BAB II. Hukum Perdata (KUH Perdata), yaitu : Gadai adalah suatu hak yang diperoleh seorang kreditur atas suatu
Teks penuh
Dokumen terkait
Bab kedua, berisi tinjauan umum tentang rahn diantaranya definisi rahn, dasar hukum rahn , syarat dan rukun rahn, tujuan rahn, pemanfaatan barang gadai ( marhȗn ),
Ada pula pendapat atau definisi gadai (rahn) menurut para ulama fikih yaitu sebagai berikut: (1) al- Qurthubi rahn adalah “Barang yang ditahan oleh pihak yang memberi utang
Berdasarkan pengertian gadai yang dikemukakan oleh para ahli hukum Islam diatas, berpendapat bahwa gadai (rahn) adalah menahan barang jaminan atas pinjaman yang diterimanya, dan
Berdasarkan beberapa pendapat tentang gadai yang telah dikemukakan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa gadai (rahn) adalah menahan barang jaminan yang bernilai
Berdasarkan pemaparan tersebut dapat diketahui bahwa rahn atau gadai adalah jaminan atau penahanan suatu harta atau barang atas utang piutang sehingga jika utang
Gadai (rahn) adalah menahan barang jaminan yang bersifat materi milik peminjam (rahin) sebagai jaminan atas pinjaman yang diterimanya, dan barang yang diterima tersebut bernilai
Berdasarkan pengertian gadai yang dikemukakan oleh para ahli hukum Islam diatas, dapat diketahui bahwa gadai (rahn) adalah menahan barang jaminan yang bersifat materi milik si
Kesimpulan yang dapat diambil dari pengertian gadai (rahn) adalah menahan barang jaminan atas hutang yang telah diterimanya dengan syarat dan ketentuan berlandaskan