BAB I
BAB I
PENDAHULUAN
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang 1.1 Latar BelakangSejak zaman pra sejarah, penduduk kepulauan Indonesia dikenal Sejak zaman pra sejarah, penduduk kepulauan Indonesia dikenal sebagai pelayar-pelayar yang sanggup mengarungi lautan lepas. Sejak awal sebagai pelayar-pelayar yang sanggup mengarungi lautan lepas. Sejak awal masehi sudah ada rute-rute pelayaran dan perdagangan antara kepulauan masehi sudah ada rute-rute pelayaran dan perdagangan antara kepulauan Indonesia dengan berbagai daerah di daratan Asia Tenggara. Wilayah Barat Indonesia dengan berbagai daerah di daratan Asia Tenggara. Wilayah Barat Nusantara
Nusantara dan dan sekitar sekitar Malaka Malaka sejak sejak masa masa kuno kuno merupakan merupakan wilayah wilayah yangyang menjadi titik perhatian, terutama karena hasil bumi yang dijual disana menjadi titik perhatian, terutama karena hasil bumi yang dijual disana menarik bagi para pedagang, dan menjadi daerah lintasan penting antara menarik bagi para pedagang, dan menjadi daerah lintasan penting antara Cina dan India. Sementara itu, pala dan cengkeh yang berasal dari Maluku Cina dan India. Sementara itu, pala dan cengkeh yang berasal dari Maluku dipasarkan di Jawa dan Sumatera, untuk kemudian dijual kepada para dipasarkan di Jawa dan Sumatera, untuk kemudian dijual kepada para pedagang
pedagang asing. asing. Pelabuhan-pelabuhaPelabuhan-pelabuhan n penting penting di di Sumatra Sumatra dan dan Jawa Jawa antaraantara abad ke-1 dan ke
abad ke-1 dan ke-7 M sering disinggahi para pedagang asing seperti Lamuri-7 M sering disinggahi para pedagang asing seperti Lamuri (Aceh), Barus, dan Palembang di Sumatra; Sunda Kelapa dan Gresik di (Aceh), Barus, dan Palembang di Sumatra; Sunda Kelapa dan Gresik di Jawa.
Jawa.
Bersamaan dengan itu, datang pula para pedagang yang berasal dari Bersamaan dengan itu, datang pula para pedagang yang berasal dari Timur Tengah. Mereka tidak hanya membeli dan menjajakan barang Timur Tengah. Mereka tidak hanya membeli dan menjajakan barang dagangan, tetapi ada juga yang berupaya menyebarkan agama Islam. dagangan, tetapi ada juga yang berupaya menyebarkan agama Islam. Dengan demikian, agama Islam telah ada di Indonesia ini bersamaan Dengan demikian, agama Islam telah ada di Indonesia ini bersamaan dengan kehadiran para pedagang Arab tersebut. Meskipun belum tersebar dengan kehadiran para pedagang Arab tersebut. Meskipun belum tersebar secara intensif ke seluruh
secara intensif ke seluruh wilayah Indonesia.wilayah Indonesia. 1.2 Rumusan masalah
1.2 Rumusan masalah 1.
1. Dimana letak geografis kerajaan yang ada di sumateraDimana letak geografis kerajaan yang ada di sumatera 2.
2. Tahun berdirinya kerajaan-kerajaan yang ada di Tahun berdirinya kerajaan-kerajaan yang ada di sumaterasumatera 3.
3. Raja-raja yang memimpin di kerajaan yang ada di Raja-raja yang memimpin di kerajaan yang ada di sumaterasumatera 4.
4. Raja-raja yang membawa pada puncak kejayaan di kerajaan yang Raja-raja yang membawa pada puncak kejayaan di kerajaan yang adaada di sumatera
di sumatera 5.
5. Penyebab runtuhnya kerajaan-kerajaan yang ada di Penyebab runtuhnya kerajaan-kerajaan yang ada di sumaterasumatera 6.
1.3 Tujuan penulisan 1.3 Tujuan penulisan
Adapun tujuan dari penulisan ini yaitu: Adapun tujuan dari penulisan ini yaitu: 1.
1. MengidentifisMengidentifiskasi letak geografis kerajaan kasi letak geografis kerajaan ang ada di ang ada di sumaterasumatera 2.
2. MengidentifisMengidentifiskasi tahun berdirinya kerajaan yang kasi tahun berdirinya kerajaan yang ada di ada di sumaterasumatera 3.
3. MengidentifisMengidentifiskasi raja-raja yang kasi raja-raja yang memimpin kerajaan yang ada dimemimpin kerajaan yang ada di sumatera
sumatera 4.
4. MengidentifisMengidentifiskasi raja-raja yang kasi raja-raja yang membawa pada puncak kejayaan membawa pada puncak kejayaan didi kerajaan yang ada di sumatera
kerajaan yang ada di sumatera 5.
5. MengidentifisMengidentifiskasi penyebab runtuhnya kerajaan yang kasi penyebab runtuhnya kerajaan yang ada di ada di sumaterasumatera 6.
BAB II
BAB II
PEMBAHASAN
PEMBAHASAN
2.1 2.1 PembahasanPembahasanBukti tertulis mengenai adanya masyarakat Islam di Indonesia tidak Bukti tertulis mengenai adanya masyarakat Islam di Indonesia tidak ditemukan sampai dengan abad 4 H (10 M). Yang dimaksud dengan bukti ditemukan sampai dengan abad 4 H (10 M). Yang dimaksud dengan bukti tertulis adalah bangunan-bangunan masjid, makam, ataupun lainnya.
tertulis adalah bangunan-bangunan masjid, makam, ataupun lainnya. Hal ini memberikan kesimpulan bahwa pada abad 1
Hal ini memberikan kesimpulan bahwa pada abad 1 — — 4 H merupakan4 H merupakan fase pertama proses kedatangan Islam di Indonesia umumnya dan
fase pertama proses kedatangan Islam di Indonesia umumnya dan SumateraSumatera khususnya, dengan kehadiran para pedagang muslim yang singgah di khususnya, dengan kehadiran para pedagang muslim yang singgah di berbagai
berbagai pelabuhan pelabuhan di di Sumatera. Sumatera. Dan Dan hal hal ini ini dapat dapat diketahui diketahui berdasarkanberdasarkan sumber-sumber asing.
sumber-sumber asing.
Dari literature Arab, dapat diketahui bahwa kapal-kapal dagang Arab Dari literature Arab, dapat diketahui bahwa kapal-kapal dagang Arab sudah mulai berlayar ke wilayah Asia Tenggara sejak permulaan abad ke sudah mulai berlayar ke wilayah Asia Tenggara sejak permulaan abad ke – – 7 7 M. Sehingga, kita dapat berasumsi, mungkin dalam kurun waktu abad 1 M. Sehingga, kita dapat berasumsi, mungkin dalam kurun waktu abad 1 — — 44 H terdapat hubungan pernikahan anatara para pedagang atau masyarakat H terdapat hubungan pernikahan anatara para pedagang atau masyarakat muslim asing dengan penduduk setempat sehingga menjadikan mereka muslim asing dengan penduduk setempat sehingga menjadikan mereka masuk Islam baik
masuk Islam baik sebagai istri ataupun keluarganya.sebagai istri ataupun keluarganya.
Sedangkan bukti-bukti tertulis adanya masyarakat Islam di Indonesia Sedangkan bukti-bukti tertulis adanya masyarakat Islam di Indonesia khususnya Sumatera, baru ditemukan setelah abad ke
khususnya Sumatera, baru ditemukan setelah abad ke – – 10 M. yaitu dengan 10 M. yaitu dengan ditemukannya makam seorang wanita bernama Tuhar Amisuri di Barus, ditemukannya makam seorang wanita bernama Tuhar Amisuri di Barus, dan makam Malik as Shaleh yang ditemukan di Meunahasah Beringin dan makam Malik as Shaleh yang ditemukan di Meunahasah Beringin kabupaten Aceh Utara pada abad ke
kabupaten Aceh Utara pada abad ke – – 13. M. 13. M.
KEADAAN MASYARAKAT SUMATRA SEBELUM MASUKNYA ISLAM KEADAAN MASYARAKAT SUMATRA SEBELUM MASUKNYA ISLAM
Sumatera Utara memiiki letak geografis yang strategis. Hal ini Sumatera Utara memiiki letak geografis yang strategis. Hal ini membuat Sumatera Utara menjadi pelabuhan yang ramai, menjadi tempat membuat Sumatera Utara menjadi pelabuhan yang ramai, menjadi tempat
persinggahan saudagar-saudagar muslim Arab dan menjadi salah satu pusat persinggahan saudagar-saudagar muslim Arab dan menjadi salah satu pusat perniagaan pada m
perniagaan pada masa dahulu.asa dahulu.
Sebelum masuk agama Islam ke Sumatera Utara, masyarakat Sebelum masuk agama Islam ke Sumatera Utara, masyarakat setempat telah menganut agama Hindu. Hal ini dibuktikan dengan kabar setempat telah menganut agama Hindu. Hal ini dibuktikan dengan kabar yang menyebutkan bahwasanya Sultan Malik As-Shaleh, Sultan Samudera yang menyebutkan bahwasanya Sultan Malik As-Shaleh, Sultan Samudera Pasai pertama, menganut agama Hindu sebelum akhirnya diIslamkan oleh Pasai pertama, menganut agama Hindu sebelum akhirnya diIslamkan oleh Syekh Ismael.
Syekh Ismael.
Sama halnya dengan Sumatera Utara, Sumatera Selatan juga memiliki letak Sama halnya dengan Sumatera Utara, Sumatera Selatan juga memiliki letak geografis yang strategis. Sehingga pelabuhan di Sumatera Selatan geografis yang strategis. Sehingga pelabuhan di Sumatera Selatan merupakan pelabuhan yang ramai dan menjadi salah satu pusat perniagaan merupakan pelabuhan yang ramai dan menjadi salah satu pusat perniagaan pada
pada masa masa dahulu. dahulu. Oleh Oleh karena karena itu, itu, otomatis otomatis banyak banyak saudagar-sasaudagar-saudagarudagar muslim yang singgah ke pelabuhan ini.
muslim yang singgah ke pelabuhan ini.
Sebelum masuknya Islam, Sumatera Selatan telah berdiri kerajaan Sebelum masuknya Islam, Sumatera Selatan telah berdiri kerajaan Sriwijaya yang bercorak Buddha. Kerajaan ini memiliki kekuatan maritim Sriwijaya yang bercorak Buddha. Kerajaan ini memiliki kekuatan maritim yang luar biasa. Karena kerajaannya bercorak Buddha, maka secara tidak yang luar biasa. Karena kerajaannya bercorak Buddha, maka secara tidak langsung sebagian besar masyarakatnya menganut Agama Buddha.
langsung sebagian besar masyarakatnya menganut Agama Buddha.
