• Tidak ada hasil yang ditemukan

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DARURAT COVID 19 RA NAILUL HUDA TAHUN PELAJARAN 2021/2022

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DARURAT COVID 19 RA NAILUL HUDA TAHUN PELAJARAN 2021/2022"

Copied!
77
0
0

Teks penuh

(1)

1

KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DARURAT COVID 19

RA NAILUL HUDA

TAHUN PELAJARAN 2021/2022

YAYASAN BAITUL UMMAH

ALAMAT :

JL. NUANSA UTAMA SELATAN GANG XX JIMBARAN KUTA SELATAN

BADUNG BALI

(2)
(3)
(4)

YAYASAN BAITUL UMMAH RAUDHATUL ATHFAL NAILUL HUDA

Jl. Nuansa Utama Selatan XX, Lingkungan Banjar Manesa, Jimbaran Telp: 08123977030 E-Mail : [email protected]

NPSN : 70006250 NSM : 101251030011 IJOB : B-2/Kw.18.3/1/PP.00/01/2020 SURAT KEPUTUSAN

Nomor:01/VII/RANH/2021 Tentang

TIM PENYUSUN DAN PENGEMBANG KURIKULUM RA NAILUL HUDA TAHUN AJARAN 2021/2022 Kepala RA Nailul Huda,

Menimbang : a. Bahwa dalam menghadari masa new normal dan antisipasi penyebaran Covid-19 di lembaga pendidikan, maka dipandang perlu untuk dilakukan evaluasi, penyusunan dan pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) RA Nailul Huda yang adaptif dan aplikatif untuk dilaksanakan selama masa program pembelajaran dari rumah (BDR) sebagaimana telah ditetapkan oleh pemerintah;

b. Bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana huruf ‘a’ tersebut di atas, perlu ditetapkan Tim Penyusun dan Pengembang Kurikulum RA Nailul Huda Tahun Ajaran 2021/2022 dalam surat keputusan.

Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

2. Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif

3. Pendidikan Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

4. Pendidikan Peraturan Pemerintah No 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini

6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini

7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 Pasal 7

8. Pedoman Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidika (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Pembinaan RA, Direktorat Jenderal RA dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015

9. Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)

10. Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)

11. Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 01/KB/2020, Nomor 516 Tahun 2020, Nomor HK.03.01/Menkes/363/2020, Nomor 440-882 Tahun 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Corona VirusDisease 2019 (Covid-19).

Memperhatikan : Hasil Rapat Awal Tahun Ajaran 2021/2022 pada tanggal 12 Juli 2020 tentangPelaksanaan

(5)
(6)
(7)

(8)

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah Puja dan puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, karena berkat rahmat dan karunia-Nya RA Nailul Huda Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung telah berhasil menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Belajar Dari Rumah (BDR) Tahun Ajaran 2021/2022

Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ini merupakan hasil musyawarah antara pengurus yayasan, komite sekolah, kepala RA, guru-guru, serta bimbingan dan arahan dari Ketua Yayasan Baitul Ummah, terutama dalam merespon situasi pandemi Covid-19 saat ini.

Berdasarkan kepada kondisi faktual di masa new normal, karakteristik daerah, lingkungan dan berorientasi kepada kebutuhan anak, kami menyadari bahwa Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ini tentu masih banyak kekurangan, tetapi kami akan senantiasa berusaha untuk meningkatkan kemampuan dalam penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan ini. Untuk itu, kritik yang produktif serta saran yang membangun sangat kami nantikan dari semua pihak demi perbaikan dan kebaikan penyelenggaraan pendidikan anak usia dini di masa pandemi saat ini.

Harapan kami, semoga krisis Covid-19 ini dapat segera berakhir, sehingga pembelajaran pendidikan bagi anak usia dini dapat berlangsung secara lebih maksimal, karena memang ada beberapa hal yang tidak memungkinkan untuk dilakukan dengan cara Belajar Dari Rumah (BDR), melainkan dengan tatap muka di sekolah. Dan bagi para orangtua/wali siswa, semoga dengan tersusunnya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan masa BDR ini dapat menjadi bahan belajar bersama untuk peningkatan capaian perkembangan peserta didik, khususnya selama masa BDR/Kunjungan Belajar di Rumah.

KTSP ini mulai dilaksanakan pada Tahun Ajaran 2021/2022, kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah meluangkan waktu, pikiran, tenaga dan biaya untuk menyusun Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) ini, semoga Allah SWT senantiasa memberikan inayah dan hidayah-Nya terhadap segala upaya yang kita lakukan demi peningkatan mutu pendidikan di lembaga kami.

Jimbaran, 12 Juli 2021

(9)

DAFTAR ISI

SURAT REKOMENDASI ii

DAFTAR ISI 9

BAGIAN I PROFIL LEMBAGA 11

A. Sejarah Singkat RA Nailul Huda 11

B. Struktur Kepengurusan RA Nailul Huda 12

C. Alamat dan Peta Lokasi RA Nailul Huda 14

D. STATUS SATUAN LEMBAGA RA NAILUL HUDA 14

BAGIAN II DOKUMEN I KURIKULUM STUAN RA NAILUL HUDA 15

A. Pendahuluan 15

1. Latar Belakang 15

2. Dasar Operasional penyusunan KTSP RA 15

3. Tujuan Penyusunan KTSP RA 16

B. Visi, Misi dan Tujuan RA Nailul Huda 16

C. Karakteristik Kurikulum RA Nailul Huda 17

D. Program Pengembangan dan Muatan Pembelajaran Kurikulum RA Nailul Huda 18

E. Program Khusus dan Pendukung 26

F. Alokasi Pembelajaran 26

G. Penilaian Hasil Belajar Pada Masa Darurat 27

H. Kelulusan (menyesuaikan kondisi dan kebutuhan) 27

I. Teknik Penilaian yang akan digunakan 28

J. Program Tahunan RA Nailul Huda 28

K. Kalender Pendidikan RA Nailul Huda 2021/2022 30

BAGIAN III PENUTUP 36

DAFTAR LAMPIRAN 37

PROGRAM SEMESTER I RA NAILUL HUDA KELOMPOK A TAHUN PELAJARAN 2021/2022 41

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MINGGUAN (RPPM) 44

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MINGGUAN (RPPM) 45

LEMBAR PENGAMATAN HASIL BELAJAR OLEH AYAH BUNDA 46

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) RA NAILUL HUDA PEMBELAJARAN 47

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PAUD PELIBATAN ORANG TUA / KELUARGA 50

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PAUD PEMBIAYAAN 52

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PAUD PENERIMAAN ANAK DIDIK BARU 54

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) RA NAILUL HUDA PEMBELAJARAN PADA MASA

(10)

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) RA NAILUL HUDA Pengembangan Kompetensi

Pendidik dan Tenaga Kependidikan 58

SURAT REKOMENDASI ii

DAFTAR ISI 9

BAGIAN I PROFIL LEMBAGA 12

A. Sejarah Singkat RA Nailul Huda 12

B. Struktur Kepengurusan RA Nailul Huda 13

C. Alamat dan Peta Lokasi RA Nailul Huda 15

D. STATUS SATUAN LEMBAGA RA NAILUL HUDA 15

BAGIAN II DOKUMEN I KURIKULUM STUAN RA NAILUL HUDA 16

A. Pendahuluan 16

1. Latar Belakang 16

2. Dasar Operasional penyusunan KTSP RA 16

3. Tujuan Penyusunan KTSP RA 17

B. Visi, Misi dan Tujuan RA Nailul Huda 17

C. Karakteristik Kurikulum RA Nailul Huda 18

D. Program Pengembangan dan Muatan Pembelajaran Kurikulum RA Nailul Huda 19

E. Program Khusus dan Pendukung 27

F. Alokasi Pembelajaran 27

G. Penilaian Hasil Belajar Pada Masa Darurat 28

H. Kelulusan (menyesuaikan kondisi dan kebutuhan) 28

I. Teknik Penilaian yang akan digunakan 29

J. Program Tahunan RA Nailul Huda 29

K. Kalender Pendidikan RA Nailul Huda 2021/2022 31

BAGIAN III PENUTUP 37

DAFTAR LAMPIRAN 38

PROGRAM SEMESTER I RA NAILUL HUDA KELOMPOK A TAHUN PELAJARAN 2021/2022 42

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MINGGUAN (RPPM) 45

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MINGGUAN (RPPM) 46

LEMBAR PENGAMATAN HASIL BELAJAR OLEH AYAH BUNDA 47

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) RA NAILUL HUDA PEMBELAJARAN 48 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PAUD PELIBATAN ORANG TUA / KELUARGA 51 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PAUD PEMBIAYAAN 53 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) PAUD PENERIMAAN ANAK DIDIK BARU 55 STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) RA NAILUL HUDA PEMBELAJARAN PADA MASA

