• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODE PENELITAN"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

23 3.1. Jenis Penelitian

Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kolaboratif yaitu peneliti bekerjasama dengan guru kelas. Kemmis dalam Subyantoro menyatakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai bentuk inkuiri melalui refleksi diri yang dilakukan oleh peserta kegiatan pendidikan tertentu dalam situasi sosial (termasuk pendidikan) untuk memperbaiki rasionalitas dan kebenaran dari (a) praktik-praktik sosial, (b) pemahaman terhadap praktik-praktik tersebut, (c) situasi di tempat praktik itu dilaksanakan.

Selanjutnya Suyanto dalam Subyantoro (2014), mendefinisikan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sebagai suatu bentuk penelitian yang bersifat reflektif dengan melakukan tindakan-tindakan tertentu agar dapat memperbaiki dan meningkatkan praktik-praktik pembelajaran di kelas yang diselenggarakan oleh guru (peneliti) sendiri atau meningkatkan kualitas pendidikan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) bersifat reflektif artinya dalam proses penelitian itu sebagai guru sekaligus peneliti selalu memikirkan apa dan mengapa suatu dampak tindakan terjadi di kelas. Dengan itu dapat mencari pemecahannya melalui tindakan-tindakan pembelajaran tertentu.

Dari pendapat para ahli dapat disimpulkan bahwa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan suatu penelitian yang dilakukan secara secara sistematis reflektif terhadap berbagai tindakan yang dilakukan oleh guru sekaligus sebagai peneliti, sejak disusunnya suatu perencanaan sampai penilaian terhadap tindakan nyata di dalam kelas yang berupa kegiatan belajar mengajar, untuk memperbaiki kondisi pembelajaran yang dilakukan. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan atau pengajaran yang diselenggarakan oleh guru atau peneliti sendiri supaya tidak ada lagi permasalah dalam kelas.

(2)

Prosedur pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) menurut John Elliot dalam Subyantoro (2014) yaitu melalui empat tahap meliputi: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Gambaran dari prosedur pelaksanaanya terdapat pada gambar 3.1.

Gambar 3.1

Prosedur Penelitian Tindakan Kelas Perencanaan

Pelaksanaan

Refleksi

Pengamatan

Perencanaan

Pelaksanaan

Pengamatan

Refleksi Siklus 1

Siklus 2

(3)

1. Perencanaan

Dalam tahap ini peneliti menyususn rencana dan mempersiapkan segala sesuatu yang akan digunakan dalam pembelajaran, diantaranya menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, menyiapkan lembar observasi guru dan siswa untuk mengobservasi atau memonitoring perubahan-perubahan yang terjadi.

2. Pelaksanaan

Apa yang sudah direncanakan pada tahan tahap awal (perencanaan) kemudian dilaksanakan untuk memperbaiki masalah yang telah diidentifikasi peneliti. Langkah- langkah praktis tindakan diuraikan. Hal yang perlu diperhatikan bahwa dalam pelaksanaan guru harus ingat dan berusaha menaati apa yang sudah dirumuskan dalam rancangan yang telah disusun.

3. Pengamatan

Pengamatan yang dimaksut adalah proses pengambilan data dari pelaksanaan tindakan atau kegiatan pengamatan (pengambilan data) untuk memotret sajauh mana efek tindakan telah mencapai sasaran. Tindakan dalam pelaksanaan pengamatan berupa proses belajar mengajar yang melibatkan seluruh komponen pembelajaran dengan aktor utama siswa dan guru. Oleh karena itu, setiap perilaku siswa dan guru yang terjadi dalam proses belajar mengajar menjadi fokus pengamatan. Pengamatan dilakukan pada waktu tindakan sedang dilakukan atau proses belajar mengajar berlangsung, karena keduanya saling berkaitan dan berlangsung pada waktu yang sama.

4. Refleksi

Refleksi adalah kegiatan mengulas secara kritis (reflective) tentang perubahan yang terjadi pada siswa, guru, dan suasana kelas. Pada tahap ini, peneliti menjawab pertanyaan sejauh mana tindakan yang telah diberikan bisa menghasilkan perubahan secara signifikan. Untuk itu peneliti hendaknya selalu menulis learning logs (catatan reflektif-kritis tentang fenomena kelas setiap saat). Dari catatan-catatan itulah, peneliti akan responsive terhadap perubahan yang berkembang di kelas. Perubahan- perubahan yang terjadi pada diri siswa dipotret (disajikan sebagai bukti) dan pada

(4)

akhir setiap siklus peneliti perlu merefleksi secara kritis mengenai hal-hal yang sudah dilakukan, Subyantoro (2014).

3.2. Setting dan Karakteristik Subjek Penelitian 3.2.1. Tempat Penelitian

Penelitian tindakan kelas ini dilakukan di kelas IV SD Negeri 2 Jatiharjo Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014.

3.2.2. Waktu Penelitian

Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Februari sampai bulan Mei 2014 yang dapat dilihat pada tabel 3.1.