Letak yang strategis menyebabkan interaksi dengan budaya asing, Letak yang strategis menyebabkan interaksi dengan budaya asing, yang mau tidak mau harus dihadapi. Hal ini
yang mau tidak mau harus dihadapi. Hal ini membuat secara tidak langsungmembuat secara tidak langsung banyak
banyak budaya budaya asing asing yang yang masuk masuk ke ke Sriwijaya Sriwijaya dan dan mempengaruhimempengaruhi kehidupan penduduknya dan sistem
kehidupan penduduknya dan sistem pemerintahannypemerintahannya. Termasuk masuknyaa. Termasuk masuknya Islam.
Islam.
Bangsa Indonesia yang sejak zaman nenek moyang terkenal akan Bangsa Indonesia yang sejak zaman nenek moyang terkenal akan sikap tidak menutup diri, dan sangat menghormati perbedaan keyakinan sikap tidak menutup diri, dan sangat menghormati perbedaan keyakinan beragama,
beragama, menimbulkan menimbulkan kemungkinan kemungkinan besar besar ajaran ajaran agama agama yang yang berbedaberbeda dapat hidup secara damai. Hal-hal ini yang membuat Islam dapat masuk dapat hidup secara damai. Hal-hal ini yang membuat Islam dapat masuk dan menyebar dengan damai di Sumatera selatan khususnya dan Pulau dan menyebar dengan damai di Sumatera selatan khususnya dan Pulau Sumatera umumnya.
Berikut adalah kerajaan-kerajaan yang ada di
Berikut adalah kerajaan-kerajaan yang ada di sumatera;sumatera; 1. kerajaan samudra pasai
1. kerajaan samudra pasai 1.1 letak geografis
1.1 letak geografis
LETAK GEOGRAFIS Kerajaan ini terletak di Pantai Utara Aceh LETAK GEOGRAFIS Kerajaan ini terletak di Pantai Utara Aceh pada Muara Sungai Pasangan (pasai). Di muara sungai tersebut terletak dua pada Muara Sungai Pasangan (pasai). Di muara sungai tersebut terletak dua
kota yaitu Samudera (jauh dari laut)
kota yaitu Samudera (jauh dari laut) dan pasai yang merupakan kota pesisir.dan pasai yang merupakan kota pesisir. Kemudian kedua kota tersebut disatukan oleh Marah Silu dan terbentuklah Kemudian kedua kota tersebut disatukan oleh Marah Silu dan terbentuklah kerajaan Samudera Pasai.
kerajaan Samudera Pasai.
SUMBER SEJARAH Ditemukannya makam raja-raja Pasai di SUMBER SEJARAH Ditemukannya makam raja-raja Pasai di kampung Geudong, Aceh Utara. Di antara makam raja-raja tersebut, kampung Geudong, Aceh Utara. Di antara makam raja-raja tersebut, terdapat nama Sultan Malik al-Saleh, Raja Pasai pertama. Ibnu Bathutah terdapat nama Sultan Malik al-Saleh, Raja Pasai pertama. Ibnu Bathutah sempat mengunjungi Pasai tahun 1346 M. ia juga menceritakan bahwa, sempat mengunjungi Pasai tahun 1346 M. ia juga menceritakan bahwa, ketika di Cina, ia melihat adanya kapal Sultan Pasai di sana.Memang, ketika di Cina, ia melihat adanya kapal Sultan Pasai di sana.Memang, sumber-sumber Cina ada menyebutkan bahwa utusan Pasai secara rutin sumber-sumber Cina ada menyebutkan bahwa utusan Pasai secara rutin datang ke Cina untuk menyerahkan upeti. Ini membuktikan bahwa Pasai datang ke Cina untuk menyerahkan upeti. Ini membuktikan bahwa Pasai memiliki relasi yang cukup luas dengan kerajaan luar.
memiliki relasi yang cukup luas dengan kerajaan luar.
1.2 Tahun berdirinya kerajaan 1.2 Tahun berdirinya kerajaan
Kesultanan Pasai, juga dikenal dengan Samudera Darussalam, atau Kesultanan Pasai, juga dikenal dengan Samudera Darussalam, atau Samudera Pasai, adalah kerajaan Islam yang terletak di pesisir pantai utara Samudera Pasai, adalah kerajaan Islam yang terletak di pesisir pantai utara Sumatera
Sumatera,, kurang lebih di sekitar Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, kurang lebih di sekitar Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara, Provinsi Aceh,
Provinsi Aceh, IndonesiaIndonesia.. Berdasarkan berita Marcopolo (th 1292) dan Berdasarkan berita Marcopolo (th 1292) dan IbnuIbnu Batutah (abad 13). Pada tahun 1267 telah berdiri kerajaan Islam di Batutah (abad 13). Pada tahun 1267 telah berdiri kerajaan Islam di Indonesia
Indonesia,, yaitu kerajaan Samudra Pasai. Hal ini juga dibuktikan dengan yaitu kerajaan Samudra Pasai. Hal ini juga dibuktikan dengan adanya Batu nisan makam Sultan Malik Al Saleh (th 1297) Raja pertama adanya Batu nisan makam Sultan Malik Al Saleh (th 1297) Raja pertama Samudra Pasai.
Samudra Pasai.
Sejak abad ke-9 sampai ke-11 M berita-berita pelayaran dan geografi Sejak abad ke-9 sampai ke-11 M berita-berita pelayaran dan geografi Arab juga telah menambah sumber-sumber sejarah. Berita-berita itu, antara Arab juga telah menambah sumber-sumber sejarah. Berita-berita itu, antara lain dari Ibn Khurdazbih (850),Ya’qubi (875
lain dari Ibn Khurdazbih (850),Ya’qubi (875-880), Ibnu Faqih (902), Ibnu-880), Ibnu Faqih (902), Ibnu Rusteh (903), Ishaq Ibn Iman (lk.907), Muhammad Ibnu Zakariyya al
Rusteh (903), Ishaq Ibn Iman (lk.907), Muhammad Ibnu Zakariyya al-Razi,-Razi, Abu Zaid dari sirat (lk. 916), Abu Dulaf (lk.940), Mas’udi (943), dan Abu Zaid dari sirat (lk. 916), Abu Dulaf (lk.940), Mas’udi (943), dan
Buzurg Ibn Syahriyar (awal abad
ke-10).
10). (Soejono,R.P&Leir(Soejono,R.P&Leirissa,R.Z,2008:22). issa,R.Z,2008:22). Hal Hal ini ini membuktikan membuktikan bahwabahwa islamisasi telah ada sebelum kerajaan Samudra Pasai didirikan. Oleh
islamisasi telah ada sebelum kerajaan Samudra Pasai didirikan. Oleh karenakarena itu, sejak abad ke-7 dan ke-8 sampai abad ke-11 M di daerah pesisir selat itu, sejak abad ke-7 dan ke-8 sampai abad ke-11 M di daerah pesisir selat Malaka dan juga di
Malaka dan juga di CinaCina Selatan tumbuh komunitas-komunitas muslimSelatan tumbuh komunitas-komunitas muslim akibat
akibat islamisasislamisasi.i.
Kerajaan Samudra Pasai berdiri sekitar abad 13 oleh Nazimuddin Al Kerajaan Samudra Pasai berdiri sekitar abad 13 oleh Nazimuddin Al Kamil, seorang laksamana laut
Kamil, seorang laksamana laut Mesir Mesir .. Pada tahun 1238 M, ia mendapat Pada tahun 1238 M, ia mendapat tugas merebut pelabuhan Kambayat di Gujarat yang dijadikan tempat tugas merebut pelabuhan Kambayat di Gujarat yang dijadikan tempat pemasaran
pemasaran barang-barang barang-barang perdagangan perdagangan dari dari timur. timur. Nazimuddin Nazimuddin al-Kamilal-Kamil juga
juga mendirikan mendirikan satu satu kerajaan kerajaan di di PulauPulau SumateraSumatera bagian bagian utara. utara. TujuanTujuan utamanya adalah untuk dapat menguasai hasil perdagangan rempah-rempah utamanya adalah untuk dapat menguasai hasil perdagangan rempah-rempah dan lada. Beliau kemudian mengangkat Marah Silu menjadi Raja Pasai dan lada. Beliau kemudian mengangkat Marah Silu menjadi Raja Pasai pertama dengan
pertama dengan gelar Sultan Magelar Sultan Malik Al Saleh (1lik Al Saleh (1285285 – – 1297). 1297). 1.3 Raja- raja
1.3 Raja- raja yang pernah memimpinyang pernah memimpin
12671267 – – 1297 1297 Sultan Malik as-SalehSultan Malik as-Saleh (Marah Silu) Hikayat Raja-raja(Marah Silu) Hikayat Raja-raja
Pasai dan makam raja Pasai dan makam raja
12971297 – – 1326 1326 Sultan Muhammad Malik az-Zahir Sultan Muhammad Malik az-Zahir Koin emas telahKoin emas telah
mulai diperkenalkan mulai diperkenalkan
13261326 – – 1345 1345 Sultan Mahmud Malik az-Zahir Sultan Mahmud Malik az-Zahir DikunjungiDikunjungi IbnuIbnu
Batutah
Batutah
13451345 – – 1383 1383 Sultan Ahmad Malik az-Zahir Sultan Ahmad Malik az-Zahir DiserangDiserang MajapahitMajapahit
13831383 – – 1405 1405 Sultan Zainal ‘Abidin RaSultan Zainal ‘Abidin Ra-Ubabdar -Ubabdar DikunjungiDikunjungi ChengCheng
Ho
Ho
14051405 – – 1412 1412 Sultanah Nahrasiyah Raja perempuan, (janda SultanSultanah Nahrasiyah Raja perempuan, (janda Sultan
Pasai sebelumnya) 1405
Pasai sebelumnya) 1405 – – 1412 Sultan Sallah ad-Din 1412 Sultan Sallah ad-Din MenikahiMenikahi Sultanah Nahrasiyah
Sultanah Nahrasiyah
14121412 – – 1455 Sultan Abu 1455 Sultan Abu Zaid Malik az-Zahir Mengirim utusan keZaid Malik az-Zahir Mengirim utusan ke
Cina Cina
14551455 – – 1477 Sultan Mahmud Malik az-Zahir II 1477 Sultan Mahmud Malik az-Zahir II
14771477 – – 1500 Sultan Zain al-Abidin ibn 1500 Sultan Zain al-Abidin ibn Mahmud Malik az-Zahir IIMahmud Malik az-Zahir II
Sultan Zain al-Abidin II 1 Sultan Zain al-Abidin II 1
501501 – – 1513 Sultan 1513 Sultan Abd-Allah Malik az-ZahirAbd-Allah Malik az-Zahir
1.4 Penyebab runtuhnya 1.4 Penyebab runtuhnya
Ketika bangsa portugis menjajah tanah Malaka, Iskandar Muda tampil Ketika bangsa portugis menjajah tanah Malaka, Iskandar Muda tampil sebagai Raja Aceh yang gigih menentang kehadiran kekuasaan asing. sebagai Raja Aceh yang gigih menentang kehadiran kekuasaan asing. Iskandar Muda juga dikenal sebagai raja yang cakap mengembangkan Iskandar Muda juga dikenal sebagai raja yang cakap mengembangkan sistem pemerintahan, pendidikan agama, adat, dan kesejahteraan rakyat sistem pemerintahan, pendidikan agama, adat, dan kesejahteraan rakyat Aceh.
