• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGUMUMAN. Nomor: 590/ os33 /19

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PENGUMUMAN. Nomor: 590/ os33 /19"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

(1)

CILACAP

PEMERINTAH KABUPATEN CILACAPP

SEKRETARIAT DAERAH

Jalan Jenderal Soedirnman Nomor 32 Telepon (0282 ) 534771-534775 Faksimil ( 0282) 535222 Website: www.cilacapkab. go.id E-mail: [email protected]

CILACAP

Kode Pos 53223

PENGUMUMAN

Nomor: 590/ os33 /19

Berdasarkan Pasal 45 dan 46 Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah bagi Pembangunan untuk Kepentingan Umum, maka bersama ini diumumkan

Keputusan Bupati Cilacap Nomor: 590/750/19/TAHUN 2020 Tanggal 2 November 2020

tentang Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah untuk Pembangunan Jaringan Jalan Lintas Selatan

(JJLS)

Provinsi Jawa

Tengah

di

Kabupaten

Cilacap

2

1.

Peta Lokasi Pembangunan Jaringan Jalan Lintas Selatan (JJLS) di Kabupaten Cilacap

sebagaimana terlampir.

3 Maksud dan tujuan pembangunan Jaringan Jalan Lintas Selatan Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Cilacap yaitu untuk mengembangkan Pulau Jawa di Wilayah Jawa Tengah bagian Selatan, guna mendukung pertumbuhan ekonomi daerah antara lain di bidang pertanian, perikanan, perkebunan, pertambangan industri dan perdagangan serta pariwisata sesuai dengan kondisi dan karakteristik masing-masing wilayah.

Tanah yang diperlukan untuk pembangunan Jaringan Jalan Lintas Selatan (JJLS) di

Kabupaten Cilacap seluas 253 m* terletak di Desa Cisumur dan Desa Sidaurip

Kecamatan Gandrungmangu Kabupaten Cilacap.

5 Pelaksanaan pengadaan tanah akan dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2020.

6

Perkiraan jangka waktu pembangunan akan dilaksanakan pada tahun 2020-2021

Demikian disampaikan untuk mendapat perhatian sebagaimana mestinya.

Cilacap

2 November 2020 SEKRETARIS DAERAH

KABUPATEN CILACAP

aNTAASelaku

Ketua

PersiapanRengadaanfanah

SETDA

DrSARIn MAÝRUF. ST, MM

Pembina Utama Madya

(2)

BUPATI CILACAP PROVINSI JAWA TENGAH

KEPUTUSAN BUPATI CILACAP

NOMOR:

59975

/19/TAHUN

2020

TENTANG

PENETAPAN LOKASI PENGADAAN TANAH UNTUK PEMBANGUNAN

JARINGAN JALAN LINTAS SELATAN PROVINSI JAWA TENGAH DI KABUPATEN CILACAP

BUPATI CILACAP,

Menimbang :a. bahwa dalam rangka mendorong perkembangan Wilayah Selatan Jawa Tengah secara optimal serta menyediakan infrastruktur

aksesibilitas wilayah yang memadai guna menghubungkan antar

daerah khususnya di wilayah Kabupaten Cilacap, akan dibangun

Jaringan Jalan Lintas Selatan Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten

Cilacap;

b. bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 19 ayat (2) Undang-Undang

tentang

Nomor 2 Tahun 2012 Pengadaan Tanah Bagi

Pembangunan Untuk Kepentingan Umum, menyebutkan bahwa Gubernur menetapkan lokasi dalam waktu paling lama 14 (empat

belas)

permohonan penetapan oleh instansi yang memerlukan tanah;

C. bahwa berdasarkan Berita Acara Kesepakatan Konsultasi Publik

Rencana Lokasi Pembangunan Jaringan Jalan Lintas Selatan

(JJLS)

di

Kabupaten

Cilacap

Nomor

Oktober 2020, Pihak yang berhak telah menyetujui dan

hari kerja

terhitung

sejak diterimanya

pengajuan

590/06460/19 tanggal 26

menyepakati atas rencana lokasi pembangunan Jaringan Jalan Lintas Selatan di Kabupaten Cilacap yang terletak di Desa

Cisumur dan Desa

Sidaurip

Kecamatan Gandrungmangu

Kabupaten Cilacap;

d. bahwa berdasarkan

pendelegasian

wewenang pelaksanaan

tahapan persiapan pengadaan tanah kepada Bupati dalam

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 18 Tahun 2013 tentang

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Persiapan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum sebagaimana telah

beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 7 Tahun 2017 tentang Perubahan Ketiga Atas

