SILABUS
PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA INDONESIA
(IN 306)
Drs. H. Khaerudin Kurniawan, M.Pd
.
JURUSAN PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA
FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI
UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA
DESKRIPSI MATA KULIAH PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BAHASA INDONESIA
IN 306 Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia: S1, 2 SKS,
Semester VII
Mata kuliah Pembelajaran Membaca merupakan salah satu Mata Kuliah Bidang Studi (MKBS) Mayor yang wajib diikuti oleh semua mahasiswa Program Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia pada semester III. Setelah mengikuti perkuliahan ini, mahasiswa diharapkan mampu menguasai, dan mengaplikasikan teori-teori membaca dan pengajarannya, baik untuk kepentingan dirinya sendiri selaku mahasiswa maupun untuk kepentingan anak didiknya di tingkat sekolah menengah (SMP dan SMA). Secara rinci para mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan dan mengaplikasikan konsep-konsep strategi pembangkitan minat baca; kecepatan efektif membaca (KEM); alat evaluasi membaca; berbagai formula keterbacaan; berbagai strategi/metode membaca cepat; dan berbagai strategi/metode pengajaran membaca.
Pelaksanaan perkuliahan menggunakan pendekatan ekspositoris dan inkuiri dalam bentuk tanya-jawab, diskusi, simulasi, dan praktik. Selain itu, perkuliahan ini juga memanfaatkan media proyektor, stopwatch, berbagai ragam dan jenis teks dari berbagai media. Penilaian proses dilakukan melalui tugas-tugas terstruktur, analisis teks, dan kehadiran/partisipasi dalam perkuliahan. Penilaian hasil belajar dilaksanakan melalui UTS dan UAS. Sumber rujukan utama menggunakan buku-buku: Burmeister, L.E. (1978). Reading
Strategies for Middle and Secondary School; Harjasujana, A.S. dkk. (1988). Materi Pokok Membaca; Harjasujana, A.S. dan Yeti Mulyati (1997). Membaca 2;Smith, C.B. (et.all). (1989). Teaching Reading in Secondary School Content Subject: Bookthingking Process.
SILABUS
1. Identitas Mata KuliahNama Mata Kuliah : Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia Nomor Kode : IN 306
Bobot SKS : 2 SKS Semester/Jenjang : 7/S1
Kelompok Mata Kuliah : Mata Kuliah Bidang Studi (MKBS) Jurusan : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Program Studi : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Status Mata Kuliah : Wajib
Prasyarat : Telah lulus mata kuliah Linguistik dan Keterampilan Berbahasa
Dosen/Kode Dosen : Drs. H. Khaerudin Kurniawan, M.Pd/2192
2. Tujuan
Selesai mengikuti perkuliahan ini mahasiswa diharapkan dapat memahami pola pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia, kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa Negara, masalah pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia serta strategi pemecahannyagi dalam situasi kebahasaan yang multilingual dan multikultural.
3. Dekripsi Isi
Dalam perkuliahan ini dibahas (1) situasi kebahasaan di Indonesia, (2) kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia, (3) kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, (4) kedudukan dan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa Negara, (5) pola pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia dalam masyarakat Indonesia yang multibahasa/multikultural, (6) pembinaan dan pengajaran bahasa Indonesia, (7) pengembangan bahasa Indonesia dalam beragam ilmu (pendidikan, kebudayaan, hukum, sosial, ipteks (ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni), dan media massa, (8) pembinaan bahasa Indonesia dalam lingkungan informal, nonformal, dan formal).