Aceh.
Sultan Iskandar Muda lahir di Banda Aceh pada tahun 1593. Di Sultan Iskandar Muda lahir di Banda Aceh pada tahun 1593. Di usianya yang masih tergolong muda, ia telah usianya yang masih tergolong muda, ia telah memperlihatkankemampuannya dalam memimpin. Saat baru menginjak memperlihatkankemampuannya dalam memimpin. Saat baru menginjak usia 13 tahun, ia
usia 13 tahun, ia sudah memimpin pasukan Aceh memukul mundur pasukansudah memimpin pasukan Aceh memukul mundur pasukan Portugis yang mencoba mendarat dipantai Aceh. Rupanya maksud Portugis yang mencoba mendarat dipantai Aceh. Rupanya maksud kedatangan Portugis adalah ingin mengambil alih dan memonopoli kedatangan Portugis adalah ingin mengambil alih dan memonopoli perdagangan lada
perdagangan lada di di Aceh. Aceh. Setahun kemuian, Setahun kemuian, ia ia dinobatkan sebagai dinobatkan sebagai SultanSultan Aceh. Ia menggantikan pendahulunya Sultan Ali Riayat Syah yang Aceh. Ia menggantikan pendahulunya Sultan Ali Riayat Syah yang berkuasa
berkuasa dari dari tahun tahun 1604-1607 1604-1607 yang yang juga juga dikenal dikenal dengan dengan sebutan sebutan SultanSultan Muda.
Muda.
Iskandar Muda sejak awal pemerintahannya telah memilih politik Iskandar Muda sejak awal pemerintahannya telah memilih politik konfrontasi terhadap Portugis. Ia juga tidak memberi toleransi kepada konfrontasi terhadap Portugis. Ia juga tidak memberi toleransi kepada kerajaan yang menjalin hubungan dengan Portugis. Sebagai contoh kerajaan yang menjalin hubungan dengan Portugis. Sebagai contoh Kerajaan Johor yang diserang sampai dua kali dan dihancurkan meskipun Kerajaan Johor yang diserang sampai dua kali dan dihancurkan meskipun Johor dibantu oleh Portugis. Berbagai peraturan wajib ditaati oleh Johor dibantu oleh Portugis. Berbagai peraturan wajib ditaati oleh bangsa- bangsa
bangsa lainyang lainyang datang datang ke ke Aceh. Aceh. Dengan Dengan angkatan angkatan perangnya, perangnya, SultanSultan Iskandar Muda tidak segan-segan melawan dan menumpas kekuatan asing Iskandar Muda tidak segan-segan melawan dan menumpas kekuatan asing yang beruaha hendak menguasai negerinya.
yang beruaha hendak menguasai negerinya.
Serangan terhadap Portugis yang berkedudukan di Malaka dilakuan Serangan terhadap Portugis yang berkedudukan di Malaka dilakuan dari tahun
dari tahun 1615 hingga 1629. Ser1615 hingga 1629. Serangan pertama pada tangan pertama pada tahun 1615ahun 1615 mengalami kegagalan. Serangan kedua kembali dilancarkan pada tahun mengalami kegagalan. Serangan kedua kembali dilancarkan pada tahun 1629, kali ini dilakuka
1629, kali ini dilakukan secara besar-besaran. Pasn secara besar-besaran. Pasukan ukan Portugis terkePortugis terkepungpung dan terancam. Mereka hampir saja menyerah, akan tetap pada saat Aceh dan terancam. Mereka hampir saja menyerah, akan tetap pada saat Aceh hampir memetik kemenangan, Portugis banyak medapat bantuan dari
hampir memetik kemenangan, Portugis banyak medapat bantuan dari Johor,Johor, Pahang, Patani, Goa, dan Indoa sehingga serangan pasukan Sultan Iskandar Pahang, Patani, Goa, dan Indoa sehingga serangan pasukan Sultan Iskandar Muda dapat dipatahkan. Dengan datangnya pasukan bantuan itu, Portugis Muda dapat dipatahkan. Dengan datangnya pasukan bantuan itu, Portugis menjadi kuat. Armada Aceh terkepung dan akhirnya mengundurkan diri. menjadi kuat. Armada Aceh terkepung dan akhirnya mengundurkan diri.
Setelah mengalami kekalahan yang kedua itu, Sultan Iskandar Muda Setelah mengalami kekalahan yang kedua itu, Sultan Iskandar Muda lebih banyak mencurahkan perhatiannya terhadap masalah-masalah dalam lebih banyak mencurahkan perhatiannya terhadap masalah-masalah dalam negeri. Dalam bidang pemerintahan, Sultan menata wilayahnya yang negeri. Dalam bidang pemerintahan, Sultan menata wilayahnya yang disebut mukim dengan membagi kerajaan berdasarkan bidang disebut mukim dengan membagi kerajaan berdasarkan bidang masing-masing. Sistem pemerintahan disempurnakan dan pendidikan agama masing. Sistem pemerintahan disempurnakan dan pendidikan agama mendapat prioritas.
Demikian pula dalam hal perekonomian rakyat. Peraturan yang Demikian pula dalam hal perekonomian rakyat. Peraturan yang menjamin kesejahteraan rakyat disusun seperti dalam bidang perdagangan, menjamin kesejahteraan rakyat disusun seperti dalam bidang perdagangan, perindustrian,
perindustrian, pertambangan, pertambangan, pelayaran, pelayaran, pertanian pertanian dan dan perikanan. perikanan. SelatSelat Malaka yang dikuasai Aceh merupakan jalan dagang internasional. Malaka yang dikuasai Aceh merupakan jalan dagang internasional. Pedagang-pedagang Inggris dan Belanda diizinkan berdagang di wilayah Pedagang-pedagang Inggris dan Belanda diizinkan berdagang di wilayah kekuasaan Aceh menurut jangka waktu tertentu dan harus tunduk kepada kekuasaan Aceh menurut jangka waktu tertentu dan harus tunduk kepada peraturan yang diberlakukan ole
peraturan yang diberlakukan oleh Aceh. Selain bangsa Inggris dan Belanda,h Aceh. Selain bangsa Inggris dan Belanda, bangsa-bangsa
bangsa-bangsa lain lain yang yang melakukan melakukan hunbungan hunbungan dagang dagang adalah adalah Arab,Arab, Persia, Turki, India, Siam, Cina dan Jepang.
Persia, Turki, India, Siam, Cina dan Jepang.
Barang-barang ekspor Aceh adalah beras, lada dan timah (dari perlak Barang-barang ekspor Aceh adalah beras, lada dan timah (dari perlak dan pahang), emas, perak (dari Minangkabau), rempah-rempah dari dan pahang), emas, perak (dari Minangkabau), rempah-rempah dari Maluku. Barang-barang yang diimpor dari luar meliputi kain dari Maluku. Barang-barang yang diimpor dari luar meliputi kain dari Koromandel (India), porselin dan sutera (dari Jepang dan Cina), minyak Koromandel (India), porselin dan sutera (dari Jepang dan Cina), minyak wangi (dari Eropa dan Timur Tengah). Kapal-kapal Aceh juga terlibat wangi (dari Eropa dan Timur Tengah). Kapal-kapal Aceh juga terlibat perdagangan dan
perdagangan dan pelayaran sampelayaran sampai di Laut Merahpai di Laut Merah
Sulta Iskandar Muda juga merupakan sosok pemimpin yang sangat Sulta Iskandar Muda juga merupakan sosok pemimpin yang sangat memperhatikan masalah-masalah adat. Sebelum ia berkuasa, khususnya memperhatikan masalah-masalah adat. Sebelum ia berkuasa, khususnya pada
pada abad abad ke-12 ke-12 sampai sampai ke-13, ke-13, pada pada masa masa kekuasaan kekuasaan Kerajaan Kerajaan PerlakPerlak terjadi permusuhan antara aliran Syi’ah dan aliran Sunnah wal Jama’ah. terjadi permusuhan antara aliran Syi’ah dan aliran Sunnah wal Jama’ah. Iskandar Muda, dua aliran itu dilindungi sehingga dapat berkembang di Iskandar Muda, dua aliran itu dilindungi sehingga dapat berkembang di seluruh daerah Aceh.
seluruh daerah Aceh.
Aliran Syi’ah diajarkan oleh Hamzah Fansuri yang diteruskan ol Aliran Syi’ah diajarkan oleh Hamzah Fansuri yang diteruskan oleheh muridnya yang bernama Syamsudin Pasai. Aliran Sunnah wal Jama’ah muridnya yang bernama Syamsudin Pasai. Aliran Sunnah wal Jama’ah sepeninggal Sultan Iskandar Muda uga berkembang dengan baik. Tokoh sepeninggal Sultan Iskandar Muda uga berkembang dengan baik. Tokoh aliran ini adalah Nuruddin Ar Raniri yang terkenal dengan karya tulisnya aliran ini adalah Nuruddin Ar Raniri yang terkenal dengan karya tulisnya tentang kerajaan Aceh yang berjudul Bustanussalatin (Taman Raja-Raja) tentang kerajaan Aceh yang berjudul Bustanussalatin (Taman Raja-Raja) yang berisi pula adat-istiadat serta ajaran agama islam.
yang berisi pula adat-istiadat serta ajaran agama islam.
