•
Holcim Bagi Dividen Rp55/Saham.
•
Tigaraksa Bagi Dividen Rp 63,5 Per Lembar.
•
APLN Siap Menggarap Proyek Rp 11 Triliun.
•
Indosiar Utang Rp25 M ke EMTK.
DAILY RESEARCH
Statistics
Highlight
Opening Today Nikkei AORD
Change
I
HSG pada perdagangan akhir
pekan kemarin berhasil
m e l an j u t k a n p e n g u at an
meskipun terbatas. IHSG ditutup
naik 19,737 poin (0,48%) ke
posisi 4159,277. Namun sepekan
IHSG melemah tipis 0,17%,
setelah dalam empat pekan
s e b e l u m n y a m e n g a l a m i
penguatan. Meningkatnya resiko
pasar global menjadi faktor
negatif yang menahan
penguatan indeks, terutama
dipengaruhi kembali oleh krisis
utang Eropa dan melemahnya
e k s p e k a s i p e r tu m b u h a n
ekonomi China tahun ini.
Selama sepekan terakhir
aksi beli pelaku pasar lebih banyak didorong saham-saham papan tengah
terutama sektor properti, kontraktor karya, perkebunan, industri dasar,
dan farmasi. Sedangkan saham pertambangan cenderung dilepas
investor. Investor asing sepekan mencatatkan nilai penjualan bersih
Rp.398,97 miliar dibandingkan pekan sebelumnya yang membukukan
pembelian bersih Rp.1,39 triliun. IHSG sepekan bergerak dalam rentang
support 4110 dan resisten di 4170.
Memasuki perdagangan awal pekan ini, pergerakan pasar akan
cenderung bervariasi dalam rentang konsolidasi. Tekanan pasar masih
dipengaruhi perlambatan pertumbuhan China dan isu kebijakan sektor
tambang yang kurang kondusif. Sementara katalis positif berasal dari
rencana pembagian dividen emiten sektoral dan antisipasi kinerja kuartal
I 2012. Sementara itu perkembangan bursa global pekan terakhir kembali
dilanda tekanan jual. Indeks saham utama di Wakll Street ditutup
rata-rata melemah di atas 1%. Penurunan ini membuat Wall Street selama dua
pekan terkoreksi rata-rata di atas 2,5%. Meningkatnya yield obligasi
Spanyol, pelemahan ekonomi di China (1Q12 tumbuh 8,1% di bawah
ekspektasi 8,4%) menjadi pemicu penurunan saham di Wall Street
sepekan kemarin.
Pada perdagangan hari ini IHSG diperkirakan akan bergerak
dalam rentang sempit sekitar 30 poin dengan penguatan terbatas, dipicu
ekpektasi positif atas pembagian dividen dan rilis kinerja 1Q12 emiten.
IHSG : S1 4110 S2 4070 R1 4170 R2 4190
Market Preview
Index Last Chg % DJIA 12849.59 (136.99) (1.05) S&P 500 1370.26 (17.31) (1.25) FTSE 100 5651.79 (58.67) (1.03) CAC 40 3189.09 (80.70) (2.47) DAX 6583.90 (159.34) (2.36) NIKKEI 225 9637.99 113.20 1.19 HANGSENG 20701.04 373.72 1.84 STI 2987.82 9.68 0.33 SHENZHEN 950.91 5.58 0.59 SHANGHAI 2359.16 8.30 0.35 Commodities Price Chg % Oil (US$/barrel) 102.83 (0.94) (0.91) CPO (RM/M.T) 3511.00 (48.00) (1.35) Gold (USD/T.oz) 1659.10 (16.40) (0.98) Nikel (USD/M.T 18460.00 200.00 1.10 Timah (USD/M.T) 22605.00 (95.00) (0.42) Coal (USD/M.T) 105.55 0.55 0.52 Exchange Rates Chg % IDR/USD 9140.00 (20.00) (0.22) USD/EUR 1.301 (0.02) (1.29) JPY/USD 80.93 (0.00) (0.00) IDR/SGD 7311.42 (29.50) (0.40) IDR/AUD 9440.11 (124.31) (1.30)Dual Listed USD IDR Chg %
TLK.NYSE 32.80 7495 (0.17) (0.52) IIT.NYSE 28.05 5128 (0.27) (0.95) Top Gainers IDR % Chg
BACA‐W 68 42 20
EMTK 4,100 13.90 500
ATPK 300 11.10 30
DKFT‐W 1,000 11.10 100
KBLV 640 10.30 60
Top Losers IDR % Chg KREN‐W 30 (40.00) (20)
ICON 450 (18.20) (100) CMPP 480 (17.20) (100) ARGO 1,100 (14.70) (190) HERO 4,975 (12.70) (725) Top Value IDR % (miliar)
BMRI 7,000 0.70 404 B ITMG 41,700 (2.80) 391 B UNTR 30,600 (1.00) 339 B AKRA 4,275 5.60 314 B BUMI 2,100 0.00 265 B Top Volume IDR % (juta)
ENRG 174 3.60 495.652 ELTY 117 3.50 411.032 KIJA 230 0.00 352.512 APLN 380 2.70 319.562 TMPI 162 (3.00) 284.051 IHSG 4,159.28 Change 19.74 Change (%) 0.48 Change (%/ytd) 8.82
