Katalog BPS : 12010056410
Badan Pusat Stati sti k
Kabupaten Tana Ti dung 2010- 2014
Rencana Strategis
R R e e n n c c a a n n a a S S t t r r a a t t e e g g i i s s Ba B ad da an n Pu P us s at a t S St ta at ti i st s ti ik k Ka K ab bu up pa at te en n T T an a na a Ti T id du un ng g 20 2 01 10 0- -2 20 01 14 4
Katalog BPS : 12010056410 Ukuran Buku : 17 cm x 24 cm Jumlah Halaman : 37 halaman
Naskah:
BPS Kab. Tana Tidung
Gambar Kulit:
BPS Kab. Tana Tidung
Diterbitkan Oleh:
Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Tidung
Boleh dikutip dengan menyebutkan sumbernya
Kata Pengantar
Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Tidung operasional sejak tahun 2012 sehingga Rencana Strategis Badan Pusat Statistik (Renstra BPS) Kabupaten Tana Tidung dibangun untuk periode tahun 2012-2014, merupakan rencana pembangunan di bidang statistik selama tiga tahun ke depan yang disusun dengan mempertimbangkan perubahan lingkungan strategis, terutama yang menyangkut potensi, peluang, tantangan, dan permasalahan BPS. Renstra dirumuskan untuk menjadi pedoman dan arahan bagi seluruh jajaran BPS Kabupaten Tana Tidung dan para pemangku kepentingan dalam upaya mencapai sasaran-sasaran pembangunan statistik yang telah ditetapkan.
Untuk menjamin keberhasilan pelaksanaannya dimana BPS Kabupaten Tana Tidung ikut mengemban Visi BPS 2010-2014 yaitu: “Pelopor data statistik terpercaya untuk semua” maka akan dilakukan evaluasi setiap tahun. Apabila diperlukan dan dengan memperhatikan kebutuhan dan perubahan lingkungan strategis, dapat dilakukan usulan perubahan/revisi muatan Renstra termasuk indikator-indikator kinerjanya.
Tideng Pale, Juni 2012 Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Tidung,
Gandi Wilyanto, S.ST
Daftar Isi
Kata Pengantar... i
Daftar Isi ... ii
Daftar Tabel... iii
BAB I. PENDAHULUAN ... 1
A. Latar Belakang ... 1
B. Kondisi Umum ... 2
C. Potensi dan Permasalahan ... 3
C.1. Potensi yang Dimiliki ... 3
C.2. Permasalahan yang Dihadapi ... 5
BAB II. VISI, MISI, DAN TUJUAN BPS... 7
A. Visi BPS ... 7
B. Misi BPS... 8
C. Tujuan... 9
D. Sasaran Strategis BPS Tana Tidung...10
BAB III. STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN ...11
A. Strategi dan Arah Kebijakan Nasional dan Kab. Tana Tidung ...11
B. Strategi dan Arah Kebijakan BPS Kab. Tana Tidung ...12
B.1. Strategi...12
B.2. Arah Kebijakan ...16
C. Program dan Kegiatan ...18
BAB IV. PENUTUP ...23 LAMPIRAN:
Lampiran 1: Target Pembangunan Untuk tahun 2012-2014 Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Tidung
Lampiran 2: Kebutuhan Pendanaan Pembangunan Untuk tahun 2012-2014 Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Tidung
Lampiran 3: Sistem Statistik Nasional
Daftar Tabel
Tabel 1 : Indikator Kegiatan Prioritas BPS KTT 2012-2014 ...20 Tabel 2 : Alokasi Anggaran Menurut 2012-2014 Menurut Program (Rp) ...22
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tana Tidung merupakan instansi vertikal yang berada di wilayah Kabupaten Tana Tidung Provinsi Kalimantan Timur mempunyai tugas melaksanakan operasional lapangan dalam rangka mendapatkan data statistik yang lengkap, akurat, dan tepat waktu untuk mendukung ketersediaan data dan informasi statistik nasional, disamping itu juga memiliki tugas memenuhi kebutuhan data dan informasi statistik baik tingkat regional provinsi Kalimantan Timur maupun regional Kabupaten Tana Tidung.
Data dan informasi statistik yang berkualitas merupakan rujukan bagi upaya perumusan kebijakan dalam menyusun perencanaan, melakukan pemantauan dan mengevaluasi program-program agar sasaran-sasaran yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan tepat, sehingga tujuan pembangunan, diantaranya untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat, dapat dicapai dengan efektif.
Dalam Peraturan Presiden No. 5 tahun 2010 ditetapkan bahwa Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Nasional Tahun 2010-2014 merupakan penjabaran dari visi, misi, dan program Presiden hasil Pemilihan Umum Tahun 2009. Dengan demikian, Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2010-2014 yang disusun Kementerian/ Lembaga harus mangacu kepada RPJM Nasional 2010-2014.
Perpres No 5 Tahun 2010 juga mengatur kewajiban Kementerian/ Lembaga untuk menyusun Rencana Strategis 2010-2014 dengan menyusun visi dan misi Kementerian/Lembaga yang diselaraskan dengan visi dan misi RPJMN 2010-2014.
Dengan adanya Renstra sebagai dasar menyusun rencana kerja tahunan Kementerian/Lembaga maka pelaksanaan program dan kegiatan akan menjadi lebih terarah, efektif, dan efisien.
Mengingat BPS Kabupaten Tana Tidung baru operasional sejak tahun 2012, maka periode Renstra BPS Kabupaten Tana Tidung adalah tahun 2012-2014.
Rencana Strategis Badan Pusat Statistik (Renstra BPS) Kabupaten Tana Tidung Tahun 2010-2014 disusun berlandaskan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, Renstra BPS Tahun 2010-2014, RPJMD Kabupaten Tana Tidung 2010-2014, dengan memperhatikan masukan dari para pemangku kepentingan (stakeholders).
Untuk mencapai sasaran-sasaran kegiatan perstatistikan yang telah ditetapkan dalam Renstra perlu dijabarkan secara lebih rinci ke dalam dokumen rencana tahunan melalui Rencana Kerja Kementerian/Lembaga (Renja K/L).
Ketersediaan data dan informasi statistik yang beragam, tepat waktu, dan makin cepat disajikan merupakan tuntutan permintaan masyarakat dewasa ini. Hal ini merupakan tantangan bagi BPS dan para penyelenggara kegiatan statistik untuk selalu meningkatkan mutu penyediaan data dan informasi statistik sekaligus mutu pelayanannya.
Sebagai lembaga vertikal yang berada di daerah, BPS Kabupaten Tana Tidung perlu mengembangkan ketersediaan data dan informasi statistik regional yang beragam dengan mempertimbangkan pada kearifan lokal daerah. Dasar hukum dalam pemenuhan kebutuhan statistik regional untuk keperluan pemerintah daerah adalah Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan statistik.
Dalam rangka mendukung Visi dan Misi BPS, maka BPS Kabupaten Tana Tidung menyusun strategi operasional pelaksanaan kegiatan lapangan di bidang statistik yang dituangkan dalam Renstra BPS Kabupaten Tana Tidung 2010 – 2014.
B. Kondisi Umum
Upaya mendukung Kebutuhan Statistik Nasional dan daerah dalam kerangka Sistem Statistik Nasional (SSN) yang bertujuan untuk :
(a) agar para penyelenggara kegiatan statistik memanfaatkan sumber daya yang tersedia secara optimal;
(b) menghindari kemungkinan terjadinya duplikasi kegiatan oleh para penyelenggara statistik; dan
(c) agar tercipta suatu Sistem Statistik Nasional yang handal, efektif, dan efisien.
