• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pedoman Pengorganisasian HPK Noname

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pedoman Pengorganisasian HPK Noname"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

BAB IX

TATA LAKSANA

TIM HAK PASIEN DAN KELUARGA

Tim Hak pasien dan keluarga mempunyai tugas pokok menyelenggarakan pelayanan kesehatan dengan membangun kepercayaan, komunikasi terbuka dengan pasien dan keluarga serta mendukung hak pasien dan keluarga dalam keputusan pelayanan dan proses dengan cara yang sesuai dengan budaya dan mengutamakan kepuasan serta keselamatan pasien. Tim hak  pasien dan keluarga mempunyai fungsi dalam penyusunan rencana kegiatan di bidang  pelayanan kerohanian, pendampingan pasien kritis, pelayanan tahap terminal, persetujuan dan  penolakan tindakan kedokteran, perlindungan kebutuhan privasi, pemberian informasi  pelayanan, penyelesaian keluhan, perlindungan harta dan kekerasan fisik.

Pembinaan staf rumah sakit tentang hak pasien dan keluarga dilakukan oleh masing-masing tim HPK dengan pengkoordinasian dan pelaksanaan kegiatan dan program. Penyusunan laporan hasil kegiatan dan program dilakukan secara berkala ataupun sewaktu sesuai dengan kebutuhan.

Dalam menjalankan fungsi tersebut, tim hak pasien dan keluarga dipimpin oleh ketua tim hak pasien dan keluarga yang dibantu oleh sekretaris dan penanggung jawab tim.

Tata Laksana Tim Hak Pasien dan Keluarga a) Hak pasien dan keluarga

Hak pasien adalah hak-hak pribadi yang dimiliki manusia sebagai pasien dalam mendapatkan pelayanan kesehatan dan pasien berhak menyetujui atau menolak atas saran yang diberikan. Hak pasien dan keluarga disosialisasikan di semua bidang pelayanan kesehatan.

 b) Pelayanan Pelayanan Kerohanian

Pelayanan kerohanian adalah pelayanan di bidang rohani yang diberikan rumah sakit kepada setiap pasien yang membutuhkan pendampingan rohani sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing, dimana disediakan pemuka agama Katolik, Kristen  protestan, Islam, Hindu, Budha, dan Konghucu yang dapat dihubungi jika diperlukan. c) Pendampingan pasien kritis

Pasien kritis adalah pasien sakit kritis, tidak stabil, yang memerlukan perawatan intensif , dengan bantuan alat-alat ventilasi, monitoring, dan obat-obatan vasoakif kontinyu dan lain-lain. Pendampingan yang dimaksudkan yaitu pemberian dukungan dari aspek

(2)

 psikologi, emosional, agama dan budaya pasien terhadap pasien kritis dan keluarganya dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup.

d) Manajemen rasa nyeri

 Nyeri yang dimaksudkan adalah pengalaman yang membuat perasaan tidak enak pada  pasien yang diakibatkan oleh proses penyakit.

e)  Informed consent

 Informed consent  adalah pernyataan persetujuan atau penolakan yang ditandatangani oleh  pasien atau keluarga (jika dianggap pasien tidak mampu membuat keputusan sendiri) tentang pelayanan kesehatan yang akan diberikan.  Informed consent   diberikan setelah dilakukan sosialisasi tentang hak pasien dan keluarga oleh staf rumah sakit.

f) Keamanan pasien

Rumah sakit bertanggung jawab melindungi pasien dari kekerasan fisik yang tiba-tiba oleh pengunjung, pasien lain dan staf rumah sakit. Tanggung jawab tersebut terutama  bagi bayi, anak-anak, penyandang cacat manula dan lainnya yang tidak mampu

melindungi dirinya atau memberi tanda meminta bantuan. g) Perlindungan barang milik pasien

Rumah sakit bertanggung jawab memastikan barang milik pribadi pasien yang dibawa ke rumah sakit tidak akan hilang atau dicuri. Pelayanan ini memikirkan kepemilikan pasien emergensi, pasien bedah rawat sehari, pasien rawat inap dan pasien yang tidak mampu mengamankan barang miliknya dan mereka yang tidak mampu membuat keputusan mengenai barang pribadinya.