Tabel 3.1 Waktu Penelitian

Waktu Februari Maret April Mei

Kegiatan 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Persiapan √ √ √ √ √ √ √

Pelaksanaan √ √ √ √

Analisis Data √

Penyusunan

Laporan √ √

3.2.3. Subjek Penelitian

Subjek penelitian adalah siswa kelas 4 SD Negeri 2 Jatiharjo Kabupaten Grobogan. Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014. Jumlah siswa kelas 4 adalah 23 siswa, terdiri dari 12 siswa perempuan dan 11 siswa laki-laki.

3.3. Variabel Penelitian

Variabel penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, obyek atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk

(5)

dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya, Sugiyono (2013). Dalam penelitian ini terdiri dari 2 variabel yaitu variabel bebas (X) dan variabel terikat (Y).

3.3.1. Variabel Bebas (X)

Variabel bebas (X) merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel terikat, Sugiyono (2013).

Variabel bebas dalam penelitian ini adalah model group investigation.

3.3.2. Variabel Terikat (Y)

Variabel Terikat (Y) adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat, karena adanya variabel bebas, Sugiyono (2013). Variabel terikatnya yaitu hasil belajar IPA dengan pokok bahasan memahami perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan pada siswa kelas 4 SD Negeri 2 Jatiharjo Kabupaten Grobogan Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014.

3.3.3. Hubungan antar Variabel

Variabel bebas (X) mempengaruhi variabel terikat (Y). Dalam penelitian tindakan kelas ini model pembelajaran group investigation mempengaruhi hasil belajar IPA dengan pokok bahasan memahami perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan pada siswa kelas 4 SD Negeri 2 Jatiharjo Kabupaten Grobogan Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014.

3.4. Rencana Tindakan

Rancangan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini akan dilaksanakan dalam dua siklus, yakni siklus pertama dan siklus kedua. Siklus pertama terdiri atas dua kali pertemuan dan siklus kedua terdiri atas dua kali pertemuan.

Pra Siklus:

- Permintaan Ijin

Meminta ijin kepada kepala sekolah SD Negeri 2 Jatiharjo Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan.

(6)

- Identifikasi Masalah

Sebelum melaksanakan kegiatan penelitian, peneliti mengidentifikasi masalah tentang hasil belajar IPA. Dalam proses pembelajaran IPA di kelas 4 SD Negeri 2 Jatiharjo Kabupaten Grobogan yang hanya mengunakan metode ceramah dan guru masih mendominasi kegiatan pembelajaran menyebabkan tingkat pemahaman yang kurang dan hasil belajar siswa rendah. Tingkat pemahaman yang kurang dan hasil belajar siswa rendah bisa dilihat dari ketuntasan belajar siswa. Untuk KKM yang telah ditentukan pada mata pelajaran IPA adalah 65.

Dari jumlah keseluruhan siswa yaitu 23 siswa, hanya 10 siswa yang mendapat nilai tuntas dan 13 siswa lainnya mendapat nilai di bawah KKM.

Berdasarkan permasalahan hasil belajar siswa yang rendah, maka dalam penelitian tindakan kelas ini akan menggunakan model pembelajaran group investigation untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA Kelas 4 SD Negeri 2 Jatiharjo Kabupaten Grobogan Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014.

3.4.1.Rencana Tindakan Siklus I 1. Perencanaan

Pelaksanaan tindakan pada siklus I yakni dua kali pertemuan tatap muka (4 X 35 menit). Pembelajaran yang dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran group investigation. Dalam tahap ini peneliti mempersiapkan segala sesuatu yang akan digunakan dalam tindakan pembelajaran yaitu sebagai berikut:

1) Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

2) Menyusun instrumen pengamatan atau observasi untuk guru dan siswa.

3) Menyusun lembar evaluasi.

2. Pelaksanaan Tindakan

Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran sesuai dengan skenario pembelajaran dalam RPP yang telah dibuat. Rincian pelaksanaan kegiatan

(7)

pembelajaran yang dilakukan dengan menerapkan model group investigation yaitu sebagai berikut:

Pertemuan 1

1. Kegiatan Awal ( 5 menit ) a. Apersepsi dan motivasi

- Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.

- Guru memeriksa kehadiran siswa.

- Guru memeriksa kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran hari itu.

b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

2. Kegiatan Inti ( 55 menit ) a. Eksplorasi

- Tanya jawab dengan anak tentang:

Apakah kalian pernah memperhatikan lingkungan yang ada sekolah maupun di rumah?

Seperti apa lingkungan sekolah maupun rumah yang kalian lihat?

Apakah ada perbedaan kondisi lingkungan tersebut antara hari sebelumnya dan hari berikutnya?

Apa penyebabnya? Coba sebutkan!

- Guru merespon dan menampung semua jawaban siswa kemudian memberikan aplaus untuk semua jawaban siswa

.

-

Siswa mengamati gambar (gambar angin menumbangkan pohon) yang dipasang guru di depan kelas.

-

Salah satu siswa ditunjuk untuk memberikan pendapat tentang gambar yang dipasang.

-

Guru merespon kemudian memberikan aplaus untuk jawaban siswa.

