Page 1 of 19
Assalamualaikum wr.wb
Sebelumnya bagi yang belum kenal, perkenalkan nama saya Sigit Prasetya, saya adalah seorang freelancer desainer grafis sekaligus founder dari gitdesain.com, gitkreatif.com dan gitaja.com.
Saya sudah berkarir di bidang freelancer desainer grafis ini sejak tahun 2015, sudah banyak pengalaman, hambatan, dan rintangan yang saya lalui, memang prosesnya tidak mudah, dari beberapa tahun terakhir ini saya sudah banyak mempelajari macam-macam pekerjaan desainer grafis, mulai dari desain vector wajah, wpap, logo, icon, brosur, company profile, bahkan hingga web desain, diluar itu juga saya telah banyak belajar skill tambahan untuk menunjang usaha desain grafis saya seperti digital marketing, video editing, dll.
Harap baca sampai akhir jika kamu mau serap semua ilmunya, karena ini adalah berdasarkan pengalaman saya selama 3 tahun terakhir, dari hasil riset dan pengalaman pribadi, karna dengan membaca ini sampai selesai kamu bisa menghemat waktu 3 tahun seperti yang sudah saya lakukan, semua materi ini hanya ada di member.gitaja.com, jadi harap jangan disebarluaskan. Ini hanya untuk kamu.
Selamat Membaca :)
Page 2 of 19
Dulu saya berfikir kalau desain grafis itu hanya sekedar jasa desain aja, kayak misal orang butuh desain brosur, ya saya kerjakan, orang minta desain logo saya kerjakan, dan seterusnya, ternyata tidak hanya itu saja. Dunia desain grafis ini sangatlah luass, dan sejak itu saya mulai tertantang.
Karena bagi saya desain grafis itu adalah solusi untuk memecahkan suatu masalah, kok gitu ? maksudnya gimana ? misal gini. ada seorang yang ingin menjual sebuah produk, misal produknya adalah kosmetik, nah agar produk kosmetiknya laris dan banyak yang beli maka tentu tampilannya harus bagus kan
? mulai dari logonya, desain kemasannya, sarana promosinya, seperti brosur, poster, dll. maka semua itu butuh desain grafis.
Jika desainnya asal-asalan atau orang tersebut tidak memakai jasa desain maka hasilnya juga pasti akan kurang bagus, dan konsumen juga tentu kurang tertarik dengan produknya. Itulah kenapa bagi saya desain grafis adalah sebagai solusi untuk memecahkan suatu masalah.
Kita kembali lagi ke topik utama, dua jalan designer ? maksudnya apa ? kenapa saya bagi dua ? padahal banyak sekali bidang- bidang dalam dunia desain, ya karena saya sudah ringkas semuanya menjadi 2, disini saya bagi 2 yaitu Jalan Pertama
“Service Designer” dan Jalan Kedua yaitu “Creator Designer”.
Service Designer, ini adalah jalan yang pertama, sejak pertama
saya berkarir saya sudah ada di jalan ini, di jalan ini diantaranya
adalah para desainer seperti saya yang mengerjakan suatu
Page 3 of 19
desain untuk kebutuhan klien, loh kan membuat desain itu berarti menciptakan, bukannya seharusnya creator juga ? ya memang semua desainer itu menciptakan, tapi kebanyakan juga seperti saya menciptakan tapi dengan bantuan dari bahan- bahan atau asset-asset yang dibuat oleh para Creator Designer, nah Creator Designer ini adalah desainer yang bertugas untuk mensupport para service designer, dengan membuat aset grafis seperti font, icon, pattern, gambar ilustrasi, brush, background dan asset pendukung lainnya yang mereka jual di Microstock seperti Freepik, Shutterstock, Adobe Stock, Creative Market, Flaticon, Graphic River, Envato, Dll.
Bagi yang belum tau apa itu Microstock, disini akan saya jelaskan, microstock adalah sebuah pasar digital untuk para creator designer menjual karyanya, karya yang bisa dijual bisa berupa Font, Icon, Ilustrasi, Presentation Template, Print Template, Mockup, Dll.
Misal ada client ingin membuat desain poster, dari klien hanya mengirimkan bahan-bahan untuk didesain hanya berupa tulisan dan beberapa foto dari klien, maka untuk grafis pendukung lainnya, kita perlu mendapatkannya di situs microstock, seperti Icon, Font, dan Grafis pendukung lainnya. nah maka dari itulah Creator Designer disini sangat dibutuhkan untuk para Service Designer.