Maka BPS Kabupaten Tana Tidung melakukan koordinasi dan kerjasama dengan instansi pemerintah dan masyarakat, dengan mengoptimalkan penerapan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Peningkatan jejaring tersebut mendorong kemudahan akses data dan informasi Statistik bagi semua pihak.
Sebagai instansi yang berada di daerah, BPS Kabupaten Tana Tidung pun akan
melalui pengembangan statistik daerah.
BPS Kabupaten Tana Tidung mendukung BPS RI demi tersedianya data dalam menyampaikan hasil kegiatan statistik kepada masyarakat melalui penerbitan publikasi yang meliputi informasi statistik penting seperti, pertumbuhan ekonomi, produksi padi dan palawija, angka kemiskinan, dan pengangguran. Selain itu BPS juga melakukan diseminasi data dan informasi statistik baik melalui media cetak maupun elektronik.
Dalam mendukung terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa dilakukan pengawasan terhadap penggunaan anggaran yang menjadi tanggungjawab BPS secara intensif guna mencegah pemborosan sumber daya.
Pengawasan dilakukan dengan meningkatkan pembinaan terhadap pengelolaan administrasi keuangan dan barang dalam rangka mempertahankan tertib administrasi dan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terhadap Laporan Keuangan.
Disamping melaksanakan kegiatan-kegiatan yang telah digariskan oleh BPS RI, sebagai instansi vertikal yang ada di daerah, BPS Kabupaten Tana Tidung juga berupaya terlibat dalam kegiatan-kegiatan Pemerintah Kabupaten Tana Tidung yang berhubungan dengan kegiatan pendataan serta pemenuhan kebutuhan data yang dibutuhkan oleh pihak Pemerintah Kabupaten Tana Tidung. Kegiatan-kegiatan tersebut diantaranya adalah:
a. Sebagai anggota Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan b. Sebagai anggota Tim Koordinasi Penyaluran Beras Miskin (Raskin)
c. Penyediaan data dalam rangka Penyusunan LKPJ Bupati dan penyusunan Arah Kebijakan Umum berupa data-data indikator makro yang dibutuhkan sebagai bahan evaluasi hasil pembangunan dan perencanaan pembangunan.
C. Potensi dan Permasalahan C.1. Potensi yang Dimiliki
BPS Kabupaten Tana Tidung merupakan bagian integral dari BPS Republik Indonesia secara keseluruhan, melalui Peraturan Presiden Nomor 86 tahun 2007 ditegaskan bahwa BPS Provinsi dan BPS Kabupaten/Kota merupakan instansi vertikal, oleh karena itu penyelenggaraan kegiatan statistik, terutama untuk menyediakan dan memberikan pelayanan data dan informasi statistik dasar terjamin dan dibawah koordinasi BPS Republik Indonesia secara vertikal.
Semenjak bergulirnya implementasi otonomi daerah, kebutuhan Pemerintah
Daerah akan data dan informasi statistik makin menguat sebagai bahan perencanaan, akselerasi dan intervensi program sehingga menempatkan BPS Kabupaten Tana Tidung pada posisi strategis. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (EPPD) yang memuat sejumlah indikator kunci sebagai bahan evaluasi kinerja penyelenggaraan otonomi daerah, memerlukan ketersediaan data dan informasi statistik pada tingkat wilayah pemerintahan terkecil, dengan didukung Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 51 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Statistik mendorong peran BPS Kabupaten Tana Tidung dalam penyelenggaraan statistik regional yang belum tersedia di BPS.
Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah (Pusat), Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota, BPS Kabupaten Tana Tidung menjadi Badan yang bertanggungjawab dalam penyediaan data dan informasi statistik dasar, serta menjalankan fungsi koordinasi dan pembinaan terhadap pelaksanaan statistik sektoral oleh Pemerintah Kabupaten Tana Tidung yang tetap mengacu pada Peraturan Kepala BPS Nomor 9 Tahun 2009 tentang Penyelenggaraan Statistik Sektoral oleh Pemerintah Daerah yaitu dengan menetapkan Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK).
Secara kelembagaan BPS Kabupaten Tana Tidung memiliki Kordinator Statistik Kecamatan (KSK) sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari BPS Kabupaten Tana Tidung yang berfungsi melakukan kegiatan dan mengkoordinir kegiatan Statistik pada level kecamatan.
Fasilitas mutakhir dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang memadai dan terus dikembangkan BPS Republik Indonesia sangat potensial untuk menunjang kegiatan BPS Kabupaten Tana Tidung, sehingga mendukung proses peningkatkan kualitas dan mempercepat ketersediaan data informasi statistik.
Dengan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan oleh BPS Republik Indonesia untuk Sumber Daya Manusia (SDM) secara berkala meningkatkan kompetensi SDM penyelenggara Statistik di BPS Kabupaten Tana Tidung.
Peningkatan permintaan data statistik selain pemerintah menunjukan bahwa data dan informasi statistik makin dibutuhkan semua unsur masyarakat.
C.2. Permasalahan yang Dihadapi
Permasalahan BPS Kabupaten Tana Tidung yang terfokus pada kegiatan operasional pelaksanaan lapangan dalam rangka mendapatkan data statistik berkualitas, menghadapi permasalahan internal maupun eksternal. Permasalahan internal yang menonjol adalah keterbatasan sumber daya manusia (SDM) statistik yang profesional dan kompeten sesuai dengan bidang tugasnya. Selain itu keterbatasan sarana dan prasarana gedung kantor yang dimiliki BPS Kabupaten Tana Tidung masih belum memadai untuk melaksanakan fungsi secara optimal termasuk dalam pelayanan pengguna data.
Permasalahan internal lain adalah berkaitan dengan ketersediaan data di BPS Kabupaten Tana Tidung dalam kaitannya dengan upaya pemenuhan kebutuhan data terutama bagi pihak Pemerintah Kabupaten. Pihak Pemerintah Kabupaten membutuhkan data-data indikator makro yang up to date yang diperlukan untuk bahan evaluasi pembangunan, sementara data-data yang dibutuhkan tersebut tidak tersedia secara dini (memiliki time lag yang cukup lama). Selain itu data yang dibutuhkan tersebut juga ada yang penghitungannya atau pengolahan datanya dilakukan di BPS RI seperti data Susenas, data IPM serta data Indeks Kemahalan Konstruksi sehingga pemenuhan datanya harus menunggu waktu dikeluarkannya data tersebut secara resmi dari BPS RI yang tentu saja memerlukan waktu yang cukup lama.
Permasalahan eksternal yang menonjol adalah rendahnya kesadaran responden, baik rumahtangga, perusahaan, maupun lembaga dalam memberikan informasi dengan benar. Hal ini menyebabkan kualitas data dan response rate yang rendah.
Permasalahan eksternal lain adalah belum terpenuhinya peningkatan kebutuhan ragam data dan informasi statistik wilayah kecil, termasuk data mikro.
Hal ini muncul sebagai akibat dari diimplementasikannya kebijakan otonomi daerah. Untuk memenuhi kebutuhan data yang demikian, BPS terkendala dengan Undang-undang No. 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang tidak memperkenankan BPS menyajikan data individu. Sementara itu, ada pula anggapan masyarakat bahwa BPS adalah sumber dari segala sumber informasi. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang tugas pokok dan fungsi BPS.
Pembinaan dan koordinasi antar instansi belum optimal, sehingga instansi sebagai salah satu sumber data kompilasi BPS belum mengikuti kaidah statistik yang digunakan BPS.
Permasalahan penting lainnya adalah kurangnya pemahaman pengguna data terhadap data dan informasi statistik yang dihasilkan BPS, sehingga intepretasi informasi statistik menjadi bias.
