• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODE PENELITIAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB III METODE PENELITIAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

METODE PENELITIAN 1.5 Seting dan karakteristik Subyek Penelitian

1.5.1 Seting Waktu

Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ).Penelitian dilakukan pada semester II tahun pelajaran 2011/ 2012. Persiapan penyusunan proposal dibuat pada bulan Februari 2012, dilanjutkan dengan penyusunan instrumen pada awal bulan Maret 2012. Pengumpulan data, analisis data, pembahasan dan laporan hasil penelitian dilaksanakan mulai pertengahan bulan Maret sampai Bulan April 2012.

Tabel 3.1 Alokasi Waktu Penelitian

No Keterangan Waktu

Februari Maret April 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 2 3 4 5 1 Persiapan

2 Pelaksanaan 3 Pelaporan

1.5.2 Seting Tempat

Dalam penelitian ini penulis mengambil tempat di SD Negeri Penundan Kecamatan Banyuputih, Kabupaten Batang pada siswa kelas III semester II tahun pelajaran 2011/ 2012. Penulis mengambil lokasi atau tempat ini dengan pertimbangan bekerja pada sekolah tersebut, sehingga memudahkan dalam mencari data, peluang waktu yang luas dan subyek penelitian yang sangat sesuai dengan profesi penulis. Alasan lain karena SD Negeri Penundan khusus kelas III memerlukan perbaikan pembelajaran melalui Penelitian Tindakan Kelas ( PTK ).

13

(2)

1.5.3 Karakteristik Subyek Penelitian

Subyek Penelitian sengaja dipilih siswa kelas III SD Negeri Penundan Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang pada semester I Tahun Pelajaran 2011/2012. Subyek penelitian sebanyak 34 siswa yang terdiri dari siswa perempuan dan siswa laki – laki, yang dikarenakan masih rendahnya hasil belajar siswa dalam tema kegemaran khususnya materi bangun datar.

1.5.4 Sumber Data

Sumber data yang digunakan berupa data primer dan sekunder.

Sumber data primer ( siswa ) yaitu melalui kegiatan analisis hasil pembelajaran Bangun datar pada tema kegemaran. Sumber data sekunder ( teman sejawat ) yaitu melalui wawancara dengan guru kelas III tentang hasil belajar siswa pada materi bangun datar dan kesulitan pembelajarannya.

1.5.5 Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian untuk mengetahui hasil belajar pada materi bangun datar kelas III SDN Penundan Kecamatan Banyuputih Kabupaten Batang adalah observasi, tes, angket dan dokumentasi.

Observasi digunakan untuk mengetahui perkembangan keaktifan belajar siswa dan kegiatan guru dalam mengajar dilakukan metode observasi.

Observasi dilakukan untuk mendapat gambaran secara langsung tentang kegiatan belajar mengajar di dalam kelas. Dengan melakukan observasi dapat mengetahui kegiatan siswa dalam mempersiapkan dan menerima pelajaran dari guru selama proses belajar berlangsung.

Tes digunakan untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan proses belajar mengajar yang dilakukan akhir kegiatan tiap siklus dengan memberikan sejumlah soal tes obyektik kepada subyek.

Dokumentasi dilakukan dengan cara mengambil data nilai tes formatif siswa kelas III semester II SD Negeri penundan Tahun pelajaran 2011/ 2012.

(3)

lembar observasi siswa, untuk mengetahui aktifitas siswa dalam pembelajaran. Lembar observasi guru, yang diisi oleh observer. Angket siswa untuk mengetahui apakah siswa merasa senang dalam pembelajaran bangun datar dengan pemanfaatan kertas warna. Dan yang paling penting adalah tes untuk mengetahui hasil belajar siswa.

1.5.6 Analisis Data

Untuk menganalisis data kuantitatifdengan menggunakan analisis deskriptif komparatif yaitu meningkatkan hasil belajar siswa dengan pemanfaatan kertas warna pada tema kegemaran khususnya materi bangun datar dengan KKM 65, dengan nilai tes setelah siklus I dan nilai tes setelah siklus II.

1.5.7 Indikator kinerja

Indikator keberhasilan dalam penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa tentang tema kegemaran khususnya pada materi bangun datar.

Diharapkan dapat mencapai KKM lebih dari 50% siswa memenuhi KKM sebesar 65.

1.6 Variabel yang akan diteliti

Penelitian ini terdapat dua variable yaitu : 1. Variabel X adalah kertas warna

2. Variabel Y adalah hasil belajar

Hasil belajar merupakan suatu puncak proses belajar. Hasil belajar tersebut terjadi terutama berkat evaluasi guru. Hasil belajar dapat berupa dampak pengajaran dan dampak pengiring. Kedua dampak tersebut bermanfaat bagi guru dan siswa. Yang menjadi variable Y adalah hasil belajar, hasil belajar tentang bangun datar dalam tema kegemaran setelah memanfaatkan kertas warna dalam proses pembelajaran. Yang menjadi tolok ukur dalam hasil belajar adalah dengan menggunakan tes formatif.

