• Tidak ada hasil yang ditemukan

Desa : Sekaran Kecamatan : Balen Kabupaten : Bojonegoro

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Desa : Sekaran Kecamatan : Balen Kabupaten : Bojonegoro"

Copied!
121
0
0

Teks penuh

(1)

Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi

Universitas Airlangga

LAPORAN AKHIR

Oleh :

1. Abraham Dharmawan 011311133202 2. Rizkiya Candra Sari 011311133195 3. Ahmad Samsul Badi’ 041311433073 4. Ajeng Fitri Muliana 041311233283 5. Manuel Paco Mensana 051311133218 6. Intan Gusnois Kumalasari 051311133204 7. Evy Dwi Cahyati 081311633008 8. Maudy Latania Handyanti Hafis 121311133099 9. Tri Dewi Anggraeni 141311133167 10. Zukhruf Andrea Sandriani 141311133237

Desa

: Sekaran

Kecamatan : Balen

Kabupaten : Bojonegoro

LEMBAGA PENGABDIAN, PENDIDIKAN, PELATIHAN,

DAN PENGEMBANGAN MASYARAKAT

UNIVERSITAS AIRLANGGA

SURABAYA

(2)
(3)

iii

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN PENGESAHAN ... ii

DAFTAR ISI ... iii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

1.1 Latar Belakang Masalah ... 1

1.1.1. Hasil Observasi ... 2

1.1.2. Latar Belakang Keilmuan ... 5

1.2 Rumusan Masalah ... 5

1.3 Tujuan ... 5

1.4 Manfaat ... 6

BAB II RENCANA KEGIATAN PER BIDANG GARAPAN ... 7

2.1 Bidang Kesehatan ... 7

2.2 Bidang Lingkungan ... 9

BAB III REALISASI KEGIATAN ... 12

3.1 Bidang Kesehatan ... 12

3.2 Bidang Lingkungan ... 14

3.3 Bidang Pengembangan Masyarakat ... 16

3.4 Bidang Pendidikan ... 21

BAB IV PEMBAHASAN ... 24

4.1 Bidang Kesehatan ... 24

4.2 Bidang Lingkungan ... 26

4.3 Bidang Pengembangan Masyarakat ... 26

4.4 Bidang Pendidikan ... 29

BAB V SIMPULAN DAN SARAN ... 31

REKOMENDASI... ... 32

1 Untuk Pemkot/Pemkab ... 32

2 Untuk Universitas Airlangga – LP4M UNAIR ... 32

(4)

iv LAMPIRAN-LAMPIRAN ... 33

 Ringkasan Kegiatan  Rincian Dana

 Daftar Hadir Mahasiswa  Daftar Sponsor

 Foto-foto

 Catatan Kegiatan Individu  Daftar Absensi Per Kegiatan

(5)

1

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang Masalah

Kuliah Kerja Nyata-Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) merupakan salah satu program pendidikan tinggi di Universitas Airlangga. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengintegrasian Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu, pendidikan, penelitian, dan pengabdian. KKN-BBM lahir dari dasar pemikiran bahwa mahasiswa adalah calon sarjana sebagai penerus pembangunan yang juga harus dapat bekerja untuk memecahkan masalah-masalah pembangunan yang ada dalam masyarakat. Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat (KKN-BBM) merupakan manifestasi pembelajaran terhadap mahasiswa untuk berpartisipasi dalam pembangunan. Di samping itu, KKN-BBM merupakan salah satu kegiatan yang mampu mengantarkan mahasiswa menjadi individu yang lengkap, baik dalam penguasaan ilmu, kemampuan menganalisis kondisi masyarakat sekitar, serta memberikan solusi dalam mengatasi berbagai permasalahan sosial, ekonomi, maupun politik sesuai bidang keilmuan yang mereka miliki.

Pengadaan program KKN-BBM oleh perguruan tinggi merupakan upaya mendukung program utama pemerintah di masyarakat, dan upaya konkretisasi antara teoritik dan metodologik ke dalam arah praktik agar masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidupnya serta berkembang menjadi masyarakat yang sehat, cerdas, bermoral, dan mandiri. Pertama, sebagai wahana pembelajaran bagi para mahasiswa (peserta KKN) untuk mengaplikasikan berbagai teori yang telah diperoleh selama perkuliahan, sesuai dengan disiplin ilmunya masing-masing. Kedua, KKN dapat memberikan nilai tambah dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Ketiga, KKN merupakan media untuk membangun kemitraan antara lembaga perguruan tinggi yang bersangkutan dengan masyarakat, termasuk di dalamnya sebagai upaya untuk membangun citra sekaligus dapat dijadikan sebagai ajang promosi perguruan tinggi yang bersangkutan.

Untuk mencapai sasaran tersebut, Universitas Airlangga melalui wadahnya, yaitu Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan dan Pengembangan Masyarakat (LP4M) menjadi penggerak dalam mengimplementasikan Tri Dharma Penguruan Tinggi.

(6)

2 Implementasi KKN-BBM tentunya tidak bisa terlepas dari partisipasi mahasiswa ke masyarakat untuk mengetahui secara langsung masalah yang dihadapi oleh masyarakat sekaligus memberi pilihan solusi permasalahan yang baik. Dalam konteks ini wilayah Desa Sekaran, Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro menjadi salah satu lokasi untuk merealisasikan cita-cita KKN-BBM Ke-54.

1.1.1. Hasil Observasi

Berdasarkan hasil observasi yang telah kami lakukan di Desa Sekaran pada khususnya dan Kecamatan Balen pada umumnya, didapatkan beberapa data sekunder dan primer mengenai kondisi dari Desa Sekaran. Berikut ini merupakan data primer mengenai kondisi dari Desa Sekaran yang telah diperoleh selama masa survei mengenai kondisi dan situasi tempat pelaksanaan KKN, yaitu :

A. Wilayah Administrasi

Desa : Sekaran Kecamatan : Balen Kabupaten : Bojonegoro Provinsi : Jawa Timur

Luas Wilayah : 130,7 Ha atau 1.307.619 m2. B. Batas Wilayah

Bagian Timur : Desa Kedung Dowo dan Desa Prambatan Bagian Barat : Sungai Bengawan Solo dan Kabupaten Tuban Bagian Utara : Desa Mulyorejo

Bagian Selatan : Desa Mulyoagung dan Desa Prambatan C. Data Demografi

 Penduduk :

- Jumlah Penduduk : 911 Jiwa

(473 ki-Laki dan 428 Perempuan) - Jumlah Kepala Keluarga : 264 Jiwa

- Kepala Keluarga Miskin : 103 KK - Kepala Keluarga Pra Sejahtera : 133 KK - Kepala Keluarga Sejahtera: 18 KK

(7)

3  Jumlah Aparatur Pemerintahan Desa

- Kepala Desa dan Perangkat Desa : 8 Orang - BPD : 5 Orang - RT : 7 Orang - RW : 1 Orang - LPMD : 12 Orang - LINMAS : 60 Anggota - KPMD : 4 Pengurus - FKPM : 12 Anggota  Profesi : - Pedagang : 23 Jiwa - Pengrajin : 8 Jiwa - PNS : 7 Jiwa - Penjahit : 2 Jiwa - Montir : 4 Jiwa - Sopir : 3 Jiwa

- Karyawan Swasta : 103 Jiwa - Tukang Kayu : 16 Jiwa - Tukang Batu : 14 Jiwa - Guru Swasta : 16 Jiwa D. Ekonomi Masyarakat

- Jumlah angkatan kerja (18-56 tahun) : 553 jiwa - Jumlah usia sekolah (7 – 18 tahun) : 177 jiwa - Jumlah ibu rumah tangga (18 – 56 tahun) : 240 jiwa - Jumlah pekerja penuh (18 – 56 tahun) : 278 jiwa - Jumlah yang tidak menentu (15 – 55 tahun) : 186 jiwa - Jumlah rumah tangga petani : 124 KK - Jumlah anggota keluarga petani : 423 jiwa - Jumlah rumah tangga buruh tani : 102 KK - Jumlah anggota rumah tangga buruh tani : 216 jiwa

(8)

4 E. Pendidikan

- Jumlah gedung sekolah

 PAUD/Madin : 1 buah  TK : 2 buah  SD/MI : 2 buah  SLTP/MTs : 1 buah - Jumlah buta huruf

 Tidak tamat SD : 77 jiwa  Tamat SD : 242 jiwa  Tamat SMP : 233 jiwa  Tamat SMA : 147 jiwa  Diploma : 5 jiwa  Sarjana : 35 jiwa - Wajib belajar 9 tahun

 Usia 7 – 15 tahun : 144 jiwa

 Masih sekolah 7 – 15 tahun : 144 jiwa F. Kesehatan Masyarakat

- Poliklinik kesehatan desa/puskesmas pembantu : 1 buah - Bidan desa : 1 orang

- Balita : 57 anak

- Balita gizi baik : 57 anak

- Rumah tangga menggunakan air bersih/pipa : 264 rumah tangga G. Komplek Balai Desa

- Bangunan kantor desa : 1 unit - Pendopo balai desa : 1 unit - Ruang gedung PKK : 1 unit - Polindes : 1 unit H. Sarana Umum

- Jumlah Masjid Jami’ : 1 buah - Jumlah musholla : 4 buah - Jumlah gardu siskamling : 2 buah

(9)