BAB II
VISI, MISI, DAN TUJUAN BPS
A. Visi BPS
Visi BPS Kabupaten Tana Tidung mengacu pada Visi BPS RI 2010-2014 yang dibangun dengan memperhatikan berbagai kekuatan dan kelemahan internal serta peluang dan tantangan yang dihadapi dari pihak luar dengan landasan pemikiran proaktif. Pembangunan nasional di bidang statistik diarahkan agar mampu mengakomodasi berbagai tantangan yang berkembang, seperti reformasi yang mendukung keterbukaan informasi, otonomi daerah yang mengandung tantangan keragaman data dan informasi statistik pada tingkatan wilayah kecil, perkembangan teknologi informasi yang mengarah kepada peningkatan kemudahan akses masyarakat akan data dan informasi, serta memperhatikan kesiapan SDM penyelenggara statistik dan kecenderungan pembatasan akses terhadap data dari responden/obyek kegiatan statistik.
Dengan mempertimbangkan berbagai hal tersebut, maka BPS Kabupaten Tana Tidung ikut mengemban Visi BPS 2010-2014 adalah sebagai berikut:
“Pelopor data statistik terpercaya untuk semua”
“The Agent of trustworthy statistical data for all”
BPS adalah lembaga pemerintah yang mempunyai tugas pokok menyediakan dan melakukan koordinasi ketersediaan data dan informasi statistik pada lingkup nasional maupun daerah. Kata “pelopor” mempunyai makna bahwa BPS sebagai pencetus ide penyedia statistik terpercaya, sekaligus sebagai pelaku dalam penyediaan statistik terpercaya. Kata “data statistik yang terpercaya” yaitu statistik yang menggambarkan keadaan yang sebenarnya. Kata “untuk semua”
dimaksudkan bahwa semua pihak mempunyai hak yang sama untuk mengakses data BPS (impartial). Dengan visi tersebut eksistensi BPS sebagai penyedia data dan informasi statistik menjadi semakin penting, karena dapat dipercaya semua pihak. BPS bukan hanya bagian dari pemerintah, tapi juga bagian dari keseluruhan masyarakat dan aspek kehidupan. Di samping itu, visi ini juga memberikan ruang yang cukup bagi peran serta berbagai pihak untuk ikut serta dalam menyediakan, memanfaatkan, dan menggunakan data dan informasi statistik.
Selain itu dengan visi ini BPS Kabupaten Tana Tidung mendukung Visi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tana Tidung yaitu:
”MEWUJUDKAN KABUPATEN TANA TIDUNG SEBAGAI SENTRA AGROINDUSTRI PERTANIAN DAN PERIKANAN BERBASIS MASYARAKAT”
Proses penyediaan data dan informasi statistik yang dihasilkan BPS menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat yang disebarluaskan melalui berbagai media dan berbagai cara agar pemanfaatannya berdaya jangkau luas, di dalam maupun di luar negeri.
B. Misi BPS
Pernyataan misi merupakan penjabaran serta rencana pelaksanaan program dan kegiatan agar mampu mencapai visi yang sudah ditetapkan.
Berdasarkan visi tersebut, maka BPS Kabupaten Tana Tidung turut mendukung misi BPS yang meliputi:
1 Memperkuat landasan konstitusional dan operasional lembaga statistik untuk penyelenggaraan statistik yang efektif dan efisien;
2 Menciptakan insan statistik yang kompeten dan profesional, didukung pemanfaatan teknologi informasi mutakhir untuk kemajuan perstatistikan Indonesia;
3 Meningkatkan penerapan standar klasifikasi, konsep dan definisi, pengukuran, dan kode etik statistik yang bersifat universal dalam setiap penyelenggaraan statistik;
4 Meningkatkan kualitas pelayanan informasi statistik bagi semua pihak; dan 5 Meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi kegiatan statistik yang
diselenggarakan pemerintah dan swasta, dalam kerangka Sistem Statistik Nasional (SSN) yang efektif dan efisien.
Misi pertama merujuk pada filosofi dasar bahwa untuk mewujudkan visi, BPS memerlukan landasan hukum yang kuat. BPS Kabupaten Tana Tidung mendukung pentingnya peninjauan kembali Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik.
Misi kedua, SDM dan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) menjadi dua pilar penting dalam penyelenggaraan SSN. BPS Kabupaten Tana Tidung mendorong dan memberi kesempatan pegawainya untuk mengikuti pendidikan dan latihan yang diselenggarakan BPS atau institusi lain, termasuk melanjutkan studi terutama
menghasilkan SDM yang profesional di bidang statistik dan komputasi statistik. BPS Kabupaten Tana Tidung juga turut mengoptimalkan pemanfaatan TIK demi suksesnya penyelengaraan SSN
Misi ketiga, BPS dalam menyelenggarakan statistik nasional mengacu pada 10 prinsip dasar yang direkomendasi PBB, yang di antaranya bahwa BPS harus menghasilkan data yang didasarkan pada metodologi yang dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. BPS Kabupaten Tana Tidung melaksanakan Standar Operasional dan Prosedur (SOP) yang ditentukan BPS
Misi keempat, BPS sebagai pelayan publik dituntut untuk memberikan pelayanan prima dan sebagai instansi vertikal yang berada di daerah BPS Kabupaten Tana Tidung dituntut untuk mampu menyediakan data yang berkualitas bagi kepentingan pemerintah daerah dalam melakukan perencanaan dan evaluasi hasil pembangunan. Misi ini menjadi bagian penting dan strategis dalam mewujudkan visi BPS, yaitu sebagai pelopor data statistik terpercaya untuk semua.
Misi kelima, BPS Kabupaten Tana Tidung sebagai pendukung terlaksananya SSN, perlu melakukan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi dengan efektif dan efisien.
C. Tujuan
Undang-undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik mengamanatkan BPS untuk menyediakan data dan informasi statistik pada skala nasional maupun regional, serta melakukan koordinasi, integrasi, sinkronisasi, dan standarisasi dalam penyelenggaraan statistik.
Tujuan utama dalam pembangunan nasional di bidang statistik lima tahun ke depan adalah meningkatkan ketersediaan data dan informasi statistik yang berkualitas serta pelayanan prima dalam rangka mewujudkan SSN yang andal, efektif, dan efisien. Untuk itu, BPS Kabupaten Tana Tidung perlu meningkatkan koordinasi dengan instansi terkait, integrasi, sinkronisasi, dan standardisasi kegiatan statistik.
Dalam rangka mengantisipasi lingkungan strategis yang berkembang, maka BPS Kabupaten Tana Tidung turut serta dalam pembangunan statistik yang dilakukan melalui reformasi birokrasi dengan menerapkan program Statcap CERDAS (Statistical Capacity Building – Change and Reform for Development of Statistics). Empat pilar reformasi birokrasi dilakukan dalam periode 2012-2014, meliputi: (i). Peningkatan kualitas data, (ii). Pembinaan dan peningkatan kualitas
sumber daya manusia, (iii). Penguatan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) serta sarana kerja, dan (iv). Penguatan kelembagaan dan hubungan dengan sumber data dan pengguna data.