PANDEMI COVID-19 57

(11)

Pendidik dan Tenaga Kependidikan 59

(12)

BAGIAN I PROFIL LEMBAGA

A. Sejarah Singkat RA Nailul Huda

RA Nailul Huda didirikan pada tanggal 17 Juli 2018 di Perumahan padat penduduk yang mayoritas beragama Hindu tepatnya di perumahan nuansa utama selatan gang XX, Jimbaran. Tokoh yang paling berjasa dalam membidangi lahirnya RA Nailul Huda adalah Bapak Haji Kusyanto. Karena beliau merasa prihatin melihat banyak anak-anak yang berkerumun tanpa aktivitas pembelajaran. Bapak Haji Kusyanto menyampaikan kegundahannya kepada dua tokoh masyarakat yang kemudian disepakati untuk membuat kelompok bermain untuk mengelola kegiatan bermain anak hingga lebih terprogram. Kegiatan awal dilaksanakan di ruko dengan menggunakan alat permainan seadanya. Ternyata sambutan masyarakat sangat antusias. Bapak Haji Kusyanto sebagai Ketua Yayasan Baitul Ummah Jimbaran dan beliau memberi wewenang kepada ibu Atty Juni Saptariati, S.Pd sebagai Kepala RA Nailul Huda dan dibantu 2 (dua) orang guru Ibu Nur Khofifah dan Ibu Nurul Yaum, Langkah berikutnya dilembagakan dan mengajukan perizinan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Badung

Selanjutnya RA Nailul Huda terus berbenah dan mengembangkan kapasitas guru dengan mengikuti pelatihan dan belajar mandiri. Saat ini, dengan bertambah siswa maka tentunya kami juga terus mencari guru yang mempunyai kompetensi yang tentunya sudah bersertifikat pendidik pada akhirnya setelah mendapatkan izin operasional dan NPSN sendiri.

Saat ini kami RA Nailul Huda berada dibawah naungan Yayasan Baitul Ummah Jimbaran, serta saat ini , RA Nailul Huda telah memiliki badan hukum sendiri, Semoga dengan kehadiran RA Nailul Huda dapat tumbuh dan berkembang lebih baik lagi dalam memberikan layanan pendidikan bagi anak usia dini di wilayah Kecamatan Kuta Selatan Badung Bali. Sekolah RA Nailul Huda adalah satu bagian dari Sekolah Non Formal, yang bernuansa islami dikelola oleh Yayasan Masjid Baitul Ummah dengan SK notaris No 1 Tgl 3 Juni 2009 dan Pada tanggal 17 Juli 2018 Pengelola telah melaksanakan program RA perdana yang dikelola secara swadaya dengan dana Swadaya Yayasan Baitul Ummah. RA Nailul Huda berada di Lingkungan Nuansa Kori Jimbaran Kelurahan Jimbaran dalam memberikan layanan kepada anak anak mengingat jumlah siswa dijimbaran yang beragama islam melebihi dari kapasitas tempat yang dimiliki, maka selama 1 tahun RA NAILUL HUDA meminjam ruko sebagai tempat kami mengajar anak didik kami dengan memanfaatkan sarana dan prasarana yang serba terbatas. Itulah beberapa alasan kami untuk mendirikan sekolah RA Nailul Huda, selain itu alasan lain yang memotivasi segera dibentuknya RA Nailul Huda Kecamatan Kuta Selatan :

1. Banyaknya anak usia dini belum terakses RA 2. Adanya masyarakat yang kurang mampu

3. Kurangnya sosialisasi program RA ke tingkat Perumahan

4. Keterbatasan sekolah yang memiliki program yang nuansa islami

(13)

B. Struktur Kepengurusan RA Nailul Huda

Jimbaran 21 Juli 2021

(14)

1. Ketua Yayasan Baitul Ummah Dunia bertanggung jawab dalam:

 Pengembangan pendidikan di RA Nailul Huda

 Bekerjasama dengan berbagai pemangku kebijakan dalam rangka optimalisasi sumberbelajar dan sumber dana

 Pengawasan layanan pendidikan anak usia dini di lingkungan sekitar lembaga RA 2. Kepala RA Nailul Huda bertanggung jawab dalam:

 Pengembangan program siswa RA Nailul Huda

 Mengkoordinasikan guru-guru RA

 Mengelola administrasi RA

 Melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap kinerja guru RA

 Melakukan evaluasi terhadap program pebelajaran di RA

 Melakukan pembinaan dan peningkatan kapasitas/kompetansi guru-guru RA 3. Guru bertanggung jawab dalam:

 Menyusun rencana pembelajaran

 Mengelola pembelajaran sesuai dengan kelompoknya

 Mencatat perkembangan anak

 Menyusun pelaporan perkembangan anak

 Melakukan kerjasama dengan orang tua dalam program parenting

 Bekerjasama dengan oran tua/wali dalam menyukseskan program BDR 4. Tenaga Administrasi (TU) bertanggung jawab dalam:

 Memberikan pelayanan administrative kepada guru, orangtua dan peserta didik

 Memperlancar administrasi penerimaan peserta didik

 Mengelola sarana dan prasarana RA Nailul Huda

 Mengelola keuangan Jimbaran 21 Juli 2021

(15)

C. Alamat dan Peta Lokasi RA Nailul Huda

RA Nailul Huda terletak di jalan Nuansa Utama Selatan Gang XX Jimbaran . Dalam peta dapat dilihat sebagaimana gambar berikut:

D. STATUS SATUAN LEMBAGA RA NAILUL HUDA

1. Nama Lembaga : RA Nailul Huda

2. Nama Yayasan : Baitul Ummah

3. Akta Notaris : SK notaris No 1 Tgl 3 Juni 2009

4. Alamat Lembaga : Jl. Nuansa Utama Selatan Gg XX Jimbaran

5. No. Telp 08123977030

6. E-mail : [email protected]

7. Desa/Kelurahan : Jimbaran

8. Kecamatan : Kuta Selatan

9. Kota : Badung

10. Propinsi : Bali

11. Bentuk Sekolah : Raudhatul Athfal Lokasi

RA Nailul Huda

(16)

BAGIAN II

DOKUMEN I KURIKULUM STUAN RA NAILUL HUDA

A. Pendahuluan

1. Latar Belakang

Pendidikan Anak Usia Dini diyakini menjadi dasar bagi penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas di masa datang. Oleh karena itu, layanan RA harus dirancang dengan seksama dengan memperhatikan perkembangan anak, perubahan ilmu pengetahuan dan teknologi serta budaya yang berkembang. Memahami kondisi tersebut, maka RA Nailul Huda memandang perlu untuk mengembangkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) RA Nailul Huda disusun oleh Tim Pengembang Lembaga yang terdiri dari Kepala Sekolah, Tim Guru, Komite dan orang tua murid. Kurikulum RA Nailul Huda disusun sebagai acuan penyelenggaraan dan pengelolaan keseluruhan program dan pelaksanaan pembelajaran. Kurikulum RA Nailul Huda juga dijadikan sebagai patokan untuk melaksanakan pengukuran keberhasilan pencapaian tujuan, program dan keseluruhan kegiatan pembelajaran sekaligus sebagai tolak ukur untuk peningkatan dan perbaikan mutu satuan pendidikan secara bertahap dan berkesinambungan.