Gimana ? sudah paham dengan dua jalan seorang desainer ?
yang pertama ada Service Designer dan kedua adalah Creator
Page 4 of 19
Designer, dimana keduanya ini saling membutuhkan dan menguntungkan satu sama lain.
Nah, kali ini saya akan membahas masing-masing scope pekerjaannya, yang kamu bisa pelajari atau mungkin sedang dan sudah kamu lakukan.
1. Service Designer
Service designer bertugas untuk membantu klien untuk mewujudkan desain yang diinginkan oleh si klien, berikut adalah beberapa scope pekerjaan dari service designer yang bisa atau sudah kamu lakukan :
Kategori Perusahaan : Desain Logo, Mascot, Brosur, Poster, Cover Buku/Majalah, Sertifikat, Kalender, Undangan, Kaos, Kalender, Banner/Spanduk, Company Profile, Kartu Nama, Stationery, Kemasan Produk, UI/UX, Web, Apps, Livery dan kebutuhan desain perusahaan lainnya.
Kategori Personal : Desain Vector Manusia / Hewan / Benda, WPAP, Smudge Painting, Karikatur, dan kebutuhan desain personal lainnya. biasanya untuk hadiah/pajangan.
2. Creator Designer
Creator designer bertugas untuk membuat aset-aset digital
untuk dijual di microstock, atau bisa dibilang juga microstock
Page 5 of 19
contributor. Berikut adalah beberapa scope pekerjaan dari creator designer yang bisa atau sudah kamu lakukan :
Membuat Font, Icon, Print Template ( Brosur, kartu nama, stationery, company profile, dll ), Presentation Template, Mockup, Web & Apps Template, Vector Illustration ( Karakter, Hewan, Hand Drawn, Badge, Doodles, Stuff, Isometric, Ornament ), Brush, Pattern, Background, Title, Website Illustration.
Ya kira-kira seperti itulah beberapa hasil riset saya selama ini dan beberapa yang telah saya pelajari, saya sendiri sudah menjadi Service Designer sejak tahun 2015 dan sembari saya mempelajari untuk menjadi creator designer juga, memang semuanya tidak harus kamu kuasai, kamu bisa fokus hanya di satu bidang saja, tapi apadaya seperti saya yang sangat ingin pelajarin semuanya hehe. Ya tujuannya juga agar saya bisa berbagi pengalaman saya kepada temen-temen semua.
Disamping itu juga karna saya ini orangnya realistis, jadi
pemikiran saya saat awal-awal berkarir di dunia desain kalau
saya cuma bisa desain vector wajah aja, maka pekerjaan saya
hanya disitu-situ aja, maka dari itu waktu saya sudah lancar
membuat vector dan lumayan banyak yang order, disitu juga
saya belajar untuk membuat desain-desain yang lainnya, mulai
dari desain logo, sampai company profile pada saat itu.
Page 6 of 19
Karna orderan logo, brosur, dan kebutuhan desain untuk perusahaan lebih besar penghasilannya dari ketika saya membuat desain vector wajah, maka dari itu saya beralih dan sudah tidak mengerjakan vector wajah lagi sejak tahun 2017, lain halnya jika kamu sudah tau Fiverr dan banyak penjualan disana ya, karna saya dulu belom tau Fiverr hehe.
Dan saat ini juga saya sudah mempelajari untuk menjadi creator designer, mulai dari desain icon, print template, presentation template. ya jadi realistis aja, nanti kalau udah ketemu bidangnya yang benar-benar menghasilkan, baru dehh jadi idealis haha. jangan ikutin saya loh ya kalau kamu dah punya pendirian sendiri.
Oke lanjut ke tahap berikutnya adalah disini saya akan bahas keuntungan, kelebihan dan persiapan dari masing-masing dua jalan designer ini. berikut adalah perbandingannya
SERVICE DESIGNER Keuntungan :
1. Bisa berkomunikasi langsung dengan klien 2. Bisa menentukan tarif desain sendiri
3. Bisa freelance di beberapa perusahaan 4. Kita adalah bosnya
5. Bisa buat peraturan sendiri ( batas revisi, lama deadline,
pembayaran, dll )
Page 7 of 19
6. Bisa banyak belajar pengetahuan dari desain-desain yang kita kerjakan
7. Menyelesaikan Masalah & Tantangannya 8. Bisa bekerja darimanasaja
9. Waktu Bekerja Bebas
10. Penghasilan bisa diatas UMR bahkan berkali-kali lipat ( tergantung tarif desain yang kamu tawarkan kepada klien ) Kekurangan :
1. Kadang ketemu klien nyebelin
2. Revisi terus ( bisa diatasi dengan membatasi jumlah revisi ) Yang Harus Kamu Lakukan :
1. Belajar Mendesain
Software yang saya rekomendasikan adalah Adobe Illustrator, Karena saya sudah menggunakan beberapa software termasuk Photoshop dan Coreldraw, dan Adobe Illustrator lah yang
terbaik. Versi murahnya kamu bisa pakai Affinity Designer
Kamu juga bisa gunakan software opensource ( gratis ) seperti inkscape atau Gimp. Belum punya laptop/pc ? ngedesain dari hp juga bisa kok, Infinite Design salah satunya. yang penting niat.