D. Sasaran Strategis BPS Kabupaten Tana Tidung
Sasaran strategis BPS Kabupaten Tana Tidung secara ringkas dapat dirumuskan sebagai berikut:
1 Meningkatnya respon rate pendataan dalam mendukung ketersediaan data dan informasi statistik yang lengkap, akurat, dan tepat waktu di seluruh bidang pembangunan serta meningkatkan pelayanan bagi pengguna data dan informasi statistik;
2 Meningkatnya disiplin pegawai dalam kerangka mewujudkan good governance serta meningkatkan pengawasan dan akuntabilitas kinerja aparatur BPS;
3 Meningkatnya kapasitas SDM dalam pengetahuan, penguasaan ilmu, dan teknologi informasi mutakhir guna menyempurnakan kualitas pengumpulan, pengolahan dan diseminasi statistik;
4 Terbangunnya jejaring dengan stakeholders dalam rangka menghasilkan data dan informasi statistik yang berkualitas dan mendukung terwujudnya SSN;
dan
5 Terwujudnya pembangunan sarana dan prasarana gedung kantor yang representatif.
Keberhasilan pencapaian sasaran strategis BPS Kabupaten Tana Tidung dapat diukur dengan berbagai indikator utama, seperti meningkatnya kepercayaan pengguna data terhadap data dan informasi statistik yang dihasilkan, kemudahan akses pengguna dalam memperoleh data dan informasi statistik secara cepat, terpenuhinya kebutuhan sarana dan prasarana pendukung, khususnya dalam rangka pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), serta keberhasilan pengelolaan akuntabilitas administrasi keuangan dan kinerja dengan menguatkan opini “wajar tanpa pengecualian” terhadap Laporan Keuangan.
BAB III
STRATEGI DAN ARAH KEBIJAKAN
A. Strategi dan Arah Kebijakan Nasional dan Kabupaten Tana Tidung
Prioritas pembangunan jangka menengah di bidang data dan informasi statistik adalah peningkatan kualitas statistik nasional. Kualitas data diukur dalam enam dimensi, yaitu akurat, relevan, tepat waktu/timeliness, mudah diakses/accessibility, koheren/coherence yang berarti konsisten antarsektor dan antarperiode dan spasial, serta mudah diinterpretasi/interpretability.
Untuk mewujudkan sasaran tersebut dirumuskan tiga langkah; (1) peningkatan kualitas data, (2) peningkatan penerapan teknologi informasi dan komunikasi (TIK), dan (3) peningkatan kapasitas SDM dan penataan kelembagaan.
Statistik bermutu tinggi dan dapat diandalkan yang dihasilkan secara tepat waktu merupakan bagian esensial dalam proses perumusan suatu kebijakan. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya kualitas data dan informasi statistik ekonomi, meningkatnya kualitas data dan informasi statistik kesejahteraan rakyat, meningkatnya manajemen survei, meningkatnya metodologi survei, meningkatnya dan berkembangnya analisis statistik, meningkatnya hubungan dengan pengguna data meningkatnya efektivitas dan efisiensi diseminasi data dan informasi statistik, serta meningkatnya penerapan teknologi informasi dan komunikasi. Peningkatan kualitas data dan informasi statistik selama ini baru terfokus kepada perbaikan metodologi dan teknis statistik. Saat ini perbaikan yang dilakukan diharapkan mulai menyentuh seluruh aspek seperti penelaahan kembali proses ketatalaksanaan (business process review), pengembangan kapasitas TIK, dan peningkatan kapasitas dan kemampuan SDM serta penataan kelembagaan. Keberhasilan upaya peningkatan kualitas data dan informasi statistik ini tidak terlepas dari dukungan dan peranan TIK, yang diwujudkan melalui pembangunan arsitektur dan kerangka TIK dan manajemen informasi. Hal ini ditunjukkan dengan meningkatnya penggunaan TIK statistik. Keberhasilan peningkatan kualitas data dan informasi statistik juga sangat memerlukan dukungan dan peranan dari SDM. Hal ini menunjukkan meningkatnya kapasitas dan kemampuan tenaga statistik di pusat maupun daerah.
Pembangunan kapasitas dan penyediaan data dan informasi statistik nasional direncanakan akan dilakukan melalui sebuah program teknis kestatistikan, yaitu program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik. Program ini akan menjadi sebuah rencana kerja institusi penyedia data dan informasi statistik, baik di pusat maupun daerah.
Kebijakan umum Kabupaten Tana Tidung dalam mewujudkan visi dan misi Kabupaten Tana Tidung yang meliputi :
1. Meningkatkan SDM yang berkualitas dan berdaya saing;
2. Menyediakan sarana dan prasarana serta infrastruktur, fasilitas umum dan fasilitas sosial;
3. Memberikan pelayanan publik yang cepat, mudah, murah, adil dan transparan;
4. Memanfaatkan dan memberdayakan potensi sumber daya alam, tata ruang, dan pengelolaan lingkungan hidup yang bijaksana, adil, dan berkelanjutan;
5. Mengembangkan budaya dan pariwisata yang berbasis lokal;
6. Menjamin keamanan, sadar hukum, sebagai dasar tercapainya masyarakat yang adil dan sejahtera;
7. Membangun kemitraan antardaerah di wilayah utara Kalimantan Timur;
8. Membangun dan memberdayakan sentra agroindustri dalam arti luas, yang meliputi : pertanian tanaman pangan, hortikultura, peternakan, perkebunan, kehutanan dan perikanan.
Dalam menjalankan kebijakan umum pemerintah, perlu adanya data dan informasi statistik yang dapat digunakan sebagai tolok ukur evaluasi kinerja pemerintah dan bahan perencanaan pembangunan berkelanjutan.
B. Strategi dan Arah Kebijakan BPS Kabupaten Tana Tidung B.1. Strategi
Berdasarkan visi, misi, tujuan, dan sasaran yang telah ditetapkan, serta mengacu pada strategi pembangunan nasional di bidang statistik dalam RPJM Nasional, maka BPS menetapkan strategi-strategi yang merupakan serangkaian aktivitas utama untuk mencapai sasaran-sasaran proses. Strategi-strategi tersebut diuraikan untuk setiap sasaran proses dan dikelompokan dalam tiga bidang yang meliputi:
b) Strategi Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
c) Strategi Bidang Peningkatan Kapasitas dan Kemampuan SDM.
BPS Kabupaten Tana Tidung sebagai instansi vertikal yang ada di daerah memiliki strategi yang merupakan penjabaran dari strategi BPS Republik Indonesia yang lebih bersifat operasional pelaksanaan lapangan
I. Strategi Bidang Peningkatan Kualitas Data dan Keragaman Data
Strategi ini merupakan sarana untuk mencapai apa yang diharapkan dari misi ketiga dan keempat BPS. Misi ketiga BPS yaitu melaksanakan penerapan standar klasifikasi, konsep dan definisi, pengukuran, dan kode etik statistik yang bersifat universal dalam setiap penyelenggaraan statistik. Misi keempat BPS yaitu meningkatkan kualitas pelayanan informasi statistik bagi semua pihak. Strategi ini diarahkan untuk mencapai sasaran strategis dalam rangka penguatan sistem data dan informasi statistik. Adapun tujuan strategi ini adalah untuk mengoptimalkan kualitas data dan informasi statistik yang dihasilkan oleh BPS.
Strategi BPS Kabupaten Tana Tidung terdiri atas beberapa rangkaian aktivitas utama untuk mencapai sasaran prioritas. Adapun sasaran dan strategi-strategi tersebut diuraikan di bawah ini:
a) Sasaran-1: Meningkatkan Kualitas dan Keragaman Data dan informasi statistik Ekonomi.
Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagaiberikut:
1. Melaksanakan Standar Operasional dan Prosedur (SOP) yang ditetapkan dalam kegiatan Sensus Pertanian 2013;
2. Mengaplikasikan Sistem Neraca Nasional Indonesia berdasarkan System of National Account (SNA) 2008 untuk penyusunan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) di BPS Kabupaten Tana Tidung.