Pada puncak kekuasaannya, hegemoni Aceh baik politik maupun Pada puncak kekuasaannya, hegemoni Aceh baik politik maupun ekonomi meliputi Pedir, Pasai, Aru, Daya, Laba, Singkel, Babak, Pasaman, ekonomi meliputi Pedir, Pasai, Aru, Daya, Laba, Singkel, Babak, Pasaman, Tiku, Priaman dan Padang. Sedangkan para raja muda (vasal) di Tiku, Priaman dan Padang. Sedangkan para raja muda (vasal) di Semenanjung Malaya adalah Johor, Kedah, Pahang dan Perlak. Setelah Semenanjung Malaya adalah Johor, Kedah, Pahang dan Perlak. Setelah behasil
behasil membawa membawa Aceh Aceh ke ke puncak puncak kejayaan, kejayaan, pada pada 27 27 September September 1636,1636, Sultan Iskandar Muda meninggal dunia dalam usia 43 tahun.
Sultan Iskandar Muda meninggal dunia dalam usia 43 tahun.
1.5 Penyebab runtuhnya
1.5 Penyebab runtuhnya kerajaankerajaan KERUNTUH
KERUNTUHAN KERAJAAN Ketika salah AN KERAJAAN Ketika salah seorang putra dari sultanseorang putra dari sultan malik ath thahir yaitu malik al mansyur memisahkan diri, kekuasaan malik ath thahir yaitu malik al mansyur memisahkan diri, kekuasaan kerajaan samudera pasai pun melemah dan mengalami kemunduran. kerajaan samudera pasai pun melemah dan mengalami kemunduran.
Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran kerajaan samudra Adapun faktor-faktor yang menyebabkan kemunduran kerajaan samudra pasai anatara lain : 1. Keraja
pasai anatara lain : 1. Kerajaan majapahit berambisi man majapahit berambisi menyyatukan nusantaraenyyatukan nusantara yaitu pada tahun 1339 patih gajah mada menyerang samudera pasai tetapi yaitu pada tahun 1339 patih gajah mada menyerang samudera pasai tetapi beum berhasil. 2. Ber
beum berhasil. 2. Berdirinya bandar mdirinya bandar malaka yang letaknya lebih straalaka yang letaknya lebih strategis. 3.tegis. 3. Setelah sultan malik ath thahir meninggal, tidak ada penggantinya yang Setelah sultan malik ath thahir meninggal, tidak ada penggantinya yang cakap dan terkenal, sehingga peran penyebaran agama islam diambil alih cakap dan terkenal, sehingga peran penyebaran agama islam diambil alih oleh kerajaan aceh.
oleh kerajaan aceh.
1.6 Hasil budaya kerajaan samudra pasai 1.6 Hasil budaya kerajaan samudra pasai -Mata Pencaharian
-Mata Pencaharian
Dengan letaknya yang strategis, maka Samudra Pasai berkembang sebagai Dengan letaknya yang strategis, maka Samudra Pasai berkembang sebagai kerajaan Maritim, dan bandar transito. Dengan demikian Samudra Pasai kerajaan Maritim, dan bandar transito. Dengan demikian Samudra Pasai menggantikan peranan Sriwijaya di Selat Malaka. Kerajaan Samudra Pasai menggantikan peranan Sriwijaya di Selat Malaka. Kerajaan Samudra Pasai memiliki hegemoni (pengaruh) atas pelabuhan-pelabuhan penting di Pidie, memiliki hegemoni (pengaruh) atas pelabuhan-pelabuhan penting di Pidie, Perlak, dan lain-lain. Samudra Pasai berkembang pesat pada masa Perlak, dan lain-lain. Samudra Pasai berkembang pesat pada masa pemerintahan
pemerintahan Sultan Sultan Malik Malik al-Tahir al-Tahir II. II. Hal Hal ini ini juga juga sesuai sesuai dengandengan keterangan Ibnu Batutah. Menurut cerita Ibnu Batutah,
keterangan Ibnu Batutah. Menurut cerita Ibnu Batutah, perdaganga perdagangann didi Samudra Pasai semakin ramai dan bertambah maju karena didukung oleh Samudra Pasai semakin ramai dan bertambah maju karena didukung oleh armada laut yang kuat, sehingga para pedagang merasa aman dan nyaman armada laut yang kuat, sehingga para pedagang merasa aman dan nyaman berdagang
berdagang di di Samudra Samudra Pasai. Pasai. Komoditi Komoditi perdagangan perdagangan dari dari Samudra Samudra yangyang penting
penting adalah adalah lada, lada, kapur kapur barus barus dan dan emas. emas. Dan Dan untuk untuk kepentingankepentingan perdagangan
perdagangan sudah sudah dikenal dikenal uang uang sebagai sebagai alat alat tukar tukar yaitu yaitu uang uang emas emas yangyang dinamakan Deureuham (Dirham). Selain perdagangan, sumber pendapatan dinamakan Deureuham (Dirham). Selain perdagangan, sumber pendapatan utama dari kerajaan Samudera Pasai adalah pajak yang dikenakan pada utama dari kerajaan Samudera Pasai adalah pajak yang dikenakan pada kapal-kapal dagang yang melintasi kerajaan samudera Pasai. (
kapal-kapal dagang yang melintasi kerajaan samudera Pasai. ( Ensiklopedi Ensiklopedi umum untuk pelajar
umum untuk pelajar . (Ichtiar Baru Van Hoeve). jilid 9 Hal. 43 ). (Ichtiar Baru Van Hoeve). jilid 9 Hal. 43 ) -Sistem peralatan
-Sistem peralatan
Sebagai Negara perdagangan, untuk kepentingan perdagangan sudah Sebagai Negara perdagangan, untuk kepentingan perdagangan sudah dikenal uang sebagai alat tukar alat tukar Yaitu uang emas yang dinamakan dikenal uang sebagai alat tukar alat tukar Yaitu uang emas yang dinamakan Deureuham (Dirham).
Deureuham (Dirham). -Ilmu pengetahuan -Ilmu pengetahuan
Sebagai pusat dakwah dan pendidikan Islam bukan hanya di Nusantara Sebagai pusat dakwah dan pendidikan Islam bukan hanya di Nusantara tetapi untuk Asia Tenggara. Pada masa pemerintahan Sultan Zaenal Abidin tetapi untuk Asia Tenggara. Pada masa pemerintahan Sultan Zaenal Abidin Bahiyan Syah pernah mengantar dua orang pendakwah ke Jawa yaitu : Bahiyan Syah pernah mengantar dua orang pendakwah ke Jawa yaitu : Maulana Malik Ibrahim dan Maulana
Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak Ishak -Keorgasisasian
-Keorgasisasian
Komposisi masyarakat yang menjadi warga Kesultanan Samudera Pasai Komposisi masyarakat yang menjadi warga Kesultanan Samudera Pasai menunjukkan sifat yang berlapis-lapis. Menurut Ayatrohaedi, lapisan itu menunjukkan sifat yang berlapis-lapis. Menurut Ayatrohaedi, lapisan itu terdiri atas Sultan dan Orang-Orang Besar kerajaan pada lapisan atas terdiri atas Sultan dan Orang-Orang Besar kerajaan pada lapisan atas sampai dengan hamba sahaya pada lapisan yang paling bawah sampai dengan hamba sahaya pada lapisan yang paling bawah (Ayatrohaedi, 1992). Pada lapisan kelompok birokrasi terlihat adanya (Ayatrohaedi, 1992). Pada lapisan kelompok birokrasi terlihat adanya kelompok Orang-Orang Besar, perdana menteri, menteri, tentara, pegawai, kelompok Orang-Orang Besar, perdana menteri, menteri, tentara, pegawai, dan kaum bangsawan kerajaan yang lainnya
dan kaum bangsawan kerajaan yang lainnya -Kepercayaan
-Kepercayaan
Kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Samudera Pasai terutama Kepercayaan yang dianut oleh masyarakat Samudera Pasai terutama kalangan
kalangan istana istana kerajaan kerajaan adalah adalah IslaIslam Ahlul Sunah wal Jama’ah : Yangm Ahlul Sunah wal Jama’ah : Yang dibuktikan dengan kegiatan sultan yang mengikuti upacara Syafi’I, rakyat dibuktikan dengan kegiatan sultan yang mengikuti upacara Syafi’I, rakyat disekitar negeri masih banyak yang belum menganut Islam
disekitar negeri masih banyak yang belum menganut Islam -Kesenian
-Kesenian
Kesenian yang sudah nampak pada masa itu terutama pada seni pahat Kesenian yang sudah nampak pada masa itu terutama pada seni pahat kaligrafi dan syair-syair seperti yang terdapat pada batu nisan makam kaligrafi dan syair-syair seperti yang terdapat pada batu nisan makam raja-raja keraja-rajaan Samudera Pasai. Seperti yang terdapat pada makam Sultan raja kerajaan Samudera Pasai. Seperti yang terdapat pada makam Sultan Malik Al Saleh dan makam Sultan
Malik Al Saleh dan makam Sultan Malik Az Zahir.Malik Az Zahir. -Bahasa
-Bahasa
Bahasa yang digunakan pada masa itu antara lain : bahasa Melayu, bahasa Bahasa yang digunakan pada masa itu antara lain : bahasa Melayu, bahasa Arab dan bahasa Sansekerta yang dibuktikan dengn tulisan
Arab dan bahasa Sansekerta yang dibuktikan dengn tulisan-tulisan yang ada-tulisan yang ada pada
pada batu batu nisan nisan seperi seperi batu batu nisan nisan yang yang ditemukan ditemukan pada pada makam makam yangyang ditemukan di
2. Kerajaan Aceh 2. Kerajaan Aceh 2.1 letak geografis 2.1 letak geografis
KERAJAAN ACEH Kesultanan Aceh Darussalam merupakan KERAJAAN ACEH Kesultanan Aceh Darussalam merupakan sebuah kerajaan Islam yang pernah berdiri di provinsi aceh, Indonesia. sebuah kerajaan Islam yang pernah berdiri di provinsi aceh, Indonesia. Kesultanan Aceh terletak di utara pulau Sumatera dengan ibukota Bandar Kesultanan Aceh terletak di utara pulau Sumatera dengan ibukota Bandar AcehDarussalamdengan sultan pertamanya adalah Sultan Ali Mughayat AcehDarussalamdengan sultan pertamanya adalah Sultan Ali Mughayat Syah yang dinobatkan pada Ahad, 1 Jumadil awal 913 H atau pada tanggal Syah yang dinobatkan pada Ahad, 1 Jumadil awal 913 H atau pada tanggal 8 September 1507. Dalam sejarahnya yang panjang itu (1496
8 September 1507. Dalam sejarahnya yang panjang itu (1496 - 1903), Aceh- 1903), Aceh mengembangkan pola dan sistem pendidikan militer, berkomitmen dalam mengembangkan pola dan sistem pendidikan militer, berkomitmen dalam menentang imperialism
menentang imperialisme bangsa e bangsa Eropa, memiliki sistem pemerintahan yangEropa, memiliki sistem pemerintahan yang teratur dan sistematik, mewujudkan pusat-pusat pengkajian ilmu teratur dan sistematik, mewujudkan pusat-pusat pengkajian ilmu pengetahuan, dan m
pengetahuan, dan menjalin hubungan dienjalin hubungan diplomatik denganplomatik dengannegara lain.negara lain. 2.2 Tahun berdirinya
2.2 Tahun berdirinya
Kesultanan Aceh Darussalam merupakan sebuah kerajaan Islam yang Kesultanan Aceh Darussalam merupakan sebuah kerajaan Islam yang pernah
pernah berdiri berdiri di di provinsiprovinsi AcehAceh,, IndonesiaIndonesia.. Kesultanan Aceh terletak di Kesultanan Aceh terletak di utara pulau
utara pulau SumateraSumatera dengan ibu kota Bandar Aceh Darussalam dengandengan ibu kota Bandar Aceh Darussalam dengan sultan pertamanya adalah
sultan pertamanya adalah Sultan Ali Mughayat SyahSultan Ali Mughayat Syah yang dinobatkan padayang dinobatkan pada Ahad, 1 Jumadil awal 913
Ahad, 1 Jumadil awal 913 HH atau pada tanggalatau pada tanggal 8 September 8 September 15071507.. Dalam Dalam sejarahnya yang panjang itu
sejarahnya yang panjang itu ((14961496 -- 19031903)), Aceh mengembangkan pola dan, Aceh mengembangkan pola dan sistem pendidikan militer, berkomitmen dalam menentang imperialisme sistem pendidikan militer, berkomitmen dalam menentang imperialisme bangsa
bangsa Eropa, Eropa, memiliki memiliki sistem sistem pemerintahan pemerintahan yang yang teratur teratur dan dan sistematik,sistematik, mewujudkan pusat-pusat pengkajian ilmu pengetahuan, dan menjalin mewujudkan pusat-pusat pengkajian ilmu pengetahuan, dan menjalin hubungan diplomatik dengan negara lain.
