3
Untuk menentukan kawasan priotitas tentunya adalah kawasan
yang paling buruk dalam kelurahan Sudajayahilir. Untuk
mendapatkan kawasan tersebut dapat dilakukan dengan
superimposed antara peta‐peta tematik (kondisi perumahan,
kondisi pelayanan prasarana air minum, sanitasi, jalan, drainase,
dan sarana dasar seperti kesehatan, pendidikan, transportasi, dsb)
Hal tersebut dilakukan melalui proses diskusi kelompok atau
diskusi kelompok terarah dengan menggunakan peta‐peta hasil
pemetaan swadaya. Diskusi tersebut menghasilkan lokasi kawasan
prioritas yang telah ditentukan. Pelaku penentu kawasan prioritas
terdiri dari Warga kelurahan, perempuan dan laki‐laki, TIPP. TAPP,
Tim Pemetaan Swadaya dibantu Tim Fasilitator.
Kriteria penilaian pemilihan kawasan prioritas pengembangan,
antara lain:
Kawasan yang memiliki Potensi sumberdaya lokal yang lebih
tinggi, apabila potensi tersebut didayagunakan, diperkirakan
dapat menjadi triger (pemicu) perkembangan pembangunan
fisik, spasial dan ekonomi kelurahan;
Kawasan yang memiliki persoalan-persoalan pembangunan
(fisik, sosial dan ekonomi) yang mendesak untuk ditangani
(urgent);
Kawasan potensi atau rawan bencana alam.
3.1
HASIL PEMETAAN SWADAYA KELURAHAN
SUDAJAYAHILIR
Penguatan/pengayaan pemetaan swadaya adalah suatu pendekatan
partisipatif dari masyarakat untuk menilai serta merumuskan sendiri
berbagai persoalan yang dihadapi dan potensi yang dimiliki sehingga dapat
mengidentifikasi masalah dan mengkompilasi pemecahannya.
Kegiatan penguatan/pengayaan PS PLPBK merupakan tindak lanjut dari
kegiatan pemetaan sawadaya yang telah dilakukan masyarakat di kegiatan
penyusunan PJM pronangkis maupun kegiatan lain sebelumnya.
Penguatan/pengayaan difokuskan pada kegiatan pengumpulan data yang
dibutuhkan untuk aktifitas perencanaan berdasarkan potensi dan
permasalahan. Kegiatan PS PLPBK dapat menggunakan metode
penggalian informasi melalui peta-peta tematik, pemanfaatan maket desa,
wawancara serta melakukan pengamatan lapangan untuk mencermati dan
PENENTUAN
memahami kondisi fisik/pola ruang, sosial dan ekonomi wilayah Kelurahan
Sudajayahilir saat ini. Hasil yang diharapkan yaitu:
1. Peta yang memuat berbagai informasi tentang kondisi, potensi,
permasalahan (fisik, lingkungan dan sosial serta mitigasi bencana).
2. Infromasi-informasi terkait potensi dominan (sosial, ekonomi,
maupun
lingkungan/fisik)
yang
memiliki
peluang
untuk
dikembangkan, serta informasi mengenai masalah krusial (sosial,
ekonomi maupun lingkungan/fisik) yang harus segera ditangani.
3. Pra analisis potensi dan masalah yang terjadi pada Kelurahan
Sudajayahilir.
Kelurahan Sudajayahilir terbagi menjadi 8 rukun warga. Tim Inti
Perencanaan Partisipatif (TIPP) bersama Tenaga Ahli Perencanaan
Partisipatif (TAPP), Pokja PLPBK dan Relawan melakukan kegiatan
pemetaan swadaya PLPBK di 8 RW. Adapun hasil pemetaan swadaya akan
diuraikan pada tabel dibawah ini.
Tabel 3.1
Rekapitulasi Hasil Pemetaan Swadaya RW 01
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 1
Jalan
lingkungan/gang sudah pada rusak
Meningkatkan sarana Lingkungan Rehab Jalan lingkungan/gang 630 RT 01, 02, 03, 04 2 Saluran air hujan
tidak lancar Meningkatkan sarana Lingkungan Pembangunan Drainase/grafel 780 RT 01, 02, 03, 04 3 Saluran air limbah
warga rusak Meningkatkan sarana Lingkungan Pembangunan Gorong-gorong 400 RT 01, 02 4 Sering terjadi bocor bila hujan Meningkatkan sarana Ibadah Perbaikan Atap Masjid Al-Ikhwan 1 RT 03
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 5
Sarana WC yang sudah ada sudah tidak layak pakai
Meningkatkan sarana kesehatan lingkungan Perbaikan WC Umum 1 RT 03 6 Tempat Wudhu masjid Al Ihwan sudah tidak layak
Meningkatkan sarana Ibadah
Perbaikan Tempat
Wudhu 1 RT 03 7 Sarana MCK yang sudah ada sudah
tidak layak pakai
Meningkatkan sarana kesehatan lingkungan Revitalisasi MCK 1 RT 03 8 Kondisi tanah labil dan sering longsor Meningkatkan pelayanan sarana lingkungan Tembok Penahan Tanah 260 RT 04 9 WC R.A tidak layah pakai Meningkatkan sarana kesehatan lingkungan Perbaikan WC RA. Hidayah Mujtahid 1 RT 04 10 Tidak adanya sarana untuk
bermain Meningkatkan sarana Lingkungan Pembangunan Taman RW 1 RT 04 11 Untuk mencuci warga masih menggunakan air kotor Meningkatkan sarana kesehatan lingkungan Pengadaan Sumur Bor/SAB 2 RT 04 12
Saluran air limabah rumah tangga dan hujan tidak lancar
Meningkatkan sarana lingkungan pemukiman Pembuatan Flat decker / buck beton 150 RT 04 13 Masih terdapat warga yang menganggur dan tidak mempunyai keterampila meningkatkan potensi ekonomi masyarakat Pelatihan Kuliner 15 RT 01, 02, 03, 04 14 Pelatihan Menjahit 10 RT 01, 02, 03, 04 15 Masih terdapat rumah yang sudah
tidak layak huni
Mengurangi jumlah warga yang memilik rumah tidak layak Rehabilitasi RTLH 18 02, 03, RT 01, 04
Sumber : Hasil Pemetaan Swadaya PLPBK Kelurahan Sudajayahilir Tahun 2014
berada pada tingkat rendah Hal ini dikarenakan tingkat permasalahan
bukan masalah yang harus cepat diatasi dan tidak akan menimbulkan
kerugian jangka panjang bagi masyarakat RW 01.
