• Tidak ada hasil yang ditemukan

RESUME HASIL VERIFIKASI LK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RESUME HASIL VERIFIKASI LK"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

RESUME HASIL VERIFIKASI LEGALITAS KAYU KOPERASI TUNAS HARAPAN

(1) Identitas LVLK :

a. Nama Lembaga : PT TRANsTRA PERMADA

b. Alamat : Jl. Petung 2 Kampus Instiper Papringan

Yogyakarta

c. Nomor telepon/faks/E-mail : 08112652998, (0274) 555046

d. Direktur : Ir. Tri Madiyono

e. Standar : Peraturan Dirjen BUK P.14/VI-BPPHH/2014 f. Tim Audit : Ir. Titik Kuswandari (Auditor)

g. Tim Pengambil Keputusan : Teguh Yuwono, S.Hut.,M.Sc (2) Identitas Auditee :

a. Nama Kelompok : KOPERASI TUNAS HARAPAN

b. Akta Pendirian : Akta Pendirian Nomor :

654/BH/KDK4.2/VII/2000, tanggal 15 Juli 2000, disahkan oleh Kepala Kantor Koperasi dan PKM Bengkalis a.n Menteri Negara Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah.

c. Lokasi Hutan Hak : Desa Delik, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau d. Alamat : Jl. Proklamasi No.01 Km 70, Desa Dayun,

Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak

e. Nomor telepon/faks/E-mail : 081270433334 f. Pengurus KOPERASI TUNAS HARAPAN :

Pengurus

Ketua : H. HASMAR Sekretaris : AMAT JAIS

Bendahara : H.M. SAIP

Badan Pengawas

Ketua : NASARUDDIN

Anggota : HAMDAN

Anggota : USLI

(2)

(3) Ringkasan Tahapan :

Tahapan Waktu dan

Tempat Ringkasan Catatan Konsultasi Publik (bila

dibutuhkan) Tidak Dilakukan Tidak Dilakukan Pertemuan Pembukaan Hotel Batiqa

Pekanbaru Tgl :19 Mei 2016

Penyampaian tujuan, ruang lingkup, metodologi, jadwal audit, perkenalan tim audit, prosedur verifikasi dan meminta surat penunjukan wakil manajemen.

Verifikasi Dokumen dan

Observasi Lapangan Hotel Batiqa Pekanbaru dan Lokasi hutan Hak di Desa Delik, Kec.

Pelalawan, Kab.

Pelalawan, Provinsi Riau

Tanggal : 19 Mei 2016 sampai dengan 21 Mei 2016

Verifikasi terhadap dokumen kepemilikan / penguasaan lahan yang dimiliki oleh anggota KOPERASI TUNAS HARAPAN beserta peta / sketsa lokasi hutan hak anggota.

Analisis terhadap kriteria dan indikator sesuai dengan Peraturan Dirjen BUK P.14/VI-BPPHH/2014 lampiran 2.3 tentang Standard dan Pedoman Pelaksanaan Penilaian Kinerja Pengelolaan Hutan Produksi Lestari dan Verifikasi Legalitas Kayu pada Hutan Hak.

Pertemuan Penutupan Hotel Batiqa Pekanbaru, Tanggal : 21 Mei 2016

Pemaparan hasil verifikasi yang dilakukan tim auditor dan menyampaikan Hasil Verifikasi. Total yang diverifikasi berjumlah 17 (tujuh belas) verifier, yang tidak diaplikasikan / Not applicable (NA) berjumlah 8 (delapan) verifier. Verifier yang memenuhi berjumlah 9 (sembilan) verifier.

Pengambilan Keputusan Yogyakarta, tanggal

14 Juni 2016 Sertifikat diterbitkan

(4) Resume Hasil Penilaian :

Kriteria/Indikator/Verifier Nilai Ringkasan Justifikasi Prinsip 1. Kepemilikan kayu dapat dibuktikan keabsahannya

Kriteria 1.1. Keabsahan hak milik dalam hubungannya dengan areal, kayu dan perdagangannya Indikator 1.1.1. Pemilik hutan hak mampu menunjukkan keabsahan haknya

Verifier 1.1.1.(a) Dokumen pemilikan / penguasaan lahan yang sah (alas titel / dokumen yang diakui pejabat yang berwenang)

Memenuhi Dokumen kepemilikan / penguasaan lahan yang diakui di KOPERASI TUNAS HARAPAN berupa Surat Keterangan Riwayat Kepemilikan Tanah (SKRKT).

Hasil Verifikasi dokumen menunjukkan terdapat dokumen kepemilikan/

penguasaan lahan pada semua anggota KOPERASI TUNAS HARAPAN.

