• Tidak ada hasil yang ditemukan

ANALISIS INTRINSIK CERPEN “AKAR SEBUAH HATI” KARYA ELSYE FERDINANDUS DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMP SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat MemperolehGelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "ANALISIS INTRINSIK CERPEN “AKAR SEBUAH HATI” KARYA ELSYE FERDINANDUS DAN IMPLEMENTASINYA DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMP SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Salah Satu Syarat MemperolehGelar Sarjana Pendidikan Program Studi Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesi"

Copied!
80
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Anthonius Widi Priyo Nugroho
  • Pengajar:
    • Drs. P. Hariyanto
    • Drs. T. Sarkim, M.Ed., Ph.D.
    • Dr. Yuliana Setyaningsih, M.Pd.
    • Drs. J. Prapta Diharja S.J., M.Hum.
  • Sekolah: Universitas Sanata Dharma
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
  • Topik: Analisis Intrinsik Cerpen “Akar Sebuah Hati” Karya Elsye Ferdinandus Dan Implementasinya Dalam Pembelajaran Sastra di SMP
  • Tipe: skripsi
  • Tahun: 2009
  • Kota: Yogyakarta

I. PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan latar belakang masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, manfaat penelitian, batasan istilah, dan sistematika penyajian. Penelitian ini berfokus pada analisis intrinsik cerpen "Akar Sebuah Hati" karya Elsye Ferdinandus dan implementasinya dalam pembelajaran sastra di SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mendalami unsur-unsur cerpen serta bagaimana cerpen tersebut dapat digunakan dalam konteks pendidikan. Dengan pendekatan struktural, penelitian ini mengharapkan dapat memberikan wawasan baru bagi pengajaran sastra di tingkat SMP.

1.1 Latar Belakang Masalah

Sastra memiliki peranan penting dalam pendidikan, di mana karya sastra dapat memberikan nilai-nilai moral dan pengajaran kepada pembaca. Dalam konteks pendidikan, cerpen "Akar Sebuah Hati" dipilih karena relevansinya dengan kehidupan sehari-hari siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bagaimana cerpen ini dapat diintegrasikan dalam pembelajaran sastra di SMP, sehingga siswa dapat lebih memahami dan menghargai karya sastra.

1.2 Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ini mencakup dua poin utama: pertama, bagaimana analisis tokoh, alur, latar, dan tema dalam cerpen "Akar Sebuah Hati"; kedua, bagaimana implementasi cerpen tersebut dalam pembelajaran di SMP kelas VII semester 2. Fokus ini bertujuan untuk mengeksplorasi struktur dan makna dalam cerpen serta aplikasinya dalam konteks pendidikan.

1.3 Tujuan Penelitian

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik cerpen "Akar Sebuah Hati", termasuk tokoh, alur, latar, dan tema. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menjelaskan bagaimana cerpen ini dapat diterapkan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran sastra di SMP, khususnya dalam menyusun silabus dan RPP yang relevan.

1.4 Manfaat Penelitian

Penelitian ini diharapkan memberikan manfaat bagi guru dalam mengajarkan sastra, khususnya dalam menggunakan cerpen "Akar Sebuah Hati" sebagai bahan ajar. Selain itu, penelitian ini juga dapat menjadi referensi bagi peneliti lain yang tertarik dalam analisis sastra dan implementasinya dalam pendidikan, serta memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu sastra di Indonesia.

1.5 Batasan Istilah

Batasan istilah dalam penelitian ini meliputi definisi tentang cerpen, pendekatan, metode, teknik, dan unsur-unsur intrinsik cerpen. Penjelasan ini penting agar pembaca memiliki pemahaman yang sama mengenai istilah-istilah yang digunakan dalam penelitian ini, sehingga analisis yang dilakukan dapat dipahami secara jelas.

II. LANDASAN TEORI

Bab ini membahas teori-teori yang mendasari penelitian, termasuk pendekatan struktural dan unsur-unsur intrinsik cerpen. Pendekatan struktural menekankan pentingnya hubungan antar unsur dalam karya sastra, sedangkan unsur-unsur intrinsik seperti alur, tokoh, latar, tema, dan bahasa akan dianalisis untuk memahami makna yang terkandung dalam cerpen. Penelitian ini juga membahas relevansi pembelajaran sastra di SMP dan pentingnya pengembangan silabus dan RPP.

2.1 Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka mencakup penelitian-penelitian sebelumnya yang relevan dengan topik ini. Penelitian yang ada menunjukkan pentingnya analisis unsur-unsur dalam karya sastra untuk pengajaran di sekolah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang cerpen "Akar Sebuah Hati" dan aplikasinya dalam pendidikan.

2.2 Landasan Teori

Landasan teori menjelaskan pendekatan struktural dan unsur-unsur intrinsik cerpen. Pendekatan struktural berfokus pada analisis hubungan antar unsur dalam cerpen, sedangkan unsur-unsur intrinsik seperti alur, tokoh, latar, tema, dan bahasa menjadi fokus utama analisis. Hal ini penting untuk memahami keseluruhan makna dalam cerpen dan bagaimana unsur-unsur tersebut saling berinteraksi.