2. Dasar Operasional penyusunan KTSP RA

 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional

 Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2013 tentang PengembanganAnak Usia Dini Holistik-Integratif

 Pendidikan Peraturan Pemerintah No 32 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

 Pendidikan Peraturan Pemerintah No 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua AtasPeraturan Pemerintah No 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan

 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 137 Tahun 2014 tentang StandarNasional Pendidikan Anak Usia Dini

 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 146 Tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Pendidikan Anak Usia Dini

 Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 160 Tahun 2014 tentang Pemberlakuan Kurikulum Tahun 2006 dan Kurikulum 2013 Pasal 7

 Pedoman Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidika (KTSP) Pendidikan Anak Usia Dini, Direktorat Pembinaan RA, Direktorat Jenderal RA dan Dikmas, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015

 Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan

Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)

(17)

 Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Belajar dari Rumah dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19)

 Keputusan Bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 01/KB/2020, Nomor 516 Tahun 2020, Nomor HK.03.01/Menkes/363/2020, Nomor 440-882 Tahun 2020 Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2021/2022 dan Tahun Akademik 2021/2022 di Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

3. Tujuan Penyusunan KTSP RA Kurikulum RA Nailul Huda disusun sebagai:

a. Acuan bagi Pengelola dan Pendidik dalam menyusun program layanan, kegiatan pembelajaran dan kegiatan lain yang mendukung pencapaian keberhasilan belajar anak.

b. Informasi tentang program layanan yang diberikan oleh satuan RA kepada peserta didik.

c. Dokumen program yang diperlukan untuk pemberian pembinaan.

B. Visi, Misi dan Tujuan RA Nailul Huda

VISI

Menjadi lembaga pendidikan anak usia dini yang berlandaskan Qur’an dan Sunnah, Ramah Anak dan berakhlak mulia .

MISI

Melandaskan pendidikan berdasarkan Al Quran dan As Sunnah a) Menumbuh kembangkan kecerdasan anak usia dini

b) Menyiapkan peserta didik untuk memasuki jenjang pendidikan dasar

c) Membentuk pribadi anak didik menjadi anak yang sholeh, cerdas dan berakhlak mulia

d) Membentuk lingkungan sekolah yang ramah anak, kondusif dan islami

TUJUAN MADRASAH

1. Mewujudkan anak yang memiliki ahlak, pengetahuan & ketrampilan yang seimbang yang sesuai dengan karakter islam sebagai bekal untuk mengikuti untuk mengikuti pendidikan lebih lanjut

2. Mewujudkan suasana belajar yang kondusif, aman & nyaman

3. Mewujudkan insan pendidikan yang berkarakter Islam, kreatif, inovatif

(18)

C. Karakteristik Kurikulum RA Nailul Huda

Kurikulum RA Nailul Huda disusun dengan mengusung nilai-nilai islami sebagai dasar untuk pengembangan karakter peserta didik. Nilai-nilai karakter yang dikembangkan antara lain:

kepemimpinan, jujur, kreativitas, dst. Penerapan nilai-nilai dilakukan melalui pembiasaan rutin yang diterapkan selama anak berada di satuan RA Nailul Huda.

Dalam mengelola kegiatan pembelajaran yang menyenangkan, kreatif, dan partisipasif, RA Nailul Huda menerapkan model pembelajaran sistem kelompok, dimana kelompok anak dalam satu hari bermain dalam satu kelas yang didalamnya berisi berbagai aktivitas sebagai pemenuhan densitas main.

Khusus dalam konteks Belajar Dari Rumah (BDR) saat ini, kurikulum disusun sedemikian rupa

sehingga lebih praktis dan mudah diaplikasikan dalam proses pembelajaran di rumah, baik oleh anak,

orangtua maupun bersama guru saat dilakukan pembelajaran dengan kunjungan rumah. Pada

penyusunan KTSP ini juga tidak disiapkan RPPH (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Harian),

melainkan hanya Program Tahunan, Program Semester dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Mingguan (RPPM) serta program pengembangannya.

(19)

D. Program Pengembangan dan Muatan Pembelajaran Kurikulum RA Nailul Huda

Program

Pengembangan Kompetensi yang Dicapai Materi Pembelajaran Nilai Agamadan

Moral 1.1 Mempercayai adanya Tuhan

melalui ciptaan- Nya  Mengetahui sifat Tuhan sebagai pencipta, mengenal ciptaan-ciptaan Tuhan, membiasakan mengucapkan kalimat pujian terhadap ciptaan Tuhan.

1.2 Menghargai diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan

 Terbiasa saling menghormati (toleransi) agama, mengucapkan keagungan Tuhan sesuai agamanya dan orang tua, merawat kebersihan diri, tidak menyakiti diri atau teman, menghargai teman (tidak mengolok- olok), hormat pada guru dan orang tua, menjaga dan merawat tanaman, binatang peliharaan dan ciptaan Tuhan.

2.13 Memiliki perilaku yang

mencerminkan sikapjujur  Terbiasa berbicara sesuai fakta, tidak curang dalam perkataan dan perbuatan, tidak berbohong, menghargai kepemilikan orang lain, mengembalikan benda yang bukan haknya, mengerti batasan yang boleh dan tidak boleh dilakukan, terus terang, anak senang melakukan sesuatu sesuai aturan atau kesepakatan dan mengakui kelebihan diri atau temannya.

3.1 Mengenal kegiatan

beribadah seharihari  Doa-doa (doa sebelum dan sesudah belajar, doa sebelum dan sesudah makan, doa sebelum dan sesudah tidur, doa untuk kedua orang tua), mengenal hari-hari besar agama, hari-hari besar agama, cara ibadah sesuai hari besar agama, tempat ibadah, tokoh keagamaan.

Melakukan kegiatan ber- 4.1 ibadah sehari-hari dengan

tuntunan orang dewasa

3.2 Mengenal perilaku baik sebagai cerminan akhlak mulia

 Perilaku baik dan santun disesuaikan dengan agama dan adat setempat; misalnya tata cara berbicara secara santun, cara berjalan melewati orang tua,cara meminta bantuan, caramenyampaikan terimakasih setelah mendapatkan bantuan, tata cara beribadah sesuai agamanya misalnya; berdoa, tata cara makan, tata cara memberi salam, cara berpakaian, menolong teman, orangtua dan guru.

4.2 Menunjukkan perilaku

santun sebagai

cerminan akhlak mulia

(20)

Program

Pengembangan Kompetensi yang Dicapai Materi Pembelajaran Fisik Motorik 2.1 Memiliki perilaku yang

mencerminkan hidup sehat

 Kebiasaan anak makan makanan bergizi seimbang, kebiasaan merawat diri misalnya;

mencuci tangan, menggosok gigi, mandi, berpakaian bersih, menjaga kebersihan lingkungan misalnya; kebersihan tempat belajar dan lingkungan, menjaga kebersihan alat main dan milik pribadi.

3.3 Mengenal anggota tubuh, fungsi dan gerakannya untuk pengembangan motorik kasar dan motorik halus

4.3 Menggunakan anggota

tubuh untuk

pengembangan motorik kasar dan halus

 Nama anggota tubuh, fungsi anggota tubuh, cara merawat, kebutuhan agar anggota tubuh tetap sehat, berbagai gerakan untuk melatih motorik kasar dalam kelenturan, kekuatan, kestabilan, keseimbangan, kelincahan, kelenturan, koordinasi tubuh.

 Kegiatan untuk latihan motorik kasar antara lain merangkak, berjalan, berlari, merayap, berjinjit, melompat, meloncat, memanjat, bergelantungan, menendang, berguling dengan menggunakan gerakan secara terkontrol, seimbang dan lincah dalam menirukan berbagai gerakan yang teratur (misal:

menirukan gerakan benda,senam, tarian, permainan tradisional, dip.