Total Value (IDR triliun) 4.546 Total Volume (miliar saham) 4.019 Net Foreign Buy (IDR miliar) 178.553 Up: 136 Down: 122 Unchange: 108
•
Holcim Bagi Dividen Rp55/Saham. PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) akan membagikan dividen sebesar Rp55 per saham. Sebelumnya perusahaan telah memberikan terlebih dahulu dividen interim sebesar Rp23 per lembar saham pada Agustus 2011. Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) juga menyetujui penggabungan usaha dengan anak perusahaannya, PT Semen Dwima Agung sebagai pemilik lahan untuk pabrik Tuban. Hasil kinerja perusahaan sepanjang 2011, dengan pencatatan rekor penjualan hingga 26 persen menjadi Rp7,5 triliun dan peningkatan pendapatan bersih hingga 28 persen menjadi Rp1,063 miliar atau Rp139 per lembar saham. Dengan pencapaian tersebut, Eamon menung-kapkan pencapaian ini merupakan bukti kekuatan merek, hasil dari peluncuran lebih dari 100 gerai waralaba solusi rumah yang baru, kepiawaian dalam menangani proyek skala besar dan logistik yang terus meningkat. (Okezone)•
Tigaraksa Bagi Dividen Rp 63,5 Per Lembar. PT Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) perusahaan sales dan distribution,memu-tuskan untuk membagikan dividen Rp 58,32 miliar atau 53,7% dari raihan laba di tahun buku 2011, Rp 108 miliar. Dengan porsi 53,7% tersebut, besaran dividen per saham menjadi Rp 63,5 per lembar. Sepanjang tahun 2011, perseroan mencatat penjualan Rp 6,47 triliun, dengan laba bersih Rp 108 miliar. Di 2012, perseroan telah mentargetkan petumbuhan 20% pen-dapatan. Pertumbuhan pendapatan didapat dari bisnis distribusi dengan para prinsipal yang menjadi pelanggan TGKA. Baru-baru ini perseroan juga telah menambah dua prinsipal baru, yakni PT Kimberly Clark Indonesia dan AB Food & Bev-erages asal Thailand. AB F&B merupakan produsen Ovaltine. (Detikcom)
•
Indosiar Utang Rp25 M ke EMTK. PT Indosiar Karya Mandiri (Indosiar) melakukan peminjaman dana kepada indukusa-hanya PT Elang Mahkota Teknologi, Tbk (EMTK) sebesar Rp25 miliar. Peminjaman ini sekira dengan 5,37 persen dari total peminjaman yang bisa dilakukannya kepada induk usahanya tersebut. Peminjaman ini, adalah merupakan sebagian kecil dari total pinjaman yang bisa diberikan EMTK sebagai induk usaha Indosiar sebesar Rp465 miliar. Terkait dengan rencana ini, perseroan berencana mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang akan diadakan Selasa mendatang di kantor perseroan. (Okezone)
•
APLN Siap Menggarap Proyek Rp 11 Triliun. PT Agung Podomoro Land (APLN) siap menggarap 14 hingga 19 proyekbaru pada tahun ini. Sebagian besar proyek berlokasi di luar kawasan Jabodetabek. APLN memerlukan dana sekitar Rp 11 triliun untuk proyek-proyek itu dalam tiga hingga lima tahun ke depan. APLN akan menutupi kebutuhan pendanaan dari berbagai sumber, mulai dari kas internal, pinjaman bank hingga penerbitan obligasi. APLN perlu menggeber proyek baru lantaran lebih dari 50% proyek lamanya telah terjual. Begitu pun dengan properti yang disewa. APLN juga mengklaim, tingkat kunjungan mal yang mereka kembangkan sudah di atas 50%. APLN telah dan akan mengeksekusi empat proyek dalam waktu dekat. Pertama, Metro Park Residence yang berlokasi di Kebon Jeruk, Jakarta. Proyek ini terdiri atas 1.200 apartemen. Kedua, APLN siap meluncurkan sebuah resor bernama Cimala Hills yang berlokasi di Gadok, Puncak, pada akhir April atau awal Mei tahun ini. Cimala Hills dirancang terdiri atas hotel bintang lima dengan 150 kamar dan hotel bin-tang tiga dengan 250 kamar. Bangunan hotel akan terintegrasi dengan vila dan fasilitas outbond. Ketiga, APLN akan mem-bangun Podomoro City Extension yang terdiri atas mal dengan dua tower. Satu tower dirancang sebagai gedung perkan-toran. Proyek keempat adalah BnB Hotel yang berlokasi di Kelapa Gading dengan 200 kamar. Di proyek ini, APLN meng-gandeng Grup Panorama Tour and Travel. Di luar empat proyek tersebut, APLN telah menyiapkan 10 hingga 15 proyek lain yang berlokasi di berbagai wilayah, khususnya kota-kota lapis kedua di luar Jabodetabek. (Kontan Online)