Tabel 3.2
Rekapitulasi Hasil Pemetaan Swadaya RW 02
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 1 Warga masyarakat masih membuang sampah sembarangan Meningkatkan sarana lingkungan Pembangunan Drainase/grafel 1000 RT 01 2 Ayam sering masuk dan mengotori sekolah Meningkatkan sarana Pendidikan Pemagaran DTA At Tawakal 12 RT 01 3 Saluran air hujan
tidak lancar Meningkatkan sarana lingkungan Pembangunan Drainase 770 RT 02, 03, 05, 06, 07 4 Jalan lingkungan sebagian sudah
rusak
Meningkatkan sarana lingkungan
Jalan Lingkungan 150 RT 02, 06, 07 5 Meja dan kursi DTA pada rusak
(tidak layak pakai)
Meningkatkan sarana Pendidikan
Pengadaan meja
kursi untuk DTA 120 RT 01 6 Lapang bulu tangkis masih
tanah
Meningkatkan sarana kesehatan lingkungan
Pembangunan Sarana olah raga
Bulu Tangkis 1 RT 01 7 PAUD tidak mempunyai
gedung sendiri
Meningkatkan sarana Pendidikan
Pembangunan ruang kelas Paud
At Tawakal 1 RT 01 8 Warga masyarakat masih membuang sampah sembarangan Meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan TPSS 1 RT 03 9 Masih terdapat jalan setapak yang
masih tanah Meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan rabat beton Jalan Lingkungan 260 RT 03, 05, 06 10 Masih banyak warga yang tidak memiliki sumur pribadi Meningkatkan sarana kesehatan lingkungan Pengadaan MCK 2 RT 06, 07 11 Volume air sungai
bila hujan sering
Meningkatkan sarana
Perlu dibuatkan
Sodetan/ (gorong- 700 RT 04
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT meluap
menimbulkan banjir
lingkungan gorong)
12 Masih terdapat rumah yang tidak layak huni Mengurangi jumlah pemilihk RTLH Perbaikan Tempat Tinggal (RTLH) 43 RT 01, 02, 03, 03, 04, 05, 06, 07 13 MCK yang sudah ada tidak layak
pakai Meningkatkan sarana lingkungan Revitalisasi MCK 1 RT 01 14 Banyak warga yang masih menggunakan air sungai yang kotor
Meningkatkan sarana lingkungan Pengadaan Sumur bor 1 RT 01 15 Tidak tersedianya tempat bermain Meningkatkan sarana
lingkungan Pembuatan Taman RW 1 RT 01 16 Akses kejalan utama Jauh Meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan jalan aspal 300 RT 02 17 Kondisi tanah labil dan sering
longsor Meningkatkan pelayanan sarana lingkungan Tembok Penahan Tanah 600 RT 02
Sumber : Hasil Pemetaan Swadaya PLPBK Kelurahan Sudajayahilir Tahun 2014
Tabel diatas menjelaskan permasalahan dominan di RW 02 adalah rumah
tidak layak huni dan sistem drainase Jika dilihat berdasarkan tingkat
kebutuhan penanganan, RW 02 berada pada tingkat sedang Hal ini
dikarenakan tingkat permasalahan masih dapat diselesaikan bersama
warga masyarakat di RW 02.
Tabel 3.3
Rekapitulasi Hasil Pemetaan Swadaya RW 03
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 1 Jalan lingkungan sebagaian sudah
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 2 Masih terdapat jalan tanah
Meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan rabat beton jalan lingkungan 455 RT 01, 02, 03 3
Saluran air limabah rumah tangga dan hujan tidak lancar
Meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan Buck Solokan 165 RT 01, 03 4 Saluran air hujan
tidak lancar Meningkatkan sarana lingkungan Pemb Drainase 35 RT 02 5 Kondisi tanah labil dan sering longsor
Meningkatkan sarana
lingkungan TPT saluran Air 80 RT 02 6 Saluran air hujan
tidak lancar Meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan Drainase 20 RT 03 7 Ayam sering masuk dan
mengotori masjid Meningkatkan sarana peribadatan Pemagaran Masjid Al-Ikhlas 20 RT 01 8 Masih terdapat rumah yang tidak
layak huni
Mengurangi jumlah pemilihk RTLH
Rehab RTLH 14 02, 03 RT 01, 9 Kurangnya pembinaan kader
posyandu Meningkatkan potensi kader posyandu Pembinaan kader posyandu 8 RT 01, 02, 03, 04 10 Kurangnya pembinaan Linmas Meningkatkan potensi Linmas Pembinaan Linmas 7 02, 03, RT 01,
04 11 Kurangnya pembinaan
pemuda
Meningkatkan
potensi Pemuda Pembinaan kepemudaan 30
RT 01, 02, 03, 04
Sumber : Hasil Pemetaan Swadaya PLPBK Kelurahan Sudajayahilir Tahun 2014
Tabel diatas menjelaskan permasalahan dominan di RW 03 adalah jaringan
jalan yang rusak dan permaslahan kualitas sumber daya manusia. Jika
dilihat berdasarkan tingkat kebutuhan penanganan, RW 03 berada pada
tingkat rendah Hal ini dikarenakan permasalahan utama di RW 03 adalah
tingkat partisipasi dan kaderisasi masyarakat di bidang pendidikan dan
pemberdayaan.
