KELUARAN MATERNAL DAN PERINATAL PADA KASUS-KASUS PREEKLAMPSIA DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT HAJI ADAM
MALIK MEDAN PERIODE JANUARI 2011 – DESEMBER 2012
KARYA TULIS ILMIAH
Oleh :
JENNIE RAFDIANI TELAUMBANUA NIM : 100100231
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2013
KELUARAN MATERNAL DAN PERINATAL PADA KASUS-KASUS PREEKLAMPSIA DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT HAJI ADAM
MALIK MEDAN PERIODE JANUARI 2011 – DESEMBER 2012
Karya Tulis Ilmiah Ini Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Untuk Memperoleh Kelulusan Sarjana Kedokteran
Oleh :
JENNIE RAFDIANI TELAUMBANUA NIM : 100100231
FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN 2013
LEMBAR PENGESAHAN
Judul : Keluaran Maternal dan Perinatal Pada Kasus-Kasus Preeklampsia di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan Tahun 2011-2012
Nama : Jennie Rafdiani Telaumbanua NIM : 100100231
Pembimbing
NIP. 19600116 198611 2 001 Dr. dr. Sarma Lumbanraja, Sp.OG(K)
Penguji 1
NIP. 19600922 198903 1 004 dr. Irwan Fahri Rangkuti, Sp.KK
Penguji 2
NIP. 19690609 199903 2 001 Dr.dr. Arlinda Sari Wahyuni, M.Kes
Medan, 18 Desember 2013 Dekan
Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara
Prof. dr. Gontar Alamsyah Siregar, Sp.PD-KGEH
NIP. 19540220 198011 1 001 ABSTRAK
Preeklampsia merupakan sindrom spesifik-kehamilan karena muncul hanya dengan adanya kehamilan dan berakhir dengan terminasi kehamilan.
Preeklampsia didefinisikan sebagai hipertensi yang timbul setelah usia gestasi 20 minggu disertai proteinuria pada wanita yang normotensif. Preeklampsia menjadi masalah obstetrik yang penting karena dapat meningkatkan resiko komplikasi sehingga memberikan keluaran yang buruk, baik pada ibu maupun bayinya.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran keluaran maternal dan perinatal pada kasus preeklampsia di RSUP HAM Medan tahun 2011-2012.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan studi cross- sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu hamil dengan preeklampsia yang dirawat dan melakukan persalinan di RSUP HAM Medan. Sampel dipilih dengan metode total sampling. Sampel akhir berjumlah 62 sampel maternal dan 65 sampel perinatal.
Penelitian ini menggunakan data sekunder dari rekam medis. Data tiap sampel dikumpulkan dan kemudian diolah dengan program komputer.
Pada hasil penelitian ditemukan persalinan seksio sesarea 45 kasus (72,6%), perdarahan antepartum 2 kasus (3,2%), perdarahan postpartum 3 kasus (4,8%), edema paru 1 kasus (1,6%), sindrom HELLP parsial 13 kasus (21%), sindrom HELLP komplit 10 kasus (16,1%), impending eclampsia 10 kasus (16,1), kematian maternal 2 kasus (3,2%), pertumbuhan janin terhambat 1 kasus (1,9%), kelahiran preterm 27 kasus (41,5%), BBLR 33 kasus (50,8%), asfiksia neonatorum 24 kasus (37,5%), dan kematian perinatal 6 kasus (9,2%).
Kata kunci : preeklampsia, maternal, perinatal, keluaran
ABSTRACT
Preeclampsia is a pregnancy-spesific syndrome that occurs only in the presence of pregnancy and ends only with the termination of the pregnancy.
Preeclampsia is defined as a new onset hypertension accompanied by proteinuria after 20 weeks of gestation in previously normotensive woman. Preeclampsia becomes a major obstetric problem due to the increased risk of complications that lead to maternal and perinatal morbidity and mortality.
The objective of this study is to evaluate the maternal and perinatal outcome of pregnancies complicated with preeclampsia at RSUP HAM Medan during 2011-2012.
This study is a descriptive cross-sectional study. The population included all pregnant women with preeclampsia who were treated and also gave birth at RSUP HAM Medan. Samples were chosen by using total sampling method. There were 62 maternal samples and 65 perinatal samples.
The source of data for this study was medical records. The data of all samples were collected and then analyzed using computer program.
The results revealed 45 cases (72,6%) of caesarean section, 2 cases (3,2%) of antepartum hemorrhage, 3 cases (4,8%) of postpartum hemorrhage, 1 case (1,6%) of pulmonary oedema, 13 cases (21%) of partial HELLP syndrome, 10 cases (16,1%) of complete HELLP syndrome, 10 cases (16,1%) of impending eclampsia, 2 cases (3,2%) of maternal death, 1 case (1,9%) of IUGR, 27 cases (41,5%) of preterm delivery, 33 cases (50,8%) of low birth weight, 24 cases (37,5%) of asphyxia neonatorum, and 6 cases (9,2%) of perinatal death.
Keywords : preeclampsia, maternal, perinatal, outcome
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus karena oleh kasih dan penyertaan-Nya saya dapat menyelesaikan penelitian ini, dengan judul : KELUARAN MATERNAL DAN PERINATAL PADA KASUS-KASUS PREEKLAMPSIA DI RUMAH SAKIT UMUM PUSAT HAJI ADAM MALIK MEDAN PERIODE JANUARI 2011 – DESEMBER 2012. Penelitian ini dibuat dalam rangka penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang merupakan salah satu persyaratan untuk memperoleh kelulusan sarjana kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.
