• Tidak ada hasil yang ditemukan

AGNES ARISA. 2. Tinjauan Pustaka

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "AGNES ARISA. 2. Tinjauan Pustaka"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

(1)

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK PADA SD

NEGERI 13 PANGKALANBARU DALAM PENGOLAHAN DATA DAN NILAI

HASIL BELAJAR DENGAN MENGGUNKAN VISUAL BASIC

AGNES ARISA

Sistem Informasi STMIK ATMA LUHUR PANGKALPINANG Jl.Jend.Sudirman Selindung Lama Pangkalpinang Kepulauan Babel

email : [email protected]

Abstrak

Advancement of information and comunication technology is growing, it suggests that how importance information for an organization. The continued development of technology, data processsing was mor easily, which used only data processing using the manual input of data such as data archiving.

SD Negeri 13 Pangfkalanbaru this one school in Bangka island. During teaching and learning activities (KBM) at schools is still structured and student scores enty by manuall. With manual in clustured storage can allow the data is lost, damaged and complicate the seacrh data. In solving problem faced by the author in analyzing the system running, the auther uses Object Oriented approach consisting of Diagrams UML (Unified Modeling Language. UML Diagrams are used include activity diagrams, use case diagrams, and use case decription. While the design of the system the authors Use the Entity Relationship Diagram (ERD), Transforming ER Diagrams into Logical Record Structure (LRS), table (Relationship) and Spesification database for solving this problem resulted in an information system. The information system to improve the efficiency, accuracy and security of archived documents. Hopepully with a computerized information system for archiving system can alter the performance of each lesson the teacher and learning activities (KBM) at schools, in the hopes faciliate the parties concerned in finding information.

Kata Kunci:

SD Negeri 13 Pangkalanbaru, vb.net, sistem informasi akademik

1. Pendaghuluan

Sekolah merupakan salah satu sarana penunjang pendidikan yang memiliki fungsi yang sangat penting sebagai tempat untuk mencari ilmu. Sekolah juga merupakan tempat berinteraksi antara murid dengan guru serta berperan penting sebagai tempat untuk mendidik dan melatih siswa dengan tujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam instansi pemerintah yang bergerak di bidang pendidikan, sekolah merupakan modal dasar untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal sejak dini. Peningkatan mutu pendidikan ditandai oleh kemampuannya dalam memenuhi

kebutuhan masyarakat. Karena itu, mutu

pendidikan harus dilihat dari seluruh aspek,

termasuk di dalamnya menyangkut tingkat

kemampuan lulusannya.

Kegiatan Belajar Mengajar pada sekolah menengah atas tertua di pulau Bangka ini, yang selama ini sistem pengolahan data kegiatan belajar mengajar pada SMA NEGERI 1 PANGKALPINANG yang masih menggunakan sistem manual, yang mana sering terjadi kesalahan dalam penginputan data siswa maupun guru yang masih menggunakan

Microsoft Excel, mencatat setiap nilai siswa

kedalam buku penilaian siswa yang dipegang oleh setiap guru.

2. Tinjauan Pustaka

2.1 Konsep Dasar Sistem Informasi

Sistem informasi merupakan penerapan sistem di dalam organisasi untuk mendukung informasi yang dibutuhkan oleh semua tingkat manajemen. Telah diketahui bahwa informasi merupakan hal yang

(2)

sangat penting bagi manajemen dalam pengambilan keputusan. Informasi itu diperoleh dari sistem

informasi. Manajer yang tidak memiliki

kemampuan menggunakan komputer mungkin akan menjadi penghambat bagi organisasi, atau lebih buruk lagi, tak bermanfaat sebagai pengambilan keputusan. Fakta menunjukkan bahwa komputer tidak lebih sekedar sebuah pengolahan data, banyak manajer memandangnya sebagai elemen sentral yang penting dalam suatu sistem informasi.

2.2 Unified Modelling Language (UML)

Menurut Widodo, (2011 : 6), “ UML adalah bahasa pemodelan standar yang memiliki sintak dan semantik”. Menurut Nugroho (2010 : 6), ” UML (Unified Modeling Language) adalah bahasa pemodelan untuk sistem atau perangkat lunak yang berparadigma (berorientasi objek).”

Berdasarkan pendapat yang dikemukakan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa UML adalah sebuah bahasa yang berdasarkan grafik atau

gambar untuk menvisualisasikan,

menspesifikasikan, membangun dan

pendokumentasian dari sebuah sistem

pengembangan perangkat lunak berbasis Objek (Object Oriented programming).