(8)

b. Elaborasi

- Guru menyampaikan beberapa subtopik bahasan yang akan dipelajari hari itu, yaitu sebagai berikut:

1) Menyebutkan manfaat angin bagi kehidupan.

2) Mengidentifikasi pengaruh angin yang merugikan bagi kehidupan.

3) Menyebutkan manfaat datangnya hujan bagi kehidupan.

4) Mengidentifikasi pengaruh hujan yang merugikan bagi kehidupan.

- Siswa memilih subtopik yang diberikan guru kemudian siswa bergabung dalam kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5-6 siswa.

(Seleksi topik)

- Siswa memperhatikan dan mendengarkan penjelasan dari guru tentang cara kerja dalam kelompok. (Merencanakan kerjasama)

- Siswa mengerjakan LKS tentang faktor-faktor penyebab perubahan lingkungan fisik yaitu angin dan hujan bersama kelompok, terlampir.

(Implementasi).

- Siswa mencari informasi dari buku Sains 4 untuk kelas 4 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah, halaman 144-149, pengarang Purwo Susanto dkk, penerbit CV. Sahabat atau sumber lainnya untuk mendapatkan jawaban dari tugas yang diberikan guru. (Implementasi) - Siswa berpikir bersama dalam kelompok, berdiskusi dan menyatukan

pendapat terhadap informasi yang telah didapat. (Analisis dan sintesis) - Ketika siswa melakukan kerja kelompok, guru mengamati dan

memberikan bantuan apabila ada siswa atau kelompok yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugasnya.

- Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok.

(Penyajian hasil akhir)

- Siswa bersama guru membahas jawaban yang diperoleh, kemudian menyimpulkannya.

(9)

c. Konfirmasi

- Tanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa.

- Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman dan memberikan penguatan.

3. Penutup ( 10 menit )

a. Mengulas kembali materi yang telah dipelajari untuk mengetahui kemampuan siswa dalam penguasaan materi.

b. Guru menyampaikan materi pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.

Pertemuan 2

1. Kegiatan Awal ( 5 menit ) a. Apersepsi dan motivasi

- Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.

- Guru memeriksa kehadiran siswa.

- Guru memeriksa kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran hari itu.

b. Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

2. Kegiatan Inti ( 40 menit ) a. Eksplorasi

- Tanya jawab dengan anak tentang:

Siapa yang masih ingat materi sebelumnya di pertemuan satu?

Apa saja materi yang dibahas?

- Guru merespon dan menampung semua jawaban siswa kemudian memberikan aplaus untuk semua jawaban siswa

.

- Siswa mengamati gambar yang dipasang guru di depan kelas.

- Salah satu siswa ditunjuk untuk memberikan pendapat tentang gambar yang dipasang.

(10)

- Guru merespon kemudian memberikan aplaus untuk jawaban siswa

.

b. Elaborasi

- Guru menyampaikan beberapa subtopik bahasan yang akan dipelajari, yaitu sebagai berikut:

5) Menyebutkan manfaat sinar matahari bagi kehidupan.

6) Mengidentifikasi pengaruh sinar matahari yang merugikan bagi kehidupan.

7) Menyebutkan manfaat gelombang laut bagi kehidupan.

8) Mengidentifikasi pengaruh gelombang laut yang merugikan bagi kehidupan.

- Siswa memilih subtopik yang diberikan guru kemudian siswa bergabung dalam kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5-6 siswa. ( Seleksi topik)

- Siswa memperhatikan dan mendengarkan penjelasan dari guru tentang cara kerja dalam kelompok. ( Merencanakan kerjasama)

- Siswa mengerjakan LKS tentang faktor-faktor penyebab perubahan lingkungan fisik yaitu cahaya matahari dan gelombang laut bersama kelompok, terlampir. (Implementasi).

- Siswa bisa mencari informasi dari buku Sains 4 untuk kelas 4 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah, pengarang Purwo Susanto dkk, penerbit CV. Sahabat atau sumber lainnya untuk mendapatkan jawaban dari tugas yang diberikan guru.

(Implementasi)

- Siswa berpikir bersama dalam kelompok, berdiskusi dan menyatukan pendapat terhadap informasi yang telah didapat. (Analisis dan sintesis) - Ketika siswa melakukan kerja kelompok, guru mengamati dan

memberikan bantuan apabila ada siswa atau kelompok yang mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugasnya.

(11)

- Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok.

(Penyajian hasil akhir )

- Siswa bersama guru membahas jawaban yang diperoleh, kemudian menyimpulkannya.

c. Konfirmasi

- Tanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa.

- Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman dan memberikan penguatan.

3. Penutup ( 25 menit )

a. Mengulas kembali materi yang telah dipelajari untuk mengetahui kemampuan siswa dalam penguasaan materi.

b. Siswa mengerjakan tes formatif secara individu. ( Evaluasi ) c. Guru menyampaikan pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.

3. Pengamatan (Observasi)

Pada tahap ini peneliti melakukan pengamatan (observasi) pada proses pembelajaran yang berlangsung di siklus I menggunakan model group investigation dengan mengamati tindakan guru dan kegiatan belajar siswa.

