• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Jus Beet (Beta Vulgaris) Terhadap Tekanan Darah Normal Wanita Dewasa.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengaruh Jus Beet (Beta Vulgaris) Terhadap Tekanan Darah Normal Wanita Dewasa."

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

iv Universitas Kristen Maranatha

ABSTRAK

PENGARUH JUS BEET (Beta vulgaris) TERHADAP TEKANAN DARAH NORMAL WANITA DEWASA

Raymond Ekman.2010. Pembimbing I : Jo Suherman,dr.,MS.,AIF

Pembimbing II: Endang Evacuasiany,dra.,Apt.MS.,AFK

Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak terjadi di masyarakat dan menjadi salah satu penyebab utama cacat tubuh atau kematian. Pengobatan alternatif menjadi pilihan sebagian penderita untuk mengatasi hipertensi. Tanaman obat yang dapat digunakan sebagai obat alternatif, salah satunya adalah

beet. Secara empiris beet dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk menilai efek jus beet terhadap tekanan darah.

Penelitian ini merupakan metode prospektif eksperimental sungguhan, bersifat komparatif, memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan desain penelitian prates dan postes. Data yang diukur adalah tekanan darah sistolik dan diastolik, dalam satuan mmHg, pada 30 orang wanita dewasa sebelum dan setelah meminum jus beet. Pengukuran menggunakan metode gabungan auskultasi dan palpasi dengan posisi naracoba duduk, dan kaki menyentuh lantai. Analisis data

menggunakan uji “t” berpasangan dengan α = 0,05.

Hasil rata-rata tekanan darah sistolik setelah minum jus beet sebesar 92,6 mmHg lebih rendah dari sebelum minum jus beet sebesar 108,9 mmHg (p<0,001), sedangkan hasil rata-rata tekanan darah diastolik setelah minum jus

beet sebesar 61,1 mmHg lebih rendah dari sebelum minum jus beet sebesar72,1 mmHg (p<0,001).

Kesimpulan dari penelitian, jus beet dapat menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik.

(2)

v ABSTRACT

THE EFFECT OF BEET JUICE (Beta vulgaris) ON FEMALE WITH NORMAL BLOOD PRESSURE

Raymond Ekman.2010. 1st Tutor : Jo Suherman,dr.,MS.,AIF

2nd Tutor : Endang Evacuasiany,dra.,Apt.MS.,AFK

High blood pressure is one of the most common diseases and is the main reason for disability or death. Many patients choose alternative therapy for high blood pressure treatment. One of these kind is beet. Empirically, beet decreases blood pressure.

The objectives of this research is to get to know the effect of beet on decreasing blood pressure.

The methods of this research using prospective experimental method with systems pratest dan postest. This data are research by measuring the systolic and diastolic blood pressure, in mmHg, on 30 subjects female before and after drinking the beet juice. The measurement uses palpation-auscultation method with subjects in sit position, and foot palm touch the floor. Data were analyzed by using paired t test with α = 0,05.

The post average systolic blood pressure after subjects drink beet juice is 92,6 mmHg which is lower than it is before drinking beet juice which is 108,9 mmHg (p<0,001), and the post average diastolic blood pressure after subjects drink beet juice is 61,1 mmHg which is lower than it is before drinking beet juice which is 72,1 mmHg (p<0,001).

The conclusions from this research is beet juice has been proved to decrease the level of both systolic and diastolic blood pressure.

(3)

viii

DAFTAR ISI

Halaman

JUDUL ... i

LEMBAR PERSETUJUAN ... ii

SURAT PERNYATAAN ... iii

(4)

ix

BAB III BAHAN DAN METODE PENELITIAN 3.1. Subjek Penelitian ... 48

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1. Hasil Penelitian ... 53

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan ... 57

5.2. Saran ... 57

DAFTAR PUSTAKA ... 58

LAMPIRAN ... 61

(5)

x

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel 2.1 Klasifikasi Hipertensi Usia Diatas 18 Tahun Menurut JNC VII ... 29