2.3 Analisa Berorientasi Objek

Objek adalah kombinasi antara struktur data dan perilaku dalam satu entitas dan mempunyai nilai tertentu yang membedakan entitas tersebut.

Pengertian berorientasi objek berarti

pengorganisasian perangkat lunak sebagai

kumpulan objek tertentu yang memiliki struktur data dan perilakunya. Konsep fundamental dalam analisis sistem berorientasi objek adalah objek itu sendiri.

2.4 Pemrograman Visual Basic 2008 (vb.net)

Visual Basic.NET (vb.net) merupakan salah satu

bahasa pemrograman yang bisa digunakan untuk membangun aplikasi-aplikasi NET di platform

Microsoft .net tidak seperti generasi sebelumnya Visual Basic versi 6.0 ke bawah yang lebih

difokuskan untuk pengembangan aplikasi desktop,

vb.net memungkinkan para pengembang

membangun bermacam aplikasi, baik desktop

maupun aplikasi web. Seiring dengan

perkembangan aplikasi perangkat lunak yang semakin kompleks, saat ini Visual Basic.NET memasuki versi kelima (Visual Basic 2008).

2.5 Managemen Proyek

Pengertian manajemen proyek menurut

PMBOK (Project Management Body of

Knowledge) dalam buku Budi Santoso (2009:3), “

manajemen proyek adalah aplikasi pengetahuan (knowledges), keterampilan (skills), alat (tools) dan teknik (techniques) dalam aktifitas-aktifitas proyek untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan proyek.

Manajemen proyek adalah suatu proses perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian terhadap suatu pekerjaan atau proyek yang akan atau sedang dilaksanakan. Manajemen proyek merupakan salah satu topik utama dalam bidang manajemen operasi.

2.6 Kegiatan Belajar Mengajar

Belajar merupakan kegiatan berproses dan

merupakan unsur yang sangat fundamental dalam setiap jenjang pendidikan. Dalam keseluruhan proses pendidikan, kegiatan belajar merupakan kegiatan yang paling pokokk dan sangat penting. Belajar adalah proses atau usaha yang dilakukan tiap individu untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku baik dalam bentuk pengetahuan, keterampilan maupun sikap dan nilai yang positif

(3)

sebagai pengalaman untuk mendapatkan sejumlah kesan dari bahan yang telah dipelajari.

3 Metodologi Penelitian

Metode penelitian merupakan gambaran cara mengumpulkan informasi-informasi atau data-data yang diperlukan sebagai bahan untuk menyusun penulisan skripsi ini.

3.1 Metodologi Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data yaitu mendapatkan data dengan cara :

1) Observasi

Kegiatan ini dilakukan untuk mengumpulkan data dengan cara mengamati langsung sistem yang ada di SD Negeri 13 Pangkalanbaru. 2) Wawancara

Wawancara dilakukan untuk mengetahui masalah yang timbul atau dialami langsung oleh yang bersangkutan. Dalam kegiatan ini diajukan pertanyaan lisan dalam usaha untuk melengkapi data-data yang akan diperoleh. Wawancara ditujukan kepada bagian-bagian yang terkait dengan sistem pengolahan kegiatan belajar mengajar (KBM).

3) Studi Pustaka

Penulisan ini tidak terlepas dari data-data yang terdapat dari buku yang menjadi referensi seperti pedoman penulisan skripsi, diktat dan buku-buku lain yang berhubungan dengan penyusunan skripsi ini sebagai landasan teori untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

3.2 Analisa dan Perancangan Sistem

1) Analisa Sistem

Salah satu pendekatan pengembangan sistem ialah pendekatan Analisa Object

Oriented. Pendekatan ini dilengkapi

dengan alat-alat teknik pengembangan

sistem sehingga hasil akhirnya akan

didapat sistem yang baik dan jelas. Adapun kegiatan yang dilakukan pada tahap ini adalah :

a) Menganalisa sistem yang ada, yaitu

memahami proses bisnis sistem yang

sedang berjalan guna

mengidentifikasikan permasalahan

yang ada.

b) Analisa dokumen, yaitu

menspesifikasikan dokumen

masukan, database yang ada, proses yang dilakukan dan keluaran yang

dihasilkan, guna memahami

kebutuhan dokumen-dokumen baru.