•
TBLA Mulai Memanen Tebu. Langkah PT Tunas Baru Lampung Tbk (TBLA) untuk menjajaki bisnis gula nampaknya segeraterwujud. Pasalnya lahan perkebunan tebu yang berada di daerah Lampung sudah bisa menghasilkan tahun ini. Lahan perkebunan tebu yang mulai ditanami sejak akhir tahun lalu tersebut mulai menghasilkan akhir tahun ini. Lahan perkebu-nan yang ditanami itu memiliki luas sekitar 2.000 hektare (Ha). Meski demikian, hanya 600 ha saja yang dimiliki TBLA, se-mentara sisanya dimiliki oleh grup TBLA yang lain. Produksi tebu setiap hektar lahan mencapai 80 ton. Untuk mempro-duksi tebu menjadi gula, TBLA kerja sama dengan PT Perkebunan Nusantara (PTPN VII). Hal ini dilakukan karena TBLA belum memiliki pabrik gula (PG) sendiri. Meski tidak bilang banderol harga tebu yang akan dijual ke PTPN VII, namun Hardy mengaku penjualan tebu memakai sistem putus. (Kontan Online)
•
FREN Realisasikan Penggunaan Dana Right Issue. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) telah menggunakan danapenawaran saham terbatas (PUT) II atau rights issue. Sesuai dengan rencana penggunaan dana yang tertuang dalam prospektus PUT II, FREN menggunakan dana hasil rights issue ini untuk tiga tujuan, yakni pembayaran medium term note (MTN), pembayaran utang kepada Infinity Capital Holding, serta memenuhi kebutuhan modal kerja. Dari aksi korporasi ini, FREN mengantongi dana Rp 1,18 triliun.Dari perolehan dana tersebut, FREN menggunakan Rp 526,05 miliar untuk mem-bayar MTN. Emiten ini memanfaatkan Rp 506,85 miliar untuk melunasi utang kepada Infinity Capital Holding, dan sisa dana sebesar Rp 150,81 miliar untuk modal kerja. Seusai rights issue, investor publik di FREN menyusut. Berdasarkan infor-masi resmi FREN kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), kepemilikan publik per 31 Maret 2012 hanya menggenggam 18,28% saham FREN. Sebelum aksi korporasi itu, mengacu ke data RTI per 31 Januari 2012, investor publik menguasai 30,99% saham FREN. Ini berarti porsi publik telah menyusut 12,71%. (Kontan Online)
News Update
2
Stock Picks
ENRG 169-180.
PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) menargetkan kenaikan produksi minyak dan gas tahun
ini rata-rata 140% menjadi 40 ribu barrel oil ekuivalen per day dari tahun lalu sebesar 16.700 barrel oil
ekuivalen per day (boepd). Sebagian besar tambahan produksi minyak dan gas tahun ini berasal dari
lapangan gas Terang, bagian dari blok Kangean PSC di Jawa Timur. Produksi dari lapangan gas lepas pantai
Terang ini akan dimulai Juni mendatang dengan produksi mencapai 300 juta kaki kubik per hari. Perseroan
telah memasuki tahap akhir untuk memulai produksi dari lapangan gas tersebut, ditandai dengan kehadiran
kapal Floating Production Unit (FPU) di lepas pantai Terang pekan lalu. Di Blok Kangean PSC tersebut, ENRG
menguasai 50%. Blok tersebut memiliki cadangan terbukti dan terukur 9,6 juta barrel minyak dan 1,3 triliun
kaki kubik gas. Perseroan menargetkan pendapatan tahun ini mencapai Rp.4 triliun. Sebesar 70% dari target
pendapatan tersebut akan ditopang dari penjualan gas dan sisanya berasal dari penjualan minyak mentah.
Selain dari lapangan blok Terang, kenaikan pendapatan tahun ini juga berasal dari tambahan produksi
minyak dan gas dari Blok ONWJ yang baru diakuisisi dan dari beberapa lapangan di Blok Bentu PSC Riau.