Tabel 3.4
Rekapitulasi Hasil Pemetaan Swadaya RW 04
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 1 Saluran air hujan tidak lancar
Meningkatkan sarana lingkungan Pembangunan Drainase 440 01,02 RT 2 Kondisi tanah labil dan sering longsor Meningkatkan pelayanan sarana lingkungan Pembuatan TPT 420 RT 01, 02 3 Jalan lingkungan sebagaian sudah
rusak Meningkatkan sarana lingkungan Rehab gang 250 RT 02, 03 4 Masih terdapat rumah yang tidak layak huni
Mengurangi jumlah pemilihk
RTLH Rehab RTLH 14 RT 01 5 Saluran air untuk pertanian tidak
lancar Meningkatkan sarana pertanian Pemb. Drainase/Irigasi 1300 RT 01, 02, 03 6 Saluran air hujan
tidak lancar
Meningkatkan sarana lingkungan pemukiman
Pemb. Flat Decker
/ Buk Beton 150 RT 01, 02, 03 7 Tempat berkumpul warga masyarakat tidak tersedia Meningkatkan pelayanan sarana lingkungan Pemb. Grafel Beton/gorong2 260 RT 01, 02, 03 8 Masih banyak warga yang tidak memiliki sumur pribadi Meningkatkan sarana kesehatan lingkungan Pemb. MCK 2 RT 01, 02, 03 9 Masih terdapat warga yang menganggur dan tidak mempunyai keterampila Meningkatkan kaspasitas dan keterampilan warga Pemb. Posyandu 1 RT 01, 02, 03
10 Tidak ada ruang pertemuan warga
Meningkatkan sarana lingkungan Pemb. Gedung Serba Guna 1 RT 01, 02, 03 11 Jalan lingkungan tidak layak perlu direvitalisasi
Meningkatkan sarana
lingkungan Pemasangan Paving Blok 550 RT 01, 02, 03 12
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 13
Tidak ada tempat bermain dan ruang hiujau
Meningkatkan sarana
lingkungan Pemb. Taman RW 1 02, 03 RT 01, 14 Jalan lingkungan masih kelihatan gelap Meningkatkan sarana
lingkungan Pembuatan PJU 20 02, 03 RT 01,
Sumber : Hasil Pemetaan Swadaya PLPBK Kelurahan Sudajayahilir Tahun 2014
Tabel diatas menjelaskan permasalahan dominan di RW 04 adalah
permasalahan fisik lingkungan seperti jaringan jalan, drainase, SPAL, RTLH
dan lain-lain. Jika dilihat berdasarkan tingkat kebutuhan penanganan, RW
04 berada pada tingkat tinggi Hal ini dikarenakan permasalahan yang
dihadapi adalah permasalahan infrastruktur dan sanitasi yang harus segera
diselesaikan.
Tabel 3.5
Rekapitulasi Hasil Pemetaan Swadaya RW 05
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 1 Akses kejalan utama terbatas
Mengikatkan sarana lingkungan
Pembuatan jalan
setapak 400 03, 04 RT 01, 2 Kondisi tanah labil rawan longsor
Mengikatkan sarana
lingkungan Pembuatan TPT 300
RT 03, 04 3 Saluran air hujan tidak lancar
Mengikatkan sarana lingkungan Pembuatan Drainase 600 RT 02, 03, 04 4
Air hujan selalu menggenang dijalan Mengikatkan sarana lingkungan pembuatan saluran air pinggir
jalan 600 RT 01, 02, 03, 04 5 Masih terdapat warga yang menempati rumah tidak layak huni
Mengurangi jumlah pemilihk RTLH Rehab rumah 17 RT 01, 02, 03, 04 6 Masih banyak warga membuang sampah Meningkatkan sarana kebersihan pembuatan TPSS 2 RT 01, 04
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT sembarangan lingkungan
7 Tidak adanya saran ruang terbuka hijau Mengikatkan sarana lingkungan pembuatan RTH 1 02, 03, RT 01, 04 8 Gang rabat beton sudah banyakk
yang rusak Mengikatkan sarana lingkungan revitalisasi gang dengan aspal 600 RT 01, 02, 03, 04 9 Pencemaran lingkungan dari air limbah rumah tangga dan air hujan Meningkatkan sarana kesehatan lingkungan Pembuatan SAB 1 RT 02 10
Bila malam jalan masih kelihatan gelap Meningkatkan sarana lingkungan Pengadaan lampu PJU 8 RT 03, 04 11 Posyandu tidak mempunyai bangunan sendiri Meningkatkan sarana kesehatan lingkungan Revitalisasi Posyandu 1 RT 02 12 Saluran air hujan dipinggir jalan
sudah tidak layak
Meningkatkan sarana lingkungan Revitalisasi Drainase 250 RT 01, 02, 03 13 Untuk membuang sampah ke TPS jauh Meningkatkan sarana kebersihan lingkungan Perlunya dibuatkan Roda sampah 2 RT 01, 03 14 Tempat bermain anak masih tanah
Meningkatkan sarana lingkungan
pemasangan pavin blok (taman
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 17 Perlunya peningkatan kemampuan dan pengetahuan tentang budidaya lele Meningkatkan potensi masyarakat Pelatihan Budidaya lele 2 RT 01, 02, 03, 04 18 Perlunya peningkatan kemampuan dan pengetahuan tentang budidaya domba Meningkatkan potensi masyarakat Pelatihan Budidaya domba 1 RT 01, 02, 03, 04
Sumber : Hasil Pemetaan Swadaya PLPBK Kelurahan Sudajayahilir Tahun 2014
Tabel diatas menjelaskan permasalahan dominan di RW 05 adalah saluran
drainase, jaringan jalan RTLH dan RTH. Jika dilihat berdasarkan tingkat
kebutuhan penanganan, RW 05 berada pada tingkat sedang Hal ini
dikarenakan permasalahan lebih utama pada infrastruktur jalan dan saluran
sedangkan untuk sanitasi tidak terdapat permasalahan.
