R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 281
BAB VIII
RENCANA KESEPAKATAN (MEMORANDUM)
PROGRAM INVESTASI
8.1. Ringkasan Skenario Pembangunan Kabupaten Malinau
Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah Bidang Cipta Karya Kabupaten
Malinau 2014-2018 sebagai pedoman, landasan dan referensi dalam menyusun
program pembangunan sarana dan prasarana yang terpadu bagi Kabupaten Malinau.
RPIJM Tahun 2014-2018 selanjutnya diharapkan dapat menjadi pedoman bagi
penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Bidang Cipta Karya setiap tahunnya.
RPIJM Pekerjaan Umum Bidang Cipta Karya Kabupaten Malinau Tahun 2014 -2018
yang telah disusun ini hendaknya dapat dilaksanakan secarakonsisten, jujur, ransparan,
partisipatif dan penuh tanggungjawab dan merupakan pedoman bagi penyusunan bagi
program pembangunan selanjutnya.Untuk itu perlu ditetapkan kaidah-kaidah
pelaksanaan sebagai berikut:
1. Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Malinau serta masyarakat
termasuk dunia usaha berkewajiban untuk melaksanakanprogram-program dalam
RPIJM PU/Cipta Karya Kabupaten Malinau Tahun 2014-2018 dengan
sebaik-baiknya;
2. Satuan Kerja Perangkat Daerah Pemerintah Kabupaten Malinau berkewajiban untuk
menyusun rencana strategis yang memuat visi, misi, tujuan, strategi,kebijakan,
program dan kegiatan pokok pembangunan yang disusun dengan berpedoman pada
Program Jangka Menengah Daerah Kabupaten Malinau Tahun 2014-2018 yang
nantinya akan menjadi pedoman dalam menyusun Rencana Strategis Rencana Kerja
Satuan Kerja Perangkat Daerah ;
3. Satuan Kerja Perangkat Daerah berkewajiban menjamin konsistensi antara
Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah Daerah Kabupaten Malinau
yang telah ditetapkan dengan perdoman pada Rencana Pembangunan Jangka
Menengah aerah maupun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Kabupaten
Malinau ;
4. Dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan Rencana Pembangunan
Investasi Jangka Menengah Daerah Kabupaten Malinau Tahun 2014-2018, Dinas
Pekerjaan Umum berkewajiban untuk melakukan monitoring dan evaluasi terhadap
penjabaran Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah Bidang Cipta
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 282
Karya Kabupaten Malinau Tahun 2014 -2018 ke dalam Rencana Strategis Satuan
Kerja Perangkat Daerah;
5. Dalam pelaksanaan pembiayaan Rencana Pembangunan Investasi Jangka
Menengah Bidang Cipta Karya Kabupaten Malinau Tahun 2014-2018 ini perlu
sinkronisasi antara pola investasi yang direncanakan oleh pemerintah daerah dengan
investasi pembangunan yang direncanakan dan dibangun oleh pemerintah pusat
(baik badan, instansi maupun departemen yang terkait);
6. Melalui Program Jangka Menengah Bidang Cipta Karya Kabupaten Malinau Tahun
2014-2018 nantinya dapat meningkatkan pelayanan pemerintah terhadap
masyarakat dan dapat meningkatkan dan mengembangkan kapasitas pemerintah
daerah Kabupaten Malinau . Pelayanan terhadap masyarakat yang akan terus
membaik yang pada gilirannya kelak akan menciptakan kemajuan dan kesejahteraan
kehidupan di Kabupaten Malinau.
Melalui Program Jangka Menengah Bidang Cipta Karya Kabupaten Malinau Tahun
2014-2018 diharapkan dapat meningkatkan taraf (kualitas) hidup dan kesejahteraan
masyarakat Kabupaten Malinau.
Untuk memberikan dasar hukum Program Jangka Menengah Bidang Ke Cipta Karyaan
yang diusulkan Kabupaten Malinau diperlukan lembar kesepakatan antara DPRD
Kabupaten Malinau dan Bupati Malinau untuk elaksanakan dan mendanai program
investasi bidang Cipta Karya. Nota Kesepakatan ini penting bagi pelaksanaan program
investasi yang termuat dalam Rencana Pembangunan Investasi Jangka Menengah,
antara lain:
1. Sebagai dasar penentuan dukungan Pemerintah Pusat kepada Kabupaten Malinau
pada penyelenggaraan bidang Cipta Karya;
2. Mendorong komitmen Pemerintah Kabupaten Malinau dalam menyusun program
investasi bidang Cipta Karya dalam RPIJM;
3. Memberikan penguatan dalam prosedur pendanaan, terutama dana dari lingkungan
eksternal Pemerintah Kabupaten Malinau, antara lain dari Pemerintah Pusat,
Pemerintah Provinsi, Pinjaman Luar Negeri, masyarakat atau kerjasama dengan
pihak swasta.
Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) Kabupaten Malinau Bidang
Cipta Karya merupakan keterpaduan kegiatan mulai dari perencanaan, pelaksanaan
sampai monitoring dan evaluasi program yang akan menjadi pedoman dalam kegiatan
pembangunan dan peningkatan bidang PU/Cipta Karya. Adapun ringkasan Rencana
Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) Kabupaten Malinau adalah sebagai
berikut:
a. Rencana Investasi Bidang Air Minum
b. Rencana Investasi Bidang Persampahan
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 283
e. Rencana Investasi Bidang Penataan Bangunan Lingkungan
f. Rencana Investasi Pengembangan Permukiman
Dengan adanya program yang jelas dan terperinci ini diharapkan pelaksanaannya akan
dapat lancar dan terkoordinasi dengan baik tahapan pelaksanaannya.
8.2. Ringkasan Program Prioritas Infrastruktur
Ringkasan program prioritas infrastruktur bidang Cipta Karya di Kabupaten Malinau
disusun atas dasar kebutuhan dasar masyarakat dan wilayah Kabupaten Malinau yang
telah terangkum pada matrik terlampir. Untuk memudahkan pelaksanaannya dibuat
kerangka logis usulan program/kegiatanyang sangat dibutuhkan dengan jelas dan tepat
sasaran serta terjamin keberlanjutannya secara efektif dan efisien.
Dalam penyusunan kerangka logis (logical framework) agar dapat memberikan
gambaran tujuan, parameter penilaian, cara menilai dan evaluasi pelaksanaan
dengan jelas.
8.3. Pengaturan dan Mekanisme Pelaksanaan
Pengaturan dan mekanisme pelaksanaan Rencana Program Investasi Jangka
Menengah (RPIJM) bidang Pekerjaan Umum Cipta Karya Kabupaten memerlukan
kesepakatan bersama antara Pemerintah Pusat,Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur
dan Pemerintah Kabupaten Malinau maupun dengan masyarakat/swasta agar
pelaksanaannya dapat berjalan dengan lancar.
Kesepakatan bersama ini merupakan acuan dan pedoman dalam pelaksanaan
program dan kegiatan serta komitmen dalam penganggarannya dengan jelas.
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 284 Tabel 8.1
Format Kerangka Kerja Logis Program Investasi Infrastruktur Bidang PU/Cipta Karya
No Isu/Permasalahan
Per Kawasan Tujuan/Sasaran
Pendekatan / Strategi Pembangunan
Kebijakan Program Ruang Lingkup
Kegiatan Output/Outcome Performance Indicator Asumsi dan Resiko A. Permukiman 1 Permukiman kumuh Lingkungan kumuh menjadi sehat Penataan permukiman Peningkatan prasarana dan sarana Penataan dan perbaikan PSD Permukiman Kumuh Pembangunan jalan lingkungan, sanitasi dan air bersih Output: Lingkungan sehat Outcome: Masyarakat sejahtera Peningkatan kesehatan masyarakat Kesadaran masyarakat kurang 2 Keterbatasan lahan Belum di sahkannnya RTRW Provinsi dan Kabupaten Optimalisasi pemanfaatan lahan berdasarkana tata ruang yang ada Zoning regulation pengembangan dan pemanfaatan lahan permukiman Arahan Pengembangan penyediaan perumahan bagi masyarakat menengah ke bawah Pengembangan rusunawa Pembangunan perumahan rusunawa dengan kelengkapan PSD Alokasi pemanfaatan lahan yang optimal sesuai dengan tata ruang yang ada Tercapainya kebutuhan rumah dengan optimalisasi lahan Kesadaran masyarakat kurang 3 Perkembangan permukiman di sempadan sungai Kondisi lingkungan hidup dapat terjaga Pengembalian fungsi kawasan sesuai dengan peruntukannya Relokasi permukiman di kawasan sempadan sungai Relokasi penyiapan lahan baru untuk permukiman Penyiapan lahan relokasi Kondisi lingkungan hidup tetap terjaga Kembalinya fungsi sungai sebagai kawasan transportasi air dan permukiman yang ada sudah terelokasi Kesadaran masyarakat kurang dan keterbatasan lahan dan biaya yang besar baik untuk pemulihan sempadan sungai maupun lahan relokasi 4 Infrastruktur masih minim di kawasan pengembangan baru Penyediaan infrastruktur yang cukup Pengembangan pembangunan fisik infrastruktur Peningkatan dukungan infrastruktur kawsan baru Arahan rencana pengembangan fisik baru dengan penyediaan infrastruktur yang cukup Pengembangan jaringan jalan, listrik, air bersih, jaringan jalan dan drainase Terpenuhinya infrastruktur kawasan baru Pengembanga n dan pembangunan infrastruktur dapat terpenuhi di kawasan baru Kondisi geografis dan pembiayaan yang besar membutuhkan dukungan kerjasama antar semua pihak yang terkait
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 285
Pembangunan
5 Berkembangnya