Penulis menggunakan beberapa

diagram Unified Modelling Language

(UML) sebagai alat bantu dalam

menghasilkan sistem untuk

mendeskripsikan proses bisni sistem yang sedang berjalan serta mendeskripsikan konsep sistem yang baru yang akan

dikembangkan dimana sistem baru

tersebut tentunya dapat memberikan solusi

dari permasalahan yang ada serta

memenuhi kebutuhan sistem. Beberapa diagram tersebut adalah Activity Diagram,

Use Case Diagram, Use Case Description.

2) Perancangan Sistem

Pada tahap ini penulis merancang sistem secara rinci berdasarkan hasil analisa sistem yang ada, sehingga menghasilkan

sistem yang baru yang diusulkan,

merancang database dan spesifikasi

program. Alat bantu yang digunakan penulis dalam merancang sistem adalah

Entity Relationship Diagram (ERD), Transformasi Diagram ER ke Logical

(4)

Structure(LRS), Tabel, Spesifikasi Basis

Data.

3.3 Proses Bisnis

Dalam proses pengolahan data kegiatan belajar mengajar ( KBM ) terdapat beberapa proses-proses bisnis, yaitu :

a. Proses Pendataan Siswa

Siswa mengisi formulir data siswa dan menyerahkan kembali formulir yang telah diisi kepada bagian Tata Usaha (TU) , kemudian bagian TU mencatat kembali data siswa kedalam buku induk siswa.

b. Proses Pendataan Guru

Guru mengisi data guru kemudian

menyerahkan data kepada bagian TU , bagian TU menerima dan menyalin data guru kedalam sebuah komputer, kemudian mencetaknya dan simpan.

c. Proses Pendataan Mata Pelajaran

Kepala Sekolah serah data mata pelajaran kebagian TU. Bagian TU terima dan catat data pelajaran. Setelah di catat bagian TU simpan data mata pelajaran.

d. Proses Pendataan Ekstra Kulikuler

Kepala sekolah menentukan jenis ekstra kulikuler yang ada. Setelah ditentukan data ekstra kulikuler diberikan kepada bagian TU. Bagian TU merekap data ekstra kulikuler siswa.

e. Proses Pendataan Kelas

Kepala Sekolah mendata seluruh kelas. Kemudian menyerahkan hasil data tiap-tiap kepada Bagian TU. Kemudian TU menyalin data kelas ke komputer dan menyimpan data kelas.

f. Proses Pembuatan Jadwal Mata Pelajaran Kepala Sekolah buat jadwal mata pelajaran, kemudian kepala sekolah serahkan data mata pelajaran kepada bagian TU. Bagian TU terima dan catat buat kembali jadwal mata pelajaran yang diberikan kepala sekolah. Setelah dibuat bagian TU menyerahkan data mata pelajaran

ke guru bersangkutan sebagai jadwal

mengajar.

g. Proses Pencatatan Rekapan Absensi

Setiap wali kelas menyerahkan satu buku absensi kepada ketua kelas. Ketua kelas bertanggung jawab atas buku absensi yang dititipkan. Ketua kelas mengisi absensi setiap hari diawal mata pelajaran. Setiap bulan ketua kelas merekap absesni kelasnya. Kemudian ketua kelas menyerahkan buku absensi kepada wali kelas. Wali kelas menerima hasil absensi. Pada akhir semester Wali kelas menghitung

kehadiran dan ketidakhadiran siswa

berdasarkan hasil rekapan absensi tiap bulan yang dihitung ketua kelas.

h. Proses Pembuatan Daftar Nilai

Setiap guru mencatat nilai belajar siswa ke dalam buku nilai. Pada akhir semester genap atau ganjil guru serah data nilai siswa kepada wali kelas. Wali kelas terima data daftar nilai. Kemudian wali kelas merekap daftar nilai siswa dan simpan.

i. Proses Pembuatan Raport ( Hasil Belajar Siswa)

Wali kelas melihat arsip daftar nilai dan rekapan absensi siswa. Kemudian wali kelas

menulis hasil rekapan kedalam raport

berdasarkan arsip daftar nilai dan rekapan rapot yang diberikan masing-masing guru

bidang studi. Kemudian wali kelas

menyerahkan raport kepada kepala sekolah

untuk di tandatangani. Kepala sekolah

menerima dan menandatangani rapot lalu

mengembalikan raport yang telah

ditandatangani kepada wali kelas. Kemudian wali kelas membagi raport (hasil belajar) kepada wali murid.

j. Proses Pembuatan Laporan Akademik

Wali kelas memberikan hasil rekapan raport siswa kepada TU, TU membuat laporan akademik siswa berdasarkan hasil rekapan raport kemudian menyerahkan hasil laporan akademik siswa kepada Kepala Sekolah.

