

Kesimpulannya, Jquery menyederhanakan kode Javascript. Hal ini sesuai dengan slogannya “Write less, do more”, yang berarti cukup hanya sedikit menulis, tapi bisa melakukan banyak hal.

2.3. Basis Data

2.3.1. Database (Basis Data)

Menurut Arief (2011:20) menyatakan bahwa “Basis data adalah program yang digunakan untuk menyimpan data yang akan diolah dihalaman web”.

(9)

Database atau sering juga disebut Database Management System (DBMS) adalah sebuah aplikasi yang menjembatani pengguna dan data-data didalam database. Dengan menggunakan DBMS pengguna dapat mengolah data-data didalam database secara mudah dan cepat. Arsitektur DBMS ada yang standalone dan ada yang client-server. Untuk aplikasi web, jenis DBMS yang digunakan adalah yang berarsitektur client-server.

DBMS merupakan komponen optional dalam pembuatan aplikasi web. Maksudnya, keberadaan komponen ini didalam komputer sangat tergantung kebutuhan dari web yang akan dibuat. Jika web tersebut menyimpan data-datanya di file dan bukan di database, maka database server tidak dibutuhkan. Sebaliknya, jika web dibuat butuh media penyimpanan data untuk membuat web menjadi lebih dinamis maka database server dibutuhkan

2.3.2. MySQL (My Structure Query Language) A. Pengertian MySQL

MySQL adalah program database yang mampu mengirim dan menerima data dengan sangat cepat dan multi user. MySQL memiliki dua bentuk lisensi yaitu free software dan shareware. (Wahana Komputer 2010:5)

MySQL adalah salah satu jenis database server yang sangat dikenal. Kepopulerannya disebabkan MySQL menggunakan SQL sebagai dasar untuk mengakses databasenya. Selain itu, ia bersifat Open Source (anda tidak perlu bayar untuk menggunakanya) pada berbagi platform (kecuali untuk jenis Enterprice, yang bersifat komersial). Perangkat MySQL sendiri bisa di-download dari http://www.mysql.com.

(10)

MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL (DBMS) yang multithread dan multi-user. MySQL adalah implementasi dari sistem manajemen basis data relasional. MySQL dibuat oleh TcX dan telah dipercaya mengelola sistem dengan 40 buah database berisi 10.000 tabel dan 500 diantaranya memiliki 7 juta baris.

MySQL AB merupakan perusahaan komersial Swedia yang mensponsori dan memiliki MySQL. Pendiri MySQL AB adalah dua orang Swedia yang bernama David Axmark dan Allan Larson dan satu orang Finlandia yang bernama Michael”Monty”.

MySQL termasuk jenis RDBMS (Relasional Database Management System). Itulah sebabnya istilah seperti tabel, baris, kolom, digunakan pada MySQL. Pada MySQL sebuah database mengandung satu atau sejumlah tabel. Tabel terdiri atas sejumlah baris dan setiap baris mengandung satu atau beberapa kolom.

Adapun keunggulan dari MySQL adalah:

1. Mampu menangani jutaan user dalam waktu bersamaan. 2. Mampu menampung lebih dari 50.000.000 record. 3. Sangat cepat mengeksekusi printah.

4. MySQL menggunakan SQL dan bersifat free (gratis).

5. MySQL dapat berjalan diberbagai platform, antaralain Linux, Windows dan lain sebagainya.

(11)

Selain itu MySQL juga menyediakan dukungan open source, setiap pengguna MySQL diijinkan mengubah source untuk keperluan pengembangan atau menyelaraskan spesifikasi database sesuai kebutuhan.

B. Fungsi MySQL dalam sintaks PHP

PHP berfungsi sebagai Apllication Programming Interface (API) yang menghubungkan programmer dengan MySQL. API dapat diibaratkan sebagai seseorang dengan muka dua, satu muka menghadap programmer untuk berkomunikasi dengannya, dan satu muka lagi menghadap MySQL untuk menyampaikan pesan dari programmer.