4. Pendekatan Pembelajaran
Pendekatan : Proses dan produk berupa laporan hasil pengamatan/observasi Metode : tanya jawab, diskusi, konsultasi, penugasan, perlatihan
Tugas : 1. Penyusunan laporan hasil analisis/pengamatan pemakaian bahasa di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat
2. Pengambilan data ke lapangan (observasi) 3. Penyusunan laporan dan presentasi
Media : Contoh-contoh laporan hasil penelitian, makalah, jurnal, prosiding ihwal pembinaan dan pengembangan bahasa Indonesia
5. Evaluasi
Kehadiran
Laporan kemajuan secara periodic
Karya tulis (laporan hasil analisis/pengamatan) Penyajian dan diskusi (presentasi)
Ujian Tengah Semester Ujian Akhir Semester
1. Rincian Materi Perkuliahan Tiap Pertemuan Pertemuan I
Membahas:
Situasi Kebahasaan di Indonesia
Pertemuan II
Membahas :
Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia
Pertemuan III
Membahas :
Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional
Pertemuan IV
Membahas:
Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara
Pertemuan V
Membahas :
Pola Pembinaan Bahasa Indonesia dalam Masyarakat Multibahasa
Pertemuan VI
Membahas :
Pola Pembinaan Bahasa Indonesia dalam Masyarakat Multikultural
Pertemuan VII
Membahas :
Pembinaan Bahasa Indonesia dan Pengajaran Bahasa
Pertemuan VIII
Ujian Tengah Semester (UTS)
Pertemuan IX
Pembinaan Bahasa Indonesia dalam Lingkungan Keluarga
Pertemuan X
Membahas :
Pembinaan Bahasa Indonesia dalam Lingkungan Persekolahan
Pertemuan XI
Membahas :
Pengembangan Bahasa Indonesia di Media Massa
Pertemuan XII
Membahas :
Pengembangan Bahasa Indonesia dalam bidang Ipteks
Pertemuan XIII
Membahas :
Pengembangan Bahasa Indonesia dalam bidang Hukum
Pertemuan XIV
Membahas :
Pengembangan Bahasa Indonesia dalam Bidang Sosial-budaya
Pertemuan XV
Membahas :
Pembinaan Bahasa Indonesia di Tempat Umum
Pertemuan XVI
Ujian Akhir Semester (UAS)
7. Buku Sumber: Buku Utama
1. Bird, Carmel (2001). Menulis dengan Emosi, Panduan Empatik Mengarang Fiksi. Bandung: Kaifa.
3. Hernowo (2001). Mengikat Makna, Kiat-kiat Ampuh untuk Melejitkan Kemauan Plus
Kemampuan Membaca dan Menulis Buku. Bandung: Kaifa.
4. Horoni, Arthur J. (1998). Pedoman Dasar Penulisan. Yayasan Komunikasi Masyarakat. 5. Hoed, B.H. (2000). “Kedudukan Bahasa Indonesia dan Tantangan Abad yang Akan
Datang”, Jurnal Linguistik Indonesia. Jakarta: Masyarakat Linguistik Indonesia.
6. Johannes, H. (1978). “Gaya Bahasa Keilmuan”, Kertas Kerja Kongres Bahasa Indonesia
III. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
7. Marahimin, Ismail (1994). Menulis Secara Populer. Jakarta: Pustaka Jaya.
8. Meier, Dave (2002). The Accelerated Learning, Panduan Kreatif dan Efektif Merancang
Program Pendidikan dan Pelatihan. Bandung. Kaifa.
9. Parera, J.D. (1993). Menulis Tertib dan Sistematik. Jakarta: Erlangga.
10. Rifai, Mien A. (1997). Pegangan Gaya Penulisan, Penyuntingan dan Penerbitan Karya
Ilmiah Indonesia. Cetakan kedua. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
11. Semiawan, C. (1986). Pendekatan Keterampilan Proses Bagaimana Mengaktifkan
Siswa dalam Belajar. Jakarta: Gramedia.
12. Sayuti, Suminto A. (2001). Cara Menulis Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 13. Samad, Daniel (1997). Dasar-dasar Menulis Resensi. Jakarta: Grasindo.
14. Suparno dan Masnur Muslich (1987). Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia. Malang: YA3
15. Suryaman, Ukun (1995). Teknik Penulisan Ilmiah Populer. Jakarta: Gramedia. 16. Sutari, Ice (2001). Pembelajaran Menulis Cerpen Melalui Implementasi Writing
Workshop, Suatu Penelitian Tindakan Kelas. Tesis Pascasarjana, UPI.
17. Universitas Pendidikan Indonesia (2009). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: UPI.
Referensi:
1. Akhadiah, Sabarti dkk. (1992). Pembinaan Kemahiran Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
2. Alwasilah, A. Chaedar. (1993). Dari Cicalengka Sampai Chicago: Bunga Rampai
Pendidikan Bahasa. Bandung: Angkasa
3. Arikunto, S. (1983). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Bina Aksara.
4. Alwi, Hasan dkk. (1998). Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka. 5. Badudu, J.S. (1996). Inilah Bahasa Indonesia yang Benar III. Jakarta: Gramedia. 6. Bratawidjaja, Thomas Wijasa. (1995). Surat Bisnis Modern. Jakarta: Gramedia.