Peneliti selanjutnya mencatat semua temuan pada saat proses pembelajaran, termasuk hasil yang dicapai siswa.

4. Refleksi

Pada tahap ini peneliti melakukan refleksi terhadap proses pembelajaran.

Menguraikan kesulitan, hambatan dan kelemahan-kelemahan yang ada dalam pembelajaran dengan menggunakan model group investigation di siklus 1.

Refleksi dilakukan atas dasar hasil observasi yang telah dilakukan oleh observer.

Apabila hasil belajar siswa belum mencapai kriteria ketuntasan yang diharapkan maka kegiatan dilanjutkan pada siklus II.

(12)

3.4.2. Rencana Tindakan Siklus II

Perencanaan dan pelaksanaan siklus II untuk memperbaiki siklus I.

Kekurangan dalam siklus I didiskusikan dengan guru kelas dan diperbaiki pada siklus II. Adapun pelaksanaannya sebagai berikut :

1. Perencanaan

Pelaksanaan tindakan pada siklus II yakni dua kali pertemuan tatap muka (4 X 35 menit). Pembelajaran yang dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran group investigation. Dalam tahap ini peneliti mempersiapkan segala sesuatu yang akan digunakan dalam tindakan pembelajaran yaitu sebagai berikut:

1) Menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP).

2) Menyusun instrumen pengamatan atau observasi untuk guru dan siswa.

3) Menyusun lembar evaluasi.

2. Pelaksanaan Tindakan

Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran sesuai dengan skenario pembelajaran dalam RPP yang telah dibuat. Rincian pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang dilakukan dengan menerapkan model pembelajaran group investigation yaitu sebagai berikut:

Pertemuan 1:

1. Kegiatan Awal ( 5 menit ) a) Apersepsi dan motivasi

- Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.

- Guru memeriksa kehadiran siswa.

- Guru memeriksa kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran hari itu.

b) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

(13)

2. Kegiatan Inti ( 55 menit ) a) Eksplorasi

- Tanya jawab dengan anak tentang:

Saat ini di daerah kita masih sering terjadi hujan. Apakah kalian masih materi pelajaran minggu lalu tentang hujan?

Sebutkan beberapa akibat dari datangnya hujan?

- Salah satu anak diminta untuk menuliskan jawabannya di papan tulis.

- Guru merespon dan memberikan aplaus untuk jawaban siswa.

b) Elaborasi

- Guru menyampaikan beberapa subtopik bahasan yang akan dipelajari hari itu, yaitu sebagai berikut:

1) Menyebutkan dampak atau akibat dari erosi 2) Menyebutkan dampak atau akibat dari abrasi 3) Menyebutkan dampak atau akibat dari banjir 4) Menyebutkan dampak atau akibat dari longsor

- Siswa memilih subtopik yang diberikan guru, kemudian siswa bergabung dalam kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5-6 siswa.

Guru harus memperhatikan dan mengarahkan siswa supaya tidak ramai saat pembentukan kelompok. (Seleksi topik)

- Siswa memperhatikan dan mendengarkan penjelasan dari guru tentang cara kerja dalam kelompok. (Merencanakan kerjasama)

- Siswa mengerjakan LKS tentang pengaruh atau dampak dari erosi, abrasi, banjir, dan longsor bersama kelompok, terlampir.

(Implementasi)

- Guru mendampingi siswa selama mengerjakan LKS, mengamati setiap siswa dan memberikan bantuan pada siswa yang mengalami kesulitan dalam kerja kelompok.

(14)

- Siswa mencari informasi dari buku BSE IPA untuk SD dan MI Kelas 4 pengarang Aprilia dan Afifatul Achyar, halaman 169-171, penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Naional Tahun 2009 atau sumber lain dari buku BSE IPA untuk SD dan MI Kelas 4 pengarang Rositawaty dan Aris Muharam, halaman 158-163, penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Naional Tahun 2008 untuk mendapatkan jawaban dari tugas yang diberikan guru. (Implementasi) - Siswa berpikir bersama dalam kelompok, berdiskusi dan menyatukan

pendapat terhadap informasi yang telah didapat. (Analisis dan sintesis) - Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok.

(Penyajian hasil akhir)

- Guru memberikan reward berupa bintang agar siswa termotivasi dan berani memberikan pertanyaan atau masukan bagi kelompok yang sedang presentasi.

- Siswa bersama guru membahas jawaban yang diperoleh, kemudian menyimpulkannya.

c) Konfirmasi

- Tanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa.

- Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman dan memberikan penguatan.

3. Penutup ( 10 menit )

a) Mengulas kembali materi yang telah dipelajari untuk mengetahui kemampuan siswa dalam penguasaan materi.

b) Guru menyampaikan pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.

(15)

Pertemuan 2:

1. Kegiatan Awal ( 5 menit ) a) Apersepsi dan motivasi

- Mengajak semua siswa berdoa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, untuk mengawali pelajaran.

- Guru memeriksa kehadiran siswa.

