• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS PENGEMBANGAN PESAN PADA IKLAN SHOPEE

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ANALISIS PENGEMBANGAN PESAN PADA IKLAN SHOPEE"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISIS PENGEMBANGAN PESAN PADA IKLAN SHOPEE

Disusun Oleh:

Hanifah Mardiah (1806015208) Mohamad Fazri (1806015437) Mamduh Syauqi (1806015441)

Mata Kuliah: Integrated Marketing Communication Dosen Pengampu: Mustiawan, M.I.Kom

Kelas: 7D

FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK PROGRAM STUDI ILMU KOMUNIKASI

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR. HAMKA 2021

(2)

LATAR BELAKANG

Pada zaman modernisasi ini, perkembangan teknologi juga dirasakan dalam bidang perekonomian. Beberapa point yang akan terus berkembang seiring perkembangan zaman yaitu strategi pemasaran dan media pemasaran itu sendiri. Kita mengetahui bahwa zaman dahulu kita memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan cara barter atau tukar menukar, kemudian berganti dengan jual beli yang terjadi secara langsung di suatu tempat. Namun kini proses jual beli juga bias dilakukan jarak jauh atau sering disebut juga dengan daring. Semua proses jual beli dan pemasaran dilakukan menggunakan gawai masing-masing yang terhubung dengan internet.

Dalam bidang ekonomi kita mengenal istilah komunikasi pemasaran. Istilah itulah yang sering digunakan untutk menarik minat pelanggan agar membeli produk kita. Komunikasi adalah suatu proses dalam penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan dengan media tertentu yang berguna untuk membuat pemahaman yang sama diantara mereka, informasi yang disampaikan dapat memberikan efek tertentu kepada komunikan. Komunikasi menyarankan bahwa suatu pikiran, suatu makna, atau suatu pesan dianut secara sama (Mulyana, 2005:4)

Pemasaran adalah proses sosial yang di dalamnya terdapat individu dan kelompok yang mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain. Menurut Morrisan, M.A (2010:2)

Komunikasi pemasaran adalah sebuah konsep dimana suatu perusahaan mengintegrasikan dan mengkoordinasikan berbagai saluran komunikasi untuk mengirim pesan yang jelas, konsistem, dan meyakinkan berkenaan dengan perusahaan dan produknya (Kotler dan Amstrong: 2005)

Kemajuan teknologi informasi saat ini juga memicu terjadinya persaingan bisnis yang ketat antar pelaku usaha. Karena itu semua perusahaan harus memiliki dan memilih strategi yang tepat untuk mendapatkan positioning yang kuat pada konsumen sehingga produknya menjadi brand atau merk yang diperhitungkan.

Di dalam dunia marketing jaman sekarang banyak terjadi perkembangan karena adanya media digital, terutama media sosial. Salah satu contoh, banyaknya perusahaan besar menggunakan media sosial YouTube sebagai media untuk menciptakan content marketing.

(3)

RUMUSAN MASALAH

Apakah inti pesan itu di dalam Integrated Marketing Communication (IMC) pada iklan Shopee?

Bagaimana strategi penetrasi pesan dalam Integrated Marketing Communication (IMC) pada iklan Shopee?

Bagaimana eksekusi atau penyampaian pesan dalam Integrated Marketing Communication (IMC) pada iklan Shopee?

KAJIAN TEORI

Menurut Onong Effendy, pesan adalah suatu komponen dalam proses komunikasi berupa paduan dari pikiran dan perasaan seseorang dengan menggunakan lambang, bahasa/lambang-lambang lainnya yang disampaikan kepada orang lain. Menurut De Vito, pesan adalah pernyataan tentang pikiran dan perasaan kita yang dikirim kepada orang lain agar orang tersebut diharapkan bisa mengerti dan memahami apa yang diinginkan oleh si pengirim pesan

Pesan adalah gagasan, perasaan, atau pemikiran yang akan di-encode oleh pengirim atau di-decode oleh penerima (Liliweri, 2011). Pesan seharusnya mempunyai inti pesan (tema) sebagai pengarah dalam usaha mencoba mengubah sikap dam tingkah laku komunikan. Pesan dapat disampaikan secara panjang, tetapi perlu diperhatikan dan diarahkan pada tujuan akhir dari komunikasi. Makna sebuah pesan bergantung pada fitur-fitur yang mendasari proses penafsiran. Pengaruh sebuah pesan akan mencapai makna dan sebagian pengaruh tersebut ditentukan oleh tanda,simbol, kata- kata, dan tindakan yang ada dalam pesan. Dalam hal ini proses penafsiran digunakan oleh penerima pesan untuk memahami sebuah pesan.