Blok Kangean akan berkontribusi 25 ribu boepd dari total produksi gas ENRG, Blok ONWJ 11.700 boepd,
terdiri dari produksi gas 5800 boepd dan minyak 5900 boepd. Sisanya berasal dari Blok Bentu yang
diperkirakan memberi kontribusi produksi minyak sebanyak 5000 boepd. Selain kenaikan produksi,
manajemen ENRG juga menargetkan kenaikan harga penjualan gas yang tahun ini ditargetkan sebesar
USD5/MMBTU, tumbuh 42,86% dari rata-rata harga jual gas tahun lalu USD3,5/MMBTU. Tahun lalu
pendapatan perseroan mencapai Rp.2,12 triliun naik 67% (yoy). Laba bersih mencapai Rp.68,6 miliar naik dari
tahun sebelumnya yang masih menderita rugi bersih Rp.62,3 miliar. Tahun ini laba bersih diperkirakan
mencapai Rp.634,7 miliar atau EPS proyeksi sebesar Rp.15,8. Pada harga Rp.174, saham ENRG ditransaksikan
dengan PE 11x, relatif masih murah ketimbang rata-rata sektor sebesar 14x. Secara technical, harga
sahamnya pada perdagangan akhir pekan kemarin berhasil mengalami technical rebound setelah
menyentuh support di Rp.169. Harga saham ENRG dalam dua pekan pertama April 2012 telah terkoreksi 8%
dari Rp.183 menjadi Rp.168 (12/4) sebelum rebound ditutup di Rp.174 (13/4). Bila dilihat sejak pertengahan
Januari lalu yang masih ditransaksikan di Rp.210 (18/1), harga sahamnya telah terkoreksi sekitar 17%. Pada
perdagangan akhir pekan kemarin, penguatan harga sahamnya berhasil berada di atas level resisten di
Rp.172 (retracement 61,8%), candle yang terbentuk shaven head yang didahului black spinning top (homing
pigeon) di area bearish, mengindikasikan tekanan jual sudah meredah, dan terjadi pola bullish dari reversal
trend. Untuk jangka pendek target penguatan harga terdekat ada di Rp.180. Maintain Buy
Stock Picks
KAEF 500-550.
Pada perdagangan akhir pekan kemarin saham Kimia Farma Tbk (KAEF) berhasil mencapai
level tertinggi barunya sepanjang sejarah. Harga sahamnya berhasil ditutup di Rp.530 setelah sempat
menyentuh level Rp.550. Harga Rp.550 merupakan target harga sahamnya yang sudah diperkirakan
sebelumnya ketika saham ini berhasil break Rp.500 pada perdagangan 10 April lalu. Sepanjang 2011 lalu
perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan laba bersih hampir 24% mencapai Rp.171,76 miliar
dibandingkan 2010 sebesar Rp.138,72 miliar. Pertumbuhan laba tersebut ditopang oleh kenaikan penjualan
bersih 9,34% mencapai Rp.3,48 triliun dan efisiensi biaya yang dilakukan perseroan. Ini terlihat dari marjin
usaha naik dari 4,59% (2010) menjadi 6,38% (2011). EPS tahun 2011 lalu mencapai Rp.30,93. Tahun ini
manajemen perseroan menargetkan penjualan bersih mencapai Rp.4 triliun atau tumbuh sekitar 15% dari
tahun 2011 lalu. Sedangkan di bottom line, manajemen menargetkan laba bisa mencapai Rp.220 miliar atau
tumbuh 28% dari 2011. Ini berarti EPS proyeksi 2012 sebesar Rp.39,6. Pada harga Rp.530, saham KAEF
ditransaksikan dengan PE 17,1x (2011) dan PE 13,4x (E/12). Harga tersebut sudah mendekati PE pasar sektor
farmasi yang saat ini ditransaksikan dengan rata-rata PE 13,9x (E/12). Perseroan untuk tahun buku 2011
berencana membagikan dividen tunai sebesar 20% laba bersih atau sekitar Rp.6,18/saham. Bagi yang sudah
memiliki saham ini bisa mengamankan posisi cash terlebih dahulu. Peluang penguatan harga sahamnya akan
ditentukan kekuatan untuk menembus level Rp.550. Sedangkan bagi yang belum, harga terbaik melakukan
pembelian di kisaran support di Rp.480-Rp.500. Sell on Strength
4
Stock Picks
ASII 73800-75750.