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 18 Tahun 2013 tentang

Petunjuk Teknis Pelaksanaan Persiapan Pengadaan Tanah Bagi

Pembangunan

mendukung kelancaran pembangunan Jalan Lintas Selatan

Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Cilacap, perlu menetapkan

lokasi pengadaan tanah pembangunan Jaringan Jalan Lintas

Selatan Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Cilacap;

(3)

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam

huruf a, huruf b, huruf c, dan huruf d, perlu menetapkan

Keputusan Bupati Cilacap tentang Penetapan Lokasi Pengadaan

Tanah Untuk Pembangunan Jaringan Jalan Lintas Selatan Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Cilacap;

:1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan

Daerah-daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Propinsi Djawa

Tengah (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950 Nomor

42);

Mengingat

2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar

Pokok-pokok Agraria (Lembaran Negara

Tahun 1960 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Republik Republik Indonesia

Indonesia Nomor 2043);

3. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 51 Tahun 1960 tentang Larangan Pemakaian Tanah Tanpa Izin Yang Berhak Atau Kuasanya (Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahun 1960 Nomor 158, Tambahan Lembaran Negara Republik

Indonesi Nomor 2106);

4. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 1961 tentang Pencabutan Hak Benda-benda Yang Ada di Atasnya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1961 Nomor 288, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2324); hak Atas Tanah dan

5. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 68, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725);

6. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum (Lembaran Negara

Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 22, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5280);

7. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan

Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 224, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor

5587) sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan

Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia

Tahun 2015 Nomor 58, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5679);

8. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1953 tentang Penguasaan

Tanah-tanah Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1953 Nomor 14, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 362);

9. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 1973 tentang Acara

Penetapan Ganti Kerugian Oleh Pengadilan Tinggi Sehubungan Dengan Pencabutan Hak-hak Atas Tanah dan Benda-benda Yang

Ada di Atasnya (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun

1973 Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

(4)

10. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 1988 tentang Koordinasi

Kegiatan Instansi Vertikal di Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1988 Nomor 10, Tambahan Lembaran Negara

Republik Indonesia Nomor 3373);

11. Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1996 tentang Hak Guna

Usaha,

Hak Guna Bangunan dan Hak Pakai Atas Tanah

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1996 Nomor 58,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4725); 12. Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran

Tanah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1953 Nomor

14, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 362); 13. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2004

tentang

Penatagunaan Tanah (Lembaran

Tahun 2004 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4385);

Negara Republik Indonesia

14. Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2014 tentang

Pengelolaan Barang

Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 92, Tambahan Lembaran

Negara Republik Indonesia Nomor 5533) sebagaimana telah

Milik

Negara/Daerah (Lembaran Negara

diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020

tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahuun

2014 tentang Pengelolaan Barang Milik

(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2020 Nomor 142,

Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 6523);

Negara/Daerah

15. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan

Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2019 Nomor 42, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia

Nomor 6322);

16. Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012

tentang

Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 156) sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Presiden Nomor 148 Tahun 2015

tentang Perubahan Keempat Atas Peraturan Presiden Nomor 71 Tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Pengadaan Tanah Bag

Pembangunan Untuk Kepentingan Umum (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 366);

17. Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap Nomor 9 Tahun 2011

tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Cilacap Tahun

2011

2031 (Lembaran Daerah Kabupaten Cilacap Tahun 2011

Nomor 9, Tambahan Lembaran Daerah Kabupaten Cilacap Nomor

63);

18. Peraturan Daerah Kabupaten Cilacap Nomor 9 Tahun 2016

tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Cilacap (Lembaran Daerah Kabupaten Cilacap Tahun 2016 Nomor

(5)

MEMUTUSKAN:

Menetapkan

KESATUJ :Lokasi Pengadaan Tanah Untuk Pembangunan Jaringan Jalan

Lintas Selatan Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Cilacap, sebagai

berikut:

a. Nama Instansi: Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

Kabupaten Cilacap

t253 m2 (lebih kurang dua ratus lima puluh

tiga meter persegi)

1. Desa

Gandrungmangu

dengan

luas t103 m2

(lebih kurang seratus tiga meter persegi) b. Luas Tanah

C. Lokasi Cisumuur Kecamatan

2. Desa

Sidauripp

Kecamatan

Gandrungmangu

dengan

luas +150 m2

(lebih kurang

seratus lima

puluh

meter

persegi)

Pembangunan

Jaringan

Jalan Lintas Selatan

Provinsi Jawa Tengah di Kabupaten Cilacap.

d. Peruntukan

:Peta Lokasi Pengadaan Tanah sebagaimana dimaksud Diktum

KESATU,

tercantum dalam

Lampiran

Keputusan

ini.