Tabel 3.6
Rekapitulasi Hasil Pemetaan Swadaya RW 06
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 1 Saluran air hujan tidak lancar Mengikatkan sarana
lingkungan
pembuatan
Drainase 600 RT 02, 03 2 Saluran air sungai
tidak lancar
Meningkatkan
sarana irigasi Pembuatan TPT 2000 RT 02 3 Masih banyaknya warga yang membuang sampai kesungai Meningkatkan sarana kebersihan lingkungan Pembuatan TPSS 1 RT 03 4 MCK yang sudah ada sudah tidak
layak digunakan
Meningkatkan sarana lingkungan
Revitalisasi MCK 2 RT 03 5 Murid DTA bila mau BAB harus
pulang kerumah Meningkatkan sarana lingkungan sekolah Pembuatan WC di DTA Sirojul Mubtadiin 2 RT 03
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 6 Posyandu kotor karena banyak ternak masuk Meningkatkan sarana lingkungan Pemagaran Posyandu 20 RT 03 7 Masih terdapat warga yang menempati rumah tidak layak huni
Mengurangi
jumlah RTLH Perehaban Rumah Tidak layak Huni 22 RT 01 8 Sekolah kotor karena banyak
ternak masuk Meningkatkan sarana lingkungan sekolah Pemagaran DTA Sirojul Mubtadiin 30 RT 03 9 Mahalnya biaya untuk membajak
sawah
Meningkatkan sarana pertanian
Pengadaan Traktor untuk kel. tani 1 RT 01, 02, 03 10 Untuk pembersihan rumput di sekitar jalan membutuhkan waktu yang cukup lama Meningkatkan sarana kebersihan lingkungan Pengadaan mesin rumput 1 RT 01, 02, 03
Sumber : Hasil Pemetaan Swadaya PLPBK Kelurahan Sudajayahilir Tahun 2014
Tabel diatas menjelaskan permasalahan dominan di RW 06 adalah
permasalahan ekonomi dan kebersihan lingkungan. Jika dilihat
berdasarkan tingkat kebutuhan penanganan, RW 06 berada pada tingkat
permasalahan rendah Hal ini dikarenakan tingkat permasalahan lebih
kepada usaha pengembangan sektor pertanian dan kebersihan lingkungan.
sehingga dapat disimpulkan penduduk di RW 06 sudah memiliki tingkat
kesejahteraan dan kesadaran yang tinggi
Tabel 3.7
Rekapitulasi Hasil Pemetaan Swadaya RW 07
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 1
Jalan utama bila malam gelap dan sering terjadi kejahatan
meningkatkan sarana
lingkungan Pengadaan PJU 8
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 2
Susahnya membuang air limbah bekas cuci warga meningkatkan sarana lingkungan Pengadaan gorong-gorong pembuangan air limbah warga 325 02, 03 RT 01,
3 TPS yang sudah ada sudah tidak layak Meningkatkan sarana kebersihan lingkungan Rehab TPS 2 RT 01, 02
4 Masih terdapat sampah berserakan dipermukiman Meningkatkan sarana kebersihan lingkungan pengadaan tong sampah 60 RT 01, 02, 03 5 Masih terdapat gang yang masih tanah meningkatkan sarana lingkungan pembuatan gang baru (betoniosasi) 250 RT 02, 03 6
Saluran air untuk pengairan sawah tidak lancar meningkatkan sarana pertanian Pembuatan TPT solokan 50 RT 01 7 Tidak adanya ruang terbuka hijau untuk bermain meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan taman RW 1 RT 01 8 Gang yang sudah ada sudah rusak
meningkatkan sarana
lingkungan Rehab Gang 153
RT 01, 02, 03 9 Pinggir jalan masih kelihatan gersang
meningkatkan sarana lingkungan Pengadaan pot bunga pinggir jalan (beserta bunganya) 50 02, 03 RT 01, 10 Drainase tidak lancar meningkatkan sarana
lingkungan penembokan drainase 650 RT 01, 02 11 masih terdapat warga yang menempati rumah tidak layak huni
Mengurangi jumlah pemilik
rtlh Perehaban RTLH 8 RT 01 12 Masih tinggi tingkat
pengangguran
meningkatkan Potensi masyarakat
Pelatihan sablon 10 02, 03 RT 01, 13 Kurangnya biaya untuk peningkatan
usaha meningkatkan permodalan usaha bersama Bantuan modal budidaya jamur 1 RT 01 14 Terbatasnya pinjaman yang meningkatkan permodalan Bantuan modal untuk lumbung 1 RT 02
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT dapat diterima
anggota
padi 15 Belum adanya air untuk Jamban
posyandu meningkatkan sarana kesehatan lingkungan Pembuatan sumur bor Posyandu 1 RT 02
Sumber : Hasil Pemetaan Swadaya PLPBK Kelurahan Sudajayahilir Tahun 2014
Tabel diatas menjelaskan permasalahan dominan di RW 07 adalah
permasalahan infrastruktur, ruang terbuka hijau dan sosial. Jika dilihat
berdasarkan tingkat kebutuhan penanganan, RW 07 berada pada tingkat
sedang hal ini dikarenakan permasalahan dominan di RW 07 adalah
infrastruktur dan sosial.