- Guru memeriksa kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran hari itu.

b) Guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

2. Kegiatan Inti ( 40 menit ) a) Eksplorasi

- Tanya jawab dengan anak tentang:

Apakah kalian masih ingat materi yang dibahas minggu lalu?

Apa saja materi yang dibahas?

- Guru merespon dan menampung semua jawaban siswa kemudian memberikan aplaus untuk semua jawaban siswa.

- Siswa mengamati poster berisi gambar erosi, gambar abrasi, gambar tanah longsor yang dipasang guru di depan kelas.

- Salah satu siswa ditunjuk untuk memberikan pendapat tentang poster yang dipasang.

- Guru merespon kemudian memberikan aplaus untuk jawaban siswa.

b) Elaborasi

- Guru menyampaikan beberapa subtopik bahasan yang akan dipelajari, yaitu sebagai berikut:

5) Mengidentifikasi cara pencegahan erosi.

6) Mengidentifikasi cara pencegahan abrasi.

7) Mengidentifikasi cara pencegahan banjir.

8) Mengidentifikasi cara pencegahan longsor.

(16)

- Siswa memilih subtopik yang diberikan guru kemudian siswa bergabung dalam kelompok, setiap kelompok terdiri dari 5-6 siswa.

Guru harus memperhatikan dan mengarahkan siswa supaya tidak ramai saat pembentukan kelompok. (Seleksi topik)

- Siswa memperhatikan dan mendengarkan penjelasan dari guru tentang cara kerja dalam kelompok. (Merencanakan kerjasama)

- Siswa mengerjakan LKS tentang cara pencegahan erosi, abrasi, banjir, dan longsor bersama kelompok, terlampir. (Implementasi)

- Guru mendampingi siswa selama mengerjakan LKS, mengamati setiap siswa dan memberikan bantuan pada siswa yang mengalami kesulitan dalam kerja kelompok.

- Siswa mencari informasi dari buku Buku Sains 4 untuk kelas 4 Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah, halaman 149-151, pengarang Purwo Susanto dkk, penerbit CV. Sahabat atau sumber lain dari buku BSE IPA untuk SD dan MI Kelas 4 pengarang Rositawaty dan Aris Muharam, halaman 158-163, penerbit Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Naional Tahun 2008 untuk mendapatkan jawaban dari tugas yang diberikan guru. (Implementasi)

- Siswa berpikir bersama dalam kelompok, berdiskusi dan menyatukan pendapat terhadap informasi yang telah didapat. (Analisis dan sintesis) - Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil kerja kelompok.

(Penyajian hasil akhir)

- Guru memberikan reward berupa bintang agar siswa termotivasi dan berani memberikan pertanyaan atau masukan bagi kelompok yang sedang presentasi.

- Siswa bersama guru membahas jawaban yang diperoleh, kemudian menyimpulkannya.

(17)

c) Konfirmasi

- Tanya jawab tentang hal-hal yang belum diketahui siswa.

- Guru bersama siswa bertanya jawab meluruskan kesalahan pemahaman dan memberikan penguatan.

3. Penutup ( 25 menit )

a. Mengulas kembali materi yang telah dipelajari untuk mengetahui kemampuan siswa dalam penguasaan materi.

b. Siswa mengerjakan tes formatif secara individu. ( Evaluasi ) c. Guru menyampaikan pembelajaran untuk pertemuan selanjutnya.

3. Pengamatan (Observasi)

Pada tahap ini peneliti melakukan pengamatan (observasi) pada proses pembelajaran yang berlangsung di siklus II menggunakan model pembelajaran group investigation dengan mengamati tindakan guru dan kegiatan belajar siswa.

Peneliti selanjutnya mencatat semua temuan pada saat proses pembelajaran, termasuk hasil yang dicapai siswa.

4. Refleksi

Mengidentifikasi kesulitan dan hambatan pelaksanaan siklus II. Kemudian menganalisis hasil pengamatan lembar observasi dan hasil tes kemudian dikaji dan direfleksi untuk menyempurnakan tindakan selanjutnya.

3.5. Teknik Pengumpulan Data

Pengumpulan data adalah suatu kegiatan untuk memperoleh data yang dibutuhkan agar dapat diolah dan disajikan sesuai masalah yang dihadapi dalam penelitian ini. Dalam pengumpulan data ini peneliti menggunakan metode sebagai berikut : observasi, dokumentasi, tes / penilaian.

(18)

3.5.1. Observasi

Observasi dilakukan di Kelas 4 SD Negeri 2 Jatiharjo Tahun Pelajaran 2013/2014 untuk mendapatkan gambaran secara langsung kegiatan mengajar guru dan belajar siswa selama proses pembelajaran. Dalam metode ini peneliti menggunakan lembar observasi kegiatan mengajar untuk guru dan lembar observasi belajar untuk siswa.

3.5.2. Dokumentasi

Dokumentasi digunakan untuk mengumpulkan data maupun keterangan yang relevan dan dibutuhkan dalam penelitian. Metode ini digunakan untuk memperoleh data tentang nama siswa, nomor induk, foto, hasil tes pra siklus, serta hasil tes siklus I siklus II siswa kelas 4 SDN 2 Jatiharjo Kabupaten Grobogan Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014.

