• Tidak ada hasil yang ditemukan

Cara cepat belajar menjumlahkan pakai jari tangan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Cara cepat belajar menjumlahkan pakai jari tangan"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Cara cepat belajar menjumlahkan pakai jari tangan

Baru-baru ini saya mendapati sebagian murid saya sulit dan memerlukan waktu lama dalam operasi penjumlahan sederhana ( dibawah bilangan 20 ) tapi sebagian murid lain cepat. Saya jadi penasaran kira-kira apa yang menjadikan perbedaan itu. Apa beda IQ ya?

Setelah saya perhatikan cara mereka berpikir, saya lihat perbedaan ada di cara mereka membayangkan 10 jari mereka di otak mereka.

Bagaimana mereka memahami 10 jari saat menjumlah bilangan? Sebagai misal: 3 + 4

A adalah murid yang lambat dalam menghitung B adalah murid yang cepat dalam menghitung

A menghitung dengan menggunakan tangannya yang kiri berdiri 3 jari dan yang kanan 4 jari

lalu dihitunglah jari kiri kanan yang berdiri ... 1...2....3....4....5...6...7...

B menghitung dengan memilih angka antara 3 atau 4 mana yang lebih besar. Tentu angka 4 terpilih sebagai yang terbesar, lalu angka 4 itu dimasukkan ke dalam otak.

Baru kemudian tangan kiri berdiri 3 jari. Diucapkanlah angka yang tersimpan di otak lalu diteruskan dengan menghitung jari kiri yang berdiri. ... 4...5...6...7 jadi jawaban 3 + 4 = 7

Lalu kemana tangan kanan B..? itulah hebatnya, tangan kanannya tetap memegang pensil dan siap menulis jawabannya.

Dengan melihat hal di atas tentu waktu B mengerjakan lebih cepat dari A. Bila anak/murid/adik anda termasuk memakai cara A, maka anda bisa mengajarkan cara B....

Bagaimana caranya..? begini kira-kira...

(2)

"KECIL DI TANGAN, BESAR DI KEPALA"

artinya angka kecil di tangan (mengangkat jari tangan sesuai angka), sedangkan angka besar disimpan di kepala. Lalu sebutkan angka yang di kepala diteruskan dengan menghitung jari yang berdiri, seperti yang dilakukan si B tadi.

Konsep di atas hanya berlaku pada penjumlahan dengan salah satu bilangan penjumlahnya di bawah bilangan 10. Misal:

5 + 6 14 + 4 3 + 24 dll

Cara tersebut akan mempermudah anak untuk mengerjakan penjumlahan bersusun di kemudian hari.

Asalkan anda meluangkan waktu untuk melatih anak setiap hari. Cukup beri 5 soal tiap hari, insyaAllah konsep "kecil di tangan, besar di kepala" akan tertanam pada anak.

Selamat mencoba.dan Semoga Allah memberi kemudahan kita dalam mengajarkan dan anak kita diberikan rizki kefahaman. Amien.

Referensi

Dokumen terkait

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan kegiatan perbankan dalam masyarakat maka Bank turut mengalami peningkatan keuntungan, maka Bank itu pula dituntut agar

Sebagai contoh, seorang wanita lahir dengan mutasi pada gen yang disebut BRCA1 akan membentuk kanker payudara atau rahim jauh lebih banyak daripada wanita yang tidak

Memaklumkan tentang pelaksanaan ISMS, pemantauan ISMS, audit dan kajian semula pengurusan kepada staf berkaitan yang bertanggungjawab dalam proses keselamatan

Kriterianya adalah Pencatatan harus dilakukan segera setelah melaksanakan asuhan pada formulir yang tersedia ( Rekam Medis / KMS / Status pasien dan Buku KIA), kemudian

Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan maka dapat diketahui bahwa Metode CDS dan Heuristik Pour dapat mengurangi keterlambatan perusahaan dari enam kali keterlambtan

Sehingga perlunya suatu bentuk kegiatan pendampingan masyarakat untuk lebih memasyarakatkan tanaman obat keluraga (TOGA) ini sebagai suatu bentuk kemandirian

Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat pengetahuan siswa kelas X baik kelas X.A, X.B, maupun kelas X.C menunjukan tingkat pengetahuan cukup dalam mitigasi bencana gempa

Lebih lanjut Soemarwoto (1992) dalam bukunya “Indonesia Dalam Kancah Isu Lingkungan Global” menggambarkan potensi manfaat keanekaragaman hayati, bahwa dari 5000 tumbuhan yang