1 BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kurikulum berperan sebagai komponen yang sangat penting dalam dunia pendidikan. Sejak tahun 2013 telah diterapkan Kurikulum 2013 (K13) yang menekankan pendidikan karakter terhadap siswa. Upaya implementasi pendidikan karakter dalam proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan siswa sehingga diharapkan sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar Dan Menengah bahwa “karakteristik pembelajaran standar kompetensi lulusan, sasaran pembelajaran mencakup ranah sikap, keterampilan, dan pengetahuan”.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 pasal 9 tentang perlindungan anak yang menyatakan bahwa setiap anak berhak memperoleh pendidikan dan pengajaran dalam rangka pengembangan pribadinya dan tingkat kecerdasannya sesuai dengan bakat dan minatnya. Untuk mengetahui bakat dan minat yang terdapat dalam diri peserta didik dapat dilihat dari kegiatan kesehariannya dalam proses pembelajaran.
Pembelajaran merupakan suatu sistem atau proses membelajarkan pembelajar yang direncanakan, dilaksanakan, dan dievaluasi secara sistematis agar pembelajar dapat mencapai tujuan-tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien (Komalasari, 2013:3). Membelajarkan pembelajar yang dimaksudkan adalah proses belajar siswa yang sudah direncanakan oleh guru sebelum mengajar dikelas setelah itu guru melaksanakan proses pembelajaran kemudian di akhir
pembelajaran guru mengevaluasi siswa dengan dilakukannya memberikan soal evaluasi dengan hal itu semua bertujuan agar siswa dapat mencapai tujuan-tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien sesuai dengan kompetensi dasar pada pembelajaran tematik.
Pembelajaran tematik merupakan pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa (Majid, 2014:80). Model pembelajaran yang diterapkan dan disesuaikan dengan tema tersebut bertujuan untuk membuat siswa lebih aktif dan lebih tepatnya menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dalam proses pembelajaran di kelas. Pembelajaran tematik dapat memudahkan siswa untuk memahami dengan cepat konsep yang dipelajari berdasarkan pengalaman langsung dan sesuai dengan lingkungan sekitar siswa yang dikemas dalam tema. Tema juga dapat dikembangkan sesuai dengan kebutuhan siswa agar pembelajaran tersebut lebih bermakna dan berkesan.
Penggunaan media pembelajaran sangat membantu dalam proses pembelajaran dikelas, agar memudahkan guru untuk menyampaikan materi pembelajaran yang mudah dipahami oleh siswa dan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan. Penggunaan alat teknologi dalam pendidikan membawa dampak pergeseran dalam proses pelaksanaan pembelajaran (Yaumi, 2011:91).
Teknologi yang telah berkembang saat ini seperti media interaktif merupakan suatu sistem penyajian pelajaran yang dapat memberikan respon aktif pada siswa (Anitah, 2012:6). Adobe flash suatu sistem penyajian sebuah program teknologi yang telah berkembang saat ini berfungsi untuk membuat animasi interaktif, game
berbasis flash, company profile, presentasi serta dilengkapi adanya suara gambar dan juga video.
SDN Tegal Gondo merupakan salah satu sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013 (K13). Sebelumnya dalam proses pembelajaran hanya menggunakan media yang terdapat disekitar sekolah seperti papan tulis. SDN Tegal Gondo belum mengembangkan media pembelajaran berbasis teknologi seperti media flash untuk dijadikan media pembelajaran di kelas. Maka dari itu sekolah dasar tersebut perlu mengembangkan media flash untuk diterapkan pada proses pembelajaran di kelas serta didukung dengan fasilitas LCD dan laptop yang telah tersedia disana.
Dari hasil observasi dan wawancara yang dilakukan dengan guru kelas 5 di Sekolah Dasar Negeri Tegal Gondo pada tanggal 23 Oktober 2018, kondisi kelas 5 pada saat proses pembelajaran berlangsung siswa cenderung lebih ramai seperti contohnya tingkat konsentrasi siswa hanya 5 menit pertama selebihnya siswa berbicara sendiri dengan temannya, itulah sebabnya siswa tidak memperhatikan penjelasan dari guru, dan setelahnya itu guru hanya memberikan tugas kepada siswa. Siswa kelas 5 memiliki kemampuan untuk mengoperasikan komputer dan laptop dengan baik dan benar. Oleh karena itu peneliti menggunakan kelas 5 sebagai subjek penelitian.
