• Tidak ada hasil yang ditemukan

P U T U S A N NOMOR : 324/PDT/2015/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "P U T U S A N NOMOR : 324/PDT/2015/PT.BDG. DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

(1)

P U T U S A N

NOMOR : 324/PDT/2015/PT.BDG.

“DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA”

Pengadilan Tinggi Bandung yang mengadili perkara-perkara perdata pada peradilan tingkat Banding, menjatuhkan putusan sebagaimana tersebut di bawah ini dalam perkara antara : ---

Drs. ISMAIL. B., Pekerjaan Direktur PT. YAMATOSHI, alamat : Jl.Raya Serang-Cibarusah No.251/KM.15 Kp. Langkap Lancar Serang Baru, Kabupaten Bekasi, dalam perkara ini diwakili oleh Cornelis Nicolas Eman, SH. dan Sjaiful Wathan, SH. MBA, masing-masing sebagai Advokat dan Konsultan Hukum pada Kantor Law Office “ABRAHAN PAKEL & Associates”, beralamat di Gedung Patra Office Tower, Lantai 9 R. 901, Jl. Jend. Gatot Subroto, Kav. 32-34, Jakarta, berdasarkan Surat Kuasa Khusus, tanggal 17

Februari 2015, sebagai Pembanding semula Tergugat

Konpensi/Penggugat Rekonpensi ; ---

L a w a n :

TEGUH RUSYANTO, selaku Direktur PT.DAIKEN ABADI INDONESIA, beralamat di Jalan Swatantra V No.99 RT.009/RW.003, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, dalam hal ini diwakili kuasanya TAUFIK KURACHMAN, SH.,Advokat dan Konsultan Hukum pada Kantor Hukum “TAUFIK KURACHMAN & PARTNERS” beralamat di Jalan Permata Legenda 2 Blok PA 15 No. 1, Kelurahan Mustika Jaya, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 25 Mei 2015, sebagai Terbanding semula Penggugat Konpensi/Tergugat Rekonpensi ; --- PENGADILAN TINGGI tersebut;

(2)

1. Penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung tanggal 3 Agustus 2015 Nomor 324/PEN/PDT/2015/PT.BDG. tentang Penunjukan Majelis Hakim untuk mengadili perkara tersebut ditingkat banding ; - 2. Berkas perkara perdata Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks. dan

surat-surat yang bersangkutan dengan perkara tersebut. --- TENTANG DUDUKNYA PERKARA :

Memperhatikan, mengutip dan menerima keadaan-keadaan tentang duduknya perkara sebagaimana tersebut dalam putusan Pengadilan Negeri Bekasi tanggal 26 Januari 2015 Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks., yang amarnya berbunyi sebagai berikut : --- DALAM KONPENSI :

- Dalam Eksepsi:

 Menolak Eksepsi Tergugat untuk seluruhnya ; ---

- Dalam Pokok Perkara :

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian ; --- 2. Menyatakan Tergugat wanprestasi ; --- 3. Menyatakan sah menurut hukum data keuangan menurut Account

Receivable History PT. Daiken Abadi Indonesia tanggal 21 Oktober 2011 s/d tanggal 16 April 2014 ; --- 4. Menghukum Tergugat untuk membayar kepada Penggugat uang

sebesar Rp. 680.648.760,-(enam ratus delapan puluh juta enam ratus empat puluh delapan ribu tujuh ratus enam puluh rupiah) secara tunai dan sekaligus sejak putusan ini berkekuatan hukum tetap ; --- 5. Menolak gugatan Penggugat selain dan selebihnya ; --- DALAM REKONPENSI :

- Menolak gugatan rekonpensi untuk seluruhnya ; ---

DALAM KONPENSI DAN REKONPENSI :

- Menghukum Penggugat Rekonpensi/Tergugat Konpensi untuk

membayar biaya perkara yang hingga kini ditaksir sebesar Rp. 181.000,-(seratus delapan puluh satu ribu rupiah) ; ---

(3)

Membaca pula : --- 1). Surat Pernyataan Permohonan Banding, Nomor 186/Pdt.G/2014/ PN.Bks., dibuat oleh Bebet Ubaedilah Affandi, SH. MH. Panitera Pengadilan Negeri Bekasi, yang isinya pada pokoknya menerangkan bahwa pada hari Senin, tanggal 02 Maret 2015 Kuasa Tergugat menyatakan bahding terhadap putusan Pengadilan Negeri Bekasi tanggal 26 Januari 2015 Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks. ; --- 2). Relaas Pemberitahun Pernyataan Banding, Nomor 186/Pdt.G/2014/ PN.Bks. Jo. No. 09/Bdg/2015/PN.Bks., dibuat oleh Benyamin Samuel

