PUSDATIN KEMENDIKBUD
MODUL 12
INOVASI PEMBELAJARAN
MEMANFAATKAN
LEMBAR PENGESAHAN
MODUL PEMBELAJARAN BERBASIS TIK (PembaTIK) LEVEL KREASI
Judul
INOVASI PEMBELAJARAN YANG MEMANFAATKAN MULTIMEDIA INTERAKTIF
Sasaran :
Guru Mata Pelajaran dan Guru Kelas
Penulis Pengkaji
Mohamad Maulana Yusup Deni Ranoptri
NIP. 198311032011011007
Drs. Kusnandar, M.Pd NIP. 196204031990031001
Pusat Data dan Teknologi Informasi Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
Tujuan
Setelah mengikuti kegiatan belajar 01, Sahabat diharapkan mampu:
• Menjelaskan konsep teknologi dalam pengembangan konten multimedia interaktif
• Menjelaskan cara menggabungkan beragam teknologi dalam pengembangan konten multimedia • Menjelaskan atau memberikan contoh-contoh
Uraian Materi
A. Konsep Multimedia Interaktif
Menurut Daryanto (2010:51), multimedia dibagi dua yaitu multimedia linier dan multimedia inter-aktif. Pengertian dari multimedia linier adalah multimedia tanpa alat pengontrol untuk dapat digunakan oleh pengguna. Linier dapat diartikan berjalan sekuensial atau berurutan, contohnya adalah TV dan film. Pengertian multimedia interaktif merupakan multimedia yang memiliki alat pengontrol untuk dapat di-gunakan oleh pengguna, jadi tergantung pengguna untuk dapat memutuskan atau memilih proses ber-jalannya multimedia itu.
Menurut Sutopo (2012:112), multimedia terdiri dari dua macam yaitu multimedia linier dan multime-dia non-linier. Multimemultime-dia yang berjalan lurus atau berurutan disebut dengan multimemultime-dia linier, contoh jenis multimedia linier adalah TV dan film. Akan tetapi apabila multimedia dapat dikontrol oleh peng-guna maka dinamakan multimedia non-liner yang sering dikenal dengan multimedia interaktif, contoh multimedia interaktif adalah presentasi pembelajaran dimana pengguna dapat memilih topik mana yang ingin diperlajari tidak harus menunggu seluruh presentasi ditayangkan.
Menurut Munir (2015:110), multimedia interaktif merupakan multimedia yang dibuat dengan tam-pilan yang memenuhi fungsi untuk menyampaikan informasi atau pesan serta mempunyai interaktifitas bagi penggunanya. Jadi jika pengguna memiliki kebebasan dalam mengatur jalannya multimedia, multi-media itu dinamakan multimulti-media interaktif.
Berdasarkan difinisi beberapa ahli, dapat disimpulkan bahwa multimedia interaktif adalah multimedia yang memiliki alat pengontrol untuk dapat digunakan oleh pengguna sehingga memiliki keleluasaan da-lam mengatur jalannya multimedia, multimedia interaktif dibuat dengan tampilan yang memenuhi fungsi untuk menyampaikan informasi atau pesan dan memiliki interaktifitas bagi penggunanya.
Gambar 1. Skema Multimedia
B. Pemanfaatan Multimedia Interaktif dalam Inovasi Pembelajaran 1. Pemanfaatan Multimedia Interaktif di Sekolah
Sahabat Rumah Belajar, sebelum kita lebih jauh membicarakan pemanfaatan multimedia interaktif dalam inovasi pembelajaran, mari kita lihat gambar diagram berikut ini. Diagram ini menunjukkan konsep pemanfaatan multimedia interaktif di sekolah. Perhatikan gambar skema berikut ini, dapatkah Sahabat jelaskan apa maksud dari skema ini?