2. Upgrade Skill
Jika kamu sudah bisa mendesain, entah itu nge vector, wpap,
atau desain percetakan, terus lanjutkan, tapi kamu juga harus
Page 8 of 19
wajib upgrade skill desain kamu, kenapa ? karena kamu harus ikuti perkembangan zaman, misal belajar desain Logo, Poster, dll yang biasanya perusahaan butuhkan seperti yang udah saya sebutin sebelumnya, juga desain masa kini, seperti desain UI/UX atau Icon dan Ilustration, tapi bagi saya yang paling wajib kamu harus bisa yaitu desain Logo, karna ini penting banget.
Belajarnya pelan-pelan aja jangan langsung dipelajarin semua.
3. Buat Brand Sendiri
Ini sangat penting, buatlah nama brandmu sendiri, beri nama yang unik biar beda dan ngga kembar sama yang lain, kalo bisa jangan menggunakan kata Art dibelakang nama-mu, karena itu sudah mainstream :D dan jangan lupa buat desain Logonya juga, biar bisa jadi foto profile.
- Buat akun Fanpage Facebook Usaha Desainmu - Buat akun Instagram Business Usaha Desainmu - Gunakan Whatsapp Business
- Buat Website
Pokoknya buat brandmu seprofesional mungkin.
Yang paling penting point 1-3 dulu aja lakuin.
4. Upload Portfolio
Buat dan Upload beberapa hasil karya kamu di akun social
media khusus Jasa Desainmu, rajin-rajin upload, dan jangan lupa
gunakan hastag, karna dengan begini siapa saja akan bisa
Page 9 of 19
menemukan akunmu dan orang juga bisa melihat apa yang sudah kamu kerjakan. kalau ngga ada portfolio orang akan ragu dengan apa yang bisa kamu kerjakan.
Buat akun instagrammu semenarik mungkin dan jangan lupa beri informasi yang jelas di Bio, dan sertakan Link untuk bisa menghubungi kamu. Gunakan website https://linktr.ee/ untuk buat link kamu sendiri, biar bisa ditaruh di bio instagram dan facebook kamu, contohnya kayak punya saya ini https://linktr.ee/sigitprasetya
Berikut adalah situs rekomendasi dari saya untuk upload portfolio
- Instagram - Facebook - Dribbble - Behance
Dan yang paling saya rekomendasikan adalah membuat website, awal saya mulai berkarir di desain, dulu saya buat website itu pakai Blogspot, yang gratisan, tapi dengan domain beli sendiri, domain .com murah kok, cuman 110rb an pertahun, saya belajar bikin web otodidak, liat-liat tutorial di internet, saran saya kamu juga harus belajar skill buat website jg jika usaha desain kamu mau berkembang. ini penting
Karna hampir 75% Seluruh penghasilan saya itu datangnya
dari website saya sendiri, sisanya dari social media, karena
Page 10 of 19
ketika orang cari jasa desain di google, maka web saya akan muncul dan mudah ditemukan di google, dan banyak orang yang pesan jasa desain ke saya melalui website, ini murni tanpa ngiklan pakai google ads loh ya.
Pokoknya ingat ini, kalau usaha kamu ngga ada di internet di era modern ini maka usaha kamu bakal susah ditemukan.
5. Action
Jika semua step sebelum ini sudah kamu lakukan, saatnya action, kamu harus bersabar karena sebuah proses itu ngga ada yang cepet, saya aja butuh waktu 1-2 bulan ketika saya sudah membuat dan mem-publish web dan social media khusus jasa desain saya di internet, baru kemudian ada orderan masuk.
Enaknya jadi service designer adalah, ketika ada orang yang memesan jasa desain ke kita dan dia suka, maka seterusnya mereka akan terus pakai jasa kita atau Repeat Order, itulah yang saya alami selama ini.
Jika ada orang mau pesan desain, layani dengan baik, anggap mereka teman ngobrolmu, anggep aja teman pokoknya, tapi tetep sopan ya :D
Pokoknya sabar, dan terus upload karya mu di sosmed .