1.7 Rencana Tindakan

(4)

Penelitian ini direncanakan dalam dua siklus dengan tiap siklus meliputi empat tahap kegiatan yaitu tahap perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi.

1.7.1 Rencana Tindakan Siklus I 1) Perencanaan yaitu :

1. Persiapan dengan meminta ijin kepada Kepala Sekolah untuk melakukan

observasi, wawancara dengan guru, dan mengiidentifikasi masalah 2. Mengidentifikasi kebutuhan belajar siswa ( Need Assessment )

3. Mengidentifikasi masalah – masalah yang dihadapi Guru dan siswa dalam pembelajaran

4. Menyiapkan problem ( Materi pelajaran yang akan dipecahkan ) 5. Menyiapkan alat dan bahan yang diperlukan

6. Menyiapkan rencana pelaksanaan pembelajaran

7. Membuat lembar observasi, baik lembar observasi guru maupun siswa untuk melihat bagaimana kondisi pembelajaran di kelas

8. Membuat lembar kerja dan tes untuk melihat hasil yang telah dilakukan 9. Membuat lembar analisis nilai

2) Tindakan dan Observasi 1) Tindakan

* Pertemuan I

- Appersepsi : Guru memotivasi siswa untuk memberikan pendapat - Siswa melakukan Tanya jawab tentang bangun – bangun datar

- Siswa menyebutkan macam – macam bangun datar (Segi tiga, persegi, persegi panjang)

- Guru menunjukkan bangun datar segi tiga, persegi dan persegi panjang - Siswa menebak bangun datar segi tiga, persegi dan persegi panjang yang ditunjukkan oleh Guru

- Siswa diminta menyebutkan barang – barang yang ada di Koperasi yang berbentuk bangun datar

(5)

bangun datar

( Penggaris segi tiga, baling – baling, buku tulis, tisu ) - Siswa menyebutkan bahan – bahan pembuat baling – baling - Guru memperlihatkan bahan – bahan pembuat baling – baling

- Siswa bersama Guru bertanya jawab tentang bangun datar yang berkaitan Dengan mata uang

- Siswa menggambar bangun datar segi tiga, persegi dan persegi panjang

* Pertemuan II

- Appersepsi : Guru melakukan Tanya jawab materi yang lalu dan memotivasi siswa agar siap dalam pembelajaran.

- Siswa bersama Guru melakukan Tanya jawab tentang bangun datar yang ada dalam kehidupan sehari – hari.

- Siswa memperhatikan bangun datar dan mata uang yang ditunjukkan oleh Guru

- Siswa memperhatikan penjelasan guru tentang sifat – sifat bangun datar sederhana

( Segi tiga, persegi, persegi panjang )

- Siswa diminta berkelompok, masing – masing kelompok empat anak - Guru membagikan kertas warna untuk membuat bangun datar segi tiga, persegi dan persegi panjang

- Siswa menggambar bangun datar pada kertas warna, memotong dan Menempelkan pada kertas lain

- Guru memberikan gambar barang – barang yang ada di Koperasi - Siswa mengelompokkan barang – barang koperasi kedalam jenis – jenis bangun datar

- Perwakilan siswa menunjukkan hasil kerja kelompok

- Siswa bersama Guru membahas hasil pengelompokkan barang – barang yang ada di Koperasi kedalam jenis – jenis bangun datar

(6)

* Pertemuan III

- Appersepsi : Tanya jawab singkat tentang materi yang sudah dipelajari sebelumnya

- Guru membagikan soal Evaluasi

- Siswa mengerjakan soal Evaluasi pada lembar jawab yang sudah disediakan Guru

2) observasi

Kegiatan observasi dilakukan pada saat proses belajar mengajar. Pada tahap ini hal yang penting yaitu melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan tindakan kelas dengan lembar observasi yang telah dipersiapkan. Observasi pelaksanaan pembelajaran dilakukan oleh peneliti sebagai guru dan guru lain sebagai observer. Guru observer bertugas melakukan pengamatan dan penilaian, terhadap peningkatan pemahaman siswa terhadap konsep bangun datar pada tema kegemaran. Hasil pengamatan dimasukkan dalam lembar observasi sebagai bahan pertimbangan untuk perbaikan proses pembelajaran selanjutnya.

3) Refleksi

Kegiatan refleksi dilakukan untuk memahami dan memaknai segala sesuatu yang berkaitan dengan proses dan hasil yang diperoleh akibat tindakan yang dilakukan . pada tahap ini dilakukan analisis terhadap temuan – temuan yang berkaitan dengan hambatan dan kekurangan yang dijumpai selama pembelajaran berlangsung. Kelebihan akan tetap dipertahankan, sedangkan kekurangan akan diperbaiki pada siklus II, kemudian dilanjutkan ke materi selanjutnya.