Harga saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) pada perdagangan kemarin ditutup
menguat tipis 0,7% di Rp.74300 setelah sempat menguat hingga Rp.74800 pada sesi pembukaan pagi. Dari
pendekatan candlestick charting, pergerakan harganya membentuk morning gap dan candle membentuk
pola hanging man dalam uptrend jangka pendek. Ini mengindikasikan untuk jangka pendek, harga akan
bergerak konsolidasi dengan level support ada di Rp.73800 hingga Rp.74100. Sedangkan resisten ada di
kisaran Rp.74800 hingga Rp.75750. Apabila harga berhasil bertahan di atas support Rp.74100, peluang
penguatan akan terbuka menuju resistennya. Bagi yang bermain jangka pendek dan sudah memiliki saham
ASII bisa dilakukan trading sell apabila harga bergerak ke atas di kisaran resistennya. Namun bagi yang
belum masuk disarankan mengambil posisi buy on weakness di level support Rp.73800-Rp.74100. Posisi stop
loss di Rp.72850. Buy on Weakness
5
Senin, 16 April 2012
Saham Pilihan :
MAPI 6750-7050 Trading Buy
BRAU 495-540 Buy on Weakness
BBNI 3900-4000 Buy
SMCB 2450-2575 Trading Buy
LSIP 3000-3200 Trading Buy
APLN 370-385 Buy on Weakness
CTRP 750-800 Sell on Strength
Technical View
6
Senin, 16 April 2012
EMITEN LAST PRICE RESISTANCE 1 RESISTANCE 2 SUPPORT 1 SUPPORT 2
IHSG 4,159.28 4,169.80 4,180.32 4,143.69 4,128.11 PERTANIAN AALI 23,000.00 23,116.67 23,233.33 22,866.67 22,733.33 LSIP 3,125.00 3,208.33 3,291.67 2,983.33 2,841.67 SGRO 3,525.00 3,583.33 3,641.67 3,483.33 3,441.67 UNSP 295.00 298.33 301.67 288.33 281.67 PERTAMBANGAN ADRO 1,830.00 1,840.00 1,850.00 1,820.00 1,810.00 ANTM 1,750.00 1,773.33 1,796.67 1,733.33 1,716.67 BORN 840.00 850.00 860.00 830.00 820.00 BUMI 2,100.00 2,158.33 2,216.67 2,033.33 1,966.67 DEWA 77.00 78.00 79.00 76.00 75.00 DOID 560.00 573.33 586.67 543.33 526.67 ENRG 174.00 175.67 177.33 170.67 167.33 HRUM 7,500.00 7,683.33 7,866.67 7,383.33 7,266.67 INCO 3,175.00 3,216.67 3,258.33 3,141.67 3,108.33 ITMG 41,700.00 42,566.66 43,433.33 41,216.66 40,733.33 MEDC 2,100.00 2,125.00 2,150.00 2,075.00 2,050.00 PTBA 18,900.00 19,150.00 19,400.00 18,700.00 18,500.00 TINS 1,760.00 1,776.67 1,793.33 1,746.67 1,733.33 INDUSTRI DASAR DAN KIMIA CPIN 2,675.00 2,708.33 2,741.67 2,633.33 2,591.67 INTP 18,800.00 18,883.33 18,966.67 18,633.33 18,466.67 KRAS 850.00 856.67 863.33 846.67 843.33 NIKL 265.00 271.67 278.33 261.67 258.33 SMCB 2,500.00 2,516.67 2,533.33 2,466.67 2,433.33 SMGR 12,300.00 12,466.67 12,633.33 12,166.67 12,033.33 ANEKA INDUSTRI ASII 74,300.00 75,033.33 75,766.66 73,333.33 72,366.66 GJTL 2,575.00 2,616.67 2,658.33 2,541.67 2,508.33 INDUSTRI BARANG KONSUMSI INDF 4,750.00 4,775.00 4,800.00 4,725.00 4,700.00 KLBF 3,550.00 3,591.67 3,633.33 3,516.67 3,483.33 UNVR 19,000.00 19,133.33 19,266.67 18,883.33 18,766.67 PROPERTI DAN KONSTRUKSI ADHI 870.00 886.67 903.33 846.67 823.33 ASRI 610.00 620.00 630.00 600.00 590.00 CTRA 780.00 800.00 820.00 760.00 740.00 CTRP 770.00 780.00 790.00 760.00 750.00 ELTY 117.00 119.00 121.00 114.00 111.00 KIJA 230.00 235.00 240.00 225.00 220.00 PTPP 630.00 643.33 656.67 623.33 616.67 WIKA 940.00 950.00 960.00 930.00 920.00 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI INDY 2,400.00 2,433.33 2,466.67 2,358.33 2,316.67 ISAT 5,200.00 5,233.33 5,266.67 5,133.33 5,066.67 JSMR 5,000.00 