 Keterampilan motorik halus untuk melatih koordinasi mata dan tangan, kelenturan pergelangan tangan, kekuatan dan kelenturan jari- jari tangan, melalui kegiatan antara lain;

meremas, menjumput, meronce, menggunting,menjahit, mengancingkan baju, menali sepatu, menggambar, menempel, makan, dll.

 Permainan motorik kasar atau halus dengan aturan.

3.4 Mengetahui cara hidup sehat

4.4 Mampu menolong diri sendiri untuk hidup sehat

 Cara merawat kebersihan diri (misal: mencuci tangan, berlatih toilet, merawat gigi, mulut, telinga, hidung, olahraga, mandi 2x sehari, memakai baju bersih), memilih makanan dan minuman yang sehat, makanan yang diperlukan tubuh agar tetap sehat.

 Cara menghindarkan diri dari bahaya kekerasan (melindungi anggota tubuh yang terlarang: mulut, dada, alat kelamin, pantat;

waspada terhadap orang asing/tidak dikenal).

(21)

Program

Pengembangan Kompetensi yang Dicapai Materi Pembelajaran

 Cara menghindari diri dari bendabenda berbahaya misalnya pisau, listrik, pestisida, kendaraan saat dijalan raya

 Cara menggunakan toilet dengan benar tanpa bantuan

 Kebiasaan buruk yang harus dihindari (permen, nonton tv atau main game lebih dari 1 jam setiap hari, tidur terlalu larut malam, jajan sembarang).

Kognitif 2.2 Memiliki perilaku yang men-cerminkan sikap ingin tahu

 Membiasakan eksploratif,

 Cara bertanya

 Cara mendapatkan jawaban 2.3 Memiliki perilaku yang

men-cerminkan sikap kreatif

 Pemahaman tentang kreatif

 Membiasakan kerja secara kreatif

3.5 Mengetahui

car a memecahkan masalah

sehari-hari

da nberperilaku kreatif 4.5 Menyelesaikan masalah

sehari-hari secara kreatif

 Cara mengenali masalah

 Cara mengetahui penyebab masalah

 Cara mengatasi masalah

 Menyelesaikan kegiatan dengan berbagai cara untuk mengatasi masalah

3.6 Mengenal benda-benda di sekitarnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi dan ciri- ciri lainnya)

4.6 Menyampaikan tentang apa dan bagaimana bendabenda di sekitar yang dikenalnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara, tekstur, fungsi dan ciri- ciri lainnya) melalui berbagai hasil karya

 Bentuk dua dimensi (persegi, segitiga, bulat, segi panjang),

 Bentuk tiga dimensi (kubus, balok, limas, tabung),

 Ukuran (panjang-pendek, besar-kecil, berat- ringan, sebentar-lama),

 Bilangan (satuan, puluhan),

 Tekstur, (kasar-halus, keras-lunak),

 Suara (cepat-lambat, keras-halus, tinggi- rendah)

 Pengelompokkan (berdasarkan warna, bentuk, ukuran, fungsi, warna-bentuk, warna- ukuran, ukuran-bentuk, warna ukuranbentuk),

 Membandingkan benda berdasarkan ukuran

“lebih dari – kurang dari”, “paling/ter)

(22)

Program

Pengembangan Kompetensi yang Dicapai Materi Pembelajaran

 Mengurutkan benda berdasarkan seriasi (kecil- sedang-besar)

 Mengurutkan benda berdasarkan 5 seriasi (sangat kecil-lebih kecil-kecil besar-lebih besar- paling besar),

 Pola ABC-ABC, ABCD-ABCD berdasarkan urutan warna, bentuk, ukuran, bunyi, warna, fungsi, sumber, dll.

 Mencocokkan lambang bilangan dengan jumlah bilangan

 Hubungan satu ke satu, satu kebanyak, kelompok ke kelompok

 Lambang bilangan

 Mencocokkan 3.7 Mengenal lingkungan sosial

(keluarga, teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya dantransportasi)

 Keluarga (hubungan dalam keluarga, peran, kebiasaan, garis keturunan, dst),

 Teman (nama, ciri-ciri, kesukaan, tempat tinggal dst),

 Lingkungan geografis (pedesaan/pantai/

pegunungan/kota),

 Kegiatan orang-orang (di pagi/sore hari, dst),

 Pekerjaan (petani, buruh, guru, dll),

 Budaya (perayaan terkait adat, pakaian, tarian, makanan, dst),

 Tempat-tempat umum (sekolah, pasar, kantor pos, kantor polisi, terminal, dst),

 Berbagai jenis transportasi (transportasi darat, air, udara, transportasi dahulu, dansekarang).

 Lambang Negara.

4.7 Menyajikan berbagai

karya yang

berhubungan dengan lingkungan sosial (keluarga, teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi) dalam bentuk gambar, bercerita, bernyanyi dan gerak tubuh.

3.8 Mengenal lingkungan alam (hewan, tanaman, cuaca, tanah, air, batu- batuan, dll.

 Hewan misalnya; jenis (nama, ciriciri, bentuk),

 Kelompok hewan berdasarkan makanan (herbivora, omnivora, karnivora),

 Kelompok hewan berdasarkan manfaat (hewan ternak/peliharaan/buas),

 Tanaman dikenalkan dengan jenis (tanaman darat/air, perdu/batang, buah/hias/kayu, semusim/tahunan),

4.8 Menyajikan berbagai karya yang berhubungan dengan

lingkungan alam

(hewan,tanaman, cuaca,

(23)

Program

Pengembangan Kompetensi yang Dicapai Materi Pembelajaran tanah, air, batu-batuan),

didalam bentuk gambar, bercerita, bernyanyi, dan gerak tubuh.

 Bermacam bentuk dan warna daun dan bermacam akar),

 Berkembang biak

(biji/stek/cangkok/beranak/membelah diri/daun),

 Cara merawat tanaman, dst,

 Gejala alam (angin, hujan, cuaca, siangmalam, mendung, siklus air, dst), tanah, batu,

 Sebab akibat kejadian, dst.

3.9 Mengenal teknologi sederhana (peralatan rumah tangga, peralatan bermain, peralatan pertukangan, dll)

4.9 Menggunakan teknologi sederhana untuk menyelesaikan tugas dan

kegiatannya (peralatan rumah tangga, peralatan bermain, peralatan pertukangan, dll)

 Nama benda,

 Bagian-bagian benda,

 Fungsi,

 Cara menggunakan secara tepat dan cara merawat. Alat dan benda yang dimaksud dapat berupa peralatan sekolah, perabot rumah tangga, perkakas kerja, peralatan elektronik, barang-barang bekas pakai.

Sosial Emosional 2.5 Memiliki perilaku yang men-cerminkan sikap percaya diri

 Cara memberi salam pada guru atau teman,

 Cara untuk berani tampil di depan teman, guru, orang tua dan lingkungan sosial lainnya,

 Cara menyampaikan keinginan dengan santun.

2.6 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap taat terhadap aturan sehari- hari untuk melatih kedisiplinan

 Aturan bermain,

 Aturan di satuan RA

 Cara mengatur diri sendiri misalnya membuat jadwal atau garis waktu

 Cara mengingatkan teman bila bertindak tidak sesuai aturan

2.7 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikapsabar (mau menunggu giliran, mau mendengar ketika orang lainberbicara) untuk melatih kedisiplinan

 Ciri diri dan orang lain

 Cara antri

 Cara menyelesaikan gagasannya hingga tuntas,

 Berusaha tidak menyakiti atau membalas

dengan kekerasan

(24)

Program

Pengembangan Kompetensi yang Dicapai Materi Pembelajaran 2.8 Memiliki perilaku yang

mencerminkan kemandirian

 Pemahaman tentang mandiri,

 Perilaku mandiri,

 Cara merencanakan, memilih, memiliki inisiatif untuk belajar atau melakukan sesuatu tanpa harus dibantu atau dengan bantuan seperlunya

2.9 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap peduli dan mau membantu jika diminta bantuannya

 Keuntungan mengalah

 Cara menawarkan bantuan pada teman atau guru,

 Cara menenangkan diri dan temannya dalam berbagai situasi,

 Senang berbagi makanan atau mainan.