Tabel 3.8
Rekapitulasi Hasil Pemetaan Swadaya RW 08
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 1 Bila hujan sering terjadi genangan
air Meningkatkan sarana lingkungan Drainase saluran air hujan 830 RT 01, 02, 03 2 Terputusnya sarana jalan lingkungan Meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan Jembatan 2 RT 01 3 Masih terdapat warga tidak mempunyai akses gang ketempat tinggal Meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan gang baru 332 RT 01, 02, 03 4
Bila hujan sering terjadi genangan air
Meningkatkan sarana
lingkungan Saluran Air 350 RT 01 5 Masjid Kotor karena ternak Meningkatkan sarana peribadatan Pemagaran Masjid 70 RT 01 6 Gang yang sudah ada sudah tidak
layak digunakan
Meningkatkan sarana lingkungan
Rehab Gang 130 RT 01 7 Pos Ronda sudah
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 8
Atap majlis taklim rusak bila hujan suka bocor Meningkatkan sarana lingkungan Rehab Majlis Taklim 1 RT 02 9 Ponpes Kotor karena ternak
Meningkatkan sarana lingkungan
Pemagaran
Ponpes 15 RT 02 10 Tempat penampungan air
di ponpes rusak Meningkatkan sarana lingkungan Rehab tempat Penampungan Air di Ponpes 1 RT 02 11 Masih terdapat warga yang membuang sampah sembarangan Meningkatkan sarana kebersihan lingkungan Tempat Pembuangan Sampah 3 RT 02 12 Saluran air sungai tidak lancar dan
sering banjir
Meningkatkan
sarana irigasi Pembuatan TPT/Talud 1000 02, 03 RT 01, 13
Masih terdapat warga yang menempati rumah tidak layak huni
Meningkatkan sarana lingkungan Rehabilitasi RTLH 26 02, 03 RT 01, 14 Bangunan Ponpes rusak Meningkatkan sarana lingkungan Rehab Ponpes 1 RT 01 15 Masih banyak warga tidak mempunyai MCK pribadi Meningkatkan sarana kebersihan dan kesehatan Pembuatan MCK 1 RT 03 16 MCK yang sudah ada kondisinya tidak layak pakai
Meningkatkan sarana kebersihan dan kesehatan
Revitalisasi MCK 1 RT 01
17 Warga sekitar kekurangan air bersih Meningkatkan sarana kebersihan dan kesehatan Pengadaan SAB (tangki 2200L) 1 RT 01 18 saluran air hujan tidak lancar Meningkatkan sarana
lingkungan
Grafel 300 RT 01 19 Pintu masuk wilayah tidak
kelihatan indah Meningkatkan sarana lingkungan pembuatan gapura 1 RT 01
No Uraian Masalah Solusi Kegiatan Volume RT 20
Bendungan untuk pengairan kolam ikan sudah tidak layak
Meningkatkan
sarana Irigasi revitalisasi bendungan 2 RT 01 21 Banyak genangan air dipermukiman
bila hujan Meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan lubang biopori 150 RT 01, 02, 03 22 Masih banyak warga yang membuang kotoran langsung kesungai Meningkatkan sarana kebersihan dan kesehatan pengadaan Septik tank komunal 1 RT 01 23 Kolam ikan sebagai potensi ekonomi tidak terurus Meningkatkan
sarana ekonomi revitalisasi kolam ikan 4 RT 01 24 Tidak ada ruang untuk berkumpul
warga Meningkatkan sarana lingkungan pembuatan gazebo 1 RT 01 25 tanah kosong dibiarkan gersang tanpa tanaman Meningkatkan sarana lingkungan Pembuatan RTH 1 RT 01 26 Pontren Kotor karena ternak
Meningkatkan sarana lingkungan pemagaran Pesantren 15 RT 01 27 Jauhnya TPSS dari permukiman warga Meningkatkan sarana lingkungan Pengadaan roda sampah 3 RT 01, 02, 03 28 Majlis taklim kondisi bangunan rusak Meningkatkan sarana keagamaan Rehab Majlis Taklim 1 RT 02 29 Jalan lingkungan gelap nila malam tiba
Meningkatkan sarana
lingkungan Penerangan jalan lingkungan 50 RT 01 30 Usaha perikanan
kekurangan modal
Meningkatkan
sarana ekonomi Bantuan Modal usaha perikanan 1 RT 01
Sumber : Hasil Pemetaan Swadaya PLPBK Kelurahan Sudajayahilir Tahun 2014
tingkat kebutuhan penanganan, RW 08 berada pada tingkat tinggi Hal ini
dikarenakan kompleksnya permasalahan di RW 08 terutama yang perlu
penanganan cepat yaitu banjir yang dapat merugikan baik dari segi
ekonomi maupun kesehatan.