Tabel 2.2 Tekanan Darah Normal Menurut WHO ... 29

Tabel 4.1 Tekanan Darah Sistolik Sebelum dan Setelah Minum Jus Beet ... 53

(6)

xi

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar 2.1 Bagan Pengaruh Renin-Angiotensin terhadap Tekanan Darah ... 19

Gambar 2.2 Refleks Baroreseptor ... 20

Gambar 2.3 Metode Auskultasi ... 24

Gambar 2.4 Metode Oscilometri ... 25

Gambar 2.5 Faktor yang Berpengaruh Terhadap Tingginya Tekanan Darah ... 33

Gambar 2.6 Tumbuhan Beet ... 42

Gambar 2.7 Mekanisme Nitrat Sebagai Vasodilator ... 46

(7)

xii

DAFTAR LAMPIRAN

Halaman

Lampiran I Data Hasil Percobaan ... 61

Lampiran II Surat Persetujuan ... 65

Lampiran III Analisis Statistik Tekanan Darah Sebelum Dan

(8)

61

LAMPIRAN I

DATA HASIL PERCOBAAN

Tabel L1.1 Tekanan Darah Sistolik Subjek Penelitian Sebelum Minum Jus

Beet

Subjek Penelitian Sebelum Minum Jus Beet (mmHg)

(9)

62

Tabel L1.2 Tekanan Darah Sistolik Subjek Penelitian Setelah Minum Jus Beet

Subjek Penelitian Setelah Minum Jus Beet (mmHg)

(10)

63

Tabel L1.3 Tekanan Darah Diastolik Subjek Penelitian Sebelum Minum Jus Beet

Subjek Penelitian Sebelum Minum Jus Beet (mmHg)

(11)

64

Tabel L1.4 Tekanan Darah Diastolik Subjek Penelitian Setelah Minum Jus

Beet

Subjek Penelitian Setelah Minum Jus Beet (mmHg)

(12)

65

LAMPIRAN II

SURAT PERSETUJUAN

Yang bertandatangan di bawah ini,

Nama lengkap :

Tanggal lahir :

NRP :

Alamat :

Menyatakan bersedia dan tidak berkeberatan menjadi naracoba dalam penelitian

yang dilakukan oleh Raymond Ekman Simamora, NRP : 0310116 yang bertempat

di Universitas Kristen Maranatha.

Surat persetujuan ini saya buat dengan kesadaran saya sendiri tanpa tekanan

ataupun paksaan darimanapun.

Bandung ……… 2009

(13)

66

LAMPIRAN III

ANALISIS STATISTIK TEKANAN DARAH

SEBELUM DAN SESUDAH MINUM JUS BEET

T-Test

Notes

Output Created 29-SEP-2009 13:34:00

Comments

Input Data G:\Data mentah raymond.sav

Filter <none>

Definition of Missing User defined missing values are treated as missing.

Cases Used

Statistics for each analysis are based on the cases with no missing or out-of-range data for any variable in the analysis.

Syntax T-TEST

PAIRS = RataSist WITH MinSis (PAIRED)

/CRITERIA = CI(.95) /MISSING = ANALYSIS.

Resources Elapsed Time 0:00:00.03

Paired Samples Statistics

Paired Differences t df Sig. (2-tailed)

(14)

67

T-Test

Notes

Output Created 29-SEP-2009 13:35:06

Comments

Input Data G:\Data mentah raymond.sav

Filter <none>

User defined missing values are treated as missing.

Cases Used

Statistics for each analysis are based on the cases with no missing or out-of-range data for any variable in the analysis.

Resources Elapsed Time 0:00:00.05

Paired Samples Statistics

Paired Differences t df Sig. (2-tailed)

(15)

68

DAFTAR RIWAYAT HIDUP

Nama : Raymond Ekman Simamora

NRP : 0310116

Tempat, tanggal lahir : Bandung, 7 Maret 1985

Alamat : JL.Sukamulya Indah 3-9, Bandung, 40214

Riwayat Pendidikan :

1991, lulus TK K Paulus, Bandung

1997, lulus SD K Paulus, Bandung

2000, lulus SMP K Paulus, Bandung

2003, lulus SMA K Trimulia, Bandung

2003, Mahasiswa Fakultas Kedokteran Umum Universitas Kristen

(16)

1 Universitas Kristen Maranatha

BAB I PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang

Penyakit hipertensi disebut juga heterogeneous group of diseases karena dapat

menyerang semua orang tanpa terkecuali termasuk pula masyarakat Indonesia

(Astawan, 2003). Hipertensi merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami

manusia masa kini. Penyakit ini antara lain diakibatkan oleh kemunduran

fungsi-fungsi anatomi manusia sehubungan dengan peningkatan usia (Amrizal, 2007).

