PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) TERHADAP AKTIVITAS ANALGESIK DAN ANTIINFLAMASI MELALUI EKSPRESI ENZIM SIKLOOKSIGENASE
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
UJI ANALGESIK FRAKSI ETANOL-HEKSAN EKSTRAK METANOL-AIR DAUN Macaranga tanarius DENGAN METODE GELIAT PADA MENCIT GALUR
Pengujian analgesik menggunakan metode geliat (Koster et al. Hewan uji dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Masing-masing perlakuan terdiri dari 5 ekor mencit. Dosis
Hasil Pengamatan Frekuensi Geliat Mencit pada Kelompok Dosis Senyawa Uji O -(4 -Fluorobenzoil) Piroksikam, Senyawa Pembanding (Piroksikam) dan. Kelompok
Pada penelitian ini digunakan 50 ekor mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 10 ekor mencit yaitu kelompok kontrol diberi suspensi
Hewan yang digunakan adalah 24 ekor mencit putih jantan galur BALB/c, kemudian dibagi menjadi 4 kelompok yaitu kelompok kontrol yang diberi CMC Na 0,5ml/20gBB mencit dan 3
Kelompok 1 sebagai kontrol positif mencit jantan diberi imboost, kelompok 2 sebagai kontrol negatif mencit jantan diberi NA CMC, kelompok 3 mencit jantan diberi suspensi
Vitamin C sebagai pembanding atau kontrol positif termasuk antioksidan yang lebih kuat jika dibandingkan dengan ekstrak daun kelor yang digunakan sebagai sampel
Sedangkan kelompok kontrol terdiri dari kontrol negatif yaitu Na-CMC 0,5%, Na-CMC 0,5 % juga digunakan sebagai pelarut bagi ekstrak etanol daun ramania karena dapat mendispersikan