• Tidak ada hasil yang ditemukan

TPEMBE Telaah Kritis Tentang Teologi Pembebasan Dalam Pemikiran Asghar Ali Engineer Perspektif Islamic Worldview.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "TPEMBE Telaah Kritis Tentang Teologi Pembebasan Dalam Pemikiran Asghar Ali Engineer Perspektif Islamic Worldview."

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

T

PEMBE

ENGIN

Diaj

m

Prog

TELAAH

EBASAN

NEER P

jukan un

emperole

ram Pas

Univer

H KRITI

N DALAM

ERSPEK

Agus

NIM

T

ntuk mem

eh gelar

ca Sarjan

rsitas Mu

S TENTA

M PEMI

KTIF ISL

Oleh:

s Irfan, S.

: O 00009

T E S I S

(2)
(3)
(4)
(5)
(6)

MOTTO DAN PERSEMBAHAN

|

·÷‚

u

ø

9

u

ρ

š

⎥⎪

Ï%©!

$

#

ö

θ

s

9

(

#

θ

ä

.

t

s

?

ô

Ï

Β

ó

Ο

Î

γ

Ïù

=

y

z

Z

π

ƒ

Íh‘èŒ

$¸

y

èÅÊ

(

#

θ

èù%

s

{

ö

Ν

Î

γ

ø

Š

n

=

t

æ

(

#

θ

à

)

−G

u

ù

=

s

ù

©

!

$

#

(

#

θ

ä

à

)

u

ø

9

u

ρ

Z

ω

ö

θ

s

%

#´‰

ƒ

ω

y

Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang benar. (An-Nisa:9)

(7)
(8)

PRAKATA

Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang dengan Rahman Rahimnya tesis

ini selesai disusun. Penyelesaian tesis ini tentu tidak lepas dari sentuhan banyak

pihak baik yang bersifat materi maupun immateri. Oleh karenanya sudah

sepatutnya peneliti menghaturkan banyak terima kasih dan menyampaikan salam

ta’dzim kepada semua pihak, di antaranya :

1. Rektor Universitas Muhammadiyah Surakarta, Direktur Program

Pascasarjana, Ketua Program Studi Magister Pemikiran Islam beserta para

staf pengajar yang dengan ikhlas mendidik peneliti selama studi di

Universitas Muhammadiyah Surakarta.

2. Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) bekerjasama dengan Badan Amil

Zakat Nasional (BAZNAS) yang telah memberikan kesempatan kepada

peneliti untuk mengaji secara formal di UMS, realisasi program kader 1000

ulama.

3. Dr. M. Muinudilillah Basri, M.A selaku selaku Ketua Program Magister

Pemikiran Islam sekaligus dosen pembimbing I, dan Dr. Syamsul Hidayat,

M.A selaku pembimbing II yang telah bersedia meluangkan waktu, tenaga

dan pikiran untuk memberikan bimbingan dengan penuh kesabaran dan

kemudahan hingga penyusunan tesis ini selesai.

4. Dr. Moh. Abdul Khaliq Hasan, M.A.,M.Ed, sebagai dosen penguji tesis yang

telah memberikan masukan berharga dalam perbaikan tesis ini.

5. Dr. Adian Husaini, M.A, Dr. dr. HM Rofiq Anwar Sp.PA, Habib Ali Ibrahim

Assegaf, Drs. Ali Bowo Tjahjono, M.Pd, Drs. Ali Mufiz, MPA, Sarjuni, S.

Ag, M.Hum. dengan sentuhan beliau-beliaulah sedikit banyak peneliti

mengaji spiritualitas kehidupan, arti sebuah perjuangan dan hakikat

kebahagiaan.

6. Bapak Asikin dan Ibu Taminah beserta keluarga yang kasih sayangnya tak

pernah bertepi baik dengan seuntai doa, ngrumpi motivasi maupun semangat

juang untuk bisa mandiri, mapan dan berkah.

7. Pihak-pihak lain yang tidak dapat peneliti sebutkan satu persatu yang

(9)

semua bantuan tersebut, sekali lagi penulis ucapkan terima kasih dan

penghargaan yang setinggi-tingginya, semoga amal baik mereka menjadi

ibadah yang diterima oleh Allah Swt.

Akhirnya penulis menyadari sepenuhnya bahwa tulisan yang sangat

sederhana ini masih banyak kekurangan dan kelemahan, untuk itu saran dan kritik

dari semua pihak peneliti harapkan demi kesempurnaan penulisan ini. Dengan

segala kerendahan hati akhirnya penulis berharap semoga tesis ini dapat

bermanfaat bagi para pembaca khususnya bagi para pelancong pemikiran Islam,

amin.

Semarang, 2 Oktober 2012 M

Peneliti.

(10)

ABSTRAKSI

Tesis ini mengkaji pemikiran Asghar Ali Enginer, seorang pemikir liberal dan

praktisi teologi pembebasan asal India, Telaah kritis terhadap konsep Teologi

Pembebasan perspektif Islamic Worldview. Dalam pandangan Asghar, inti

semangat Islam adalah pembebasan dan kesamaan. Sehingga terhadap ayat-ayat

yang dipandang masih bias, harus segera direkonstruksi sekalipun terhadap

ayat-ayat yang dianggap mapan dan tetap (tsabit), seperti redefinisi terma kafir,

pluralisme dan gender equality yang meliputi pemakaian jilbab, hukum waris,

hudud, rajam, poligami dan lain sebagainya. Terhadap ayat-ayat demikian, Asghar

menilai tidak lebih dari sekedar produk budaya Arab yang keberlakuannya

bersifat partikular. Namun untuk menjaga melebarnya pembahasan, diskusi akan

kami fokuskan pada beberapa produk pemikiran teologi pembebasan Asghar yang

terdiri dari tiga topik yakni: diskursus Terma Kafir, diskursus Pluralisme, dan

Diskursus Gender Equality. Bagi Asghar, al-Qur’an bersifat normatif sekaligus

pragmatis, dan ajaran-ajarannya memiliki relevansi dengan zaman sekarang.

Ajaran-ajaran yang demikian seharusnya tidak hanya diperlakukan sebagai ajaran

yang normatif, namun juga harus dilihat dalam konteks di mana dan bagaimana

ajaran tersebut harus diterapkan. Dengan semangat teologi pembebasan, maka

kehidupan demokrasi, pluralisme, sekularisme, persamaan kedudukan laki-laki

dan wanita dapat terwujud. Dan tentunya masyarakat Islam akan terlepas dari

keterpurukan yang sedang mereka alami.

Akhirnya dapat disimpulkan bahwa seseorang belumlah dikatakan memahami

ajaran Islam dan menangkap intinya, jika masih mengesampingkan konsep

keadilan sosial ekonomi, persamaan jenis kelamin, ras dan kebebasan, serta

menghargai harkat dan martabat manusia.

 

(11)

ABSTRACT

This thesis studies about Asghar Ali Engineer thought, a liberal thinker and

liberation theology practicioner from India, a critical to liberation theology

concept Islamic worldview perspective. In asghar’s view, the core of Islamic spirit

are liberty and similiarity. So that, the refrection verses should be reconstructed

immedeatly, altough to fix and proper verses, like redefinition of invidel (kafir)

term, pluralism, and gender equality which is include veil wearing, hereditory,

law, hudud, poligamy, etc. To those kind verses , asghar thought it’s no more than

particular arabic culture product. However, the discussion will be focus on several

product from asghar’s thought liberation theology which consist of three topics,

they are infidel (kafir) term, Pluralism and gender equality discourse. For asghar,

Al-Qur’an is normative and pragmatism and his thought has relevance with

nowdays. Those thought should be not only as normative but also should be seen

in where and how context those thought implemented. With liberation theology

spirit, so democracy life, pluralisme, sekularisme and gender equality can be

realized. And finally moslem will free from misery that they are experiencing.

Finally, it can be concluded that someone hasn’t be assumed understand about

Islamic thougnt and get the point, if they are still aside the concept of social

economy justice, gender equality, race and freedom,and respect human right.

(12)

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ... i

HALAMAN NOTA PEMBIMBING ... ii

HALAMAN PENGESAHAN ... iv

HALAMAN MOTTO ... v

PEDOMAN TRANSLITERASI ... vi

ABSTRAK ... vii

KATA PENGANTAR ... ix

DAFTAR ISI ... xii

BAB I : PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah ... 1

B. Rumusan Masalah ... 8

C. Tujuan Penelitian ... 8

D. Signifikansi Penelitian ... 9

E. Studi Terdahulu ... 9

F. Metode Penelitian ... 11

G. Sistematika Penulisan ... 12

BAB II : SEJARAH, MAKNA DAN KONSEP ISLAMIC WORLDVIEW 1. Sejarah dan Makna Islamic Worldview ... 14

2. Pengertian Islamic Worldview ... 16

3. Konsep dan Elemen-elemen Islamic Worldview ... 21

A. Konsep Tuhan dalam Islam ... 21

B. Konsep Islam Sebagai Agama Wahyu... 26

(13)

BAB III : RIWAYAT, KARYA DAN PEMIKIRAN ASGHAR ALI ENGINEER

1. Latar Geo-Politik dan Sosio-kultural Muslim India... 42

A. Awal Masuknya Islam di India... 42

B. Perkembangan Islam India Modern... 44

C. Konflik Islam dan Hindu di India: Kasus Kashmir... 46

D. Sistem Kasta... 48

2. Pendidikan dan Aktivitas Asghar Ali Engineer... 49

3. Karya-karya Asghar Ali Engineer... 52

4. Pemikiran Teologi pembebasan Asghar Ali Enginer... 53

A. Pengertian Teologi Pembebasan... 53

B. Konsep Dasar Teologi Pembebasan... 56

1. Tauhid... 56

2. Iman... 57

3. Kehendak Bebas Manusia... ... 57

C. Beberapa Produk Pemikiran Asghar Tentang Teologi Pembebasan 1. Terma Kafir... 59

2. Pluralisme... 63

3. Gender Equality... 68

BAB IV : TELAAH KRITIS TERHADAP PEMIKIRAN ASGHAR ALI ENGINEER PERSPEKTIF ISLAMIC WORLDVIEW 1. Kritik Diskursus Teologi Pembebasan... 76

A. Kritik Geneologi Perkembangan Islam... 76

B. Kritik Makna Teologi Pembebasan... 82

2. Kritik Produk pemikiran Teologi Pembebasan Asghar... 95

A. Diskursus Terma Kafir... 95

B. Diskursus Pluralisme... 105

(14)

BAB V : PENUTUP

1. Penutup dan Kesimpulan... 127

Referensi

Dokumen terkait

Adapun perbedaan pemikiran Husein Muhammad dan Asghar Ali Engineer yaitu Husein berpendapat bahwa pembahasan mengenai hak reproduksi ini tidak bisa dipisahkan dengan

Dalam equal liberty principle (prinsip kebebasan yang sama) kaitanya dengan kesetaraan gender Asghar Ali Engineer dalam masalah kepemimpinan, laki-laki maupun perempuan

Kafir tidak hanya mereka yang tidak percaya kepada Tuhan, tetapi juga termasuk mereka yang melawan segala usaha yang sungguh-sungguh untuk menata ulang struktur masyarakat agar

1. Asghar Ali Engineer berpendapat bahwa diperbolehkan jika yang dinikahi adalah anak yatim atau janda. Adil menurut Asghar adalah adil dalam tiga hal; 1) Adil dalam penggunaan

‘Asghar Ali Engineer, Liberalisasi Teologi Islam : Dalam M em bangun Teologi D am ai Dalam Islam, terj. Rizqon Khamami, Alena B intang Jendela Aksara,Yogyakarta, cet.. Jihad,

3. Pemikiran Asghar Ali Engineer, Fatima Mernissi dan Amina Wadud Muhshin tentang Perempuan dalam Islam bertitik tolak dari pandangan mereka bahwa laki-laki

Tantangan cukup serius terhadap metode maupun hasil pemikiran Asghar Ali Engineer adalah adanya paradigma mayoritas muslim yang memandang al- Qur’an sebagai sesuatu yang normatif

Dalam konteks ini, pemikiran Engineer tentang teologi perdamaian berbasis kerukunan beragama dapat menjadi alternatif solusi dalam mengatasi konflik antar agama di Indonesia.. Melalui