hubungan diplomatik dengan negara lain. 2.3 Raja-raja yang pernah
2.3 Raja-raja yang pernah memimmemimpinpin 1. Sultan Ali Mughayat Syah
1. Sultan Ali Mughayat Syah Sultan
Sultan Ali Ali Mughayat Mughayat Syah Syah merupakan pendiri merupakan pendiri Kerajaan Aceh Kerajaan Aceh yangyang memerintah dari tahun 1514 sampai 1528. Pada awalnya Aceh merupakan memerintah dari tahun 1514 sampai 1528. Pada awalnya Aceh merupakan bagian
bagian dari dari kerajaan kerajaan Pidie. Pidie. Namun, Namun, berkat berkat kegigihannya kegigihannya Aceh Aceh mampumampu melepaskan diri dari kekuasaan Kerajaan Pidie.
melepaskan diri dari kekuasaan Kerajaan Pidie. 2. Salahudin
Salahudin merupakan raja pengganti Sultan Ali Mughayat Syah. Pada suatu Salahudin merupakan raja pengganti Sultan Ali Mughayat Syah. Pada suatu waktu, Salahudin gagal menyerang, maka pada tahun 1537 Salahudin waktu, Salahudin gagal menyerang, maka pada tahun 1537 Salahudin dijatuhkan oleh Alaudin Riayat Syah
dijatuhkan oleh Alaudin Riayat Syah Al-Kahar.Al-Kahar. 3. Alaudin Riayat Syah Al-Kahar
3. Alaudin Riayat Syah Al-Kahar
Ia merupakan pengganti Salahudin yang pada suatu waktu menyerang Ia merupakan pengganti Salahudin yang pada suatu waktu menyerang wilayah Batak, Aru, Johor, dan Malaka.
wilayah Batak, Aru, Johor, dan Malaka. 4. Sultan Iskandar Muda
4. Sultan Iskandar Muda
Ia memerintah dari tahun 1607 sampai 1638. Ia memerintah dari tahun 1607 sampai 1638. 5. Sultan Iskandar Thani
5. Sultan Iskandar Thani
Ia merupakan pengganti Sultan Iskandar Muda, yang memerintah dari tahun Ia merupakan pengganti Sultan Iskandar Muda, yang memerintah dari tahun 1638 sampai 1641. Semasa pemerintahan Sultan Iskandar Thani, Kerajaan 1638 sampai 1641. Semasa pemerintahan Sultan Iskandar Thani, Kerajaan Aceh tidak mengalami kemajuan. Setelah beliau wafat, Aceh semakin Aceh tidak mengalami kemajuan. Setelah beliau wafat, Aceh semakin Mundur. Kemunduran Aceh disebabkan oleh pertikaian dalam kerajaan itu Mundur. Kemunduran Aceh disebabkan oleh pertikaian dalam kerajaan itu sendiri. Pada saat itu Belanda berhasil menguasai Malaka dan Nusantara. sendiri. Pada saat itu Belanda berhasil menguasai Malaka dan Nusantara. 2.4 Raja yang membawa ke puncak kejayaan
2.4 Raja yang membawa ke puncak kejayaan
Meskipun Sultan dianggap sebagai penguasa tertinggi, tetapi Meskipun Sultan dianggap sebagai penguasa tertinggi, tetapi nyatanya selalu dikendalikan oleh orangkaya atau hulubalang.
nyatanya selalu dikendalikan oleh orangkaya atau hulubalang. HikayatHikayat
Aceh
Aceh menuturkan Sultan yang diturunkan paksa diantaranya Sultan Srimenuturkan Sultan yang diturunkan paksa diantaranya Sultan Sri Alam digulingkan pada 1579 karena perangainya yang sudah melampaui Alam digulingkan pada 1579 karena perangainya yang sudah melampaui batas
batas dalam dalam membagi-bagikan membagi-bagikan harta harta kerajaan kerajaan pada pada pengikutnya.pengikutnya. Penggantinya Sultan Zainal Abidin terbunuh beberapa bulan kemudian Penggantinya Sultan Zainal Abidin terbunuh beberapa bulan kemudian karena kekejamannya dan karena kecanduannya berburu dan adu binatang. karena kekejamannya dan karena kecanduannya berburu dan adu binatang. Raja-raja dan orangkaya menawarkan mahkota kepada Alaiddin Riayat Raja-raja dan orangkaya menawarkan mahkota kepada Alaiddin Riayat Syah Sayyid al-Mukamil dari Dinasti Darul Kamal pada 1589. Ia segera Syah Sayyid al-Mukamil dari Dinasti Darul Kamal pada 1589. Ia segera mengakhiri periode ketidak-stabilan dengan menumpas orangkaya yang mengakhiri periode ketidak-stabilan dengan menumpas orangkaya yang berlawanan
berlawanan dengannya dengannya sambil sambil memperkuat memperkuat posisinya posisinya sebagai sebagai penguasapenguasa tunggal Kesultanan Aceh yang dampaknya dirasakan pada sultan tunggal Kesultanan Aceh yang dampaknya dirasakan pada sultan berikutnya.
berikutnya.
Kesultanan Aceh mengalami masa ekspansi dan pengaruh terluas Kesultanan Aceh mengalami masa ekspansi dan pengaruh terluas pada masa
pada masa kepemimpinankepemimpinan Sultan Iskandar MudaSultan Iskandar Muda ((16071607 -- 16361636) atau Sultan) atau Sultan Meukuta Alam. Pada masa kepemimpinannya, Aceh menaklukkan
Meukuta Alam. Pada masa kepemimpinannya, Aceh menaklukkan PahangPahang
yang merupakan sumber
melakukan penyerangan terhadap Portugis di Melaka dengan armada yang melakukan penyerangan terhadap Portugis di Melaka dengan armada yang terdiri dari 500 buah kapal perang dan 60.000 tentara laut. Serangan ini terdiri dari 500 buah kapal perang dan 60.000 tentara laut. Serangan ini dalam upaya memperluas dominasi Aceh atas
dalam upaya memperluas dominasi Aceh atas Selat MalakaSelat Malaka dandan semenanjung Melayu. Sayangnya ekspedisi ini gagal, meskipun pada tahun semenanjung Melayu. Sayangnya ekspedisi ini gagal, meskipun pada tahun yang sama Aceh menduduki
yang sama Aceh menduduki KedahKedah dan banyak membawa penduduknya kedan banyak membawa penduduknya ke Aceh.
Aceh.
Pada masa Sultan Alaidin Righayat Syah Sayed Al-Mukammil Pada masa Sultan Alaidin Righayat Syah Sayed Al-Mukammil (kakek Sultan Iskandar Muda) didatangkan perutusan diplomatik ke (kakek Sultan Iskandar Muda) didatangkan perutusan diplomatik ke Belanda pada tahun 1602 dengan pimpinan Tuanku Abdul Hamid. Sultan Belanda pada tahun 1602 dengan pimpinan Tuanku Abdul Hamid. Sultan juga
juga banyak banyak mengirim surat mengirim surat ke ke berbagai pemimpin berbagai pemimpin dunia dunia seperti ke seperti ke SultanSultan Turki Selim II, Pangeran Maurit van Nassau, dan
Turki Selim II, Pangeran Maurit van Nassau, dan Ratu Elizabeth IRatu Elizabeth I.. Semua Semua ini dilakukan untuk memperkuat posisi kekuasaan
ini dilakukan untuk memperkuat posisi kekuasaan AcehAceh 1.5 Penyebab runtuhnya
1.5 Penyebab runtuhnya
Setelah Sultan Iskandar Muda wafat tahun 1030, tdk
Setelah Sultan Iskandar Muda wafat tahun 1030, tdk ada rajaada raja – – raja besar raja besar yg mampu mengendalikan daerah Aceh yg demikian luas. Di bawah Sultan yg mampu mengendalikan daerah Aceh yg demikian luas. Di bawah Sultan Iskandar Thani ( 1637
Iskandar Thani ( 1637 – – 1641 ), sebagai pengganti Sultan Iskandar Muda, 1641 ), sebagai pengganti Sultan Iskandar Muda, kemunduran itu mulai terasa & terlebih lagi setelah meninggalnya Sultan kemunduran itu mulai terasa & terlebih lagi setelah meninggalnya Sultan Iskandar Thani. Timbulnya pertikaian yg terus menerus di Aceh aantara Iskandar Thani. Timbulnya pertikaian yg terus menerus di Aceh aantara golongan bangsawan ( teuku ) dgn golongan utama ( teungku ) yg golongan bangsawan ( teuku ) dgn golongan utama ( teungku ) yg mengakibatkan melemahnya Kerajaan Aceh. Antara golongan ulama mengakibatkan melemahnya Kerajaan Aceh. Antara golongan ulama sendiri prtikaian terjadi karena prbedaan aliran dlmm agama ( aliran Syi’ah sendiri prtikaian terjadi karena prbedaan aliran dlmm agama ( aliran Syi’ah dan S
dan Sunnah wal Jama’ah ) Daerah kekuasaannya banyak yg melepaskanunnah wal Jama’ah ) Daerah kekuasaannya banyak yg melepaskan diri seperti Johor, Pahang, Perlak, Minangkabau, dan Siak. Negara
diri seperti Johor, Pahang, Perlak, Minangkabau, dan Siak. Negara – – negara negara itu menjadikan daerahnya sbg negara
itu menjadikan daerahnya sbg negara merdeka kembali, kadangmerdeka kembali, kadang – – kadang di kadang di bantu
bantu bangsa bangsa asing asing yg yg menginginkan menginginkan keuntungan keuntungan perdagangan perdagangan yg yg lebuhlebuh besar.
besar. Keruntuhan Keruntuhan Kerajaan Kerajaan Aceh. Aceh. Selain Selain itu itu juga juga ada ada beberapa beberapa hal hal lainlain yaitu;
yaitu; 1.