industri rumah tangga yang polutif di kawasan padat kumuh Lingkungan menjadi sehat Penataan kawasan industri rumah tangga di permukiman Pemberdayaan masyarakat dengan pembekalan skill yang yang cukup, pembinaan UKM dan penataan PSD permukiman Penataan dan perbaikan PSD Permukiman Kumuh, pembekalan skill dan pemberdayaan UKM masyarakat Pembinaan UKM dan pembekalan skill yang didukung peningkatan pemenuhan PSD permukiman yang sesuai kebutuhan, penetapan kegiatan dan bentuk kegiatan di masyarakat Output: Lingkungan sehat Outcome: Masyarakat sejahtera Peningkatan kesehatan lingkungan dan masyarakat Kesadaran masyarakat kurang B PBL 1 Tidak semua kawasan pengembangan memiliki acuan RTBL Tersedianya Produk RTBL Penyusunanan produk RTBL Arahan penyusunan produk RTBL Penyusunanan produk RTBL sebagai acuan pembangunan peran Penyusunanan produk RTBL Tersusunnya produk RTBL sebagai acuan pembangunan peran Tersedianya produk RTBL sebagai acuan pembangunan peran Penyelenggara pemerintah pusat melalui Departemen PU dan Dinas Terkait (Pemerintah Daerah) 2 Semua kawasan tidak mempunyai acuan rencana induk proteksi kebakaran Tersedianya rencana induk proteksi kebakaran Penyusunan rencana induk proteksi kebakaran Arahan penyusunan rencana induk sistem proteksi kebakaran Peningkatan sistem proteksi kebakaran Penyusunan Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran Tersusunnya Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran RISPK Tersedianya Rencana Induk Sistem Proteksi Kebakaran peran Penyelenggara pemerintah pusat melalui Departemen PU dan Dinas Terkait (Pemerintah Daerah) 3 Penurunan citra kawasan sebagai akibat permukiman kumuh Terwujudnya revitaliasai kawasan dan bangunan padat kumuh Menyelenggarak an penataan permukiman Arahan revitalisasai kawasan padat kumuh Pembangunan PSD permukiman kumuh Penetapan jenis kegiatan dan bentuk kegiatan di masyarakat Lingkungan menjadi sehat, bersih dan nyaman Berkurangnya kawasan kumuh peran Penyelenggara pemerintah pusat melalui Departemen PU dan Dinas
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 286
No Isu/Permasalahan
Per Kawasan Tujuan/Sasaran
Pendekatan / Strategi Pembangunan
Kebijakan Program Ruang Lingkup
Kegiatan Output/Outcome Performance Indicator Asumsi dan Resiko Terkait (Pemerintah Daerah) 4 Penataan kawasan parkir tidak terkelola secara optimal Tertatanya kawasan parkir peran dengan pengelolaan yang optimal Menyelenggarak an penataan kawasan parkir Arahan penataan kawasan parkir peran Penataan dan pengelolaan kawasan parkir Penetapan peraturan tata aturan kawasan parkir dan area terbuka Tertata dan terkelolanya kawasan parkir secara optimal Tersedianya kawasan parkir yang sesuai dengan kebutuhan peran Penyelenggara pemerintah pusat melalui Departemen PU dan Dinas Terkait (Pemerintah Daerah) 5 Kurang ditegakannya aturan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan bangunan gedung Terwujudnya penataan bangunan gedung yang sesuai dengan aturan keselamatan, kenyamanan dan kemanan Menyelenggarak an penataan dan penertiban bangunan gedung yang fungsional, andal dan efesien Penyelenggraan penataan bangunan gedung yang fungsional Pembinaan teknis bangunan gedung negara Melakukan penugasan tenaga bantuan teknis kepada instansi pemegang anggaran Inventarisasi dan evaluasi tenaga teknis secara berkala Pembinaan dan koordinasi secara berkala Menyusun laporan bantuan teknis secara berkala Bangunan gedung memenuhi stndard keamanan, keselamatan dan kenyamanan Seluruh bangunan gedung telah laik fungsi Penyelenggara pemerintah pusat melalui Departemen PU dan Dinas Terkait (Pemerintah Daerah) C Persampahan 1 Sampah bertambah pengelolaan belum optimal Meningkatkan pengelolaan dan penataan Pengurangan sampah Penanganan dengan sistem landfill dan Pengembangan program (Pelaksanaan Penyuluhan dan pendampingan Output: lingkungan sehat Outcome: Sampah terbuang berkurang Kesadaran masyarakat kurang
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 287
Pembangunan
lingkungan yang incinerator
komunal 3R) Masyarakat sejahetera 2 Rencana pengembangan PS persampahan Peningkatan kinerja pengelolaan TPA Pengurangan volume timbulan sampah Penyediaan lahan sebagai area pengelolaan sampah dengan lokasi di Malinau sekitar 25 Ha Penyiapan dan Penyediaan area lahan TPA
