ARAHAN PENGGUNAAN LAHAN SUB DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) TELAGAWAJA PROVINSI BALI
Teks penuh
Dokumen terkait
Penelitian ini merupakan metode deskriptif eksploratif yang dilakukan untuk mengetahui tingkat bahaya erosi di kawasan hulu DAS Wampu (Sub DAS.. Lau Biang) melalui penghitungan
Pengaruh Perubahan Penggunaan Lahan Terahdap Erosi Pada Cekungan Cikumutuk Daerah Tangkapan Air Citarik Sub-DAS Cimanuk Hulu Kabupaten Garut. Dibimbing oleh
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Bahaya erosi permukaan (ton/ha/tahun) di Sub DAS Lau Padung Kecamatan Namorambe (2) Erosi terbolehkan pada lahan pertanian di Sub DAS
Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengevaluasi tingkat bahaya erosi di kawasan sub DAS Krung Simpo pada berbagai jenis penggunaan lahan dengan teknik konservasi yang
Untuk kategori tingkat bahaya erosi sedang, berat, dan sangat berat pada sub DAS Tapung Kanan, kontribusi signifikan bersumber dari tipe penggunaan lahan
pemanfaatan fungsi kawasan di Sub DAS Rawapening tergolong tinggi hingga mencapai 19,86% dengan luas 5429,94 Ha dimana 3937,20 Ha lahan mengalami perubahan dari
64% penggunaan lahan wilayah kecamatan Kasihan yang masuk ke dalam wilayah DAS Progo sudah sesuai dengan fungsi kawasan DAS Progo.. Seba- gian besar penggunaan lahan pemukiman
Hasil analisis ISM terhadap arahan kebijakan dinamika perubahan penggunaan lahan pada DAS Antokan berdasarkan penilaian pakar, maka terdapat dua sub elemen yang