Ada sekitar 1 milyar orang atau 1 dari 4 orang dewasa di dunia menderita

tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi merupakan penyakit kronis serius yang

bisa merusak organ tubuh dan merupakan penyebab 1 dari setiap 7 kematian (7

juta per tahun) setiap tahunnya, disamping menyebabkan kerusakan jantung, mata,

otak, dan ginjal. Berdasarkan data WHO dari 50% penderita hipertensi yang

diketahui hanya 25 % yang mendapat pengobatan, dan hanya 12,5% yang diobati

dengan baik (adequately treated cases) (WHO, 2001). Hal ini disebabkan

perubahan pola makan masyarakat yang menjurus ke sajian siap santap yang

mengandung lemak, protein, dan garam tinggi tapi rendah serat pangan (dietary

fiber), membawa konsekuensi terhadap berkembangnya penyakit degeneratif

seperti jantung, diabetes mellitus, berbagai jenis kanker, osteoporosis, dan

hipertensi (Denio A. Ridjab,2007).

Pengobatan alternatif sudah menjadi salah satu pilihan sebagian kecil penderita

karena obat-obat hipertensi yang banyak beredar harganya cukup mahal. Salah

satu pengobatan yang mulai diakui di kalangan medis adalah terapi herbal, yaitu

dengan menggunakan obat-obat yang berasal dari buah atau sayuran. Terapi

herbal dapat diolah dalam bentuk jus agar efek yang diharapkannya cepat dicapai

(Amrizal, 2007).

Banyak buah dan sayuran yang dapat dikembangkan menjadi obat-obat herbal

(17)

2

Universitas Kristen Maranatha Beet sudah dikenal sejak lama dalam masyarakat dan biasanya dikonsumsi

sebagai makanan karena banyak mengandung serat, vitamin (vitamin A, vitamin

B kompleks, vitamin C), mineral (nitrat, fosfor, kalium, besi, kalsium,

magnesium, zinc), pigmen betain (salah satu bagian dari pigment betalain), dan

asam folat (Nottingham, 2004; Wirakusumah, 2006; Made Astawan, 2008). Beet

yang berserat tinggi dapat menurunkan faktor risiko hiperlipidemia, hipertensi,

dan penyakit jantung koroner (The George Mateljan Foundation, 2008).

Kandungan kalium yang terdapat dalam jus beet dapat menurunkan tekanan

darah melalui penghambatan Sistem Renin-Angiotensin, selain itu kalium juga

bekerja sebagai diuretik (Ibnu Masud, 1989; Oates & Brown, 2001; A.P Bangun,

2002). Sedangkan kandungan Nitrat nya diubah oleh bakteri dalam saliva menjadi

nitrit, dan dilingkungan lambung yang asam akan merubah nitrit tersebut menjadi

nitric oxide sehingga terjadi relaksasi otot polos pembuluh darah dan tekanan

darah menurun (Durham, N.C., 1996; Colin Blakemore & Shelia Jennet, 2001;

Stephen Daniells, 2008; The George Mateljan Foundation, 2008).

Berdasarkan alasan-alasan dan latar belakang di atas, penulis melakukan

penelitian terhadap wanita dewasa dengan tekanan darah normal, apakah terdapat

perbedaan tekanan darah sebelum dan sesudah mengkonsumsi jus beet.

1.2 Identifikasi Masalah

Maksud penelitian ini adalah untuk memperoleh obat alternatif guna mengatasi

(18)

3

1.3.2 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk menilai efek jus beet terhadap tekanan darah normal wanita dewasa.

1.4 Manfaat karya tulis

1.4.1 Manfaat Akademis

Manfaat akademis penelitian ini adalah untuk menambah pengetahuan tentang peran beet dalam menurunkan tekanan darah.