3.5.3. Tes

Tes digunakan untuk mengetahui keberhasilan pada akhir kegiatan pembelajaran yang dilakukan. Tes dilakukan pada akhir kegiatan tiap–tiap siklus dengan memberikan sejumlah soal tes kepada subyek penelitian. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan tes obyektif yaitu tes yang berbentuk pilihan ganda.

3.6. Alat Pengumpulan Data

Dalam melakukan Penelitian Tindakan Kelas dibuat perangkat pembelajaran yang berupa: (1) Lembar observasi mengajar guru terlampir, (2) Lembar observasi belajar siswa terlampir dan (3) Lembar evaluasi. Kisi-kisi lembar observasi mengajar guru dan belajar siswa dapat dilihat pada tabel 3.2 dan 3.3. Kisi-kisi soal evaluasi siswa siklus I dan siklus II dapat dilihat pada tabel 3.4 dan 3.5.

(19)

Tabel 3.2

Kisi-Kisi Lembar Observasi Mengajar Guru

No Aspek Yang Diamati Nomor Item

1 Pra pembelajaran 1, 2

2 Kegiatan awal pembelajaran 3, 4, 5, 6

3 Kegiatan inti 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 20,

21 4 Kegiatan akhir

pembelajaran/penutup 22, 23

Tabel 3.3

Kisi-Kisi Lembar Observasi Belajar Siswa

No Aspek yang diamati Nomor Item

1 Pra pembelajaran 1, 2

2 Kegiatan awal pembelajaran 3, 4, 5, 6

3 Kegiatan inti pelajaran 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20, 20,

21 4 Kegiatan akhir pembelajaran/

penutup

22, 23

Keterangan :

1. Skor 1 jika pernyataan tersebut dilakukan oleh kurang dari 10% seluruh siswa.

2. Skor 2 jika pernyataan tersebut dilakukan oleh tidak kurang dari 11%

tidak lebih dari 40% seluruh siswa.

3. Skor 3 jika pernyataan tersebut dilakukan oleh tidak kurang dari 41%

tidak lebih dari 70% seluruh siswa.

(20)

4. Skor 4 jika pernyataan tersebut dilakukan oleh tidak kurang dari 71%

tidak lebih dari 100% seluruh siswa.

Tabel 3.4

Kisi-Kisi Soal Evaluasi Siswa Siklus I Standar

Kompetensi

Kompetensi

Dasar Indikator Siklus I Nomor

Item 10.

Memahami perubahan lingkungan fisik dan pengaruh- nya terhadap daratan.

10.1

Mendeskripsi- kan berbagai penyebab perubahan lingkungan fisik (angin, hujan, cahaya matahari, dan gelombang air laut).

1. Menyebutkan faktor-faktor penyebab perubahan lingkungan fisik.

1, 17

2. Menyebutkan manfaat angin bagi kehidupan.

5, 10, 11 3. Mengidentifikasi pengaruh angin

yang merugikan bagi kehidupan.

14, 18

4. Menyebutkan manfaat hujan bagi kehidupan.

2, 7

5. Mengidentifikasi pengaruh hujan yang merugikan bagi kehidupan.

3, 19

6. Menyebutkan manfaat sinar matahari bagi kehidupan

6, 8, 15

7. Mengidentifikasi pengaruh sinar matahari yang merugikan bagi kehidupan

9, 12

8. Menyebutkan manfaat gelombang laut bagi kehidupan

4, 16

9. Mengidentifikasi pengaruh gelombang laut yang merugikan bagi kehidupan

13, 20

(21)

Tabel 3.5

Kisi-Kisi Soal Evaluasi Siswa Siklus II Standar

Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Siklus II Nomor Item

10.

Memahami perubahan lingkungan fisik dan pengaruhnya terhadap daratan

10.2

Menjelaskan

pengaruh perubahan lingkungan fisik terhadap daratan (erosi, abrasi, banjir, dan longsor).

1. Menyebutkan dampak atau akibat erosi.

1, 8, 19

2. Menyebutkan dampak atau akibat abrasi.

11, 18,

3. Menyebutkan dampak atau akibat banjir.

4, 17, 20

4. Menyebutkan dampak atau akibat longsor.

5, 6, 2

10.3

Mendeskripsikan cara pencegahan kerusakan

lingkungan (erosi, abrasi, banjir, dan longsor).

5. Mengidentifikasi cara pencegahan erosi.

9, 14, 15

6. Mengidentifikasi cara pencegahan abrasi.

3, 10

7. Mengidentifikasi cara pencegahan banjir.

7, 13

8. Mengidentifikasi cara pencegahan longsor.

12, 16

3.7. Indikator Keberhasilan

Penelitian tindakan kelas ini berhasil apabila hasil belajar siswa meningkat dengan pencapaian ketuntasan secara klasikal sebanyak 100% dan nilai rata-rata kelas lebih besar dari KKM. Untuk KKM yang telah ditentukan pada mata pelajaran IPA adalah 65.