Pesan (message) terdiri atas dua aspek, yaitu isi pesan (the content of message) dan lambang/simbol untuk mengekspresikannya. Lambang utama pada komunikasi umumnya adalah bahasa karena bahasa dapat mengungkapkan pikiran dan perasaan, fakta dan opini, hal yang konkret dan abstrak, pengalaman yang sudah lalu dan yang akan datang, dan sebagainya (Suryanto, 2015).

(4)

Inti Pesan

Inti pesan dalam komunikasi pemasaran adalah faktor terpenting tercapainya suatu negosiasi antara penjual dan pembeli. Inti pesan yang dimaksud adalah pesan yang mendeskripsikan produk misalnya kelebihan produk tersebut dibandingkan produk lain. Menurut Menurut A.W. Widjaja dan M. Arisyk Wahab (1987: 61), Pesan terdapat beberapa bentuk yaitu informatif dan persuasive.

Komunikasi dalam bentuk informatif adalah memberikan keterangan fakta dan data kemudian komunikan mengambil kesimpulan dan keputusan sendiri. Sedangkan Komunikasi dalam bentuk komunikasi persuasif yaitu berisikan bujukan yakni membangkitkan pengertian dan kesadaran manusia bahwa apa yang kita sampaikan akan memberikan sikap berubah. Tetapi berubahnya atas kehendak sendiri. Jadi perubahan seperti ini bukan terasa dipaksakan akan tetapi diterima dengan keterbukaan dari penerima. Dalam situasi tertentu pesan informatif tentu lebih berhasil dibandingkan persuasif, karena banyak menyajikan data daripada bujukan yang bisa mempengaruhi minat beli pelanggan.

Strategi Penetrasi Pesan

Strategi penetrasi pesan adalah bagaimana cara pemasar atau rencana pemasar dalam menarik minat pelanggan apakah dengan pesan informatif atau dengan pesan persuasif. Pemasar harus bisa membaca karakteristik pelanggan apakah pelanggan tersebut adalah langganan atau biasa membeli produk tersebut atau pelaggan yang belum pernah menggunakan produk tersebut. Jika pelanggan sudah pernah menggunakan produk yang kita pasarkan, pemasar hanya tinggal menyampaikan pesan persuasif yang sifatnya membujuk. Sedangkan kita berhadapan dengan orang yang baru ingin membeli produk yang dipasarkan, pemasar harus menyampaikan data mengenai produk atau dengan kata lain pesan informatif.

Strategi komunikasi pemasaran akan berdampak pada aspek kognitif, perilaku dan sikap konsumen. Sikap dan kepuasan merupakan sasaran efektif. Perilaku jelas merupakan sasaran perilaku atau konotatif. Maka, komunikasi pemasaran didesain guna meningkatkan 8 aspek yang merupakan sasaran-sasaran kognitif berikut ini:

1. Kebutuhan Kategori (Categori Needs) Kategori kebutuhan mengacu pada persepsi konsumen tentang kebutuhan yang bisa di penuhi produk tertentu.Pada tahap awal daur hidup

(5)

produk, kategori kebutuhan kerap menjadi tujuan.Pada tahap ini, konsumen lebih di edukasi tentang manfaat produk. 2. Kesadaran Merek (Brand Awareness) Kesadaran merek adalah upaya konsumen mengasosiasikan merek dengan kategori produk.

3. Pengetahuan Merek (Brand Knowledge) Pengetahuan dan keyakinan merek lebih bersifat ekstensif ketimbang kesadaran merek karena sudah lebih „lanjut‟ dan merupakan pengetahuan tentang ciri khas, benefit, dan makna merek tertentu.

4. Sikap Merek (Brand Atitude). Merupakan evaluasi merek dalam kaitannya dengan preferensi.Sikap merek bisa menjadi suatu efek global (“saya suka merek ini”) atau suatu evaluasi keyakinan konsumen yang di artikulasikan.

5. Fasilitasi Perilaku/pembelian Fasilitasi pembelian berupa informasi tentang bagaimana dan dimana konsumen bisa membeli, termasuk lokasi toko dan metode pembayarannya.

6. Niatan perilaku/pembelian Niatan/intense yaitu rencana konsumen untuk mengunjingi toko tertentu atau membeli produk atau merek tertentu dimasa datang atau rencana melakukan perilaku tertentu.

7. Perilaku, Pembelian Store traffic, patronase toko, pembelian merek tertentu atau perilaku spesifik lainnya, seperti mengembalikan kartu respon atau panggilan telepon ke nomor bebas pulsa meminta informasi lebih lanjut.Sasaran komunikasi bisa diarahkan untuk mengubah atau menguatkan perilaku ini.