5 1.1.2. Latar Belakang Keilmuan

Sesuai dengan tujuan dari KKN-BBM ke-54 ini yang salah satunya adalah agar mahasiswa dapat membantu memberikan solusi yang tepat dari berbagai masalah yang ada, maka dibutuhkan tenaga KKN-BBM dari berbagai disiplin ilmu. Hal ini sejalan dengan kompleksitas permasalahan yang timbul di masyarakat. Dengan adanya latar belakang keilmuanyang berbeda-beda antar mahasiswa, diharapkan tujuan dari KKN-BBM dapat terwujud secara optimal. 1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari survei, observasi lapangan, dan pelaksanaan KKN, fokus KKN-BBM ini tertuju pada beberapa permasalahan, yakni :

a. Mempererat hubungan antara peserta KKN-BBM dengan warga Desa Sekaran. b. Perlunya menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan lingkugan,

serta peningkatan wawasan masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan. c. Perlunya melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan penyakit yang akan timbul. d. Perlunya pemahaman mengenai pentingnya pengetahuan tentang berbagai macam

tanaman obat keluarga dan cara pemakaiannya.

e. Meningkatkan kesadaran bagi siswa SD dan MI akan pentingnya mengulang pelajaran sekolah di luar jam sekolah.

f. Menyatukan seluruh penduduk Desa Sekaran dalam hal olahraga yang diorganisir oleh para pemuda yaitu Karang Taruna Desa Sekaran.

g. Memberikan informasi mengenai budidaya ikan lele. 1.3. Tujuan

Tujuan dari KKN-BBM secara garis besar adalah untuk membangun kebersamaan sebagai mahasiswa Universitas Airlangga pada saat menjelang akhir studi sebelum meraih gelar sarjana, dengan melaksanakan program pembelajaran bersama di masyarakat dan bersama masyarakat serta belajar memberdayakan masyarakat dan membantu pemerintah dalam memecahkan berbagai persoalan yang kompleks.

Adapun tujuan khusus dari kegiatan program kerja yang direncanakan di Desa Sekaran secara umum bidang adalah :

1. Meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat.

(10)

6 2. Meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan penyakit yang mungkin akan

timbul.

3. Meningkatkan pemahaman akan pentingnya tanaman obat keluarga. 1.4. Manfaat

a. Bagi Mahasiswa

Mahasiswa dapat mengaplikasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus mengaplikasikan IPTEK telah yang dipelajari dibangku kuliah guna mendewasakan cara berfikir melalui penalaran dalam menelaah, merumuskan dan memecahkan masalah yang ada di masyarakat secara ilmiah. Selain itu juga dapat memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa untuk turut serta membantu pelaksanaan dan pemecahan masalah dalam pembangunan di wilayah Desa Sekaran.

b. Bagi Perguruan Tinggi/Universitas

Memperoleh kesempatan untuk mengembangkan ilmu pengetahuan yang dimiliki mahasiswa dengan belajar bersama masyarakat. Dengan program ini, perguruan tinggi/universitas dapat menyesuaikan kurikulum sesuai dengan tuntutan pembangunan masyarakat. Berbagai kasus yang dijumpai dalam proses belajar bersama masyarakat oleh dosen dapat dijadikan sebagai contoh atau bahan kajian dalam proses pendidikan di kampus. Pada gilirannya, perguruan tinggi dapat mengembangkan ilmu pengetahuan yang lebih bermanfaat dalam pengelolaan dan penyelesaian masalah-masalah pembangunan.

c. Bagi Masyarakat

Memperoleh ilmu yang belum pernah didapat sebelumnya untuk merencanakan, merumuskan dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi untuk pembangunan desa yang lebih baik serta memperoleh bantuan pemikiran dan tenaga serta IPTEK dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan.

(11)

7

BAB II

RENCANA KEGIATAN PER BIDANG GARAPAN

Berdasarkan pada rumusan masalah yang telah dipaparkan pada bab sebelumnya, dan dengan mempertimbangkan keadaan keberagaman latar belakang keilmuan dan kemampuan peserta KKN-BBM yang meliputi tenaga, dana, dan pengetahuan, maka berikut ini disusun beberapa program kerja yang akan dilakukan mahasiswa peserta KKN-BBM Ke-54 di Desa Sekaran, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro sebagai berikut.

2.1. Bidang Kesehatan

1. Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

- Penanggung Jawab : Manuel Paco Mensana dan Intan Gusnois K. - Bentuk Kegiatan : Penyuluhan dan Praktek Pembuatan

- Sasaran : Warga Desa Sekaran - Tempat Pelaksanaan : Balai Desa Sekaran - Tujuan :

 Mengenalkan kepada warga Desa Sekaran alternatif pengobatan lain yang dapat dilakukan secara mandiri berupa TOGA (Tanaman Obat Keluarga)  Membantu pemerintah dalam menggalakan penyuluhan mengenai TOGA

(Tanaman Obat Keluarga) kepada masyarakat Desa Sekaran

 Meningkatkan taraf kesehatan warga Desa Sekaran dengan melakukan pengobatan secara mandiri

- Waktu Pelaksanaan : 22 Juli 2015 - Anggaran Dana :

No Alat dan Bahan Kuantitas Harga Satuan Harga 1 Tanaman 3000 Rp. 250 Rp. 750.000

2 Polybag 500 Rp. 250 Rp. 12.500

3 Media 1 Rp. 50.000 Rp. 50.000

4 Pupuk 1 Rp. 100.000 Rp. 100.000

(12)

8 - Deskripsi Kegiatan :

Program ini dilaksanakan berdasarkan kepada derajat kesehatan warga Desa sekaran yang masih kesulitan dalam memperoleh fasilitas kesehatan berupa dokter dan obat-obatan sehingga diperlukan adanya alternatif pengobatan yang dapat dilakukan secara mandiri untuk dapat menciptakan lingkungan dan masyarakat yang sehat.

- Indikator Keberhasilan:

 75% warga memiliki minimal 3 macam warian tanaman toga dalam setiap rumah.

 Meningkatnya tingkat kepedulian tentang kesehatan masyarakat di Desa Sekaran, dengan cara mengetahui dan dapat memanfaatkan tanaman toga dengan optimal.

2. Sehat Mataku, Tingkatkan Prestasiku

- Penanggung Jawab : Rizkiya Candra Sari dan Abraham Dharmawan - Bentuk Kegiatan : Sosialisasi dan Pemeriksaan

- Sasaran : Siswa SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda - Tempat Pelaksanaan : Balai Desa Sekaran

- Tujuan :

Mengetahui hasil ketajaman penglihatan mata anak, yang nantinya hasil pemeriksaan ini akan diberitahukan juga kepada setiap orang tua sehingga dapat melakukan tindakan lebih lanjut seperti memeriksakan ke dokter mata untuk mendapat bantuan kacamata jika mengalami gangguan. Selain itu, akan dijelaskan edukasi faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya gangguan mata dan bagaimana posisi membaca yang baik, sehingga dari hasil edukasi ini diharapkan baik orang tua maupun anaknya dapat menerapkan dan melakukan pencegahan.

(13)

9 - Anggaran Dana :

No Alat dan Bahan Biaya

1 Snellen Chart Rp. 10.000

2 Konsumsi Rp. 30.000

Total Rp. 40.000

- Deskripsi Kegiatan :

Kesehatan mata merupakan hal yang penting bagi anak-anak terutama saat memasuki usia sekolah dasar, mengingat mata anak yang masih dalam pertumbuhan sangat rentan mengalami gangguan, seperti rabun jauh (tidak dapat melihat jelas dalam jarak jauh). Gangguan tersebut juga dapat mempengaruhi prestasi belajarnya, seperti tidak dapat melihat jelas tulisan di papan tulis sehingga anak tidak konsentrasi dalam menerima pelajaran. Oleh karena itu perlu diadakan pemeriksaan atau screening mata sejak dini serta edukasi bagaimana posisi tubuh yang baik saat membaca.

- Indikator Keberhasilan:

 Siswa/siswi SDN sekaran mengetahui hasil pemeriksaan ketajaman mata serta mengerti tindak lanjut yang dilakukan ketika hasil tersebut tidak normal.

 Siswa/Siswi SDN sekaran mengetahui bagaimana posisi membaca yang baik sehingga ketika hasilnya normal dapat tetap dijaga kesehatan matanya dan memahami pencegahan yang harus dilakukan.

2.2. Bidang Lingkungan 1. Pengolahan Sampah

- Penanggung Jawab : Ahmad Samsul Badi’dan Maudy Latania Handyanti - Bentuk Kegiatan :

Penyuluhan (mengenai jenis sampah, cara memilah sampah, proses pengolahan sampah basah untuk digunakan sebagai kompos, berbagai kerajinan tangan dari sampah plastik, alur pembuangan dan pemusnahan sampah yang tidak dapat dimanfaatkan lebih lanjut), diberi pre-test dan post-test mengenai pengetahuan warga akan jenis-jenis sampah, praktek sederhana pemanfaatan sampah basah

(14)

10 sebagai kompos (perkenalkan alat biopori bila perlu), dan pengumpulan sampah di Bank Sampah.

- Sasaran : Warga Desa Sekaran sejumlah 230 Keluarga - Tempat Pelaksanaan : Balai Desa Sekaran

- Tujuan :

 Mengedukasi warga mengenai berbagai jenis sampah, pemanfaatan beberapa jenis sampah untuk dipergunakan lebih lanjut.