Berdasarkan kondisi kelas saat proses pembelajaran berlangsung yaitu kurangnya penggunaan media pembelajaran. Sementara siswa SD cenderung menyukai pembelajaran dengan membutuhkan media bersifat tematik untuk media pembelajaran Kurikulum 2013. Kesulitan yang sering muncul dilapangan
dikarenakan benda konkret tersebut jauh dari lingkungan sekolah atau bahkan tidak mungkin dibawa ke dalam kelas.
Salah satu contoh pembelajaran kelas V yang dapat menggunakan organ pernapasan sebagai sumber belajar ada pada tema 2 (Udara Bersih bagi Kesehatan), subtema 3 (Memelihara Kesehatan Organ Pernapasan Manusia).
Organ pernapasan manusia yang tidak dapat dibawa ke dalam kelas tersebut dapat disiasati dengan membuatnya dalam bentuk media flash. Hal tersebut dimaksudkan agar siswa tidak perlu mengimajinasikan bentuk dan fungsi dari organ pernapasan manusia yang tidak dapat diperlihatkan secara nyata dalam kelas tersebut, sementara siswa membutuhkan media untuk mempermudah pembelajarannya.
Pemilihan media pada penelitian pengembangan ini berdasarkan dari uraian diatas, maka dibutuhkan media yang dapat menunjang kebutuhan seperti media flash. Media flash yang dapat digunakan siswa untuk memahami suatu materi pembelajaran tema 2 subtema 3 serta difokuskan pada pembelajaran 2. Media flash dapat membantu penyempurnaan pembelajaran yang sebelumnya serta dapat mengasah ketrampilan yang dimiliki dan penguasaan pada perangkat komputer maupun laptop.
Pada tahap ini peneliti memberi nama modifikasi media pembelajaran flash dengan istilah Flash Toaply (To Drag And Apply) yang dirancang sebagai media yang menyenangkan bagi siswa. Media Flash Toaply ini dirancang dengan adanya video berbasis tematik, backsound atau musik, animasi interaktif, serta game yang dapat disentuh, dimainkan, dan diterapkan bersama dengan model pembelajaran
talking stick. Animasi interaktif dan game berbasis flash merupakan keunggulan dari media flash toaply (to drag and apply).
Penelitian pengembangan yang pernah dilakukan oleh R. Gita Ardhy Nugraha pada tahun 2017 yaitu “Pengembangan Media Interaktif Berbasis Adobe Flash CS4 Professional Pada Pembelajaran Tematik Untuk Siswa Kelas 2 Sekolah Dasar”. Media flash dalam penelitian ini terdapat kompetensi dasar, indikator, materi pembelajaran, latihan soal, gambar dan animasi.
Berdasarkan dari hasil observasi awal yang telah dilakukan, peneliti berinisiatif untuk mengembangkan media pembelajaran yang menarik, memberikan respon aktif siswa, efisien, serta dapat membantu siswa dan guru dalam proses pembelajaran. Media juga dapat membantu siswa dalam memahami suatu materi pembelajaran tematik serta media juga memiliki peranan yang penting sebagai pembawa informasi antara sumber dan penerima. Maka peneliti membuat media yang berjudul “Pengembangan Media Pembelajaran Flash Toaply To Drag And Apply Untuk Pembelajaran Tematik Tema 2 Kelas 5 Di Sekolah Dasar”.
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang diatas maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:
1. Bagaimana proses Pengembangan Media Pembelajaran Flash Toaply (To Drag And Apply) Untuk Pembelajaran Tematik Tema 2 Kelas 5 Di Sekolah Dasar?
2. Bagaimana respon siswa terhadap Media Pembelajaran Flash Toaply (To Drag And Apply) Untuk Pembelajaran Tematik Tema 2 Kelas 5 Di Sekolah Dasar?
C. Tujuan Penelitian & Pengembangan
Berdasarkan rumusan masalah diatas, dapat dipertegas bahwa tujuan penelitian sebagai berikut:
1. Mendeskripsikan proses Pengembangan Media Pembelajaran Flash Toaply (To Drag And Apply) Untuk Pembelajaran Tematik Tema 2 Kelas 5 Di Sekolah Dasar.