Berikut beberapa fungsi MySQL yang sering digunakan beserta deskripsi singkat masing-masing fungsi tersebut:

1. mysql_connect()

Sebelum melakukan operasi apapun di MySQL, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuka koneksi dengan MySQL. Fungsi yang digunakan untuk membuka koneksi dengan MySQL adalah mysql_connect()

2. mysql_close()

digunakan untuk mengakhiri koneksi ke MySQL. Fungsi yang digunakan adalah mysql_close().

3. mysql_create_db()

selain digunakan untuk melakukan koneksi ke MySQL, username dan password yang diberikan oleh administrator server adalah juga merupakan ijin terbatas untuk membuat dan menggunakan database sendiri. Untuk

(12)

membuat database yang hanya dapat diakses oleh username dan password, digunakan fungsi mysql_create_db() setelah koneksi ke MySQL dibuka.

4. mysql_db_query()

pertintah yang diberikan kepada MySQL untuk melakukan sesuatu disebut dengan query. Query dikirim kepada database yang sedang aktif.

5. mysql_select_db()

jika suatu website menggunakan satu database, fungsi mysql_select_db() dapat digunakan memilih database yang sedang aktif. Dengan memilih database yang aktif tersebut dapat menghemat resource. Tidak perlu mengulang-ulang fungsi mysql_select_db() untuk mengirim query ke database yang aktif.

6. mysql_query()

fungsi mysql_query() digunakan untuk mengirim query kepada database yang aktif yang sudah dipilih dengan fungsi mysql_select_db().

7. mysql_fetch_row()

fungsi mysql_fetch_row() digunakan untuk mengambil hasil query dari database sebagai data numeric array. Fungsi ini akan mengambil data baris per baris (per record) dari database secara berulang-ulang sampai nilai kondisi query menjadi FALSE. Nilai kondisi query diperoleh dari fungsi mysql_query($query).

8. mysql_fecth_array()

hampir sama dengan mysql_fetch_row(), mysql_fetch_array() digunakan untuk mengambil hasil query dari databasae sebagai data associative array.

(13)

9. mysql_num_rows()

fungsi mysql_num_row() digunakan untuk menghitung jumlah row (blok data atau record) hasil query.

2.4 Model Pengembangan Perangkat Lunak A. Pengertian Software Developmet Life Cycle

Dalam buku Sukamto dan Shalahuddin (2013:26) mengemukakan bahwa : Software Developmet Life Cycle (SDLC) adalah proses proses mengembangkan atau mengubah suatu sistem perangkat lunak dengan menggunakan model-model dan metodologi yang digunakan orang untuk mengembangkan sistem-sistem perangkat lunak sebelumnya (berdasarkan best practice atau cara-cara yang sudah teruji baik).

B. Model Waterfall

Sukamto dan Shalahuddin (2013:28) menjelaskan bahwa “Model SDLC yaitu air terjun (waterfall) sering juga disebut model sekuensial linier (sequential linear) atau alur hidup klasik (classic life cycle). Model air terjun menyediakan alur hidup perangkat lunak secara sekuensial atau terurut dimulai dari analisis, desain, pengodean, pengujian, dan tahap mendukung (support)”.

ANALISIS DESAIN PENGODEAN PENGUJIAN

SISTEM / REKAYASA INFORMASI

Sumber: Sukamto (2013:29)

(14)

Adapun tahap-tahap dalam model waterfall menurut Sukamto yaitu: 1. Analisis kebutuhan perangkat lunak

Proses pengumpulan kebutuhan dilakukan secara intensif untuk menspesifikasikan kebutuhan perangkat lunak agar dapat dipahami perangkat lunak seperti apa yang dibutuhkan oleh user. Spesifikasi kebutuhan perangkat lunak perlu didokumentasikan.