(22)

Untuk mengetahui ketuntasan hasil belajar siswa secara klasikal, diperoleh dengan rumus:

Ketuntasan Klasikal =

x 100%

3.8. Analisis Data

Teknik yang digunakan untuk menganalisis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif sederhana dengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu membandingkan hasil tes pra siklus, siklus I dan siklus II, karena penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD Negeri 2 Jatiharjo Kabupaten Grobogan Semester II Tahun Pelajaran 2013/2014 dalam pembelajaran IPA melalui model pembelajaran group investigation.

3.8.1. Uji Validitas

Uji validitas instrumen dalam penelitian ini digunakan untuk menguji instrumen pada tiap item soal yang nantinya akan digunakan dalam tes individual setelah proses pembelajaran pada tiap siklus dengan menggunakan model pembelajaran group investigation. Untuk mengetahui validitas, instrumen terlebih dahulu diuji cobakan di kelas 5 SD Negeri 2 Jatiharjo Kecamatan Pulokulon Kabupaten Grobogan. Validitas berkenaan dengan ketepatan alat penilaian terhadap konsep yang dinilai sehingga betul-betul menilai apa yang seharusnya dinilai. Untuk mengetahui tingkat validitas dengan melihat angka pada (Corrected Item To Total Correlation). Menurut Sugiyono (2013) jika semua item mencapai koefisien korelasi minimal ≥ 0,30 daya pembedanya dianggap kuat/memuaskan. Jadi bila harga korelasi dibawah 0,30 maka dapat disimpulkan bahwa butir instrumen tersebut tidak valid, sehingga harus diperbaiki atau dibuang. Hasil perhitungan validitas di kelas 5 SD Negeri 2 Jatiharjo sebagai SD uji coba, menggunakan SPSS 20.0 for Windows. Hasil uji validitas soal siklus I dan siklus II dapat dilihat pada tabel 3.6 dan 3.7.

(23)

Tabel 3.6

Hasil Uji Validitas Siklus I

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 21.2941 23.596 .684 .866

VAR00002 21.1765 26.904 -.240 .883

VAR00003 21.1765 26.029 .110 .878

VAR00004 21.3529 23.743 .569 .869

VAR00005 21.8824 24.485 .389 .874

VAR00006 21.6471 25.493 .116 .883

VAR00007 21.5294 25.015 .214 .880

VAR00008 21.1765 26.404 -.041 .881

VAR00009 21.1765 26.654 -.141 .882

VAR00010 21.2941 23.596 .684 .866

VAR00011 21.2941 23.596 .684 .866

VAR00012 21.2353 24.566 .511 .871

VAR00013 21.1765 25.529 .315 .875

VAR00014 21.3529 24.118 .478 .872

VAR00015 21.2941 23.596 .684 .866

VAR00016 21.3529 24.743 .328 .876

VAR00017 21.1765 26.654 -.141 .882

VAR00018 22.0588 25.684 .251 .876

VAR00019 21.2353 25.191 .318 .875

VAR00020 21.1765 24.904 .577 .871

VAR00021 21.2353 23.816 .751 .866

VAR00022 21.1765 25.529 .315 .875

VAR00023 21.2941 23.721 .649 .867

VAR00024 21.8235 25.654 .102 .883

VAR00025 21.2941 22.971 .859 .862

VAR00026 21.2941 23.596 .684 .866

VAR00027 21.2941 22.971 .859 .862

VAR00028 22.1176 26.360 .000 .878

VAR00029 21.2941 23.596 .684 .866

VAR00030 21.5294 23.390 .553 .869

(24)

Soal valid : 1, 4, 5, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 19, 20, 21, 22, 23, 25, 26, 27, 29, 30.

Soal tidak valid : 2, 3, 6, 7, 8, 9, 17, 18, 24, 28.

Soal yang digunakan sebagai evaluasi siklus I adalah soal nomor : 1, 4, 5, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16, 19, 20, 21, 22, 23, 25, 26, 27, 29, 30.

Tabel 3.7

Hasil Uji Validitas Siklus II

Scale Mean if Item Deleted

Scale Variance if Item Deleted

Corrected Item- Total Correlation

Cronbach's Alpha if Item

Deleted

VAR00001 23.7059 26.346 .469 .859

VAR00002 23.7647 26.316 .436 .860

VAR00003 23.6471 27.493 .241 .865

VAR00004 23.7059 25.721 .615 .855

VAR00005 23.6471 25.368 .788 .851

VAR00006 23.7647 26.566 .383 .862

VAR00007 23.5882 28.257 .077 .868

VAR00008 23.6471 26.493 .493 .859

VAR00009 23.6471 27.743 .179 .867

VAR00010 23.6471 27.743 .179 .867

VAR00011 23.6471 25.868 .655 .855

VAR00012 23.6471 27.868 .149 .868

VAR00013 23.7059 26.721 .382 .862

VAR00014 23.5882 27.882 .184 .866

VAR00015 23.7059 25.596 .645 .854

VAR00016 23.5882 29.382 -.237 .875

VAR00017 23.7059 26.221 .498 .859

VAR00018 23.6471 26.993 .366 .862

VAR00019 23.6471 25.993 .622 .856

VAR00020 23.5882 27.007 .441 .861

VAR00021 23.6471 27.368 .272 .865

VAR00022 23.6471 27.118 .334 .863

VAR00023 23.6471 28.243 .058 .870

(25)