5,008.33 5,016.67 4,983.33 4,966.67 PGAS 3,600.00 3,625.00 3,650.00 3,575.00 3,550.00 TLKM 7,600.00 7,650.00 7,700.00 7,550.00 7,500.00 KEUANGAN BBCA 7,950.00 8,016.67 8,083.33 7,916.67 7,883.33 BBKP 700.00 706.67 713.33 686.67 673.33 BBNI 3,925.00 3,941.67 3,958.33 3,891.67 3,858.33 BBRI 7,000.00 7,033.33 7,066.67 6,933.33 6,866.67 BDMN 6,250.00 6,300.00 6,350.00 6,200.00 6,150.00 BMRI 7,000.00 7,083.33 7,166.67 6,933.33 6,866.67 PERDAGANGAN, JASA DAN INVESTASI AKRA 4,275.00 4,375.00 4,475.00 4,125.00 3,975.00 BNBR 50.00 50.00 50.00 50.00 50.00 MNCN 1,950.00 1,976.67 2,003.33 1,896.67 1,843.33 UNTR 30,600.00 31,216.67 31,833.33 30,116.67 29,633.33
7
EMITEN PRICE LAST Pendapatan 2011 Pendapatan 2010 Growth Laba Bersih 2011 Laba Bersih 2010 Growth 2011 EPS PER Dividen Yield Div
PERTANIAN AALI 22900.00 10,772,582 8,843,721 21.81% 2,405,564 2,016,780 19.28% 1,528 15 LSIP 2825.00 4,686,457 3,592,658 30.45% 1,701,580 1,033,329 64.67% 249 11 SGRO 3650.00 3,142,378 2,311,748 35.93% 540,943 451,716 19.75% 286 13 UNSP 295.00 4,367,080 2,939,628 48.56% 744,889 805,630 ‐7.54% 54 5 PERTAMBANGAN ADRO 1900.00 36,285,386 24,730,551 46.72% 5,008,221 2,249,174 122.67% 157 12 ANTM 1800.00 10,346,433 8,744,300 18.32% 1,927,889 1,683,399 14.52% 202 9 BORN 860.00 6,084,311 2,751,793 121.10% 1,827,594 348,847 423.90% 103 8 BUMI 2275.00 36,409,628 26,635,027 36.70% 2,006,750 1,884,674 6.48% 94 24 DEWA 84.00 2,578,631 2,093,783 23.16% ‐218,345 2,475 ‐8921.32% ‐10 ‐8 DOID 580.00 6,820,719 5,798,901 17.62% ‐153,375 ‐158,671 ‐3.34% ‐20 ‐29 ENRG 184.00 2,122,862 1,249,710 69.87% 68,562 ‐62,318 ‐210.02% 2 109 HRUM 8100.00 7,296,631 4,486,422 62.64% 1,464,247 823,940 77.71% 542 15 INCO 3225.00 11,307,251 11,614,539 ‐2.65% 3,037,243 3,980,003 ‐23.69% 309 10 ITMG 44000.00 21,675,063 14,966,315 44.83% 5,016,866 1,721,001 191.51% 4,368 10 2,506 5.70% MEDC 2100.00 10,403,975 8,461,662 22.95% 774,164 664,837 16.44% 263 8 PTBA 20300.00 10,581,570 7,909,154 33.79% 3,083,631 2,010,313 53.39% 1,339 15 TINS 1800.00 8,749,617 8,339,254 4.92% 896,780 947,936 ‐5.40% 178 10 INDUSTRI DASAR DAN KIMIA CPIN 2675.00 17,957,972 15,077,822 19.10% 2,362,497 2,210,266 6.89% 144 19 INTP 18050.00 13,887,892 11,137,805 24.69% 3,596,918 3,224,942 11.53% 977 18 KRAS 860.00 17,915,382 14,940,265 19.91% 1,025,018 1,062,683 ‐3.54% 65 13 NIKL 265.00 1,264,409 1,361,898 ‐7.16% ‐19,263 74,576 ‐125.83% ‐8 ‐35 SMCB 2425.00 7,523,964 5,960,589 26.23% 1,063,170 828,422 28.34% 139 17 SMGR 11900.00 16,378,793 14,344,188 14.18% 3,925,441 3,633,219 8.04% 662 18 ANEKA INDUSTRI ASII 75250.00 162,564,000 129,038,000 25.98% 17,785,000 14,366,000 23.80% 4,393 17 GJTL 2550.00 11,841,396 9,853,904 20.17% 683,629 830,624 ‐17.70% 196 13 INDUSTRI BARANG KONSUMSI INDF 4750.00 45,332,256 38,403,360 18.04% 3,077,180 2,952,858 4.21% 350 14 KLBF 3575.00 10,911,860 10,226,789 6.70% 1,482,236 1,286,330 15.23% 158 23 UNVR 19450.00 23,469,218 19,690,239 19.19% 4,163,369 3,386,970 22.92% 546 36 PROPERTI DAN KONSTRUKSI ADHI 810.00 6,695,112 5,674,980 17.98% 182,150 180,817 0.74% 104 8 ASRI 590.00 1,381,046 790,933 74.61% 601,653 290,895 106.83% 34 18 CTRA 750.00 2,178,331 1,692,687 28.69% 324,823 257,959 25.92% 21 36 CTRP 690.00 439,841 355,667 23.67% 158,581 155,371 2.07% 26 27 PTPP 630.00 6,231,897 