3. Melaksanakan pengumpulan data dasar yang diperlukan bagi penerapan SNA 2008.
4. Melakukan koordinasi dengan penyelenggara statistik sektoral guna meningkatkan kualitas data dari instansi sektoral.
5. Melakukan perubahan tahun dasar PDRB dari tahun 2000 menjadi tahun 2010 agar statistik PDRB menggambarkan pertumbuhan ekonomi yang reliable;
6. Menjalankan SOP Sensus dan Survei Rutin Kegiatan Pengumpulan data, pengawasan, pengolahan dan penyajian statistik ekonomi.
b) Sasaran-2: Meningkatkan Kualitas Data dan Informasi Statistik Sosial dan Kesejahteraan Rakyat.
Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1. Menerapkan SOP kegiatan pendataan, pengawasan, pengolahan Survei statistik sosial dan kesejahteraan rakyat.
c) Sasaran-3: Meningkatkan Manajemen Survei
Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1. Memperbaiki response rate;
2. Meningkatkan monitoring/pemantauan pengumpulan data
d) Sasaran-4: Meningkatkan dan Mengembangkan Analisis Statistik.
Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1. Meningkatkan keragaman publikasi statistik;
2. Menyusun Statistik Daerah lebih berkualitas.
e) Sasaran-5: Meningkatkan Hubungan dengan Pengguna Data.
Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1. Meningkatkan layanan statistik untuk stakeholders;
2. Membangun jejaring dengan penyedia data;
3. Membina komunikasi dengan pengguna data dan penyedia data
f) Sasaran-6: Meningkatkan Efektifitas dan Efisiensi Diseminasi Data dan Informasi Statistik.
Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1. Membangun Website BPS Kabupaten Tana Tidung dan membangun sistem perpustakaan elektronik.
2. Melaksanakan kompilasi metadata dalam kerangka Sistem Rujukan Statistik.
II. Strategi Bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi
Untuk mencapai apa yang diharapkan dari misi kedua BPS yaitu menciptakan insan statistik yang kompeten dan profesional, didukung pemanfaatan teknologi informasi mutakhir untuk kemajuan perstatistikan Indonesia, maka dirumuskan
mencapai sasaran strategis dalam rangka perkuatan sistem basis data. Adapun tujuan strategi ini adalah untuk mengoptimalkan sarana dan prasarana yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi mutakhir.
Berdasarkan visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, BPS merumuskan beberapa strategi pembangunan arsitektur dan kerangka kerja teknologi informasi komunikasi dan manajemen informasi melalui serangkaian aktivitas utama untuk mencapai sasaran yang telah ditetapkan.
Strategi BPS Kabupaten Tana Tidung terdiri atas beberapa rangkaian aktivitas utama untuk mencapai sasaran prioritas. Adapun sasaran dan strategi- strategi tersebut diuraikan di bawah ini:
Sasaran: Meningkatkan Sarana dan Prasarana TIK Dalam Rangka Memperbaiki Kinerja BPS Secara Efektif dan Efisien.
Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1 Mengajukan penyediaan Laptop dan PC 2 Mengajukan penyediaan server
3 Mengajukan penyediaan Printer 4 Mengajukan penyediaan scanner
III. Strategi Bidang Peningkatan Kapasitas SDM
Strategi ini merupakan sarana untuk mencapai apa yang diharapkan dari misi BPS yang kesatu, kedua dan kelima. Misi kesatu BPS yaitu mendukung penguatan landasan konstitusional dan operasional lembaga statistik untuk penyelenggaraan statistik yang efektif dan efisien. Misi kedua BPS yaitu menciptakan insan statistik yang kompeten dan profesional, didukung pemanfaatan teknologi informasi mutakhir untuk kemajuan perstatistikan Indonesia, Kabupaten Tana Tidung khususnya. Misi kelima BPS yaitu meningkatkan koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi kegiatan statistik yang diselenggarakan pemerintah dan swasta, dalam kerangka Sistem Statistik Nasional (SSN) yang efektif dan efisien. Strategi ini diarahkan untuk mencapai sasaran strategis dalam rangka peningkatan kapasitas SDM. Adapun tujuan strategi ini adalah untuk meningkatkan kinerja aparatur BPS.
Keberhasilan peningkatan kualitas data dan informasi statistik juga sangat memerlukan dukungan dan peranan dari SDM. Oleh karena itu, pembangunan SDM merupakan bagian strategis dalam pembangunan statistik lima tahun ke depan.
Berdasarkan visi, misi, tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan, BPS
merumuskan beberapa strategi untuk melakukan pembangunan sumber daya manusia, yang terdiri atas serangkaian aktivitas utama untuk mencapai sasaran- sasaran yang ditetapkan.
Strategi BPS Kabupaten Tana Tidung terdiri atas beberapa rangkaian aktivitas utama untuk mencapai sasaran prioritas. Adapun sasaran dan strategi-strategi tersebut diuraikan di bawah ini:
a) Sasaran-1: Memperbaiki Sumber Daya Manusia.
Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1 Melaksanakan pembekalan dan briefing rutin bagi pegawai;
2 Mendorong dan memberi kesempatan pegawai mengikuti Pendidikan dan latihan yang diselenggarakan BPS atau instansi lain, dan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.
b) Sasaran-2: Meningkatkan Pengawasan dan Akuntabilitas Kinerja Aparatur BPS.
Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1. Melaksanakan penerapan peraturan pengawasan dan pemeriksaan internal BPS;
2. Melakukan pengawasan dan pemeriksaan kegiatan-kegiatan BPS secara intensif;
3. Melakukan penyempurnaan terhadap penyelenggaraan administrasi;
c) Sasaran-3: Meningkatkan Sarana dan Prasarana Aparatur BPS.
Sasaran ini dicapai dengan menempuh langkah-langkah sebagai berikut:
1 Membangun gedung kantor yang memadai sesuai dengan kebutuhan organisasi dan jumlah SDM;
2 Membangun rumah dinas yang layak huni sesuai kebutuhan organisasi;
3 Memfasilitasi pemenuhan kebutuhan kendaraan operasional lapangan dalam rangka mempercepat proses kegiatan statistik;
4 Melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana.
B.2. Arah Kebijakan
Sebagai tindak lanjut Visi, Misi, Tujuan, dan Sasaran yang sudah ditetapkan, BPS Kabupaten Tana Tidung mengikuti arah kebijakan BPS Republik Indonesia dalam Pembangunan Statistik Nasional yang meliputi:
kegiatan statistik sektoral dalam kerangka penyusunan statistik sektoral yang andal dan efektif dan pemanfaatan produk administrasi instansi sebagai sumber penyusunan statistik dasar. Koordinasi dengan instansi sektoral seharusnya seiring dengan amanat PP No 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah (Pusat), Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota. Implementasi pelaksanaan PP No 41 tahun 2007 tentang rumpun kegiatan perangkat daerah juga perlu ditindaklanjuti dengan asas vertikalitas BPS daerah agar terhindar kesimpangsiuran interpretasi dan implementasi PP No 38 Tahun 2007.
b. Memelopori terselenggaranya kegiatan statistik yang efisien dan efektif untuk memperoleh hasil yang andal dan prima dengan berlandaskan kepada asas keterpaduan, keakurasian, dan pemutakhiran. Keterpaduan mempunyai makna bahwa penyeleng-garaan kegiatan statistik yang dilakukan bersama-sama oleh pemerintah dan masyarakat harus saling mengisi dan saling memperkuat dalam memenuhi kebutuhan data dan informasi statistik, serta menghindari terjadinya duplikasi kegiatan. Prinsip keakurasian mengandung makna bahwa semua kegiatan statistik harus diupayakan untuk menghasilkan data dan informasi statistik yang seksama, cermat, tepat, dan benar. Sedangkan kemutakhiran berarti bahwa data dan informasi statistik yang disajikan atau yang tersedia harus dapat menggambarkan fenomena atau perubahannya menurut keadaan yang terkini. Oleh karena itu, pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis serta diseminasi data dan informasi statistik harus senantiasa diupayakan secara terus menerus, berkesinambungan dan runtun waktu.