III. METODOLOGI PENELITIAN

Bab ini menjelaskan metode yang digunakan dalam penelitian, termasuk pendekatan, objek penelitian, teknik pengumpulan data, dan metode analisis data. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif untuk menggambarkan unsur-unsur dalam cerpen dan bagaimana unsur tersebut dapat diterapkan dalam pembelajaran. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan analisis teks.

3.1 Pendekatan

Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif dengan fokus pada analisis struktur cerpen. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam unsur-unsur yang terdapat dalam cerpen dan bagaimana unsur tersebut berkontribusi terhadap keseluruhan makna.

3.2 Objek Penelitian

Objek penelitian ini adalah cerpen "Akar Sebuah Hati" karya Elsye Ferdinandus. Cerpen ini dipilih karena memiliki tema yang relevan dengan kehidupan siswa dan dapat memberikan nilai pendidikan yang tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur dalam cerpen serta aplikasinya dalam pembelajaran sastra di SMP.

IV. ANALISIS TOKOH, ALUR, LATAR, DAN TEMA

Bab ini menyajikan analisis mendalam tentang tokoh, alur, latar, dan tema dalam cerpen "Akar Sebuah Hati". Penelitian ini menemukan bahwa cerpen ini memiliki tokoh protagonis dan antagonis yang kuat, alur yang dinamis, serta latar yang mendukung perkembangan cerita. Tema yang diangkat juga relevan dengan pengalaman hidup siswa, sehingga dapat menjadi bahan ajar yang efektif.

4.1 Tokoh

Cerpen "Akar Sebuah Hati" memiliki beberapa tokoh yang berperan penting dalam cerita. Tokoh protagonis, antagonis, dan tokoh tambahan saling berinteraksi dan mempengaruhi alur cerita. Analisis tokoh dilakukan untuk memahami karakteristik dan peran masing-masing tokoh dalam membangun tema dan konflik dalam cerpen.

4.2 Alur

Alur dalam cerpen ini menggunakan struktur alur maju dan mundur. Penelitian ini mengidentifikasi tahap-tahap alur mulai dari paparan, rangsangan, konflik, hingga penyelesaian. Pemahaman alur yang baik akan membantu siswa dalam menganalisis dan mendiskusikan cerpen dalam konteks pembelajaran.

V. IMPLEMENTASI CERPEN "AKAR SEBUAH HATI" DALAM PEMBELAJARAN SASTRA DI SMP

Bab ini menjelaskan bagaimana cerpen "Akar Sebuah Hati" dapat diimplementasikan dalam pembelajaran sastra di SMP. Penelitian ini menyoroti langkah-langkah dalam pengembangan silabus dan RPP yang sesuai dengan kurikulum. Dengan menggunakan cerpen ini, diharapkan siswa dapat lebih memahami unsur-unsur sastra dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

5.1 Tahap Perkembangan Pembelajaran

Tahap perkembangan pembelajaran cerpen "Akar Sebuah Hati" dimulai dari pengumpulan bahan, penyeleksian, pengurutan, penyajian, hingga evaluasi. Proses ini penting untuk memastikan bahwa materi yang diajarkan relevan dan sesuai dengan kompetensi dasar yang ditetapkan dalam kurikulum.

5.2 Cerpen Ditinjau Dari Aspek Bahasa

Analisis aspek bahasa dalam cerpen menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan mudah dipahami oleh siswa. Hal ini penting untuk memastikan bahwa siswa dapat mengakses dan memahami isi cerpen dengan baik. Pembelajaran yang melibatkan analisis bahasa juga dapat meningkatkan kemampuan berbahasa siswa.

VI. PENUTUP

Bab ini menyimpulkan hasil penelitian dan memberikan implikasi serta saran untuk pengajaran sastra di SMP. Penelitian ini menunjukkan bahwa cerpen "Akar Sebuah Hati" memiliki potensi besar sebagai bahan ajar yang dapat meningkatkan pemahaman siswa terhadap sastra. Saran diajukan untuk pengembangan lebih lanjut dalam pembelajaran sastra di sekolah.

6.1 Kesimpulan

Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa cerpen "Akar Sebuah Hati" dapat digunakan secara efektif dalam pembelajaran sastra di SMP. Unsur-unsur intrinsik cerpen memberikan pengalaman belajar yang kaya bagi siswa dan dapat membantu mereka memahami nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita.

6.2 Implikasi

Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya integrasi karya sastra dalam kurikulum pendidikan. Dengan menggunakan cerpen yang relevan, siswa dapat lebih terlibat dalam pembelajaran dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis serta apresiasi terhadap sastra.

Referensi

Dokumen terkait

Dalam kumpulan cerpen Jangan Main-Main (dengan Kelaminmu) banyak pendapat mengenai hubungan seks di atas yang dijadikan sebagai dasar penelitian terhadap pandangan tokoh

Ada tiga tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini, yakni: (a) mendeskripsikan struktur novel Bekisar Merah karya Ahmad Tohari yang terdiri dari tokoh, alur, latar,

Puji syukur kepada Allah Bapa Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan kasihNya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Struktur Komik “Cemut, 5 Roti dan 2 Ikan”