Produk Bsm E-Money Dalam Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah
Teks penuh
Dokumen terkait
Bank Pembangunan Daerah Bali pembayaran menggunakan uang elektronik tidak hanya memberikan keuntungan bagi pengguna e-money BPD Bali, namun terdapat pula risiko
Uang elektronik tidak dapat disamakan dengan alat pembayaran berbentuk kartu seperti kartu ATM atau kartu debit, dan kartu kredit, karena penerbitannya tidak
Transaksi pembayaran menggunakan uang elektronik (e-money) pada prinsipnya dilakukan penukaran nilai uang dalam bentuk data elektronik dengan barang antara pemegang
Rivai (2001) dalam Bahri(2010) menjelaskan bahwa uang elektronik adalah alat pembayaran elektronik yang diperoleh dengan menyertorkan terlebih dahulu sejumlah uang kepada
Jadi, pertukaran antara nilai uang tunai dengan nilai uang elektronik (e-money) harus sama jumlahnya (tamatsul) baik kualitas maupun kuantitasnya, jika tidak, maka
Kesimpulan Uang elektronik sebagaimana dimaksud dalam PBI Nomor 11/12/PBI/2009 tentang uang elektronik pada prinsipnya sudah dapat diimplementasikan dalam perbankan
Menurut Rivai uang elektronik adalah alat bayar elektronik yang diperoleh dengan menyetorkan terlebih dahulu sejumlah uang kepada penerbit, baik secara lansung, maupun
Kemudian alat pembayaran mulai berinovasi dengan membuat alat pembayaran yang lebih mudah dan praktis lagi yaitu elektronik money (e-money), uang elektronik (e-money)