2. Desain

Desain perangkat lunak adalah proses multi langkah yang fokus pada desain pembuatan program perangkat lunak termasuk struktur data, arsitektur perangkat lunak, representasi antarmuka, dan prosedur pengodean. Tahap ini mentranslasi kebutuhan perangkat lunak dari tahap analisis kebutuhan ke representasi desain agar dapat diimplementasikan menjadi program pada tahap selanjutnya. Desain perangkat lunak yang dihasilkan pada tahap ini juga perlu didokumentasikan.

3. Pembuatan kode program

Desain harus ditranslasi ke dalam program perangkat lunak. Hasil dari tahap ini adalah program komputer sesuai dengan desain yang telah dibuat pada tahap desain.

4. Pengujian

Pengujian fokus pada perangkat lunak secara dari segi lojik dan fungsional dan memastikan bahwa semua bagian sudah diuji. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir kesalahan (error) dan memastikan keluaran yang dihasilkan sesuai dengan yang diinginkan.

(15)

2.5 Software Pendukung

2.5.1 Dreamweaver

Menurut Wahana Komputer (2009:2) mengungkapkan bahwa:

Adobe Dremweaver merupakan salah satu aplikasi paling populer yang digunakan untuk membangun suatu website. Dreamweaver memberikan fasilitas pengeditan HTML secara visual. Aplikasi ini menyertakan berbagai fasilitas dan teknologi pemrograman web terkini seperti HTML, CSS, dan Javascript. Selain itu aplikasi ini juga memungkinkan pengeditan Javascript, XML, dan dokumen teks lainnya secara langsung. Aplikasi ini juga mendukung pemrograman Script Server Side seperti PHP, Aktive Server Page (ASP), ASP.NET, ASP Javascript, ASP VBScript, Coldfusion, dan Java Server Page (JSP).

Sumber: Wahana Komputer (2009:7)

Gambar II.3 Tampilan Adobe Dreamweaver CS4 A. Bagian-bagian Adobe Dreamweaver

Berikut ini adalah bagian-bagian yang terdapat pada jendela kerja Adobe Dreamweaver CS4:

(16)

Sumber: Wahana Komputer (2009:13)

Gambar II.4 Ruang kerja Adobe Dreamweaver CS4

1. Kelompok Panel (kotak merah)

Mengandung berbagai kelompok panel berdasarkan fungsi mereka, seperti mengelola file, mengedit tag html, menambahkan konten dinamis ke halaman dan menambahkan elemen desain ke halaman.

2. Menu (kotak kuning)

Berisi pilihan menu berdasarkan fungsi masing-masing menu, mulai dari membuat file baru hingga pembuatan site baru.

3. Toolbar (kotak orange)

Dokumen berisi pilihan yang membantu pengguna melakukan tugas-tugas seperti beralih antara tampilan yang berbeda dan memeriksa halaman web untuk standar aksesbilitas.

(17)

4. Jendela Dokumen (kotak hitam)

Adalah dimana pengguna akan menghabiskan sebagian besar waktu mereka di Dreamweaver. Jendela dokumen adalah tempat pengguna memasukan (atau sisipkan disalin) teks, menyisipkan foto, desain halaman anda, menerapkan format dan bentuk menyisipkan.

5. Status Bar (kotak biru)

Akan menampilkan link cepat ke berbagai elemen halaman inspektur.

6. Properti (kotak hijau)

Berisi pilihan untuk memodifikasi berbagai objek, seperti teks dan grafis, ditempatkan pada halaman web. Pilihan dalam panel ini akan bervariasi tergantung pada item yang dipilih

2.6 Teori Pendukung 2.6.1. Struktur Navigasi

Menurut Simarmata (2010:309) menyatakan bahwa “Stuktur navigasi adalah alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan dari rantai kerja dari beberapa area yang berbeda, juga dapat membantu mengorganisasikan seluruh elemen pembuatan website dengan memberikan perintah atau pesan”.