Bentuk sistem multimedia yang pada saat ini banyak digunakan di kelas bukan parsial/terpisah, na-mun dalam kombinasi multimedia dalam bentuk satu kit yang disatukan. Satu perangkat multimedia adalah suatu gabungan bahan pembelajaran yang meliputi lebih dari satu jenis media dan disusun atau digabungkan berdasarkan atas satu topik tertentu. Perangkat ini dapat mencakup slide, film rangkai, pita suara, piringan hitam, gambar diam, grafik, transparansi, peta, buku kerja, chart, dan lain-lain menjadi satu model. Misalnya penggunaan komputer untuk program power point, CD untuk pembe-lajaran, maupun piranti mobile.
Konsep multimedia bukan sekadar penggunaan media secara majemuk untuk pencapaian kompetensi tertentu, namun mencakup pengertian perlunya integrasi masing-masing media yang digunakan da-lam suatu penyajian yang tersusun secara baik (sistemik dan sistematik). Masing-masing media dada-lam sistem multimedia ini dirancang untuk saling melengkapi sehingga secara keseluruhan media yang digunakan akan menjadi lebih besar peranannya.
Sampai di sini dapat dipahami bahwa kehadiran multimedia interaktif di sekolah memiliki manfaat utama yaitu inovasi. Dalam modul ini kita akan fokus kepada inovasi dalam pembelajaran. Artinya pemanfaatan multimedia interaktif di sekolah harus menghasilkan pembaruan dalam pembelajaran. Bagaimana pendapat Anda tentang pemanfaatan multimedia interaktif di Sekolah Anda?
Diskusi
Bagaimana pendapat Anda tentang pemanfaatan multimedia interaktif di Sekolah Anda?
Bagaimana menurut pendapat Anda? Silakan tuliskan di sini:
... ...
... ...
2. Penggunaan Multimedia Interaktif dalam Inovasi Pembelajaran
Nah, selanjutnya apa manfaat multimedia interaktif dari inovasi pembelajaran? Tentu saja inovasi tersebut harus menghasilkan nilai tambah. Nilai tambah tersebut secara umum dapat dirumuskan se-cara ringkas sebagai meningkatnya kualitas pembelajaran. Apa indikator dari meningkatnya kualitas pembelajaran? Kualitas pembelajaran dapat dilihat dari dua sisi, yaitu proses dan hasil. Terkait hal ini, coba Sahabat renungkan kembali apa yang telah Sahabat lakukan dalam implementasi pemanfaatan multimedia interaktif di sekolah. Sudahkah multimedia interaktif menghasilkan nilai tambah, baik proses maupun hasil. Kalau sudah, lihat lagi apakah nilai tambah tersebut sudah optimal atau dapat ditingkatkan lagi. Pastinya, seperti kata pepatah, selalu ada ruang untuk lebih baik. Selalu ada sisi yang
dapat Sahabat tingkatkan lagi. Inovasi tiada henti, demikian tagline sebuah perusahaan otomotif. Sahabat jangan takut salah untuk melakukan inovasi. Apabila Sahabat membuat kesalahan dalam
sua-tu inovasi, kesalahan tersebut dapat Sahabat perbaiki pada inovasi berikutnya. Jadi tidak perlu ragu, mulailah saat ini. Merdeka belajar, demikian kata mas Menteri.
3. Model multimedia interaktif
Pengembangan media pembelajaran dianggap efektif apabila mampu menumbuhkan minat belajar siswa dan karakteristik siswa.
Komponen dan Model Multimedia Pembelajaran merupakan suatu sistem komunikasi interaktif ber-basis komputer yang mampu menciptakan, menyimpan, menyajikan dan mengakses kembali infor-masi berupa teks, grafik, suara, video atau aniinfor-masi (BPMPK, 2014).
Lebih lanjut Suyanto (2013) menjelaskan bahwa komponen aplikasi multimedia terdiri dari : graphics, teks, video, sound, dan animasi. Komponen-komponen yang perlu disiapkan untuk mengembangkan multimedia dapat dikelompokkan sebagai berikut: (1). Bahan visual; (2). Bahan audio; dan (3). Per-mainan dan simulasi.