Tuankotta – Jurusita pada Pengadilan Negeri Cibinong, yang isinya

pada pokoknya menerangkan bahwa pada hari Rabu, tanggal 08 April 2015 telah diberitahukan secara resmi kepada Penggugat/Terbanding bahwa Tergugat menyatakan banding terhadap putusan Pengadilan Negeri Bekasi, tanggal 26 Januari 2015 Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks. 3). Surat Tanda Terima Memori Banding, Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks.

Jo. No. 9/Bdg/2015/PN.Bks., dibuat oleh Bebet Ubaedilah Affandi, SH. MH. Panitera Pengadilan Negeri Bekasi, yang isinya pada pokoknya menerangkan bahwa pada hari Senin, tanggal 16 Maret 2015 telah diterima Memori Banding dari Kuasa Pembanding, serta membaca Memori Banding-nya tertanggal 16 Maret 2015 ; --- 4). Relaas Pemberitahuan dan Penyerahan Memori Banding kepada Terbanding, Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks. Jo. 09/Bdg/2015/PN.Bks.,

dibuat oleh Benyamin Samuel Tuankotta – Jurusita pada Pengadilan

Negeri Cibinong, yang isinya pada pokoknya menerangkan bahwa pada hari Rabu, tanggal 08 April 2015 telah diberitahukan dan diserahkan Memori Banding dari Pembanding kepada Terbanding semula Penggugat ; --- 5). Surat Tanda Terima Kontra Memori Banding, Nomor 186/Pdt.G/2014/

PN.Bks. Jo. No. 09/Bdg/2015/PN.Bks., dibuat oleh Bebet Ubaedilah Affandi, SH. MH. Panitera Pengadilan Negeri Bekasi, yang isinya pada pokoknya menerangkan bahwa pada hari Kamis, tanggal 11 Juni 2015 telah diterima Kontra Memori Banding dari Terbanding, serta membaca Kontra Memori Bandingnya tertanggal 10 Juni 2015 ; --- 6). Relaas Pemberitahuan dan Penyerahan Kontra Memori Banding,

perkara perdata Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks. Jo. No. 09/Bdg/2015/ PN.Bks., dibuat oleh Irwan Gaos – Jurusita Pengganti pada Pengadilan

(4)

Negeri Jakarta Selatan, yang isinya pada pokoknya menerangkan bahwa pada hari Selasa, tanggal 16 Juni 2015 telah diberitahukan dengan resmi kepada Pembanding semula Tergugat bahwa telah diterima Kontra Memori Banding dari Terbanding ; --- 7). Relaas Pemberitahuan Memeriksa Berkas Perkara, Perkara Perdata Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks. Jo. Nomor 09/BDG/2015/PN.Bks.,

dibuat oleh Irwan Gaos – Jurusita Pengganti pada Pengadilan Negeri

Jakarta Selatan, yang isinya pada pokoknya menerangkan bahwa pada hari Jum’at, tanggal 22 Mei 2015 telah diberitahukan kepada pihak Pembanding semula Tergugat bahwa berkas perkara perdata Nomor

186/Pdt.G/2014/PN.Bks. telah selesai diminutasi, dan kepada

Pembanding semula Tergugat diberikan kesempatan untuk membaca/ mempelajari berkas perkara tersebut dalam tenggang waktu 14 setelah pemberitahuan ini dilaksanakan ; --- 8). Risalah Pemberitahuan Memeriksa Berkas Perkara (Inzage), Nomor

186/Pdt.G/2014/PN.Bks. Jo. No. 09/Bdg/2015/PN.Bks., dibuat oleh Suriati Gulo – Jurusita Penggnti Pengadilan Negeri Bekasi, yang isinya pada pokoknya menerangkan bahwa pada hari Kamis, tanggal 11 Juni 2015 telah diberitahukan kepada Terbanding semula Penggugat bahwa berkas perkara perdata Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks. telah selesai diminutasi, dan kepada Terbanding semula Penggugat diberikan kesempatan untuk membaca/mempelajari berkas perkara tersebut dalam tenggang waktu 14 setelah pemberitahuan ini dilaksanakan ; ---- 9). Surat Kuasa Khusus, Nomor 55/SKB-PT/AP/A/II/2015, tertanggal 17