2.10 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap kerjasama

 Perilaku anak yang menerima perbedaan teman dengan dirinya,

 Cara menghargai karya teman,

 Cara menghargai pendapat teman, mau berbagi, mendengarkan dengan sabar pendapat teman,

 Cara berterima kasih atas bantuan yang diterima

2.11 Memiliki perilaku yang

dapat menyesuaikan diri  Kegiatan transisi,

 Cara menghadapi situasi berbeda

 Cara menyesuaikan diri dengan cuaca dan kondisi alam.

2.12 Memiliki perilaku yang men-cerminkan sikap tanggungjawab

 Pemahaman tentang tanggung jawab

 Pentingnya bertanggung jawab

 Cara bertanggung jawab (mau mengakui kesalahan dengan meminta maaf),

 Cara merapihkan/membereskan mainan pada tempat semula,

 Mengerjakan sesuatu hingga tuntas,

 Mengikuti aturan yang telah ditetapkan walaupun sekali-kali masih harus diingatkan,

 Senang menjalankan kegiatan yang jadi

tugasnya (misalnya piket sebagai pemimpin

harus membantu menyiapkan alat makan, dst).

(25)

Program

Pengembangan Kompetensi yang Dicapai Materi Pembelajaran 3.13 Mengenal emosi diri dan

orang lain

4.13 Menunjukkan reaksi emosi diri secara wajar

 Cara menghadapi orang yang tidak dikenal,

 Penyebab sedih, marah, gembira, kecewa, atau mengerti jika ia mengganggu temannya akan marah, jika ia membantu temannya akan senang, mengendalikan emosi secara wajar

3.14 Mengenali kebutuhan, keinginan dan minat diri 4.14 Mengungkapkan

kebutuhan, keinginan dan minat diri dengancara yang tepat

 Cara mengungkapkan apa yang dirasakannya (lapar ingin makan, kedinginan memerlukan baju hangat, perlu payung agar tidak kehujanan, kepanasan, sakit perut perlu obat),

 Teknik mengambil makanan sesuai kebutuhan, menggunakan alat main sesuai dengan gagasan yang dimilikinya,

 Membuat karya sesuai dengan gagasannya,dst.

Bahasa 2.13 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap rendah hati dan santun kepada orang tua, pendidik dan teman

 Cara berbicara secara santun, menghargai teman dan orang yang lebih tua usianya

 Pemahaman sikap rendah hati

 Contoh perilaku rendah hati dan santun 3.10 Memahami bahasa reseptif

(menyimak dan

4.10 membaca) Menunjukkan

kemampuan berbahasa reseptif (menyimak dan membaca)

 Cara menjawab dengan tepat ketika ditanya,

 Cara merespon dengan tepat saat mendengar cerita atau buku yang dibacakanguru,

 Melakukan sesuai yang diminta dengan beberapa perintah

 Menceritakan kembali apa yang sudah didengarnya

3.11 Memahami bahasa ekspresif

(mengungkapkan bahasa secara verbal 4.11 dan nonverbal)

Menunjukkan kemampuan berbahasaekspresif (mengungkapkan bahasa secara verbaldan non verbal)

 Mengungkapkan keinginannya, menceritakan kembali,

 Bercerita tentang apa yang sudah dilakukannya

 Mengungkapkan perasaan emosinya dengan

melalui bahasa secara tepat, Menggunakan

buku untuk berbagai kegiatan

(26)

Program

Pengembangan Kompetensi yang Dicapai Materi Pembelajaran 3.12 Mengenal keaksaraan

awal melalui bermain 4.12 Menunjukkan

kemampuan keaksaraan awal dalam berbagai bentuk karya

 Membaca gambar, membacasymbol,

 Menjiplak huruf,

 Mengenali huruf awal di namanya, menuliskan huruf-huruf namanya,

 Menuliskan pikirannya walaupun hurufnyamasih terbalik atau tidak lengkap,

 Hubungan bunyi dengan huruf,

 Mengucapkan kata yang sering diulang-ulang tulisannya pada buku cerita,

 Mengeja huruf,

 Membaca sendiri,

 Hubungan angka dan bilangan.

Seni 2.4 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap estetis

 Cara menjaga kerapihan diri, dan

 Cara menghargai hasil karya baik dalam bentuk gambar, lukisan, pahat, gerak, atau bentuk seni lainnya,

 Cara merawat kerapihan-kebersihandan keutuhan benda mainan atau milik pribadinya.

3.15 Mengenal berbagai karya dan aktivitas seni 4.15 Menunjukkan karya dan

aktifitas seni dengan menggunakan berbagai media

 Membuat berbagai hasil karya dan aktivitas seni gambar dan lukis, seni suara, seni musik, karya tangan dan lainnya

 Menampilkan hasil karya seni

(27)

E. Program Khusus dan Pendukung

RA Nailul Huda mengembangkan program khusus sebagai program unggulan berupa:

2. Tahfidz Surah pendek minimal 1 Juz & Doa Harian 3. Pengenalan alam sekitar

4. Pengembangan bakat dan minat anak 5. Kegiatan parenting

6. Peragaan Manasik Haji Anak

7. Kegiatan pentas seni dari dan oleh anak, 8. Outing diakhir semester

9. Cooking Class

10. Kunjungan ke instalasi terkait sesuai dengan tema , dst.

F. Alokasi Pembelajaran

Alokasi pembelajaran di Satuan RA Nailul Huda sebanyak 15 jam @60 menit (900 menit) dalam seminggu. Dalam kondisi normal, kegiatan pembelajaran tatap muka dilaksanakan selama 5 hari dimulai dari pukul 08.00 – 11.00. Jadwal kegiatan harian secara umum dilampirkan dalam lampiran KTSP.

Namun dalam kondisi pandemi saat ini, dengan kebijakan pelaksanaan Belajar Dari Rumah (BDR), RA Nailul Huda menerapkan 2 (dua) model pembelajaran. Model pertama yakni dengan sistem kunjungan rumah (home visit) oleh guru ke rumah-rumah siswa secara bergiliran dan terjadwal. Model kedua, yakni dengan menyiapkan tugas pembelajaran bersama orangtua dan anak untuk melakukan kegiatan main yang terstruktur dan menyenangkan, sesuai dengan tema-tema yang ditetapkan selama masa BDR.

Keadaan ini memang memberikan tantangan tersendiri, baik bagi guru, orang tua maupun peserta didik itu sendiri. Proses transfer of knowledge kepada orangtua murid dan membuat meraka mau bekerjasama dalam menyukseskan program pembelajaran dari rumah (BDR) tentu saja memerlukan waktu dan metode tersendiri. Karakteristik yang berbeda dari setiap orang menuntut kepiawaian komunikasi yang lebih baik dari para guru dan pengelola RA Nailul Huda, sehingga sinergi dalam menyukseskan pembelajaran dari rumah ini berjalan dengan baik dan terkoordinasi secara efektif.

Oleh karena itu, alokasi waktu pembelajaran ini menjadi lebih fleksibel dan mungkin lebih banyak dari

alokasi waktu pembelajaran pada masa normal. Saat kunjungan rumah terjadwal, alokasi waktu yang digunakan

tetap sesuai standar, tapi alokasi waktu pembelajaran bersama orangtua tidak dibatasi oleh waktu belajar

tertentu. Proses belajar dapat terjadi sepajang hari, bahkan hingga malam hari, seperti ketika peserta didik

melakukan kegiatan membantu orangtuanya merapikan tempat tidur sendiri, atau mencuci kaki sebelum

tidur.