1.4.2 Manfaat Praktis

Manfaat praktis penelitian ini adalah meningkatkan peran beet yang dapat diaplikasikan untuk menurunkan tekanan darah dan memperkenalkan kepada

masyarakat luas, bahwa beet juga merupakan salah satu jenis sayuran yang dapat

menurunkan tekanan darah.

1.5 Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Penelitian

1.5.1 Kerangka Pemikiran

Curah jantung dan tahanan perifer merupakan dua faktor utama yang

menentukan tekanan darah. Curah jantung (Cardiac Output) merupakan hasil kali

antara denyut jantung dengan isi sekuncup, sedangkan tekanan darah merupakan

hasil kali antara curah jantung dengan tahanan perifer total (total peripheral

resistant) (Guyton & Hall, 1997).

Beet antara lain mengandung kandungan seperti vitamin (vitamin A, vitamin B

kompleks, vitamin C), mineral (nitrat, fosfor, kalium, besi, kalsium, magnesium,

(19)

4

Universitas Kristen Maranatha

betalain), dan asam folat (Nottingham, 2004; Wirakusumah, 2006; Made

Astawan, 2008).

Kandungan kalium yang terdapat dalam jus beet dapat menurunkan tekanan

darah dengan beberapa cara, yaitu: meningkatkan ekskresi Natrium, menyebabkan

dilatasi arteriol, dan mengurangi respon terhadap vasokonstriktor endogen. Dalam

hal ini kalium bersifat sebagai diuretik dengan cara menurunkan reabsorbsi garam

dan air oleh tubulus melalui mekanisme pemblokan transpor aktif natrium melalui

dinding tubulus sehingga cairan yang dikeluarkan tubuh menjadi banyak dan

volume cairan ekstraseluler akan menurun. Kalium, selain itu juga menghambat

Sistem Renin-Angiotensin yang menyebabkan penurunan sekresi aldosteron

sehingga diuresis meningkat yang menyebabkan berkurangnya volume darah,

sehingga tekanan darah pun menjadi turun (Ibnu Masud, 1989; Oates & Brown,

2001; A.P Bangun, 2002).

Nitrat yang terdapat dalam beet diubah oleh bakteri dalam saliva menjadi nitrit,

dan dilingkungan lambung yang asam akan merubah nitrit tersebut menjadi nitric

oxide sehingga terjadi relaksasi otot polos pembuluh darah (vasodilator) dan

tekanan darah menurun (Durham, N.C., 1996; Colin Blakemore & Shelia Jennet,

2001; Stephen Daniells, 2008; The George Mateljan Foundation, 2008).

Sementara kandungan serat pangan pada beet juga berguna dalam menekan

resiko darah tinggi karena kandungan serat pangannya (dietary fiber), mampu

memperpendek transit time, yaitu waktu yang dibutuhkan makanan sejak dari

(20)

5

1.6 Metodologi Penelitian

Penelitian ini menggunakan metode prospektif eksperimental sungguhan, bersifat komparatif, memakai Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan desain

penelitian prates dan postes pada subjek penelitian yang menerima suatu

perlakuan. Data yang diukur adalah tekanan sistolik dan tekanan diastolik subjek

percobaan per mmHg, baik sebelum dan sesudah meminum jus beet.

Analisis data dengan uji 't' berpasangan (α=0.05)

1.7 Lokasi dan Waktu

(21)

57 Universitas Kristen Maranatha

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Jus beet menurunkan tekanan darah normal pada 30 orang wanita dewasa.

5.2 Saran

Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan bentuk

sediaan lain.

Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efek samping

dari penggunaan beet.

Penderita hipertensi yang ringan dianjurkan untuk meminum jus beet

sebagai awal anti hipertensi.

Orang-orang yang berisiko tinggi menderita hipertensi dianjurkan untuk

(22)

58 Universitas Kristen Maranatha

DAFTAR PUSTAKA

A. P. Bangun. 2002. Terapi Jus dan Ramuan Tradisional Untuk Hipertensi. Jakarta: Argo Media Pustaka. Hal 2-7, 22-26, 31-32, 42-43.