Pengembangan area lahan TPA dari 15 Ha menjadi 25 Ha, tanah sudah dibebaskan Sampah dapat terkelola dengan optimal Sampah dapat tertangani secara optimal dengan jumlah timbulan sampah berkurang Pembiayaan yang besar, tingkat kesadaran masyarakat 3 TPST pada setiap kelurahan belum tersedia Pengurangan volunter timbulan sampah Pengembangan TPST pada setiap kelurahan Penyediaan TPST pada setiap kelurahan Rencana penyediaan TPST sebagai antisipasi volunter timbulan sampah Penyediaan TPST Sampah dapat tertangani secara optimal Timbulan sampah dapat berkurang dan kondisi lingkungan sehat dan bersih Pembiayaan, kesadaran masyarakat D PLP 1 Besarnya produksi limbah mencapai ... % tetapi penanganannya belum optimal Upaya pembuangan air limbah dan tercapai secara optimal Alternatif pembuangan air limbah dengan sistem individual dan komunal Peningkatan instalasi dan sarana pembuangan air limbah atau ( IPAL dan SPAL ) Pengembangan sistem jaringan air limbah Pembangunan sistem jaringan air limbah berupa ( IPAL dan SPAL ) Upaya pembungan dan penyaluran air limbah secara optimal Air limbah dapat ditangani secara optimal dengan ketersediaan sarana yang memadai Kondisi geografis Kabupaten Malinau akan mempengaruhi penyediaan sistem jaringan air limbah 2 Penyediaan Pengelolaan air limbah terbatas (MCK Plus)/ SANIMAS hanya terdapat di 2 Kelurahan Meningkatkan cakupan pelayanan pengelolaan air limbah Peningkatan pelayanan dan kualitas sistem air limbah untuk mencapai standard pelayanan minimal peran Pengembangan pengelolaan SANIMAS Peningkatan pelayanan dan kualitas air limbah dengan standard pelayanan minimal peran Pembangunan sistem jaringan komunal dan MCK Plus/ SANIMAS Peningkatan saluran air limbah dan sanitasi lingkungan Tertanganinya air limbah dengan pengelolaan dan pelayanan yang memenuhi standard pelayanan minimal peran Pembiayaan, kondisi geografis dan kesadaran masyarakat
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 288
No Isu/Permasalahan
Per Kawasan Tujuan/Sasaran
Pendekatan / Strategi Pembangunan
Kebijakan Program Ruang Lingkup
Kegiatan Output/Outcome Performance Indicator Asumsi dan Resiko penyediaan IPAL di Kawasan wisata Malinau pelayanan pengeloalaan air limbah prasarana dan sarana air limbah di Malinau mekanisme pengelolaan dan pelayanan air limbah yang memenuhi standard pelayanan minimal peran pengelolaan dan pelayanan sektor air limbah
IPAL, lahan dan pembiayaan IPAL Malinau standard pelayanan minimal peran, meningkatnya pengelolaan air limbah dan kesehatan lingkungan di Malinau penyediaan IPAL dan tertanganinya pengelolaan air limbah dengan standard pelayanan minimal peran kondisi geografis dan kesadaran masyarakat 4 Belum tersedianya sarana dan prasarana air limbah IPAL di Kabupaten Malinau Peningkatan pengelolaan air limbah domestik maupun non domestik Pengembangan jaringan pengelolaan air limbah IPAL di Kabupaten Malinau Mekanisme penyediaan IPAL Skala Peran dengan standard pelayanan minimal peran Peningkatan pengelolaan air limbah domoestik dan non domestik dengan standard pelayanan minimal peran Penyediaan IPAL untuk limbah domestik dan non domestik Dengan penyediaan IPAL skala peran Air limbah domestik maupun non domestik dapat terkelola secara optimal Air limbah domestik dan non domestik dapat tertangani dengan peningkatan pengelolaan dan pelayanan cakupan air limbah peran Pembiayaan besar, konisi geografis, dan kesadaran masyarakat akan sanitasi lingkungan
5 IPLT terbatas Meningkatnya
cakupan pelayanan dan pengelolaan air limbah Peningkatan pengelolaan lumpur tinja dari tangki septik Pengelolaan lumpur tinja dalam rangka perlindungan terhadap lingkungan dan sumber daya air
Peningkatan cakupan pelayanan dan pengelolaan air limbah Pengembangan sistem off site
Pembangunan dan
pengembangan jaringan IPLT
IPLT skala peran terbangun dengan pengembangan jaringan dan pelayanan pengelolaan lumpur tinja Tersediaanya IPLT Skala peran Pembiayaan yang besar dan kondisi geografis E Drainase 1 Belum optimalnya pelayanan drainase di Kabupaten Malinau Meningkatkan pelayanan drainase peran yang optimal Penataan sistem drainase peran Pengembangan sistem drainase terpisah Pengembangan dan peningkatan pembangunan prasarana dan sarana drainase Penataan drainase lingkungan dan normalisasi sungai Upaya peningkatan pelayanan drainase peran yang optimal Tingkat genangan pada sistem drainase berkurang Kesadaran masyarakat kurang, kondisi geografis Kabupaten
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 289 Pembangunan peran Malinau 2 Kawasan genangan banjir Kabupaten Malinau bebas banjir dan genangan Pengembangan sistem drainase secara terpadu Arahan pengendalian banjir dan pengembangan jaringan drainase secara menyeluruh di Kabupaten Malinau Program pengendalian banjir Normalisasi sungai, perbaikan drainase dan pembangunan baru jaringan drainase Tertanganinya kawasan rawan banjir dengan perbaikan sistem drainase primer, skunder. Kapasitas drainase yang tersedia dapat menampung kebutuhan pengaliran air limpasan, pengendalian banjir dapat teratasi dan bebas dari genangan banjir Pembiayaan, kesadaran masyarakat akan kebersihan menjaga lingkungan dan kondisi geografis. 3 Perubahan penggunaan lahan yang tidak sesuai