Page 11 of 19
6. Booster
Booster disini adalah cara untuk meningkatkan performa bisnismu biar bisnismu makin berkembang dan banyak yang order, salah satunya adalah digital marketing, sebagai service designer, kamu juga bisa belajar skill ini biar usahamu makin berkembang, berikut adalah beberapa skill yang sudah saya pelajari dan terapkan di usaha desain saya dan juga bisa kamu pelajari :
Digital Marketing
( SEM, SEO, Google Ads, Facebook & Instagram Ads )
Dengan memiliki skill digital marketing maka kamu bisa menjangkau target pasar kamu di dalam maupun luar negeri.
Pokoknya intinya kamu harus ngiklanin usaha desain kamu di internet biar banyak yang melihat, gambarannya seperti ini, saya memasang iklan di google, biasanya saya ngiklan cuma 250rb sebulan, itupun cuma sebulan dalam setahun, nah ketika saya sudah pasang iklan di google, tentunya dengan kata-kata yang menarik, maka akan banyak yang melihat dan mengklik iklan saya.
Nah yang liat iklannya siapa ? yang melihat iklannya adalah
orang-orang yang sedang mencari jasa desain di google search,
misal ada seorang director ingin mecari jasa desain, diketiklah di
Page 12 of 19
google, “jasa desain” maka jika kamu sudah ngiklan, web kamu akan muncul di baris paling atas, seperti ini contohnya :
Skemanya kayak gini :
Ngiklan budgetnya 250rb > yang lihat 16rb orang > yang klik 500 orang > dan yang hubungi 40 orang > yang Closing ( Terjadi Penjualan, artiannya disini orang yang deal pesan desain sama kita ) 12 Orang.
Nah maka total closingnya ada 12 orang, dari 12 orang ini jika service kita bagus, maka mereka akan terus repeat order sama kita, tentu kalau jasa kamu di bidang desain logo, company profile, dan desain yang biasanya perusahaan butuhkan, maka uang 250rb bukanlah uang yang besar dibanding dengan hasil akhir yang kamu dapat setelah mengiklan.
Alasan saya ngiklan cuma sebulan sekali dalam setahun, karena bagi saya segitu aja udah cukup, karna alhamdulillah banyak klien yang masih repeat order hingga sekarang, dan dari optimasi SEO di website saya juga membuat orang mudah menemukan website saya tanpa saya perlu mengiklan.
Oh iya satu lagi, saya juga mendaftarakan usaha saya di google
Page 13 of 19
maps, sehingga usaha saya jadi terlihat profesional lagi, kamu juga bisa daftarin usaha desainmu juga loh di google maps, caranya tinggal daftar aja di Google My Business, nanti team google akan ngirim surat ke alamat kamu buat aktifin lokasimu sebagai nama usaha desainmu.
Alternatif 01 : Ngiklan Gratis
Jika kamu masih pemula dan belum punya budget buat ngiklan, kamu bisa sebar jasa desain kamu di Facebook kamu sendiri, dan juga bisa sebar di beberapa grup di facebook, jelaskan apa jasa yang kamu jual, dan berikan kontak yang bisa lansung menghubungi kamu.
Alternatif 02 : Pakai Jasa
Jika kamu tidak mau ribet Buat Website dan belajar Digital Marketing, kamu bisa pakai jasa orang lain untuk membuat website dan mengiklankan jasamu.
Alternatif 03 : Cari Project Desain di Website
Di alternatif ketiga ini kamu tidak memerlukan website sendiri dan digital marketing, di cara ini, kamu bisa cari kerjaan/project desain di beberapa situs berikut :
https://www.sribulancer.com/id
https://projects.co.id/
Page 14 of 19
https://www.fiverr.com/
https://www.upwork.com/
Alternatif 04 : Ikut Kontes Desain
Di alternatif keempat ini kamu bisa coba ikut kontes desain di beberap website berikut :
https://www.sribu.com/id https://99designs.com/
https://www.freelancer.com/
https://www.topcoder.com/
CREATOR DESIGNER
Keuntungan :
1. Bisa bekerja darimanasaja 2. Waktu bekerja bebas
3. Buat aset desain sekali, bisa dijual berkali-kali 4. Bisa jual aset desain di berberapa microstock 5. Tidak terlibat dengan client
6. Tiduran bisa masuk uang, haha ( berlaku kalo ada item yang laku terbeli saat kamu sedang tidur )
7. Penghasilan bisa diatas UMR bahkan berkali-kali lipat (
tergantung banyaknya item yang sudah kamu upload di
microstock dan dari total sales )
Page 15 of 19
Kekurangan :
Terikat dengan peraturan masing-masing situs microstock, seperti misalnya pembagian hasil, pajak, dll.