1. Tidak ada pemimpin pengganti yang Tidak ada pemimpin pengganti yang kompeten setelah wafatnyakompeten setelah wafatnya Sultan Iskandar Muda. Maka terjadi
Sultan Iskandar Muda. Maka terjadi ketidakstabilaketidakstabilan pada n pada kerajaankerajaan Aceh yang menggiringnya pada kehancuran dan keruntuhan.
Aceh yang menggiringnya pada kehancuran dan keruntuhan. 2.
2. Masa-masa kemunduran yang telah terlihat setelah wafatnya IskandarMasa-masa kemunduran yang telah terlihat setelah wafatnya Iskandar Muda dalam hal ekonomi, pekerjaan, dan juga pamornya sebagai Muda dalam hal ekonomi, pekerjaan, dan juga pamornya sebagai kerajaan Islam besar.
3.
3. Bahkan banyak bagian kerajaan yang memisahkan diri setelahBahkan banyak bagian kerajaan yang memisahkan diri setelah kemunduran kejayaan tersebut. Bagian kerajaan tersebut antara kemunduran kejayaan tersebut. Bagian kerajaan tersebut antara lainlain Johor, Pajang, Minangkabau, Siak, dan
Johor, Pajang, Minangkabau, Siak, dan Perak.Perak. 4.
4. Pertikaian terus terjadi antara anggota Pertikaian terus terjadi antara anggota kerajaan dan bawahannya,kerajaan dan bawahannya, untuk memperebutkan kekuasaan yang berkonotasi negatif. Bukan untuk memperebutkan kekuasaan yang berkonotasi negatif. Bukan untuk memimpin kerajaan menjadi lebih baik, melainkan untuk untuk memimpin kerajaan menjadi lebih baik, melainkan untuk mendapatkan harta dan kekuasaan dari
mendapatkan harta dan kekuasaan dari masyarakat.masyarakat. 5.
5. Munculnya kerajaan baru yang lebih kompeten dalam ekonomi danMunculnya kerajaan baru yang lebih kompeten dalam ekonomi dan politiknya. politiknya. 1.6 Hasil budaya 1.6 Hasil budaya Arsitektur Arsitektur
Tidak terlalu banyak peninggalan bangunan zaman Kesultanan yang Tidak terlalu banyak peninggalan bangunan zaman Kesultanan yang tersisa di Aceh. Istana Dalam Darud Donya telah terbakar pada masa tersisa di Aceh. Istana Dalam Darud Donya telah terbakar pada masa perang
perang Aceh Aceh - - Belanda. Belanda. Kini, Kini, bagian bagian inti inti dari dari Istana Istana Dalam Dalam Darud Darud DonyaDonya yang merupakan tempat kediaman Sultan Aceh telah berubah menjadi yang merupakan tempat kediaman Sultan Aceh telah berubah menjadi Pendapa Gubernur Aceh dan "asrama keraton" TNI AD. Perlu dicatat Pendapa Gubernur Aceh dan "asrama keraton" TNI AD. Perlu dicatat bahwa
bahwa pada pada masa masa Kesultanan Kesultanan bangunan bangunan batu batu dilarang dilarang karena karena ditakutkanditakutkan akan menjadi benteng melawan Sultan. Selain itu, Masjid Raya akan menjadi benteng melawan Sultan. Selain itu, Masjid Raya Baiturrahman saat ini bukanlah arsitektur yang sebenarnya dikarenakan Baiturrahman saat ini bukanlah arsitektur yang sebenarnya dikarenakan yang asli telah terbakar pada masa Perang Aceh - Belanda. Peninggalan yang asli telah terbakar pada masa Perang Aceh - Belanda. Peninggalan arsitektur pada masa kesultanan yang masih bisa dilihat sampai saat ini arsitektur pada masa kesultanan yang masih bisa dilihat sampai saat ini antara lain Benteng Indra Patra, Masjid Tua Indrapuri, Komplek Kandang antara lain Benteng Indra Patra, Masjid Tua Indrapuri, Komplek Kandang XII (Komplek Pemakaman Keluarga Kesultanan Aceh), Pinto Khop, XII (Komplek Pemakaman Keluarga Kesultanan Aceh), Pinto Khop, Leusong dan Gunongan dipusat Kota Banda Aceh. Taman Ghairah yang Leusong dan Gunongan dipusat Kota Banda Aceh. Taman Ghairah yang disebut Ar Raniry dalam Bustanus Salatin sudah tidak berjejak lagi.
disebut Ar Raniry dalam Bustanus Salatin sudah tidak berjejak lagi. Kesusateraan
Kesusateraan
Sebagaimana daerah lain di Sumatera, beberapa cerita maupun Sebagaimana daerah lain di Sumatera, beberapa cerita maupun legenda disusun dalam bentuk
legenda disusun dalam bentuk hikayathikayat.. Hikayat yang terkenal di antaranya Hikayat yang terkenal di antaranya adalah
adalah Hikayat Malem DagangHikayat Malem Dagang yang berceritakan tokoh heroik Malemyang berceritakan tokoh heroik Malem Dagang berlatar penyerbuan Malaka oleh angkatan laut Aceh. Ada lagi Dagang berlatar penyerbuan Malaka oleh angkatan laut Aceh. Ada lagi yang lain yaitu
yang lain yaitu Hikayat Malem DiwaHikayat Malem Diwa,, Hikayat Banta Beuransah, Gajah Hikayat Banta Beuransah, Gajah Tujoh Ulee, Cham Nadiman,
Tujoh Ulee, Cham Nadiman, Hikayat Pocut MuhammadHikayat Pocut Muhammad,, Hikayat PrangHikayat Prang
Gompeuni
Gompeuni,, Hikayat Habib Hadat, Kisah Abdullah Hadat dan Hikayat Habib Hadat, Kisah Abdullah Hadat dan Hikayat PrangHikayat Prang
Sabi
Salah satu karya kesusateraan yang paling terkenal adalah
Salah satu karya kesusateraan yang paling terkenal adalah BustanusBustanus
Salatin
Salatin (Taman Para Sultan) karya Syaikh(Taman Para Sultan) karya Syaikh Nuruddin Nuruddin Ar-RaniryAr-Raniry disampingdisamping Tajus Salatin
Tajus Salatin (1603),(1603), Sulalatus SalatinSulalatus Salatin (1612), dan(1612), dan Hikayat AcehHikayat Aceh (1606- (1606-1636). Selain Ar-Raniry terdapat pula penyair Aceh yang agung yaitu 1636). Selain Ar-Raniry terdapat pula penyair Aceh yang agung yaitu Hamzah Fansuri
Hamzah Fansuri dengan karyanya antara laindengan karyanya antara lain Asrar Asrar al-Arifinal-Arifin (Rahasia (Rahasia Orang yang Bijaksana),
Orang yang Bijaksana), Syarab al-AsyikinSyarab al-Asyikin (Minuman Segala Orang yang (Minuman Segala Orang yang Berahi),
Berahi), Zinat Zinat al-Muwahhidial-Muwahhidinn (Perhiasan Sekalian Orang yang (Perhiasan Sekalian Orang yang Mengesakan), Syair Si Burung Pingai, Syair Si Burung Pungguk, Syair Mengesakan), Syair Si Burung Pingai, Syair Si Burung Pungguk, Syair Sidang Fakir, Syair Dagang dan Syair Perahu.
Sidang Fakir, Syair Dagang dan Syair Perahu. Karya Agama
Karya Agama
Para ulama Aceh banyak terlibat dalam karya di bidang keagamaan Para ulama Aceh banyak terlibat dalam karya di bidang keagamaan yang dipakai luas di Asia Tengga. Syaikh Abdurrauf menerbitkan yang dipakai luas di Asia Tengga. Syaikh Abdurrauf menerbitkan terjemahan dari Tafsir Alqur'an
terjemahan dari Tafsir Alqur'an Anwaarut Anwaarut Tanzil Tanzil wa wa Asrarut Asrarut Takwil Takwil ,, karangan Abdullah bin Umar bin Muhammad Syirazi Al Baidlawy ke karangan Abdullah bin Umar bin Muhammad Syirazi Al Baidlawy ke dalam bahasa
dalam bahasa jawi jawi..
Kemudian ada Syaikh Daud Rumy menerbitkan
Kemudian ada Syaikh Daud Rumy menerbitkan Risalah Risalah Masailal Masailal Muhtadin
Muhtadin li li Ikhwanil Ikhwanil MuhtadiMuhtadi yang menjadi kitab pengantar di yang menjadi kitab pengantar di dayahdayah
sampai sekarang. Syaikh Nuruddin Ar-Raniry setidaknya menulis 27 kitab sampai sekarang. Syaikh Nuruddin Ar-Raniry setidaknya menulis 27 kitab dalam bahasa melayu dan arab. Yang paling terkenal adalah
dalam bahasa melayu dan arab. Yang paling terkenal adalah Sirath al-Sirath al- Mustaqim
Mustaqim, kitab fiqih pertama terlengkap dalam bahasa melayu., kitab fiqih pertama terlengkap dalam bahasa melayu. Militer
Militer
Salah satu meriam yang dimiliki Kesultanan Aceh. Salah satu meriam yang dimiliki Kesultanan Aceh.