Pengaturan tata ruang peruntukan pemanfaatan ruang yang sesuai Pengendalian pembangunan yang tidak seimbang dan cenderung menyalahi aturan tata ruang Arahan pengendalian pembangunan Evaluasi dan pengendalian, insentif dan disinsetif dalam pemanfaatan lahan Evaluasi pelaksanaan pembangunan, pengendalian dan pengawasan pembangunan peran Terkendalinya pembangunan yang mengacu pada tataran legitimasi hukum tata ruang Pembangunan dapat dikendalikan sesuai dengan peraturan tata ruang yang ada Kesadaran masyarakat, lemahnya pengawasan 4 Berkurangnya lahan konservasi sebagai daerah tangkapan dan resapan air Mempertaankan kawasan konservasi sebagai area resapan air dan RTH Pengendalian dan pengawasan pembangunan yang mengacu pada tata ruang Kabupaten Malinau Koordinasi pengawasan pembangunan antar kawasan Arahan pengembangan koordinasi pembangunan antar kawasan dengan pengendalian pembangunan Pengendalian pembangunan pada kawasan konservasi, pelestarian kawasan resapan air dan perluasan RTH
Pelestarian kawasan konservasi sebagai area resapan air dan RTH Kawasan konservasi tetap terjaga, RTH yang berimbang dan kawasan resapan air yang memadahi Lemahnya pengawasan pembangunan,le mahnya institusi dalam pengendalian perijinan pembangunan F Air Minum 1 Belum optimalnya pelayanan air bersih Pemenuhan kebutuhan dilakukan melalui sistem Pengembangan air tanah sebagai air baku
Pengembangan sistem air bersih dengan sistem komunal Penyusunan rencana teknis jaringan air bersih Pembangunan jaringan air bersih dan pengembangan Pemenuhan kebutuhan penduduk akan air bersih dapat
Peningkatan dan pemenuhan kebutuhan air Adanya tingkat kebocoran distribusi
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 290
No Isu/Permasalahan
Per Kawasan Tujuan/Sasaran
Pendekatan / Strategi Pembangunan
Kebijakan Program Ruang Lingkup
Kegiatan Output/Outcome Performance Indicator Asumsi dan Resiko jaringan distribusi pelayanan tercapai secara optimal bersih 2 Kerusakan hutan lindung/ catcemen area (ketergantungan air baku) pada kawasan konservasi yang rusak Melestarikan kawasan hutan lindung sebagai catcemen area Pengendalian perusakan hutan lindung sebagai akibat pemanfaatan yang kurang terkendali Arahan pengembangan dan pelestarian kawasan konservasi hutan lindung sebagai catcemen area Pengembalian fungsi hutan lindung Rehabilitasi hutan, pelestarian kawasan konservasi Terjaganya fungsi hutan lindung sebagai kawasan konservasi Kawasan konservasi tetap terjaga sebagai catcemen area Penyalahgunaa n pemanfaatan lahan, perusakan hutan, kesadaran masyarakat, rehabilitasi hutan memerlukan biaya yang mahal 3 Penyediaan
Jaringan air bersih yang masih kurang merata Penambahan jaringan air bersih Pembangunan jaringan air bersih Arahan pengembagan dan penambahan jaringan air bersih Peningkatan cakupan pelayanan penyediaan air bersih Penambahan jaringan air bersih Peningkatan cakupan pelayanan penyediaan air bersih Cakupan pelayanan penyediaan air bersih merata di wilayah Pembiayaan, kondisi topografi/geogra fis wilayah 4 Peningkatan power listrik Suplay listrik untuk mendukung produksi air bersih Pembangunan power plan Arahan peningkatan daya listrik Peningkatan daya listrik dengan pembangunan power plan Penyediaan dan pembangunan power plan sesui kebutuhan Tercukupinya kebutuhan pemenuhan power listrik untuk produksi air bersih Terbangunnya power plan sesuai kebutuhan dan optimalnya produksi air bersih Pembiayaan cukup besar
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 291
RENCANA PROGRAM INVESTASI JANGKA MENENGAH (RPIJM)
BIDANG CIPTA KARYA KABUPATEN MALINAU TAHUN 2015-2019
Berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentangPemerintahan Daerah telah
ditetapkan pembagian kewenangan antaraPemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan
Pemerintah Kabupaten/Kota. Penyediaan infrastruktur permukiman menjadi kewenangan wajib
bagi Pemerintah Kabupaten/Kota, sehingga lebih mendekatkan antara pengambil kebijakan
dengan masyarakat pengguna infrastruktur permukiman.
Menghadapi dinamika perubahan yang terjadi tersebut, kami menyadari bahwa diperlukan
keselarasan dalam cara pandang atau paradigm pengembangan sektor-sektor dalam konstelasi
pembangunan regional dan nasional yang berkelanjutan.