VAR00024 23.7647 24.941 .741 .851

VAR00025 23.5294 28.515 .026 .868

VAR00026 23.5294 27.265 .520 .860

VAR00027 23.7059 26.971 .325 .863

VAR00028 23.5882 26.507 .591 .857

VAR00029 23.6471 26.993 .366 .862

VAR00030 23.7059 25.096 .765 .851

Soal valid : 1, 2, 4, 5, 6, 8, 11, 13, 15, 17,18, 19, 20, 22, 24, 26, 27, 28 29, 30.

Soal tidak valid : 3, 7, 9, 10, 12, 14, 16, 21, 23, 25.

Soal yang digunakan sebagai evaluasi siklus II adalah soal nomor : 1, 2, 4, 5, 6, 8, 11, 13, 15, 17,18, 19, 20, 22, 24, 26, 27, 28 29, 30.

3.8.2. Uji Reliabilitas

Uji reliabilitas digunakan untuk mengetahui konsistensi alat ukur, apakah alat ukur yang digunakan dapat diandalkan dan tetap konsisten jika pengukuran tersebut diulang. Untuk pengujian biasanya menggunakan batasan tertentu seperti 0,6.

Reliabilitas sering disebut dengan keterpercayaan, keterandalan, keajegan, konsistensi, kestabilan, dan sebagainya. Untuk menentukan tingkat reliabilitas instrumen menggunakan kriteria yang dikemukakan oleh Sekaran dalam Priyatno (2010) dalam Tabel 3.8.

Tabel 3.8

Tingkat Reliabilitas Instrumen

Indeks Kriteria

α ≥ 0.8 α ≥ 0.7 α ≤0.6

Reliabilitas baik

Reliabilitas dapat diterima Reliabilitas kurang baik

(26)

Hasil uji reliabilitas instrumen yang diolah dengan SPSS 20,0 for windows pada saat uji instrumen tes, reliabilitas soal siklus I dan siklus II dapat dilihat pada tabel 3.9 dan 3.10.

Tabel 3.9

Hasil Uji Reliabilitas Siklus I Cronbach's

Alpha

N of Items

.877 30

Dari output Tabel 3.9 hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada kolom Cronbach's Alpha menunjukkan 0,877. Karena nilai pada kolom tersebut bernilai 0,877 maka dapat disimpulkan bahwa alat ukur atau instrumen penelitian yang dipakai pada tingkat reliabbilitas baik atau reliabel.

Tabel 3.10

Hasil Uji Reliabilitas Siklus II Cronbach's

Alpha

N of Items

.866 30

Dari output Tabel 3.10 hasil uji reliabilitas dapat dilihat pada kolom Cronbach's Alpha menunjukkan 0,866 Karena nilai pada kolom tersebut bernilai 0,866 maka dapat disimpulkan bahwa alat ukur atau instrumen penelitian yang dipakai pada tingkat reliabilitas baik atau reliabel.

Gambar

Tabel 3.1  Waktu Penelitian

Referensi

Dokumen terkait

Inversi ialah mutasi yang mengalami perubahan letak gen- gen, karena selama meiosis kromosom terpilin. Inversi terjadi karena kromosom patah dua kali secara

Salah satu metode konstruksi yang dapat digunakan adalah pondasi dangkal yang diperkuat dengan bahan bambu (Douglas, 1990) dan geotekstil (Geoforce, 2000) dimana sebagai

The Neck Leher memiliki hubungan dengan kepala atau wajah, penggerakan leher sangat membantu untuk menghidupkan karakter dengan kata lain dapat membuat ekspresi terlihat lebih

Dari sistematika tersebut dapat dipahami bahwa ruang lingkup akhlak meliputi, akhlak terhadap Allah SWT, akhlak pribadi, dalam keluarga, akhlak bernegara, akhlak

Berdasarkan tabel 1 di atas, hasil belajar siswa kelas IV SDN 6 Biau persentase tuntas klasikal yang diperoleh sebesar 61% dan persentase daya serap klasikal 63,8

Adapun saran dalam penelitian ini sebagai berikut: (1) Implementasi pembelajaran kooperatif tipe jigsaw harus disertai dengan keterampilan guru dalam mengelola kelas atau

Berdasarkan latar belakang tersebut penelitian ini dilakukan untuk menciptakan aplikasi penentuan identitas kalimat bahasa Arab pada Jumlah Fi’liyah yang terbagi menjadi beberapa

Brooks dan Brooks (1993) menjelaskan bahwa pembelajaran kontruktivis mempunyai ciri-ciri: guru adalah salah satu dari berbagai macam sumber belajar, bukan