c. Mewujudkan kondisi yang mendukung penerapan atas Norma, standar, prosedur dan Kriteria (NSPK). NSPK akan mempermudah pengguna dalam menganalisis data dan informasi statistik dan dapat melakukan perbandingan antara data yang satu dengan lainnya.
d. Memfasilitasi peningkatan penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi informasi, khususnya ilmu statistik, melalui penelitian-penelitian maupun studi. Penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan ini terutama ditujukan untuk mencapai kegiatan statistik yang lebih efektif dengan kualitas hasil yang mendorong peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap data dan informasi statistik yang disajikan.
e. Mendukung terwujudnya sistem informasi statistik yang dikembangkan BPS RI yang andal dan efisien dengan memanfaat-kan teknologi mutakhir yang tepat
guna dan berhasil guna. Hasil kegiatan statistik akan sia-sia bila tidak dimanfaatkan para pengguna. Sistem informasi statistik merupakan sarana untuk menyebarluaskan hasil kegiatan statistik, baik kepada pemerintah maupun masyarakat luas.
f. Mendukung upaya peningkatan kemampuan para pelaksana kegiatan statistik dalam menyelenggarakan dan menyajikan data dan informasi statistik. Kualitas SDM pelaksana kegiatan statistik sangat berpengaruh terhadap kualitas data dan informasi statistik yang dihasilkan dan disajikan. Tingginya kualitas SDM pelaksana akan menghasilkan data dan informasi statistik yang bermutu tinggi.
g. Mengupayakan peningkatan kesadaran masyarakat akan arti penting dan kegunaan statistik. Selain tergantung kepada kualitas pelaksana, mutu data dan informasi statistik juga dipengaruhi oleh sumber data. Masyarakat sebagai sumber data akan ikut menentukan kualitas data yang dihasilkan, mengingat data yang diperoleh sangat tergantung kepada mutu jawaban yang diberikan masyarakat sebagai sumber data.
h. Mengupayakan pengembangan pengetahuan tentang statistik pada lembaga pemerintah maupun swasta diantaranya melalui fasilitasi terhadap tenaga- tenaga fungsional
C. Program dan Kegiatan
Sebagai Lembaga Pemerintan Non-Kementerian, BPS Kabupaten Tana Tidung mempunyai satu Program Teknis dan satu Program Generik. Program Teknis BPS adalah Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik (P2IS).Adapun Program Generik meliputi: (i) Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BPS, (ii) Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur (P2SPA) BPS.
Program Penyediaan dan Pelayanan Informasi Statistik (P2IS) bertujuan untuk menyediakan dan memberi pelayanan informasi statistik yang berkualitas dalam rangka memenuhi kebutuhan pengguna data. Untuk menyediakan data dan informasi statistik, BPS secara berkesinambungan menyempurnakan dan mengembangkan kegiatan pengumpulan, pengolahan, pengkajian dan analisis, serta diseminasi data dan informasi statistik.
Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Kegiatan Teknis Lainnya BPS bertujuan untuk memberi dukungan manajemen dan kelancaran pelaksanaan
Dasar kebijaksanaan dalam rencana anggaran program ini diarahkan untuk kegiatan-kegiatan operasional penyelenggaraan lembaga seperti perencanaan program dan kegiatan, pemantauan dan evaluasi kegiatan, penyediaan gaji pegawai, peningkatan kapasitas SDM, dan fungsi kehumasan.
Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur (PSPA) BPS bertujuan untuk memelihara dan meningkatkan sarana dan prasarana fisik yang telah ada di BPS, antara lain kenyamanan dan kelengkapan fasilitas ruang kerja, serta penyediaan rumah dinas dan sarana trasportasi.
Setiap Program dijabarkan menjadi kegiatan-kegiatan yang menjadi tanggungjawab masing-masing unit Esselon IV di BPS Kabupaten Tana Tidung.
Secara lengkap setiap kegiatan beserta indikator kinerja utama, target pencapaian dan alokasi anggaran yang dibutuhkan di sajikan dalam lampiran 1 dan lampiran 2.
Tabel 1 berikut menyajikan indikator kinerja yang disandingkan dengan target pencapaiannya pada 2012 dan 2014 untuk kegiatan fokus prioritas. Sedangkan Tabel 2 menunjukkan alokasi anggaran yang dibutuhkan dalam rangka mencapai sasaran dan capaian program selama 2012-2014
Tabel 1. Indikator Kinerja Kegiatan Prioritas BPS KTT 2012-2014 No Kegiatan/Fokus
Kegiatan Output Indikator Kinerja Target
2012 2013 2014
[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7]
1. Kegiatan : Penyediaan dan Pengembangan Statistik Kepen- dudukan dan Ketenagakerja Fokus Kegiatan : Survei Angkatan
Kerja Nasional Publikasi hasil Sakernas
1. Jumlah Publikasi hasil Sakernas 2. Response rate
Sakernas
1 100%
1 100%
1 100%
2. Kegiatan : Penyediaan dan Pengembangan Statistik Kesejahteraan Rakyat
Fokus Kegiatan : Survei Sosial
Ekonomi Nasional Publikasi hasil Susenas
1. Jumlah Publikasi hasil Susenas 2. Response rate
Susenas
1 100%
1 100%
1 100%
3. Kegiatan : Penyediaan dan Pengembangan Statistik
Ketahanan Sosial Fokus Kegiatan : Pendataan Podes
Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS)
Publikasi hasil Podes File Daftar Rumah Tangga Sasaran Program Pengentasan Kemiskinan
1. Jumlah Publikasi Hasil Podes 1. File Daftar
RumahTangga Sasaran Program Pengentasan Kemiskinan
-
-
-
-
1
1 File
4. Kegiatan : Penyediaan dan Pengembangan Statistik Neraca Fokus Kegiatan : Penyusunan Statistik Neraca
Regional Publikasi
PDRB 1.Jumlah Judul Publikasi PDRB
1 1 1
5. Kegiatan : Penyediaan dan Pengembangan Statistik Tanaman Pangan,
Hortikultura, dan Perkebunan Fokus Kegiatan : Sensus Pertanian 2013 (ST2013)
Publikasi hasil ST2013
1. Jumlah Judul Publikasi hasil ST2013
- - 1
Tabel 2. Alokasi Anggaran 2012-2014 Menurut Program (Rupiah)
PROGRAM/KEGIATAN ALOKASI
2012 2013 2014
[1] [2] [3] [4]
A. ALOKASI PROGRAM TEKNIS 200.980.000 358.682.000 440.687.800 I. Program Penyediaan dan
Pelayanan Informasi
Statistik (P2IS) 200.980.000 358.682.000 440.687.800
- Sensus Pertanian 2013 - 137.604.000 68.802.000
- Pendataan Program Perlindungan
Sosial (PPLS) - - 128.700.000
- Teknis Lainnya 200.980.000 221.078.000 243.185.800
B. ALOKASI PROGRAM GENERIK 547.962.000 820.756.000 3.120.620.000 I. Program Dukungan
Manajemen dan Pelaksanaan
Tugas Teknis Lainnya BPS 547.962.000 630.356.000 620.620.000 II. Program Peningkatan
Sarana dan Prasarana Aparatur (PSPA) BPS
- 190.400.000 2.500.000.000
Total 748.942.000 1.179.438.000 3.561.307.800
BAB IV PENUTUP
Mengingat pentingnya peranan data dan informasi statistik dalam proses perencanaan, pemantauan, dan evaluasi pembangunan maupun bagi masyarakat, maka BPS Kabupaten Tana Tidung menentukan strategi-strategi secara operasional pelaksanaan lapangan dalam mendukung BPS Republik Indonesia dan BPS Provinsi Kalimantan Timur dalam perkuatan data dan informasi statistik sehingga menjadi sumber informasi pembangunan yang dapat dipercaya oleh semua pihak. Hal ini sejalan dengan RPJM 2010-2014, yang menempatkan pembangunan data dan informasi statistik sebagai program pendukung manajemen pembangunan nasional.