Februari 2015, dibuat dan ditanda-tangani oleh Drs. Ismail B sebagai Pemberi Kuasa, dan Cornelis Nicolas Eman, SH. serta Sjaiful Wathan, SH. MBA. sebagai Penerima Kuasa ; --- 10). Surat Kuasa Khusus, tertanggal 25 Mei 2015, dibuat dan ditanda-tangani

oleh Tegus Rusyanto sebagai Pemberi Kuasa, dan Taufik Kurachman, SH. sebagai Penerima Kuasa. ---

TENTANG PERTIMBANGAN HUKUMNYA :

Menimbang, bahwa putusan Pengadilan Negeri Bekasi Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks. diputus pada persidangan terbuka untuk umum pada tanggal 26 Januari 2015, dengan dihadiri oleh Kuasa Penggugat, dan tanpa dihadiri oleh pihak Tergugat, Putusan perkara perdata Nomor

(5)

186/Pdt.G/2014/ PN.Bks. tersebut telah diberitahukan kepada Kuasa Tergugat pada hari Senin, tanggal 23 Februari 2015. Terhadap putusan tersebut Tergugat menyatakan banding pada tanggal 02 Maret 2015. Oleh karena pengajuan permohonan banding tersebut masih dalam tenggang waktu dan tata cara yang dibenarkan oleh Undang-Undang, maka permohonan banding tersebut secara formal dapat diterima;

Menimbang, bahwa dalam perkara ini Pembanding semula Tergugat menyatakan banding dengan alasan sebagai berikut : ---

- Bahwa Putusan judex facti Pengadilan Negeri Bekasi dalam perkara a quo telah mengabaikan atau tidak mempertimbangkan hukum secara patut dan benar (onvoldoende gemotiveerd) terhadap eksepsi yang diajukan Pembanding/Tergugat Konpensi/Penggugat Rekonpensi; - Bahwa Judex Factie Pengadilan Negeri Bekasi keliru dalam

mempertimbangkan ketentuan Pasal 123 ayat (1) HIR, sebab Surat Kuasa Khusus dari Penggugat/Terbanding tidak memenuhi syarat syahnya suatu Surat Kuasa untuk berperkara di Pengadilan ; --- - Bahwa dalam perkara aquo tidak ada niat Pembanding semula

Tergugat Konpensi untuk mamaksakan supaya perkara ini dijadikan

perkara pidana, karena ketika melaporkan Penggugat

Konpensi/Terbanding ke Polisi Pembanding semula Tergugat Konpensi tidak mengetahui adanya gugatan wanprestasi tersebut ; -- - Bahwa barang-barang yang diperdagangkan oleh Penggugat

Konvensi/Terbanding adalah barang-barang yang Illegal tidak ada Ijin

Edar, dan/atau bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, yaitu melanggar Pasal 62 Jo. Pasal 8 Ayat (1) huruh a, j Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan atau Pasal 197 Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009, tentang Kesehatan, sebagaimana Surat Tanda Penerimaan Laporan/Pengaduan pada Polres Bekasi, Nomor : TBL/833/K/IV/ 2014/SPKT/Resta. Bks. Kota, tertanggal 30 April 2014. (VIDE BUKTI T-2), 0leh karena itu gugatan

Terbanding/Penggugat Konpensi/Tergugat Rekonpensi menurut

hukum tidak dapat dijadikan dasar pemeriksaan dalam perkara ini dan harus dinyatakan ditolak atau setidak-tidaknya dinyatakan tidak dapat

(6)

diterima (niet onvankelijke verklaard) oleh Majelis Hakim yang memeriksa dan mengadili perkara a quo ; --- - Bahwa tidak benar apa yang diartikan judex facti dalam perkara a quo, bahwa upaya yang ditempuh Pembanding/Tergugat Konpensi/

Penggugat Konpensi dalam menerima barang-barang tersebut adalah

“persetujuan diam-diam”. Pertimbangan judex facti dalam perkara

aquo, halaman 35 alenia ke 1), tentang “persetujuan diam-diam”

adalah bukan merupakan dasar hukum ; --- - Bahwa pertimbangan Judex Facti tingkat pertama dalam perkara a

quo halaman 35, alenia ke 2 : ”bahwa persetujuan berlaku sebagai

Undang-Undang bagi yang melakukannya, yaitu Tergugat dan Penggugat”, adalah sangat benar sekali, sepanjang persetujuan tersebut memenuhi syarat- syarat perjanjian, bahwa salah satu syarat sahnya suatu perjanjian dan atau persetujuan adalah : apa yang diperjanjikan adalah hal yang ”halal”, yang artinya tidak bertentangan dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, bahwa apakah barang-barang tersebut adalah sah sebagai obyek perjanjian ? akan menjawab penjelasan diatas ; ---

