Pengelolaan Piutang Usaha Pada CV Sunda Jaya Elektronik. Nama : Rahayu Npm : Kelas : 3DA04

11 

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Loading....

Teks penuh

(1)

“Pengelolaan Piutang Usaha Pada

CV Sunda Jaya Elektronik”

Nama

: Rahayu

Npm

: 44209692

(2)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latarbelakang

Dengan berkembangnya perekonomian, persaingan di dunia usaha semakin ketat antara

perusahaan. Perusahaan menggunakan berbagai macam strategi pemasaran yang dimaksudkan untuk

menarik minat konsumen agar membeli produk yang diproduksi, sehingga perusahaan dapat

menghasilkan laba atau keuntungan yang sebesar-besarnya. Perkembangan suatu produk yang

diciptakan oleh perusahaan saat ini beraneka ragam oleh karena itu perusahaan berusaha meningkatkan

volume penjualan kredit.

Pada umumnya piutang perusahaan timbul karena terjadinya transaksi penjualan secara

kredit. Dalam rangka usaha untuk memperbesar volume penjualan kebanyakan perusahaan mengambil

langkah untuk menjual produknya secara kredit, karena penjualan kredit tidak segera menghasilkan

penerimaan kas, melainkan akan menimbulkan piutang langganan, dan barulah kemudian pada hari

jatuh tempo pembayaran terjadilah aliran kas masuk yang berasal dari pengumpulan piutang tersebut.

Penjualan secara kredit sering dilakukan perusahaan dalam rangka meningkatkan jumlah penjualan

hasil produksi di pasar.

(3)

1.2 Materi Kerja Praktek

Materi dalam LKP ini adalah membahas hal – hal yang berhubungan dengan Pengelolaan Piutang Usaha Pada CV Sunda Jaya Elektronik sebagai berikut:

1. Pengaruh penjualan kredit terhadap arus kas perusahaan. 2. Langkah – langkah penyusunan anggaran piutang.

3. Manfaat penyusunan anggaran piutang.

I.3 Tujuan dan Manfaat Kerja Praktek

Adapun tujuan dalam penulisan laporan kerja praktek ini adalah :

1. Untuk mengetahui pencatatan piutang pada CV Sunda Jaya Elektronik. 2. Untuk memahami perhitungan piutang pada CV Sunda Jaya Elektronik.

3. Untuk mengetahui laporan hasil piutang penjualan terhadap konsumen pada CV Sunda Jaya Elektronik.

(4)

BAB III

METODE PRAKTEK

3.1 Tempat Kerja Praktek dan Periode Kerja Praktek

Penulis melakukan kerja praktek pada CV Sunda Jaya Elektronik yang berlokasi di Jalan Raya Narogong Bantargebang No.101 Bekasi Telp. (021) 8250012.

Pada saat kerja praktek di CV Sunda Jaya Elektronik Bekasi penulis ditempatkan pada bagian kasir(accounting) yang bertugas dalam pencatatan hasil keuangan perusahaan, mengurus piutang para pelanggan, memisahkan fakur – faktur persediaan barang yang ada digudang. Periode kerja praktek yang dilaksanakan penulis mulai tanggal 01 Agustus 2011 sampai dengan 01 September 2011.

3.2 Metode Pengumpulan Data yang Digunakan dalam Kerja Praktek

Metode yang digunakan penulis untuk mendapatkan informasi atau data dalam kerja praktek adalah sebagai berikut :

1. Observasi, melakukan kerja praktek pada CV Sunda Jaya Elektronik Narogong Bekasi pada tanggal 01 agustus s/d 30 agustus 2011.

2. Wawancara, dalam metode ini penulis melakukan beberapa wawancara kepada pihak yang terkait dengan judul tema yang diambil oleh penulis, dalam metode ini penulis mendapatkan banyak data dan informasi.

3. Kepustakaan, dengan mempelajari pembahasan mengenai piutang, langkah – langkah penyusunan piutang, investasi dalam piutang, serta cara penghitungan menggunakan rumus – rumus yang telah dipelajari selama perkuliahan.

(5)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Hasil Kerja Praktek

Penulis melakukan kerja praktek di CV Sunda Jaya Elektronik Bekasi. Selama melakukan kerja praktek dengan kegiatan yang berkaitan dengan judul yang diambil dalam lembar kerja praktek. Kegiatan yang pertama kali penulis lakukan di CV Sunda Jaya Elektronik adalah mempelajari pengaruh yang terjadi atas penjualan kredit dan cara perhitungan dengan menggunakan metode umur piutang pada CV Sunda Jaya Elektronik.