7. Depdikbud. (1975). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
8. _________. (1975). Pedoman Umum Pembentukan Istilah. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
9. Himpunan Pembina Bahasa Indonesia DIY. (2008). ”Pengajaran dan Pembinaan Bahasa
dan Sastra Indonesia: Upaya Pemerkukuhan Citra Bangsa”, Seminar Nasional Bahasa
dan Sastra Indonesia. Yogyakarta: Balai Bahasa Yogyakarta dan Universitas Sanata
Dharma.
10. Kurniawan, Khaerudin. (2004). Teknik Menyusun Karya Tulis Ilmiah. Bandung: FPBS UPI. 11. Soeparno, Haryadi, dan Suhardi. (1997). Bahasa Indonesia untuk Ekonomi. Yogyakarta:
Ekonisia, UII.
12. Tasai, S. Amran dan Abdul Rozak Zaidan (2002). Pembinaan dan Pengembangan
Tujuan Pembelajaran Khusus Pokok Bahasan/Sub Pokok Bahasan
Kegiatan Media Tugas dan Latihan Evaluasi Buku Sumber
Pertemuan ke-1: Situasi
Kebahasaan di Indonesia
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. Kegiatan inti:
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-1. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-1.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-2.
b. Dosen menutup dengan salam.
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
Tanya-jawab
Pertemuan ke-2: Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. c. Dosen melakukan apersepsi.
Kegiatan inti:
d. Proyektor e. Papan tulis f. Spidol
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-2. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-2.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-3.
b. Dosen menutup dengan salam. Pertemuan ke-3: Kedudukan dan
Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. c. Dosen melakukan apersepsi.
Kegiatan inti:
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-3. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-3.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-4.
b. Dosen menutup dengan salam.
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
Pertemuan ke-4: Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. c. Dosen melakukan apersepsi.
Kegiatan inti:
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-4. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-4.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-5.
b. Dosen menutup dengan salam.
a. Papan tulis b. Spidol c. Proyektor
Tanya-jawab
Pertemuan ke-5: Pola Pembinaan Bahasa Indonesia dalam
Masyarakat Multibahasa
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. c. Dosen melakukan apersepsi.
Kegiatan inti:
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
terkait pokok bahasan pertemuan ke-5. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-5.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-6.
b. Dosen menutup dengan salam. Pertemuan ke-6: Pola Pembinaan
Bahasa Indonesia dalam
Masyarakat Multikultural
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. c. Dosen melakukan apersepsi.
Kegiatan inti:
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-6. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-6.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-7.
b. Dosen menutup dengan salam.
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
Pertemuan ke-7: Pembinaan Bahasa Indonesia dan Pengajaran Bahasa
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. c. Dosen melakukan apersepsi.
Kegiatan inti:
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-7. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-7.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyimpulkan hasil kegiatan.
b. Dosen mereviu materi untuk persiapan UTS. c. Dosen menutup dengan salam.
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
Tanya-jawab
Pertemuan ke-8: Ujian Tengah Semester (UTS)
Pertemuan ke-9: Pembinaan Bahasa Indonesia dalam
Lingkungan Keluarga
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. Kegiatan inti:
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
terkait pokok bahasan pertemuan ke-9. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-9.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-10.
b. Dosen menutup dengan salam. Pertemuan ke-10: Pembinaan
Bahasa Indonesia dalam
Lingkungan Persekolahan
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. Kegiatan inti:
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-10. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-10.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyimpulkan hasil kegiatan.
b. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-11.
c. Dosen menutup dengan salam.
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
Pertemuan ke-11: Pengembangan Bahasa Indonesia di Media Massa
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa.
Kegiatan inti:
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-11. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-11.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-12.
b. Dosen menutup dengan salam.
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
Tanya-jawab
Pertemuan ke-12: Pengembangan Bahasa Indonesia dalam bidang Ipteks
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. Kegiatan inti:
a. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-12. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan
ke-a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
12.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-13.
b. Dosen menutup dengan salam. Pertemuan ke-13: Pengembangan
Bahasa Indonesia dalam bidang Hukum
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. Kegiatan inti:
c. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-13. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-13.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-14.
b.Dosen menutup dengan salam.
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
Tanya-jawab
Pertemuan ke-14: Pengembangan Bahasa Indonesia dalam Bidang
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
Sosial-budaya b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. Kegiatan inti:
d. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-14. b. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-14.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyampaikan pokok bahasan untuk pertemuan ke-15.
b. Dosen menutup dengan salam. Pertemuan ke-15: Pembinaan
Bahasa Indonesia di Tempat Umum
Kegiatan awal:
a. Dosen mengucapkan salam dan memperkenalkan diri.
b. Dosen mengecek kehadiran mahasiswa. Kegiatan inti:
e. Mahasiswa menyimak penjelasan dosen terkait pokok bahasan pertemuan ke-15. a. Mahasiswa dan dosen berdiskusi (tanya
jawab) terkait pokok bahasan pertemuan ke-15.