- Bahwa demikian pula tentang pertimbangan Judex Factie tingkat

pertama halaman 35 alenia ke 3 pada kalimat terakhir, bahwa posisi

Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat Rekonpensi adalah bukan sebagai “Konsumen”, memang demikian bukan sebagai Konsumen, tepatnya Pembanding semula Tergugat Konpensi/ Penggugat Rekonpensi posisinya sebagai “Pelaku Usaha”. Menurut

Pasal 1 angka 2 Undang Undang-Undang Republik Indonesia No. 8

Tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen, adalah ”setiap

orang/perseorangan atau Badan Usaha baik yang berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum yang didirikan atau berkedudukan atau melakukan kegiatan dalam wilayah hukum negara Republik Indonesia, baik sendiri maupun bersama-sama melalui perjanjian menyelenggarakan kegiatan usaha dalam berbagai bidang ekonomi”, maka dengan demikian atas peristiwa hukum yang dialami Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat Rekonpensi jelas dilindungi oleh Undang Undang-Undang Republik Indonesia No. 8 Tahun 1999, tentang Perlindungan Konsumen ; ---

(7)

- Bahwa posisi Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat Rekonpensi dalam perkara aquo seharusnya sebagai Penggugat Konpensi, karena sebagai pihak yang dirugikan ; ---

- Bahwa berdasarkan teori Adequate Veroorzaking (Von Kries), bahwa

gugatan Terbanding semula Penggugat Konpensi/Tergugat

Rekonpensi terlampau dini, fakta–fakta hukum yang dilanggar Terbanding semula Penggugat Konpensi/Tergugat Rekonpensi yang mengakibatkan Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat Rekonpensi mengalami kerugian baik moril maupun materiil;

Menimbang, bahwa pihak Terbanding semula Penggugat mengajukan Kontra Memori Banding, sebagai berikut : --- - Bahwa Pembanding semula Tergugat Konpensi atau Penggugat Rekonpensi tidak cermat dalam memeriksa berkas perkara, khususnya tentang Surat Kuasa Terbanding semula Penggugat Konpensi, sebab senyatanya Surat Kuasa Terbanding semula Penggugat dalam Konpensi telah memuat hal-hal yang substansial dalam suatu Surat Kuasa Khusus karena mencantumkan kata “khusus” untuk pengajuan gugatan wanprestasi ; --- - Bahwa pertimbangan Judex Factie tingkat pertama dalam menolak eksepsi Pembanding semula Tergugat Konpensi sudah tepat ; --- - Bahwa demikian pula penolakan dalil Pembanding pada angka 1.2

tentang berita acara pemeriksaan saksi ahli, serta ketidak mampuan Pembanding semula Tergugat Konpensi untuk menghadirkan seorang saksi-pun, hal tersebut membuktikan ketidak mampuan Pembanding semula Tergugat Konpensi untuk membuktikan bantahan-bantahannya. - Bahwa keterangan saksi ahli tidak terdapat dalam kriteria alat-alat bukti

yang diatur dalam hukum perdata. --- - Bahwa pernyataan Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat

Rekonpensi dalam Memori Bandingnya yang menyatakan bahwa Terbanding diduga telah melakukan tindak pidana sesuai dengan Undang-undang Perlindungan Konsumen dan Undang-undang Kesehatan adalah sebatas dugaan, terlebih lagi dengan adanya saran Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat Rekonpensi kepada Penyidik untuk menahan Terbanding semula Penggugat Konpensi/Tergugat

(8)

Rekonpensi merupakan bukti itikad tidak baik dari Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat Rekonpensi untuk lari dari tanggung jawab melunasi sisa pembayarannya. --- - Bahwa Terbanding semula Penggugat Konpensi/Tergugat Rekonpensi

menolak dalil Pembanding pada Memori Bandingnya angka 2, karena selain 51 bukti tertulis yang diajukan Terbanding dalam pembuktian, juga Terbanding mengajukan dan menghadirkan saksi Jaenudin bin Pudin sebagai karyawan PT. Esa Putra Primajasa di Jakarta sebagai Importir bergerak dibidang jasa pengiriman importir atas barang-barang yang dipesan dan dipilih sendiri spesifikasinya oleh Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat Rekonpensi. --- - Bahwa Terbanding semula Penggugat Konpensi/Tergugat Rekonpensi

menolak dalil Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat Rekopensi pada Memori Bandingnya angka 3, 4, 5 dan 6 karena Terbanding semula Penggugat Konpensi/Tergugat Rekonpensi hanya mencari alasan pembenar dengan menganggap Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat Rekonpensi adalah selaku konsumen untuk lari dari kewajiban melunasi sisa pembayaran pesanannya. --- - Bahwa amar putusan perkara aquo yang menyatakan bahwa Pembanding

semula Tergugat Konpensi/Penggugat Rekonpensi dalam keadaan wanprestasi adalah sudah berdasar dan beralasan hukum. ---

