• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERATURAN MENTERI PERTANIAN Nomor : 35/permentan/OT.140/7/2011 PENGENDALIAN TERNAK RUMINANSIA BETINA PRODUKTIF

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERATURAN MENTERI PERTANIAN Nomor : 35/permentan/OT.140/7/2011 PENGENDALIAN TERNAK RUMINANSIA BETINA PRODUKTIF"

Copied!
16
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Penilaian sertifikasi dilakukan terhadap pemenuhan prinsip dan kriteria ISPO kelapa sawit berkelanjutan untuk Usaha Kebun Swadaya oleh pihak ketiga yang

Kawasan sumber bibit adalah wilayah yang mempunyai kemampuan dalam pengembangan bibit ternak dari rumpun tertentu baik murni ataupun persilangan secara

KESATU : Harga Reterensi Benih Penjenis Tanaman dan Bibit Ternak Lingkup Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian seperti tercantum pada Lampiran sebagai bagian

(2) Sekretariat UAPPA/B-W provinsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 14 ayat (4) menyusun laporan keuangan konsolidasi (dana dekonsentrasi, dana tugas pembantuan

bahwa atas dasar hal-hal tersebut di atas dan agar kualitas hasil olahan produk pertanian memenuhi preferensi konsumen dengan standar minimal mutu produk olahan yang

(2) Apabila Lembaga Sertifikasi Produk yang telah diakredetasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) belum ada, untuk memperoleh Surat Keterangan Kesesuaian

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a, dan huruf b, serta sekaligus sebagai pelaksanaan Pasal 38, Pasal 58 ayat (6) dan Pasal 59 ayat (5) Undang-Undang

Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 7 Tahun 2018 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 3 Tahun 2012 tentang Pengendalian Ternak Sapi dan Kerbau Betina