BAB 3
PELAKSANAAN KERJA MAGANG 3.1 Kedudukan dan Koordinasi
Praktik kerja magang yang dilaksanakan di PT. Fortius Distribution Indonesia dilakukan secara WFH (Work From Home) dan WFO (Work From Office) selama 60 hari kerja, dimulai dari tanggal 16 Agustus 2021 sampai tanggal 30 November 2021, kedudukan penulis di PT. Fortius Distribution Indonesia ialah sebagai Social Media Specialist and Talent dimana posisi penulis berada di bawah bimbingan CEO & CO Founder sekaligus Brand Driectors PT. Fortius Distribution Indonesia yaitu bapak Yasa Singgih dan ibu Vanessa Joanne selaku Manajer produk dari brand Men’s Republic, dan Buzzle yang merupakan brand dari PT Fortius Distribution Indonesia.
Bapak Yasa Singgih selaku CEO sekaligus Brand Directors PT. Fortius Distribution Indonesia melakukan pengenalan terhadap beberapa tanggung jawab Sebagai seorang Social Media Specialist and Talent yang diantaranya adalah mengerjakan konten internal untuk media sosial dari Men’s Republic dan Buzzle yaitu membuat content idea and strategies terhadap media sosial Men’s Republic dan Buzzle, membuat jadwal post content selama sebulan atau yang lebih dikenal dengan (Editorial Post) memproduksi dan mengeksekusi konten terbaik dan juga solusi yang kreatif untuk konten kedua brand tersebut.
Selain itu penulis juga ikut membantu proyek eksternal dari Buzzle, dimana penulis juga menjalankan perannya untuk membantu buzzle dalam memberikan social media adviser strategies serta membantu Manajer produk dalam menentukan ide dalam membantu performa brand yang merupakan klien dari Buzzle sendiri. Salah satu tanggung jawab dari penulis adalah mengelola media sosial dari brand yang dimiliki oleh PT Fortius Distribution Indonesia yaitu Men’s Republic dan Buzzle, dalam hal ini platform tersebut meliputi Instagram, Youtube, ,dan TikTok. Dalam pelaksanaan kerja magang penulis tidak hanya mengupload atau mengeksekusi konten yang telah dibuat, namun penulis juga bekerja sebagai orang yang menciptakan ide konten, serta
menentukan jadwal konten yang akan diupload dalam bentuk EDP (Editorial Posting ) setiap bulan. Penulis juga dibantu oleh ibu Vanessa Joanne selaku Manajer produk dalam membimbing penulis selama melakukan praktik magang di PT. Fortius Distribution Indonesia, tak hanya itu Vanessa Joanne juga merupakan mentor serta supervisi saya selama melakukan praktik magang di di PT. Fortius Distribution Indonesia.
3.2 Tugas dan Uraian Kerja Magang 3.2.1 Tugas yang dilakukan
Sebagai seorang Social Media Specialist and Talent di perusahaan yang bergerak di bidang industri kreatif, tentu saja penulis dibekali beberapa tanggung jawab dalam mempertahankan brand positioning suatu brand melalui postingan konten yang akan dibuat, diantaranya yaitu mengoptimalkan konten yang dibuat agar dapat menarik target audiens yang diinginkan, namun tidak melenceng dengan brand image yang sudah dibentuk, dalam hal ini penulis harus bisa mengundang audiens baru yang sesuai dengan ketentuan target audiens yang ingin dituju dengan kontenkonten yang menarik, seperti membuat konten giveaway sepatu, dan konten mix and match sepatu men’s Republic dengan beberapa look yang berbeda.namun keberadaan penulis di Men’s Republic tidaklah bertahan lama, karena brand tersebut harus tutup untuk sementara waktu untuk persiapan rebranding.
PT. Fortius Distribution Indonesia sangat mempedulikan anak magangnya, perusahaan tidak membiarkan anak magangnya tidak dapat menyelesaikan magangnya dengan baik. Penulis dipidahkan ke Buzzle, dimana Buzzle merupakan agensi periklanan yang bergerak di bidang digital marketing yaitu Creative Digital ads, Social Media Management, dan Creative Campaign/ Event Activation. Namun untuk meningkatkan brand awareness dan menciptakan brand positioning yang sesuai, Buzzle menjadikan media sosial mereka seperti Youtube, Instagram, dan TikTok untuk menengage target audiens yang ingin dituju, yaitu generasi milenial. Penulis harus bisa mencari trending topic yang sedang hangat dibicarakan, namun tidak melenceng
dengan guideline brand yang telah ditentukan. Buzzle merupakan brand yang baru saja dibuat oleh PT. Fortius Distribution Indonesia, namun sebelumnya Buzzle sudah pernah menghandle beberapa klien yang sukses didalam training business Buzzle.
Sebagai Social Media Specialist and Talent di brand Men’s Republic dan Buzzle, tentu penulis memiliki tanggung jawab dalam membuat content idea dan content planning yang nantinya akan di eksekusi dan di produksi menjadi konten yang dapat di konsumsi oleh target audiens, biasanya penulis menciptakan Content Idea dengan cara brainstorming dengan team Men’s Republic dan team Buzzle, setelah itu penulis membuatkan content plan dalam bentuk monthly editorial post (EDP).
Sebagai Social Media Specialist and Talent juga penulis memiliki tanggung jawab dalam menganalisis trend konten untuk video TikTok dan Youtube untuk generasi milenial, biasanya penulis juga bertugas dalam membuat content scrpt untuk shooting konten Youtube Buzzle dengan beberapa talent, setelah itu video akan diserahkan kepada editor untuk diedit semenarik mungkin, lalu video diupload ke Youtube oleh penulis sebaga SOCIAL MEDIA SPECIALIST and talent. Konten video youtube yang telah diupload, biasanya di edit Kembali oleh penulis sebagai SOCIAL MEDIA SPECIALIST and talent untuk dijadikan konten TikTok dan juga konten Instagram Reels.
PT. Fortius Distribution Indonesia sangan memperhatikan perkembangan kepribadian karyawannya, setiap bulan seluruh karyawan Fortius termasuk anak didik intern berkumpul untuk mengikuti seminar untuk mengembangkan kepribadian (self improvement) hal ini menunjukkan bahwa di PT. Fortius Distribution Indonesia juga merupakan perusahaan yang ingin belajar Bersama untuk mencapai tujuan yang ingin dituju Bersama
3.3 Uraian Pelaksanaan Kerja Magang 3.3.1. Content Planning
Dalam melakukan praktik kerja magang di Fortius, sebagai seorang Social Media Specialist and Talent, penulis memiliki beberapa tanggung jawab dalam menganalisis dan merancang sebuah Content Idea yang akan dipaparkan di media sosial brand Men’s Republic dan Buzzle. Menurut Saylor dan Alexander (1966) konten merupakan fakta, data, observasi, disain, presepsi, klasifikasi, dan pemecahan masalah yang telah menjadi pengalaman atau hasil pemikiran manusia yang terusun dalam bentuk ide- ide , konsep, prinsip, kesimpulan dan perencanaan solusi. Sedangkan pemaknaan Ide merupakan suatu gagasan atau tanggapan yang hanya terdapat dalam pikiran saja (Bertens,1999). Dalam merancang sebuah konten, penulis sebagai seorang Social Jenis
Pekerjaan
Uraian Kerja Minggu ke-
1 2 3 4 5 6 7 8 9 1 0
11 12 1 3
14 15 1 6 Content
Planning
Menganalisis dan merancang
Content Idea serta merencanakan konten yang dibuat dalam
bentuk Monthly
editorial ppsting (EDP)
Sosial Media Menggunakan platform media sosial seperti Youtube, Instagram dan TikTok dalam pembuatan dan upload konten
Tabel 1 : Tugas yang dilakukan
Media Specialist and Talent perlu memilah Trend Content yang akan dijadikan sebagai sebuah konten yang akan dikonsumsi oleh Target audiens. Dalam memilah Trend Content, penulis juga turut mengajak team brand Men’s Republic dan team brand Buzzle dalam memikirkan content Idea dan memilah Trend Content. Sebagai seorang Social Media Specialist and Talent, penulis wajib memikirkan konten yang cocok untuk target audiens yang ingin dituju, tak hanya itu, penulis harus dapat beradaptasi dengan trend yang sedang hangat dibicarakan oleh public. Menurut Maryati (2010) Trend merupakan suatu gerakan (kecenderungan) naik atau turun dalam jangka panjang, yang diperoleh dari rata–rata perubahan dari waktu ke waktu.
Setelah memikirkan Content Idea dengan brain storming Bersama team Men’s Republic dan team Buzzle, biasanya penulis mulai merencanakan untuk membuat content planning dalam bentu editorial posting Bersama team brand masing-masing.