4 Hasil dan Pembahasan 4.1 Use Case Diagram

a. Use Case Diagram Package Bagian Tata Usaha

Gambar 4.1

Use Case Diagram Package Bagian Tata Usaha Entry Data siswa

Entry Data Guru

Entry Data Kelas

Entry Mata Pelajaran

Cetak Laporan Akademik Siswa Cetak Jadwal Mata Pelajaran Bagian Tata

Usaha

(5)

b. Use Case Diagram Wali Kelas

Gambar 4.2

Use Case Diagram Package Wali Kelas

4.2 Entity Relationship Diagram ( ERD )

Gambar 4.3

Entity Relationship Diagram ( ERD )

4.3 Struktur Tampilan

Gambar 4.4

Struktur Tampilan

4.4 Rancangan Layar

1. Rancangan Layar Menu Utama

Gambar 4.5

Rancangan Layar Menu Utama

Gambar 4.6

Rancangan Layar Menu Utama Bagian Tata Usaha

Entry Rekap Absensi

Entry Daftar Nilai

Cetak Raport Cetak Rekap Nilai Wali Kelas

Siswa Lakukan Absen Dapat Kelas

NIS NIS_Nasional Nama Jenis_Kelamin Tempat_Lahir Tanggal_Lahir Agama Kwrganegrn Jumlah_Saudara Kandung Tiiri Angkat Berat_Badan Tinggi_Badan Gol_Darah Penyakit Alamat No_Hp Nama_Ayah Nama_Ibu Pendik_Ayah Pendik_Ibu Peker_Ayah Peker_Ibu Asal_Siswa Diterima_Tgl NIS Kd_Absen Jml_Sakit Jml_Izin Jml_Alpa Kd_Absen Tgl_Absen TA_Absen Smstr_Absen Kd_Kelas Nm_Kelas Kuota Kd_Absen Kd_Kelas ISi Daftar Nilai No_Dafni Tgl_Dafnil Smstr_Dafnil TA_Dafnil NIS No_Dafnil Tulis Raport No_Raport Tgl_Raport TA_Raport Keputusan Smstr Peringkat Wakel Ctt_pd Ctt NilaiKS NilaiKerajinan NilaiKK No_Raport No_Dafni Jadwal Mapel Kd_JadwalMapel Tgl_JadwalMapel TA_JadwalMapel Smstr_JadwalMapel Miliki Mapel Kd_Mapel Nm_Mapel KKM Kd_JadwalMapel Kd_Mapel Hari Jamke Kelas_Ajar Waktu Butuh No_Dafnil Kd_Mapel RtNilUlhar RtNilTPR Nil_UTS Nil_UAS Nilai_Raport Terima Guru Kd_JadwalMapel Kd_Guru M N M 1 M 1 M N N M M 1 1 1 Ada M 1 Kd_Absen No_Dafnil

Tulis Ekstra Kulikuler

M N Kd_Eskul Nama_Eskul No_raport Kd_Eskul Nilai Kd_Guru NIP Nm_Guru Tmpt_Lahir Tgl_Lahir JK Agama Status Gol_Dar Status_Pegawai Gol No_Karpeg N0_KPE No_Karsis No_Taspen No_Askes No_NPWP Almt Email

Sistem Informasi Kegiatan Belajar Mengajar SD Negeri 13 Pangkalanbaru

Bagian

TU Wali KelasBagian

Entry Data Siswa

Entry Data Guru

Entry Data Kelas

Entry Mata Pelajaran Cetak Jadwal Mata Pelajaran Cetak Laporan Akademik Entry Rekap Absensi Entry Daftar Nilai Cetak Raport Entry Data Eksta