Ada empat macam bentuk dasar struktur navigasi, yaitu: 1. Struktur Navigasi Linier

Struktur navigasi linier hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut yang menampilkan satu demi satu tampilan layar secara berurut menurut urutannya. Tampilan yang dapat ditampilkan pada struktur jenis ini adalah

(18)

satu halaman sebelumnya atau satu halaman sesudahnya, tidak dapat dua halaman sebelumnya atau dua halaman sesudahnya, pengguna akan melakukan navigasi secara berurutan, dalam frame atau byte informasi satu ke yang lainnya.

Sumber: Andre (2014:1)

Gambar II.5 Struktur Navigasi Linier 2. Hierarkis

Struktur dasar ini disebut juga struktur “linear dengan percabang-an” karena pengguna melakukan navigasi di sepanjang cabang pohon struktur yang terbentuk oleh logika isi, seperti yang terlihat pada gambar dibawah ini.

Sumber: Andre (2014 : 2)

(19)

3. Nonlinear

Pengguna akan melakukan navigasi dengan bebas melalui isi proyek dengan tidak terikat dengan jalur yang sudah ditentukan sebelumnya, seperti yang terlihat pada gambar.

Sumber: Andre (2014 : 3)

Gambar II.7 Struktur Navigasi Non Linier 4. Komposit

Pengguna akan melakukan navigasi dengan (secara non-linear), tetapi terkadang dibatasi presentasi linear film atau informasi penting dan./atau pada data yang paling terorganisasi secara logis pada suatu hierarki, seperti yang terlihat pada Gambar.

Sumber: Andre (2014 : 4)

(20)

2.6.2. ERD (Entity Relationship Diagram)

Menurut Fathansyah (2015:81) menyimpulkan bahwa “Model Entity-Relationship yang berisi komponen-komponen Himpunan Entitas dan Himpunan Relasi yang masing-masing dilengkapi dengan atribut-atribut yang merepresentasikan seluruh fakta dari dunia nyata yang kita tinjau”, Dapat digambarkan dengan lebih sistematis dengan menggunakan ERD (Entity Relationship Diagram). Notasi-notasi simbolik di dalam ERD (Entity Relationship Diagram) adalah sebagai berikut :

1. Persegi panjang, menyatakan himpunan entitas.

2. Elip, menyatakan atribut (atribut yang berfungsi sebagai key digaris bawahi). 3. Belah ketupat, menyatakan jenis relasi.

4. Garis, merupakan penghubung antara relasi dan entity dan antara entity dengan atribut.

E

a

R

Link

Himpunan Entitas E

Atribut a sebagai key

Himpunan Relasi R

Sumber : Fathansyah (2015:82)

Gambar II.9 Simbol-Simbol ERD (Entity Relationship Diagram) Berikut adalah contoh penggambaran relasi antar himpunan entitas pada ERD (Entity Relationship Diagram) :

(21)

1. Relasi satu ke satu (one to one)

Dosen Mengepalai Jurusan

nama_dos alamat_dos nama_dos kode_jur kode_jur nama_jur

1 1

Sumber Fathansyah (2015:82)

Gambar II.10 Relasi Satu ke Satu (One to One) 2. Relasi satu ke banyak (one to many)

Dosen Mengajar Kuliah

nama_dos

alamat_dos

nama_dos kode_kul kode_kul nama_kul

1 N

waktu ruang sks semester

Sumber : Fathansyah (2015:83)

Gambar II.11 Relasi Satu ke Banyak (One to Many) 3. Relasi banyak ke banyak (many to many)

Mahasiswa Mempelajari Kuliah

nim

alamat_mhs

nim kode_kul kode_kul nama_kul

N N

indeks_nilai sks semester

nama_mhs

tgl_lahir

Sumber : Fathansyah (2015:84)

(22)

2.6.3. Logical Record Structured (LRS)

Menurut Dhanta dalam Junianto dan Yusa (2015:444) mengemukakan bahwa “LRS (Logical Record Structure) adalah representasi dari struktur record-record pada tabel-tabel yang terbentuk dari hasil antar himpunan entitas.