Pada tahap ini, penulis membuat content planning berdasarkan content idea dan trend analysis Bersama para team brand Men’s republic dan Buzzle. Editorial posting (EDP) biasanya dibuat setiap bulan, dengan tujuan agar brand tetap memiliki jadwal postingan untuk setiap bulannya.
Sebagai Social Media Specialist and Talent, penulis dapat menjabarkan tahap- tahap content planning dengan tahap menurut (Barry, 2016) yaitu :
• Strategy First : tahap ini merupakan tahap brainstorming, dimana penulis biasanya melakukan brainstorming Bersama team brand Men’s Republic dan Buzzle melalui Zoom Ketika sedang WFH atau secara langsung. Ketika sedang brainstorming, penulis dan team membahas Content idea berdasarkan trend content analysis
Sumber : Dokumentasi Pribadi Penulis
• Strategy second (Idea Second): sebagai seorang Social Media Specialist and Talent, tentu penulis memiliki tanggung jawab dalam membuat editorial post calendar (EDP) setiap bulan. Hal tersebut biasanya dilakukan oleh penulis setelah melakukan brainstorming dengan team brand men’s Republic dan team Buzzle, hal ini biasanya penulis lakukan agar akun Instagram Republic dan Buzzle memiliki kegiatan untuk berinteraksi dengan para target audiensnya.
Gambar 3.1 : Brainstorming bersama team
Tak hanya itu biasanya penulis membuat EDP untuk merencanakan skrip Youtube yang akan dibuat untuk shooting konten Buzzle yang dilakukan setiap hari Kamis.
Sumber : Dokumentasi Pribadi ( G-sheet penulis )
Gambar 3. 1 Contoh EP Youtube
Sumber : Dokumentasi Pribadi ( G-sheet penulis )
• Campaign Thrid : pada tahap ini, penulis mengeksekusi konten yang telah dijadwalkan melalui EDP dalam bentuk sebuah postingan yang sesuai dengan target audiens.
3.3.2 Social media Management
Media sosial merupakan media yang terdiri atas tiga bagian, yaitu : Insfrastruktur informasi dan alat yang digunakan untuk memproduksi dan mendistribusikan isi media, Isi media dapat berupa pesan-pesan pribadi, berita, gagasan, dan produk-produk budaya yang berbentuk digital, Kemudian yang memproduksi dan mengkonsumsi isi media dalam bentuk digital adalah individu, organisasi, dan industri. (N. Howard dan M.R Parks , 2012). Fortius merupakan salah satu perusahaan yang mengandalkan media sosial dalam memasarkan brand serta produknya kepada target audiensnya. Tak hanya sebagai sarana pemasaran, Fortius menggunakan media sosial untuk memberikan informasi kepada target audiensnya.
Dalam mengelola media sosial brand Men’s Republic dan Buzzle, penulis dapat menggunakan teori proses atau tahapan yang ada pada tahap konten pemasaran yang dikembangkan oleh (Georgieva & Djoukanova, 2014) yaitu :
Content Planning, tahap ini merupakan tahap dimana perusahaan harus dapat menentukan target sasarannya dengan jelas kedalam sebuah segmentasi atau target pasar dalam mendistribusikan nilai pelanggannya. Hal ini dapat kita liat dalam kegiatan content planning yang sudah penulis paparkan diatas, bahwa dalam proses perancangan content planning, penulis dan team brand Men’s Republic dan Buzzle sangat memilah dan menganalisis konten yang akan dibuat agar dapat sesuai dengan target audiens yang sesuai dengan brand Men’s Republic dan
Gambar 3. 2 EDP Men's Republic
Sumber : Dokumentasi Pribadi Penulis ( Screenshoot G-sheet) Gambar 3. 3 Contoh EDP Men's Republic Bulan Agustus
• Content Creation, ini merupakan suatu tahap dimana sebuah konten yeng relevan dibuat sesuai dengan kebutuhan audiensnya, ini merupakan tahap dimana seorang SOCIAL MEDIA SPECIALIST and talent membuat konten yang telah dipersiapkan secara matang untuk dikonsumsi oleh audiensnya.