 Pemanfaatan sampah sehingga memiliki nilai ekonomis untuk dipergunakan sendiri ataupun sebagai bidang usaha (sampah dapur dapat digunakan sebagai kompos, sisa-sisa tanaman padi yang tidak terpakai dapat digunakan sebagai kompos, sampah plastik dapat dibuat kerajinan tangan).

 Mengurangi limbah dan beban terhadap lingkungan.

 Meningkatkan kerjasama antar warga melalui simulasi bersama.

 Kembali mengingatkan warga akan pentingnya tidak membuang sampah sembarangan.

 Peserta KKN dapat turut menjadi contoh dalam proses pengolahan sampah sehari-harinya.

- Waktu Pelaksanaan :

 Sabtu, 23 Juli 2016, jam 08.00-12.00 (penyuluhan)

 Minggu, 24 Juli 2016, jam 08.00-12.00 (praktek sederhana kompos)  25 Juli – 31 Juli 2016 (praktek pengumpulan sampah ke bank sampah) - Anggaran Dana :

No Alat dan Bahan Kuantitas Harga Satuan Harga 1 Pamflet 150 Rp. 2.000 Rp. 300.000 2 Drum Bekas 10 Rp. 100.000 Rp. 1.000.000 3 Bioaktivator 10 Rp. 30.000 Rp. 300.000 4 Karung Goni 10 Rp. 20.000 Rp. 200.000

Total Rp. 1.800.000

(15)

11 - Indikator Keberhasilan:

 Selama 3 hari acara dihadiri oleh rata-rata 230 orang.

 Setidaknya 30 kepala keluarga mulai memilah sampah basah dan sampah kering.

(16)

12

BAB III

REALISASI KEGIATAN

3.1. Bidang Kesehatan

1. Sehat Mataku, Tingkatkan Prestasiku - Penanggung Jawab :

Rizkiya Candra Sari dan Abraham Dharmawan - Tujuan :

Mengetahui hasil ketajaman penglihatan mata anak, yang nantinya hasil pemeriksaan ini akan diberitahukan juga kepada setiap orang tua sehingga dapat melakukan tindakan lebih lanjut seperti memeriksakan ke dokter mata untuk mendapat bantuan kacamata jika mengalami gangguan. Selain itu, akan dijelaskan secara edukatif faktor apa saja yang menyebabkan terjadinya gangguan mata dan bagaimana posisi membaca yang baik, sehingga dari hasil edukasi ini diharapkan baik orang tua maupun anaknya dapat menerapkan dan melakukan pencegahan.

- Metode Pelaksanaan :

Kegiatan pemeriksaan mata yang diadakan pada 30 dan 31 juli 2015 diperuntukkan untuk siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda. Siswa SD dan MI diperiksa dengan menggunakan Snellen Chart untuk mengetahui ketajaman mata. Siswa diminta membaca huruf-huruf yang ditunjuk pada Snellen Chart.

- Tempat dan Waktu Pelaksanaan :

Minggu, 24 Juli 2016 pukul 08.00 WIB di MI Manbaul Huda Senin, 25 Juli 2016 pukul 09.00 WIB di SDN Sekaran

- Sasaran :

Siswa dan siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Sekaran dan Manbaul Huda - Target :

50 orang

- Indikator Keberhasilan :

 Siswa/siswi SDN sekaran mengetahui hasil pemeriksaan ketajaman mata serta mengerti tindak lanjut yang dilakukan ketika hasil tersebut tidak normal.

(17)

13  Siswa/siswi SDN sekaran mengetahui bagaimana poisi membaca yang baik sehingga ketika hasilnya normal dapat tetap dijaga kesehatan matanya dan memahami pencegahan yang harus dilakukan.

- Pelaksana :

Kelompok KKN-BBM ke-54 Universitas Airlangga Desa Sekaran Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro

- Status Kegiatan : Terlaksana

- Evaluasi Kegiatan :

Kesulitan membedakan siswa yang buta huruf dengan siswa yang tidak mampu melihat Snellen Chart dengan jelas

- Solusi :

Dikonsultasikan ke guru terlebih dahulu - Harapan Keberlanjutan Program :

Siswa dan siswi yang mengalami gangguan penglihatan diharapkan menggunakan alat bantu penglihatan seperti kacamata atau lensa kontak

2. Penyuluhan dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga - Penanggung Jawab :

Intan Gusnois Kumalasari - Tujuan :

 Mengenalkan kepada warga Desa Sekaran alternatif pengobatan lain yang dapat dilakukan secara mandiri berupa TOGA (Tanaman Obat Keluarga)  Membantu pemerintah dalam menggalakkan penyuluhan mengenai TOGA

(Tanaman Obat Keluarga) kepada masyarakat Desa Sekaran

 Meningkatkan taraf kesehatan warga Desa Sekaran dengan melakukan pengobatan secara mandiri

- Metode Pelaksanaan :

Kegiatan ini diawali dengan penanaman toga bersama para perangkat dan warga Desa Sekaran yang bertempat di samping polindes pada tanggal 23 Juli 2016. Selanjutnya pada tanggal 26 Juli 2016 dilakukan penyuluhan kepada para ibu-ibu Desa Sekaran dan dilanjutkan dengan pemberian beberapa tanaman toga kepada para ibu-ibu yang hadir. Proker ini ditutup dengan sampling ke rumah warga

(18)

14 - Tempat dan Waktu Pelaksanaan :

Pembukaan : Sabtu, 23 Juli 2016 pukul 08.00 WIB di Balai Desa Sekaran Penyuluhan : Selasa, 26 Juli 2016 pukul 09.00 WIB di Balai Desa Sekaran Sampling : Senin, 1 Agustus 2016 pukul 16.00 WIB di Rumah Warga - Sasaran :

Ibu-Ibu Warga Desa Sekaran - Target :

35 orang

- Indikator Keberhasilan :

 75% warga memiliki minimal 3 macam varian tanaman toga dalam setiap rumah

 Meningkatnya tingkat kepedulian tentang kesehatan masyarakat di Desa Sekaran, dengan cara mengetahui dan dapat memanfaatkan tanaman toga dengan optimal

- Pelaksana :

Kelompok KKN-BBM ke-54 Universitas Airlangga Desa Sekaran Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro

- Status Kegiatan : Terlaksana

- Evaluasi Kegiatan :

Kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti - Solusi :

Diharapkan untuk lebih memastikan kehadiran peserta penyuluhan - Harapan Keberlanjutan Program :

Diharapkan warga Desa Sekaran tetap membudidayakan tanaman obat keluarga 3.2. Bidang Lingkungan

1. Penyuluhan Pengelolaan Sampah - Penanggung Jawab :

Ahmad Samsul Badi’ - Tujuan :

(19)

15  Memberitahu efek dari pengolahan sampah yang kurang sesuai seperti

dibakar dan dibuang.

 Memberikan informasi untuk mengelola sampah organik maupun anorganik. - Metode Pelaksanaan :

Tanggal 03 Agustus 2016 perwakilan setiap RT didesa Sekaran berkumpul untuk mengikuti penyuluhan pemilahan sampah organik dan anorganik. Tepat pada pukul 09.50 acara dimulai oleh pembawa acara dari peserta KKN, lalu disusul dengan sambutan perwakilan dari KKN dan sambutan dari desa Bapak Bambang sendiri. Setalah itu untuk pemateri dipegang oleh dua orang perwakilan peserta KKN. Dan acara selesai pukul 11.20 WIB ditutup dengan doa yang di pimpim oleh pembawa acara.

- Tempat dan Waktu Pelaksanaan :

Rabu, 3 Agustus 2016 di Balai Desa Sekaran - Sasaran :

Perwakilan warga Desa Sekaran mulai RT 1 sampai RT 7 - Target :

40 Orang

- Indikator Keberhasilan :

 Masyarakat memahami bahaya dari efek pengolahan sampah yang kurang baik seperti dibakar atau membuang di pekarangan rumah

 Memahami cara memilah sampah organik dan anorganik. - Pelaksana :

Kelompok KKN-BBM ke-54 Universitas Airlangga Desa Sekaran Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro

- Status Kegiatan : Terlaksana

- Evaluasi Kegiatan :

Jumlah warga Desa Sekaran yang sejumlah KK membuat proker yang semula dari bank sampah menjadi hanya sosialisasi pemilahan sampah organik dan anorganik, serta tentang dampak yang ditimbulkan dari sampah.

(20)

16 - Solusi :

Berkonsultasi dengan Kepala Desa Sekaran dan diperoleh kesepakatan bahwa proker bank sampah diubah menjadi proker penyuluhan pemilahan sampah organik dan anorganik.

- Harapan Keberlanjutan Program :

Pembuatan demo pembuatan kerjinan dari berbagai sampah anorganik yang nantinya bisa dijual ke konsumen masyarakat ataupun dibuat pakai dirumah sendiri.

3.3. Bidang Pemberdayaan Masyarakat

1. Pembukaan KKN-BBM Ke-54 Universitas Airlangga di Desa Sekaran - Penanggung Jawab :

Manuel Paco Mensana - Tujuan :

 Menjabarkan program kerja selama KKN berlangsung  Memperkenalkan diri kepada warga dan perangkat desa - Metode Pelaksanaan :

Kegiatan Pembukaan KKN yang dilakukan pada tanggal 22 Juli 2016 Berupa pertemuan dengan warga dan perangkat desa sekaran. Diawali dengan perkenalan anggota KKN lalu dilanjutkan dengan perkenalan perangkat desa. Lalu dilanjutkan penjabaran proker serta mendengarkan tanggapan warga.

- Tempat dan Waktu Pelaksanaan :

Jumat, 22 Juli 2016 pukul 20.00 WIB di Balai Desa Sekaran - Sasaran :

Seluruh warga dan perangkat Desa Sekaran - Target :

50 Orang

- Indikator Keberhasilan :

Warga mengenal peserta KKN dan program kerja yang dilaksanakan dan dilakukan perubahan perubahan jadwal proker sesuai dengan masukan warga - Pelaksana :

Kelompok KKN-BBM ke-54 Universitas Airlangga Desa Sekaran Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro

(21)

17 - Status Kegiatan :

Terlaksana (Proker Tambahan) - Evaluasi Kegiatan :

Kedatangan warga tidak tepat waktu sehingga acara terlambat dimulai - Solusi :

Kegiatan tetap dilaksanakan meskipun tertunda - Harapan Keberlanjutan Program :

Tidak ada keberlanjutan program 2. Penyuluhan Pengelolaan Ikan Lele

- Penanggung Jawab : Tri Dewi Anggraeni - Tujuan :

Membantu memperkenalkan kepada warga tentang cara membudidayakan ikan lele dari awal persiapan hingga panen

- Metode Pelaksanaan :

Program kerja ini dilaksanakan di balai desa pada tanggal 8 Agustus 2016. Kegiatan ini berupa penyuluhan karena kolam milik badan usaha menengah desa Sekaran tidak menghasilkan keuntungan seperti yang diharapkan.

- Tempat dan Waktu Pelaksanaan :

Senin, 8 Agustus 2016 di Balai Desa Sekaran - Sasaran :

Bumdes Sekaran dan anggota Karang Taruna - Target :

25 Orang

- Indikator Keberhasilan :

Menghasilkan hasil panen yang menguntungkan - Pelaksana :

Kelompok KKN-BBM ke-54 Universitas Airlangga Desa Sekaran Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro

- Status Kegiatan :

(22)

18 - Evaluasi Kegiatan :

Warga mulai bosan dengan penyuluhan, kurangnya alat yang memadai, Persiapan yang dilakukan kurang karena warga membudidayakan lele tanpa dasar teori - Solusi :

Menyediakan alat yang masih belum ada dan memberikan materi sesuai teori - Harapan Keberlanjutan Program :

Diharapkan materi dapat dipraktekkan oleh anggota Bumdes sehingga dapat menguntungkan desa

3. Lomba Cermat Air - Penanggung Jawab :

Maudy Latania Handyanti Hafiz - Tujuan :

 Menguji kekompakan siswa-siswi SD dan MI

 Melatih jiwa kompetitif antar siswa-siswi SD dan MI  Melatih kecerdasan antar siswa-siswi SD dan MI - Metode Pelaksanaan :

Kegiatan diadakan di balai desa pada tanggal 10 Agustus 2016 diikuti siswa-siswi SD dan MI. Persiapan registrasi peserta pada pk 14.15-14.45 WIB. Kegiatan dimulai pada pk 15.10 WIB. Cermat air adalah lomba cerdas cermat namun menggunakan tambahan air sebagai variasi permainan. Lomba dilakukan dengan beregu. Satu tim terdiri atas 5 peserta yang tergabung dari bermacam-macam tingkat atau kelas. Soal dibacakan di depan peserta dan peserta harus menjawab pertanyaan tersebut. Di saat yang bersamaan peserta juga harus melakukan estafet air. Setiap soal dibuat dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan pengetahuan SD/MI. Pertanyaan dimulai dari peserta paling depan. Peserta paling depan mengambil air yang tersedia di depannya menggunakan gelas yang sudah dilubangi kecil, kemudian akan diberikan pertanyaan. Peserta akan menjawab sambil menuang air tersebut dari atas kepala ke peserta dibelakangnya dengan posisi tetap menghadap depan. Selanjutnya peserta dibelakangnya akan mendapat pertanyaan lalu menjawab sambil menuang air yang didapat dari peserta satu ke peserta tiga dan dilanjutkan ke peserta tiga, empat dan lima. Peserta kelima menuang air yang didapat ke wadah yang berada di belakangnya. Bila ada peserta

(23)

19 yang menjawab salah, peserta atau kelompok tidak di eliminasi tetapi masuk ke penilaian juri. Penilaian dilakukan berdasarkan jawaban benar dan volume air yang didapat. Pemenang ditentukan dari banyaknya jawaban benar dan volume air yang bisa didapat dengan prosentase nilai 70% dari soal 30% dari jumlah air. Kelompok yang mendapat sedikit jawaban benar dan sedikit volume air akan tersisih. Penyerahan hadiah kepada pemenang dilakukan ketika malam hari setelah lomba pada tanggal 10 Agustus 2016 bersamaan dengan acara penutupan kelompok KKN Desa Sekaran.

- Tempat dan Waktu Pelaksanaan :

Rabu, 10 Agustus 2016 di Balai Desa Sekaran - Sasaran :

Siswa dan siswi Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah - Target :

30 Orang

- Indikator Keberhasilan :

Peserta dapat menjawab pertanyaan dan menjalankan estafet air. - Pelaksana :

Kelompok KKN-BBM ke-54 Universitas Airlangga Desa Sekaran Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro

- Status Kegiatan :

Terlaksana (Proker Tambahan) - Evaluasi Kegiatan :

Tingkat kesulitan pertanyaan tidak dibatasi antar kelas - Solusi :

Pertanyaan dibuat seumum mungkin agar tidak ada pihak yang merasa dirugikan. - Harapan Keberlanjutan Program :

Diharapkan tim KKN BBM berikutnya dapat mengadakan kegiatan serupa dan lebih bagus lagi untuk mengapresiasi minat belajar para siswa-siswi.

31 Penutupan KKN-BBM Ke-54 Universitas Airlangga di Desa Sekaran - Penanggung Jawab :

(24)

20 - Tujuan :

 Menutup kegiatan KKN BBM ke-54 secara resmi  Berpamitan kepada seluruh warga dan perangkat desa. - Metode Pelaksanaan :

Kegiatan Penutupan KKN yang dilakukan pada tanggal 10 Agustus 2016 Berupa pertemuan dengan warga dan perangkat desa sekaran. Diawali dengan evaluasi hasil kegiatan yang telah dilakukan. Lalu dilanjutkan penyerahan plakat sebagai kenang-kenangan pada Kepala Desa Sekaran.

- Tempat dan Waktu Pelaksanaan :

Rabu, 10 Agustus 2016 di Balai Desa Sekaran - Sasaran :

Seluruh warga dan perangkat Desa Sekaran - Target :

50 Orang

- Indikator Keberhasilan :

Warga terkesan dengan hasil program kerja KKN yang telah dilakukan. - Pelaksana :

Kelompok KKN-BBM ke-54 Universitas Airlangga Desa Sekaran Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro

- Status Kegiatan :

Terlaksana (Proker Tambahan) - Evaluasi Kegiatan :

Kedatangan warga tidak tepat waktu sehingga acara terlambat dimulai - Solusi :

Kegiatan tetap dilaksanakan meskipun tertunda - Harapan Keberlanjutan Program :

(25)

21 3.4. Bidang Pendidikan

1. Mengajar di Sekolah - Penanggung Jawab :

Ajeng Fitri Muliana - Tujuan :

Membantu para siswa dan siswi SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda di desa Sekaran dalam memahami materi pelajaran di kelas yang sesuai dengan materi sekolah bersangkutan guna meningkatkan pemahaman siswa dan siswi.

- Metode Pelaksanaan :

Membantu para siswa dan siswi SDN Sekaran dan MI Manba’ul Huda di desa Sekaran dalam memahami materi pelajaran di kelas yang sesuai dengan materi sekolah bersangkutan guna meningkatkan pemahaman siswa dan siswi.

- Tempat dan Waktu Pelaksanaan :

28 Juli 2016, 1 dan 2 Agustus 2016 di MI Manbaul Huda 5 dan 6 Agustus 2016 di SDN Sekaran

- Sasaran :

Siswa dan siswi MI Manbaul Huda dan SDN Sekaran - Target :

Seluruh siswa dan siswi kelas 4 dan 5 MI Manbaul Huda dan SDN Sekaran - Indikator Keberhasilan :

Siswa dan siswi dapat memahami materi yang diajarkan oleh peserta KKN - Pelaksana :

Kelompok KKN-BBM ke-54 Universitas Airlangga Desa Sekaran Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro

- Status Kegiatan :

Terlaksana (Proker Tambahan) - Evaluasi Kegiatan :

Kondisi kelas sering kali tidak kondusif - Solusi :

Meningkatkan kesabaran, menahan emosi, dan berusaha mencairkan suasana - Harapan Keberlanjutan Program :

(26)

22 2. Bimbingan Belajar

- Penanggung Jawab : Evy Dwi Cahyati - Tujuan :

 Meningkatkan kesadaran siswa SD dan MI untuk mengerjakan tugas sekolah  Membantu meningkatkan pemahaman siswa SD dan MI mengenai mata

pelajaran yang kurang dimengerti

 Menumbuhkan sikap disiplin dan bertanggung jawab pada siswa SD dan MI - Metode Pelaksanaan :

Kegiatan Bimbingan Belajar Tambahan dilaksanakan setiap hari pada pukul 19.00 sampai pukul 20.30. kegiatan ini diperuntukkan bagi siswa SD dan MI yang berada di wilayah sekaran yang nantinya masing-masing siswa akan mendapat tutor yang akan membantu siswa dalam mengerjakan tugas sekolah serta membantu untuk menngkatkan pemahaman siswa terhadap materi-materi yang kurang dimengerti.

- Tempat dan Waktu Pelaksanaan :

24 – 27 Juli, 29 Juli, 1-5 Agustus 2016 di Balai Desa - Sasaran :

Siswa dan siswi SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda - Target :

20 Orang

- Indikator Keberhasilan :

Para siswa dapat mengerjakan tugas sekolah dengan baik dan benar serta dapat lebih memahami mata pelajaran yang diajarkan di sekolah

- Pelaksana :

Kelompok KKN-BBM ke-54 Universitas Airlangga Desa Sekaran Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro

- Status Kegiatan :

Terlaksana (Proker Tambahan) - Evaluasi Kegiatan :

(27)

23 - Solusi :

 Kegiatan belajar tambahan lebih baik diadakan pada sore hari

 Lokasi belajar tambahan ada baiknya dilaksanakan di tempat yang lebih strategis dengan penerangan yang cukup.

- Harapan Keberlanjutan Program :

Program bimbingan belajar diharapkan dapat dilanjutkan oleh remaja yang ada di Desa Sekaran.

(28)

24

BAB IV PEMBAHASAN

4.1. Bidang Kesehatan

1. Sehat Mataku, Tingkatkan Prestasiku - Penanggung Jawab :

Rizkiya Candra Sari dan Abraham Dharmawan - Deskripsi Kegiatan :

Kesehatan mata merupakan hal yang penting bagi anak-anak terutama saat memasuki usia sekolah dasar, mengingat mata anak yang masih dalam pertumbuhan sangat rentan mengalami gangguan, seperti rabun jauh (tidak dapat melihat jelas dalam jarak jauh). Gangguan tersebut juga dapat mempengaruhi prestasi belajarnya, seperti tidak dapat melihat jelas tulisan di papan tulis sehingga anak tidak konsentrasi dalam menerima pelajaran. Oleh karena itu, perlu diadakan pemeriksaan atau screening mata sejak dini serta edukasi bagaimana posisi tubuh yang baik saat membaca.

- Teknik Persiapan :

 Koordinasi dan meminta izin pihak-pihak terkait yakni kepala sekolah SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda

 Mempersiapkan proyektor untuk penyuluhan tentang kesehatan mata

 Mempersiapkan Snellen Chart untuk pemeriksaan ketajaman penglihatan mata

- Teknik Pelaksanaan :

Tanggal 24 Juli 2016 pukul 08.00 WIB, murid MI Manbaul Huda berkumpul di mushola untuk mendapatkan penyuluhan tentang kesehatan mata, dilanjutkan dengan pemeriksaan ketajaman penglihatan mata dengan Snellen Chart lalu diadakan kuis untuk mengetahui pemahaman siswa dan siswi MI tentang penyuluhan yang telah diberikan.

Tanggal 25 Juli 2016 Pukul 09.00 WIB, murid SDN Sekaran berkumpul di mushola untuk mendapatkan penyuluhan tentang kesehatan mata, dilanjutkan dengan pemeriksaan ketajaman penglihatan mata dengan Snellen chart lalu

(29)

25 diadakan kuis untuk mengetahui pemahaman siswa dan siswi SD tentang penyuluhan yang telah diberikan.

2. Penyuluhan dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga - Penanggung Jawab :

Intan Gusnois Kumalasari - Deskripsi Kegiatan :

Program ini dilaksanakan berdasarkan derajat kesehatan warga Desa Sekaran yang masih kesulitan dalam memperoleh fasilitas kesehatan berupa dokter dan obat-obatan sehingga diperlukan adanya alternatif pengobatan yang dapat dilakukan secara mandiri untuk dapat menciptakan lingkungan dan masyarakat yang sehat.

- Teknik Persiapan :

 Koordinasi dan meminta izin pihak-pihak terkait yakni Kepala Desa, perangkat desa dan ibu-ibu PKK

 Mahasiswa mempersiapkan bibit tanaman, alat-alat untuk menanam tanaman, proyektor untuk penyuluhan, brosur untuk penyuluhan, undangan penyuluhan - Teknik Pelaksanaan :

Proker ini diawali dengan pembukaan yang dilakukan dengan penanaman toga. Acara dilaksanakan hari Sabtu, 23 Juli 2016 dan dimulai pukul 09.00 WIB sampai selesai serta sasarannya bapak-bapak warga desa. Setelah dilakukan penanaman toga bersama, pada hari Selasa, 26 Juli 2016 diadakan penyuluhan tentang khasiat dan manfaat toga untuk kehidupan sehari-hari jika ada anggota keluarga yang sakit. Pada penghujung acara penyuluhan dibagikan bibit tanaman toga untuk ibu-ibu yang hadir untuk ditanam dirumah masing-masing. Yang terakhir adalah sampling kerumah beberapa warga untuk mengetahui apakah mereka sudah menanam tanamannya atau belum.

(30)

26 4.2. Bidang Lingkungan

1. Penyuluhan Pengelolaan Sampah - Penanggung Jawab :

Ahmad Samsul Badi’ - Deskripsi Kegiatan :

Penyuluhan sampah ini berisi tentang pemberian infomasi tentang sampah organik dan sampah anoganik. Mulai yang tergolong sampah organik ataupun anorganik, lalu juga cara memanfaatkan semuanya mana yang bisa dibuat pupuk kompos, di buat kerajinan yang dapat di jual lagi ke pengepul.

- Teknik Persiapan :

 Koordinasi dan meminta izin pihak-pihak terkait program kerja bank sampah yang akan diganti dengan penyuluhan pemilahan sampah organik dan anorganik.

 Mempersiapkan materi yang akan dipaparkan pada saat acara.

 Mempersiapkan tempat acara dan kebutuhan untuk progam pemilahan sampah, mulai dari kursi, proyektor dan konsumsi.

- Teknik Pelaksanaan :

Tanggal 03 Agustus 2016 perwakilan setiap RT didesa Sekaran berkumpul untuk mengikuti penyuluhan pemilahan sampah organik dan anorganik. Tepat pada pukul 09.50 WIB acara dimulai oleh pembawa acara dari peserta KKN, lalu disusul dengan sambutan perwakilan dari KKN dan sambutan dari Kepala Desa Sekaran. Setalah itu untuk pemateri dipegang oleh dua orang perwakilan peserta KKN. Dan acara selesai pukul 11.20 WIB ditutup dengan doa yang di pimpim oleh pembawa acara.

4.3. Bidang Pemberdayaan Masyarakat

1. Pembukaan KKN-BBM Ke-54 Universitas Airlangga di Desa Sekaran - Penanggung Jawab :

Manuel Paco Mensana - Deskripsi Kegiatan :

Kegiatan Pembukaan KKN yang dilakukan pada tanggal 22 Juli 2016, berupa pertemuan dengan warga dan perangkat desa sekaran. Diawali dengan perkenalan

(31)

27 anggota KKN lalu dilanjutkan dengan perkenalan perangkat desa. Lalu dilanjutkan penjabaran proker serta mendengarkan tanggapan warga.

- Teknik Persiapan :

Koordinasi dan meminta izin pihak pihak terkait yakni perangkat Desa Sekaran. - Teknik Pelaksanaan :

Pukul 20.30 WIB para warga dan perangkat desa berkumpul dan memulai kegiatan Pembukaan KKN lalu mendengarkan penjabaran proker proker mahasiswa KKN BBM 54.

2. Penyuluhan Pengelolaan Ikan Lele - Penanggung Jawab :

Tri Dewi Anggraeni - Deskripsi Kegiatan :

Program kerja ini dilaksanakan di balai desa pada tanggal 8 Agustus 2016. Kegiatanini berupa penyuluhan karena kolam milik Badan Usaha Menengah Desa (BUMDES) Sekaran tidak menghasilkan keuntungan seperti yang diharapkan.

- Teknik Persiapan :

Membeli alat dan bahan yang diperlukan, mempersiapkan materi, koordinasi dan meminta izin pihak pihak yang terkait.

- Teknik Pelaksanaan :

Kegiatan dimulai kurang lebih pukul 20.00 WIB, dimulai dengan registrasi peserta lalu membagikan konsumsi. Kemudian dilanjutkan dengan pembukaan, presentasi, dan tanya jawab. Di akhir acara dilakukan pemberian buku panduan budidaya lele serta EM4 untuk BUMDES.

3. Lomba Cermat Air - Penanggung Jawab :

Maudy Latania Handyanti Hafiz - Deskripsi Kegiatan :

Program Kerja Cermat Air ini dilaksanakan tanggal 10 Agustus 2016. Kegiatan ini bertujuan menguji kekompakan dan kecerdasan siswa-siswi SD dan MI sekaligus melatih jiwa kompetitif antar siswa-siswi.

(32)

28 - Teknik Persiapan :

Mengumumkan kepada siswa-siswi SD dan MI tentang lomba Cermat Air tanggal 10 Agustus 2016. Menyiapkan ember dan bekas air mineral gelas.

- Teknik Pelaksanaan :

- Kegiatan diadakan di halaman balai desa pada tanggal 10 Agustus 2016 diikuti siswa-siswi SD dan MI. Persiapan registrasi peserta pada pk 14.15-14.45 WIB. Kegiatan dimulai pada pk 15.10 WIB. Cermat air adalah lomba cerdas cermat namun menggunakan tambahan air sebagai variasi permainan. Lomba dilakukan dengan beregu. Satu tim terdiri atas 5 peserta yang tergabung dari bermacam-macam tingkat atau kelas. Soal dibacakan di depan peserta dan peserta harus menjawab pertanyaan tersebut. Di saat yang bersamaan peserta juga harus melakukan estafet air. Setiap soal dibuat dengan tingkat kesulitan yang disesuaikan pengetahuan SD/MI. Pertanyaan dimulai dari peserta paling depan. Peserta paling depan mengambil air yang tersedia di depannya menggunakan gelas yang sudah dilubangi kecil, kemudian akan diberikan pertanyaan. Peserta akan menjawab sambil menuang air tersebut dari atas kepala ke peserta dibelakangnya dengan posisi tetap menghadap depan. Selanjutnya peserta dibelakangnya akan mendapat pertanyaan lalu menjawab sambil menuang air yang didapat dari peserta satu ke peserta tiga dan dilanjutkan ke peserta tiga, empat dan lima. Peserta kelima menuang air yang didapat ke wadah yang berada di belakangnya. Bila ada peserta yang menjawab salah, peserta atau kelompok tidak di eliminasi tetapi masuk ke penilaian juri. Penilaian dilakukan berdasarkan jawaban benar dan volume air yang didapat. Pemenang ditentukan dari banyaknya jawaban benar dan volume air yang bisa didapat dengan prosentase nilai 70% dari soal 30% dari jumlah air. Kelompok yang mendapat sedikit jawaban benar dan sedikit volume air akan tersisih. Penyerahan hadiah kepada pemenang dilakukan ketika malam hari setelah lomba pada tanggal 10 Agustus 2016 bersamaan dengan acara penutupan kelompok KKN Desa Sekaran.

(33)

29 4. Penutupan KKN-BBM Ke-54 Universitas Airlangga di Desa Sekaran

- Penanggung Jawab : Zukhruf Andrea Sandriani - Deskripsi Kegiatan :

Kegiatan Penutupan KKN yang dilakukan pada tanggal 10 Juli 2016, berupa pertemuan dengan warga dan perangkat desa sekaran. Diawali dengan evaluasi hasil kegiatan yang telah dilakukan. Lalu dilanjutkan pembagian hadiah kepada pemenang lomba cerdas cermat dan penyerahan plakat sebagai kenang-kenangan pada Kepala Desa Sekaran.

- Teknik Persiapan :

Koordinasi dan meminta izin pihak pihak terkait yakni perangkat Desa Sekaran. - Teknik Pelaksanaan :

Pukul 20.00 WIB para warga dan perangkat desa berkumpul di balai desa lalu dimulai kegiatan Penutupan KKN dengan menerima hasil evaluasi dari masyarakat desa dan perangkat kegiatan. Dilanjutkan dengan pemberian hadiah dan plakat dari mahasiswa KKN-BBM ke-54.

4.4. Bidang Pendidikan 1. Mengajar di Sekolah

- Penanggung Jawab : Ajeng Fitri Muliana - Deskripsi Kegiatan :

Kegiatan mengajar di sekolah ini ditargetkan kepada siswa SD dan MI kelas 4 dan 5. Kegiatan ini berupa pengajaran materi yang sesuai dengan materi sekolah bersangkutan guna meningkatkan pemahaman siswa dan siswi.

- Teknik Persiapan :

Persiapan dilakukan dengan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah terkait. - Teknik Pelaksanaan :

Program kerja ini dilaksanakan di MI Manba’ul Huda sebanyak tiga kali yaitu pada tanggal 28 Juli dan 1 – 2 Agustus 2016 di ruang kelas 4 dan 5. Selain itu, pengayaan di SDN Sekaran dilaksanakan pada tanggal 5 – 6 Agustus 2016 dengan target siswa kelas 4 dan 5. Mata pelajaran yang diajarkan adalah Ilmu Pengetahuan Sosial, Ilmu Pengetahuan Alam, Matematika, Bahasa Inggris, dan

(34)

30 Bahasa Indonesia. Untuk setiap mata pelajaran diajarkan oleh dua peserta KKN. Hari libur pada MI Manba’ul Huda adalah hari Jum’at sedangkan hari libur pada SDN Sekaran adalah hari Minggu. Proses belajar mengajar ini berlangsung antara 1 hingga 2 jam pelajaran yang masing- masing berdurasi 35 menit.

2. Bimbingan Belajar - Penanggung Jawab :

Evy Dwi Cahyati - Deskripsi Kegiatan :

Kegiatan bimbingan belajar diadakan untuk pelajar terutama SD dan MI mulai dari kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6. Kegiatan ini berupa belajar tambahan diluar jam sekolah yang bertujuan untuk membantu siswa SD dan MI agar lebih mudah dalam memahami pelajaran yang diberikan di sekolah. Disamping itu, kegiatan ini juga ditujukan untuk membantu siswa SD dan MI dalan mengerjakan tugas sekolah. Para siswa yang mengikuti kegiatan belajar diharapkan mampu untuk menyelesaikan tugas yang diberikan di sekolah serta lebih mudah dalam memahami pelajaran.

- Teknik Persiapan :

Persiapan dilakukan dengan terlebih dahulu memberikan pengumuman dan pengarahan kepada siswa SD dan MI bahwa terdapat kegiatan bimbingan belajar. Serta mempelajari dan mempersiapkan materi-materi SD dan MI mulai dari kelas 1, 2, 3, 4, 5, dan 6.

- Teknik Pelaksanaan :

Kegiatan belajar tambahan dilakukan setiap hari mulai pukul 20.00 WIB. Para siswa yang datang untuk mengikuti kegiatan bimbingan belajar akan diberikan satu orang tutor yang akan mengajari dan membantu para siswa dalam mengerjakan tugas sekolah. Setelah para siswa selesai mengerjakan pekerjaan rumahnya dengan baik dan benar, para tutor akan memberikan pengajaran serta pemahaman kepada siswa tentang mata pelajaran yang ingin mereka pelajari serta mata pelajaran yang kurang mereka pahami.

(35)

31

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN

4.1. Simpulan

Seluruh program yang telah direncanakan telah dilaksanakan dengan baik oleh peserta KKN-BBM Ke-54 dari tanggal 19 Juli – 13 Agustus 2016. Meskipun terdapat beberapa kendala yang harus dihadapi dalam melaksanakan program kerja yang telah direncanakan, kendala tersebut dapat teratasi dan semua dapat berjalan lancar dengan bantuan dan dukungan dari semua pihak yang terkait. Terdapat tiga bidang kegiatan yang telah terlaksana, yakni bidang kesehatan, bidang lingkungan, dan bidang pemberdayaan masyarakat.

Dalam bidang kesehatan, program kerja yang telah terlaksana yakni sehat mataku tingkatkan prestasiku dan penyuluhan dan penanaman tanaman obat keluarga. Dalam bidang lingkungan, program kerja yang telaksana yakni pengelolaan sampah.

4.2. Saran

Dari keseluruhan program kegiatan Kuliah Kerja Nyata Belajar Bersama Masyarakat Ke-54 Universitas Airlangga di Desa Sekaran, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro selama 26 hari terhitung dari tanggal 19 Juli 2016 hingga tanggal 13 Agustus 2016, telah diketahui potensi-potensi yang dimiliki oleh Desa Sekaran perlu dikembangkan lebih lanjut dan masalah-masalah yang membuat masyarakat resah harus segera ditindaklanjuti.

Oleh karena itu, berikut ini saran dan rekomendasi yang dapat kami berikan sebagai peserta KKN-BBM Ke-54 untuk pihak-pihak yang bersangkutan dan berkepentingan agar dapat diperhatikan demi terlaksananya program KKN BBM Universitas Airlangga di Desa Sekaran selanjutnya yang lebih baik.

(36)

32

REKOMENDASI

1. Kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro

a. Adanya pemberian pelatihan yang lebih sering dan berkelanjutan mengenai masalah – masalah pendidikan dan kesehatan lingkungan, terlebih lagi jika diikuti oleh pengawasan yang berkala dipastikan akan mendapatkan sambutan baik dan respon positif dari warga. Terutama di bidang pendidikan harus dilakukan pengawasan yang lebih intensif.

b. Perlu adanya pemberdayaan masyarakat yang berkaitan dengan pemanfaatan hasil penanaman tanaman obat keluarga, hasil kerajinan dari sampah, dan budidaya lele sehingga bermanfaat bagi diri sendiri dan memiliki nilai ekonomis.

2. Kepada Lembaga Pengabdian, Pendidikan, Pelatihan, dan Pengabdian Masyarakat

a. Sebelum pelaksanaan KKN, mahasiswa dibekali keterampilan yang bersangkutan dengan kondisi lapangan yang akan ditempati untuk KKN. Selain itu juga diharapkan membantu dalam permasalahan dana sehingga proses pelaksanaan program-program yang sekiranya baik dan memerlukan dana tidak perlu sampai terhambat.

b. Pada pelaksanaan KKN selanjutnya diharapkan dapat menggambarkan situasi lokasi yang sesungguhnya serta dibekali perijinan dengan pihak-pihak terkait sehingga mempermudah mahasiswa KKN dalam menyusun dan merencanakan program-program karena masih dapat dijumpai di lapangan ada yang terhambat dengan perijinan dari dinas-dinas tertentu.

c. Pembagian kelompok KKN seawal mungkin agar peserta KKN dapat lebih memahami mengenai proker yang akan dijalankan.

d. Peninjauan kembali daerah-daerah yang dijadikan tempat KKN. 3. Kepada Mahasiswa

Berdasarkan pengamatan kami selama melaksanakan KKN-BBM dapat diketahui bahwa kebutuhan masyarakat Desa Sekaran saat ini adalah pemberdayaan masyarakat di bidang pendidikan, pertanian, dan kewirausahaan. Selain itu, dibutuhkan penyuluhan mengenai penanggulangan banjir dan sex education untuk anak-anak dan remaja. Pihak desa juga sebaiknya meneruskan penanaman TOGA, monitoring facebook desa, pengelolaan hasil lele, dan pelaksanaan dasawisma.

(37)

33

LAMPIRAN-LAMPIRAN

1. Ringkasan Kegiatan ... Lampiran 1 2. Rincian Dana ... Lampiran 2 3. Daftar Hadir Mahasiswa ... Lampiran 3 4. Daftar Sponsor ... Lampiran 4 5. Foto-foto ... Lampiran 5 6. Catatan Kegiatan Individu ... Lampiran 6 7. Daftar Absensi Per Kegiatan ... Lampiran 7

(38)

Lampiran 1

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : FISIK (SEHAT MATAKU, TINGKATKAN PRESTASIKU)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Kesehatan Perlunya melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan penyakit yang akan timbul 1. Pemeriksaan tes ketajaman mata 2. Sumbangan Snellen Chart kepada pihak sekolah 58 siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda 50 siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda 54 siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda Pihak sekolah SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda Terdapat anak yang belum dapat membaca huruf Iuran Kelompok Rp. 374.600

(39)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : FISIK (PENANAMAN DAN SAMPLING TOGA)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Kesehatan Perlunya pemahaman mengenai pentingnya pengetahuan tentang berbagai macam tanaman obat keluarga dan cara pemakaiannya 1. Perawatan TOGA 2. Penanaman TOGA di balai desa 3. Pemberian TOGA terhadap peserta yang datang 4. Sampling toga yang telah diberikan kepada warga Warga Desa Sekaran 35 orang pengurus PKK 27 orang pengurus PKK Perangkat Desa Sekaran dan Pengurus PKK Tidak mengetahui secara pasti berapa orang yang dapat hadir Iuran Kelompok dan Dinas Pertanian Rp. 346.000

(40)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : FISIK (PENGELOLAAN SAMPAH)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Lingkungan Perlunya menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan lingkungan, serta peningkatan wawasan masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan 1. Demo mengenai pembuatan sampah menjadi barang jadi 2. Melakukan pemisahan terhadap sampah organik dan non organik Warga Desa Sekaran

40 Orang 32 Orang Perangkat Desa Sekaran - Iuran Kelompok dan LP4M Rp. 200.000

(41)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : NON-FISIK (SEHAT MATAKU, TINGKATKAN PRESTASIKU)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Kesehatan Perlunya melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan penyakit yang akan timbul Penyuluhan tentang mata 58 siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda 50 siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda 54 siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda Pihak sekolah SDN Sekaran dan MI Manbaul Huda Terdapat anak yang belum dapat membaca huruf Iuran Kelompok Rp. 374.000

(42)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : NON-FISIK (PENYULUHAN TOGA)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Kesehatan Perlunya pemahaman mengenai pentingnya pengetahuan tentang berbagai macam tanaman obat keluarga dan

cara pemakaiannya. Penyuluhan mengenai tanaman obat keluarga Seluruh warga

35 Orang 27 orang Perangkat Desa Sekaran dan Pengurus PKK Tanaman Obat Keluarga datang lebih cepat sehingga pelaksanaan dimajukan Sponsorship PJB dan Pemkab Bojonegoro Rp. 346.000

(43)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : NON-FISIK (PENYULUHAN PENGELOLAAN SAMPAH)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Lingkungan Perlunya menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan lingkungan, serta peningkatan wawasan masyarakat tentang pentingnya kesehatan lingkungan. Penyuluhan mengenai pengelolaan sampah Seluruh warga

35 orang 32 Orang Perangkat Desa Sekaran Warga mengingin-kan pemanfaa-tan sampah yang memiliki nilai ekonomis Sponsorship PJB dan Pemkab Bojonegoro Rp 200.000

(44)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : NON-FISIK (BIMBINGAN BELAJAR)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Pendidikan Meningkatkan kesadaran bagi siswa SD dan MI akan pentingnya mengulang pelajaran sekolah di luar jam sekolah 1. Membantu siswa dalam mengerjakan tugas sekolah 2. Membantu siswa untuk memahami pelajaran yang kurang dimengerti Setiap hari (@ 1 jam) Setiap hari (@ 1 jam) 10 kali pertemuan Guru dan Orang tua Bimbel dilaksana-kan terlalu malam karena menunggu selesai siswa mengaji - -

(45)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : NON-FISIK (MENGAJAR DI SEKOLAH)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana

Jumlah (Rp)

1. Pendidikan Membantu guru MI Manbaul Huda dalam memberi materi terhadap siswanya 1. Membantu mengajarkan materi terhadap siswa 2. Memberi motivasi untuk tidak putus sekolah Kelas 4 dan 5 MI Manbaul Huda dan SDN Sekaran Kelas 4 dan 5 MI Manbaul Huda dan SDN Sekaran Kelas 4 dan 5 MI Manbaul Huda Guru MI Manbaul Huda Menyesuai-kan dengan jadwal guru dan jadwal proker - -

(46)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : NON-FISIK (PEMBUKAAN KKN)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Pengenalan Masyarakat Mempererat hubungan antara peserta KKN-BBM dengan warga Desa Sekaran 1. Pembukaan KKN-BBM Ke-54 2. Penjelasan mengenai proker yang akan dilaksanakan Seluruh warga Seluruh warga 24 Orang Perangkat Desa Sekaran Waktu mulai mengalami kemundu-ran dari yang sudah dijadwal-kan LP4M Rp. 250.000

(47)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : NON-FISIK (LOMBA CERDAS CERMAT)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Pemuda dan Olahraga Menyatukan seluruh penduduk Desa Sekaran dalam hal olahraga yang diorganisir oleh para pemuda yaitu

Karang Taruna Desa Sekaran 1. Lomba futsal 2. Lomba tarik tambang 3. Lomba pukul air 4. Lomba volly 5. Lomba cermat air 6. Lomba badminton Siswa dan siswi SD dan MI

30 Orang 45 Orang Perangkat Desa Sekaran dan Karang Taruna Peserta KKN tidak dapat Iuran kelompok dan LP4M Rp. 227.000

(48)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : NON-FISIK (PENUTUPAN KKN)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Pengenalan Masyarakat Mempererat hubungan antara peserta KKN-BBM dengan warga Desa Sekaran 1. Penutupan KKN-BBM Ke-54 2. Penyerahan kenang-kenangan kepada perangkat desa, SD, dan MI Seluruh warga Seluruh warga Undangan dan seluruh warga Sekaran Perangkat Desa Sekaran Waktu mulai mengalami kemundu-ran dari yang sudah dijadwal-kan LP4M Rp. 116.000

(49)

RINGKASAN KEGIATAN PER DESA (TABEL PER BIDANG GARAPAN)

SIFAT KEGIATAN : NON-FISIK (PENYULUHAN BUDIDAYA LELE)

No. Bidang Kegiatan

Rumusan

Masalah Macam Kegiatan

Situasi Awal Sasaran Target Situasi Akhir Sasaran

Faktor yang Berpengaruh Dana Pendukung Kendala Sumber

Dana Jumlah (Rp) 1. Pengenalan Masyarakat Memberikan informasi mengenai budidaya ikan lele 1. Penyuluhan budidaya ikan lele 2. Pemberian bibit lele Anggota Karang Taruna, BUMDES, dan perangkat desa

20 Orang 32 Orang Perangkat Desa Sekaran, Karang Taruna, dan BUMDES Warga mulai bosan dengan penyuluhan, kurangnya alat yang memadai, Persiapan yang dilakukan kurang karena warga

membudidaya-kan lele tanpa dasar teori

Iuran kelompok dan LP4M

(50)

Lampiran 2

RINCIAN DANA

PENGELUARAN : Bidang Kesehatan

No. Program Kerja Barang Harga Satuan Jumlah TOTAL

1. Sehat Mataku Tingkatkan Prestasiku

Konsumsi Guru Rp. 6.000 10 Rp. 60.000 Jus wortel Rp. 2.000 58 Rp. 116.000 Minyak ikan Rp. 17.500 1 pack Rp. 35.000 Snallen chart Rp. 10.000 3 Rp. 30.000 Poster Rp. 5.000 6 Rp. 30.000 Amplop Rp. 18.000 1 pack Rp. 18.000 Gelas kecil Rp. 12.000 1 pack Rp. 12.000 Stiker Rp. 500 10 Rp. 5.000 Hadiah Rp. 68.000 50 Rp. 68.000

Total Rp. 374.000

2. Penyuluhan dan Penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA)

Pita Rp.50.000 1 Rp. 5.000 Tanaman Rp. 90.000 6 Rp. 90.000 Plastik Rp.5.000 1 Rp. 5.000 Konsumsi Rp. 5.000 40 Rp. 200.000 Minuman Rp. 36.000 1 dus Rp. 36.000 Gorengan Rp. 500 20 Rp. 10.000 Total Rp. 346.000 TOTAL Rp.720.000 Bidang Lingkungan