Menimbang, bahwa setelah Majelis Hakim Tinggi membaca dan mempelajari Putusan Pengadilan Negeri Bekasi tanggal 26 Januari 2015 Nomot 186/Pdt.G/2014/PN.Bks., beserta berkas perkaranya dan membaca serta mempelajari Memori Banding dan Kontra Memori Banding dalam perkara ini, maka Majelis Hakim Tinggi berpendapat sebagai berikut : ---

- Bahwa pertimbangan serta putusan Judex Factie tingkat pertama sudah tepat, sebab Surat Kuasa Khusus yang digunakan oleh Kuasa Penggugat/Terbanding dalam mengajukan gugatan ini yaitu Surat Kuasa Khusus, tanggal 17 April 2014 telah memenuhi syarat sebagai Surat Kuasa Khusus, dan tidak bertentangan dengan ketentuan Pasal 123 ayat (1) H.I.R.; --- - Bahwa demikian pula tentang pertimbangan Judex Factie tingkat pertama tentang pokok perkaranya telah tepat dan benar, sebab norma hukum yang diatur oleh Undang-undang No. 8 Tahun 1999

(9)

tentang Perlindungan Konsumen dan Pasal 197 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, bukan untuk melindungi

kepentingan Tergugat/Pembanding, seharusnya Tergugat/

Pembanding sejak awal melakukan pemberitahuan kepada

Pemerintah atas barang-barang yang tidak memenuhi syarat tersebut, dengan tidak adanya pelaporan tersebut maka dapat diartikan bahwa Pemerintah tidak keberatan terhadap ketentuan dimaksud. Dengan

demikian gugatan Penggugat/Terbanding dapat dikabulkan

sebagaimana tersebut dalam putusan Judex Factie tingkat pertama, selanjutnya Mejelis Hakim Tinggi mengambil alih pertimbangan Judex Factie tingkat pertama dalam memutus perkara ini pada tingkat banding ; --- - Bahwa oleh karena Rekonpensi dalam perkara ini adalah berkaitan erat dengan Gugatan Konpensi, maka dengan dengan dikabulkannya Gugatan Konpensi dalam perkara ini, gugatan Rekonpensi harus dinyatakan tidak dapat diterima. Oleh karena itu putusan Judex Factie tingkat pertama Pengadilan Negeri Bekasi tanggal 26 Januari 2015 Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks. diperbaiki sekedar amar pada gugatan Rekonpensinya, sehingga amar selengkapnya sebagaimana akan disebutkan pada amar putusan dibawah ini ; --- Menimbang, bahwa berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tersebut diatas, maka putusan Judex Factie tingkat pertama dapat dipertahankan dengan perbaikan sekedar pada amar Rekonpensinya, sebagaimana tersebut pada amar putusan dibawah ini ; ---

Menimbang, bahwa oleh karena ditingkat banding gugatan Penggugat Konpensi tetap dinyatakan dikabulkan untuk sebagian, maka berdasarkan

ketentuan Pasal 181 HIR, Pembanding semula Tergugat

Konpensi/Penggugat Rekonpensi dihukum untuk membayar biaya perkara pada dua tingkat peradilan, yang pada tingkat banding besarnya sebagaimana tersebut dalam amar putusan ini ; --- Memperhatikan ketentuan dalam Pasal 1230 KUHPerdata Jo. Pasal 1338 KUHPerdata serta ketentuan hukum lainnya yang bersangkutan.