Kegiatan akhir:
a. Dosen menyimpulkan hasil kegiatan.
b. Dosen mereviu materi untuk persiapan UAS.
a. Proyektor b. Papan tulis c. Spidol
c. Dosen menutup dengan salam.
Pertemuan ke-16: Ujian Akhir Semester (UAS) Buku Sumber:
Buku Utama
1. Bird, Carmel (2001). Menulis dengan Emosi, Panduan Empatik Mengarang Fiksi. Bandung: Kaifa. 2. Calkins, Lucy Mccormick (1989). The Art of Teaching Writing. Harper & Row Publisher.
3. Hernowo (2001). Mengikat Makna, Kiat-kiat Ampuh untuk Melejitkan Kemauan Plus Kemampuan Membaca dan
Menulis Buku. Bandung: Kaifa.
4. Horoni, Arthur J. (1998). Pedoman Dasar Penulisan. Yayasan Komunikasi Masyarakat.
5. Hoed, B.H. (2000). “Kedudukan Bahasa Indonesia dan Tantangan Abad yang Akan Datang”, Jurnal Linguistik Indonesia. Jakarta: Masyarakat Linguistik Indonesia.
6. Johannes, H. (1978). “Gaya Bahasa Keilmuan”, Kertas Kerja Kongres Bahasa Indonesia III. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
7. Marahimin, Ismail (1994). Menulis Secara Populer. Jakarta: Pustaka Jaya.
8. Meier, Dave (2002). The Accelerated Learning, Panduan Kreatif dan Efektif Merancang Program Pendidikan dan
Pelatihan. Bandung. Kaifa.
10. Rifai, Mien A. (1997). Pegangan Gaya Penulisan, Penyuntingan dan Penerbitan Karya Ilmiah Indonesia. Cetakan kedua. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
11. Semiawan, C. (1986). Pendekatan Keterampilan Proses Bagaimana Mengaktifkan Siswa dalam Belajar. Jakarta: Gramedia.
12. Sayuti, Suminto A. (2001). Cara Menulis Kreatif. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 13. Samad, Daniel (1997). Dasar-dasar Menulis Resensi. Jakarta: Grasindo.
14. Suparno dan Masnur Muslich (1987). Kedudukan dan Fungsi Bahasa Indonesia. Malang: YA3 15. Suryaman, Ukun (1995). Teknik Penulisan Ilmiah Populer. Jakarta: Gramedia.
16. Sutari, Ice (2001). Pembelajaran Menulis Cerpen Melalui Implementasi Writing Workshop, Suatu Penelitian Tindakan
Kelas. Tesis Pascasarjana, UPI.
17. Universitas Pendidikan Indonesia (2009). Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Bandung: UPI.
Referensi:
1. Akhadiah, Sabarti dkk. (1992). Pembinaan Kemahiran Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
2. Alwasilah, A. Chaedar. (1993). Dari Cicalengka Sampai Chicago: Bunga Rampai Pendidikan Bahasa. Bandung: Angkasa 3. Arikunto, S. (1983). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Bina Aksara.
5. Badudu, J.S. (1996). Inilah Bahasa Indonesia yang Benar III. Jakarta: Gramedia. 6. Bratawidjaja, Thomas Wijasa. (1995). Surat Bisnis Modern. Jakarta: Gramedia.
7. Depdikbud. (1975). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang Disempurnakan. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa.
8. _________. (1975). Pedoman Umum Pembentukan Istilah. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. 9. Himpunan Pembina Bahasa Indonesia DIY. (2008). ”Pengajaran dan Pembinaan Bahasa dan Sastra Indonesia: Upaya
Pemerkukuhan Citra Bangsa”, Seminar Nasional Bahasa dan Sastra Indonesia. Yogyakarta: Balai Bahasa Yogyakarta dan
Universitas Sanata Dharma.
10. Kurniawan, Khaerudin. (2004). Teknik Menyusun Karya Tulis Ilmiah. Bandung: FPBS UPI.
11. Soeparno, Haryadi, dan Suhardi. (1997). Bahasa Indonesia untuk Ekonomi. Yogyakarta: Ekonisia, UII.
12. Tasai, S. Amran dan Abdul Rozak Zaidan (2002). Pembinaan dan Pengembangan Bahasa Indonesia. Jakarta : Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.