4,401,228 41.59% 240,223 201,647 19.13% 50 13 WIKA 880.00 7,741,827 6,022,921 28.54% 354,498 284,922 24.42% 61 15 INFRASTRUKTUR, UTILITAS DAN TRANSPORTASI INDY 2450.00 4,848,641 3,506,930 38.26% 1,110,756 772,722 43.75% 213 12 ISAT 5100.00 20,576,893 19,796,515 3.94% 834,975 647,174 29.02% 401 13 JSMR 4950.00 4,843,229 4,306,105 12.47% 1,339,461 1,193,486 12.23% 198 25 PGAS 3575.00 19,567,407 19,765,716 ‐1.00% 5,933,063 6,239,361 ‐4.91% 245 15 TLKM 7550.00 71,253,000 68,629,000 3.82% 10,976,000 11,537,000 ‐4.86% 560 13 KEUANGAN BBCA 7950.00 24,566,853 20,660,602 18.91% 10,819,309 8,479,273 27.60% 444 18 BBKP 680.00 4,405,214 3,629,908 21.36% 738,163 492,599 49.85% 95 7 BBNI 3900.00 20,691,798 18,837,397 9.84% 5,825,904 4,101,706 42.04% 312 13 BBRI 6900.00 47,296,178 43,971,493 7.56% 15,082,939 11,472,385 31.47% 629 11 122 1.77% BDMN 6450.00 16,882,491 14,417,745 17.10% 3,336,266 2,883,468 15.70% 379 17 104 1.62% BMRI 6950.00 37,730,019 33,931,650 11.19% 12,246,044 9,218,298 32.84% 529 13 PERDAGANGAN, JASA DAN INVESTASI AKRA 4050.00 18,805,949 10,320,713 82.22% 2,339,137 290,720 704.60% 160 25 MNCN 1870.00 4,417,855 3,689,265 19.75% 1,098,415 664,540 65.29% 80 23 UNTR 31400.00 55,052,562 37,323,872 47.50% 5,900,908 3,872,931 52.36% 1,657 19
Corporate Action
8
RIGHT
ISSUE
RASIO
NOMINAL
HARGA
LAKSANAAN
HARGA PE-
JADWAL
KETERANGAN
NISP
500:107
Rp.125
Rp. 1000
29‐May‐12 Cum HMETD di Pasar Reguler
1‐Jun‐12 Recording Date
4‐Jun‐12 Distribusi HMETD
5‐Jun‐12 Pencatatan Efek di Bursa
05/06/11 ‐ 11/06/11 Periode Perdagangan HMETD
05/06/11 ‐ 11/06/11 Periode Pelaksanaan HMETD
07/06/11 ‐ 13/06/11 Periode Distribusi Saham Hasil HMETD
13‐Jun‐12 Pembayaran Pemesanan Saham Tamb
14‐Jun‐12 Tanggal Penjatahan
18‐Jun‐12 Refund
IPO
JUMLAH
SA-HAM
HARGA
NOMINAL
HARGA
PENAWARAN
JADWAL
KETERANGAN
Bekasi Fajar In‐
dustrial Estate
1,765,000,000 Rp. 100
Rp. 170
29‐Mar‐12 Tanggal Efektif
20%
02/04/12 ‐ 03/04/12 Masa Penawaran
5‐Apr‐12 Tanggal Penjatahan
Underwiter :
Ciptadana
9‐Apr‐12 Distribusi Saham Elektronik
Warrant 2:1 sebanyak 882.500.000
9‐Apr‐12 Refund
10‐Apr‐12 Listing
EMITEN
JUMLAH DIVIDEN
CUM DIVIDEN RECORDING DATE
PEMBAYARAN DIVIDEN KETERANGAN
BJBR
Rp. 61.07
17‐Apr‐12
20‐Apr‐12
4‐May‐12
BBRI Rp. 122,281732 26‐Apr‐12 1‐May‐12 15‐May‐12
EMTK Rp. 35 5‐Apr‐12 12‐Apr‐12 25‐Apr‐12
SDRA Rp. 11 10‐Apr‐12 13‐Apr‐12 27‐Apr‐12
BDMN Rp. 104,43 19‐Apr‐12 24‐Apr‐12 8‐May‐12
ITMG Rp. 2506 27‐Apr‐12 2‐May‐12 15‐May‐12
EXCL Rp. 130 20‐Apr‐12 25‐Apr‐12 9‐May‐12
PTRO USD 0.0209 20‐Apr‐12 25‐Apr‐12 7‐May‐12
IGAR Rp. 75 13‐Apr‐12 18‐Apr‐12 2‐May‐12
LPGI Rp. 87 10‐May‐12 15‐May‐12 31‐May‐12
SDRA Rp. 11 10‐Apr‐12 13‐Apr‐12 27‐Apr‐12
MPPA Rp. 6 30‐Apr‐12 3‐May‐12 16‐May‐12
Corporate Action
9
RUPS
EMITEN
JENIS
TANGGAL
TEMPAT
GMTD Gowa Makassar Tourism Devel‐
opment Tbk. RUPS 05‐04‐2012
Hotel Imperial Aryaduta Makassar, Jl. Somba Opu No. 297 Makassar
KBLV First Media Tbk. RUPS 05‐04‐2012 Ballroom A, Aryaduta Hotel, Jalan Prapatan 44‐48, Jakarta 10110
MFMI Multifiling Mitra Indonesia Tbk. RUPS 05‐04‐2012
LPCK Lippo Cikarang Tbk RUPS 05‐04‐2012 Multi Function Room Lt.3, Easton Commercial Centre, Jl. Gunung Panderman Kav. 05, Lippo Cikarang ‐ Bekasi 17550 LPGI Lippo General Insurance Tbk RUPS 05‐04‐2012