3.2
Rekapitulasi Visi dan Misi Tingkat Basic
Perumusan Visi dan misi pembangunan Kelurahan Sudajayahilir di FGD
(Focus Discusion Gruop) mulai dari tingkat basis. Setelah diskusi dari tingkat
basis dilanjutkan dengan adanya penyepakatan untuk visi tingkat
kelurahan. Adapun hasil dari kesepakatan warga untuk Visi dan misi di
tingkat basic adalah sebagai berikut :
Tabel 3.9
Rekapitulasi Visi dan Misi RW 01 Kelurahan Sudajayahilir
Visi
Misi
TERWUJUDNYA
MASYARAKAT YANG
HIJAU ATAS DASAR
GOTONG ROYONG
1.
Wajib Belajar Sembilan Tahun
2.
Sadar Akan pentingnya Kesehatan
3.
Mengajak Masyarakat Sebagai Pelaku Ekonomi
Produktif Melalui Program-Program
Pemerintah
Sumber : Hasil Focus Group Discusion, Tahun 2014
Tabel 3.10
Rekapitulasi Visi dan Misi RW 02 Kelurahan Sudajayahilir
Visi
Misi
MENINGKATKAN
PELAYANAN KEPADA
MASYARAKAT
1.
Melaksanakan Penataan Lingkungan yang
Bersih
2.
Menata Permukiman Miskin
3.
Penataan Sarana Air Bersih
Sumber : Hasil Focus Group Discusion, Tahun 2014
Tabel 3.11
Rekapitulasi Visi dan Misi RW 03 Kelurahan Sudajayahilir
Visi
Misi
TERWUJUDNYA
MASYARAKAT YANG
PRODUKTIF KREATIF
SEHAT DAN
SEJAHTERA
1.
Meningkatkan Sumber Daya Manusia
2.
Meningkatkan Keterampilan WIrausaha
3.
Meningkatkan Lingkungan yang Sehat dan
bersih
Sumber : Hasil Focus Group Discusion, Tahun 2014
Tabel 3.12
Rekapitulasi Visi dan Misi RW 04 Kelurahan Sudajayahilir
Visi
Misi
DENGAN SEMANGAT
GOTONG ROYONG
SIAP MENSUKSESKAN
PENATAAN
LINGKUNGAN
PERMUKIMAN
BERBASIS
KOMUNITAS
1.
Selalu Bergotong royong dalam setiap
pembangunan
2.
Mewujudkan masyarakat yang partisipatif
3.
Adanya Keterlibatan warga dalam setiap
pembangunan
Sumber : Hasil Focus Group Discusion, Tahun 2014
Tabel 3.13
Rekapitulasi Visi dan Misi RW 05 Kelurahan Sudajayahilir
Visi
Misi
TERCIPTANYA
LINGKUNGAN
USAHA DAN
PERMUKIMAN YANG
SEHAT TERTATA
DAN ASRI
1.
Meningkatkan partisipasi dan swadaya
masyarakat
2.
Meningkatkan kesadaran warga terhadap
hidup sehat
3.
Meningkatkan keterampilan warga
4.
Menumbuhkan jiwa usaha warga
Sumber : Hasil Focus Group Discusion, Tahun 2014
Tabel 3.14
Rekapitulasi Visi dan Misi RW 06 Kelurahan Sudajayahilir
Visi
Misi
LOASARI ASRI (
Visi
Misi
SEJAHTERA DAN
BERJATIDIRI)
2.
Menumbuhkan Kepedulian dan Gotong-
royong
3.
Meningkatkan Keterampilan warga masyarakat
Sumber : Hasil Focus Group Discusion, Tahun 2014
Tabel 3.15
Rekapitulasi Visi dan Misi RW 07 Kelurahan Sudajayahilir
Visi
Misi
TERWUJUDNYA
LINGKUNGAN YANG
HIJAU BERSIH DAN
SEHAT DENGAN
MASYARAKAT YANG
BERILMU
1.
Melaksanakan Penataan Lingkungan dengan
penenman Pohon dan Bunga
2.
Melaksanakan Jumat Bersih
3.
Menjadikan Pasir Pogor sebagai pusat
pendidikan
Sumber : Hasil Focus Group Discusion, Tahun 2014
Tabel 3.16
Rekapitulasi Visi dan Misi RW 08 Kelurahan Sudajayahilir
Visi
Misi
DENGAN LANDASAN
IMAN DAN TAQWA
KEPADA ALLAH SWT,
UNTUK
MEWUJUDKAN
MASYARAKAT YANG
AMAN, TENTRAM,
SEHAT DAN
SEJAHTERA
1.
Bekerja tulus dan ikhlas memberikan
pelayanan kepada masyarakat
2.
Melaksanakan prinsip musyawarah dan gotong
royong dalam melaksanakan kegiatan
masyarakat
3.
Mendorong Meningkatkan sarana pendidikan
formal dan non formal
4.
Mendorong meningkatnya Perekonomian
masyarakat
Sumber : Hasil Focus Group Discusion, Tahun 2014
3.3
PERTIMBANGAN PEMILIHAN KAWASAN PRIORITAS
Dalam proses perencanaan mikro lingkungan perumahan permukiman,
perlu dipilih kawasan prioritas pengembangan terlebih dahulu sebagai
strategi dalam mencapai visi dan misi Kelurahan Sudajayahilir. Kawasan
prioritas ini merupakan kawasan yang penting untuk diatur dan diperbaiki
karena memiliki permasalahan yang cukup kompleks. Penetapan kawasan
prioritas bertujuan untuk mempermudah menentukan bagian wilayah dari
Kelurahan Sudajayahilir yang memiliki prioritas pembangunan dan
pengembangan untuk mendukung pencanangan visi dan misi kawasan.
