BAB III METODOLOGI
1.1 Waktu dan Lokasi Kegiatan
Pelaksanaan studi kasus berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan pada Januari 2019-Desember 2021. Lokasi kegiatan studi kasus ini yaitu menganalisis pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan area konservasi di lokasi kerja PT. Unggul Lestari, di Kabupaten Kotawaringin Timur, Provinsi Kalimantan Tengah.
1.2 Ruang Lingkup Studi Kasus
Ruang lingkup dan batasan studi kasus yaitu di area konsesi/HGU PT. Unggul Lestari dengan luas area HGU 14.445 Ha dengan luas area konservasi didalam hgu 1.821,12 Ha yang berada di 8 desa yaitu Desa Bukit Indah, Desa Tribuana, Desa Batu Agung, Desa Tumbang Boloi, berada di Kecamatan Telaga Antang, dan Desa Tumbang Sepayang, Desa Sungai Hanya, Desa Tumbang Manya, dan Desa Tumbang Kalang berada di Kecamatan Antang Kalang.
1.3 Sumber dan Metode Pengumpulan Data
Dalam studi kasus ini data yang akan dikumpulkan berupa data sekunder. Data sekunder didapatkan dari studi pustaka dan dokumen-dokumen yang berhubungan dengan pelaksanaan kegiatan ini. Data sekunder yang digunakan berupa laporan hasil kegiatan lapangan Pengelolaan dan Pemantauan Area Konservasi di PT. Unggul Lestari. Lokasi pengambilan studi kasus ini dipilih secara sengaja (purposive sampling) pada lokasi kerja yang telah dilakukan penilaian HCV maupun pendekatan HCS di PT. Unggul Lestari.
3.4 Analisis Data Studi Kasus
Pada penulisan studi kasus dilakukan analisis data secara deskriptif pada pelaksanaan kegiatan. Data yang diperoleh akan dianalisis dengan menggunakan metode Analisis Deskriptif. Analisis data tersebut digunakan untuk menggambarkan kondisi dan hasil pelaksanaan kegiatan pada masing-masing lokasi. Analisis deskriptif didukung oleh dokumentasi agar dapat memperlihatkan kondisi dilapangan secara detail.