Pada masa Sultan Selim II dari Turki Utsmani, dikirimkan beberapa teknisi Pada masa Sultan Selim II dari Turki Utsmani, dikirimkan beberapa teknisi dan pembuat senjata ke Aceh. Selanjutnya Aceh kemudian menyerap dan pembuat senjata ke Aceh. Selanjutnya Aceh kemudian menyerap kemampuan ini dan
3. Kerajaan Malaka 3. Kerajaan Malaka 3.1 Letak geografis 3.1 Letak geografis
LETAK GEOGRAFI Letak Kerajaan Malaka diperkirakan berada di LETAK GEOGRAFI Letak Kerajaan Malaka diperkirakan berada di pulau
pulau Sumatera Sumatera dan dan semenanjung semenanjung Malaka. Malaka. Kerajaan Kerajaan ini ini beribukota beribukota didi Malaka, Malaysia. Dalam masa kejayaannya, Malaka mempunyai kontrol Malaka, Malaysia. Dalam masa kejayaannya, Malaka mempunyai kontrol atas Semenanjung Tanah Melayu (Patani, Ligor, Kelantan, Trenggano, dan atas Semenanjung Tanah Melayu (Patani, Ligor, Kelantan, Trenggano, dan sebagainya), daerah Kepulauan Riau, Pesisir Timur Sumatra bagian tengah, sebagainya), daerah Kepulauan Riau, Pesisir Timur Sumatra bagian tengah, Brunai dan Serawak, dan Tanjungpura (Kalimantan Barat). Sedangkan Brunai dan Serawak, dan Tanjungpura (Kalimantan Barat). Sedangkan daerah yang diperoleh dari Majapahit secara diplomasi adalah Indragiri, daerah yang diperoleh dari Majapahit secara diplomasi adalah Indragiri, Palembang, Pulau Jemaja, Tambelan, Siantan, dan
Palembang, Pulau Jemaja, Tambelan, Siantan, dan Bunguran.Bunguran. 3.2 Tahun berdirinya
3.2 Tahun berdirinya
Kesultanan Malaka
Kesultanan Malaka adalah sebuah adalah sebuah Kerajaan MelayuKerajaan Melayu yang pernahyang pernah berdiri
berdiri didi MalakaMalaka,, MalaysiaMalaysia.. Kerajaan ini didirikan oleh Kerajaan ini didirikan oleh ParameswaraParameswara,, kemudian mencapai puncak kejayaan pada abad ke 15 dengan menguasai kemudian mencapai puncak kejayaan pada abad ke 15 dengan menguasai jalur pelayaran
jalur pelayaran Selat MalakaSelat Malaka,, sebelum ditaklukan oleh sebelum ditaklukan oleh PortugalPortugal tahuntahun 15111511.. Kejatuhan Malaka ini menjadi pintu masuknya kolonialisasi
Kejatuhan Malaka ini menjadi pintu masuknya kolonialisasi EropaEropa didi kawasan
kawasan Nusantara Nusantara..
Kerajaan ini tidak meninggalkan bukti arkeologis yang cukup untuk Kerajaan ini tidak meninggalkan bukti arkeologis yang cukup untuk dapat digunakan sebagai bahan kajian sejarah, namun keberadaan kerajaan dapat digunakan sebagai bahan kajian sejarah, namun keberadaan kerajaan ini dapat diketahui melalui
ini dapat diketahui melalui Sulalatus SalatinSulalatus Salatin dan kronik Cina masadan kronik Cina masa DinastiDinasti
Ming
Ming.. Dari perbandingan dua sumber ini masih menimbulkan kerumitan Dari perbandingan dua sumber ini masih menimbulkan kerumitan akan sejarah awal Malaka terutama hubungannya dengan perkembangan akan sejarah awal Malaka terutama hubungannya dengan perkembangan agama Islam di Malaka serta rentang waktu dari pemerintahan agama Islam di Malaka serta rentang waktu dari pemerintahan masing-masing raja Malaka. Pada awalnya
masing raja Malaka. Pada awalnya IslamIslam belum belum menjadimenjadi agamaagama bagi bagi masyarakat Malaka, namun perkembangan berikutnya Islam telah menjadi masyarakat Malaka, namun perkembangan berikutnya Islam telah menjadi bagian dari
bagian dari kerajaan ini kerajaan ini yang ditunjukkan oleh yang ditunjukkan oleh gelar gelar sultansultan yang disandangyang disandang oleh penguasa Malaka berikutnya.
3.3 Raja-raja yang pernah
3.3 Raja-raja yang pernah memimmemimpinpin Periode
Periode Nama Nama Raja Raja Catatan Catatan dan dan peristiwa peristiwa pentingpenting 1405-1414 1414 Pai-li-mi-s Pai-li-mi-sul-laul-la** Parameswara Parameswara
Raja Iskandar Syah** Raja Iskandar Syah** Paramicura
Paramicura********
Berkunjung ke
Berkunjung ke Nanjing Nanjing dan mintadan minta pengakuan
pengakuan Kaisar CinaKaisar Cina
1414-1424 1424 Mu-kan-sa-y Mu-kan-sa-yu-ti-er-shau-ti-er-sha** Megat Iskandar Syah
Megat Iskandar Syah
Raja Kecil Besar** Raja Kecil Besar** Raja Besar Muda*** Raja Besar Muda*** Chaquem Daraxa
Chaquem Daraxa********
Berkunjung ke
Berkunjung ke Nanjing Nanjing dandan
mengabarkan kematian bapaknya mengabarkan kematian bapaknya
1424-1444 1444 Hsi-li-ma-ha- Hsi-li-ma-ha-la-chela-che** Sri Maharaja Sri Maharaja Sultan Muhammad Sultan Muhammad Syah Syah**** Raja Tengah*** Raja Tengah*** 1444-1445 1445 Hsi-li-pa-mi- Hsi-li-pa-mi-hsi-wa-er- hsi-wa-er-tiu-pa-sha tiu-pa-sha**
Sri Parameswara Dewa
Sri Parameswara Dewa
Syah
Syah
Sultan Abu Syahid** Sultan Abu Syahid** Sultan Muhammad Sultan Muhammad Syah Syah****** 1446-1459 1459 Su-lu-t'an-wu-ta-fo-na- sha sha**
Sultan Mudzaffar Syah
Sultan Mudzaffar Syah**** Sultan Modafaixa
Sultan Modafaixa********
1459-1477
1477 Sultan Mansur SyahSultan Mansur Syah****
1477-1488 1488
Sultan Alauddin Riayat
Sultan Alauddin Riayat
Syah
Syah****
1488-1511
1511 Sultan Mahmud SyahSultan Mahmud Syah**** Catatan:
3.4 Raja yang
3.4 Raja yang membawa pada pncak kejayaanmembawa pada pncak kejayaan Pada masa pemerintahan
Pada masa pemerintahan Sultan Mudzaffar SyahSultan Mudzaffar Syah,, Malaka melakukan Malaka melakukan ekspansi di Semenanjung Malaya dan pesisir timur pantai
ekspansi di Semenanjung Malaya dan pesisir timur pantai SumateraSumatera,, setelah setelah sebelumnya berhasil mengusir serangan
sebelumnya berhasil mengusir serangan SiamSiam..Di mulai dengan menyerangDi mulai dengan menyerang Aru
Aru yang disebut sebagai kerajaan yang tidak yang disebut sebagai kerajaan yang tidak menjadimenjadi muslimmuslim dengan baik.dengan baik. Penaklukan Malaka atas kawasan sekitarnya ditopang oleh kekuatan Penaklukan Malaka atas kawasan sekitarnya ditopang oleh kekuatan armada laut yang
armada laut yang kuat pada masa kuat pada masa tersebut serta kemampuan mengendalikantersebut serta kemampuan mengendalikan Orang Laut
Orang Laut yang tersebar antara kawasan pesisir timuryang tersebar antara kawasan pesisir timur Pulau SumateraPulau Sumatera
sampai
sampai Laut Cina SelatanLaut Cina Selatan.. Orang laut ini berperan mengarahkan setiap Orang laut ini berperan mengarahkan setiap kapal yang melalui Selat Malaka untuk singgah di Malaka serta menjamin kapal yang melalui Selat Malaka untuk singgah di Malaka serta menjamin keselamatan kapal-kapal itu sepanjang jalur pelayarannya setelah keselamatan kapal-kapal itu sepanjang jalur pelayarannya setelah membayar cukai di Malaka.
membayar cukai di Malaka.
Di bawah pemerintahan raja berikutnya yang naik tahta pada tahun Di bawah pemerintahan raja berikutnya yang naik tahta pada tahun 1459,
1459, Sultan Mansur SyahSultan Mansur Syah,, Melaka menyerbu Melaka menyerbu KedahKedah dandan PahangPahang,, dan dan menjadikannya negara vassal. Di bawah sultan yang sama
menjadikannya negara vassal. Di bawah sultan yang sama Kampar Kampar ,, dan dan Siak
Siak juga juga takluk. takluk. Sementara Sementara kawasankawasan InderagiriInderagiri dandan JambiJambi merupakanmerupakan hadiah dari
hadiah dari Batara Batara Majapahit Majapahit untuk Raja Malaka. Sultan Mansur Syah untuk Raja Malaka. Sultan Mansur Syah kemudian digantikan oleh putranya
kemudian digantikan oleh putranya Sultan Alauddin SyahSultan Alauddin Syah namunnamun memerintah tidak begitu lama karena diduga ia diracun sampai meninggal memerintah tidak begitu lama karena diduga ia diracun sampai meninggal dan kemudian digantikan oleh putranya
dan kemudian digantikan oleh putranya Sultan Mahmud SyahSultan Mahmud Syah..
Hingga akhir abad ke-15 Malaka telah menjadi kota pelabuhan Hingga akhir abad ke-15 Malaka telah menjadi kota pelabuhan kosmopolitan dan pusat perdagangan dari beberapa
kosmopolitan dan pusat perdagangan dari beberapa hasil bumi seperti emas,hasil bumi seperti emas, timah, lada dan kapur. Malaka muncul sebagai kekuatan utama dalam timah, lada dan kapur. Malaka muncul sebagai kekuatan utama dalam penguasaan jalur
penguasaan jalur Selat MalakaSelat Malaka,, termasuk mengendalikan kedua pesisir yang termasuk mengendalikan kedua pesisir yang mengapit selat itu.
mengapit selat itu.