Amrizal. 2007. Tekanan Darah Tinggi. www.geocities.com. 29 April 2009.

Aram V,dkk. 2003. The Seventh Report of the Joint National Committee on Prevention, Detection, Evaluation, and Treatment of High Blood Pressure.

http://www.jama.ama-assn.org. 23 Mei 2009.

Astawan Made. 2003. Cegah Hipertensi Dengan Pola Makan.

www.kompas.com/kesehatan/news/senior/gizi/0301/23/gizi.htm 1 Maret 2010.

Bakris, G.L. 2007. High Blood Pressure.

http://www.hypertensiononline.org/slides2/slide01. 4 Mei 2009.

Christman, S. 2003. Beta vulgaris.

http://www.floridata.com/FloriDataBase/ViewPlantRecord. 28 April 2009.

Colin Blakemore & Shelia Jennett 2001. Nitric Oxide. http://www.encyclopedia.com/doc/10128-nitricoxide.html.

Cory, Iskandar & Sudigdo. 2003. Diagnosis Fisis Pada Anak. Edisi2, Jakarta : CV Sagung Seto. p. 175.

Daniells, S. 2008. Beetroot juice may lower blood pressure: study.

http://www.nutrainggredients.com/news/ng.asp?id=83062. 1 Mei 2009.

Durham, N. C. 1996. Central Role Of Nitric Oxide In Hemoglobin Action. http://www.eurekalert.org/pub_releases. 29 April 1996.

Farmasi Anis. 2008. Tekanan Darah.

http://www.anispharmacy.com/blood%20pressure%20high.htm. Juli5th. 2009.

Fisher, N. D. L. & Williams, G. H. 2005. Hypertensive Vascular Disease. In : Braunwald et al., Editors : Harrison’s Principles of Internal Medicine. 16th ed. Volume 2. New York : McGraw-Hill. p. 1463-1468, 1470-1475.

Gamboa, A. & Biaggioni, I. 2007. Response to Contribution of Endothelial Nitric Oxide to Blood Pressure in Humans.

(23)

59

Universitas Kristen Maranatha

Ganong, W.F. 2002. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Jakarta: EGC. Ed 20. Hal 552, 549, 560, 564-565, 575-579.

Gardner, F.S. 2007. Smart Treatment for High Blood Pressure. Jakarta : Prestasi Pustaka Publisher. Hal 1, 53, 60, 103-172.

Guyton & Hall. 1997. Buku Ajar Fisiologi Kedokteran. Edisi 9. Jakarta : EGC. Hal 137-140, 144-148, 205-212, 221-222, 224-225, 259, 261-268, 282-294, 299-306,320, 965-966.

Haber, E. & Carlson, W. 1983. The Biochemistry of the Renin-Angiotensin System. Hypertension. 2nd ed. New York : McGraw-Hill Book Company. p. 171-179.

Hect, F. 2003. High Blood Pressure.

http://www.Medicinenet.com/High Blood Pressure. 4 Mei 2009.

Houssay. 1955. Human Physiology. New York, Toronto, London : McGraw-Hill Book Company, Inc. p. 182-185, 497, 1113-1114.

Ibnu Masud. 1989. Human Physiology. New York, Toronto, London : McGraw-Hill Book Company, Inc. p. 182-185, 497, 1113-1114.

Isidoro Martinez. 2010. Oscillometry.

http://www.npl.co.uk/pressure/barometry.html. 5 Januari 2010.

Kaplan N. M. 1998. Clinical Hypertension. 7th Ed. Dallas : Williams & Wilkins Companies. P. 44-47.

Katzung, B. G. & Chatterjee, K. 2007. Vasodilator and the Treatment of Angina Pectoris. Basic and Clinical Pharmacology. 10th ed. Editor : Katzung, B. G. New York : Lange Medical Books / MacGraw-Hill. p. 185.

Made Astawan. 2008. Sehat Dengan Sayuran. Bogor: Penerbit Dian Rakyat. Hal 34-38.

Mohrman, D. E. & Heller, L.J. 2003. Cardiovasculer Physiology. 5th edition. New York : Lange Medical Books / MacGraw-Hill. p. 8, 11, 48-50, 54-59, 64-66, 110-114, 165-167, 185-197, 213-214.