Areal Hutan Hak berada pada Areal

(3)

Penggunaan Lain (APL), hal ini sesuai hasil telaah Status Fungsi Kawasan yang dilakukan oleh BPKH Wilayah XIX Pekanbaru dengan Surat No.

S.278/BPKH.XIX-3/2016 tanggal 20 Mei 2016.

Verifier 1.1.1.(b) Dokumen legalitas pemegang HGU yang sah yang mencakup Akte Perusahaan, SIUP, TDP, NPWP, dokumen lingkungan, dokumen K3 serta KKB / Peraturan Perusahaan yang relevan.

Tidak diaplikasikan

KOPERASI TUNAS HARAPAN, adalah Kelompok hutan hak bukan pemegang HGU

Verifier 1.1.1.(c) Peta / sketsa areal hutan hak dan batas-batasnya di lapangan

Memenuhi Hasil verifikasi terhadap Peta Areal Hutan Hak KOPERASI TUNAS HARAPAN menunjukkan bahwa tersedia Peta yang memuat sebaran bidang lahan (persil) untuk seluruh anggotanya. Sedangkan dari observasi lapangan menunjukkan bahwa lahan yang dimiliki atau dikuasai oleh anggota KOPERASI TUNAS HARAPAN memiliki batas-batas yang jelas dan dapat diidentifikasi di lapangan berupa .

Verifier 1.1.1.(d) Akte notaris bagi kelompok dalam hal verifikasi dilakukan dalam kelompok

Memenuhi KOPERASI TUNAS HARAPAN telah memiliki Akta Pendirian Koperasi Nomor : 654/BH/KDK4.2/VII/2000 tanggal 15 Juli 2000, disahkan oleh Kepala Kantor Koperasi dan PKM Bengkalis a.n Menteri Negara Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah.

Indikator 1.1.2 Pemilik hutan hak (baik individu maupun kelompok) mampu membuktikan dokumen angkutan kayu yang sah.

Verifier 1.1.2. Dokumen Angkutan Hasil Hutan yang sah

Memenuhi Pada bulan September dan Oktober 2015 KOPERASI TUNAS HARAPAN telah melakukan penebangan dan penjualan kayu. Dokumen angkutan kayu yang digunakan berupa SKAU yang diterbitkan oleh Pejabat yang berwenang yaitu P2SKAU

Indikator 1.1.3 Unit kelola atas kayu yang berasal dari pohon yang tumbuh alami sebelum terbitnya alas titel menunjuk-kan bukti pelunasan pungutan pemerintah sektor kehutanan dalam hal pemu ngutan atas tegakan yang tumbuh sebelum pengalihan hak / penguasaan.

Verifier 1.1.3. Bukti pembayaran hak negara berupa PSDH/DR dan pengganti nilai tegakan.

Tidak diaplikasikan

Hutan hak KOPERASI TUNAS HARAPAN sebagian (seluas 200 Ha) berisi tegakan yang tumbuh alami sebelum terbitnya alas titel berupa belukar, akan tetapi pada saat verifikasi belum dilakukan pemungutan/penebangan, sehingga

(4)

belum dilakukan pembayaran PSDH/DR Kriteria 1.2. Unit usaha dalam bentuk kelompok

Indikator 1.2.1. Akte atau dokumen pembentukan kelompok Verifier 1.2.1. Akte atau

dokumen pembentukan kelompok

Memenuhi Tersedia Akte Pendirian KOPERASI TUNAS HARAPAN Nomor : 654/BH/KDK4.2/VII/2000 tanggal 15 Juli 2000, disahkan oleh Kepala Kantor Koperasi dan PKM Bengkalis a.n Menteri Negara Koperasi dan Pengusaha Kecil Menengah.

Kriteria 1.3. Pemenuhan penggunaan Tanda V-Legal Indikator 1.3.1. Implementasi Tanda V-Legal

Verifier 1.3.1. Tanda V-Legal yang dibubuhkan sesuai ketentuan yang berlaku

Tidak diaplikasikan

KOPERASI TUNAS HARAPAN merupakan Kelompok Hutan Hak yang belum mendapatkan Sertifikat Legalitas Kayu, sehingga belum berhak menggunakan Tanda V-Legal.

Prinsip 2. Pemenuhan terhadap peraturan ketenaga-kerjaan

Kriteria 2.1. Pemenuhan ketentuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pemegang HGU

Indikator 2.1.1. Prosedur dan implementasi K3 Verifier 2.1.1. a.

Pedoman/prosedur K3 untuk implementasi K3.