BPS Kabupaten Tana Tidung mendukung reformasi birokrasi menuju pencapaian good governance dan clean government dalam rangka peningkatan kualitas data dengan menjalankan Standar Operasional dan Prosedur Pelaksanaan Kegiatan secara konsisten. Didukung pula pembangunan dan peningkatan sarana dan prasarana pendukung TIK, serta meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM.
Komitmen ini dirumuskan sebagai antisipasi menghadapi tantangan global maupun regional pada periode lima tahun ke depan.
Lampiran 1:
Target Pembangunan Untuk tahun 2012-2014 Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Tidung Sasaran
Strategis Program/ Kegiatan Outcome/Sasa-
ran Kegiatan Indikator Target Unit
Organisasi Pelaksana
2012 2013 2014
[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8]
Tersedianya Data dan Informasi Statistik Ekonomi Makro yang Lengkap, Akurat dan Tepat Waktu
PROGRAM:`
Penyediaan dan Pelayanan Informasi statistik
Meningkatnya Penyediaan Data dan Informasi Statistik yang Lengkap, Akurat, dan Tepat Waktu
1. Jumlah judul publikasi statistik ekonomi Makro
2. Persentase pemasukan dokumen/respon rate dari kegiatan statistik perusahaan
1
100%
1
100%
2
100%
BPS Kab.
Tana Tidung
Tersedianya Data dan Informasi Statistik Sosial dan Kesejah- teraan yang Lengkap, Akurat dan Tepat Waktu
3. Jumlah judul publikasi Statistik Sosial dan Kesejahteraan Rakyat 4. Persentase pemasukan
dokumen/respon rate dari kegiatan statistik rumah tangga
2
100%
2
100%
2
100%
Peningkatan Metodologi Sensus dan Survei
5. Persentase pemutakhiran kode dan nama wilayah administrasi yang mengalami perubahan 6. Persentase peta wilayah
administrasi dan blok sensus yang mutakhir
100%
100%
100%
100%
100%
100%
Peningkatan dan Pengembangan Analisis Statistik
7. Jumlah tenaga fungsional statistisi dengan kualifikasi tingkat ahli
2 2 2
Peningkatan Hubungan dengan Pengguna Data
Meningkatnya Pelayanan Data dan Informasi Statistik yang Efektif Berbasis TIK
1. Persentase konsumen yang merasa puas terhadap akurasi data
2. Persentase konsumen yang merasa puas terhadap cakupan data
70%
70%
75%
75%
80%
80%
Peningkatan Efektivitas dan Efisiensi Diseminasi Data dan Informasi Statistik
3. Jumlah pengunjung yang datang ke pelayanan statistik terpadu.
4. Jumlah pengunjung berulang yang menggunakan data BPS
12
24
18
38
24
50
Peningkatan Kualitas
Pengolahan Data dan Informasi Statistik
5. Persentase hasil pengolahan data yang dikirim ke BPS RI tepat waktu
6. Jumlah Tenaga Fungsional Pranata dengan klasifikasi tingkat ahli
100%
-
100%
-
100%
1
KEGIATAN : 1. Pelayanan dan
Pengembangan Diseminasi Informasi Statistik
Terciptanya pelayanan prima terhadap semua pengguna data dan informasi statistik secara seimbang
1. Jumlah pengunjung yang datang ke pelayanan statistik terpadu.
2. Jumlah transaksi pembelian/
permintaan data mentah oleh pihak luar (raw data)
12
1
18
4
24
6
2. Pengembangan Informasi Statistik
Tersedianya sarana dan prasarana teknologi informasi untuk menunjang kegiatan statistik dan manajerial
1. Persentase hasil pengolahan data yang dikirim ke BPS RI tepat waktu
2. Jumlah Tenaga Fungsional Pranata dengan klasifikasi tingkat ahli
100%
-
100%
-
100%
1
3. Penyediaan dan Pengembangan Statistik Kependudukan dan Ketenaga- kerjaan
Tersedianya data dan informasi statistik sosial kependudukan dan ketenaga- kerjaan yang bermanfaat untuk analisis, perencanaan dan pengambilan keputusan
1. Persentase pemasukan dokumen/ response rate dari kegiatan Statistik Kependudukan dan Ketenagakerjaan
2. Jumlah judul Publikasi Statistik Kependudukan dan
Ketenagakerjaan
100%
1
100%
1
100%
1
4. Penyediaan dan Pengembangan Statistik Kesejahteraan Rakyat
Tersedia data dan informasi statistik kesejah- teraan rakyat meliputi data dan informasi statistik rumah- tangga,
pendidikan, perumahan, dan kesehatan
1. Persentase pemasukan dokumen/ response rate dari kegiatan Statistik Kesejahteraan Rakyat
2. Jumlah judul Publikasi Statistik Kesejahteraan Rakyat
100%
1
100%
1
100%
1
5. Penyediaan dan Pengembangan Statistik Ketahanan Sosial
Tersedianya basis data spasial potensi wilayah, statistik wilayah kecil dan modal sosial, lingkungan hidup, kerawa- nan sosial dan politik keamanan
1. Persentase pemasukan dokumen/ response rate dari kegiatan Statistik Ketahanan Sosial
2. Jumlah judul Publikasi Statistik Ketahanan Sosial
100%
1
100%
1
100%
1
6. Penyediaan dan Pengembangan Statistik Tanaman Pangan dan Hortikultura
Tersedianya data dan informasi Statistik Tana- man Pangan, Hortikultura dan Perkebunan yang berkesinam-
1. Persentase pemasukan dokumen/ response rate dari kegiatan Statistik Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan
2. Jumlah judul Publikasi Statistik
100%
1
100%
1
100%
1
7. Penyediaan dan Pengembangan Statistik Distribusi
Tersedianya DataTransportasi, Pariwisata, dan Keuangan Daerah
1. Persentase pemasukan dokumen/ response rate dari kegiatan Statistik Distribusi 2. Jumlah judul Publikasi Statistik
Distribusi
100%
1
100%
1
100%
1
8. Penyediaan dan Pengembangan Statistik Neraca
Tersedianya Data Neraca yang lebih berkualitas
1. Persentase pemasukan dokumen/ response rate dari kegiatan Statistik Neraca 2. Jumlah judul Publikasi Statistik
Neraca
80%
1
85%
1
90%
1
Memperbaiki Sumber Daya Manusia
PROGRAM : Dukungan Manajemen dan Palaksanaan Tugas Teknis BPS Lainnya
Terwujudnya Good Gover- nance dan Clean Government
1. Persentase pegawai
berpendidikan minimal Diploma IV atau Strata 1
2. Jumlah pegawai yang
memangku jabatan fungsional tertentu
100%
-
100%
3
100%
4
BPS Kab.