NHLBI. 2004. Classification of Blood Pressure

www.clevelandclinicmeded.com/diseasemanagement/nephrology.

(24)

60

Universitas Kristen Maranatha

NHLBI. 2004. The Seventh Report of The Joint National Committee. www.nhlbi.nih.gov/guidelines/hypertension.

Nottingham, S. 2004. Beetroot.

http://ourworld.compuserve.com/homepages/Stephen-Nottingham. 28 Mei 2009.

Oates J.A.; Brown N.J. 2001 Antihypertensive agents and the drug therapy of hypertension. In : Hardman, Limbird, editor : Goodman and Gilman’s the

pharmacological basis of therapeutics. 10 th edition. New York: McGraw-Hill Companies Inc. P. 874.

Orme, F. 2002. Baroreceptor Reflex.

http://members.aol.com/Bio50/LecNotes/lecnot21a.html. 10 Juli 2009.

Schlaich, M. P. & Schmieder, R. E. 2007. Contribution of Endothelial Nitric Oxide to Blood Pressure in Humans.

http://www.americanheart.org. 1 Mei 2009.

Semple, P. 1996. Tekanan Darah Tinggi. Jakarta : Arcan. Hal 27, 29, 30-32, 49-65, 77-86.

Sentra Informasi IPTEK. 2005. Bit Segar.

http://www.iptek.net.id/ind/teknologi_pangan. 4 Mei 2009.

Sharma. 2007. Hypertension.

http://hyper.ahajournals.org/cgi/content/full/42/6/1206#TBL3. 3 Juli 2009.

Stephen Daniells, 2008. Beetroot juice may lower blood pressure. http://www.nutraingredients.com/Research/Beetroot-juice-may-lower-blood-pressure-study. 6 Februari 2009.

The George Mateljan Foundation. 2008. The World’s Healthiest Food.

http://encyclopedia.thefreedictionary.com. 28 April 2009.

WHO. 2001. Pengendalian Hipertensi, Laporan Komisi Pakar WHO. Bandung : ITB. Hal 20-21, 66-70, 76-90.

Wirakusumah, E. S. 2006. Buah dan Sayur untuk Terapi. Jakarta : Penerbit Swadaya. Hal 73-74.

Gambar

Tabel L1.1 Tekanan Darah Sistolik Subjek Penelitian Sebelum Minum Jus Beet
Tabel L1.2 Tekanan Darah Sistolik Subjek Penelitian Setelah Minum Jus Beet
Tabel L1.3 Tekanan Darah Diastolik Subjek Penelitian Sebelum Minum Jus Beet
Tabel L1.4 Tekanan Darah Diastolik Subjek Penelitian Setelah Minum Jus Beet

Referensi

Dokumen terkait

Bentuk yang digunakan adalah persegi panjang, memiliki dua muka. Gambar yang digunakan adalah foto produk yang dihasilkan oleh Boga Jati Souvenir dan

Based on description and the discussion above, the writer concludes that DISBUDPAR of Solo City as the local institution in tourism field in Surakarta plays an

Prinsip ini berarti membuat penilaian tentang kepentingan relatif dua elemen pada suatu tingkat tertentu yang dalam kaitannya dengan tingkat diatasnya. Penilaian ini merupakan

Hasil yang dicapai yaitu dengan membuat aplikasi website toko online yang akan menjadi media untuk pembeli yang ingin melakukan transaksi secara online dan pembeli

Penelitian mengenai penentuan vitamin C pada berbagai macam buah cabai telah dilakukan dengan metoda titrasi potensiometri menggunakan elektroda platina sebagai elektroda

Berdasarkan alasan-alasan tersebut, serta didukung oleh data yang ada, maka peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan judul : “Pengaruh Citra Merek dan

Sedangkan olahraga adalah proses sistematik yang berupa segala kegiatan atau usaha yang dapat mendorong, mengembangkan dan membina potensi-potensi jasmaniah dan rohaniah

Adapun tujuan dari penelitian pengembangan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah: Untuk mengembangkan buku pedoman kurikulum sepak bola berbasis pendidikan