(28)

G. Penilaian Hasil Belajar Pada Masa Darurat

Penilaian hasil belajar pada masa darurat memperhatikan hal-hal sebagai berikut;

a. Penilaian hasil belajar mengacu pada regulasi/ juknis penilaian hasil belajar dari Kemenag RI dengan penyesuaian masa darurat.

b. Penilaian hasil belajar mencakup aspek sikap, aspek pengetahuan dan aspek keterampilan.

c. Penilaian hasil belajar berbentuk antara laian portofolio, penugasan, proyek, praktek, tulis dan bentuk lainnya, yang diperoleh melalui tes daring, dan/atau bentuk asesmen lainnya yang memungkinkan ditempuh secara jarak jauh dan tetap memperhatikan protokol kesehatan dan/atau keamanan.

d. Penilaian meliputi penilaian harian (PH), penilaian akhir semester (PAS) dan penilaian akhir tahun (PAT).

e. Penilaian dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak dipaksakan untuk mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh;

f. Pemberian tugas kepada peserta didik dan penilaian hasil belajar pada masa Belajar dari Rumah dilaksanakan bervariasi antar peserta didik, sesuai minat dan kondisi masing-masing, termasuk mempertimbangkan kesenjangan akses/ketersediaan fasilitas belajar di rumah. Pemberian tugas diberikan secara proporsional atau tidak berlebihan dengan tujuan perlindungan kesehatan, keamanan, dan motivasi peserta didik selama masa darurat tetap terjaga.

g. Hasil belajar peserta didik dikirim ke guru antara lain berupa foto, gambar, video,animasi, karya seni dan bentuk lain tergantung jenis kegiatannya dan yang memungkinkan diwujudkan di masa darurat.

h. Terkait penugasan yang diberikan oleh guru, waktu pembelajaran dan pengerjaan tugas disesuaikan dengan jadwal tayang/siaran dan waktu pengumpulan tugas setiap akhir minggu atau disesuaikan dengan kondisi peserta didik dan ketersediaan waktu peserta didik dan orangtua/wali

i. Dari hasil belajar tersebut, guru melakukan penilaian baik dengan teknik skala capaian perkembangan, maupun hasil karya.

j. Guru melakukan analisis untuk melihat ketercapaian kompetensi dasar yang muncul lalu dilakukan skoring.

H. Kelulusan (menyesuaikan kondisi dan kebutuhan)

Sesuai dengan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 5162 Tahun

2018 Tentang Petunjuk Teknis Penilaian Hasil Belajar Pada RA Nailul Huda Peserta didik

dinyatakan lulus dari Satuan Pendidikan setelah memenuhi kriteria mampu

(29)

I. Teknik Penilaian yang akan digunakan

a. Catatan Hasil Karya b. Catatan Anekdot

c. Skala capaian perkembangan (rating scale)

J. Program Tahunan RA Nailul Huda

NO KEGIATAN WAKTU PELAKSANAAN

1. Pelaksanaan Kurikulum

a. Permulaan Tahun Ajaran 13 Juli 2021

b. Pertemuan Wali Murid Juli 2021

c. Masa Pengenalan Sekolah 13-17 Juli 2021 d. BDR (Kunjungan Rumah/Luring) 21 Juli 2020

e. Kegiatan Puncak Tema Hari Jum’at, pekan terakhir dari setiap subtema.

f. Hari-hari libur

 Libur Semester 1

 Libur Semester 2

 Libur Hari Raya Idul Fitri

19 Desember 2020 - 03 januari 2021 19 Juni 2021 - 11 Juli 2021

03 Mei 2021 - 23 Mei 2021 g. Pembagian Laporan Perkembangan Anak

 Semester 1

 Semester 2

18 Desember 2021 18 Juni 2021 h. Penerimaan Peserta Didik Baru Februari - Juli 2021 2. Kegiatan Pendukung

a. Kegiatan mendatangkan narasumber b. Pentas seni anak

c. Perayaan hari-hari besar Islam d. Perayaan HUT RI

e. Peragaan Manasik Haji Anak f. Kunjungan ke Detasemen g. Kunjungan ke kantor polisi h. cooking class

i. Renang j. Outing

3 bulan sekali 1 tahun sekali

Hari Kurban, Tahun baru Hijriyah, Maulid NabiSAW 17 Agustus 2021

30 Agustus 2021 Puncak Tema Profesi Disesuaikan dengan tema Disesuaikan dengan tema Disesuaikan dengan tema 1 tahun 2 x

3. Kegiatan Keorangtuaan a. Pertemuan orang tua b. Hari keluarga c. Buka Puasa Bersama

2 bulan sekali

Setiap akhir tahun ajaran

Setiap Puasa Ramadhan

(30)

4. Layanan Kesehatan dan Gizi a. Penimbangan

b. Pemberian Vitamin A c. DDTK

d. Imunisasi

e. Pemeriksaan kesehatan umum f. Pemeriksaan kesehatan gigi g. Pemeriksaan kebersihan kuku

h. Pemberian makanan tambahan (PMT) anak

Setiap bulan di tanggal 15

Februari dan AgustusSetiap bulan sekali

Sesuai dengan kebutuhan Disesuaikan

Sesuai dengan kebutuhan Disesuaikan

Sesuai dengan kebutuhan Disesuaikan

Sesuai dengan kebutuhan Disesuaikan

Sesuai dengan kebutuhan Disesuaikan

Setiap hari jumat diakhir bulan

makan sehat bersama

(31)

K. Kalender Pendidikan RA Nailul Huda 2021/2022

Lampiran 1

Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi Bali Nomor : 420/1636/BPTP/DISDIKPORA, tanggal 17 Maret 2021

Uraian Kegiatan Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2021/2022

N O KEGIATAN WAK

TU KETERANGAN

1 Permulaan Tahun

Pelajaran 12 Juli 2021

2 Dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)

12 s.d. 17 Juli 2021

3 Hari efektif sekolah Semester 1 (satu)

12 Juli s.d. 18 Desember 2021

Hari efektif sekolah 119 hari

4 Kegiatan Tengah semester 1 (satu)

27 s.d. 30 September

2021 Diisi kegiatan Porseni, Karya wisata, Lomba Kreatifitas Pengembangan Bakat dan Prestasi

5 Penilaian Akhir Semester 1 (satu)

22 Nopember 2021 s.d 4 Desember 2021

Kegiatan Penilaian Akhir Semester 1 (satu)

6 Penyerahan Rapor Semester 1 (satu)

18 atau 19 Desember

2021 Dilaksanakan pada hari kerja satu hari sebelum libur semester

7 Libur Semester 1 (satu) 20 Desember 2021 s.d. 1 Januari 2022

14 (empat belas) hari kalender

8 Hari efektif sekolah semester 2 (dua)

3 Januari 2022 s.d. 11 Juni

2022

Hari efektif sekolah 120 hari

9 Kegiatan Tengah semester 2(dua)

14 s.d 17 Maret 2022 Diisi Kegiatan Porseni, Karya Wisata, Lomba Kreatiftas, Pengembangan Bakat dan prestasiSiswa

10 Ujian Akhir Sekolah Antara bulan Maret dan Mei 2022

Mengacu pada Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 11 Penilaian Akhir

Semester 2 (dua)

9 s.d 21 Mei 2022 Kegiatan Penilaian Akhir Tahun Semester 2 (dua)

12 Penyerahan Rapor Semester 2 (dua)

3 atau 4 Juni 2022 Dilaksanakan pada hari kerja satu hari sebelum libur semester

13 Libur Semester 2 (dua) 13 s.d 25 Juni 2022 14 (empat belas) hari kalender

14 Libur Akhir Tahun

Pelajaran 27 Juni s.d. 9 Juli 2022 14 (empat belas) hari kalender

(32)

NO KEGIATAN WAKTU KETERANGAN 15 Tahapan Penerimaan

Peserta Didik Baru

Mei s.d Juli 2022 Mengikuti Pedoman

PenerimaanPeserta Didik Baru 16 Akhir Tahun

Pelajaran 2021/2022

11 Juni 2022

17 Permulaan Tahun Pelajaran 2022/2023

11 Juli 2022

18 Kelebihan hari belajar Kelebihan hari belajar efektif agar dimanfaatkan untuk kegiatan pembelajaran dalam upaya peningkatan mutu Peserta Didik