(3)

BAB IX

TATA HUBUNGAN KERJA

Pola Tata Hubungan Kerja

Instalasi Rawat Inap

Instalasi Rehabilitasi Medis

Subbagian Humas & Pelayanan Pelanggan

Urusan Keamanan Instalasi Rekam Medis Instalasi Rawat Jalan

Instalasi Rawat Intensif Instalasi Kamar

Operasi

Dokter Tetap & Tamu Unit Hemodialisa Instalasi Gawat Darurat Instalasi Farmasi Instalasi Gizi Instalasi Laboratorium Direktur Tim HPK Instalasi Radiologi

(4)

Dalam tata hubungan kerja ini Tim HPK dengan unit terkait adalah melakukan kerjasama dalam hal pelaporan dan keikutsertaan kegiatan HPK dalam hal :

1. Direktur Rumah Sakit

Pelaporan dari Tim HPK tentang program pelayanan kerohanian, pendampingan  pasien kritis dan manajemen nyeri, informed consent , dan keamanan pasien  berisiko dan barang milik pasien.

2. Instalansi Rawat Jalan

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang kondisi penyakit,  pemeriksaan penunjang, rencana pengobatan, tindakan yang dilakukan, dan biaya

yang diperlukan.

 b) Pencatatan dan pelaporan informed consent .

c) Memberi beberapa solusi alternatif terapi pada pasien yang menolak dilakukan tindakan atau pengobatan medis.

3. Instalasi Gawat Darurat

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang kondisi penyakit,  pemeriksaan penunjang, rencana pengobatan, tindakan yang dilakukan, dan biaya

yang diperlukan.

 b) Pencatatan dan pelaporan informed consent .

c) Memberi beberapa solusi alternatif terapi pada pasien yang menolak dilakukan tindakan atau pengobatan medis.

d) Melakukan prosedur yang sesuai untuk manajemen nyeri.

e) Melakukan prosedur penanganan keamanan pasien berisiko dan barang milik  pasien.

4. Instalasi Kamar Operasi

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang kondisi penyakit, rencana pengobatan, tindakan yang dilakukan, dan risiko yang dapat terjadi selama operasi berlangsung.

 b) Pencatatan dan pelaporan informed consent .

c) Melakukan prosedur penanganan keamanan pasien berisiko dan barang milik  pasien.

(5)

5. Instalasi Pelayanan Intensif

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang kondisi penyakit,  pemeriksaan penunjang, rencana pengobatan, tindakan yang dilakukan, dan biaya

yang diperlukan.

 b) Pencatatan dan pelaporan informed consent .

c) Memberi beberapa solusi alternatif terapi pada pasien yang menolak dilakukan tindakan atau pengobatan medis.

d) Melakukan prosedur yang sesuai untuk manajemen nyeri.

e) Melakukan prosedur penanganan keamanan pasien berisiko dan barang milik  pasien.

f) Penyelenggaraan fasilitas pelayanan kerohanian. g) Melakukan prosedur pendampingan pasien kritis.

6. Instalasi Farmasi

Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang manfaat obat yang diberikan, cara pemakaian, efek samping, dan kontraindikasinya.

7. Instalasi Laboratorium

Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang prosedur pemeriksaan yang akan diambil, kegunaannya, dan syarat-syarat sebelum dilakukan pemeriksaan.

8. Instalasi Radiologi

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang prosedur  pemeriksaan yang akan diambil, kegunaannya, dan syarat-syarat sebelum

dilakukan pemeriksaan.

 b) Pencatatan dan pelaporan informed consent .

c) Melakukan prosedur penanganan keamanan barang milik pasien.

9. Instalasi Gizi

Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang pemberian menu diet  pasien.

10. Instalasi Rawat Inap :

(6)

 pemeriksaan penunjang, rencana pengobatan, tindakan yang dilakukan, dan biaya yang diperlukan.

 b) Memberi beberapa solusi alternatif terapi pada pasien yang menolak dilakukan tindakan atau pengobatan medis.

c) Melakukan prosedur penanganan keamanan pasien berisiko dan barang milik  pasien.

d) Melakukan prosedur yang sesuai untuk manajemen nyeri. e) Penyelenggaraan fasilitas pelayanan kerohanian.

f) Melakukan prosedur pendampingan pasien kritis. g) Pencatatan dan pelaporan informed consent .