Tidak diaplikasikan

KOPERASI TUNAS HARAPAN adalah Kelompok pemilik hutan hak, bukan pemegang HGU

Verifier 2.1.1 b. Peralatan K3 (seperti peralatan P3K dan Alat Pelindung Diri.

Tidak diaplikasikan

KOPERASI TUNAS HARAPAN adalah Kelompok pemilik hutan hak, bukan pemegang HGU

Verifier 2.1.1 c. Catatan kecelakaan kerja

Tidak

diaplikasikan KOPERASI TUNAS HARAPAN adalah Kelompok pemilik hutan hak, bukan pemegang HGU

Kriteria 2.2. Pemenuhan hak-hak tenaga kerja

Indikator 2.2.1. Kebebasan berserikat bagi pekerja untuk HGU Verifier 2.2.1. Ada serikat pekerja

atau kebijakan perusahaan yang membolehkan untuk membentuk atau terlibat dalam kegiatan serikat pekerja

Tidak diaplikasikan

KOPERASI TUNAS HARAPAN adalah Kelompok pemilik hutan hak, bukan pemegang HGU

Indikator 2.2.2. Adanya Kesepakatan Kerja Bersama (KKB)/ Peraturan Perusahaan (PP) untuk HGU yang mempekerjakan karyawan > 10 orang.

Verifier 2.2.2. Ketersediaan Dokumen KKB atau PP

Tidak

diaplikasikan KOPERASI TUNAS HARAPAN adalah Kelompok pemilik hutan hak, bukan pemegang HGU

Indikator 2.2.3. Tidak mempekerjakan anak di bawah umur

(5)

Verifier 2.2.3. Tidak ada pekerja yang masih di bawah umur

Memenuhi Pemilik hutan hak KOPERASI TUNAS HARAPAN tidak mempekerjakan anak di bawah umur

Prinsip 3. Pemenuhan aspek lingkungan dan sosial yang terkait dengan penebangan

Kriteria 3.1 HGU atau pemilik hutan hak telah memiliki dokumen lingkungan sesuai dengan ketentuan yang berlaku (jika dipersyaratkan oleh ketentuan yang berlaku)

Indikator 3.1.1 HGU atau Pemilik hutan hak telah memiliki dokumen lingkungan yang telah disahkan sesuai peraturan yang berlaku meliputi seluruh areal kerjanya.

Verifier 3.1.1. Dokumen lingkungan yang relevan seperti AMDAL, UKL/UPL, SPPL, SIL, DPLH dan lainnya.

Memenuhi Tersedia dokumen lingkungan berupa UKL-UPL yang lengkap dan telah disahkan

Indikator 3.1.2 HGU atau Pemilik hutan hak memiliki laporan pengelolaan dan pemantauan lingkungan

Verifier 3.1.2. a. Dokumen laporan pengelolaan dan pemantauan lingkungan yang relevan

Memenuhi Dokumen laporan pengelolaan dan pemantauan lingkungan tersedia

Verifier 3.1.2. b. Bukti pelaksanaan pengelolaan dan pemantauan lingkungan

Memenuhi Pengelolaan dan pemantauan lingkungan dilaksanakan sesuai dengan rencana

Yogyakarta, 14 Juni 2016

Ir. Tri Madiyono Direktur

Referensi

Dokumen terkait

Dengan persentase kelengkapan paling tinggi terdapat di sekolah menengah pertama negeri 01 Kuwarasan yaitu 95,15 % dan persentase kelengkapan paling rendah terdapat di

Kalau kita bisa membangun keluarga kita sesuai dengan Firman Tuhan, maka hidup kita akan menjadi kokoh dan mengalami terobosan-terobosan besar dalam hidup kita.. Itulah sebabnya

TLKM : Trend Bullish & Fase Akumulasi, didukung Stochastic Overbought, candle Hanging Man, penutupan di atas 2.351 (5- day MA), trend volume meningkat, dukung peluang

Pertimbangan Total Economic Values harus menjadi pedoman pada setiap pengambilan keputusan yang terkait dengan KEHATI. Penerapan Rencana Tata

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan dalam menciptakan program pembelajaran yang lebih baik lagi sehingga diharapkan dapat mencegah remaja

Perlu ditekankan bahwa sesungguhnya penyelenggaraan program pelatihan dan pengernbangan sangat situasional sifat- nya. Artinya, dengan penekanan pada perhitungan

Dengan adanya kegiatan ini, lansia yang berada di Desa Perancak merasa terbantu karena dapat memeriksakan kesehatan mereka serta menambah wawasan mengenai bahaya

Kami akan menyediakan sokongan kepada PBT untuk mencapai sasaran agar tambahan 10 PBT akan memperoleh penarafan yang lebih baik pada tahun 2010 daripada yang