Dalam proses ini, biasanya penulis membuat konten visual untuk Instagram Buzzle di Canva, selain itu penulis juga membuat konten video untuk Buzzle, yang nantinya akan diunggah di Youtube Buzzle, proses pembuatan konten Video Youtube memerlukan persiapan dan waktu yang sangat Panjang dan matang, biasanya penulis mengundang beberapa talent yang sesuai dengan topik atau tema konten serta talent yang mau diajak untuk membuat video konten Youtube untuk Buzzle. Setelah itu penulis menyiapkan script video terlebih dahulu untuk diproduksi sebelum video tersebut akan diupload di Youtube Buzzle Adegan Video yang menarik akan di edit dan di cut untuk di upload di Youtube dan TikTok Buzzle.
Dalam pembuatan konten Video TikTok Men’s Republic, biasanya penulis membuat script untuk voice over video TikTok “Berani Melangkah”. Konten “Berani Melangkah” ini merupakan konten andalah Men’s Republic yang sering masuk ke FYP TikTok, konten ini menceritakan tentang kisah perjuangan orang yang telah sukses serta dapat menginspirasi para audiensnya, dalam proses pembuatannya, penulis biasanya mengumpulkan foto dan cuplikan video orang yang akan diceritakan di konten “ Berani Melangkah”. Selainmembuat konten “Berani Melangkah” tak hanya itu, penulis juga membuat konten Mix and Match Outfit Bersama sepatu best seller Men’s Republic
Sumber : Dokumentasi Pribadi Penulis ( Screenshoot Google Docs) Gambar 3. 4 Script Berani Melangkah (TikTok Men's Republic)
Sumber : Dokumentasi Pribadi Penulis ( Screenshoot Google Docs)
Sumber : Dokumentasi Pribadi Penulis Gambar 3. 5 Talent Brief untuk Youtube Buzzle
Gambar 3. 6 Proses Pembuatan konten Youtube Buzzle
Sumber : Dokumentasi Pribadi ( screenshot canva)
• Content Distribution. Ini merupakan tahap dimana konten yang telah dibuat akan di distribusikan kepada audiens yang ingin dituju. pada tahap ini penulis mendistribusikan konten yang telah dibuat dengan cara di upload ke Youtube, TikTok dan Instagram. Dalam proses pengupload video TikTok Buzzle, biasanya penulis bertanggung jawab dengan stok video Youtube yang akan diupload ke TikTok Buzzle, tak hanya itu, biasanya penulis juga mengedit video Youtube terlebih dahulu sebelum konten tersebut di upload ke TikTok Gambar 3. 7 Proses Pembuatan Konten Instagram Buzzle di Canva
Sumber : Dokumentasi Pribadi Penulis
Sumber : Dokumentasi Pribadi Penulis
Gambar 3. 8 Konten Men's Republic yang telah diupload di TikTok
Gambar 3. 9 Konten Buzzle yang telah diupload di Instagram dan TikTok
3.2.4 Solusi atas kendala yang ditemukan
Ketika melakukan praktik kerja magang di PT. Fortius Distribution Indonesia, penulis mengalami kendala yang dialami Ketika melakukan proses kerja magang pada PT Fortius Distribution Indonesia adalah sebagai berikut:
a. Masa pendemik merupakan masa terberat bagi seluruh industri yang ada di Indonesia, begitu pun dalam proses kerja magang di PT. Fortius Distribution Indonesia, penulis memiliki beberapa kendala seperti missed communication, sehingga penulis harus terpaksa mengulang Kembali konten yang harus dirancang dan di buat. Selain itu, percepatan trend juga membuat penulis sebagai SOCIAL MEDIA SPECIALIST and talent harus terburu- buru dalam mengupload konten.
b. Karena ada perpindahan team brand Men’s Republic ke team Buzzle, membuat penulis harus Kembali beradaptasi dengan konten yang baru dengan target audiens yang baru dalam pembuatannya.
c. Jadwal penulis yang sangat padat, sehingga agak sulit untuk mengatur waktu dalam mengupload konten tepat waktu.
Sedangkan solusi yang penulis temukan adalah :
a. Untuk menghindari terjadinya missed communication dalam berkomunikasi dengan team brand Men’s Republic dan team Buzzle pada saat WFH (Work From Home), penulis berusaha aktif dalam proses brainstorming dan meeting progress serta aktif dalam memastikan konten yang ingin dibuat.
b. Dalam menghilangkan rasa rancu Ketika pembuatan konten, penulis berusaha aktif dalam memastikan tema konten yang ingin dibuat serta target audiens yang ingin dituju.
c. Penulis berusaha mengatur waktu dengan baik serta membantu mempelajari editing video agar dapat mempersingkat waktu.