8. Kepuasan Pasca Beli Meningkatkan kepuasan pemakai produk pada merek kerap menjadi tujuan Khususnya barang consumer (Fast Moving Consumer Goods - FCMG), hal ini bisa ditetapkan sebagai sasaran komunikasi terpenting bh dalam merawat konsumen. (Sulaksana, 2003).

Strategi pengembangan pesan dalam pemasaran juga ditentukan oleh media. Saat ini banyak terdapat wadah untuk melakukan aktifitas jual beli contohnya e-commerce, ataupun forum jual beli di media sosial. Pemasar harus paham betul dengan pasar yang terdapat dalam platform tersebut karena akan berbeda dengan aktifitas jual beli konvensional yang terjadi secara langsung.

Pelaku pemasaran yang menggunakan platform yang terhubung dengan internet jauh lebih kreatif dari pelaku pemasaran konvensional. Maka dari itu pemasar harus bisa membuat rencana yang akan membuat produknya dapat bersaing di zaman digital seperti saat ini.

Eksekusi Pesan

(6)

Pesan perlu dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk eksekusi pesan yang disesuaikan dengan kelompok penerima (group of peers) yang tersekat-sekat (niche market) dalam saluran media yang menjadi kebiasaan masing-masing kelompok. Pada dasarnya, media interaktif yang utama sebagai dasar penyampaian pesan penjualan adalah pemanfaatan ‘World Wide Web’ atau lebih dikenal sebagai Website. Selanjutnya terjadi proliferasi media digital dalam bermacam bentuk, seperti: Search Marketing, Mobile Marketing, Social Media, Video Marketing, Digital Storefronts, Gamified Environments, dan masih akan berkembang lebih banyak lagi. Maka, pemasar juga harus tetap menjaga agar pesan yang sudah ‘terpecah belah’ dalam media digital yang dimanfaatkan tersebut dapat diterima sebagai pesan yang bermakna tunggal (inti pesan) oleh masing-masing kelompok sasaran (Greenberg & Kates, 2014:4-7)

Gaya dalam eksekusi pesan iklan terdiri dari menjual langsung, slice of life, gaya hidup, fantasi, citra, musik, personality symbol, bukti kesaksian, demontrasi, perbandingan, animasi, dll (Suyanto,2006:133). Pendekatan Simbol Kepribadian (Personality Symbol) yang digunakan melalui pembuatan suatu karakter sebagai personifikasi produk. Karater dapat berupa animasi, orang maupun binatang (Suyanto, 2006:143).

Daya tarik pesan dapat berupa humor, kesalahan, rasional, emosional, kombinasi dari aspek tersebut dan lain-lain (Suyanto, 2006:111). Daya tarik emosional yaitu berkaitan dengan kebutuhan psikologis konsumen dalam membeli suatu produk. Daya tarik emosional yaitu berkaitan tentang rasa kebahagiaan, keterkejutan, kesedihan, kemarahan dan lain-lain (Suyanto, 2006:128).

PEMBAHASAN A. Inti Pesan

Inti pesan adalah bagian utama dari komunikasi pemasaran terpadu. Dalam kegiatan pemasaran perlu adanya inti pesan yang dikemas menarik agar dapat mempengaruhi minat beli pelanggan. Pelanggan akan menilai produk dari cara pemasar menyampaikan pesan kepada pelanggan apakah pesan dapat diterima dengan baik oleh pelanggan. Dengan kata lain, pemasar harus dapat mengambil hati pelanggan dengan komunikasi pemasaran yang didalamnya

terkandung inti pesan dari produk yang ditawarkan.

(7)

Shopee sebagai wadah jual beli daring melakukan kegiatan komunikasi pemasaran dan menyampaikan inti pesan dengan menyebutkan kelebihan dan kemudahan menggunakan shopee sebagai sarana aktifitas jual beli. Shopee menyebutkan potongan harga, promosi gratis ongkos kirim yang akan membuat pelanggan menjadi tertarik menggunakan media shopee dibandingkan platform lain.

B. Strategi Penetrasi Pesan

Pemasar harus memiliki strategi untuk menyampaikan pesan kepada pelanggan apakah dengan cara informatif atau persuasif. Strategi ini menentukan ketertarikan pelanggan terhadap produk yang dijual. Karena jika pemasar salah cara menyampaikan, maka pelanggan tidak akan tertarik pada produk. Untuk itulah strategi harus dipersiapkan secara matang.