Penetapan kawasan prioritas dilakukan dengan skoring permasalahan dan
potensi yang dimiliki oleh setiap RW di Kelurahan Sudajayahilir sehingga
diketahui kawasan dengan nilai tertinggi yang layak untuk dijadikan
kawasan prioritas. Terdapat dua metode yang digunakan untuk
menentukan kawasan prioritas di Kelurahan Sudajayahilir, yaitu metode
skoring kawasan prioritas menurut Ditjen Cipta Karya dan skoring kawasan
prioritas menurut masyarakat Kelurahan Sudajayahilir.
3.3.1
Metode Penetapan Kawasan Prioritas Menurut Ditjen Cipta Karya
Penetapan kawasan strategis ditetapkan berdasarkan beberapa indikator
penilaian yang diukur dengan mempertimbangkan kondisi fisik dan non
fisik dari setiap lingkup RT di Kelurahan Sudajayahilir. Indikator penilaian
untuk pemilihan kawasan prioritas tersebut adalah sebagai berikut:
a) Vitalitas non ekonomi yakni kesesuaian dengan tata ruang, kondisi
bangunan, dan kependudukan;
b) Vitalitas ekonomi yakni letak kawasan, jarak ke tempat kerja, dan
fungsi kawasan sekitar;
c)
Status tanah;
e)
Tingkat partisipasi masyarakat.
Berikut ini merupakan tabel kompilasi hasil perhitungan penetapan
kawasan prioritas menurut standar yang ditetapkan Ditjen Cipta
Karya-Kemen PU.
Tabel 3-17
Analisis Kriteria Penetapan Kawasan Prioritas Sesuai Standar Ditjen Cipta Karya
No Kriteria Variabel Pertimbangan
1
Vitalitas Non Ekonomi
Sesuai Tata Ruang Dari segi vitalitas non ekonomi keseluruhan RT di Kelurahan Sudajayahilir dalam kondisi serupa (homogen). Tidak semua RW telah berfungsi sesuai dengan amanat RTRW yakni sebagai kawasan perdagangan & jasa skala regional. Secara umum, kondisi bangunan di semua RT di Kelurahan Sudajayahilir dalam keadaan baik, hanya saja masih terdapat rumah tidak layak huni yang memerlukan perbaikan dan penataan. Tidak ada perbedaan atau pengaruh yang signifikan terhadap kondisi kependudukan selain kepadatan penduduk yang bervariasi di setiap RW. Kondisi Fisik Bangunan Kondisi Kependudukn 2 Vitalitas Ekonomi Letak Kawasan Strategis
Homogenitas juga terlihat dari sisi vitalitas ekonomi. Semua RW di Kelurahan SUdajayahilir dilewati oleh jalur regional yakni Jl. Lingkar Selatan yang menyebabkan kelurahan ini cukup strategis dari segi aksesibilitas, ditambah lokasinya yang cukup
dekat dengan pusat kota sehingga masyarakat tidak kesulitan dalam menuju lokasi kerja.
Jarak ke Tempat Mata Pencaharian Fungsi Kawasan Sekitar 3 Status Tanah
Dominasi Status
Dari sisi status tanah, dominasi
status dan kepemilikan tanah adalah
hak milik.
Status Kepemilikan Tanah
No Kriteria Variabel Pertimbangan
4 Kondisi Prasarana
Kondidi Jalan Lingkungan
Dari kondisi jalan, RW.07, RW 05 dan RT.08 memiliki kondisi jalan yang relatif lebih rusak dibandingkan RW 01, 02, 03, 04 dan 06 lainnya. Sedangkan kondisi jalan yang relative lebih baik kondisinya terdapat di RT.01 dan 02
Kondisi Drainase Drainase merupakan salah satu permasalahan inti di Kelurahan Sudajayahilir. Drainase yang perlu penataan dan perbaikan terdapat di seluruh kelurahan Sudajayahilir
Kondisi Air Minum
Terkait dengan jaringan air minum/
air bersih, Kelurahan Sudajayahilir
tidak pernah mengalami keurangan
air bersih.
Kondisi sanitasi
Kondisi sanitasi yang perlu
perbaikan terletak di RW.08, RW 05
dan RW.06 terkait dengan kondisi
jaringan air limbah warga yang
kurang tertata ( hanya dibuang di
tanah).
Kondisi Persampahan
Penumpukan sampah kerap terlihat
hampir di seluruh kawasan
Kelurahan Sudajayahilir Akantetapi
warga masih melakukan kegiatan
membakar sampah untuk
mengurangi volume menumpuknya
sampah
5
Tingkat Partisipasi Warga
Tingkat partisipasi warga bervariasi.
Warga dengan tingkat partisipasi
tertinggi terletak di RW.07 dan
terendah di RW.04 dan RW.03.
Sumber: Hasil Analisis Tahun 2014tersebut, nilainya akan semakin tinggi. Rentang nilai antara 10 hingga 50,
dengan 10 tidak bermasalah dan 50 sangat bermasalah. Untuk kriteria 5
yakni tingkat partisipasi warga nilai skor didasarkan pada tingkat partisipasi
dimana lokasi dengan tingkat partisipasi tertinggi akan mendapat poin
tertinggi, dan sebaliknya. Hal ini dikarenakan tingkat partisipasi warga
berkaitan dengan dukungan warga akan pembangunan di daerahnya.
Penentuan kawasan prioritas akan dilakukan dengan melihat total nilai
skor tertinggi.