Pengerjaan laporan penelitian ini tidak terlepas dari dukungan dan bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dengan penuh rasa hormat saya mengucapkan terima kasih kepada :
1. Dosen pembimbing saya, Dr. dr. Sarma Lumbanraja, Sp.OG(K), yang telah mendukung, membimbing dan memberi banyak masukan selama penyusunan KTI ini.
2. dr. Irwan Fahri Rangkuti dan Dr. dr. Arlinda Sari Wahyuni, M.Kes, sebagai dosen penguji yang telah mengoreksi dan memberi masukan untuk perbaikan KTI ini.
3. Kedua orangtua saya yang tidak henti-hentinya memberi dukungan dan mendorong semangat saya untuk mengerjakan penelitian ini.
Saya menyadari bahwa karya tulis ilmiah ini masih memiliki banyak kekurangan, baik dari segi materi maupun penulisannya. Oleh karena itu, dengan kerendahan hati, saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun demi perbaikan karya tulis ilmiah ini sehingga dapat lebih disempurnakan.
Medan, 18 Desember 2013 Peneliti,
Jennie Rafdiani Telaumbanua DAFTAR ISI
LEMBAR PENGESAHAN ... i
ABSTRAK ... ii
ABSTRACT ... iii
KATA PENGANTAR ... iv
DAFTAR ISI ... v
DAFTAR TABEL ... viii
DAFTAR GAMBAR ... x
DAFTAR SKEMA ... xi
DAFTAR ISTILAH/SINGKATAN ... xii
BAB I PENDAHULUAN ... 1
1.1 Latar Belakang ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 4
1.3 Tujuan Penelitian ... 4
1.4 Manfaat Penelitian ... 4
BAB II TINJAUAN PUSTAKA ... 5
2.1 Preeklampsia ... 5
2.1.1 Definisi dan Klasifikasi ... 5
2.1.2 Epidemiologi ... 6
2.1.3 Faktor Resiko ... 7
2.1.4 Etiologi dan Mekanisme Preeklampsia ... 7
2.1.5 Patologi dan Patofisiologi Manifestasi Multisistem Maternal pada Preeklampsia... 9
2.1.6 Diagnosa Preeklampsia ... 12
2.1.7 Manajemen Preeklampsia ... 15
2.2 Keluaran Maternal pada Preeklampsia ... 19
2.3 Keluaran Perinatal pada Preeklampsia ... 20
BAB III KERANGKA KONSEP DAN DEFINISI OPERASIONAL ... 22
3.1 Kerangka Konsep ... 22
3.2 Variabel dan Definisi Operasional ... 23
BAB IV METODE PENELITIAN ... 28
4.1 Jenis Penelitian ... 28
4.2 Waktu dan Tempat Penelitian ... 28
4.3 Populasi dan Sampel ... 28
4.4 Teknik Pengumpulan Data ... 29
4.5 Pengolahan dan Analisa Data ... 29
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN ... 30
5.1 Deskripsi Lokasi Penelitian ... 30
5.2 Karakteristik Sampel ... 30
5.3 Keluaran Maternal ... 32
5.4 Keluaran Perinatal ... 36 BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN ... 40 DAFTAR PUSTAKA ... 42 LAMPIRAN
DAFTAR TABEL
Nomor Judul Halaman
Tabel 2.1 Diagnosa Preeklampsia 13
Tabel 2.2 Diagnosa Preklampsia Berat
15
Tabel 2.3 Keluaran Maternal Pada Preeklampsia
19
Tabel 3.1 Keluaran Maternal serta Hasil Ukur dan Skala Pengukurannya
25
Tabel 3.2 Keluaran Perinatal serta Hasil Ukur dan Skala Pengukurannya
27
Tabel 5.1 Karakteristik Ibu Hamil dengan Preeklampsia
31
Tabel 5.2 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan cara persalinan
32
Tabel 5.3 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan perdarahan antepartum
33
Tabel 5.4 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan perdarahan postpartum
33
Tabel 5.5 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan gagal ginjal akut
34
Tabel 5.6 Sebaran kasus 34
preeklampsia berdasarkan edema paru
Tabel 5.7 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan sindrom HELLP
34
Tabel 5.8 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan impending eclampsia
35
Tabel 5.9 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan eklampsia
35
Tabel 5.10 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan kematian maternal
36
Tabel 5.11 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan pertumbuhan janin.
36
Tabel 5.12 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan kelahiran preterm
37
Tabel 5.13 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan berat badan lahir.
37
Tabel 5.14 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan asfiksia neonatorum
38
Tabel 5.15 Sebaran kasus asfiksia neonatorum
38
Tabel 5.16 Sebaran kasus
preeklampsia berdasarkan kematian perinatal.
39
DAFTAR GAMBAR
Nomor Judul Halaman
Gambar 2.1 Patogenesis Preeklampsia 9
DAFTAR SKEMA
Nomor Judul Halaman
Skema 3.1 Kerangka Konsep Penelitian 22
DAFTAR SINGKATAN
HELLP : Hemolysis, elevated liver enzymes, low platelet IUGR : Intaruterine growth restriction
NHBPEP : National High Blood Pressure Education Program PEB : Preeklampsia berat
PER : Preeklampsia ringan
PIH : Pregnancy-induced hypertension PJT : Pertumbuhan janin terhambat Riskesdas : Riset Kesehatan Dasar