Kepala Dinas,

Dr. KN. Boy Jayawibawa

Pembina Utama Muda

(33)

Lampiran 2

Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi Bali Nomor : 420/1636/BPTP/DISDIKPORA, tanggal 17 Maret 2021

Perkiraan Jadwal Libur Sekolah dan Kegiatan Sekolah / Madrasah Tahun Pelajaran 2021/2022

No. HARI LIBUR & KEGIATAN HARI & TANGGAL

1 Libur Umum/Nasional :

- Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah Selasa, 20 Juli 2021 - Tahun Baru Islam 1443 H Selasa, 10 Agustus 2021 - Hari Kemerdekaan RI 76 Selasa, 17 Agustus 2021 - Maulid Nabi Muhammad SAW Selasa, 19 Oktober 2021 - Cuti Bersama Hari Raya Natal Jumat, 24 Desember 2021

- Hari Raya Natal Sabtu, 25 Desember 2021

- Tahun Baru Masehi Sabtu, 1 Januari 2022

- Tahun Baru Imlek 2573 Selasa, 1 Pebruari 2022 - Hari Raya Isra Miraj Nabi Muhammad SAW Selasa, 1 Maret 2022

- Hari Raya Nyepi Kamis, 3 Maret 2022

- Hari Raya Jumat Agung Jumat, 15 April 2022

- Hari Buruh Nasional Minggu, 1 Mei 2022

- Hari Raya Idul Fitri Selasa dan Rabu , 3 dan 4 Mei 2022

- Hari Raya Waisak Senin, 16 Mei 2022

- Hari Kenaikan Isa Almasih Kamis, 26 Mei 2022

- Hari Lahir Pancasila Rabu, 1 Juni 2022

2 Libur Khusus :

- Hari Saraswati Sabtu, 28 Agustus 2021

- Hari Pagerwesi Rabu, 1 September 2021

- Hari Suci Galungan dan Kuningan Senin, 8 Nopember 2021 s.d.

Sabtu, 20 Nopember 2021

- Hari Suci Siwaratri Sabtu, 1 Januari 2022

- Hari Tilem Kesanga (Tawur Agung) Selasa, 2 Maret 2022

- Hari Ngembak Geni Kamis, 4 Maret 2022

- Hari Suci Saraswati Sabtu, 26 Maret 2022

- Hari Pagerwesi Rabu, 30 Maret 2022

- Hari Suci Galungan dan Kuningan Senin, 6 Juni 2022 s.d.

Sabtu, 18 Juni 2022 3 Kegiatan Lain :

- Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Senin-Sabtu, 12 s.d. 17 Juli 2021 - Kegiatan Tengah Semester 1 (satu) Senin-Kamis, 27 s.d. 30 September 2021 - Pembagian Rapor Semester 1 (satu) Jumat /Sabtu, 17 / 18 Desember 2021 - Kegiatan Tengah Semester 2 (dua) Senin-Kamis, 14 s.d 17 Maret 2022 - Pembagian Rapor Semester 2 (dua) Jumat /Sabtu, 3 / 4 Juni 2022

4 Libur Semester 1 (satu) 20 Desember 2021 s.d. 1 Januari 2022

5 Libur Semester 2 (dua) 13 s.d 25 Juni 2022

6 Libur Akhir Tahun Pelajaran 27 Juni s.d. 9 Juli 2022

Kepala Dinas,

Dr. KN. Boy Jayawibawa

Pembina Utama Muda

(34)

Lampiran 3

Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi Bali

Nomor : 420/1636/BPTP/DISDIKPORA, tanggal 17 Maret 2021, tanggal 17 Maret 2021

Kalender Pendidikan Tahun Pelajaran 2021/2022 Juli 2021

Minggu 4 11 18 25 Senin 5 12 19 26 Selasa 6 13 20 27

Rabu 7 14 21 28

Kamis 1 8 15 22 29 Jumat 2 9 16 23 30 Sabtu 3 10 17 24 31

Agustus 2021

Minggu 1 8 15 22 29 Senin 2 9 16 23 30 Selasa 3 10 17 24 31

Rabu 4 11 18 25 Kamis 5 12 19 26 Jumat 6 13 20 27 Sabtu 7 14 21 2

8

September 2021

Minggu 5 12 19 26 Senin 6 13 20 27 Selasa 7 14 21 28 Rabu 1 8 15 22 29 Kamis 2 9 16 23 30 Jumat 3 10 17 24 Sabtu 4 11 18 25

Oktober 2021

Minggu 3 10 17 24 31 Senin 4 11 18 25 Selasa 5 12 19 26

Rabu 6 13 20 27

Kamis 7 14 21 28 Jumat 1 8 15 22 29 Sabtu 2 9 16 23 30

November 2021

Minggu 7 14 21 28 Senin 1 8 15 22 29 Selasa 2 9 16 23 30

Rabu 3 1 17 24 Kamis 4 1 18 25 Jumat 5 12 19 26 Sabtu 6 13 20 27

Desember 2021

Minggu 5 12 19 26 Senin 6 13 20 27 Selasa 7 14 21 28 Rabu 1 8 15 22 29 Kamis 2 9 16 23 30 Jumat 3 10 17 24 31 Sabtu 4 11 18 25

Januari 2022

Minggu 2 9 16 23 30

Senin 3 10 17 24 31 Selasa 4 11 18 25

Rabu 5 12 19 26

Kamis 6 13 20 27

Jumat 7 14 21 28 Sabtu 1 8 15 22 29

Februari 2022

Minggu 6 13 20 27 Senin 7 14 21 28 Selasa 1 8 15 22

Rabu 2 9 16 23

Kamis 3 10 17 24

Jumat 4 11 18 25

Sabtu 5 12 19 26

(35)

= Awal Tahun Pelajaran

= Kegiatan/Jeda Tengah Semester

= Pembagian Rapor

= Libur Semester

= Purnama

= Tilem

= Libur Umum Nasional

= Libur Khusus

= Libur Akhir Tahun Pelajaran

Kepala Dinas,

Dr. KN. Boy Jayawibawa Pembina Utama Muda

April 2022

Minggu 3 10 17 24 Senin 4 11 18 25 Selasa 5 12 19 26

Rabu 6 13 20 27

Kamis 7 14 21 28 Jumat 1 8 15 22 29 Sabtu 2 9 16 23 30 Maret 2022

Minggu 6 13 20 27 Senin 7 14 21 28 Selasa 1 8 15 22 29 Rabu 2 9 16 23 30 Kamis 3 10 17 24 31 Jumat 4 11 18 25 Sabtu 5 12 19 26

Mei 2022

Minggu 1 8 15 22 29 Senin 2 9 16 23 30 Selasa 3 10 17 24 31

Rabu 4 11 18 25 Kamis 5 12 19 26 Jumat 6 13 20 27 Sabtu 7 14 21 28

Juni 2022

Minggu 5 12 19 26

Senin 6 13 20 27

Selasa 7 14 21 28 Rabu 1 8 15 22 29 Kamis 2 9 16 23 30 Jumat 3 10 1

7 24

(36)

Lampiran 4

Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan Dan Olahraga Provinsi Bali Nomor : 420/1636/BPTP/DISDIKPORA, tanggal 17 Maret 2021

Perhitungan Hari Efektif Sekolah dan Hari Libur Tahun Pelajaran 2021/2022

No.

Semester

Bulan

Hari Efektif Sekolah

HARI LIBUR

JUMLAH HARI

Minggu

Umum

Khusus

Semes- ter

Akhir Th.Pel.

Jumlah Hari Libur

1

1

Juli 2021 17 4 1 0 0 9 14 31

Agustus 2021 23 5 2 1 0 0 8 31

September 2021 25 4 0 1 0 0 5 30

Oktober 2021 25 5 1 0 0 0 6 31

November 2021 13 4 1 12 0 0 17 30

Desember 2021 16 4 2 0 9 0 15 31

JUMLAH : 119 26 7 14 9 9 65 184 2

2

Januari 2022 25 5 1 0 0 0 6 31

Februari 2022 23 4 1 0 0 0 5 28

Maret 2022 22 4 1 4 0 0 9 31

April 2022 25 4 1 0 0 0 5 30

Mei 2022 22 5 4 0 0 0 9 31

Juni 2022 3 4 1 6 12 4 27 30

JUMLAH : 120 26 9 10 12 4 61 181 JUMLAH SEMUA : 239 52 16 24 21 13 126 365

Kepala Dinas,

Dr. KN. Boy Jayawibawa Pembina Utama Muda

B. SOP RA Nailul Huda terlampir.

(37)

BAGIAN III PENUTUP

Pengembangan KTSP RA merupakan kegiatan strategis dan berdampak sangat menentukan terhadap kualitas layanan program di satuan RA. Semua pihak yang terkait dengan satuan RA, terutama penyelenggara, pengelola dan guru, serta orang tua hendaknya dapat berperan secara optimal dalam proses pengembangan KTSP RA. KTSP RA berisi karakteristik satuan RA yang mewarnai program-program layanan RA di satuan tersebut. Oleh karena itu, tidak mungkin KTSP dibuat massal apalagi dicetak untuk diperjualbelikan. Lembaga dan pendidik baru kemungkinan mengalami kesulitan dalam pengembangan KTSP untuk satuannya. Bimbingan dan bantuan dari satuan RA lainnya yang terkumpul dalam satu gugus akan sangat membantu, disamping bimbingan dari penilik/pengawas RA.

Tidak ada pendidikan tanpa ada kurikulum RA, oleh karena itu setiap satuan RA harus mengembangkan KTSP. Jika semua pihak dapat berpartisipasi dengan baik memiliki KTSP, akan memberi dampak yang positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak di satuan RA bersangkutan. Akumulasi dari dampak tersebut akan mengantarkan anak-anak Indonesia kelak menjadi anak yang cerdas secara komprehensif dan integratif.

Khusus dalam masa pandemi Covid-19 ini, ketika kebijakan BDR diberlakukan, secara otomatis KTSP RA harus ditinjau ulang dan dilakukan penyesuaian seperlunya, sehingga dapat diaplikasikan dengan baik di lapangan. Terlebih dengan keterlibatan orangtua siswa secara lebih besar proporsinya ketika pelaksanaan belajar mandiri di rumah, maka pedoman pembelajaran di rumah bagi orangtua siswa perlu disusun sedemikian rupa, sehingga mudah dipahami dan dipraktekkan dalam aplikasinya. Demikianlah KTSP BDR ini disusun sebagai sebuah upaya sistematis dan akademis atas situasi pandemi saat ini, sehingga hak anak untuk mendapatkan pendidikan dapat tetap dipenuhi meski dengan konsep Belajar dari Rumah (BDR).

Semoga bermanfaat. Aamiin

(38)

DAFTAR LAMPIRAN

(39)

PROGRAM SEMESTER I RA NAILUL HUDA

KELOMPOK B

TAHUN PELAJARAN 2021/2022

No

KI-1

1.1

1.2

KI-2

18219.

1 2.2 2.3 2.4 2.5

2.6 2.7 2.8

2.9

2.10

KOMPETENSI INTI & KOMPETENSI DASAR

Menerima ajaran agama yang dianutnya

Mempercayai adanya Tuhan melalui ciptaannya

Menghargai diri sendiri, orang lain dan lingkungan sekitar sebagai rasa syukur kepada Tuhan

Memiliki perilaku hidup sehat, rasa ingin tahu, kreatif dan estetis, percaya diri, disiplin, mandiri, peduli, mampu menghargai dan toleran kepada orang lain, mampu menyesuaikan diri, jujur, rendah hati dan santun dalam berinteraksi dengan keluarga, pendidik, dan teman

Memiliki perilaku yang mencerminkan hidup sehat Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap ingin tahu Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap kreatif Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap estetis Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap percaya diri

Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap taat terhadap aturan sehari-hari untuk melatih kedisiplinan

Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap sabar (mau menunggu gliran, mau mendengarkan ketika orang lain berbicara) untuk melatih kedisiplinan

Memiliki perilaku yang mencerminkan kemandirian

Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap perduli dan mau membantu jika diminta bantuannya

Memiliki perilaku yang √mencerminkan sikap menghargai dan toleran kepada orang lain

Semester I

Diri Sendiri Lingkungan Kebutuhanku Binatang Tanaman

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

(40)

2.11 Memiliki perilaku yang dapat menyesusikan diri

2.12 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap tanggung jawab

2.13 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap jujur

2.14 Memiliki perilaku yang mencerminkan sikap rendah diri dan santun kepada orang tua, pendidik dan teman

KI-3

Mengenali diri, keluarga, teman, pendidik, lingkungan sekitar, agama, teknologi, seni dan budaya du rumah, tempat bermain dan satuan PAUD dengan cara : mengamati dengan indera (melihat, mendengar, menghidu, merasa, meraba);

mengumpulkan informasi; menalar; dan mengomunikasikan melalui kegiatan bermain

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17

3.1 Mengenal kegiatan beribadah sehari-hari

3.2 Mengenal perilaku baik sebagai cerminan akhlak mulia

3.3 Mengenal anggota tubuh, fungsi dan gerakannya untuk pengembangan motorik kasar

dan motorik halus

3.4 Mengetahui cara hidup sehat

3.5 Mengetahui cara memecahkan masalah sehari-hari dan berperilaku kreatif

3.6 Mengenal benda-benda disekitarnya (nama, warna, bentuk, ukuran, pola, sifat, suara,

tekstur, fungsi, dan ciri-ciri lainnya)

3.7 Mengenal lingkungan sosial (keluarga, teman, tempat tinggal, tempat ibadah, budaya, transportasi)

3.8 Mengenal lingkungan alam (hewan, tanaman, cuaca, tanah, air, batu-batuan, dll) 3.9 Mengenal teknologi sederhana (peralatan rumah tangga, peralatan bermain, peralatan

pertukangan, dll)

3.10 Memahami bahasa reseptif (menyimak dan membaca)

3.11 Memahami bahasa ekspresif (mengungkapkan bahasa secara verbal dan non verbal)

3.12 Mengenal keaksaraan awal melalui bermain

3.13 Mengenal emosi diri dan orang lain

3.14 Mengenali kebutuhan, keinginan, dan minat diri

Referensi

Dokumen terkait

Tanggal : 20 Januari 2022 LAPORAN PENYEBARAN COVID-19 BERDASARKAN LINGKUNGAN KOTA TEBING TINGGI.. Data Zonasi Penyebaran Covid-19 di Kota

Kondisi penyebaran COVID-19 yang semakin luas memaksa pemerintah mengeluarkan kurikulum darurat dan surat edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2020 nomor

Mulai tahun 2022, kurikulum nasional memiliki tiga opsi kurikulum yang bisa dipilih oleh satuan pendidikan untuk pemulihan pembelajaran di masa pandemi covid-19,

Mengembangkan Kompetensi Abad 21 dalam Pendidikan IPS dan Seni Budaya di Masa New Normal Covid

40 tahun 2020, tentang pelaksanaan kebijakan pendidikan dalam masa darurat penyebaran corona virus disease, dampak virus covid 19 proses pembelajaran dilakukan dari rumah secara

4 tahun 2020 tentang pelaksanaan kebijakan Pendidikan dalam masa darurat Penyebaran Covid-19;.. Kepala SMA Negeri 1 Singgahan

Alih-alih mengaktifkan konsep pendidikan darurat, pendidikan pada masa pandemi Covid-19 justru memaksakan konsep pendidikan normal dengan cara dan dalam keadaan yang tidak

Berdasarkan hasil penelitian tentang pengaruh media audiovisual dalam edukasi pencegahan penyebaran COVID-19 dan kesiapan sekolah dalam menghadapi masa transisi new normal