11. Instalasi Rekam Medis / TPP (Tempat Penerimaan Pasien)

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang identitas pasien, tipe kamar yang dipilih dan biayanya, serta fasilitas asuransi yang digunakan.

 b) Pencatatan dan pelaporan informed consent .

c) Pembuatan ketentuan dan prosedur penyimpanan data medis pasien yang bersifat rahasia.

d) Pembuatan ketentuan dan prosedur pengambilan data medis pasien sesuai dengan indikasi tertentu yang telah ditentukan.

12. Unit Hemodialisa :

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang prosedur tindakan yang dilakukan, kegunaannya, dan risiko yang dapat terjadi .

 b) Pencatatan dan pelaporan informed consent .

13. Instalasi Rehabilitasi Medis

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang prosedur tindakan yang dilakukan, kegunaannya, dan risiko yang dapat terjadi .

 b) Pencatatan dan pelaporan informed consent .

c) Melakukan prosedur yang sesuai untuk manajemen nyeri.

14. Dokter Tetap dan Dokter Tamu

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga tentang kondisi penyakit,  pemeriksaan penunjang, rencana pengobatan, tindakan yang dilakukan, dan

(7)

komplikasi yang dapat terjadi.

 b) Memberi beberapa solusi alternatif terapi pada pasien yang menolak dilakukan tindakan atau pengobatan medis.

c) Pembuatan ketentuan dan prosedur manajemen rasa nyeri.

15. Subbagian Humas dan Pelayanan

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga.

 b) Pembuatan ketentuan dan prosedur tentang manajemen komplain. c) Melakukan penjelasan tentang fasilitas asuransi yang tersedia.

16. Urusan keamanan

a) Penyelenggaraan sosialisasi hak pasien dan keluarga.

 b) Pembuatan ketentuan dan prosedur keamanan pasien berisiko dan barang milik  pasien.

(8)

BAB X

POLA KETENAGAAN DAN KUALIFIKASI PERSONIL

Pola Ketenagaan dan Kualifikasi Personil Tim Pendidikan Pasien dan Keluarga Tabel 10.1 Pola Ketenagaan dan Kualifikasi Personil

Tim Hak Pasien dan Keluarga RS WARAS WIRIS

Nama Jabatan Kualifikasi

Formal & Nonformal

Tenaga Yang Dibutuhkan

Ketua HPK  Pendidikan DIII Keperawatan

dengan masa kerja lebih 5 tahun

1

Sekretaris HPK  Karyawan tetap rumah sakit  Memiliki keterampilan dan

 pengetahuan tentang surat-menyurat

1

Penanggung jawab pelayanan kerohanian, pendampingan pasien kritis dan pelayanan tahap terminal

 Diploma III

 Memiliki keterampilan dan

 pengetahuan tentang  pelayanan kerohanian,  pendampingan pasien kritis

dan pelayanan tahap terminal

1

Penanggung jawab persetujuan tindakan kedokteran (informed consent ) dan penolakan tindakan kedokteran

 Diploma III

 Memiliki keterampilan dan

 pengetahuan tentang

 persetujuan dan penolakan tindakan kedokteran

(9)

Penanggung jawab perlindungan kebutuhan privasi, pemberian informasi pelayanan dan  penyelesaian keluhan

 Diploma III

 Memiliki keterampilan dan

 pengetahuan tentang  perlindungan kebutuhan  privasi,pemberian informasi  pelayanan dan penyelesaian

keluhan

 Memiliki kemampuan

 berkomunikasi yang baik

1

Penanggung jawab perlindungan harta dan kekerasan fisik

 Diploma III

 Memiliki keterampilan dan

 pengetahuan tentang  perlindungan harta dan

kekerasan fisik

(10)

BAB XI

KEGIATAN ORIENTASI

Pengembangan staf tentang hak pasien dan keluarga, termasuk kegiatan orientasi bagi karyawan baru, merupakan salah satu upaya penting dalam meningkatkan pemahaman terhadap hak pasien dan keluarga