2. Mengetahui respon siswa terhadap Media Pembelajaran Flash Toaply (To Drag And Apply) Untuk Pembelajaran Tematik Tema 2 Kelas 5 Di Sekolah Dasar.
D. Spesifikasi Produk yang Diharapkan
Untuk menghasilkan media yang menarik bagi siswa dalam proses pembelajaran, maka rancangan Media Pembelajaran Flash Toaply (To Drag And Apply) yang akan dikembangkan memiliki karakteristik khusus sebagai berikut:
1. Dilihat dari konten (isi dalam media pembelajaran)
Media Flash Toaply (To Drag And Apply) digunakan untuk pembelajaran tematik tema 2 subtema 3 “Memelihara Kesehatan Organ Pernapasan Manusia” terlebih difokuskan pada pembelajaran 2. Isi dalam media tersebut yang Pertama adalah teks yang berisi materi pada tema 2 subtema 3 pembelajaran 2 yang terdapat 3 mata pelajaran yang diintegrasikan.Kedua, kuis yang berisi kumpulan soal-soal evaluasi dari materi yang sudah ada pada media pembelajaran. Ketiga, video dan game yang terkait dengan materi serta dilengkapi dengan musik atau backsound. Media ini memuat beberapa scene yaitu Intro (pembuka) dan halaman yang terdiri dari beberapa bagian home seperti memuat Kompetensi Dasar dan Indikator seperti tabel dibawah ini.
Tabel 1.1 Kompetensi Dasar dan Indikator
Muatan Kompetensi dasar Indikator
BI
3.2
Mengklasifikasi informasi yang didapat dari buku kedalam aspek : apa, dimana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana
3.2.1
Menemukan informasi yang didapatkan dari bacaan
berdasarkan aspek apa, dimana, kapan, siapa,mengapa, dan bagaimana
4.2
Menyajikan hasil klasifikasi informasi yang didapat dari buku yang dikelompokan dalam aspek : apa, dimana, kapan, siapa, mengapa dan bagaimana menggunakan kosakata baku
4.2.1
Membuat pertanyaan dan jawaban berdasarkan bacaan ''organ pernapasan mausia" dan fungsinya "dengan
menggunakan kata apa, dimana, kapan,siapa, mengapa, dan bagaimana"
IPA
3.2
Menjelaskan organ pernapasan dan fungsinya pada hewan dan manusia, serta cara memelihara kesehatan organ pernapasan manusia
3.2.1 Menjelaskan organ pernapasan manusia dan fungsinya pada manusia serta cara memelihara kesehatan organ pernapasan manusia
4.2 Membuat model sederhana organ pernapasan manusia
4.2.1
Membuat catatan tentang organ- organ pernapasan manusia dan fungsinya
SBdP
3.1 Memahami gambar cerita 3.1.1
Menjelaskan gambar cerita cara merawat organ pernapasan
4.1 Membuat gambar cerita 4.1.1 Membuat gambar cerita tentang cara merawat organ pernapasan
2. Dilihat dari konstruk (tampilan)
Media Flash Toaply yang dikembangkan merupakan alat bantu guru untuk menyampaikan materi pembelajaran. Bentuk konstruk (tampilan) yang terdapat pada media ini yaitu, (a) Media ini dikembangkan dengan softwere adobe flash cs 3 profesional, (b) Dimensi pada media ini yaitu 1366 x 768Pixel (HD Resolution), (c) Frame rate 12 FPS, (d) Format akhir media ekstensi executive (file.exe), serta dapat berjalan di semua laptop walaupun belum menginstall adobe flash, (e) Menggunakan action.script 2.0, (f) Menggunakan font arial, times new roman, verdana, (g) Video menggunakan format flv i 1366 x 768 (HD Resolution) (h) Penggunaan gambar dan teks disesuaikan stage media, (i) Tampilan media responsive full screen (dapat
digunakan di semua ukuran layar secara penuh), (j) Format musik atau backsound music ekstensi wav.
E. Pentingnya Penelitian & Pengembangan
Pengembangan Media Flash Toaply (To Drag And Apply) yang dimaksudkan ini menjadi salah satu upaya untuk memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran di kelas 5 di SDN Tegal Gondo. Pentingnya suatu penelitian pengembangan sebagai berikut:
1. Teoretis
Secara teoretis, diharapkan hasil dari penelitian ini mampu menyalurkan ilmu pengetahuannya pada pembelajaran di sekolah dasar dengan menggunakan media pembelajaran. Pada pembelajaran tersebut dapat lebih memotivasi dan membantu siswa dalam memahami materi yang diajarkan.