Untuk itu, kami menyepakati untuk melakukan kesepakatan dalam perencanaan dan
pelaksanaan Program Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) Bidang PU/Cipta Karya
Kabupaten Malinau tahun 2014–2018 sebagaimana terlampir.
Rencana Program Investasi Jangka Menengah (RPIJM) Bidang PU/Cipta Karya Kabupaten
Malinau tahun 2014–2018 ini pada dasarnya dapat dilanjutkan dan dikembangkan sesuai
dengan perkembangan kebutuhan yang ada pada tahun-tahun berikutnya.
Demikian Rencana Kesepakatan (Memorandum) ini kami buat berdasarkan kepedulian kami
dalam upaya-upaya percepatan pelaksanaan pembangunan bidang PU/Cipta Karya yang
berkelanjutan.
Mengetahui,
KETUA DPRD KABUPATEN MALINAU
Pdt. MARTHIN LABO, M.Th.,M.Si
Malinau, Desember 2013
BUPATI MALINAU
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 292
8.3 Matrik Program dan Kegiatan
Matrik Program dan kegiatan ini berisi daftar program dan kegiatan yang diprioritaskandalm bidang
Keciptaklaryaan yang meliputi : Sub Bidang Pengembangan Permukiman, SubBidang Penataan Bangunan
Lingkungan, Sub Bidang Air Limbah, Sub Bidang Persampahan, SubBidang Drainase, Sub Bidang
Pengembangan Air Minum yang dirangkum sebagai berikut :
PROGRAM DAN KEGIATAN
SKPD
PROGRAM PENGEMBANGAN KINERJA AIR MINUM
DPU, BLHD ,
PDAM
Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Minum
Pembangunan /Peningkatan Unit Produksi/Distibusi ( 2 X 100 L/ dtk )
DPU
Pengawasan ( Supervisi ) Pembangunan / Peningkatan Unit Produksi
( 2 X 100 L/dtk ) Kab.Malinau
DPU
DED Jaringan Pipa Sekunder, Tersier dan SR ( Sambungan Rumah
)
DPU
Penyusunan UKL - UPL Unit Produksi SPAM Mentarang
DPU
Pengadaan Aksesoris SR , Meteran Air, Obat (Kimia )
DPU
Pengadaan Pompa Distribusi ( Pompa Intake dan Pendorong )
DPU
Pembangunan IPA di Desa Sempayang
DPU
Pengadaan Sarana Air Bersih Desa Punan Bengalun
DPU
Perencanaan Distribusi Air Bersih Desa Putat
DPU
Pembangunan Dam Air Bersih Sungai Taras, Mentarang Baru
DPU
Pembangunan Dam Air Bersih RT.III Rajuk, Desa Paking
DPU
Pembangunan Jaringan Air Bersih Long Nyau
DPU
Rehab Sarana Air Bersih Long Berang
DPU
Pembangunan Air Bersih Bang Biau, Nan Sarang, Long Bila
DPU
Peningkatan cakupan pelayanan sampai dengan 70 % dengan jumlah
pelanggan 8395 Unit
PDAM
Penurunan tingkat kehilangan air menjadi 27 %
PDAM
Sosialisasi Pelayanan Air Limbah Rumah Tangga
BLHD
Pengadaan Leaflet
BLHD
Pengadaan Bookflet
BLHD
Pemetaan Air Limbah
DPU
Pembangunan Jaringan Air Limbah Kabupaten Malinau
DPU
Penyediaan Airminum di Kawasan Perbatasan
Penyediaan Air minum di Kawasan Perbatasan ( IKK)
DPU
Pembangunan Jaringan Air Bersih Pedesaan
DPU
Pembangunan Bak Penampungan Air Bersih Long Alango
DPU
Pembangunan Jaringan Air Bersih Sungai Anai
DPU
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 293
Ampung Kec. Kayan Selatan
Pembangunan SPAM (P/P IPA (Paket) Kap. 10 l/dt Lengkap), IKK Data
Dian Kec. Kayan Hilir
DPU
Pembangunan SPAM (P/P IPA (Paket) Kap. 10 l/dt Lengkap), IKK Long
Pujungan Kec. Pujungan
DPU
Pembangunan SPAM (P/P IPA (Paket) Kap. 10 l/dt Lengkap), IKK Long
Alango Kec. Bahau Hulu
DPU
PROGRAM PENGEMBANGAN EKONOMI LOKAL
Pengembangan Prasarana dan Sarana Kawasan Minapolitan
DPU
DED KTM Kawasan Long Nawang
DPU
KTM Long Nawang
DPU
Bidang Percepatan Pembangunan Pedesaan
Peningkatan infrastruktur pedesaan
DPU
Pembangunan Jalan Poros Desa Kawasan Kaliamok
DPU
Pembangunan Jalan Usaha Tani
DPU
Pengembangan perumahan permukiman
Peningkatan Jalan Lingkungan Dan Drainase
DPU
Bidang Peningkatan Pembangunan Prasarana dan Sarana Jalan dan
Jembatan
Rehabilitasi/ pemeliharaan jalan dan jembatan
DPU
Peningkatan/ pembangunan jalan dan jembatan
DPU
Pembangunan/ rehabilitasi prasarana angkutan jalan
DPU
Fasilitasi Stimulasi Pembangunan Perumahan Masyarakat Tidak
Mampu
Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni Sebanyak
DPU
Peningkatan Jalan dan Drainase Lingkungan
DPU
Inventarisasi dan Pendataan Infrastruktur Perumahan Permukiman
DPU
Pembangunan/Peningkatan Infrastruktur
Semenisasi Kiri Kanan Jalan Umum Dalam Desa Pulau Sapi
DPU
Semenisasi dan Drainase Jalan menuju Gereja Desa Long Liku
DPU
Semenisasi Jalan Dalam Desa Rian Tubu
DPU
Semenisasi Jalan Dalam Desa Long Kebinu
DPU
Semenisasi Jalan Dalam Desa Bang Biau, Nan Sarang
DPU
Pembangunan Semenisasi Jalan Usaha Tani Desa Long Sulit
DPU
Pembangunan Jembatan Gantung Sungai Krayan Desa long Sulit
DPU
Pembangunan Semenisasi Jalan Usaha Tani Desa semamu
DPU
Pembangunan Seminisasi Dalam Desa Semamu
DPU
Semenisasi Jalan Dalam Desa Long Pala
DPU
Penyiringan Depan Kantor Camat Long Berang
DPU
Pembangunan Siring Sungai Mentarang Long Berang
DPU
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 294
Pembangunan Siring Sungai Malinau Temalang
DPU
Penyiringan Sungai Simendurut Desa Salap
DPU
Pembangunan Irigasi Desa Kaliamok
DPU
Irigasi Tersier
DPU
Pembangunan Irigasi Persawahan KM 9
DPU
Irigasi sekunder
DPU
Pembangunan Tanggul Desa Long Loreh
DPU
Pengerukan Sungai Desa Bila Kekayuk
DPU
Pembangunan Siring Sungai Setulang
DPU
Penyiringan Pinggir Sungai Long Sule
DPU
Pembangunan Siringan Pinggiran Sungai Pemukiman Warga Desa
Long Belaka Pitau
DPU
Pembangunan Siring Sungai majakan Desa Pujungan
DPU
Pemasangan Dinding Turap Pinggir Aliran Sungai Jembatan Rangka
Baja
DPU
Konstruksi Penahan Longsor Sei Sesayap ( Jembatan Malinau I - Eks
Pelabuhan Lama , Kec. Malinau Kota )
DPU
Pembangunan Siring Sei Seluwing - Pelita Kanaan
DPU
Pembangunan Siring sungai sebamban
DPU
Konstruksi Penahan Longsor Sei Sembuak Desa Respen
DPU
Perencanaan Siring Sungai Sesayap
DPU
Penyiringan dan Kanal Induk RT. I s/d VIII Malinau Seberang
DPU
Pembangunan Kanal Desa Sempayang Malinau Barat
DPU
Pembangunan Kanal Pelita Kanaan Malinau Kota
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Halanga
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Laban Nyarit
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Long Loreh
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Metut
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Long Adiu
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Bila Bekayuk
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Punan Adiu
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Mirau
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Gong Solok
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Punan Gong Solok
DPU
Pembangunan Drainase Gang Adityan Desa Kabiran
DPU
Perbaikan Drainase Desa Pelita Kanaan
DPU
Pembangunan Drainase Jln Yadul Kabiran
DPU
Pembangunan Drainase Gang Mentari Pelita Kanaan
DPU
Pembangunan Drainase Gang Beringin Pelita Kanaan
DPU
Drainase gang Adityan
DPU
Drainase Kanan dan Kiri Desa Malinau Hulu
DPU
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 295
Drainase gang Mentari
DPU
Drainase Gang Beringin
DPU
Normalisasi Sei Seludan
DPU
Drainase Parit sekeliling Desa
DPU
PROGRAM PEMBANGUNAN JALAN DAN JEMBATAN
Pembangunan Jalan dan Jembatan
Pembangunan Jalan Batas Negara - S. Pengian - Long Nawang - Long
Ampung
DPU
Pembangunan Jalan Mahak Baru - Sungai Barang
DPU
Pembangunan Jembatan - Mahak Baru - Sungai Barang
DPU
Pembangunan Jembatan Ruas Jalan Sungai Pengian - Long Nawang -
Long Ampung - Sungai Barang
DPU
Pembangunan Jalan Long Ampung - Long Uro
DPU
Pembangunan Jalan Lebusan - Long Top - Long Sule ( Bermuara ke
Poros Jalan Mahak Baru - Sungai Barang
DPU
Pembangunan Jalan Long Ampung - Ruang Tunggu Bandara ( Relokasi
Jalan Lama )
DPU
Pembangunan Jalan Long Nawang - Data Dian
DPU
Peningkatan Jalan dan Jembatan Long Ampung - Long Nawang
DPU