Tabel 11.1 Kegiatan Orientasi Tim Hak Pasien dan Keluarga

Waktu Materi Penanggung

Jawab Peserta Orientasi anggota baru tim HPK Pengenalan keanggotaan

Visi, Misi, motto, falsafah dan tujuan HPK

Kebijakan dan Pedoman HPK

Ketua Tim HPK Anggota baru tim HPK Orientasi karyawan  baru Pengenalan keanggotaan

Visi, Misi, motto, falsafah dan tujuan HPK

Kebijakan dan Pedoman HPK

Ketua Tim HPK Karyawan baru

RS WARAS

(11)

BAB XII

PERTEMUAN / RAPAT

Rapat Tim HPK RS WARAS WIRIS terdiri dari : 1. Rapat Rutin Tim HPK

Rapat rutin diselenggarakan pada :

Waktu : Setiap Jumat pertama dan ke tiga setiap bulan Jam : 12.00 sampai dengan selesai

Tempat : Ruang Pertemuan Instalasi Gawat Darurat Peserta : Seluruh anggota HPK

Materi : Pembuatan program tentang Hak Pasien dan Keluarga Pembahasan masalah dan pemecahannya

Evaluasi kinerja dan sosialisasi

2. Rapat Insidentil Tim HPK

Diselenggarakan sewaktu-waktu bila ada masalah atau sesuatu yang perlu dibahas segera.

3. Rapat Rutin Tim Akreditasi Rumah Sakit Waktu : Setiap Selasa

Jam : 12.00 sampai dengan selesai Tempat : Ruang Pertemuan Lantai lima

Peserta : Seluruh anggota akreditasi rumah sakit Materi : Pembahasan masalah dan pemecahannya

(12)

BAB XII

PELAPORAN DAN EVALUASI

1. Pelaporan

a) Pelaporan dilaksanakan oleh masing-masing anggota Tim HPK tentang tugas dan tanggung jawab masing-masing kepada ketua tim HPK melalui sekretaris setiap rapat rutin tim HPK.

 b) Ketua tim HPK memberikan laporan pertanggungjawaban kepada Direktur rumah sakit setiap rapat rutin tim akreditasi rumah sakit.

2. Evaluasi

Untuk mengukur dan memantau keberhasilan program HPK maka dilakukan evaluasi terhadap keseluruhan program HPK dan identifikasi setiap permasalahan yang ditemukan untuk tindakan perbaikan.

Evaluasi yang dilakukan adalah: a) Evaluasi program setiap tahun

 b) Evaluasi standar prosedur operasional setiap 3 tahun dan setiap saat apabila  perlu untuk segera dilakukan perbaikan

Gambar

Gambar 9.1 Tata Hubungan Kerja Tim Hak Pasien dan Keluarga
Tabel 11.1 Kegiatan Orientasi Tim Hak Pasien dan Keluarga

Referensi

Dokumen terkait

Untuk nilai indeks dominansi berdasarkan hasil perhitungan didapatkan nilai dominansi sebesar 0,59 dengan demikian terkategorikan dominansi jenis tertentu masih

Rancangan pendekatan keamanan yang digunakan untuk pengembangan kompilator online untuk pemrograman paralel dibagi menjadi dua mekanisme pengamanan (front-end dan

• Teori-teori komunikasi interpesonal banyak dipengaruhi konsepsi psikologi humanistis yang menggambarkan manusia sebagai pelaku aktif dalam merumuskan strategi transaksional

reaksi terbentuknya Ag+z. Disisi lain secara teoritis tidak ada faktor temperatur pada perhitungan efisiensi, sehingga semakin rendah temperatur harga efisiensi arus elektrolisis

Oleh karena itu, komputerisasi hanya dapat dilakukan pada bidang yang bersifat administrasi dan financial dengan tujuan mempermudah tenaga manusia dalam melaksanakan tugasnya

Judul Skripsi : Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat Tentang Kehilangan Gigi Dan Pemakaian Gigi Tiruan Di. Kecamatan Jaya Baru

 Bagaimana pengaruh temperatur operasi sensor dan konsentrasi gas LPG terhadap sensitivitas sensor gas LPG dari material WO 3 yang disintesa dengan metode sol gel dan

07/11/2012 18 QBasic Input data rancangan AutoCAD Pembuatan gambar kerja otomatis QBasic Pengolahan data rancangan Pembuatan dan. penyimpanan