Kulikuler

Cetak Rekap Nilai

Menu Utama Menu Utama

APLIKASI SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA DAN HASIL BELAJAR MENGAJAR SD NEGERI 13

PANGKALANBARU Bagian TU Wali Kelas Keluar

M enu Utama

M enu Utama

APLIKASI SISTEM INFORM ASI PENGOLAHAN DATA DAN HASIL BELAJAR M ENGAJAR SD NEGERI 13

PANGKALANBARU

Bagian TU Wali Kelas

Entry Data Guru Entry Data Siswa Entry Data Kelas Entry Data Ekstra Kulikuler Entry Mata Pelajaran Cetak Jadwal Mata Pelajaran Cetak Laporan Akademik

(6)

Gambar 4.7

Rancangan Layar Menu Utama Bagian Wali Kelas

2. Rancangan Layar Bagian Sub Tata Usaha a. Rancangan Layar Entry Data Siswa

Gambar 4.8

Rancangan Layar Entry Data Siswa

b. Rancangan Layar Entry Data Guru

Gambar 4.9

Rancangan Layar Entry Data Guru

c. Rancangan Layar Entry Data Kelas

Gambar 4.10

Rancangan Layar Entry Data Kelas d. Rancangan Layar Entry Data Ekstra

Kulikuler

Gambar 4.11

Rancangan Layar Entry Data Ekstra Kulikuler

e. Rancangan Layar Entry Data Mata Pelajaran

Gambar 4.12

Rancangan Layar Entry Data Mata Pelajaran

Entry Data Kelas Entry Data Kelas

ENTRY DATA KELAS

Kode Kelas : Nama Kelas :

Kuota :

Auto Input

Simpan Ubah Hapus Batal Keluar

Input

Entry Mata Pelajaran

Entry Mata Pelajaran

ENTRY MATA PELAJARAN

Kode Mata Pelajaran : Nama Mata Pelajaran :

KKM Mata Pelajaran :

Simpan Hapus Ubah

Batal Auto Input Input

Keluar

Entry Data Ekstra Kulikuler

Entry Data Ekstra Kulikuler

ENTRY DATA EKSTRA KULIKULER

Kode Eskul :

Nama Eskul : Input

NO Nama

Eskul Kode Eskul

Tampil Tampil Tampil

Tampil Tampil Tampil

Batal Hapus Simpan Input Ubah Keluar Menu Utama Menu Utama

APLIKASI SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN DATA DAN HASIL BELAJAR MENGAJAR SD NEGERI 13

PANGKALANBARU

Bagian TU Wali Kelas

Entry Rekap Absensi Entry Daftar Nilai Cetak Rekap Nilai Cetak Raport

Entry Data Guru Entry Data Guru

ENTRY DATA GURU

Kode Guru : NIP : Nama : Tempat Lahir : Tanggal Lahir : Jenis Kelamin : Agama : Status : Golongan Darah : Status Pegawai : Input Input Golongan : Nomor Karpeg : Nomor KPE : Nomor Karsis : Nomor Taspen : Nomor Askes : Nomor NPW P : Alamat : Email : Input Input Input Input Input Input Batal Hapus Ubah Sim pan Keluar Pilih Input Input Input Input Input Input Input Input Input Input

(7)

f. Rancangan Layar Cetak Jadwal Mata Pelajaran

Gambar 4.13

Rancangan Layar Cetak Jadwal Mata Pelajaran

g. Rancangan Layar Cetak Laporan Akademik

Gambar 4.14

Rancangan Layar Cetak Jadwal Laporan Akademik Siswa

3. Rancangan Layar Sub Wali Kelas

a.. Rancangan Layar Entry Rekapan Absensi

Gambar 4.15

Rancangan Layar Entry Rekapan Absensi

b. Rancangan Layar Entry Daftar Nilai

Gambar 4.16

Rancangan Layar Entry Daftar Nilai c.Rancangan Layar Cetak Rekap Nilai

Gambar 4.17

Rancangan Layar Rekap Daftar Nilai d. Rancangan Layar Cetak Raport

Gabar 4.18

Rancangan Layar Cetak Raport Cetak Jadwal Mata Pelajaran

Cetak Jadwal Mata Pelajaran

CETAK JADWAL Kode Jadwal : Tanggal Jadwal : Tahun Ajaran : Semester : Pilih Cetak Keluar Input Pilih Pilih Kode Guru : NIP : Nama Guru : Data Cari Display Display Display

Kode Mapel Nama Mapel Hari Jam Ke Kelas Waktu

Display Input

NO

Tampil Tampil

Kode Mapel Nama Mapel Hari Jam Ke Kelas Waktu Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil

Cari Pilih Pilih Pilih Tambah

Simpan

Display

PelajaranEntry Rekapan AbsensiEntry Rekapan Absensi

ENTRY REKAPAN ABSENSI

Kode Absensi : Tahun Ajaran : Semester : Auto Input Input Tanggal : Kode Kelas :

Nama Kelas : Display

NO Tampil Tampil NIS Tampil Tampil Nama Tampil Tampil

Jumlah Alpa Jumlah Izin Jumlah Sakit Simpan

Batal Keluar

NIS Nama

Display Jumlah

Alpa Jumlah Izin Jumlah Sakit Input Tambah Input Input Input Display Cari Display Cari Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil

PelajaranEntry Daftar Nilai

Entry Daftar Nilai

DAFTAR NILAI

Kode Daftar Nilai :

Tahun Ajaran : Semester : Tanggal : Auto Input Kode Absen : Kode Kelas : Nama Kelas : NIS : NISN : Nama Siswa : Display Tampil Tampil Tampil Tampil KKM Tampil Tampil

Rata Nilai Ulangan Harian Nilai Tugas dan PR UTS UAS

Kode Mapel Nama Mapel Display KKM Display Rata Nilai Ulangan Harian Nilai Tugas dan PR UTS

Input Input Tambah

Input Display UAS Nilai Raport Display Input Ketifakhadiran Sakit : Izin : Alpa : Display Display Display Hari Hari Hari

Simpan Batal Keluar

Nilai Raport Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil No Tampil NamaMapel Tampil Display Display Kode Mapel Cari Display Display Cari Display Cari Input Input

Cetak Rekap Daftar Nilai

Cetak Rekap Daftar Nilai

Cetak Rekap Nilai

Nomor Dafnil : Pilih

Cetak

Keluar

s/d Pilih

Cetak Laporan Akademik Cetak Laporan Akademik

Laporan Akademik Siswa

Nomor Raport : Pilih

Cetak Keluar

s/d Pilih

PelajaranCetak RaportCetak Raport

CETAK RAPORT No Raport : Tgl Raport : Semester : Tahun Ajaran : Peringkat : Wali Kelas : Catatan PD : Catatan : Nilai KS : Nilai Kerajinan : Nilai KK : Keputusan :

Auto Nomor Dafnil :

Kode Absen : NIS : NISN : Nama Siswa : Kelas : Display Nama Mapel Tampil Tampil KKM Tampil Tampil Nilai Raport Tampil Tampil Display Ketifakhadiran Sakit : Izin : Alpa : Display Display Display Hari Hari Hari Cetak Keluar dd/mm/yyyy Display Pilih Pilih Input Input Input Input Input Input Input Pilih Simpan No Tampil Tampil KodeMapel Tampil Tampil Display

Kode Eskul Nama Eskul Nilai

Display Display

Cari

No Kode Eskul Nama Eskul Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Tampil Nilai Tampil Tampil Cari Display Display Input Tambah

(8)

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 Kesimpulan

Setelah melakukan riset yang dikerjakan

sewaktu menganalisa dan melaksanakan

pengambilan data yang ada pada SD Negeri 13 Pangkalanbaru dari uraian yang dikemukakan pada

bab-bab sebelumnya maka dapat diambil

kesimpulan isi laporan ini sebagai berikut :

a. Berdasarkan analisis pada proses bisnis

kegiatan pengolahan data dan nilai hasil belajar mengajar pada SD Negeri 13 Pangkalanbaru menjelaskan bahwa kegiatan belajar mengajar selama ini masih kurang optimal, karena dalam pengolahan data dan nilai masih rentan terhadap kesalahan data.

b. Sistem Informasi pengolahan data dan nilai hasil belajar mengajar dibangun dengan menggunakan database access 2007.

c. Sistem Informasi pengolahan data dan nilai hasil kegiatan belajar mengajar dibangun dengan menggunakan bahasa pemograman

Visual basic 2008 dan membuat program

berbasis visual, serta Microsoft access 2007 sebagai database.

d. Mempermudah pengolahan data dan nilai hasil

belajar mengajar pada SD Negeri 13

Pangkalanbaru, diusulkan adanya sistem

informasi yang terkomputerisasi, sehingga untuk menghasilkan data yang valid dapat dilakukan dengan cepat dan akurat, serta pengolahan data dan nilai hasil kegiatan belajar mengajar SD Negeri 13 Pangkalanbaru dapat meningkatkan pelayanan kerja yang lebih efektif dan efesien.