TidungTana
Peningkatan Kualitas Sarana dan Prasarana TIK serta Sarana dan Prasarana Kerja Lainnya
3. Persentase sarana TIK dalam kondisi yang baik
4. Persentase sarana dan prasarana kerja lainnya dalam kondisi yang baik
100%
100%
100%
100%
100%
100%
KEGIATAN : 1. Pengelolaan dan
Pengembangan Administrasi Kepegawaian
Terselenggara- nya Layanan Administrasi Kepegawaian
1. Persentase pegawai
berpendidikan minimal Diploma IV atau Strata 1
2. Jumlah pegawai yang
memangku jabatan fungsional tertentu
100%
-
100%
3
100%
4
2. Pelayanan Publik, Hubungan Masyarakat dan Hukum
Terselengga- ranya Layanan Kehumasan, Hukum, dan Hubungan Kelembagaan
1. Banyaknya penyelenggaraan sosialisasi kegiatan BPS 2. Banyaknya kunjungan tamu
dari dalam dan luar negeri ke BPS
1
8
1
10
1
12
3. Penyelengga- raan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur Negara
Terselenggara- nya Pendidikan dan Pelatihan bagi Aparatur BPS
1. Jumlah peserta pendidikan dan pelatihan prajabatan dan kepemimpinan
2. Jumlah peserta pendidikan dan pelatihan teknis dan fungsional statistisi dan pranata komputer
-
-
1
-
2
1
4. Dukungan Manajemen BPS Lainnya
Terpeliharanya sarana dan prasarana aparatur BPS dan Manajemen BMN
1. Persentase kondisi sarana teknologi informasi dan komunikasi yang baik 2. Persentase sarana dan
prasarana kerja lainnya dalam kondisi yang baik
100%
100%
100%
100%
100%
100%
Peningkatan Kuantitas Sarana dan Prasarana TIK serta Sarana dan Prasarana Kerja Lainnya
PROGRAM : Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur BPS
Terpenuhinya Sarana dan Prasarana yang Mendukung Peningkatan Kinerja Kegiatan Teknis
1. Persentase terpenuhinya sarana dan prasarana TIK yang memadai
2. Persentase terpenuhinya sarana dan prasarana kerja lainnya yang memadai
40%
60%
70%
70%
80%
80%
BPS Kab.
TidungTana
KEGIATAN:
1. Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur Negara BPS Serta Operasional Perkantoran Lainnya
Tersedianya Gedung Kantor dan Rumah Dinas yang Memadai serta Lingkungan Kerja yang Kondusif
1. Persentase terpenuhinya sarana dan prasarana TIK yang memadai di BPS Kabupaten
2. Persentase terpenuhinya sarana dan prasarana kerja lainnya di BPS Kabupaten
40%
60%
70%
70%
80%
80%
Lampiran 2:
Kebutuhan Pendanaan Pembangunan Untuk tahun 2012-2014 Badan Pusat Statistik Kabupaten Tana Tidung
PROGRAM/ KEGIATAN ALOKASI
2012 2013 2014
[1] [2] [3] [4]
A. PROGRAM TEKNIS 200.980.000 358.682.000 440.687.800
I. PROGRAM PENYEDIAAN DAN PELAYANAN INFORMASI STATISTIK (P2IS) 200.980.000 358.682.000 440.687.800
1. Pengembangan Sistem Informasi Statistik 2.400.000 2.640.000 2.904.000
2. Pengembangan dan Pemutakhiran Kerangka Sampel Statistik Bidang Sosial,
Produksi, Distribusi dan Jasa-jasa, dan pemutakhiran MFD dan MBS Berbasis Web 4.880.000 5.368.000 5.904.800
3. Pendataan Program Perlindungan Sosial (PPLS) - - 128.700.000
4. Sakernas 35.144.000 38.658.400 42.524.240
5. Susenas Panel 2.000.000 2.200.000 2.420.000
6. Susenas 38.060.000 41.866.000 46.052.600
7. Susenas Modul 17.636.000 19.399.600 21.339.560
8. Statistik Politik dan Keamanan 3.706.000 4.076.600 4.484.260
9. Survei Pertanian Tanaman Pangan/Ubinan dan Struktur Ongkos Usaha Pertanian 17.434.000 19.177.400 21.095.140 10. Sensus Pertanian Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan - 137.604.000 68.802.000 11. Survei Perusahaan Hortikultura & Indikator Pertanian 11.534.000 12.687.400 13.956.140
12. Survei Perusahaan Kehutanan 576.000 633.600 696.960
13. Survei Pertambangan 1.073.000 1.180.300 1.298.330
14. Survei Transportasi 19.274.000 21.201.400 23.321.540
15. Statistik Harga Perdagangan Besar 1.080.000 1.188.000 1.306.800
16. Data Statistik Keuangan Daerah, BUMD, Lembaga Keuangan dan Monitoring Valas 16.756.000 18.431.600 20.274.760
17. Survei Bidang Jasa dan Pariwisata 852.000 937.200 1.030.920
18. Analisa Statistik 7.500.000 8.250.000 9.075.000
19. PDRB Triwulanan dan Tahunan Menurut Penggunaan 1.500.000 1.650.000 1.815.000
PROGRAM/ KEGIATAN ALOKASI
2012 2013 2014
[1] [2] [3] [4]
B. PROGRAM GENERIK 547.962.000 820.756.000 3.120.620.000
I. PROGRAM DUKUNGAN MANAJEMEN DAN PELAKSANAAN TUGAS
TEKNIS LAINNYA BPS 547.962.000 630.356.000 620.620.000
1. Pembayaran Gaji dan Tunjangan 251.132.000 308.744.000 366.356.000
2. Penyelenggaraan Operasional dan Pemeliharaan Perkantoran 236.830.000 251.612.000 254.264.000
3. Sewa Bangunan kantor 60.000.000 70.000.000 0
II PROGRAM PENINGKATAN SARANA DAN PRASARANA APARATUR
(PSPA) 0 190.400.000 2.500.000.000
1. Pengadaan Tanah 0 0 500.000.000
2. Pengadaan Gedung 0 0 2.000.000.000
3. Pengadaan Peralatan dan Mesin 0 190.400.000 0
TOTAL 748.942.000 1.179.438.000 3.561.307.800
Lampiran 3:
SISTEM STATISTIK NASIONAL
KETERANGAN
KISS : Koordinasi, Integrasi, Sinkronisasi, dan Standarisasi.
KOMPROMIN: Kompilasi Produk Administrasi.
(1): BPS mengkkordinasikan Penyelenggaraan Statistik
(2): Instansi Pemerintah memberitahukan rancangan survei dan BPS memberikan Rekomendasi (3): Instansi Pemerintah dan masyarakat saling berkoordinasi dan kerja sama
(4): Instansi Pemerintah menyerahkan hasil ke Pusat Rujukan Statistik
PENYEDIAAN INFORMASI
STATISTIK KEBUTUHAN
STATISTIKDATA FORUM MASYARAKAT
STATISTIK
SUMBER DAYA, METODE, SARANA PRASARANA, IPTEK
& PERANGKAT HUKUM
STATISTIK DASAR STATISTIK SEKTORAL
STATISTIK KHUSUS
INSTANSI PEMERINTAH
MASYARAKAT SINOPSIS
DATA (1) (2) (3)
(1)
(5) (4)
PEMANTAPAN SISTEM
TIPE PENYELENGGARA METODEKISS
Umpan Balik
SURVEI KOMPROMIN
LAINNYA
BPS
SENSUS SURVEI KOMPROMIN
LAINNYA
SURVEI KOMPROMIN
LAINNYA
DATA DATA HASIL
BPS SELAKU PUSAT RUJUKAN STATISTIK