3.5 Penyebab runtuhnya
3.5 Penyebab runtuhnya kerajaankerajaan 1.
1. Tidak ada pemimpin pengganti yang Tidak ada pemimpin pengganti yang kompeten setelah wafatnyakompeten setelah wafatnya Sultan Iskandar Muda. Maka terjadi
Sultan Iskandar Muda. Maka terjadi ketidakstabilaketidakstabilan pada n pada kerajaankerajaan Aceh yang menggiringnya pada kehancuran dan keruntuhan.
Aceh yang menggiringnya pada kehancuran dan keruntuhan. 2.
2. Masa-masa kemunduran yang telah terlihat setelah wafatnya IskandarMasa-masa kemunduran yang telah terlihat setelah wafatnya Iskandar Muda dalam hal ekonomi, pekerjaan, dan juga pamornya sebagai Muda dalam hal ekonomi, pekerjaan, dan juga pamornya sebagai kerajaan Islam besar.
3.
3. Bahkan banyak bagian kerajaan yang memisahkan diri setelahBahkan banyak bagian kerajaan yang memisahkan diri setelah
kemunduran kejayaan tersebut. Bagian kerajaan tersebut antara lain kemunduran kejayaan tersebut. Bagian kerajaan tersebut antara lain Johor, Pajang, Minangkabau, Siak, dan
Johor, Pajang, Minangkabau, Siak, dan Perak.Perak. 4.
4. Pertikaian terus terjadi antara anggota Pertikaian terus terjadi antara anggota kerajaan dan bawahannya,kerajaan dan bawahannya, untuk memperebutkan kekuasaan yang berkonotasi negatif. Bukan untuk memperebutkan kekuasaan yang berkonotasi negatif. Bukan untuk memimpin kerajaan menjadi lebih
untuk memimpin kerajaan menjadi lebih baik, melainkan untukbaik, melainkan untuk mendapatkan harta dan
mendapatkan harta dan kekuasaan dari masyarakat.kekuasaan dari masyarakat. 5.
5. Munculnya kerajaan baru yang lebih kompeten dalam ekonomi danMunculnya kerajaan baru yang lebih kompeten dalam ekonomi dan politiknya.
politiknya. 3.6 Hasil budaya 3.6 Hasil budaya -Dalam bidang seni -Dalam bidang seni
Hikayat Hang Tuah, Hikayat Hang Lekir dan
MAKALAH AGAMA
MAKALAH AGAMA
PENYEBARAN ISLAM DI PULAU SUMATERA
PENYEBARAN ISLAM DI PULAU SUMATERA
D D II S S U U S S U U N N OLEH OLEH
1. NUR MUTMAINAH FEBRIANTI M. 1. NUR MUTMAINAH FEBRIANTI M. HENIK
HENIK
2. FITRI RAHMA DAYANTI 2. FITRI RAHMA DAYANTI 3. DYAH TRIUTARI PANRELLI 3. DYAH TRIUTARI PANRELLI 4. NOPIYANTI 4. NOPIYANTI 5. SUKINAH 5. SUKINAH 7. MUHAMAD RENALDI 7. MUHAMAD RENALDI 8. ROSID 8. ROSID
SMA NEGERI 1 TOILI
SMA NEGERI 1 TOILI
JALAN TADULAKO NOMOR 1 JAYA KENCANA TOILI JALAN TADULAKO NOMOR 1 JAYA KENCANA TOILI
KATA PENGANTAR
KATA PENGANTAR
BismillahirrBismillahirrahmanirrahahmanirrahimim
Alhamdulilah, dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWt Alhamdulilah, dengan mengucap puji syukur kehadirat Allah SWt kami akhirnya berhasil meyelesaikan makalah ini berkat rahmat dan kami akhirnya berhasil meyelesaikan makalah ini berkat rahmat dan hidayah-Nya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada hidayah-Nya. Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada rasululahsaw. Beserta keluarga dan para sahabatnya.
rasululahsaw. Beserta keluarga dan para sahabatnya.
Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Guru mata pelajaran Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Guru mata pelajaran Agama Islam Dra.Rasnang atas bimbingannya kepada kami untuk Agama Islam Dra.Rasnang atas bimbingannya kepada kami untuk menyusun makalah mengenai masa peradaban islam kerajaan mogul di menyusun makalah mengenai masa peradaban islam kerajaan mogul di india. Dalam makalah ini kami akan menjelaskan sejarah kerajaan india. Dalam makalah ini kami akan menjelaskan sejarah kerajaan peradaban
peradaban islam islam mogul mogul di di india. india. Hal Hal hal hal yang yang berkaitan berkaitan juga juga akan akan kamikami bahas dalam
bahas dalam bab pembahasan.bab pembahasan.
Makalah ini telah dibuat berdasarkan referensi yang telah kami Makalah ini telah dibuat berdasarkan referensi yang telah kami dapatkan melalaui buku-buku agama islam maupun referensi melalui dapatkan melalaui buku-buku agama islam maupun referensi melalui internet. Makalah ini juga kami susun berdasarkan diskusi yang telah kami internet. Makalah ini juga kami susun berdasarkan diskusi yang telah kami lakukan.
lakukan.
Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan yang mendasar pada
pada makalah makalah ini. ini. Oleh Oleh karena karena itu, itu, kami kami mengundang mengundang pembaca pembaca untukuntuk memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kami untuk lebih memberikan saran serta kritik yang dapat membangun kami untuk lebih baik dalam pem
baik dalam pembuatan makalah sebuatan makalah selanjutnya.lanjutnya.
Akhir kata kami ucapkan terima kasih dan semoga makalah ini dapat Akhir kata kami ucapkan terima kasih dan semoga makalah ini dapat diterima dan memberikan manfaat bagi kita semua.
diterima dan memberikan manfaat bagi kita semua.
8 November 2017 8 November 2017 Tim penyusun Tim penyusun Kelompok 1 Kelompok 1
BAB III
BAB III
PENUTUP
PENUTUP
3.1 3.1 KESIMPULANKESIMPULANPerjalanan sejarah pendidikan islam di Indonesia terjadi karena Perjalanan sejarah pendidikan islam di Indonesia terjadi karena lahirnya kerajaan islam di Indonesia yang sangat mewarnai sejarah lahirnya kerajaan islam di Indonesia yang sangat mewarnai sejarah pendidikan
pendidikan islam islam di di Indonesia. Indonesia. Para Para ahli ahli berpendapat berpendapat bahwa bahwa agama agama islamislam sudah masuk ke Indonesia khususnya Sumatera sejak abad ke 7 atau 8 sudah masuk ke Indonesia khususnya Sumatera sejak abad ke 7 atau 8 masehi. Apabila tulisan Suryadinegara adalah tulisan yang mendekati masehi. Apabila tulisan Suryadinegara adalah tulisan yang mendekati koetentkian sebuah penelitian, itu artinya proses penyebaran agama islam koetentkian sebuah penelitian, itu artinya proses penyebaran agama islam tidak hanya berakar dari para pendatang dan pedagang. Dapat disimpulkan tidak hanya berakar dari para pendatang dan pedagang. Dapat disimpulkan bahwa, pelaku
bahwa, pelaku dan cara dan cara masuknya islam masuknya islam di Sumatera di Sumatera tidak ubahnya tidak ubahnya sepertiseperti terjadi pada wilayah Indonesia lainnya, dilakukan oleh putra Indonesia dan terjadi pada wilayah Indonesia lainnya, dilakukan oleh putra Indonesia dan tidak berjalan pasif. Dengan pengertian bangsa Indonesia tidak menunggu tidak berjalan pasif. Dengan pengertian bangsa Indonesia tidak menunggu kedatangan bangsa Arab semata dengan upayanya mencari tambahan kedatangan bangsa Arab semata dengan upayanya mencari tambahan pengetahuan
pengetahuan tentang tentang agama agama islam. islam. Proses Proses penyebaran penyebaran agama agama islam islam didi Nusantara
Nusantara termasuk termasuk Indonesia Indonesia dilakukan dilakukan dengan dengan caracara perdagangan,pend
perdagangan,pendidikan,perkawinaidikan,perkawinan, n, dan dan melalui melalui seni seni dan dan budaya.budaya. Kerajaan-kerajaan yang ada diSumatera ialah Kerajaan Samudera Kerajaan-kerajaan yang ada diSumatera ialah Kerajaan Samudera Pasai,Kerajaan Aceh,dan Kerajaan Malaka.
Pasai,Kerajaan Aceh,dan Kerajaan Malaka.
3.2 SARAN 3.2 SARAN
Kami selaku penulis menyarankan bahwa,setelah membaca makalah Kami selaku penulis menyarankan bahwa,setelah membaca makalah ini diharapkan agar pembaca dapat mengetahui dan memahami tentang ini diharapkan agar pembaca dapat mengetahui dan memahami tentang sejarah perkembangan islam di Sumatera.
DAFTAR ISI DAFTAR ISI
K
K ata pengantar………ata pengantar………
Bab I Pendahuluan……… Bab I Pendahuluan……… 1.1 Latar Belakang………. 1.1 Latar Belakang………... 1.2 Rumusan Masalah……… 1.2 Rumusan Masalah……… 1.3 Tujuan Penulisan……….. 1.3 Tujuan Penulisan……….. Bab II Pembahasan Bab II Pembahasan 2.1 Pembahasan……… 2.1 Pembahasan………
1. Kerajaan Samudra Pasai 1. Kerajaan Samudra Pasai
-Letak geografis -Letak geografis - T
- Tahun bahun berdirinya erdirinya kerajaankerajaan -Raja
-Raja – – raja yang pernah memimpin raja yang pernah memimpin - Penyebab runtuhnya
- Penyebab runtuhnya
- Hasil budaya kerajaan Samudra Pasai - Hasil budaya kerajaan Samudra Pasai 2. Kerajaan Aceh
2. Kerajaan Aceh -Letak geografis -Letak geografis
-Tahun berdirinya kerajaan -Tahun berdirinya kerajaan
-Raja- raja yang membawa puncak kejayaan -Raja- raja yang membawa puncak kejayaan -Penyebab runtuhnya
-Penyebab runtuhnya -Hasil
-Hasil budaya budaya kerajaan kerajaan AcehAceh 3.Kerajaan Malaka
3.Kerajaan Malaka -Letak geografis -Letak geografis
-Tahun berdirinya kerajaan -Tahun berdirinya kerajaan
-Raja- raja yang membawa puncak kejayaan -Raja- raja yang membawa puncak kejayaan -Penyebab runtuhnya
-Penyebab runtuhnya -Hasil
-Hasil budaya budaya kerajaan kerajaan MalakaMalaka Bab III Penutup
Bab III Penutup
3.1 Kesimpulan ………... 3.1 Kesimpulan ………... 3.2 Saran……….. 3.2 Saran………..