Menentukan kardinalitas, jumlah table dan Foreign Key (FK)”.

Logical Record Structured (LRS) yaitu representasi dari isi baris suatu tabel data struktur (record structured) pada tabel-tabel yang terbentuk dari hasil relasi antar himpunan entitas. Logical Record Structured dibentuk dengan nomor dari tipe record. Beberapa tipe record digambarkan oleh kotak empat persegi panjang dan dengan nama yang unik. Logical Record Structured terdiri dari

hubungan-hubungan (link) diantara tipe record, hubungan-hubungan yang menunjukan arah dari satu tipe record ke record lainnya.

Sumber : Suryati dan Bambang (2010:37)

(23)

2.6.4. Pengujian Web

Menurut Rizky (2011:264) mengemukakan bahwa “Black Box Testing adalah tipe testing yang memperlakukan perangkat lunak yang tidak diketahui kinerja internalnya. Sehingga para tester memandang perangkat lunak seperti layaknya sebuah kotak hitam yang tidak penting dilihat isinya, tapi cukup dikenai proses testing dibagian luar”.

Jenis testing ini hanya memandang perangkat lunak dari sisi spesifikasi dan kebutuhan yang telah didefinisikan pada saat awal perancangan. Sebagai contoh, jika tedapat sebuah perangkat lunak yang merupakan sebuah sistem informasi inventory di sebuah perusahaan.

Kasus dan Hasil Uji Coba (Data Normal)

Data Masukan Yang diharapkan Hasil Pengamatan Kesimpulan Username: tenia Password: Adminku Sistem mampu menampilkan halaman/hak akses admin

Hak akses admin tampil meliputi

OK

Sumber : Wahyuningrum dan Dwi (2015:62)

(24)

Gambar

Tabel terdiri atas sejumlah baris dan setiap baris mengandung satu atau beberapa  kolom
Gambar II.2 Ilustrasi model waterfall
Gambar II.3 Tampilan Adobe Dreamweaver CS4  A.  Bagian-bagian Adobe Dreamweaver
Gambar II.4 Ruang kerja Adobe Dreamweaver CS4
+7

Referensi

Dokumen terkait

Kami harap Bapak/Ibu peserta dapat menyesuaikan berdasarkan jadwal di atas dan memperhatikan ketentuan-ketentuan penting bagi peserta PPG yang disampaikan

Kompetensi Dasar : Mahasiswa mampu berkomunikasi secara lisan sesuai dengan tingkat dasar (A2). Materi Pokok/Penggalan Materi : einen

Website atau situs dapat diartikan sebagai kumpulan halaman-halaman yang digunakan untuk menampilkan informasi teks, gambar diam atau gerak, animasi, suara, dan atau

Website adalah kumpulan-kumpulan halaman yang menampilkan berbagai macam informasi teks, data, gambar diam maupun bergerak, data animasi suara, video maupun

Pada tahun 1972 status perusahaan disahkan menjadi swasta nasional (PMDN) dan produksinya berubah dari remilling menjadi crumb rubber (karet.. Muhammad Ilham : Perancangan

Tabel 4.20 Pengukuran Akurasi Hasil Peramalan Eksponensial Sederhana (α = 0,9) dengan Dekomposisi Musiman

Tataran ekslusi, melihat apakah dalam suatu teks berita ada kelompok atau aktor yang dikeluarkan dari pemberitaan dan strategi wacana apa yang dipakai dalam melakukan hal

However, when he came out, he asked me why I went to school as it was a public holiday.” Jadi, jawaban yang tepat adalah D karena dia melakukan kesalahan yaitu berangkat ke sekolah