Yang Harus Kamu Lakukan : 1. Belajar Mendesain
Untuk software sih beragam, os berbasis windows dan mac kadang punya softwarenya masing-masing, tapi rata-rata microstock diluar sana standard untuk penggunaan softwarenya adalah Photoshop dan Illustrator, Adobe Family pokoknya, beberapa ada yang memperbolehkan Affinity Designer
•
Untuk Template Logo, Flyer, Poster, Mockup bisa pakai photoshop atau illustrator
•
Untuk Template Brochure / Company Profile, bisa pakai Indesign
•
Untuk Icon, Pattern & Illustration, bisa pakai Illustrator
•
Untuk Presentation Template bisa pakai Powerpoint, Keynote, ataupun Google Slide
•
Untuk Web dan Apps template bisa pakai Adobe Photoshop, Adobe XD, Sketch, Figma
2. Upgrade Skill
Page 16 of 19
Jika kamu sudah bisa mendesain salah satu diatas, misal desain logo, maka kamu bisa fokus disatu bidang ini atau kamu bisa upgrade skillmu agar banyak asset desain yang bisa kamu jual di microstock, misal belajar bikin icon, illustration, dan yang lainnya yang kamu suka.
3. Buat Brand Sendiri
Ini sangat penting, buatlah nama brandmu sendir untuk dijadikan nama tokomu di microstock, beri nama yang unik biar beda dan ngga kembar sama yang lain, misal Sigit Studio, Sigit Creative, atau namamu sendiripun bisa, dan jangan lupa buat desain Logonya juga, biar bisa jadi foto profile.
1. Buat akun Fanpage Facebook brandmu sendiri 2. Buat akun Instagram Business brandmu sendiri 3. Buat Website ( Tidak Wajib )
Pokoknya buat brandmu seprofesional mungkin.
Yang paling penting point 1-2 dulu aja lakuin.
4. Buat Akun Microstock
Jujur aja saya belum berpengalaman di dunia microstock, tapi saya sudah mempelajarinya sejak lama dan sudah banyak membuat stock desain yang sudah siap saya upload.
Beberapa website microstock bisa langsung membuat akun dan
mengupload beberapa item yang ingin kamu jual, berikut adalah
Page 17 of 19
beberapa website microstock yang bisa kamu coba buat akunnya sebagai author/seller :
1. https://graphicriver.net/
2. https://creativemarket.com/
3. https://www.freepik.com/
4. https://flaticon.com/
5. https://www.shutterstock.com/
6. https://envato.com/
7. https://www.iconfinder.com/
8. https://iconscout.com/
9. https://www.bigstockphoto.com/
Dan Masih banyak lagi.
5. Upload item yang ingin dijual
Jika sudah buat akunnya, kamu bisa coba upload beberapa item yang sudah siap kamu upload dan jual, baca dan pelajari peraturan masing-masing website microstock, cara uploadnya, buat thumbnailnya, deskripsinya, oh iya kamu harus pakai full bahasa inggris ya untuk deskripsi dan judul masing-masing item yang ingin kamu jual, karena microstock ini bersifat global, pembelinya adalah dari seluruh dunia.
6. Buat Portfolio
Buat portfolio juga penting, upload beberapa item desain kamu
yang sudah diupload dan di approve di microstock di akun social
Page 18 of 19
media khusus untuk upload karyamu di microstock, rajin-rajin upload, dan jangan lupa gunakan hastag, karna dengan begini siapa saja akan bisa menemukan akunmu dan orang juga bisa melihat apa yang sudah kamu kerjakan.
Jangan lupa tulis keterangannya bahwa karya yang kamu upload itu adalah untuk dijual.
Buat akun instagrammu semenarik mungkin dan jangan lupa beri informasi yang jelas di Bio, dan sertakan Link untuk menautkan langsung ke beberapa akun microstockmu.
Gunakan website https://linktr.ee/ untuk buat link kamu sendiri, biar bisa ditaruh di bio instagram dan facebook kamu
Berikut adalah situs rekomendasi dari saya untuk upload portfolio
- Instagram - Facebook - Dribbble - Behance 7. Menunggu
Jika semua step sebelum ini sudah kamu lakukan, saatnya
menunggu, kamu harus bersabar karena sebuah proses itu ngga
ada yang cepet, tunggu hingga beberapa item mu terjual di
microstock yang sudah kamu pilih.
Page 19 of 19