4.2 Pembahasan

Dalam melaksanakan penjualan CV Sunda Jaya Elektronik menggunakan transaksi penjualan kredit. Untuk transaksi penjualan kredit biasanya diberikan kepada pelanggan lama yang reputasi pembayaran kreditnya baik dan supplier-supplier besar. Tetapi, terkadang CV Sunda Jaya Elektronik akan melakukan transaksi kredit kepada pelanggan baru, hal ini dilakukan berdasarkan pertimbangan-pertimbangan yang telah dipikirkan oleh perusahaan.

4.2.1 Faktor Yang Memengaruhi Penjualan Kredit Terhadap Kas

Penjualan tunai berakibat arus kas masuk terjadi bersamaan dengan terjadinya transaksi penjualan, tidak demikian

halnya di CV Sunda Jaya Elektronik yang penjualannya dengan cara kredit. Hal - hal yang berpengaruh penjualan kredit terhadap kas yaitu :

1. Jangka waktu kredit yang diberikan 2. Kerajinan dari petugas penagih piutang

3. Mutu dari para debitur yang dipercaya membeli barang dengan kredit 4. Situasi usaha

(6)

4.2.2 Langkah – Langkah Penyusunan Anggaran Piutang pada CV Sunda Jaya Elektronik

Menentukan besarnya jumlah penjualan tunai dan penjualan kredit yang dihasilkan oleh suatu perusahaan dalam jangka waktu satu bulan.

Menentukan besarnya bad debts atau besarnya piutang tak tertagih yang harus dicadangkan. Besarnya piutang tak tertagih biasanya dinyatakan dengan persentase (%).

Syarat pembayaran (term of payment)

4.2.2.1 Penilaian Resiko Kredit dan Penyaringan Para Langganan

Resiko kredit adalah tidak terbayarnya kredit yang telah diberikan kepada para langganan. Sebelum CV Sunda Jaya Elektronik memutuskan untuk menyetujui permintaan atau penambahan kredit oleh para langganan perlulah

mengadakan evaluasi resiko kredit dari para langganan tersebut. Untuk menilai resiko kredit harus mempertimbangkan berbagai faktor yang menentukan besar kecilnya kredit tersebut.

4.2.2.2 Kebijakan Yang Dilakukan CV Sunda Jaya Elektronik 1. Penentuan besarnya risiko yang akan ditanggung

2. Kebijaksanaan perusahaan dalam penagihan piutang

4.2.2.3 Faktor – faktor Yang Memengaruhi Kebijakan Perusahaan Dalam Menetapkan Penentuan Presentase Kerugian Piutang Berdasarkan Kelompok Umur Piutang

1. Besarnya presentase kerugian piutang didasarkan atas pengalaman penerimaan kas dari piutang pada periode sebelumnya.

2. Adanya evaluasi pelanggan

3. Berdasarkan pengalaman masa lalu pada berbagai kategori umur piutang, maka persentase yang ditetapkan menurut umur penunjukan perkiraan mana yang memerlukan perhatian khusus.

(7)

Periode Agustus – Desember 2011

Riki Indo Ria Elektronik

Kode Nama Qty Harga Total

3 KG Tabung Gas 20 pcs 107.000 2.140.000 101 RB Kompor Quantum 2 pcs 108.000 216.000

1 TK Kompor Niko 6 pcs 55.000 330.000 16 WFO Cosmos 5 pcs 175.000 875.000 HR 2071 Blender Philips 1 pcs 360.000 360.000

Dispenser Trisonik 3 Kran Tinggi

2 pcs 285.000 570.000

HM 620 Mixer Hand Miyako 2 pcs 103.000 206.000 Selang Gas Quantum Paket 12 pcs 58.000 696.000

CF 114 K. Lampu Uchida 1 pcs 435.000 435.000 KAD 927 K. Kad Miyako 6 pcs 95.000 570.000 KAD 1227 K. Kad Miyako 5 pcs 130.000 650.000

(8)

4.2.3.1 Tabel Hasil Rangkuman Data Pelanggan

Berikut ini disajikan hasil pembahasan rangkuman perhitungan piutang sebagai berikut:

Nama Pelanggan Jumlah Piutang

CV Sinar Agung Mulia Makmur 750.000

Nakata Olympic Group 3.763.000

PD Budi Elektrik 4.068.156

Esa 5.242.500

Elpindo Megah Perkasa 6.735.000

St Elektronik 7.750.000

Riki Indo Ria Elektronik 12.138.000

Cahaya Abadi 31.539.000

Rudi Jaya 35.810.000

CV Sinar Mandiri 54.075.000

(9)

4.2.3.2

Tabel Umur Piutang

Hari Beredar Persentase Tak Tertagih ( % ) Jumlah Piutang 0 – 30 hari 1 % ≤ 5.000.000 31 – 60 hari 3 % ≤ 10.000.000 61 – 90 hari 5 % ≤ 15.000.000 91 – 120 hari 10 % ≤ 50.000.000 > 120 hari 15 % ≤ 100.000.000

(10)

4.2.3.3 Tabel Perhitungan Piutang dengan

Persentase Umur Piutang

CV Sunda Jaya Elektronik Mengasumsikan

saldo akun cadangan kerugian piutang sebesar

Rp. 5.000.000

1. Saldo awal

Rp 5.000.000

2 . Piutang tak tertagih

Rp 12.657.820

-Jumlah Piutang tak tertagih

Rp 7.657.820

3. Piutang

Rp 161.870.656

-Jumlah Piutang sebenarnya

Rp 154.212.836

Piutang Total Hari Beredar

0 – 30 31 – 60 61 – 90 91 – 120 > 120 161.870 .656 4.513. 000 9.310.6 56 14.485. 000 43.677. 000 89.885. 000 % Tak Tertagih 1 % 3 % 5 % 6 % 10% Piutang Tak Tertagih 12.657. 820 45.13 0 279.32 0 724.25 0 2.620.6 20 8.988.5 00

(11)

BAB V

PENUTUP

5.1 Simpulan

Berdasarkan hasil uraian pembahasan yang berkaitan dengan perhitungan piutang dengan persentase umur piutang pada CV Sunda Jaya Elektronik, maka penulis dapat menarik kesimpulan sebagai berikut :

1. Perusahaan telah menentukan faktor – faktor apa saja yang dapat memengaruhi penjualan piutang terhadap kas pada CV Sunda Jaya Elektronik yaitu, Jangka waktu kredit yang diberikan, jika semakin lama jangka waktu kredit maka semakin panjang penerimaan uang kas.

2. Perusahaan telah melakukan perhitungan menggunakan metode umur piutang dengan menentukan kategori persentase umur piutang tak tertagih, berdasarkan jumlah hari dalam penjualan kredit, cadangan kerugian/ persentase tak tertagih dan jumlah piutang.

3. Perusahaan memiliki kebijakan khusus yaitu bagi pelanggan yang mengalami penurunan saat pelunasan piutang akan diberikan surat pemberitahuan.

5.2 Saran

Berdasarkan beberapa kesimpulan yang telah diuraikan diatas, maka penulis mencoba memberikan saran untuk CV Sunda Jaya Elektronik. Adapun saran yang penulis berikan adalah sebagai berikut :

1. Faktor - faktor yang memengaruhi penjualan kredit terhadap kas dari sisi kerajinan petugas penagih piutang, sebaiknya bagian piutang terlebih dahulu menentukan jadwal untuk penagihan kepada pelanggan agar waktu, tenaga, dan biaya yang terbuang untuk menagih lebih efektif. Sebab pada kenyataannya jika pihak penagih datang pada pelanggan, terkadang pelanggan tersebut tidak ada ditempat, sehingga penagihan tersebut tidak memperoleh hasil.

2. Dalam tabel kategori umur piutang sebaiknya perusahaan tidak memberikan piutang yang jumlahnya sangat besar dan proses jangka pelunasan yang lama, sebab dalam teorinya semakin besar jumlah piutang yang diberikan, maka akan semakin besar pula kerugian piutang yang akan dialami oleh perusahaan.

3. Prosedur kebijakan khusus yang diberikan CV Sunda Jaya Elektronik dalam penagihan kepada pelanggan yang bangkrut haruslah dipertegas agar piutang yang didapat tersebut dapat kembali dengan jumlah yang sama sewaktu awal transaksi berjalan.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :