• Tidak ada hasil yang ditemukan

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SIL. WORKSHOP PENDIDIKAN SILABI MATA KULIAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SIL. WORKSHOP PENDIDIKAN SILABI MATA KULIAH"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Dibuat oleh:

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari Fakultas Ilmu Pendidikan

Universitas Negeri Yogyakarta

Diperiksa oleh :

Prof, Suyata, Ph. D Rukiyati, M.Hum

Joko Sri Sukardi, M.Si

SILABI MATA KULIAH Nama Mata Kuliah : Workshop Pendidikan Kode Mata Kuliah : PKP341

SKS : 2 (dua) SKS Teori 2. Praktek 1

Dosen : Prof. Suyata, Ph.D

: Rukiyati, M.Hum.

Program Studi : Kebijakan Pendidikan

Prasyarat : -

Waktu perkuliahan : 16 x 150 menit Deskripsi Mata Kuliah :

Mata kuliah ini membahas tentang bagaimana menganalisis pendidikan dan hal-hal yang terkait dengannya, dimulai dari pengenalan setting pendidikan, penyusunan indikator pemerataan dan mutu pendidikan, review penelitian kebijakan pendidikan, pemetaan pendidikan berdasarkan data pendidikan dan non pendidikan, serta simulasi pemetaan dan analisis data (cohort).

Uraian Pokok Bahasan Tiap Pertemuan Perte-

muan

Tujuan Perkuliahan Pokok Bahasan/sub Pokok Bahasan 1, 2 Mengenal setting pendidikan

berdasarkan satuan teritorial dan struktur pendidikan

Pengenalan setting pendidikan berdasarkan satuan teritorial dan struktur pendidikan 3, 4 Memahami dan menyusun

indikator pemerataan dan indikator mutu pendidikan

Indikator pemerataan dan indikator mutu pendidikan

5, 6, 7 Mereview hasil-hasil penelitian kebijakan pendidikan

Hasil-hasil penelitian kebijakan pendidikan (kuantitatif, kualitatif)

8, 9 Memahami hubungan pemetaan pendidikan dan pemetaan non pendidikan

Hubungan pemetaan pendidikan dan pemetaan non pendidikan

10, 11, 12

Praktek membuat simulasi analisis data tentang pemerataan pendidikan

Simulasi analisis data tentang pemerataan pendidikan di daerah

(2)

Dibuat oleh:

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari Fakultas Ilmu Pendidikan

Universitas Negeri Yogyakarta

Diperiksa oleh :

Prof, Suyata, Ph. D Rukiyati, M.Hum

Joko Sri Sukardi, M.Si

13 UTS UTS

14, 15 Memahami konsep dan praktik penyusunan peta pendidikan

Pengertian dan macam-macam peta Teknik pembuatan peta pendidikan 16, 17 Praktek membuat simulasi

pemetaan data sosial ekonomi

Simulasi pemetaan data sosial ekonomi 18, 19,

20,21

Praktek membuat simulasi pembuatan legenda/peta

Simulasi pembuatan legenda/peta pendidikan

22, 23. 24, 25

Praktek membuat simulasi menghitung Cohort

Konsep dan kegunaan Cohort Simulasi menghitung Cohort manual Simulasi menghitung Cohort dg program komputer

26, 27, 28

Mengevaluasi hasil kerja

kelompok pemetaan Presentasi tugas (hasil kerja) pemetaan pendidikan masing-masing kelompok 29, 30 Mengevaluasi hasil kerja

kelompok Cohort

Presentasi hasil kerja kelompok Cohort.

Evaluasi Hasil Belajar :

No. Komponen Evaluasi Bobot (%)

1. Tugas dan makalah 20 %

2. Diskusi / Seminar Kecil 20 %

3. Ujian Mid Semester 20 %

4. Ujian Akhir Semester 30 % 5. Sikap, perilaku, kehadiran 10 %

Jumlah 100 %

(3)

Dibuat oleh:

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari Fakultas Ilmu Pendidikan

Universitas Negeri Yogyakarta

Diperiksa oleh :

Prof, Suyata, Ph. D Rukiyati, M.Hum

Joko Sri Sukardi, M.Si

Daftar Literatur/Referensi

1. Kenneth N. Ross and Lars Mahick. 1990. Planning the Quality of Education.

Unesco: Pergamon Press.

2. David W. Chapman. et.all.1997. From Planning to Action: Government Initiatives for Improving School-Level Practice. Unesco: Pergamon Press.

3. Chapman, David. & Don Adams. 2002. “The quality of education: dimensions and strategies”. Education in Developing Asia. Vol. 2. Asian Development Bank, Comparative Education Research Centre, The University of Hongkong.

4. Lee, W. O. “Equity and access to education: themes, tensions and policies”.

Education in Developing Asia. Vol. 4. Asian Development Bank, Comparative Education Research Centre, The University of Hongkong.

5. Thomas Armstrong. 2006. The best school. Virginia USA: Association for Supervision and Curriculum Development.

Dosen dapat dihubungi di:

1. Jurusan FSP - FIP UNY

2. Rukiyati, No. hp .085868351800

(4)

Dibuat oleh:

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari Fakultas Ilmu Pendidikan

Universitas Negeri Yogyakarta

Diperiksa oleh :

Prof, Suyata, Ph. D Rukiyati, M.Hum

Joko Sri Sukardi, M.Si

Pokok Bahasan: Isu-isu Pendidikan Tujuan Perkuliahan:

Mahasiswa dapat menjelaskan pengertian isu pendidikan yang perenial dan yang kontemporer

Uraian

1. Pengertian isu pendidikan:

Masalah-masalah pendidikan yang solusinya merupakan konflik

Ada pihak yang setuju, tetapi ada pula yang tidak terhadap adanya solusi tersebut 2. Macam-macam isu pendidikan:

2.1.Isu perenial: isu yang abadi dari dulu sampai sekarang masih dibicarakan para ahli, guru dan praktisi pendidikan lainnya, seperti:

• Peserta didik itu lebih dipengaruhi oleh faktor internal atau faktor eksternal.

Seberapa besar pengaruh faktor internal (bakat, kecerdasan, minat) dan seberapa besar pengaruh faktor eksternal ( orang tua, lingkungan pergaulan, lingkungan belajar) terhadap keberhasilan pendidikan.

• Peserta didik itu bersifat pasif atau aktif

Ada yang berpendapat bahwa peserta didik itu pasif menerima, karena yang harus aktif adalah gurunya, tetapi ada pula yang berpendapat bahwa yang harus aktif adalah dua-duanya, murid dan guru sekaligus.

• Kodrat manusia: ada yang berpendapat bahwa kodratnya baik, tetapi ada pula yang berpendapat bahwa kodratnya buruk. Keduanya berkaitan dengan peran pendidikan.

• Pendidikan itu berlangsung sementara sampai batas tertentu atau sepanjang hayat

Ada yang berpendapat bahwa pendidikan sudah memadai bila dapat mengantar seorang anak manusia sampai pada kedewasaannya (sampai terminal tertentu), tetapi ada pula yang berpendapat bahwa pendidikan tidak pernah berhenti, berlangsung sepanjang hayat (life long education) atau sekarang istilah yang lebih populer adalah continuing education. Continuing education akhir-akhir ini menjadi isu yang hangat dibicarakan karena perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat membuat manusia sekarang harus terus memperbaharui diri dan beradaptasi dengan berbagai kemajuan ilmu dan teknologi ini agar tidak ketinggalan zaman.

2.2. Isu-isu kontemporer: isu yang berkembang sekarang barkaitan dengan pendidikan dan bidang kehidupan manusia yang lain seperti sosial, ekonomi, budaya, politik dan sebagainya seperti:

• Wajib belajar: dulu enam tahun kemudian berkembang menjadi sembilan tahun.Kapan wajib belajar menjadi 12 tahun? Bagaimana ketercapaiannya?

• Mutu atau kualitas pendidikan: kualitas pendidikan Indonesia banyak

dipertanyakan. Apa indikator mutu pendidikan? Mutu pendidikan di jenjang yang mana dan di daerah yang mana?

(5)

Dibuat oleh:

Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dokumen tanpa ijin tertulis dari Fakultas Ilmu Pendidikan

Universitas Negeri Yogyakarta

Diperiksa oleh :

Prof, Suyata, Ph. D Rukiyati, M.Hum

Joko Sri Sukardi, M.Si

• Relevansi pendidikan: pendidikan untuk menghasilkan apa? Bagaimana

relevansinya dengan kebutuhan dunia kerja, dengan arah pembangunan bidang- bidang kehidupan yang lain? Singkatnya, pendidikan seperti apa yang dibutuhkan sekarang.

• Effisiensi pendidikan: pendidikan itu mahal, tetapi mungkinkah diadakan effisiensi pendidikan? Seperti apa bentuk-bentuk effisiensi pendidikan?

• Wacana pendidikan pada berbagai level:

Level lokal: desentralisasi dan otonomi, kebijakan yang ditempuh masing-masing daerah terkait dengan wajib belajar 9 tahun (pemerataan pendidikan),

membangun modal sosial dan budaya, kurikulum lokal dsb.

Level nasional: prokontra evaluasi belajar (ujian nasional), anggaran pendidikan di tingkat pusat, kurikulum nasional, manajemen pendidikan tinggi.

Level global: komitmen pendidikan untuk semua (education for all), pendidikan di negara-negara berkembang (education in developing countries).

• Pendidikan sebagai instrumen pembangunan nasional, meliputi pembahasan:

Konsep pembangunan nasional Tujuan instrumental dalam pendidikan Pengalaman berbagai negara dan Indonesia

• Pendidikan sebagai HAM Sosial meliputi:

HAM Pendidikan dalam UUD 1945 dan Undang-Undang No. 39 Th. 1999.

Kewajiban negara dalam pemenuhan hak pendidikan

Kebijakan berbagai negara terkait dengan hak memperoleh pendidikan Kebijakan pendidikan di Indonesia terkait hak warga negara memperoleh pendidikan

Tugas :

Buat kelompok terdiri dari 3 orang, masing-masing kelompok membuat makalah untuk diskusi dengan topik:

Kelompok 1: Wajib belajar 9 tahun Kelompok 2: Kualitas pendidikan Kelompok 3: Relevansi pendidikan

Kelompok 4: Efisiensi dan efektifitas pendidikan Kelompok 4: Wacana pendidikan di daerah Kelompok 5: Wacana pendidikan di level nasional Kelompok 6: Wacana pendidikan di level global

Keterangan :

1. Handout bisa untuk 1 atau 2 kali pertemuan

2. Uraian bisa berbentuk peta konsep tidak harus bentuk narasi

Referensi

Dokumen terkait

Deskripsi Mata Kuliah : Mata kuliah membahas tentang pengembangan multimedia pembelajaran berbasis ICT, yang dimulai dari dasar media dan inovasi pembelajaran,

Mata kuliah Metode Kelas Perskusi membahas tetang pengetahuan umum instrument perkusi yang meliputi: klasifikasi instrument Idhiophone dan membranophone baik yang

Mata kuliah Pendidikan Ilmu Sosial merupakan mata kuliah kependidikan wajib tempuh bagi seluruh mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah.. Mata kuliah ini membahas tentang

Mata Kuliah ini merupakan mata kuliah bidang keahlian pada S-1 Pendidikan Sejarah. Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan mampu menganalisis

Kuliah Mata kuliah Dasar-dasar Ilmu Pendidikan memberikan pengetahuan dan pemahaman yang mendasar tentang hakekat manusia, hakikat ilmu pendidikan, pentingnya ilmu

Mata kuliah ini membahas tentang Teknik Dasar dalam Beladiri Karate, yang meliputi : Gerakan Dasar (Kihon), Jurus Dasar (Kata : Heian/Pinan 1 – 2) dan Teknik

Tujuan mata kuliah metode melatih teknik dan taktik renang adalah untuk memberikan landasan yang kuat bagi para mahasiswa dalam memilih dan mengembangkan pengetahuan

TUJUAN Penyusunan makalah pengelolaan perpustakaan sekolah pada Mata Kuliah Manajemen Perpustakaan bertujuan untuk menemukan proses ideal pengelolaan perpustakaan sekolah sesuai