No. Program Kerja Barang Harga Satuan Jumlah TOTAL

1. Penyuluhan Pengolahaan Sampah

Konsumsi Rp. 5.000 40 Rp. 200.000

TOTAL Rp. 200.000

Bidang Pemberdayaan Masyarakat

No. Program Kerja Barang Harga

Satuan Jumlah TOTAL

1. Pembukaan KKN-BBM Ke-54 Universitas

Airlangga di Desa Sekaran

Konsumsi Rp. 5.000 50 Rp. 250.000

(51)

2. Penyuluhan Pengelolaan Ikan Lele Konsumsi Rp. 5.000 35 Rp. 175.000 EM4 Rp. 35.000 1 Rp. 35.000 Buku Rp. 92.000 3 Rp. 92.000 Total Rp. 302.000

3. Lomba Cermat Air Sumbo Rp. 13.500 2 Rp. 27.000 Hadiah juara I Rp. 25.000 5 anak Rp. 125.000 Hadiah juara II Rp. 15.000 5 anak Rp. 75.000

Total Rp. 227.000 4. Penutupan Penutupan KKN-BBM Ke-54 Universitas Airlangga di Desa Sekaran Balon Rp. 11.000 1 pack Rp. 33.000 Petasan Rp. 95.000 1 Rp. 95.000 Benang Rp. 16.000 1 Rp. 16.000 Solasi Rp. 6.800 1 Rp. 6.800 Kertas Bufalo Rp. 2.000 3 Rp. 6.000 Kue Rp. 2.500 40 Rp. 100.000 Jajan Rp. 1.500 30 Rp. 30.000 Gorengan Rp. 5.000 100 Rp. 5.000 Air Mineral Rp. 13.500 3 dus Rp. 40.500 Lampu Hias Rp. 50.000 1 Rp. 50.000

Total Rp. 382.300

TOTAL Rp. 1.161.300

Biaya Operasional

No. Jenis Operasional Harga Satuan Jumlah Harga

1. Kertas HVS Rp. 30.500 2 Rp. 61.000

2. Name Tag Rp. 1.000 10 Rp. 10.000

3. Banner Rp. 30.000 1 Rp. 30.000

4. Plakat Rp. 65.000 3 Rp. 195.000

5. Proposal Sponsorship Rp. 19.000 5 Rp. 95.000 6. Listrik dan Air Rp. 500.000 1 Rp. 500.000

7. Air Rp. 17.000 6 Rp. 102.000 8. Konsumsi Rp. 500.000 10 Rp. 5.000.000 9. Transportasi Rp. 550.000 2 kali Rp. 1.100.000 10. Bingkisan Rp. 50.000 5 Rp. 250.000 11. Lain-lain Rp. 75.700 1 Rp. 75.700 TOTAL Rp. 7.418.700 Jumlah Pengeluaran : Rp. 9.500.000 PEMASUKAN : LP4M Rp. 150.000x10 = Rp. 1.500.000 Iuran kelompok Rp. 600.000x10 = Rp. 6.000.000 Sponsorship = Rp. 2.000.000 TOTAL = Rp. 9.500.000

(52)

Lampiran 3

DAFTAR KEHADIRAN MAHASISWA

KULIAH KERJA NYATA – BELAJAR BERSAMA MASYARAKAT (KKN-BBM) KE - 54 UNIVERSITAS AIRLANGGA

(53)
(54)
(55)
(56)

Lampiran 4

DAFTAR SPONSOR

No. Nama Sponsor Alamat, No. Telepon Bentuk Bantuan Jumlah 1. PJB Services Jl. Raya Juanda No. 17,

Semambung, Kec. Sidoarjo, Kab. Sidoarjo

Telp : (031) 85488391

Uang Rp. 2.000.000

2. Dinas Pertanian Jl. Diponegoro No. 77, Kepatihan, Bojonegoro Telp : (0353) 881410

Tanaman Obat Keluarga

(57)

Lampiran 5

FOTO-FOTO

1. Pembukaan Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Masyarakat Ke-54 di Desa Sekaran

Registrasi peserta Penjelasan mengenai proker yang akan dijalankan

(58)

2. Sehat Mataku, Tingkatkan Prestasiku  Di MI Manbaul Huda

 Di SDN Sekaran

Pembukaan acara oleh pembawa acara Pemberian materi mengenai mata

Peserta menunggu giliran untuk tes Pelaksanaan tes ketajaman mata

(59)

3. Penanaman dan Penyuluhan TOGA  Pembukaan TOGA

Tanya jawab dengan siswa SD Foto bersama

Penanaman TOGA di dalam pot bersama perangkat desa Pembukaan Penanaman TOGA

(60)

 Penyuluhan TOGA

Kedatangan Peserta Penyampaian materi

Peserta mendengarkan materi Tanya jawab antara peserta dan pemateri

(61)

 Sampling Penanaman TOGA

4. Bimbingan Belajar

5. Mengajar di Sekolah

Peserta KKN melakukan pengecekan tanaman Foto bersama warga yang didatangi

Suasana bimbingan belajar Suasana bimbingan belajar

(62)

6. Penyuluhan Pengelolaan Sampah

Suasana di kelas Siswa mengerjakan soal di papan tulis

Kedatangan peserta Pembukaan acara oleh pembawa acara

(63)

7. Kerja Bakti

8. Penyuluhan Budidaya Lele

Peserta KKN memotong rumput di jalan raya Kerja bakti bersama perangkat desa

Registrasi peserta penyuluhan Sambutan oleh panitia KKN

(64)

9. Berwisata bersama perangkat Desa Sekaran

Suasana penyuluhan budidaya lele Penyerahan kenang-kenangan kepada BUMDES Sekaran

Memasuki tempat wisata Peserta berada di Gua Putri Asih

Foto Bersama di Pantai Cemara Makan bersama

(65)

10. Posyandu Balita

11. Lomba Cermat Air

Pengukuran berat badan Pengukuran tinggi badan

Pemberian Vitamin A Pemberian konsumsi

(66)

12. Penutupan Kuliah Kerja Nyata – Belajar Bersama Masyarakat Ke-54 di Desa Sekaran Pembacaan soal Pelaksanaan Lomba Cermat Air

Antusiasme peserta Pengukuran hasil lomba

(67)

Penampilan dari murid MI Manbaul Huda Pemberian Kenang-Kenangan kepada SD dan MI

Penberian Kenang-Kenangan kepada Desa Sekaran Penberian hadiah kepada juara lomba cerdas cermat

Pelepasan kembang api sebagai tanda berakhirnya KKN di Desa Sekaran

(68)

Lampiran 6

CATATAN KEGIATAN INDIVIDU PESERTA KKN-BBM UNIVERSITAS AIRLANGGA KE-54

Nama : Abraham Dharmawan NIM : 011311133202

Fakultas : Kedokteran

No. Jenis/Bentuk Kegiatan Aktivitas yang Dilakukan Posisi dalam Kegiatan (Penanggung Jawab/anggota tim)

1. Pembukaan KKN-BBM Ke-54 di Desa Sekaran Kecamatan Balen

- Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan Anggota tim

2. Sehat mataku, Tingkatkan Prestasiku

- Pemateri penyuluhan kesehatan mata - Pemeriksa tes ketajaman mata

- Membuat laporan hasil tes ketajaman mata

Penanggung Jawab

3. Pembukaan program kerja Penyuluhan dan Penanaman TOGA

- Menyiapkan peralatan yang dibutuhkan Anggota tim

4. Penyuluhan Tanaman Obat

Keluarga dan Pemberian Tanaman

- Membagikan tanaman ke ibu – ibu - Operator penyuluhan

Anggota tim Desa : Sekaran Kecamatan : Balen

Gambar

Foto Bersama di Pantai Cemara Makan bersama

Referensi

Dokumen terkait

Menjalani profesi sebagai guru selama pelaksanaan PPL, telah memberikan gambaran yang cukup jelas bahwa untuk menjadi seorang guru tidak hanya cukup dalam hal

Adapun beberapa program yang telah direncanakan untuk menangani masalah yang tengah dihadapi oleh keluarga diantaranya melaksanakan implementasi pencegahan promotif

Kemudian mengingat demikian dominannya peran minyak bumi, sementara itu terbatasnya potensi sumber daya minyak dan gas bumi maka perlu dilakukan

Konstanta kelompok difusi target batu topaz kemudian digunakan sebagai pustaka pada perhitungan neutronik dengan program BATAN 2-DIFF untuk menghitung perubahan reaktivitas

Pedoman Pengelolaan Taman Pendidikan Al- Qur’an Metode Cepat Tanggap Belajar Al- Qur’an An -Nahdliyah.. Strategi

Dari definisi tersebut, maka dapat dilihat bahwa citizen lawsuit memiliki beberapa karakteristik, antara lain (1) merupakan akses bagi warga negara untuk mengajukan gugatan

Selama perakitan, peserta diberi kebebasan untuk merakit miniatur konstruksi jembatan dengan alat, bahan dan ukuran yang telah ditentukan oleh pihak panitia.. Miniatur jembatan

Keberadaan sisa permukiman kuna di Desa Balanti, Kecamatan Kalumpang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan diketahui dari informasi penduduk pada saat tim penelitian Balai