Tabel 3.18
Skoring Penetapan Kawasan Prioritas Sesuai Standar Ditjen Cipta Karya
No Kriteria Variabel Bobot Per RW
01 02 03 04 05 06 07 08
1
Vitalitas Non Ekonomi
Sesuai Tata Ruang 10 20 10 10 30 30 30 30
Kondisi Fisik Bangunan 30 30 30 30 30 30 30 30
Kondisi Kependudukn 30 30 30 30 30 30 30 30 2 Vitalitas Ekonomi Letak Kawasan Strategis 10 20 10 10 30 30 30 30
Jarak ke Tempat Mata Pencaharian
10 10 10 10 30 20 30 30
Fungsi Kawasan Sekitar 20 20 20 20 30 20 20 20 3 Status Tanah Dominasi Status 30 30 30 30 30 30 30 30 Status Kepemilikan Tanah 30 30 30 30 30 30 30 30 4 Kondisi Prasarana Kondidi Jalan Lingkungan 20 20 20 20 40 30 30 30 Kondisi Drainase 30 30 30 30 40 40 40 50
Kondisi Air Minum 30 30 30 30 30 30 30 30
Kondisi sanitasi 30 30 30 30 40 30 50 50
Kondisi Persampahan 30 30 30 30 40 30 30 30 5 Tingkat Partisipasi Warga 40 30 30 30 30 40 50 50
Jumlah 350 360 340 340 460 420 460 470
Sumber: Hasil Analisis Berdasarkan Konsep Pedoman Identifikasi Kawasan Permukiman Kumuh Penyangga Metropolitas Direktorat Pengembangan Permukiman Direktorat Jendral Cipta Karya – Kemen PU
Berdasarkan skoring diatas, RW 07 dan RW 08 memiliki nilai yang paling
tinggi yakni 460 dan 470, sedangkan yang terendah adalah RW 03 dan RW
04 dengan nilai 360. Oleh karena itu, yang dipilih sebagai kawasan prioritas
adalah RT.06 dan RT.05 berdasarkan tingkat kompleksitas permasalahan
dan potensi yang dapat dikembangkan menurut standar Ditjen Cipta Karya.
Untuk menentukan kawasan prioritas di Kelurahan Sudajayahilir dilakukan
beberapa pertimbangan yaitu:
Merupakan Kawasan PAKUMIS (Padat, Kumuh dan Miskin) atau
berada di salah satu kriteria tersebut.
Kawasan/zona memiliki persoalan-persoalan pembangunan baik
secara fisik, sosial maupun ekonomi mendesak untuk ditangani.
Kawasan/zona memiliki potensi sumberdaya lokal yang lebih tinggi
dibandingkan kawasan/zona lainnnya sehingga apabila potensi
tersebut didayagunakan, diperkirakan dapat membangkitkan
perkembangan (trigger) perkembangan pembangunan fisik, sosial
dan ekonomi diseluruh wilayah kelurahan.
Kawasan/zona berpotensi rawan bencana (antara lain bankir,
kecelakaan).
Kawasan merupakan kawasan permukiman masyarakat kurang
mampu/miskin.
merupakan kriteria kawasan prioritas yang telah disepakati oleh
masyarakat Kelurahan Sudajayahilir:
a) lingkungan;
b) banyaknya KK miskin;
c) pendapatan masyarakat;
d) pendidikan masyarakat;
e) kondisi sarana dan prasarana.
Berdasarkan kriteria di atas, maka didapat perangkingan RT yang menjadi
kawasan prioritas di Kelurahan Sudajayahilir yaitu:
a) RW 08, karena banyaknya rumah tidak layak huni, saluran drainase
yang rusak, sering terjadi luapan ari yang merusak lahan pertanian,
potensi lahan yang dihibahkan, banyaknya MCK yang rusak dan
banyaknya KK miskin.
b) RW 07, jaringan jalan rusak, system drainase yang buruk, tidak
terdapatnya sarana pembuangan sampah.
c) RW 05, karena jaringan jalan rusak, tidak terdapatnya sarana
pembuangan sampah, MCK rusak.
d) RW 06, karena tidak terdapatnya sarana pembuangan sampah, MCK
rusak, banyaknya RTLH
e) RW 04, karena jaringan jalan rusak, saluran irigasi buruk, tidak terdapat
drainase, MCK rusak.
f) RW 03, karena kawasan paling padat di Kelurahan Sudajayahilir jalan
yang rusak, tidak terdapat sarana pesampahan
g) RW 02, karena system drainse yang terputus
h) RW 01, terdapat terminal tipe A dan kantor imigrasi
Berdasarkan skoring menurut Ditjen Cipta Karya maupun menurut
perankingan yang telah disepakati oleh masyarakat, RW 08 dipilih sebagai
kawasan prioritas. Sehingga selanjutnya, rencana pembangunan dan
pengembangan kawasan akan difokuskan di RW 08.
3.4
KAWASAN PRORITAS TERPILIH
Kawasan prioritas terpilih di Kelurahan Sudajayahilir, berdasarkan
pertimbangan diatas dan berbagai pertimbangan prioritas di Kelurahan
Sudajayahilir penataan saluran irigasi, RTLH, pembangunan akses jaringan
jalan, pembangunan RTH dan perbaikan MCK merupakan skala prioritas
yang harus segera dibenahi. Penataan saluran irigasi diutamakan karena
ketika musim hujan aliran air meluap dan menimbulkan genangan yang
berdampak pada berbagai kerugian bagi masyarakat RW 08. Kerugian yang
ditimbulkan antara lain :
1.
Rusaknya lahan pertanian
2.
Rusaknya MCK
3.
Menurunya kualitas kesehatan
4.
Lingkungan menjadi kotor
Gambar 3.1
Peta Lokasi Kawasan Prioritas Kelurahan Sudajayahilir
Gambar 3.1