Strategi yang terlihat dari Shopee untuk memikat orang-orang untuk berbelanja disana adalah dengan menggunakan iklan yang tampil di televisi atau di YouTube. Dengan

memanfaatkan trend yang sedang melejit di masa kini, seperti tahun 2017, dimana sedang demam Baby Shark Challenge, Shopee pun tidak mau ketinggalan dengan menggunakan lagu

“Baby Shark” dan diganti liriknya.

Lalu juga saat semua orang menyukai sinetron “Ikatan Cinta” yang diperankan oleh Amanda Manopo dan Arya Saloka, dimana mereka terkena demam kisah cinta Andin dan Mas Al, Shopee pun langsung menjadikan Amanda Manopo dan Arya Saloka sebagai model iklan untuk Shopee yang dirilis di YouTube SHOPEE Indonesia tanggal 21 September 2021.

C. Eksekusi Pesan

Gaya dalam eksekusi pesan iklan terdiri dari menjual langsung, slice of life, gaya hidup, fantasi, citra, musik, personality symbol, bukti kesaksian, demontrasi, perbandingan, animasi.

Sistem yang Shopee gunakan adalah dengan musik dan perbandingan. Dilihat dari pasarannya apa sedang booming saat itu, dan perbandingan orang yang sering belanja online di Shopee di kisaran umur berapa sampai berapa sehingga mereka bisa menyamakan iklan dan model untuk ditaruh di berbagai platform.

(8)

KESIMPULAN

Inti Pesan adalah faktor terpenting tercapainya suatu negosiasi antara penjual dan pembeli.

Strategi Penterasi Pesan adalah bagaimana cara pemasar atau rencana pemasar dalam menarik minat pelanggan apakah dengan pesan informatif atau dengan pesan persuasif

Eksekusi Pesan adalah pesan yang perlu dikembangkan lebih lanjut dalam bentuk eksekusi pesan yang disesuaikan dengan kelompok penerima (group of peers) yang tersekat-sekat (niche market) dalam saluran media yang menjadi kebiasaan masing-masing kelompok.

Dari ketiga pembahasan tersebut, berarti dalam pengembangan pesan yang dimaksud adalah harus dilihat pembeli yang datang datang ke onlineshop Shopee range umurnya, barang yang diminati apa, trend masa kini apa, dari situlah mereka bisa untuk mengeksekusi untuk layanan Shopee selanjutnya. Mereka sudah tahu target pasar mereka, dan cara memasarkannya.

(9)

DAFTAR PUSTAKA

http://repository.unisba.ac.id/bitstream/handle/123456789/12109/06bab2_Abdallah_1009031220 6_skr_2016.pdf?sequence=6&isAllowed=y#:~:text=Menurut%20Kotler%20dan%20Keller%20(

2012,dan%20merek%20yang%20mereka%20jual.

http://eprints.umm.ac.id/41136/2/bab%20I.pdf

Komunikasi Pemasaran: Pemasaran sebagai Gejala Komunikasi Komunikasi sebagai Strategi Pemasaran. (2019). (n.p.): Prenada Media.

Definisi pesan menurut para ahli. Diakses pada Oktober 18, 2021, dari https://definisiahli.blogspot.com/2013/05/definisi-pesan-menurut-ahli.html

Referensi

Dokumen terkait

Menganalisis kaitan antara pola dan proses komunikasi perempuan melalui peran pengurus PKK sebagai komunikator pesan, serta peran anggota PKK sebagai komunikan pesan, dalam

Dari penjelasan mengenai definisi komunikasi tersebut terlihat bahwa komunikasi adalah proses penyampaian pesan dari komunikator atau sumber kepada komunikan atau

Yulia Noor Wibawati, D0210128, Pola Komunikasi dalam Media (StudiDeskriptif Kualitatif Peran Komunikator sebagai Pembuat Pesan dan Komunikan sebagai Penerima Pesan

Komunikasi Islami adalah suatu proses penyampaian pesan atau informasi dari komunikator kepada komunikan dengan menggunakan prinsip dan kaedah komunikasi yang

Dalam proses komunikasi massa, jika komunikan memiliki stereotip tertentu kepada komunikator maka pesan yang disampaikan tersebut tidak akan tersampaikan dengan

Komunikasi adalah suatu proses penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan. Lebih jelasnya lagi komunikasi merupakan sebuah proses interaksi, dilihat dari

Komunikasi merupakan suatu proses yang berawal dari seorang komunikator yang menyampaikan pesan kepada seorang komunikan melalui media atau saluran dan

Dilihat dari prosesnya komunikasi antarpribadi merupakan proses penyampaian pesan atau informasi dari komunikator (pengajar muda) dengan komunikan (peserta didik)