5.2 Saran

Sehubungan dengan hal-hal yang terkait diatas, agar dapat meningkatkan keberhasilan sistem informasi pengolahan data dan hasil nilai

belajar mengajar pada SD Negeri 13

Pangkalanbaru, maka langkah yang diperlukan dalam membangun sistem komputerisasi ini

sangatlah penting untuk mempermudah

pengolahan data dan hasil nilai belajar mengajar di masa sekarang dan masa yang akan datang.

Berikut ini adalah beberapa saran agar program dapat berjalan lebih efektif :

a. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan pada SD Negeri 13 Pangkalanbaru, rancang bangun sistem informasi kegiatan belajar mengajar sebaiknya segera dilaksanakan untuk mengurangi kesalahan dan keterlambatan dalam menghasilkan data.

b. Untuk mengindari kesalahan pengimputan data, dibutuhkan ketelitian dalam pengisian form yang ada.

c. Perlu adanya pemback up data untuk

mengantisipasi setiap keadaan terburuk yang mungkin terjadi.

d. Perlunya perawatan hardwere dan software yang baik dan benar secara rutin dan berkala agar aplikasi untuk kedepannya tidak ada permasalahan.

DAFTAR PUSTAKA

[Adi Nugroho 2010]

Nugroho, Adi. 2010. Rekayasa Perangkat Lunak

Menggunakan UML dan Java. Yogyakarta : Andi

Offset.

[Agus Mulyanto 2009]

Mulyanto, Agus. 2009. Sistem Informasi Konsep

dan Aplikasi. Yogyakarta : Pustaka Belajar.

[Imam Haryanto 2008]

Haryanto, Imam. 2008. Membuat database dengan

Microsoft Access. Penerbit Informatika : Bandung.

[ Jogianto 2015 ]

Jogianto, Hartono. Analisis dan Design Sistem

Informasi Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis. Yogyakarta : Andi, 2005.

[Munawar 2005]

Munawar, Ahmad. Pemodelan Visual dengan

UML. Jakarta : Graha Ilmu, 2005.

[Suprianto 2005]

Suprianto,Aji. Pengantar Teknologi Informasi. Semarang : Salemba Infotek, 2005.

(9)

[Schwalbe 2005]

Schwalbe, Katty. Managing Information

Technology Projects. Canada : Course

Technology, 2004 [Tata Sutabri 2012]

Sutabri, Tata. 2012. Analisis Sistem Informasi. Yogyakarta : Andi.

[Whitten 2004]

Whitten, Jeffery L, et al. Sistem Analysis dan

Design Methods. New York : McGraw-Hill/Irwin,

2004. [Yakub 2012]

Yakub. 2012. Pengantar

Gambar

Gambar 4.4  Struktur Tampilan

Referensi

Dokumen terkait

Tampilan tersebut berupa data barang dengan beberapa tampilan keterangan termasuk tanggal masuk barang. Kode barcode disini mempunyai fungsi sebagai penanda universal di setiap

Dengan menggunakan suatu metoda yang dikenal dengan nama metoda sintesis Fourier, kita dapat menghubungkan intensitas spot dengan kepekatan distribusi elektron yang terdapat

1) Futsuu meishi, yaitu nomina yang menyatakan nama-nama benda, barang, peristiwa, dan sebagainya yang bersifat umum. 2) Koyuu meishi, yaitu nomina yang menyatakan

Dengan memberikan dukungan bawaan untuk fitur yang dibutuhkan, Volley terbebas dari penulisan kode boilerplate dan memungkinkan pengguna untuk berkonsentrasi pada logika

Ketika menggunakan bentuk document/literal wrapped, perlu elemen yang memiliki nama yang sama dengan nama operasi, dan hal ini tidak dapat dilakukan dalam XML. Solusi untuk hal

Blackbox merupakan Pengujian perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program untuk mengetahui apakah fungsi, masukan dan keluaran

No Nama dan Tahun Publikasi Hasil 1 Cindy Rizka Griyantia, Imam Pujo Mulyatno, Kiryanto, 2015 Permasalahan: penjadwalan produksi pembuatan kapal dengan sistem FOBS menggunakan

MVP atau yang lebih dikenal dengan nama lengkap Model - View - Presenter adalah sebuah metode pengembangan arsitektur yang mana berbeda pada model MVVM, model ini terbagi menjadi hanya