KEDUA

:Pelaksanaan Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah sebagaimana

KESATU, dilakukan

KETIGA

dimaksud Diktum

dengan

syarat dan

ketentuan sebagai berikut:

perolehan

hak atas tanah melalui

pengadaan

tanah sesuai

a.

ketentuan peraturan perundang-undangan;

b. apabila di lokasi dimaksud terdapat tanah dan/atau bangunan milik/dalam penguasaan Pemerintah, Pemerintah Daerah,

dan/atau Desa, agar diselesaikan sesuai ketentuan peraturan

perundang-undangan;

C. penggunaan

tanah

harus

berdasarkan

kajian

dampak

lingkungan

serta

dampak

sosial

masyarakat

yang timbul sesuai

ketentuan peraturan perundang-undangan

d. apabila perolehan tanah telah selesai dilaksanakan,

selanjutnya segera mengajukan permohonan hak atas tanah

tanah

sampai

dengan

dikeluarkan

sertipikat

hak atas

dimaksud;

e. pelaksanaan pembangunan fisik pada lokasi pengadaan tanah dimaksud agar melibatkan tenaga kerja dari

masyarakat

sekitar.

Penetapan Lokasi Pengadaan Tanah sebagaimana dimaksud Diktum KESATU, berlaku selama 2 (dua) tahun terhitung sejak

tanggal ditetapkan dan dapat diperpanjang 1 (satu) kali untuk

KEEMPAT

(6)

KELIMA

Segala biaya yang timbul sebagai akibat ditetapkannya Keputusan

ini dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah

Kabupaten Cilacap.

KEENAM

Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

Ditetapkan di Cilacap

pada tanggal 02 NOV 7070

BUPATI CILACAP,

(7)

LAMPIRAN

KEPUTUSAN BUPATI CILACAP

NOMOR:

590/.7

5 n

/19/TAHUN 2020

TENTANG

PENETAPAN LOKASI PENGADAAN

TANAH UNTUK PEMBANGUNAN

JARINGAN JALAN LINTAS SELATAN PROVINSI JAWA TENGAH DI

KABUPATEN CILACAP

PETA LOKASI TANAH UNTUK PEMBANGUNAN JARINGAN JALAN LINTAS SELATAN

PROVINSI JAWA TENGAH DI KABUPATEN CILACAP

DINAS PEKERJAAN UMUM DAN

RUANG PEMOHON PENATAAN KABUPATEN U CILACAP DESA 1. CISUMUR 2. SIDAURIP KECAMATAN GANDRUNGMANGU SKALA 1 : 100 KABUPATEN CILACAP

2Lokas

Tanah

di Desa Cisumur

Lokasi Tanah Desa Sidaurnp

Garis Lintang:| 7*32 10.71'S

Garis

Lintang: 73213. 16'S

Garis bujur:10849 10.84T

Garis buur: 10849' 58.47T

Keterangan:

- Rencana Jaringan Jalan Lintas Selatan

BUPATICILACAP,

Referensi

Dokumen terkait

Aspek kualitas aktiva produktif terdiri dari rasio volume pinjaman pada anggota terhadap volume pinjaman diberikan, rasio risiko pinjaman bermasalah terhadap pinjaman

Gambar Testrik sebagai tempat diletakkannya spesimen uji, posisi testrik yaitu diatas anvil.. Gambar Posisi Mesin bor tangan yang berfungsi sebagai

Menyatakan dengan sebenarnya bahwa skripsi yang saya tulis ini benar-benar merupakan hasil karya saya sendiri, bukan merupakan pengambillalihan tulisan atau

berdistribusi normal dengan mean nol dan varian konstan.. Model MGWR adalah model regresi yang beberapa koefisien dari peubah. independennya bersifat konstan, sedangkan

sebagai masukan bagi Pemerintah Kota Medan mengenai indeks kepuasan masyarakat. terhadap kualitas pelayanan publik di kecamatanMedan Tembung,

Sebaran daerah asal mahasiswa dapat dipetakan berdasarkan letak geografis menggunakan data spasial dalam bentuk peta yang dipadukan dengan basisdata

Dimensi lapangan yaitu 1.2m x 1.2m, dimana lapangan yang digunakan berwarna hijau dan biru dan ukuran garis sebagai track robot line follower ini yaitu 2cm

Penurunan kadar air pada biji kopi yang telah sangrai, disebabkan karena suhu yang semakin tinggi dan semakin lamanya proses penyangraian biji kopi mengakibatkan air yang