Media dari bahan-bahan visual tidak memerlukan proyektor untuk melihatnya. Oleh karena itu, media jenis ini relatif banyak digunakan oleh guru-guru. Secara garis besar media ini dapat dibedakan men-jadi: (1) Gambar diam menyerupai fotografik yang menggambarkan lokasi, obyek tertentu serta ben-da-benda; (2). Bahan-bahan grafis adalah bahan-bahan non fotografik dan bersifat dua dimensi yang dirancang untuk mengkomunikasikan suatu pesan kepada siswa. Bahan grafis ini umumnya memuat lambang verbal dan tanda-tanda visual secara simbolis. Media dari bahan-bahan audio adalah ber-bagai bentuk/cara perekaman dan transmisi suara (manusia dan suara lainnya) untuk kepentingan tu-juan pembelajaran. Media berbasis permainan (game) dicirikan dengan adanya suatu kegiatan dimana para pemain berusaha mencapai tujuan yang ditetapkan dengan mengikuti aturan-aturan yang diper-syaratkan. Sedangkan simulasi (simulation) adalah suatu abstraksi atau penyederhanaan beberapa si-tuasi atau proses kehidupan yang sederhana.
Diskusi
Salah satu makna dari slogan merdeka belajar adalah untuk mening-katkan kualitas pembelajaran, Anda bebas melakukan inovasi tanpa
dihantui ketakutan.
Bagaimana menurut pendapat Anda? Silakan tuliskan di sini:
... ...
Gambar 3. Multimedia Interaktif dalam Pembelajaran
Nah, dari penjelasan diatas model multimedia manakah yang paling sering Anda gunakan dalam pem-belajaran? Jelaskan alasannya !
Diskusi
Model multimedia interaktif manakah yang biasa Anda gunakan dalam pembelajaran?
Diskusikan dengan teman sejawat Anda Kemudian tuliskan hasil diskusi Anda di sini:
... ...
... Rangkuman
• Multimedia interaktif adalah multimedia yang memiliki alat pengontrol untuk dapat digunakan oleh pengguna sehingga memiliki keleluasaan dalam mengatur jalannya multimedia, multimedia interaktif dibuat dengan tampilan yang memenuhi fungsi untuk menyampaikan informasi atau pesan dan memi-liki interaktifitas bagi penggunanya.
• Konsep multimedia bukan sekadar penggunaan media secara majemuk untuk pencapaian kompetensi tertentu, namun mencakup pengertian perlunya integrasi masing-masing media yang digunakan da-lam suatu penyajian yang tersusun secara baik (sistemik dan sistematik). Masing-masing media dada-lam sistem multimedia ini dirancang untuk saling melengkapi sehingga secara keseluruhan media yang digunakan akan menjadi lebih besar peranannya.
• Komponen aplikasi multimedia terdiri dari : graphics, teks, video, sound, dan animasi. Kompo-nen-komponen yang perlu disiapkan untuk mengembangkan multimedia dapat dikelompokkan se-bagai berikut: (1). Bahan visual; (2). Bahan audio; dan (3). Permainan dan simulasi.
• Media dari bahan-bahan visual tidak memerlukan proyektor untuk melihatnya. Oleh karena itu, me-dia jenis ini relatif banyak digunakan oleh guru-guru. Secara garis besar meme-dia ini dapat dibedakan menjadi: (1) Gambar diam menyerupai fotografi k yang menggambarkan lokasi, obyek tertentu serta benda-benda; (2). Bahan-bahan grafi s adalah bahan-bahan non fotografi k dan bersifat dua dimensi yang dirancang untuk mengkomunikasikan suatu pesan kepada siswa.
• Media dari bahan-bahan audio adalah berbagai bentuk/cara perekaman dan transmisi suara (manusia dan suara lainnya) untuk kepentingan tujuan pembelajaran.
• Media berbasis permainan (game) dicirikan dengan adanya suatu kegiatan dimana para pemain beru-saha mencapai tujuan yang ditetapkan dengan mengikuti aturan-aturan yang dipersyaratkan
Tugas dan Latihan
Refl eksikan pada diri Sahabat, apakah sahabat sudah melakukan inovasi dalam pembelajaran dengan memanfaatkan multimedia interaktif? Apakah sahabat sudah mengintegrasikan beragam teknologi dalam pengembangan koten multimedia interaktif ?