Pembangunan Jalan Malinau Selatan - Bahau Hulu ( Long Alango )-
Long Pujungan
DPU
Pembangunan Jalan Malinau Utara - Paking - Semamu - Long Sulit -
Long Bawan
DPU
Pembangunan Jalan - Long Alango - Apau Ping
DPU
Pembangunan Jalan Langap - Long Nyau - Long Alango
DPU
PROGRAM PENGURANGAN KESENJANGAN PEMBANGUNAN
WILAYAH
BAPPEDA.DTK
, DPU
Bidang Pengurangan Kesenjangan Pembangunan Wilayah
Penataan Ruang Daerah
BAPPEDA,
Penyusunan Rencana Induk Penanggulangan Kebakaran ( RIPKA )
Perkotaan Kab. Malinau
BAPPEDA
Bantek Penyusunan Perda RIPSPAM Wilayah Perkotaan Malinau
BAPPEDA
Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan Tata Lingkungan Kota
Malinau
DPU, TATA
KOTA
Bidang Percepatan Pembangunan Pedesaan
Pemberdayaan Masyarakat
BPMD,
KPP&KB
Bidang Perwujudan Lembaga Demokrasi
Penanggulangan kemiskinan di perkotaan
BPMD,
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 296
TATA KOTA
PROGRAM
PENGEMBANGAN
SARANA
PRASARANA
PERSAMPAHAN
DINAS
TATA
KOTA
Infrastruktur Tempat Pemrosesan Akhir Sampah
Peningkatan Kinerja TPA Sempayang
DINAS TATA
KOTA
Supervisi Peningkatan Kinerja TPA Sempayang
DINAS TATA
KOTA
Pengadaan alat penunjang kerja petugas kebersihan
DINAS TATA
KOTA
Pengadaan Mobil Dump Truk Kapasitas 3 M3
DINAS TATA
KOTA
Pengadaan Mobil Dump Truck Arm Roll Kapasitas 6 M3
DINAS TATA
KOTA
Pembangunan TPA Sempayang Thp III
DINAS TATA
KOTA
Pengadaan Mobil Pick Up Operasional untuk Pengangkut Petugas
Kebersihan
DINAS TATA
KOTA
Pengadaan Konteiner Sampah Kapasitas 3 M3
DINAS TATA
KOTA
Pengadaan Motor Tiga Roda Operasional Petugas Pengangkut
Sampah
DINAS TATA
KOTA
Pembangunan Pencucian Mobil TPA Sempayang
DINAS TATA
KOTA
Pembangunan Menara Air Bersih TPA Sempayang
DINAS TATA
KOTA
Pekerjaan Meknikal dan Elektronik TPA Sempayang
DINAS TATA
KOTA
PengadaanAlat Berat ( Excavator+ Buldozer)
DINAS TATA
KOTA
Opersional TPA Sempayang
DINAS TATA
KOTA
Uji Coba TPA Sempayang
DINAS TATA
KOTA
Pagar Keliling ( Kawat Duri ) + Portal
DINAS TATA
KOTA
Manitance Jembatan Timbang TPA Sempayang
DINAS TATA
KOTA
Pekerjaan Rumah Catat
DINAS TATA
KOTA
Meningkatkan sasara dan prasarana kebersihan dan keindahan kota
DINAS TATA
KOTA
Meningkatkan kualitas fasilitas umum perkotaan
DINAS TATA
KOTA
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 297
KOTA
Pengadaan Tong Sampah Organik & Anorganik
DINAS TATA
KOTA
Program Komposting di Tingkat Wilayah
DINAS TATA
KOTA
Penyuluhan Merubah Perilaku dan Himbauan
DINAS TATA
KOTA
Peningkatan Operasi dan Pemeliharaan Sarana Prasarana
Persampahan
DINAS TATA
KOTA
Pengadaan Tanah /Perluasan TPA dan TPS
DINAS TATA
KOTA
Pengembangan Kinerja Pengelolaan Air Limbah & Persampahan
DED Perluasan Jaringan dan Peningkatan Pelayanan IPAL Skala
Kawasan Kec. Malinau Kota
DPU,BLHD
Infrasturktur Air Limbah Dengan Sistem Setempat dan Komunal
DPU
Rehabilitasi/Peningkatan /Pembangunan PS Air Limbah Setempat dan
Komunal
DPU
Pengembangan dan Pengelolaan air dan limbah
DPU
Pembangunan saluran air limbah rumah tangga Kota Malinau
DPU
Penyusunan Master Plan IPAL Kota Malinau
BAPPEDA
Penyusunan FS IPL T Kota Malinau
BAPPEDA
Penyusunan FS DED Kota Malinau
DPU
Pembangunan IPAL Kota Malinau
DPU
PROGRAM PEMBANGUNAN DAN PENGELOLAAN
PERSAMPAHAN DAN DRAINASE
DTK, DPU
Bidang Pembangunan dan Pengelolaan Persampahan dan Drainase
Pembangunan Drainase Perkotaan dan Pedesaan
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Halanga
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Laban Nyarit
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Long Loreh
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Metut
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Long Adiu
DPU
Pembangunan Drainase Dalam Desa Bila Bekayuk
DPU
R E N C A N A P R O G A M I N V E S T A S I J A N G K A
M E N E N G A H T A H U N 2 0 1 4 - 2 0 1 8 VIII - 298