1.7.2 Rencana Tindakan Siklus II 1) Perencanaan yaitu :

Pembuatan RPP;

(7)

Pembuatan lembar soal; dan Pembuatan lembar observasi 2) Tindakan dan Observasi

1) Tindakan

* Pertemuan

- Apersepsi : Guru memotivasi siswa untuk memberikan pendapat - Siswa melakukan Tanya jawab tentang macam – macam bangun datar - Siswa diminta berkelompok, masing – masing kelompok empat anak - Perwakilan Kelompok menunjukkan salah satu bangun datar yang disebutkan guru

- secara berkelompok siswa mengelompokkan barang – barang yang ada di Koperasi yang berbentuk bangun datar

- Secara berkelompok siswa membuat baling – baling dari kertas warna yang disediakan oleh guru

-Antar kelompok Siswa bertransaksi jual beli baling – baling yang sudah dibuat

* Pertemuan II

- Appersepsi : Guru melakukan Tanya jawab materi yang lalu dan memotivasi siswa agar siap dalam pembelajaran

- Siswa bersama Guru melakukan Tanya jawab tentang bangun datar yang ada disekitar siswa

- Secara berkelompok siswa menentukan sifat – sifat bangun datar sederhana sesuai

dengan barang – barang yang diberikan oleh guru ( Uang logam, uang kertas, penggaris segi tiga, buku tulis, tisu )

- Siswa membuat bangun datar dari kertas warna yang serupa dengan barang – barang yang diberikan oleh guru

(8)

- Siswa membuat bangun datar segi tiga, persegi dan persegi panjang pada kertas

warna, dipotong lalu ditempel

- Perwakilan dari kelompok siswa menjelaskan hasil karya kelompok tentang sifat – sifat bangun datar segi tiga, persegi dan persegi panjang

- Siswa menunjukkan bentuk – bentuk bangun datar dari potongan bangun datar dari kertas warna

- siswa dan guru membahas hasil kerja kelompok

* Pertemuan III

- Pengumpulan Tugas Rumah/ PR

- Appersepsi : Tanya jawab singkat tentang materi yang sudah dipelajari sebelumnya

- Guru membagikan soal Evaluasi

- Siswa mengerjakan soal Evaluasi pada lembar jawab yang sudah disediakan Guru.

2) Observasi

Kegiatan observasi dilakukan pada saat proses belajar mengajar.pada tahap ini hal yang penting yaitu melakukan pengamatan terhadap pelaksanaan tindakan kelas dengan lembar observasi yang telah dipersiapkan. Observasi pelaksanaan pembelajaran dilakukan oleh guru lain sebagai guru observer

3) Refleksi

Jika hasil belajar siswa tentang bangun datar sudah meningkat, maka pembelajaran dapat dinyatakan berhasil.

1.7.3 Pelaksanaan

Penelitian dilakukan pada semester II Tahun Pelajaran 2011/ 2012.

Persiapan penyusunan proposal dibuat pada bulan Januari 2012,

(9)

2012. Pengumpulan data, analisis data pembahasan dan laporan hasil penelitian dilaksanakan mulai pertengahan Maret sampai bulan April 2012.

Referensi

Dokumen terkait

5 Observasi dilakukan dengan cara melakukan pengamatan secara langsung ke lokasi penelitian untuk memperoleh data pada proses kegiatan belajar mengajar berlangsung

Pada tahap ini dilakukan observasi terhadap pelaksanaan tindakan yang dilakukan oleh peneliti menggunakan lembar observasi yang telah dibuat dan mengetahui

Pelaksanaan tindakan merupakan proses kegiatan pembelajaran kelas sebagai realisasi dari teori dan strategi belajar mengajar yang telah disiapkan serta mengacu pada

Pada tahap ini dilaksanakan proses observasi terhadap pelaksanaan tindakan dengan menggunakan lembar observasi yang telah dibuat dan mengadakan penilaian untuk

Observasi merupakan kegiatan pengamatan yang dilakukan selama penelitian berjalan. 58) “observasi tindakan kelas berfungsi untuk mendokumentasikan pengaruh tindakan

Instrumen yang digunakan dalam penelitian tindakan kelas ini yaitu berupa lembar observasi keaktifan belajar siswa, lembar observasi pelaksanaan model cooperative script dan

Pada tahap ini dilaksanakan proses observasi terhadap pelaksanaan tindakan dengan menggunakan lembar observasi yang telah dibuat dan mengadakan penilaian untuk

Peneliti menggunakan pedoman observasi sebagai pedoman pengamatan terhadap berbagai kegiatan yang sedang berlangsung di kelas ketika peneliti melakukan