LPIN Multi Prima Sejahtera Tbk RUPS 05‐04‐2012 Grand kemang Hotel, JI. Kemang Raya 2H, Kebayoran Baru ‐ Jakarta 12730
LPIN Multi Prima Sejahtera Tbk RUPSLB 05‐04‐2012 Grand kemang Hotel, JI. Kemang Raya 2H Kebayoran Baru, Jakarta 12730
LPKR Lippo Karawaci Tbk. RUPS 05‐04‐2012 Ebony Room, Aryaduta Hotel Lippo Village, 401 Boulevard Jend. Sudirman Lippo Village 1300, Tangerang 15811 LPLI Star Pacific Tbk RUPS 05‐04‐2012 Ruang Merica I, Menara Peninsula Hotel, Jl. Let. Jend. S. Par‐
man 78, Jakarta Barat
LPPS Lippo Securities Tbk. RUPS 05‐04‐2012 Ruko Pinangsia, Karawaci Office Park Blok M No. 38/39,Lippo Karawaci, Tangerang
MPPA Matahari Putra Prima Tbk RUPS 05‐04‐2012 Ruang Monas 5 dan 6, Lantai Mezzanine, Aryaduta Hotel Jakarta, Jl. Prapatan Kav. 44‐48, Jakarta ‐ 10110 PNBN Bank Pan Indonesia Tbk RUPS 09‐04‐2012 Panin Bank Building, Lt. 4, Jl. Jend. Sudirman (Senayan), Ja‐
karta 10270
PNLF Panin Financial Tbk RUPS 09‐04‐2012
RIGS Rig Tenders Indonesia Tbk. RUPSLB 09‐04‐2012 Ruang Krakatau, Lantai 2, Hotel Grand Hyatt, Jl. MH. Thamrin Kav.28‐30 Jakarta 10350
DGIK Duta Graha Indah Tbk RUPS 09‐04‐2012 Cengkeh 2 Ballroom, Menara Peninsula Hotel Lt.1, Jl. Letjend. S.Parman Kav.78 Slipi Palmerah, Jakarta barat DGIK Duta Graha Indah Tbk RUPSLB 09‐04‐2012 Cengkeh 2 Ballroom, Menara Peninsula Hotel Lt.1, Jl. Letjend.
S.Parman Kav.78 Slipi Palmerah, Jakarta barat ARII Atlas Resources Tbk RUPSLB 09‐04‐2012 Magzi Ballroom Grandkemang Hotel, Jl. Kemang Raya 2 H
Kebayoran Baru, Jakarta 12730 CMNP Citra Marga Nusaphala Persada
Tbk. RUPSLB 12‐04‐2012
Gd. CMNP, Jl. Yos Sudarso Kav. 28 Sunter, Jakarta Utara 14350
NIKL Pelat Timah Nusantara Tbk RUPS 12‐04‐2012 Hotel Mulia Jakarta, Ballroom 3, Jl. Asia Afrika Senayan‐ Jakarta 10270
TRST Trias Sentosa Tbk RUPS 12‐04‐2012 Hotel SHANGRILA, Jl.Mayjend Sungkono No.120 Surabaya TGKA Tigaraksa Satria Tbk. RUPS 13‐04‐2012 Ruang Seminar BEI, Bursa Efek Indonesia Tower 2 Lt. 1, Jend.
Sudirman Kav. 52‐53 Jakarta 12190 TMPO Tempo Intimedia Tbk. RUPS 17‐04‐2012 Ruang Serambi, Gedung Komunitas Salihara, Jl. Salihara
No.16, Pejaten‐ Jakarta Selatan AALI Astra Agro Lestari Tbk. RUPS 17‐04‐2012
AGRO Bank Agroniaga Tbk. RUPS 18‐04‐2012
BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. RUPS 18‐04‐2012 Ballroom Kempinski, Hotel Kempinski, Jl. MH Thamrin No. 1 ‐ Jakarta 10310 WOMF Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. RUPS 18‐04‐2012 Ruang Paseo Plaza BII Tower2 Lt 39, Jakarta WOMF Wahana Ottomitra Multiartha Tbk. RUPSLB 18‐04‐2012 Ruang Paseo Plaza BII Tower2 Lt 39 Jakarta TINS Timah (Persero) Tbk. RUPS 19‐04‐2012 Ballroom 1A, The Ritz Carlton Pacific Place, Jl. Jend. Sudirman
Kav. 52‐53 Jakarta 12190 BBTN Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk RUPS 19‐04‐2012 Menara Bank BTN Lt. 6, Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat
Disclaimer : Laporan ini dibuat dari opini analis hanya sebagai informasi untuk membantu investor dalam memahami pasar saham Indonesia dan bukan ditujukan untuk memberikan rekomendasi kepada siapa pun untuk membeli atau menjual suatu efek tertentu. Informasi yang ada pada laporan ini diambil dari sumber yang dianggap bisa dipercaya. Namun demikian PT. First Asia Capital tidak menjamin dan bertanggung jawab atas kebenaran dan keakuratan dari informasi dan pendapat yang ada pada laporan ini.