2. Praktis
a. Bagi siswa
Melalui pengembangan media Flash Toaply (To Drag And Apply) diharapkan mampu meningkatkan minat belajar siswa, menumbuhkan motivasi siswa, serta menumbuhkan respon aktif siswa di SDN Tegal Gondo terutama kelas 5. Pembelajaran yang menyenangkan bagi siswa akan memberikan makna yang khusus pada pengalaman belajarnya.
b. Bagi sekolah dan guru
Media Flash Toaply (To Drag And Apply) memberikan tawaran kepada guru dan sekolah untuk menciptakan pembelajaran yang kondusif, efektif dan menyenangkan. Pengembangan media pembelajaran akan sangat membantu guru untuk menyampaikan materi yang sekiranya bersifat
abstrak sangat sulit dimengerti oleh siswa. Serta dapat membantu mewujudkan cita-cita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalan bidang pendidikan.
c. Bagi peneliti
Media Flash Toaply (To Drag And Apply) diharapkan mampu memberi dorongan positif untuk peneliti dalam proses mengembangkan media pembelajaran di Sekolah Dasar, serta mendapatkan pengalaman yang berharga untuk mempersiapkan diri menjadi calon guru yang kreatif, inovatif dan produktif.
d. Bagi peneliti lain
Media Flash Toaply (To Drag And Apply) diharapkan sebagai acuan atau gambaran untuk peneliti lain dalam mengembangkan media pembelajaran di Sekolah Dasar.
F. Asumsi dan Keterbatasan Penelitian & Pengembangan
Terkait dengan penelitian ini maka perlu adanya asumsi dan keterbatasan penelitian & pengembangan untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang akan diselesaikan melalui pengembangan media pembelajaran. Adapun asumsi dan keterbatasan penelitian & pengembangan sebagai berikut:
1. Asumsi Pengembangan
Media pengembangan tematik interaktif berbasis flash dikembangkan dengan adanya asumsi yaitu tersedianya perangkat komputer ataupun laptop untuk menjalankan produk yang dihasilkan, tersedianya LCD untuk ditampilkan agar semua siswa dapat mengikuti dengan baik, penggunaan kurikulum 2013 (tematik).
2. Keterbatasan Pengembangan
Adapun keterbatasan penelitian dan pengembangan sebagai berikut:
a. Materi penelitian ini, dibatasi pada Tema 2 Subtema 3 dan difokuskan pada pembelajaran 2 dan berkaitan dengan pembelajaran sebelumnya.
b. Penelitian pada pengembangan media ini, hanya sebatas media pembelajaran dengan berbasis Adobe Flash CS3 Profesional
c. Pada penelitian ini, memerlukan waktu yang lama dalam pembuatan produk, karena perlunya kombinasi antara beberapa konten seperti teks, suara, video, animasi, serta games.
d. Ketersediaan sarana dan prasarana pembelajaran yang mendukung media ini seperti LCD, komputer maupun laptop, dan stop kontak.
G. Definisi Operasional
Istilah-istilah dalam penelitian perlu didefinisikan secara operasional dalam pengembangan ini adalah sebagai berikut:
1. Media pembelajaran adalah alat dan bahan yang digunakan untuk membantu dalam penyampaian materi pembelajaran serta dapat merangsang siswa sehingga terjadi suatu proses belajar.
2. Pembelajaran tematik adalah suatu pembelajaran yang memadukan beberapa mata pelajaran untuk memahami suatu konsep yang dikemas dalam sebuah tema sehingga memberikan pengalaman yang bermakna bagi siswa.
3. Adobe flash adalah sebuah program yang digunakan untuk menyusun animasi interaktif, game berbasis flash, company profile dan presentasi.
4. Sekolah dasar adalah jenjang yang paling dasar pada pendidikan formal di Indonesia.
5. Flash toaply adalah sebuah media yang didalamnya terdapat animasi interaktif, video, teks, gambar, game berbasis flash yang digunakan sebagai penunjang keberhasilan proses pembelajaran.