• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pola Perubahan Penggunaan Lahan Sub Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikujang

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pola Perubahan Penggunaan Lahan Sub Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Cikujang"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Pengelolaan Tata guna lahan Sub-Sub DAS Cikujang (1994-2009).
Gambar 1. Luas Kawasan lindung dan Budidaya Sub-Sub DAS Cikujang
Gambar 3. Pola perubahan penggunaan lahan Sub Sub DAS Cikujang (2005-2009)

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : (1) Perubahan penggunaan lahan di Sub DAS Sigeaon tahun 1997 sampai tahun 2012; (2) Dampak perubahan

Perubahan tutupan lahan terbesar pada tahun 1990 – 2005 adalah hutan lahan kering primer menjadi kebun sawit dengan perubahan seluas 1.806,03 Ha.Sedangkan tahun 2005 – 2015

Pola perubahan tutupan lahan yang terjadi pada periode tahun 1990-2001 menunjukkan perubahan dominan dari lahan budidaya pertanian yaitu sawah,. tegalan dan kebun campuran

Perubahan tata guna lahan yang terjadi pada suatu kawasan menyebabkan terjadinya perubahan baik langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi kawasan catchment

Perencanaan arahan penggunaan lahan pada Sub DAS Telagawaja didasarkan pada kodisi fisik lahan saat ini, arahan klasifikasi fungsi kawasan, prediksi erosi dan tingkat bahaya erosi

Tujuannya adalah untuk mengetahui perubahan luas lahan hutan menjadi lahan kelapa sawit , memetakan kelas kesesuaian lahan untuk kelapa sawit serta mengetahui kualitas tanah hutan

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa berubahnya pola penggunaan lahan dari tahun 2016 sampai 2026, dimana berkurangnya lahan hutan dan meningktnya lahan pertanian dan lahan terbangun,

Kawasan DAS Noelmina terbagi menjadi aliran sungai, hutan, lahan kosong, padang rumput, sawah dan semak belukar, Perubahan yang terjadi sangat bervariasi sebagai berikut, luas aliran