MENGADILI :

- Menerima permohonan Banding dari Pembanding semula Tergugat

(10)

- Memperbaiki putusan Pengadilan Negeri Bekasi, tanggal 26 Januari 2015 Nomor 186/Pdt.G/2014/PN.Bks. yang dimohonkan banding tersebut sekedar pada amar Rekonpensinya, sehingga amar selengkapnya, sebagai berikut : --- DALAM KONPENSI :

- Dalam Eksepsi :

 Menolak Eksepsi Tergugat untuk seluruhnya;

- Dalam Pokok Perkara :

1. Mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian; 2. Menyatakan Tergugat Wanprestasi;

3. Menyatakan sah menurut hukum data keuangan menurut Account Receivable History PT. Diaken Abadi Indonesia, tanggal 21 Oktober 2011 s/d tanggal 16 April 2014;

4. Menghukum Tergugat untuk membayar kepada Penggugat uang sebesar Rp. 680.648.760 (enam ratus delapan puluh juta enam ratus empat puluh delapan ribu tujuh ratus enam puluh rupiah) secara tunai dan sekaligus sejak putusan ini berkekuatan hukum tetap;

5. Menolak gugatan Penggugat selain dan selebihnya; DALAM REKONPENSI :

- Menyatakan Rekonpensi atau gugat balik tidak dapat diterima;

DALAM KONPENSI DAN REKONPENSI :

- Menghukum Pembanding semula Tergugat Konpensi/Penggugat

Rekonpensi untuk membayar biaya perkara dalam dua tingkat peradilan, yang dalam tingkat banding diperhitungkan sebesar Rp.Rp. 150.000,- (seratus lima puluh ribu rupiah).

Demikian diputus dalam sidang permusyawaratan Majelis Hakim

Tinggi pada hari Rabu, tanggal 19 Agustus 2015 oleh kami JOHN PITER,

SH., MH. Hakim Tinggi sebagai Ketua Majelis dengan Hi. A. SANWARI H.A., SH., MH. dan DJAMER PASARIBU, SH. sebagai Hakim-Hakim Anggota berdasarkan Penetapan Ketua Pengadilan Tinggi Bandung tanggal 3 Agustus 2015 Nomor 324/PEN/PDT/2015/PT.BDG. untuk memeriksa dan mengadili

(11)

perkara ini dalam tingkat Banding, putusan tersebut dibacakan oleh Hakim

Ketua Majelis tersebut pada hari KAMISs, tanggal 20 AGUSTUS 2015

dalam persidangan yang terbuka untuk umum, dengan didampingi oleh para Hakim Anggota-nya, dibantu oleh Yuntha D. Simatupang, SH. sebagai Panitera Pengganti pada pengadilan tinggi tersebut, tanpa dihadiri oleh kedua belah pihak berperkara.

Hakim Anggota I, Hakim Ketua,

ttd ttd

Hi. SANWARI H.A., SH. MH. JOHN PITER, SH. MH.

Hakim Anggota II,

ttd

DJAMER PASARIBU, SH.

Panitera Pengganti,

ttd

YUNTHA D. SIMATUPANG, SH.

Perincian biaya perkara :

1. Redaksi Putusan --- Rp. 5.000,- 2. Meterai Putusan --- Rp. 6.000,- 3. Pemberkasan --- Rp. 139.000,- + J u m l a h --- Rp. 150.000,-

Referensi

Dokumen terkait

Menimbang, bahwa terhadap keberatan Para Pembanding semula Para Penggugat didalam memori bandingnya tersebut, kuasa hukum Terbanding III dan Terbanding IV semula

Menimbang, bahwa kontra memori banding yang diajukan oleh Kuasa Hukum Terbanding (semula Penggugat) terhadap memori banding dari Para Pembanding (semula Tergugat

Menimbang, bahwa dalam perkara ini Para Terbanding semula Penggugat I, II, III melalui Kuasa Hukumnya telah mengajukan kontra memori banding yang diterima di

Bdg, dan telah pula membaca serta memperhatikan memori banding yang diajukan oleh Pembanding semula Penggugat dan surat kontra memori banding yang diajukan oleh

Menimbang, bahwa Tergugat Konvensi/Penggugat Rekonvensi/ Pembanding tidak mengajukan Memori Banding dan Penggugat Konvensi/ Tergugat Rekonvensi/Terbanding tidak

--- Menimbang, bahwa Memori Banding dari Kuasa Hukum Para Penggugat / Pembanding dan Kontra Memori Banding dari Kuasa Hukum Tergugat / Terbanding VI setelah diperhatikan

Menimbang, bahwa terhadap dalil-dalil Pembanding dan Terbanding sebagaimana termuat dalam memori banding dan kontra memori banding, Majelis Hakim tingkat banding

Menimbang, bahwa Pembanding semula Penggugat telah mengajukan memori banding yang pada pokoknya sebagai berikut : --- - Bahwa Majelis Hakim Tingkat Pertama tidak