• Tidak ada hasil yang ditemukan

SOP PENERIMAAN PERKARA PIDANA BIASA. Panitera Muda Pidana

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "SOP PENERIMAAN PERKARA PIDANA BIASA. Panitera Muda Pidana"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

57 PENGADILAN NEGERI

Jl. R. A. Kartini No. 2 Kota Kupang Telp. : (0380) 8554375

Nomor SOP : 001

Tanggal Pembuatan : 01 Mei 2013 Tanggal Revisi : 10 Pebruari 2014 Tanggal Efektif : 10 Maret 2014 Disahkan Oleh :

SOP PENERIMAAN PERKARA PIDANA BIASA

Dasar Hukum :

1. Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2009 2. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 3. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 4. Keputusan KMA RI No. 032/KMA/SK/IV/2006

5. Surat Edaran Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 3 Tahun 1998

Keterkaitan :

1. SOP Pendaftaran Perkara Pidana Biasa

2. SOP Penanganan Register Perkara Pidana Biasa 3. SOP Penanganan Register Perkara Pidana Biasa 4. SOP Pemeriksaan Perkara Pidana Peninjauan Kembali Peringatan :

1. Jika SOP ini tidak dilaksanakan maka asas peradilan tidak akan tercapai.

Kualifikasi Pelaksana : 1. S1 – Hukum Peralatan/Perlengkapan :

1. Komputer / Laptop 2. Printer

3. Alat Tulis Kanor (ATK) 4. Buku Register Penahanan Pencatatan Dan Pendataan :

1. Berkas Perkara Pidana Biasa

No Aktivitas

Pelaksana Mutu Baku

Petugas Meja

I

Panitera Muda Pidana

Panitera / Sekretaris

Persyaratan /

Perlengkapan Waktu Output 1 Menerima berkas perkara

pidana dari Penuntut Umum atau Petugas PPNS yang mendapat tugas resmi

- Buku Register penerimaan - Alat Tulis

Kantor (ATK)

1 hari

Diterimanya berkas perkara

2 Memeriksa kelengkapan berkas perkara termasuk barang bukti dan status penahanan terhadap terdakwa yang hampir berakhir

- Alat Tulis Kantor (ATK) - Formulir

Check List

1 hari

Terdatanya kelengkapan berkas perkara yang telah diterima

3 Membuat konsep surat permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana

- Formulir Check List - Alat Tulis

Kantor (ATK)

1 hari

Tersedianya konsep surat permintaan kekurangan kelengkapan 4 Mengetik draf surat

permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana

- Draf surat permintaan - Komputer /

Laptop - Printer

1 hari

Tersedianya draf surat permintaan kekurangan kelengkapan 5 Koreksi surat permintaan

kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana

- Formulir Check List - Alat Tulis

Kantor (ATK) - Draft surat

permintaan

1 hari

Diparafnya draf surat permintaan kekurangan kelengkapan

6 Menandatangani permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana

- Alat Tulis Kantor (ATK) - Draft surat

permintaan

1 hari

Ditandatanganinya surat permintaan kekurangan kelengkapan 7 Memberi nomor, stempel

dan mengamplopkan surat permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana

- Buku agenda - Stempel - Surat

permintaan kekurangan

1 hari

Terdatanya surat permintaan kekurangan kelengkapan dalam buku agenda KUTACANE

Wakil Ketua Pengadilan NegeriKutacane

(2)

berkas perkara pidana - Alat Tulis Kantor (ATK)

kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana 9 Menerima kekurangan

kelengkapan berkas perkara pidana yang telah diminta

- Alat Tulis Kantor (ATK) - Formulir

Check List

1 hari

Menerima permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana 10 Menyerahkan berkas

perkara untuk didaftarkan

- Formulir Check List - Alat Tulis

Kantor (ATK)

1 hari

Berkas perkara siap untuk didaftrkan

(3)

59 PENGADILAN NEGERI

Jl. R. A. Kartini No. 2 Kota Kupang Telp. : (0380) 8554375

Nomor SOP : 002

Tanggal Pembuatan : 01 Mei 2013 Tanggal Revisi : 10 Pebruari 2014 Tanggal Efektif : 10 Maret 2014 Disahkan Oleh :

SOP PENDAFTARAN BERKAS PERKARA PIDANA BIASA

Dasar Hukum :

1. Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2009 2. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 3. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 4. Keputusan KMA RI No. 032/KMA/SK/IV/2006

5. Surat Edaran Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 3 Tahun 1998

Keterkaitan :

1. SOP Penerimaan Perkara Pidana Biasa

2. SOP Penanganan Register Perkara Pidana Biasa 3. SOP Penyelesaian Perkara Pidana Peninjauan Kembali Peringatan :

1. Jika SOP ini tidak dilaksanakan maka asas peradilan tidak akan tercapai.

Kualifikasi Pelaksana : 1. S1 – Hukum Peralatan/Perlengkapan :

1. Komputer / Laptop 2. Printer

3. Alat Tulis Kanor (ATK) 4. Buku Register Penahanan Pencatatan Dan Pendataan :

1. Berkas Perkara Pidana Biasa

No Aktivitas

Pelaksana Mutu Baku

Petugas Meja

I

Staf Petugas Register

Ketua / Wakil Ketua

Panitera / Sekretaris

Persyaratan /

Perlengkapan Waktu Output

1 Menerima berkas perkara pidana biasa yang telah lengkap

- Buku Register penerimaan - Berkas

perkara

1 hari

Diterimanya berkas perkara yang telah lengkap 2 Mendaftarkan

perkara pidana biasa dalam Buku Register

- Buku Register Pidana - Berkas

Perkara - Alat Tulis

Kantor (ATK) 1 hari

Terdaftarnya perkara pidana dalam Buku Register

3 Melengkapi berkas perkara dengan sampul berkas dan formulir penetapan

- Formulir Penetapan Penunjukkan Majelis Hakim/PP - Sampul

berkas perkara - Berkas

perkara

1 hari

Berkas perkara siap diserahkan kepada Ketua/Wakil Ketua dan Panitera untuk penunjukkan Majelis Hakim/PP 4 Menunjuk Majelis

Hakim

- Formulir Penetapan Penunjukkan Majelis Hakim/PP - Sampul

berkas perkara - Berkas

perkara

1 hari

Ditetapkannya Majelis Hakim oleh

Ketua/Wakil Ketua KUTACANE

Wakil Ketua Pengadilan NegeriKutacane

(4)

5 Menunjuk Panitera Pengganti

- Formulir Penetapan Penunjukkan Majelis Hakim/PP - Sampul

berkas perkara - Berkas

perkara

1 hari

Ditetapkannya Panitera Pengganti oleh Panitera / Sekretaris

6 Menyerahkan berkas perkara untuk

pemeriksaan

- Formulir Penetapan Penunjukkan Majelis Hakim/PP - Berkas

perkara - Buku

pembagian perkara

1 hari

Diserahkannya berkas perkara kepada Majelis Hakim

(5)

62 PENGADILAN NEGERI

Jl. R. A. Kartini No. 2 Kota Kupang Telp. : (0380) 8554375

Nomor SOP : 004

Tanggal Pembuatan : 01 Mei 2013 Tanggal Revisi : 10 Pebruari 2014 Tanggal Efektif : 10 Maret 2014 Disahkan Oleh :

SOP PENERIMAAN PERKARA PIDANA SINGKAT

Dasar Hukum :

1. Undang-Undang Nomor 49 Tahun 2009 2. Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 3. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 4. Keputusan KMA RI No. 032/KMA/SK/IV/2006

5. Surat Edaran Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 3 Tahun 1998

Keterkaitan :

1. SOP Pendaftaran Perkara Pidana Singkat

2. SOP Penanganan Register Perkara Pidana Singkat 3. SOP Penanganan Register Perkara Pidana Singkat 4. SOP Penyelesaian Perkara Pidana Peninjauan Kembali Peringatan :

1. Jika SOP ini tidak dilaksanakan maka asas peradilan tidak akan tercapai.

Kualifikasi Pelaksana : 1. S1 – Hukum Peralatan/Perlengkapan :

1. Komputer / Laptop 2. Printer

3. Alat Tulis Kanor (ATK) 4. Buku Register Penahanan Pencatatan Dan Pendataan :

1. Berkas Perkara Pidana Singkat

No Aktivitas

Pelaksana Mutu Baku

Petugas Meja

I

Panitera Muda Perdata

Panitera / Sekretaris

Persyaratan /

Perlengkapan Waktu Output 1 Menerima berkas perkara

pidana singkat dari Penuntut Umum

- Buku Register penerimaan - Alat Tulis

Kantor (ATK)

1 hari

Diterimanya berkas perkara pidana singkat 2 Memeriksa kelengkapan

berkas perkara termasuk status penahan terhadap terdakwa dan barang bukti

- Alat Tulis Kantor (ATK) - Formulir

Check List

1 hari

Terdatanya kelengkapan berkas perkara 3 Membuat konsep surat

permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana

- Formulir Check List - Alat Tulis

Kantor (ATK)

1 hari

Tersedianya konsep surat permintaan kekurangan kelengkapan 4 Mengetik draf surat

permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana

- Draf surat permintaan - Komputer /

Laptop - Printer

1 hari

Tersedianya draf surat permintaan kekurangan berkas

5 Koreksi surat permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana

- Formulir Check List - Alat Tulis

Kantor (ATK) - Draft surat

permintaan

1 hari

Diparafnya surat permintaan kekurangan berkas

6 Menandatangani permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana

- Alat Tulis Kantor (ATK) - Draft surat

permintaan

1 hari

Ditandatanganinya surat permintaan kekurangan berkas pidana

7 Memberi nomor, stempel dan mengamplopkan surat permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana

- Buku agenda - Alat Tulis

Kantor (ATK) - Draft surat

permintaan

1 hari

Terdatanya surat permintaan kekurangan berkas pidana dalam buku agenda

KUTACANE

Wakil Ketua Pengadilan NegeriKutacane

(6)

berkas perkara pidana singkat

- Alat Tulis Kantor (ATK)

kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana singkat 9 Menerima kekurangan

kelengkapan berkas perkara pidana singkat yang telah diminta

- Alat Tulis Kantor (ATK) - Formulir

Check List

1 hari

Diterimanya permintaan kekurangan kelengkapan berkas perkara pidana singkat 10 Menyerahkan berkas

perkara untuk persidangan pertama

- Formulir Check List - Alat Tulis

Kantor (ATK)

1 hari

Perkara siap untuk disidangkan

11 Menerima berkas perkara dan laporan hasil

persidangan pertama berkas perkara pidana singkat untuk didaftarkan

- Berkas perkara - Alat Tulis

Kantor (ATK)

1 hari

Tersedianya laporan pertama berkas perkara pidana singkat untuk didaftarkan 12 Menyerahkan berkas

perkara pidana singkat untuk didaftarkan

- Berkas perkara - ATK

1 hari

Berkas perkara siap untuk didaftarkan

Referensi

Dokumen terkait

Kelengkapan materiil yang dimaksud ialah apabila berkas perkara sudah memenuhi persyaratan untuk dapat dilimpahkan ke pengadilan, antara lain seperti adanya alat

1) Formulir isian pendaftaran sesuai format terlampir 2) Daftar tilik kelengkapan berkas sesuai format terlampir.. 3) Satu lembar asli Surat Lamaran yang ditulis tangan

Penyampaian surat permintaan data yang telah ditandatangani oleh Anggota DPR/Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan/Pimpinan DPR/Sekjen DPR kepada Kepala Bidang Pengkajian

Berkaitan dengan kegiatan preservasi peneliti mengajukan pertanyaan sebagai berikut “Bagaimanakah proses preservasi arsip berkas perkara yang dilakukan oleh bidang bagian

Surat Keputusan Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Kelas IA Khusus tentang susunan Majelis Hakim dan Panitera Pengganti dalam persidangan ;-. Pedoman Pelaksanaan Tugas dan

eksekusi ke dalam buku register eksekusi PC, kertas, alat tulis, dan Referensi terkait 10 menit Tercatatnya kedalam register eksekusi 5 Menyerahkan berkas permohonan

Berdasarkan alasan tersebut, maka peneliti tertarik untuk mengambil penelitian tentang “Analisis Preservasi Arsip Berkas Perkara oleh Panitera Muda Hukum di Pengadilan Tinggi Jawa

Informan D Menurut keempat informan, proses preservasi arsip berkas perkara yang dilakukan permberian kapur barus atau kamper 4 “Berkaitan dengan faktor perusak arsip,apakah cara